Anda di halaman 1dari 6

5.

Pompa (P-001)
Fungsi

: Mengalirkan Fenol dari tangki penyimpanan (TP-001)

menuju reaktor (R-001)


Tipe Pompa
: Centrifugal pump
Bahan konstruksi
: Commercial Stainless Steel
Alasan Pemilihan
:
Dapat digunakan range kapasitas besar dan tekanan tinggi
Konstruksi sederhana sehingga harganya relative lebih besar
Kecepatan putarannya stabil
Tidak memerlukan area yang luas

T1
P1
Z1
Fv

Gambar C. Skema Aliran Pada Pompa


Friction loss yang perlu diperhitungkan antara lain :
Friksi karena kontraksi dari tangki ke pipa
Friksi pada pipa lurus
Friksi pada elbow
Friksi karena ekspansi
Friksi pada valve
Asumsi :
Sifat sifat fisis cairan dianggap tetap
Fluida incompressible
Tabel Densitas Masing Masing Komponen
Kompon
en

Kg / batch

wi

(Kg/m3)

wi/

Phenol

16275.386

0.9970

1070

0.000931
776

Air

48.973

0.0030

Total

16324.359

1.0000

982.729

3.05272E06
0.000934
828

Data data perhitungan :


feed
= 1069.715.kg/m3
feed
= 0.008 kg/m.s
Waktu transfer = 1 jam
Tabel Parameter Pompa
Parameter
T=
P=
Gv =
Z=

Panjang pipa (L), ft


Belokan 90o
standard
Gate valve, buah
Globe valve, buah
Control valve, buah

Suction
60 C
1 atm
16324.3 kg/ja
59 m
12 ft
35 ft
2 buah
1 buah
buah
buah

Discharge
60 C
1 atm
16324.3
59 kg/jam
25 ft
110 ft
5 buah
1 buah
buah
1 buah

G = 4.5345 kg/detik
a. Menghitung Debit Cairan
Diambil over design = 10%
Fv desain = 1.1 x Gv
= 1.1 x 16324.359 kg/jam
= 17956.795 kg/jam
= 4.988 kg/detik
Gv
Q
=

16324.359
1069.715

= 15.260 m3/jam
= 67.190 gal/min
b. Menghitung Diameter Pipa
Diameter pipa optimum untuk material stainless steel dihitung sesuai
persamaan (Coulson, 1983, pers. 5.14):
0.5
0.35
Dopt = 226 x G x

Keterangan :
Dopt
= diameter pipa optimum (mm)
G
= laju alir massa (kg/s)

= Densitas larutan (kg/m3)


0.5
0.35
Dopt = 226 x G x

= 226 x( 4.988)0.5 mm x (1069.715) -0.35


= 43.937 mm
= 1.730 in
Dari table 13 App. D peters and Timmerhause, 1980 diperoleh ukuran
commercial pipe :
Tabel C. Ukuran Commersial pipe
Karakteristi
k
NPS
Sch.

In
2.000
40.000

ID

2.067

OD

2.375
3.35390386
5

m
0.0508
1.016
0.05250
2
0.06032
5
0.08518
9

c. Menentukan Bilangan Reynold (Nre)


Bilangan reynold (Nre) dapat dihitung dengan persamaan (Geankoplis,
1993, pers. 4.5 5) :
x ID x v
Nre=

Keterangan :
Nre
= Bilangan Reynold

= Densitas larutan (kg/m3)


ID
V

= Diameter dalam pipa (m)


= Kecepatan aliran (m/s)
= Viskositas larutan (kg/m.s)
Qtangki
v=
Dimana : Kecepatan aliran,
A
=

0.04239
0.08189

NRe

= 0.49760 m/s
kg
m
3 x ID
x v (m)
s
m
kg
( .s)
m

( ) ( )

1069.715 x 0.052502 x 0.497600964


0.008

= 3493.280907

(laminar < 4000)

d. Menghitung Panjang Equivalent


Faktor koreksi,
=1
Diamter pipa, ID
= 0.052502 m
Roughness,
= 0.000046 (untuk pipa steel)
/D = 0.0022
f
= 0.0045 Dari gambar 2.10-3, Geankopolis, 1993
Untuk panjang equivalent, dari gambar 127 Brown 1950, diperoleh :
Tabel C. Panjang equivalent

Komponen

Jumla
h

Le/D

Le(ft)

Le (m)
176.784
90.04058
7
15.75054
1.890064
8

Pipa Lurus

standard elbow

35

145
42.2012
5

globe valve
gate valve fully
open

300

51.675

3.1005

e. Menghitung Friction Loss


Friksi karena kontraksi dari tangki ke pipa.
2
A2
V2
V2
1
x
=Kc
hc
= 0.55
A1
2
2

Keterangan :
hc
= Friction loss
V
= Kecepatan pada bagian downstream

= Faktor Koreksi, aliran turbulen = 1


A2
= Luas penampang yang lebih kecil
A1
= Luas penampang yang lebih besar
A2/A1
=0
Kc
= 0.55000

Total
707.13
6
630.28
41
15.750
54
3.7801
3
1356.9
51

hc

V2
= Kc 2

(Pers. 2.10-16,Geankoplis, 1993)


0.49762
2 x1

= 0.55 x

= 0.06809 j/kg
Friksi pada pipa lurus
NRe
= 3493.280907
/ID
= 0.00087616
f
= 0.007 (Gambar 2.10-3, Geankoplis, 1993)
L V2
Ff
= 4f ID 2
= 89.5942964 J/kg
Friksi pada sambungan (elbow)
Jumlah elbow = 7
Kf
= 0.75 (tabel 2.10-1, Geankoplis)
2
V
hf
= Kf 2

[ ]

= 0.649968 j/kg
Friksi karena ekspansi
Kex

= 0.55

A1
A2

A2
= Luas penampang yang lebih kecil
A2/A1 = 0
Kex
= 0.55
2
V
He
= Kex 2
= 0.068092 jkg
Friksi pada valve
Globe valve wide = 1 = Kf = 9.5
Gate valve wide = 2 = Kf = 0.17
V2
kf
hf
=
2

(table 2.10-1, Geankoplis,1983)


(table 2.10-5, Geankoplis, 1993)

[ ]

= 1.21822506 j/kg
Total friksi, F = hc + Ff + hf elboe + he + hf valve
= 0.068092 + 89.5943 + 0.64997 + 0.0681 + 1.21823
= 91.5986728 J/kg

f. Menghitung tenaga pompa yang digunakan


Persamaan neraca energy yang dijelaskan melalui persamaan Bernaulli (pers.
2.7-2.8 Geankoplis, 1983) :
= 45% (gambar 3.3-2, Geankoplis,1983: 146)
P2P
V 22V 12
+
g
Z
Z
+
+ F
(
)
2
1
-Wp . =
2

-Wp

= 489.12778 j/kg

Power, P

= G x Wp
= 4.5345 kg/s x 489.12778 J/kg
= 2217.971499 J/s = 2.2179 kW
= 2.8834 hp
Efisiensi motor
= 83%
(Timmerhaus, 4th ed. Hal: 521)
Daya pompa
Daya motor
= Efisiensi motor
=

2.8834
0.83

= 3.4739 HP
Maka dipilih motor listrik 3.5 HP
Tabel Spesifikasi Pompa
Nama Alat

: Pompa Fenol (P-001)

Fungsi

: Memompa Fenol dari tempat penampungan menuju reactor (RE001)

Type

= Centrifugal Pump

Kapasitas

= 0,14970 ft3/sec

Power motor = 3.5 hp


Diameter pipa = 2.067 inch
Schedule

= 40

Jumlah

= 1 buah

Bahan Konstruksi = Carbon Steel SA - 283 grade - C