Anda di halaman 1dari 3

TUGAS

MATA KULIAH GEOTEKTONIK (GL5211)


Dibuat untuk memenuhi tugas ke-1 mata kuliah
Tema:
PALEOMAGNETISM

Dibuat oleh:
Fathul Mubin (NIM 22016026)

Dosen Pengajar:
Dr. Ir. Chalid Idham Abdullah

PASCASARJANA (S2) TEKNIK GEOLOGI


INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG
2016

Paleomagnetism
Paleomagnetisme merupakan sebuah ilmu tentang rekaman Medan Magnet Bumi pada
batuan. Mineral tertentu yang terdapat pada batuan merekam arah dan kekuatan medan magnet
bumi ketika mereka terbentuk. Rekaman ini memberikan informasi tentang magnetisme bumi di
zaman lampau. Studi ini juga menjadi kunci penting dalam merekonstruksi sejarah pergerakan
lempeng.
Konsep polar wandering (pergerakan kutub) dibuktikan dengan adanya perubahan arah
orientasi mineral terhadap kemagnetan bumi. Untuk mengilustrasikannya, saat terjadi erupsi
vulkanik, lava keluar. Akibat adanya perbedaan suhu, lava kemudian membeku. Mineral yang
bersifat magnetis akan berusaha menyamakan posisinya terhadap magnet bumi sehingga terjadilah
orientasi. Namun, saat diteliti lebih lanjut orientasi tersebut tidaklah sama, tetapi berubah terhadap
waktu.

Gambar 1. Pemekaran dasar samudera atlantik sebagai salah satu contoh paleomagnetism zona
convergen. (http://www.coolgeography.co.uk)
Hanya terdapat dua kemungkinan dari orientasi mineral tersebut. Pertama, posisi kedua
kutub tetap, tetapi benua terus bergerak. Kedua, benua tetap sedangkan kutub bergerak. Namun,
1

Tugas 2. Geotektonik

setelah muncul teori Plate Tectonic (Tektonik Lempeng), pergerakan kutub tidak mungkin terjadi.
Sehingga paleomagnetisme ini digunakan untuk merekontruksi posisi benua dengan
mengasumsikan bahwa kutub tetap pada tempatnya.Masalahnya, saat ini, kutub magnet bumi
sangatlah unik, posisi kutub magnet, berbalik terhadap posisi kutub geografis bumi, serta posisi
kutubnya tidak tepat berhimpit antara kutub magnetik dan kutub geografis bumi. Diperkirakan
kutub magnet bumi juga pernah terputar meskipun para ahli tidak begitu mengerti mekanismenya.

Gambar 2. Simulasi bidang struktur 3D magnetit dengan menggunakan model GlatzmaierRoberts. (Sumber: http://www.es.ucsc.edu/~glatz/geodynamo.html)
Gambar diatas menunjukkan model medan magnet bumi oleh Glatzmaier-Roberts. Kiri
atas, menunjukkan rotasi bumi adalah vertikal dan melalui intinya. Perubahan muncul pada batas
inti-mantel, tempat medan magnet terbentuk. Kanan atas, menunjukkan model medal magnet 500
tahun sebelum adanya proses pembalikan kutub. Kiri bawah, menunjukkan posisi medan magnet
saat terjadi pembalikan. Kanan bawah, menunjukkan posisi medan magnet 500 tahun setelah
pembalikan.

Tugas 2. Geotektonik