Anda di halaman 1dari 7

PENGEMBANGAN MASALAH PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN

PROPOSAL

LAPORAN PRAKTIKUM 1
Untuk memenuhi tugas mata kuliah metodologi penelitian kuantitatif
yang diampu oleh Prof. Dra. Herawati Susilo, M.Sc., PhD dan Dr. Betty Lukiati, M. S

Oleh
Muchammad Andi Ali Ridho
160341801398/D

UNIVERSITAS NEGERI MALANG


PASCASARJANA
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI
September 2016
0

LAPORAN PRAKTIKUM I
PENGEMBANGAN MASALAH DAN VARIABEL PENELITIAN
Tanggal
Nama
NIM
Kelas/Kel
Prodi
Fakultas

: 26 September 2016
: Muchammad Andi Ali Ridho
: 160341801398
: D/4
: Pendidikan Biologi
: Pascasarjana Universitas Negeri Malang

A. Hasil Analisis Kritis I


Subjek
Bibliografi

Pemaparan
Costabel, L., M. S. Pauletti, E. Hynes. 2007. Proteolysis in Mozzarella
Cheeses Manufactured by Different Industrial Processes. Journal of

Tujuan

Dairy Science; May 2007; 90, 5; ProQuest page 2103.


Tujuan dari penelitian ini untuk menginvestigasi pengaruh temperatur

Kepenulisan

pemuaian, kandungan lemak, dan waktu pemeraman terhadap proteolisis

Latar

selama proses pematangan keju Mozzarella.


Latar Belakang & Masalah

Belakang &

Komposisi bahan kimia dan reaksi biokimia yang terjadi selama waktu

Masalah,

pematangan keju mozzarella akan menentukan kualitas akhir dari keju

Prosedur,

Mozzarella. Materi kering, kandungan lemak, jumlah kalsium, perubahan

Variabel,

pH selama proses pembuatan keju, residu dari laktosa dan galaktosa,

Analisis,

menjadi faktor penting yang mempengaruhi rasa keju Mozzarella.

Kesimpulan,

Perusahaan pembuat keju berlomba-lomba untuk meningkatkan

dan Tingkat

kualitas keju mereka dengan memadukan pengalaman membuat keju dan

Keilmiahan

analisis melalui teknologi yang maju, sehingga produk keju mereka dapat
digunakan oleh banyak pihak.
Berbagai macam keinginan konsumen terhadap variasi keju
Mozzarella akhirnya membuat perusahaan berusaha untuk menambah fitur
keju mereka. Studi yang komprehensif mengenai pengaruh proteolisis,
komposisi kimia, dan pengaruh pH sangat diperlukan untuk mengetahui
kualitas keju mozzarella yang nantinya akan dihasilkan.
.
Prosedur
Keju dibuat dalam skala produksi, sampel uji diambil secara acak, dan
1

stok keju yang lainnya melalui proses pematangan dan kemudian dijual ke
pasaran. Setiap parameter uji bervariasi -dalam skala ranking yang
berdekatan- kompatibel dengan teknologi pabrik dan standar produk yang
telah memenuhi syarat.
Parameter uji adalah kandungan lemak pada susu bahan baku dasar
keju, temperatur pada tahap pemelaran keju, dan waktu pemeraman keju.
Parameter ini berdasarkan imbauan pabrik keju, karena tiga faktor yang
disebutkan diatas adalah hal yang paling mempengaruhi kualitas akhir keju.
Untuk uji pH lebih sulit untuk dikontrol dan membutuhkan studi lanjut.
Desain eksperimen menggunakan surface respon model, dengan
pilihan central composite design. Pilihan terhadap sampel terdiri dari 17
keju dari pabrikan yang berbeda.
Variabel

Pengaruh temperatur dalam pemelaran keju mozzarella terhadap

kualitas akhir keju.


Pengaruh kandungan bahan baku (konsentrasi lemak pada susu)

terhadap kualitas akhir keju.


Pengaruh waktu pemeraman terhadap kualitas akhir keju.

Analisis Data

Penghitungan dengan menggunakan Statgraphics Plus 3.0


Nitrogen terlarut pada keju dianalisis statistika dengan ANOVA.
Hasil kromatografi dianalisis dengan menggunakan metode
multivariat

Kesimpulan

Proteolisis selama proses pematangan keju tergantung dari jenis agen


proteolisis dan lingkungan yang mempengaruhi selama proses
pembuatan keju

Tingkat keilmiahan

Tingkat keilmiahan dari penelitian ini sangat baik, dengan


mempertimbangkan berbagai faktor. Analisis terhadap data juga

Fakta Unik

Pertanyaan

sangat terperinci, sajian data mudah dipahami oleh pembaca.


Keju mozzarella ternyata memiliki banyak varian.
Konsumen menginginkan berbagai jenis keju mozzarella untuk

digunakan sebagai bahan baku camilan dan campuran makanan.


Bagaimana langkah pembuatan keju mozzarella?
2

yang Muncul

Konsep yang
Dipelajari

Refleksi

Bagaimana pendistribusian keju mozzarella?


Apa saja kriteria keju mozzarella yang berkualitas?
Adakah teknik khusus untuk menyimpan keju mozzarella sehingga

bisa disimpan dalam waktu yang lama?


Proteolisis memiliki peranan untuk meningkatkan kualitas keju.
Kualitas keju dipengaruhi oleh mikroorganisme agen.
Pematangan keju mozzarella secara optimal berlangsung selama 150

hari, pematangan keju akan merubah komposisi kimia keju.


Alhamdulillah, keinginan saya untuk meneliti keju mozzarella sudah
selangkah terpenuhi. InsyaAllah saya akan istiqomah menekuni
bidang food science untuk meningkatkan kualitas pangan di
Indonesia. Ini adalah impian saya.

Berdasarkan hasil analisis jurnal di atas, pengembangan permasalahan yang ingin


diambil dijabarkan berdasarkan urutan pertanyaan sebagai berikut.
1) Bagaimana proses pengolahan susu menjadi keju mozzarella?
2) Bagaimana cara mengenalkan proses pengolahan susu tersebut terhadap
masyarakat peternak sapi?
3) Bagaimana proses sosialisasi dan implementasi tersebut dapat meningkatkan taraf
hidup masyarakat peternak sapi?
Berdasarkan kesimpulan dari berbagai jurnal yang di analisis di atas peneliti
memfokuskan penelitiannya yang berjudul:
Diversifikasi olahan susu sapi menjadi keju mozzarella untuk meningkatkan
penghasilan peternak sapi di desa Pujon

LAPORAN PERKEMBANGAN PROPOSAL I (Pengembangan Judul Thesis)


Tanggal
: 26 September 2016
Nama
: Muchammad Andi Ali Ridho
NIM
: 160341801398
Kelas/Kel
: D/4
Prodi
: Pendidikan Biologi
Fakultas
: Pascasarjana Universitas Negeri Malang
STATEMENT OF THE PROBLEM

Perusahaan pembuat keju berlomba-lomba untuk meningkatkan kualitas keju mereka


dengan memadukan pengalaman membuat keju dan analisis melalui teknologi yang maju,
sehingga produk keju mereka dapat digunakan oleh banyak pihak.
3
Produksi susu di desa Pujon cukup tinggi, hanya saja belum ada diversifikasi produk
olahan susu. Penduduk desa dapat mempelajari cara membuat keju mozzarella, sebagai
pemasukan tambahan mereka.

SUBPROBLEMS

Diversifikasi olahan susu sapi menjadi keju mozzarella untuk meningkatkan penghasilan
peternak sapi di desa Pujon.
1. Diversifikasi produk olahan susu sapi sebagai bahan baku keju mozzarella.
2. Pengembangan produk olahan susu sapi sebagai bahan baku keju mozzarella dan
implementasi booklet terhadap masyarakat di desa Pujon.

HYPOTHESIS

Penggunaan susu sapi sebagai bahan baku keju mozzarella dapat membantu masyarakat di
desa Pujon meningkatkan taraf perekonomian mereka, khususnya yang mengandalkan
pemasukan harian dari penjualan susu sapi hasil ternak mereka.

DELIMITATIONS

Penelitian ini hanya terbatas untuk mengolah susu sapi hasil ternak masyarakat di desa
Pujon.
Susu sapi yang digunakan diambil dari Koperasi Unit Desa (KUD) di desa Pujon.
Peneliti tidak melakukan pengujian kualitas susu di KUD Desa Pujon.

THE DEFINITIONS OF TERMS

Keju mozzarella adalah keju yang memiliki tekstur lembut, mudah melar, elastic, dan
memiliki rasa yang cenderung asin.
Proses pembuatan keju mozzarella, yang dimaksudkan adalah pembuatan keju
mozzarella dengan peralatan sederhana yang ada di sekitar masyarakat Desa Pujon.

ASSUMPTIONS

Booklet yang digunakan oleh peneliti mudah dipahami oleh masyarakat di Desa Pujon.
Teknik membuat keju mozzarella hanya diketahui dan dipelajari melalui booklet yang
dibagikan oleh peneliti.
4

THE IMPORTANTANCE OF THE STUDY

BookletPentingnya
yang digunakan
penelitian
oleh ini
peneliti
adalah
mudah
untukdipahami
meningkatkan
oleh masyarakat
pengetahuan
di masyarakat
Desa Pujon.
mengenai
Teknik
membuat
produksi
keju
keju
mozzarella
mozzarella
hanya
dari diketahui
hasil ternak
danmereka.
dipelajari
Keju
melalui
mozzarella
booklet
hasil
yang
masyarakatoleh
dibagikan
di Desa
peneliti.
Pujon dapat dijual di berbagai tempat sehingga mampu meningkatkan
hasil mata pencaharian masyarakat di Desa Pujon.
Penelitian ini juga berfungsi untuk mengetahui keju dengan tekstur dan rasa terbaik,
yang mampu dihasilkan oleh masyarakat di Desa Pujon. Keju terbaik tersebut bisa dijual di
berbagai usaha yang membutuhkan keju mozzarella sebagai bahan baku utama.

LITERATURE

Costabel, L., M. S. Pauletti, E. Hynes. 2007. Proteolysis in Mozzarella Cheeses


Manufactured by Different Industrial Processes. Journal of Dairy Science; May
2007; 90, 5; ProQuest page 2103.

Facchin, Sussane., Anne C. Barbosa, Luiz S. Carmo, Maria C. C. Silva, Afonso L.


Oliveira, Paula B. Morais, Carlos A. Rosa. 2013. Yeasts and Hygienic-Sanitary
Microbial Indicators in Water Buffalo Mozzarella Produced and Commercialized in
Minas Gerais, Brazil. Brazilian Journal of Microbiology 44; 3; 701-707; 2013. ISBN
1678-4405.

McMahon D. J., B. Paulson, C. J. Oberg. Influence of Calcium, pH, and Mouisture on


Protein Matrix Structure and Functionality in Direct-Acidified Nonfat Mozzarella
Cheese. Journal of Dairy Science; Nov 2005; 88, 11; ProQuest page 3754.

Judul Penelitian
Variabel Penelitian

Definisi Variabel
Penelitian

Diversifikasi olahan susu sapi menjadi keju mozzarella untuk


meningkatkan penghasilan peternak sapi di desa Pujon
1. Diversifikasi produk olahan susu sapi sebagai bahan baku keju
mozzarella.
2. Pengembangan produk olahan susu sapi sebagai bahan baku
keju mozzarella dan implementasi booklet
1. Diversifikasi produk olahan buah mangrove sebagai bahan
makanan adalah upaya mengembangkan buah mangrove
sebagai alternatif olahan makanan atau minuman.
2. Pengembangan produk olahan buah mangrove sebagai bahan
makanan sebagai booklet. Masyarakat dikenalkan tentang
bagaimana menjadikan buah mangrove sebagai olahan
5

makanan alternatif sehingga masyarakat dalam menerapkannya


untuk meningkatkan taraf hidup sekaligus pemenuhan gizi
keluarga.
Rumusan Masalah

1) Bagaimana proses pengolahan buah mangrove sehingga dapat


menghasilkan produk diversifikasi bahan makanan?
2) Bagaimana cara mengenalkan proses pengolahan tersebut agar
dapat diterapkan oleh masyarakat Desa Tada Selatan Sulawesi
Tengah?
3) Bagaimana proses sosialisasi dan implementasi tersebut dapat
meningkatkan taraf hidup masyarakat di desa tersebut?

Daftar Rujukan

Pramanick, Zaman.S , Bera.D, Raha, Mitra.A (2014). Mangrove


Fruit Products: A Search for Alternative Livelihood for Island
Dwellers of Lower Gangetic Delta.
UNIDO UNITED STATES. (2014).. Small-scale Fruit and
Vegetable Processing and Products
Madhav, A., & Pushpalatha, P. B. (2002).
Quality upgradation of jellies prepared using pectin extracted from
fruit wastes. Journal of Tropical Agriculture, 40, 31-34.