Anda di halaman 1dari 67

NO : TR 02.

06
TEKNIK RESERVOIR
JUDUL
: ANALISA FLUIDA RESERVOIR Halaman
: 1 / 67
Revisi/Thn : 2/ Juli 2003
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida
Reservoir
KORELASI KARAKTERISTIK FLUIDA RESERVOIR

1. TUJUAN
Memperoleh :
1.

Perbandingan kelarutan gas dalam minyak (Rs)

2.

Faktor volume formasi minyak (Bo)

3.

Kompresibilitas minyak (co)

4.

Kelarutan gas alam di dalam air (Rsw)

5.

Faktor Volume Formasi air (Bw)

6.

Kompresibilitas air (cw)

7.

Berat jenis (SG) gas bebas (gf) dan gas terlarut (gd)

8.

Kerapatan jenis (density) minyak (o)

9.

Kerapatan jenis (density) air (w)

10. Kerapatan jenis (density) gas (g)


11. Faktor deviasi gas (Z)
12. Viskositas minyak (o)
13. Viskositas air (w)
14. Viskositas emulsi (E)
15. Viskositas gas (g)
16. Tegangan permukaan gas-minyak (o)
17. Tegangan permukaan gas-air (w)
18. Tekanan titik jenuh (Pb)

2. METODE DAN PERSYARATAN


Korelasi-korelasi ini digunakan untuk memperoleh besaran yang tidak tersedia dalam hasil analisa
laboratorium atau kalau hasil analisa laboratorium itu meragukan.

Manajemen Produksi Hulu

NO : TR 02.06
TEKNIK RESERVOIR
JUDUL
: ANALISA FLUIDA RESERVOIR Halaman
: 2 / 67
Revisi/Thn : 2/ Juli 2003
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida
Reservoir
3. LANGKAH KERJA
3.1. PENENTUAN PERBANDINGAN MINYAK DAN GAS TERLARUT, Rs (SCF/STB)
3.1.1. Korelasi Lasater (untuk oAPI > 15)
1. Siapkan data :
Tekanan yang dikehendaki (P Pb)
Temperatur reservoir (T)
SG gas pada kondisi standar (gsc)
Derajat API minyak (oAPI)
2. Hitung harga

Pb sgc
T

3. Tentukan harga g dari Gambar 1a berdasarkan harga pada langkah 2.


4. Berdasarkan harga derajat API minyak, tentukan berat molekul efektif minyak stocktank (Mo) dari Gambar 1b.
5. Tentukan harga Rs dari persamaan :

(379.3)(350) osc g
Rs =

M
o

1 g

(1)

3.1.2. Korelasi Lasater (untuk oAPI < 15)


1. Siapkan data :
Tekanan yang dikehendaki (P)
Temperatur reservoir (T)
SG gas pada kondisi standar (gsc)
Derajat API minyak (oAPI)
2. Hitung harga Rs dari persamaan :
1

10 0.0125( API ) 0.83


Rs = sgc 0.00091(T )
10

Manajemen Produksi Hulu

(2)

NO : TR 02.06
TEKNIK RESERVOIR
JUDUL
: ANALISA FLUIDA RESERVOIR Halaman
: 3 / 67
Revisi/Thn : 2/ Juli 2003
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida
Reservoir
3.2. PENENTUAN FAKTOR VOLUME FORMASI MINYAK (Bo)
3.2.1. Undersaturated Faktor Volume Formasi Minyak
1. Siapkan data :
Tekanan titik jenuh (Pb)
Tekanan (P)
faktor volume formasi minyak pada titik jenuh (Bob)
Kompresibilitas minyak (co)
2. Tentukan harga Bo dari persamaan :

Bo = Bob exp[C o (Pb P )]

(3)

3.2.2. Saturated Faktor Volume Formasi Minyak Korelasi Standing


1. Siapkan data :
Perbandingan kelarutan gas dalam minyak (Rs), scf/STB
Temperatur (T), oF
Gas gravity (g)
Stock tank oil gravity (o)
2. Tentukan harga Bob dari persamaan :

Bob = 0.9759 + 12 10 5 [C Bob ]

1.2

0.5

C Bob

g
= Rs
o

o =

141.5
131.5 + o API

+ 1.25T

3.2.3. Saturated Faktor Volume Formasi Minyak Korelasi Vazquez-Beggs


1. Siapkan data :
Perbandingan kelarutan gas dalam minyak (Rs), scf/STB
Temperatur (T), oF
Gas gravity (g)
Stock tank oil gravity, oAPI
2. Tentukan harga Bob dari persamaan :
Manajemen Produksi Hulu

(4)
(5)

NO : TR 02.06
TEKNIK RESERVOIR
JUDUL
: ANALISA FLUIDA RESERVOIR Halaman
: 4 / 67
Revisi/Thn : 2/ Juli 2003
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida
Reservoir

o API
o API

+ c R (T 60)
Bob = 1 + c1 Rs + c 2 (T 60)

3 s

g
g

(6)

Untuk oAPI 30
c1 = 4.677 10-4 ; c2 = 1.75 10-5 ; c3 = 1.811 10-8
Untuk oAPI >30
c1 = 4.67 10-4 ; c2 = 1.1 10-5 ; c3 = 1.337 10-9
3.2.4. Saturated Faktor Volume Formasi Minyak Korelasi Glaso
1. Siapkan data :
Perbandingan kelarutan gas dalam minyak (Rs), scf/STB
Temperatur (T), oF
Gas gravity (g)
Stock tank oil gravity (o)
2. Tentukan harga Bob dari persamaan :

Bob = 1 + 10 X

(7)

X = 2.91329[log(Bobs )] 6.58511 0.27683[log(Bobs )]

0.526

Bobs

g
= Rs
o

o =

141.5
131.5 + o API

(8)

+ 0.968T

(9)

3.2.5. Saturated Faktor Volume Formasi Minyak Korelasi Al-Marhoun


1. Siapkan data :
Perbandingan kelarutan gas dalam minyak (Rs), scf/STB
Temperatur (T), oF
Gas gravity (g)
Stock tank oil gravity (o)
2. Tentukan harga Bob dari persamaan :

Bob = 0.497069 + 8.62963 10 4 (T + 459.67) + 1.82594 10 3 F


+ 3.18099 10 4 (T + 459.67)
Manajemen Produksi Hulu

(10)

NO : TR 02.06
TEKNIK RESERVOIR
JUDUL
: ANALISA FLUIDA RESERVOIR Halaman
: 5 / 67
Revisi/Thn : 2/ Juli 2003
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida
Reservoir

F = Rs

o =

0.74239

g 0.323294 o 1.20204

(11)

141.5
131.5 + o API

3.2.6. Saturated Faktor Volume Formasi Minyak Korelasi Dokla-Osman


1. Siapkan data :
Perbandingan kelarutan gas dalam minyak (Rs), scf/STB
Temperatur (T), oF
Gas gravity (g)
Stock tank oil gravity (o)
2. Tentukan harga Bob dari persamaan :

Bob = 4.31935 10 2 + 1.56667 10 3 (T + 459.67) + 1.39775 10 3 F

(12)

+ 3.80525 10 6 (T + 459.67)

F = Rs

o =

0.773572

g 0.40402 o 0.882605

(13)

141.5
131.5 + o API

3.2.7. Saturated Faktor Volume Formasi Minyak Korelasi Obomanu


1. Siapkan data :
Perbandingan kelarutan gas dalam minyak (Rs), scf/STB
Temperatur (T), oF
Gas gravity (g)
Stock tank oil gravity (o)
2. Tentukan harga Bob dari persamaan :
Untuk oAPI 30

g (T + 459.67)
Rs

Bob = 1.0232 + 1.065 10


+
1.8

5.6145832 o
4

Manajemen Produksi Hulu

0.79

(14)

NO : TR 02.06
TEKNIK RESERVOIR
JUDUL
: ANALISA FLUIDA RESERVOIR Halaman
: 6 / 67
Revisi/Thn : 2/ Juli 2003
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida
Reservoir
Untuk oAPI > 30

Bob = 0.3321 + 7.88374 10 4


+ 2.0855 10

g
Rs
+ 2.335 10 3
o
5.6145832

(T + 459.67)
1.8

(15)

3.2.8. Saturated Faktor Volume Formasi Minyak Korelasi Farshad


1. Siapkan data :
Perbandingan kelarutan gas dalam minyak (Rs), scf/STB
Temperatur (T), oF
Gas gravity (g)
Stock tank oil gravity (o)
2. Tentukan harga Bob dengan persamaan :

Bob = 1 + 10 X

(16)

X = 2.6541 + 0.551[log( F )] + 0.331[log( F )]

F = Rs

o =

0.5956

g 0.2369 o 1.3282 + 0.0976T

(17)
(18)

141.5
131.5 + o API

3.2.9. Saturated Faktor Volume Formasi Minyak Korelasi Kartoatmodjo-Schmidt


1. Siapkan data :
Perbandingan kelarutan gas dalam minyak (Rs), scf/STB
Temperatur (T), oF
Gas gravity (g)
Stock tank oil gravity (o)
2. Tentukan harga Bob dengan persamaan :
Bob = 0.98496 + 0.0001F 1.5

F = Rs

o =
Manajemen Produksi Hulu

0.755

g 0.25 o 1.5 + 0.45T

141.5
131.5 + o API

(19)
(20)

NO : TR 02.06
TEKNIK RESERVOIR
JUDUL
: ANALISA FLUIDA RESERVOIR Halaman
: 7 / 67
Revisi/Thn : 2/ Juli 2003
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida
Reservoir
3.2.10. Saturated Faktor Volume Formasi Minyak Korelasi Abdul Majeed
1. Siapkan data :
Perbandingan kelarutan gas dalam minyak (Rs), scf/STB
Temperatur (T), oF
Gas gravity (g)
Stock tank oil gravity (o)
2. Tentukan harga Bob dengan persamaan :
Bob = 0.9657876 + 4.8141x10 5 F 6.8987 10 10 F 2 + 7.73 10 4 T

F = Rs g
1.2

o =

0.147

o 5.222

(21)
(22)

141.5
131.5 + o API

3.3. PENENTUAN KOMPRESIBILITAS MINYAK (co)


3.3.1. Undersaturated Kompresibilitas Minyak Metode Vazquez-Beggs
1. Siapkan data :
Perbandingan kelarutan gas dalam minyak (Rs), scf/STB
Temperatur (T), oF
Tekanan (P), psia
Gas gravity (g)
Stock tank oil gravity, oAPI
2. Tentukan co dengan persamaan :

co =

5 Rs 1433 + 17.2T 1180( g ) 12.61 o API

1 10 P
5

3.3.2. Undersaturated Kompresibilitas Minyak Metode Petrosky-Farshad


1. Siapkan data :
Perbandingan kelarutan gas dalam minyak (Rs), scf/STB
Temperatur (T), oF
Tekanan (P), psia
Gas gravity (g)
Manajemen Produksi Hulu

(23)

NO : TR 02.06
TEKNIK RESERVOIR
JUDUL
: ANALISA FLUIDA RESERVOIR Halaman
: 8 / 67
Revisi/Thn : 2/ Juli 2003
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida
Reservoir
Stock tank oil gravity, oAPI
2. Tentukan co dengan persamaan :

co = 1.705 10 7 Rs

0.6957 o

API

0.3272

T 0.6729 g

0.1885

P 0.5906

(24)

3.3.3. Undersaturated Kompresibilitas Minyak Metode Kartoatmodjo-Schmidt


1. Siapkan data :
Perbandingan kelarutan gas dalam minyak (Rs), scf/STB
Temperatur (T), oF
Tekanan (P), psia
Gas gravity (g)
Stock tank oil gravity, oAPI
2. Tentukan co dengan persamaan :

co = 6.8257 10 6 Rs

0.5002 o

API

0.3613

T 0.76606 g

0.35505

P 1

(25)

3.4. PENENTUAN KELARUTAN GAS DALAM AIR FORMASI (Rsw)


1. Siapkan data :
Tekanan yang dikehendaki (P), psia
Temperatur reservoir (T), oF
Persen berat padatan (S), %
2. Kelarutan gas dalam air formasi dihitung menggunakan persamaan :

Rsw = A + BP + CP 2

(26)

dimana :

A = A0 + A1T + A2T 2 + A3T 3

(27)

dimana :
A0 = 8.15839; A1 = -6.12265 10-2; A2 = 1.91663 10-4; A3 = -2.1654 10-7
dimana :

B = B0 + B1T + B2T 2 + B3T 3


dimana :
B0 = 1.01021 10-2; B1 = -7.44241 10-5; B2 = 3.05553 10-7;
Manajemen Produksi Hulu

(28)

NO : TR 02.06
TEKNIK RESERVOIR
JUDUL
: ANALISA FLUIDA RESERVOIR Halaman
: 9 / 67
Revisi/Thn : 2/ Juli 2003
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida
Reservoir
B3 = -2.94883 10-7

C = C 0 + C1T + C 2T 2 + C3T 3 + C 4T 4 10 7

(29)

dimana :
C0 = -9.02505; C1 = 0.130237; C2 = -8.53425 10-4;
C3 = 2.34122 10-6; C4 = -2.37049 10-9
3. Pengaruh salinitas pada kelarutan gas dalam air formasi dihitung dengan persamaan :

log w Brine = 0.0840655ST 0.285854


Rsw PureWater

(30)

3.5. PENENTUAN FAKTOR VOLUME FORMASI (Bw)


3.5.1. Korelasi Gould
1. Siapkan data :
Tekanan yang dikehendaki (P), psia
Temperatur reservoir (T), oF
2. Tentukan Bw dari persamaan :
2

Bw = 1.0 + 1.2 10 4 Tx + 1.0 10 6 Tx 3.3 10 6 P

(31)

Tx = T 60
3.5.2. Korelasi Mc.Cain
1. Siapkan data :
Tekanan yang dikehendaki (P), psia
Temperatur reservoir (T), oF
2. Tentukan harga VWT dari Gambar 3 berdasarkan harga T.
3. Tentukan harga VWP dari Gambar 4 berdasarkan harga P dan T.
4. Tentukan harga Bw dari persamaan :

Bw = (1 + VWP )(1 + VWT )

Manajemen Produksi Hulu

(32)

NO : TR 02.06
TEKNIK RESERVOIR
JUDUL
: ANALISA FLUIDA RESERVOIR Halaman
: 10 / 67
Revisi/Thn : 2/ Juli 2003
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida
Reservoir
3.6. PENENTUAN KOMPRESIBILITAS AIR (cw)
1. Siapkan data :
Tekanan yang dikehendaki (P)
Temperatur reservoir (T)
Gas terlarut
2. Tentukan harga kompresibilitas air dengan Gambar 5 berdasarkan harga P dan T.
3. Apabila terdapat gas terlarut, tentukan harga perbandingan kompresibilitas air dan gas
terlarut terhadap kompresibilitas air murni (Gambar 5).
4. Harga kompresibilitas air dengan gas terlarut di dalamnya adalah hasil kali langkah 2 dan 3.

3.7. PENENTUAN BERAT JENIS (SG) GAS TERLARUT (gd) DAN GAS BEBAS (gf)
3.7.1. SG Gas Terlarut (gd)
1. Siapkan data :
Rs
Derajat API minyak pada 50 F
2. Baca harga gd dari Gambar 6 berdasarkan harga Rs dan API.
3.7.2. SG Gas Bebas (gf)
1. Siapkan data :
SG rata-rata gas separator (gt)
Rp
Rs
2. Hitung gf dari persamaan :

gf =

R p ( gt ) Rs ( gd )
( R p Rs )

gt > gf > 0.56

Manajemen Produksi Hulu

(33)

NO : TR 02.06
TEKNIK RESERVOIR
JUDUL
: ANALISA FLUIDA RESERVOIR Halaman
: 11 / 67
Revisi/Thn : 2/ Juli 2003
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida
Reservoir
3.8. PENENTUAN HARGA KERAPATAN JENIS MINYAK (o)
3.8.1. Di bawah Titik Gelembung
1. Siapkan data :
Derajat API minyak
Rs
Bo
gd
2. Tentukan osc dengan persamaan :

osc =

141.5
(131.5 + o API )

(34)

3. Tentukan harga o dengan persamaan :

o =

osc (62.4) +

gd (0.0764) Rs
5.615
Bo

(35)

3.8.2. Untuk Kondisi Di Atas Tekanan Titik Jenuh


1. Untuk kondisi di atas tekanan titik jenuh, dipakai persamaan :

o = ob exp[co ( P Pb )]

(36)

3.9. PENENTUAN DENSITAS AIR (w)


1. Siapkan data :
Kadar padatan yang terlarut
Bw
2. Tentukan harga wsc dari Gambar 7 berdasarkan kadar padatan yang terlarut.
3. Tentukan harga w dari persamaan :

w =

WSC

Bw

Manajemen Produksi Hulu

(37)

NO : TR 02.06
TEKNIK RESERVOIR
JUDUL
: ANALISA FLUIDA RESERVOIR Halaman
: 12 / 67
Revisi/Thn : 2/ Juli 2003
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida
Reservoir
3.10. PENENTUAN HARGA KERAPATAN JENIS GAS (g)
1. Siapkan data :
Tekanan yang dikehendaki, psia
Temperatur, R
gf
Faktor deviasi gas (Z); lihat butir 3.11
2. Tentukan Bg dari persamaan :

B g = 0.0283

ZT
P

(38)

3. Tentukan gsc dari persamaan :

gsc = gf (0.0764)

(39)

4. Tentukan g dari persamaan :

g =

gsc

(40)

Bg

3.11. PENENTUAN FAKTOR PENYIMPANGAN GAS (Z)


3.11.1. Metode Modifikasi Standing
Persyaratan: tidak mengandung gas asing (impurities).
1. Siapkan data :
Temperatur (T)
Tekanan yang dikehendaki (P)
Berat.jenis gas (SG)
2. Tentukan Tpc dan Ppc dengan Gambar 2 atau persamaan berikut ini :

T pc = 169 + 314SG

(41)

Ppc = 708.75 + 57.5SG

(42)

3. Tentukan Ppr dan Tpr sebagai berikut :

T pr =

Manajemen Produksi Hulu

T
T pc

(43)

NO : TR 02.06
TEKNIK RESERVOIR
JUDUL
: ANALISA FLUIDA RESERVOIR Halaman
: 13 / 67
Revisi/Thn : 2/ Juli 2003
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida
Reservoir

Ppr =

P
Ppc

(44)

4. Tentukan harga konstanta di bawah ini :

A = 1.39(T pr 0.42) 0.5 0.36T pr 0.101

B = (0.62 0.23T pr ) Ppr


2

0.65
C=
0.037 Ppr

(T pr 0.86)
D=

0.32 Ppr
10

9 (T pr 1)

E = B+C + D

F = 0.132 0.32 log T pr


G = 10

2
( 0.3106 0.49T pr + 0.1824T pr
)

5. Hitung harga Z dengan persamaan :

Z = A + (1 A)e B + FPpr

(45)

3.11.2. Korelasi Wichert Aziz


1. Siapkan data :
Tekanan yang dikehendaki
Temperatur
2. Hitung konstanta A dan B :
A = yH2S + yCO2
B = yH2S
dimana :
yH2S = fraksi mol H2S dan yCO2 = fraksi mol CO2
3. Tentukan konstanta dari persamaan :
= 120 (A0.9 A1.6) + 15 (B0.5 B4.0)
4. TentukanPpc* dan Tpc*
T *pc

Manajemen Produksi Hulu

= Tpc

(46)

NO : TR 02.06
TEKNIK RESERVOIR
JUDUL
: ANALISA FLUIDA RESERVOIR Halaman
: 14 / 67
Revisi/Thn : 2/ Juli 2003
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida
Reservoir
P *pc

= (Ppc T *pc ) / (Tpc + B (1 B) )

(47)

5. Tentukan harga Ppr dan Tpr dari persamaan :

Ppr =

P
T
dan T pr = *
*
Ppc
T pc

(48)

6. Tentukan harga Z dari Gambar 8.


3.11.3. Cara Dranchuk, Purvis dan Robinson
1. Siapkan data :
Tekanan yang dikehendaki
Temperatur
2. Hitung harga Pr dan Tr.
3. Tentukan harga Z dengan persamaan :

A
A
AA
A
2
Z = 1 + ( A1 + 2 + 33 ) r + ( A4 + 5 ) r + 5 6 r
Tr Tr
Tr
Tr
+

A7 r
Tr

(1 + A8 r ) exp( A8 r )
2

dimana :

Pr
ZTr

= 0.27

A1

= 0.31506237

A2

= -1.04670990

A3

= -0.57832729

A4

= 0.53530771

A5

= -0.61232032

A6

= -0.10488813

A7

= 0.68157001

A8

= 0.68446549

Manajemen Produksi Hulu

(49)

NO : TR 02.06
TEKNIK RESERVOIR
JUDUL
: ANALISA FLUIDA RESERVOIR Halaman
: 15 / 67
Revisi/Thn : 2/ Juli 2003
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida
Reservoir
3.12. PENENTUAN VISKOSITAS MINYAK (o)
Menurut Sutton, Farashad (1986) dan Khan et al. (1987), berdasarkan tekanan, viskositas dari
minyak bumi dibagi menjadi tiga kategori antara lain :
1. Dead Oil Viscosity, yang didefinisikan sebagai viskositas minyak bumi pada tekanan atmosfer
(tidak ada gas terlarut) dan temperatur sistem.
2. Saturated Oil Viscosity, viskositas minyak bumi pada tekanan titik jenuh (Pb) dan temperatur
reservoir.
3. Undersaturated Oil Viscosity, viskositas minyak bumi pada tekanan di atas titik jenuh (> Pb)
dan temperatur reservoir.
3.12.1. Dead Oil Viscosity Korelasi Beal
1. Siapkan data :
Temperatur yang dikehendaki (T), oF
Derajat API minyak, oAPI
2. Tentukan harga viskositas dengan persamaan :

oD = 0.32 + 1.87 10

7 o

API

4.53

360

T + 200

0.43+8.33
o

API

X = 10

(50)

(51)

3.12.2. Dead Oil Viscosity Korelasi Beggs-Robinson


1. Siapkan data :
Temperatur yang dikehendaki (T), oF
Derajat API minyak, oAPI
2. Tentukan harga viskositas dengan persamaan :

oD = 10 X 1

(52)

X = 10 z T 1.163

(53)

z = 3.0324 0.02023( o API )

(54)

Manajemen Produksi Hulu

NO : TR 02.06
TEKNIK RESERVOIR
JUDUL
: ANALISA FLUIDA RESERVOIR Halaman
: 16 / 67
Revisi/Thn : 2/ Juli 2003
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida
Reservoir
3.12.3. Dead Oil Viscosity Korelasi Glaso
1. Siapkan data :
Temperatur yang dikehendaki (T), oF
Derajat API minyak, oAPI
2. Tentukan harga viskositas dengan persamaan :

oD = [3.141(1010 )]T 3.444 [log( o API )]

(55)

X = 10.313[log T ] 36.447

(56)

3.12.4. Dead Oil Viscosity Korelasi Edbogah


1. Siapkan data :
Temperatur yang dikehendaki (T), oF
Derajat API minyak, oAPI
2. Tentukan harga viskostas dengan persamaan :

oD = 10 X 1
X = 10 [1.86530.025086 (

(57)
o

API 0.5644 log(T )

(58)

3.12.5. Dead Oil Viscosity Korelasi Kartoatmodjo-Schmidt


1. Siapkan data :
Temperatur yang dikehendaki (T), oF
Derajat API minyak, oAPI
2. Tentukan harga viskositas dengan persamaan :

oD = 16 10 8 [log( o API ) )] T 2.8177

(59)

X = 5.7526[log T ] 26.9718

(60)

3.12.6. Saturated Oil Viscosity Korelasi Chew-Connally


1. Siapkan data :
Dead oil viscosity (oD), cp
Kelarutan gas dalam minyak (Rs), scf/STB
2. Tentukan harga viskositas dengan persamaan :
Manajemen Produksi Hulu

NO : TR 02.06
TEKNIK RESERVOIR
JUDUL
: ANALISA FLUIDA RESERVOIR Halaman
: 17 / 67
Revisi/Thn : 2/ Juli 2003
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida
Reservoir

o = A oD B

(61)

A = 0.2 + 0.8 10 0.0081Rs

(62)

B = 0.43 + 0.57 10 0.00072 Rs

(63)

3.12.7. Saturated Oil Viscosity Korelasi Beggs-Robinson


1. Siapkan data :
Dead oil viscosity (oD), cp
Kelarutan gas dalam minyak (Rs), scf/STB
2. Tentukan harga viskositas dengan persamaan :

o = A oD B

(64)

A = 10.715( Rs + 100) 0.515

(65)

B = 5.44( Rs + 100) 0.338

(66)

3.12.8. Saturated Oil Viscosity Korelasi Khan


1. Siapkan data :
Tekanan (P), psia
Kelarutan gas dalam minyak pada titik jenuh (Rsob), scf/STB
Tekanan titik jenuh (Pb), psia
Stock tank oil gravity
Temperatur, oF
2. Tentukan harga viskositas dengan persamaan :
Viskositas pada tekanan titik jenuh :

ob =
r =

0.09( g ) 0.5
( Rs )1 / 3 r (1 o ) 3
4.5

(T + 460)
460

(67)

(68)

Viskositas di bawah tekanan titik jenuh :

P
o = ob b
P
Manajemen Produksi Hulu

0.14

exp[2.5 10 4 ( Pb P )]

(69)

NO : TR 02.06
TEKNIK RESERVOIR
JUDUL
: ANALISA FLUIDA RESERVOIR Halaman
: 18 / 67
Revisi/Thn : 2/ Juli 2003
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida
Reservoir
3.12.9. Saturated Oil Viscosity Korelasi Kartoatmodjo-Schmidt
1. Siapkan data :
Dead oil viscosity (oD), cp
Kelarutan gas dalam minyak (Rs), scf/STB
2. Tentukan harga viskositas dengan persamaan :

o = 0.06821 + 0.9824 F + 0.0004034 F 2

][

F = 0.2001 + 0.8428 10 0.000845 Rs oD

0.43+ 0.5165Y

(70)

Y = 10 0.00081Rs

(71)
(72)

3.12.10. Undersaturated Oil Viscosity Korelasi Beal


1. Siapkan data :
Dead oil viscosity (oD), cp
Viskositas pada tekanan titik jenuh (ob), cp
Tekanan, psia
Tekanan titik jenuh (Pb), psia
2. Tentukan harga viskositas dengan persamaan :

o = ob + 0.001( P Pb )(0.024 oD 1.6 + 0.038 ob 0.56 )

(73)

3.12.11. Undersaturated Oil Viscosity Korelasi Vazquez-Beggs


1. Siapkan data :
Viskositas pada tekanan titik jenuh (ob), cp
Tekanan (P), psia
Tekanan titik jenuh (Pb), psia
2. Tentukan harga viskositas dengan persamaan :

P
o = ob
Pb

M = 2.61.187 exp[11.513 8.9 10 5 P ]

Manajemen Produksi Hulu

(74)
(75)

NO : TR 02.06
TEKNIK RESERVOIR
JUDUL
: ANALISA FLUIDA RESERVOIR Halaman
: 19 / 67
Revisi/Thn : 2/ Juli 2003
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida
Reservoir
3.12.12. Undersaturated Oil Viscosity Korelasi Khan
1. Siapkan data :
Viskositas pada tekanan titik jenuh (ob), cp
Tekanan (P), psia
Tekanan titik jenuh (Pb), psia
2. Tentukan harga viskositas dengan persamaan :

o = ob exp[9.6 10 5 ( P Pb )]

(76)

3.12.13. Undersaturated Oil Viscosity Korelasi Kartoatmodjo-Schmidt


1. Siapkan data :
Viskositas pada tekanan titik jenuh (ob), cp
Tekanan (P), psia
Tekanan titik jenuh (Pb), psia
2. Tentukan harga viskositas dengan persamaan :

o = 1.0081 ob + 0.001127( P Pb )(0.006517 ob 1.8148


+ 0.038 ob

1.59

(77)

3.13. PENENTUAN VISKOSITAS AIR (w)


1. Siapkan data :
Temperature (T), oF
Tekanan (P), psia
Kadar padatan terlarut (S)
2. Tentukan harga w1 dengan persamaan :

w1 = AT B

(78)

dimana :

A = A0 + A1 S + A2 S 2 + A3 S 3

(79)

A0 = 109.574; A1 = -8.40564; A2 = 0.313314; A3 = 8.72213 10-3


dan

B = B0 + B1 S + B2 S 2 + B3 S 3
Manajemen Produksi Hulu

(80)

NO : TR 02.06
TEKNIK RESERVOIR
JUDUL
: ANALISA FLUIDA RESERVOIR Halaman
: 20 / 67
Revisi/Thn : 2/ Juli 2003
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida
Reservoir
B0 = -1.12166; B1 = 2.63951 10-2; B2 = -6.79461 10-4;
B3 =-5.47119 10-5; B4 = 1.55586 10-6
3. Kemudian viskositas air dihitung dengan menggunakan persamaan :

w1
= 0.9994 + 4.0295 10 5 P + 3.1062 10 9 P 2
w

(81)

3.14. PENENTUAN VISKOSITAS EMULSI (E)


1. Siapkan data :
Jenis.emulsi : tight, medium atau loose
Kadar garam pada emulsi
o (clean oil) dapat ditentukan dengan cara 3.12
2. Gunakan Gambar 10 untuk menghitung "Viscosity Ratio
Viscosity Ratio =

Viskositas Emulsi
Viskositas Clean Oil ( o )

3. Hitung E dengan persamaan :

E = o Viscosity Ratio

(82)

3.15. PENENTUAN VISKOSITAS GAS (g)


3.15.1. Korelasi Carr et al (40 < T < 400 oF)
1. Siapkan data :
Temperatur yang dikehendaki
Berat molekul gas atau berat jenis gas
Persen mol N2, CO2 dan H2S (bila ada)
2. Berdasarkan data berat molekul atau berat jenis gas dan temperatur, tentukan 1
dengan menggunakan Gambar 11.
3. Tambahkan koreksi untuk N2, CO2 dan H2S pada 1 dengan menggunakan Gambar
kecil pada Gambar 11.
4. Tentukan harga /1 berdasarkan Ppr dan Tpr dari Gambar 12.
5. Tentukan harga g dengan persamaan :
Manajemen Produksi Hulu

NO : TR 02.06
TEKNIK RESERVOIR
JUDUL
: ANALISA FLUIDA RESERVOIR Halaman
: 21 / 67
Revisi/Thn : 2/ Juli 2003
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida
Reservoir

g = 1 x

(83)

3.15.2. Korelasi Lee et al


1. Siapkan data :
Temperatur (T)
Z
Berat molekul udara (M)
Tekanan (P)
2. Tentukan g dengan persamaan :

g = 0.0433 gf

P
ZT

(84)

3. Tentukan konstanta K, X dan Y dengan persamaan :

K=

(9.4 + 0.02 M )T 1.5


209 + 19 M + T

(85)

986
+ 0.01M
T

(86)

X = 3.5 +

Y = 2 .4 0 .2 X

(87)

4. Tentukan g dengan persamaan :

g = K exp( X g Y )10 4

(88)

3.16. PENENTUAN TEGANGAN PERMUKAAN GAS - MINYAK (o) UNTUK 100 F > T > 68
F
1. Siapkan data :
Temperatur (T)
Tekanan (P)
API
2. Tentukan oD dari Gambar 13.
3. Tentukan Faktor Koreksi (FK) dari Gambar 14 (di dalam %)

Manajemen Produksi Hulu

NO : TR 02.06
TEKNIK RESERVOIR
JUDUL
: ANALISA FLUIDA RESERVOIR Halaman
: 22 / 67
Revisi/Thn : 2/ Juli 2003
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida
Reservoir

FK

100

4. Tentukan o = oD

3.17. PENENTUAN TEGANGAN PERMUKAAN GAS - AIR (w)


1. Siapkan data :
Temperatur (T)
Tekanan (P)
API
2. Tentukan w dengan menggunakan Gambar 15.

3.18. PENENTUAN TEKANAN TITIK GELEMBUNG (Pb)


3.18.1. Korelasi Standing
1. Siapkan data :
Temperatur (T), oF
Perbandingan minyak dan gas terlarut (Rs), scf/STB
Berat jenis minyak pada tangki pengumpul, oAPI
Gas gravity (g)
2. Tentukan Pb dari persamaan :

R
Pb = 18.2 s
g

0.83

10 X 1.4

X = 0.00091T 0.0125( o API )


3.18.2. Korelasi Lasater
1. Siapkan data :
Temperatur (T), oF
Perbandingan minyak dan gas terlarut (Rs), scf/STB
Berat jenis minyak pada tangki pengumpul, oAPI
Gas gravity (g)
Manajemen Produksi Hulu

(89)

(90)

NO : TR 02.06
TEKNIK RESERVOIR
JUDUL
: ANALISA FLUIDA RESERVOIR Halaman
: 23 / 67
Revisi/Thn : 2/ Juli 2003
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida
Reservoir
2. Tentukan Pb dari persamaan :

Pb = Pf (T + 459.67) / g
Pf = 5 10 2 + 5.020833333328165 y 21.19791666663181 y 2

(91)

+ 55.72916666659612 y 3 32.55208333328954 y 4
y=

1
1 + 132755 o /( Rs M o )

(92)

Untuk oAPI < 33 :


Mo = 637.5 10-10 (oAPI)
Untuk 33 < oAPI < 55
Mo = 368.259235822065 4.18989073101494 (oAPI)
Untuk oAPI > 55

9.58015524685062 0.688508884117492[ln( o API )]

M o = exp
o
2

0
.
1180141908
28861
[ln(
API
)]

(93)
3.18.3. Korelasi Vazquez Beggs
1. Siapkan data :
Temperatur (T), oF
Perbandingan minyak dan gas terlarut (Rs), scf/STB
Berat jenis minyak pada tangki pengumpul, oAPI
Gas gravity (g)
2. Tentukan Pb dari persamaan :

Rs

Pb =

c3 o API
c1 g exp

(T + 459.67)

1 / c2

API < 30
c1 = 0.0362; c2 = 1.0937; c3 = 25.724

Manajemen Produksi Hulu

(94)

NO : TR 02.06
TEKNIK RESERVOIR
JUDUL
: ANALISA FLUIDA RESERVOIR Halaman
: 24 / 67
Revisi/Thn : 2/ Juli 2003
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida
Reservoir
o

API > 30
c1 = 0.0178; c2 = 1.187; c3 = 23.931

3.18.4. Korelasi Glaso


1. Siapkan data :
Temperatur (T), oF
Perbandingan minyak dan gas terlarut (Rs), scf/STB
Berat jenis minyak pada tangki pengumpul, oAPI
Gas gravity (g)
2. Tentukan Pb dari persamaan :
2
Pb = 10 [1.7669+1.7447 X 0.30218 X ]

R 0.816
s T c
g

X = log 0.984
o
API

(95)

(96)

dimana c = 0.13 untuk minyak volatile dan c = 0.172 untuk black oil.
3.18.5. Korelasi Al-Marhoun
1. Siapkan data :
Temperatur (T), oF
Perbandingan minyak dan gas terlarut (Rs), scf/STB
Berat jenis minyak pada tangki pengumpul, oAPI
Gas gravity (g)
2. Tentukan Pb dari persamaan :

Pb =

0.0053088 Rs

3.18.6. Korelasi Petrosky-Farshad


1. Siapkan data :
Temperatur (T), oF
Manajemen Produksi Hulu

o 3.1437 (T + 459.67)1.32657
g 1.87784

0.715082

(97)

NO : TR 02.06
TEKNIK RESERVOIR
JUDUL
: ANALISA FLUIDA RESERVOIR Halaman
: 25 / 67
Revisi/Thn : 2/ Juli 2003
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida
Reservoir
Perbandingan minyak dan gas terlarut (Rs), scf/STB
Berat jenis minyak pada tangki pengumpul, oAPI
Gas gravity (g)
2. Tentukan Pb dari persamaan :

Pb = 112.727 Rs

0.5774

10 X g 0.8439 12.34

X = 4.561 10 5 T 1.3911 7.916 10 4

(98)

API

1.541

(99)

3.18.7. Korelasi Dokla-Osman


1. Siapkan data :
Temperatur (T), oF
Perbandingan minyak dan gas terlarut (Rs), scf/STB
Berat jenis minyak pada tangki pengumpul, oAPI
Gas gravity (g)
2. Tentukan Pb dari persamaan :

Pb = 8363.86 Rs

0.724047

o 0.107991 g 1.01049 (T + 459.67) 0.952584

(100)

3.18.8. Korelasi Obomanu


1. Siapkan data :
Temperatur (T), oF
Perbandingan minyak dan gas terlarut (Rs), scf/STB
Berat jenis minyak pada tangki pengumpul, oAPI
Gas gravity (g)
2. Tentukan Pb dari persamaan :

Pb =

Pbx
6.894757

(101)

0.497

(T + 459.67)

37.42241078Rs

1.8

Pbx =
1.27

g 2.15 o API

Manajemen Produksi Hulu

1.078748652

(102)

NO : TR 02.06
TEKNIK RESERVOIR
JUDUL
: ANALISA FLUIDA RESERVOIR Halaman
: 26 / 67
Revisi/Thn : 2/ Juli 2003
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida
Reservoir
3.18.9. Korelasi Farshad
1. Siapkan data :
Temperatur (T), oF
Perbandingan minyak dan gas terlarut (Rs), scf/STB
Berat jenis minyak pada tangki pengumpul, oAPI
Gas gravity (g)
2. Tentukan Pb dari persamaan :

51.65289256 Rs
Pb =

0.73495
10 X
g

0.864

(103)

X = 0.000337(T ) + 0.017771 o API

(104)

3.18.10. Korelasi Kartoatmodjo-Schmidt


1. Siapkan data :
Temperatur (T), oF
Perbandingan minyak dan gas terlarut (Rs), scf/STB
Berat jenis minyak pada tangki pengumpul, oAPI
Gas gravity (g)
2. Tentukan Pb dari persamaan :
o

API < 30 :

16.784155757(Rs )
Pb =

g 0.7972 10 X

X =

13.1405 0 API
(T + 459.67)

0.9986

(105)

(106)

API 30 :

31.746031746(Rs )
Pb =

g 0.7587 10 X

X =

Manajemen Produksi Hulu

11.2895 o API
(T + 459.67)

0.9143

(107)

(108)

NO : TR 02.06
TEKNIK RESERVOIR
JUDUL
: ANALISA FLUIDA RESERVOIR Halaman
: 27 / 67
Revisi/Thn : 2/ Juli 2003
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida
Reservoir
4. DAFTAR PUSTAKA
1. Brill, J. P. : Two Phase Flow in Pipes, Lecture Notes, University of Tulsa, Oklahoma.
2. Ikoku, Chi. U. : Natural Gas Production Engineering, John Wiley & Sons, 1984.
3. Ahmed, Tarek H. : Hydrocarbon Phase Behavior, Gulf Publishing Company 1989.
4. Dokla, M. E. dan Osman, M. E. : Correlation of PVT Properties for UAE Crudes, SPE 21342,
1990.
5. Al-Shammasi, A. A. : Bubble Point Pressure and Oil Formation Volume Factor Correlations,
SPE 53185, Proceeding of the 1999 SPE Middle East Oil Show, Bahrain, 20-23 February 1999.
6. Lasater, J. A. : Bubble Point Pressure Correlation, JPT (May 1958).
7. Al-Marhoun, M. A. : Pressure-Volume-Temperature Correlations for Saudi Crude Oils, SPE
13718, Proceeding of the SPE 1985 Middle East Oil Technical Conference and Exhibition,
Bahrain, 11-14 March 1985.
8. Khan, S. A., Al-Marhoun, M. A., Duffuaa, S. O. dan Abu-Khasim, S. A. : Viscosity Correlations
for Saudi Arabian Crude Oils, SPE 15720, Proceeding of the Fifth SPE Middle East Oil Show,
Bahrain, 7-10 March 1987.
9. Petrosky Jr., G. E. dan Farshad, F. F. : Pressure-Volume-Temperature Correlations for Gulf of
Mexico Crude Oils, SPE 26644, Proceeding of the 68th Annual Technical Conference and
Exhibition of the Society of Petroleum Engineers, Houston, Texas, 3-6 October 1993.
10. Petrosky Jr., G. E. dan Farshad, F. F. : Viscosity Correlations for Gulf of Mexico Crude Oils,
SPE 29468, Proceeding of the Production Operation Symposium, Oklahoma City, OK, 2-4 April
1995.
11. Glaso, O. : Generalized Pressure-Volume-Temperature Correlations, JPT (May 1980).
12. Kartoatmodjo, R. S. T. dan Schmidt, Z. : New Correlations for Crude Oil Physical Properties,
SPE 23556, 1991.

Manajemen Produksi Hulu

NO : TR 02.06
TEKNIK RESERVOIR
JUDUL
: ANALISA FLUIDA RESERVOIR Halaman
: 28 / 67
Revisi/Thn : 2/ Juli 2003
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida
Reservoir
5. DAFTAR SIMBOL
Bg = faktor volume formasi gas, cuft/SCF
Bo = faktor volume formasi minyak, bbl/STBO
Bw = faktor volume formasi air, bbl/STBW
co

= kompresibilitas minyak, psi-1

cr

= kompresibilitas tereduksi (reduced compressibility)

cw = kompresibilitas air, psi-1


P

= tekanan, psia

Pb = tekanan titik gelembung, psia


Pc = tekanan kritis, psia
Pr = tekanan tereduksi
Ppr = tekanan tereduksi semu
Ppc = tekanan kritis semu
Rp = perbandingan gas-minyak kumulatif, SCF/STB
Rs = perbandingan kelarutan gas dan minyak, SCF/STB
Rsw = kelarutan gas alam di dalam air, SCF/STB
SG = Berat Jenis (specific gravity)
T

= temperatur, R

Tc

= temperatur kritis, R

Tpc = temperatur kritis semu


Tpr = temperatur tereduksi semu
Tr

= temperatur tereduksi

= fraksi mol

= faktor deviasi gas

g = kerapatan jenis gas, lbm/ft3


o = kerapatan jenis minyak, lbm/ft3
osc = kerapatan jenis minyak pada kondisi standar, lbm/ft3
w = kerapatan jenis air, lbm/ft3
o

= berat jenis minyak

qsc = berat jenis minyak pada kondisi standar


Manajemen Produksi Hulu

NO : TR 02.06
TEKNIK RESERVOIR
JUDUL
: ANALISA FLUIDA RESERVOIR Halaman
: 29 / 67
Revisi/Thn : 2/ Juli 2003
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida
Reservoir

gd = berat jenis gas terlarut


gf = berat jenis gas bebas
E = viskositas emulsi, cp
g = viskositas gas, cp
o = viskositas minyak, cp
w = viskositas air, cp
o = tegangan permukaan gas-minyak, dynes/cm
w = tegangan permukaan gas-air, dynes/cm

Manajemen Produksi Hulu

NO : TR 02.06
TEKNIK RESERVOIR
JUDUL
: ANALISA FLUIDA RESERVOIR Halaman
: 30 / 67
Revisi/Thn : 2/ Juli 2003
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida
Reservoir
6. LAMPIRAN
6.1. LATAR BELAKANG DAN RUMUS
6.2. CONTOH SOAL
6.2.l. Menentukan Rs
6.2.2. Menentukan Bo
6.2.2.1. Korelasi Standing
6.2.2.2. Korelasi Vazquez-Beggs
6.2.2.3. Korelasi Glaso
6.2.2.4. Korelasi Al-Marhoun
6.2.2.5. Korelasi Dokla-Osman
6.2.2.6. Korelasi Obomanu
6.2.2.7. Korelasi Farshad
6.2.2.8. Korelasi Kartoatmodjo-Schmidt
6.2.2.9. Korelasi Abdul Majeed
6.2.3. Menentukan co
6.2.3.1. Korelasi Vazquez-Beggs
6.2.3.2. Korelasi Petrosky-Farshad
6.2.3.3. Korelasi Kartoatmodjo-Schmidt
6.2.4. Menentukan Bw
6.2.4.1. Cara Gould
6.2.4.2. Cara Mc.Cain
6.2.5. Menentukan cw
6.2.6. Menentukan gd
6.2.7. Menentukan o
6.2.8. Menentukan w
6.2.9. Menentukan Z (Cara Wichert & Aziz)
6.2.10. Menentukan Z (Cara Modifikasi Standing)
6.2.11. Menentukan g
6.2.12. Menentukan o
6.2.13. Menentukan E
6.2.14. Menentukan g
Manajemen Produksi Hulu

NO : TR 02.06
TEKNIK RESERVOIR
JUDUL
: ANALISA FLUIDA RESERVOIR Halaman
: 31 / 67
Revisi/Thn : 2/ Juli 2003
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida
Reservoir
6.2.14.1. Cara Carr et al.
6.2.14.2. Cara Lee et al.
6.2.15.Menentukan og
6.2.16. Menentukan wg
6.2.17. Menentukan Pb
6.2.17.1. Korelasi Standing
6.2.17.2. Korelasi Lasater
6.2.17.3. Korelasi Vazquez-Beggs
6.2.17.4. Korelasi Glaso
6.2.17.5. Korelasi Al-Marhoun
6.2.17.6. Korelasi Petrosky-Farshad
6.2.17.7. Korelasi Dokla-Osman
6.2.17.8. Korelasi Obomanu
6.2.17.9. Korelasi Farshad
6.2.17.10. Korelasi Kartoatmodjo-Schmidt

Manajemen Produksi Hulu

NO : TR 02.06
TEKNIK RESERVOIR
JUDUL
: ANALISA FLUIDA RESERVOIR Halaman
: 32 / 67
Revisi/Thn : 2/ Juli 2003
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida
Reservoir
6.1. LATAR BELAKANG DAN RUMUS
Korelasi karakteristik fluida reservoir dibuat berdasarkan data lapangan dan pengukuran di
laboratorium. Korelasi-korelasi ini dipergunakan hanya jika pengukuran di laboratorium tidak
tersedia atau hasil analisa di laboratorium meragukan.
6.2. CONTOH SOAL
6.2.1. Menentukan Rs
Data :
Tekanan

= 2625 psia

Temperature

= 200 oF

Tank Oil Gravity

= 30 oAPI

Berat Spesifik Gas

= 0.8

Penyelesaian :
Untuk gravity = 30 oAPI digunakan korelasi Lasater (oAPI > 15)

Pb gsc
T

(2625)(0.8)
= 3.182
(200 + 460)

Dari gambar 1a diperoleh g = 0.59.


Dari gambar 1b untuk 30 oAPI diperoleh Mo = 330.

(379.3)(350) osc g
Rs =

M
o

1 g

(379.3)(350)(0.876) 0.59
Rs =
1 0.59 = 507.1 scf/STB
(330)

6.2.2. Menentukan Bo
6.2.2.1. Korelasi Standing
Data :
o

API = 39

= 0.950

Rsb = 589 scf/STB


T

= 250 o F

Manajemen Produksi Hulu

NO : TR 02.06
TEKNIK RESERVOIR
JUDUL
: ANALISA FLUIDA RESERVOIR Halaman
: 33 / 67
Revisi/Thn : 2/ Juli 2003
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida
Reservoir
Penyelesaian :

o =

141.5
141.5
=
= 0.829912
o
131.5 + API 131.5 + 39
0.5

g
0.950
= Rs + 1.25T = 589

0.829912
o
= 942.6749

C Bob
C Bob

[ ]

Bob = 0.9759 + 12 10 5 C Bob

1.2

0.5

+ 1.25(250)

= 0.9759 + 12 10 5 [942.6749]

1.2

Bob = 1.420957 rb/STB


6.2.2.2. Korelasi Vazquez-Beggs
Data :
o

API = 39

= 0.950

Rsb = 589 scf/STB


= 250 o F

Penyelesaian :

o API
o

+ c3 Rs (T 60) API
Bob = 1 + c1 Rs + c 2 (T 60)

g
g

39
Bob = 1 + 4.67 10 9 (589 ) + 1.5 10 5 (250 60)

0.950
39
+ 1.337 10 9 (250 60)

0.950
B ob = 1.367005 rb/STB

6.2.2.3. Korelasi Glaso


Data :
o

API = 39

= 0.950

Rsb

= 589 scf/STB

= 250 o F

Manajemen Produksi Hulu

NO : TR 02.06
TEKNIK RESERVOIR
JUDUL
: ANALISA FLUIDA RESERVOIR Halaman
: 34 / 67
Revisi/Thn : 2/ Juli 2003
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida
Reservoir
Penyelesaian :

o =

141.5
141.5
=
= 0.82991
o
131.5 + API 131.5 + 39

Bobs

g
= Rs
o

0.526

0.950
+ 0.968T = 589

0.829912

0.526

+ 0.968(250) = 874.393

X = 2.91329[log(Bobs )] 6.58511 0.27683[log(Bobs )]

X = 2.91329[log(874.393)] 6.58511 0.27683[log(874.2)] = 0.41065


2

Bob = 1 + 10 X = 1 + 10 0.41065 = 1.388461 rb/STB


6.2.2.4. Korelasi Al-Marhoun
Data :
o

API = 39

= 0.950

Rsb = 589 scf/STB


T

= 250 o F

Penyelesaian :
Tentukan harga Bob dari persamaan :

o =

141.5
141.5
=
= 0.829912
o
131.5 + API 131.5 + 39

F = Rs

0.74239

g 0.323294 o 1.20204 = (589) 0.74239 (0.950) 0.323294 (0.829912)1.20204

F = 89.53181
Bob = 0.497069 + 8.62963 10 4 (T + 459.67) + 1.82594 10 3 F
+ 3.18099 10 4 (T + 459.67)
Bob = 0.497069 + 8.62963 10 4 (250 + 459.67) + 1.82594 10 3 (89.53181)
+ 3.18099 10 4 (250 + 459.67)
Bob = 1.272968 rb/STB

Manajemen Produksi Hulu

NO : TR 02.06
TEKNIK RESERVOIR
JUDUL
: ANALISA FLUIDA RESERVOIR Halaman
: 35 / 67
Revisi/Thn : 2/ Juli 2003
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida
Reservoir
6.2.2.5. Korelasi Dokla-Osman
Data :
o

API = 39

= 0.950

Rsb

= 589 scf/STB

= 250 o F

Penyelesaian :

o =

141.5
141.5
=
= 0.829912
o
131.5 + API 131.5 + 39

F = Rs

0.773572

g 0.40402 o 0.882605 = (589) 0.773572 (0.950) 0.40402 (0.829912) 0.882605

F = 160.4524
Bob = 4.31935 10 2 + 1.56667 10 3 (T + 459.67) + 1.39775 10 3 F
+ 3.80525 10 6 (T + 459.67)
Bob = 4.31935 10 2 + 1.56667 10 3 (250 + 459.67) + 1.39775 10 3 (160.4524)
+ 3.80525 10 6 (250 + 459.67)
Bob = 1.381985 rb/STB
6.2.2.6. Korelasi Obomanu
Data :
o

API = 39

= 0.950

Rsb

= 589 scf/STB

= 250 o F

Penyelesaian :

o =

141.5
141.5
=
= 0.829912
o
131.5 + API 131.5 + 39

Manajemen Produksi Hulu

NO : TR 02.06
TEKNIK RESERVOIR
JUDUL
: ANALISA FLUIDA RESERVOIR Halaman
: 36 / 67
Revisi/Thn : 2/ Juli 2003
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida
Reservoir

Bob = 0.3321 + 7.88374 10 4


+ 2.0855 10 3

g
Rs
+ 2.335 10 3
o
5.6145832

(T + 459.67)
1.8

(0.950)
589
+ 2.335 10 3
(0.829912)
5.6145832
(250 + 459.67)
+ 2.0855 10 3
1.8
Bob = 1.239706 rb/STB
Bob = 0.3321 + 7.88374 10 4

6.2.2.7. Korelasi Farshad


Data :
o

API = 39

= 0.950

Rsb

= 589 scf/STB

= 250 o F

Penyelesaian :

o =

141.5
141.5
=
= 0.829912
o
131.5 + API 131.5 + 39

F = Rs

0.5956

g 0.2369 o 1.3282 + 0.0976T

F = (589) 0.5956 (0.950) 0.2369 (0.829912) 1.3282 + 0.0976(250)


F = 80.91256

X = 2.6541 + 0.551[log( F )] + 0.331[log( F )]

X = 2.6541 + 0.551[log(80.91256)] + 0.331[log(80.91256)]


X = 0.39777

Bob = 1 + 10 X = 1 + 10 0.39777 = 1.400157 rb/STB


6.2.2.8. Korelasi Kartoatmodjo-Schmidt
Data :
o

API = 39

= 0.950

Manajemen Produksi Hulu

NO : TR 02.06
TEKNIK RESERVOIR
JUDUL
: ANALISA FLUIDA RESERVOIR Halaman
: 37 / 67
Revisi/Thn : 2/ Juli 2003
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida
Reservoir
Rsb

= 589 scf/STB

= 250 o F

Penyelesaian :

o =

141.5
141.5
= 0.829912
=
o
131.5 + API 131.5 + 39

F = R 0.755 0.25 1.5 + 0.45T = (589) 0.755 (0.950) 0.25 (0.829912) 1.5 + 0.45( 250)
s
g
o
F = 273.6832
Bob = 0.98496 + 0.0001F 1.5 = 0.098496 + 0.0001( 273.6832) 1.5
Bob = 1.437724 rb/STB

6.2.2.9. Korelasi Abdul Majeed


Data :
o

API = 39

= 0.950

Rsb

= 589 scf/STB

= 250 o F

Penyelesaian :

o =

141.5
141.5
= 0.829912
=
o
131.5 + API 131.5 + 39

F = Rs g
1.2

0.147

o 5.222 = (589)1.2 (0.950) 0.147 (0.829912) 5.222

F = 5626.361
Bob = 0.9657876 + 4.8141 10 5 F 6.8987 10 10 F 2 + 7.73 10 4 T
Bob = 0.9657876 + 4.8141 10 5 (5626.361) 6.8987 10 10 (5626.361) 2 + 7.73 10 4 (250)
Bob = 1.408058rb / STB

Manajemen Produksi Hulu

NO : TR 02.06
TEKNIK RESERVOIR
JUDUL
: ANALISA FLUIDA RESERVOIR Halaman
: 38 / 67
Revisi/Thn : 2/ Juli 2003
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida
Reservoir
6.2.3. Menentukan Co
6.2.3.1. Korelasi Vazquez-Beggs
Data :
o

API = 40.7

= 0.786

Rsb

= 768 scf/STB

= 220 o F

= 4514.7 psia

Penyelesaian :

co =

5 Rs 1433 + 17.2T 1180 g 12.61 o API

1 10 P
5(768) 1433 + 17.2(220) 1180(0.786) 12.61(40.7)
co =
= 1.05218 10 5
5
1 10 (4514.7)
5

6.2.3.2. Korelasi Petrosky-Farshad


Data :
o

API = 40.7

= 0.786

Rsb

= 768 scf/STB

= 220 o F

= 4514.7 psia

Penyelesaian :

co = 1.705 10 7 Rs

0.6957 o

API

0.3272

T 0.6729 g

0.1885

P 0.5906

co = 1.705 10 7 (768) 0.6957 (40.7) 0.3272 (220) 0.6729 (0.786) 0.1885 (4514.7) 0.5906
co = 1.45739 10 5

psi 1

6.2.3.3. Korelasi Kartoatmodjo-Schmidt


Data :
o

API = 40.7

= 0.786

Rsb

= 768 scf/STB

Manajemen Produksi Hulu

psi 1

NO : TR 02.06
TEKNIK RESERVOIR
JUDUL
: ANALISA FLUIDA RESERVOIR Halaman
: 39 / 67
Revisi/Thn : 2/ Juli 2003
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida
Reservoir
T

= 220 o F

= 4514.7 psia

Penyelesaian :

co = 6.8257 10 6 Rs

0.5002 o

API

0.3613

T 0.76606 g

0.35505

P 1

co = 6.8257 10 6 (768) 0.5002 (40.7) 0.3613 (220) 0.76606 (0.786) 0.35505 (4514.7) 1
co = 9.15437 10 6

psi 1

6.2.4. Menentukan Bw
Data :
T

= 200 oF

= 2625 psia

6.2.4.l. Cara Gould :


Tx = T 60 = 200 60 = 140
2

Bw = 1.0 + 1.2 10 4 Tx + 1.0 10 6 Tx 3.3 10 6 P

Bw = 1.0 + 1.2 10 4 (140) + 1.0 10 6 (140) 2 3.3 10 6 (2625) = 1.0082775


6.2.4.2. Cara Mc. Cain :
Harga VWT dari Gambar 3 berdasarkan harga T = 200 oF adalah = 0.039
Harga VWP dari Gambar 4 berdasarkan harga P = 2625 psia dan T = 200 oF adalah = -0.004

Bw = (1 + VWP )(1 + VWT )


Bw = (1 0.004)(1 + 0.039) = 1.035 bbl/STB

Manajemen Produksi Hulu

NO : TR 02.06
TEKNIK RESERVOIR
JUDUL
: ANALISA FLUIDA RESERVOIR Halaman
: 40 / 67
Revisi/Thn : 2/ Juli 2003
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida
Reservoir
6.2.5. Menentukan cw
Menggunakan data soal 6.2.4, tentukan cw.
Penyelesaian :
Dari Gambar 5, cw (air murni ) = 3.15 10-6 psi-1
Dari Gambar 5, koreksi terhadap gas terlarut, Rsw = 1.08
Jadi cw = (3 10-6)(1.08) = 3.402 10-6 psi-1

6.2.6. Menentukan gd
Data :
Rs

= 530 scf/STB

= 30

API

Penyelesaian :
Dari Gambar 6, untuk Rs = 530 dan API = 30, didapat gd = 0.79.

6.2.7. Menentukan o
Data :
Rs

= 530 scf/STB

= 30

gd

= 0.79

Bo

= 1.327 rb/STB

API

Penyelesaian :

osc =

o =

o =

141.5
141.5
=
= 0.876
o
(131.5 + API ) 131.5 + 30

osc (62.4) +

gd (0.0764) Rs
5.615
Bo

(0.79)(0.0764)(530)
5.615
= 45.3 lbm/ft 3
(1.327)

(0.876)(62.4) +

Manajemen Produksi Hulu

NO : TR 02.06
TEKNIK RESERVOIR
JUDUL
: ANALISA FLUIDA RESERVOIR Halaman
: 41 / 67
Revisi/Thn : 2/ Juli 2003
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida
Reservoir
6.2.8. Menentukan w
Data :
Total padatan yang terlarut 10% dan Bw = 1.035.
Penyelesaian :
Dari Gambar 7, wsc = 67 lbm/ft3

w =

WSC

Bw

67
= 61.73 lbm/ft
1.035

6.2.9. Menentukan Z (Cara Wichert & Aziz)


Data :
SG gas

= 0.8

= 2000 psia

= 150 F

mol % CO2

= 10 %

mol % H2S

= 10 %

Penyelesaian :
Tpc

= 169.0 + 314.0 SG
= 169.0 + 314 (0.8) = 420

Ppc

= 708.75 + 57.5 (SG)


= 708.75 + 57.5 (0.8) = 663

Konstanta A dan B
A = yH2S + yCO2 = 0.10 + 0.10 = 0.20
B = yH2S = 0.10
Tentukan konstanta :
= 120 (A0.9 A1.6) + 15 (B0.5 B4.0)
= 120 [(0.20)0.9 (01.0)1.6] + 15 [(0.1)0.5 (0.1)4.0]
= 23.8
T *pc

= Tpc = 420 23.8 = 396.2

P *pc = (Ppc T *pc ) / [Tpc + B (1 B) ]


= (663 396.2)/[420 + (0.1)(1- 0.1)(23.8)]
Manajemen Produksi Hulu

NO : TR 02.06
TEKNIK RESERVOIR
JUDUL
: ANALISA FLUIDA RESERVOIR Halaman
: 42 / 67
Revisi/Thn : 2/ Juli 2003
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida
Reservoir
= 621.6

Ppr =

2000
P
=
= 3.22
*
Ppc 621.6

T pr =

610
T
=
= 1.54
*
T pc 396.2

Menggunakan Gambar 8, diperoleh Z = 0.788.

6.2.10. Menentukan Z (Cara Modifikasi Standing)


Data :
SG gas = 0.8
P

= 2000 psia

= 150 F

Penyelesaian :
Tpc

= 169 + 314 SG
= 169.0 + 314.0 (0.8) = 420

Ppc

= 708.75 + 57.5 (SG)


= 708.75 + 57.5 (0.8) = 663

T pr =

T
610
=
= 1.42
T pc 420

Ppr =

P
2000
=
= 3.02
Ppc
663

Tentukan harga konstanta di bawah ini :

A = 1.39(T pr 0.42) 0.5 0.36T pr 0.101

A = 1.39[(1.45) 0.42]0.5 0.36(1.45) 0.101 = 0.388935


B = (0.62 0.23T pr ) Ppr

B = [0.62 0.23(1.45)](3.02) = 0.865230

0.65
0.037 Ppr2
C=
(T pr 0.86)

Manajemen Produksi Hulu

NO : TR 02.06
TEKNIK RESERVOIR
JUDUL
: ANALISA FLUIDA RESERVOIR Halaman
: 43 / 67
Revisi/Thn : 2/ Juli 2003
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida
Reservoir

0.65
C=
0.037 (3.02) 2 = 0.6828
(1.45 0.86)

D=
D=

0.32 Ppr6
10

9 (T pr 1)

0.32(3.02) 6
= 0.0216
10 9 (1.451)

E = B + C + D = 1.5696

F = 0.132 0.32 log T pr

F = 0.132 0.32 log(1.45) = 0.080362


G = 10

2
( 0.3106 0.49T pr + 0.1824T pr
)

G = 10 ( 0.31060.49 (1.45) + 0.1824 (1.45) ) = 0.962933


Z = A + (1 A)e B + FPprG

Z = (0.388935) + (1 0.388935)e (1.5696 ) + (0.080262)(3.02) ( 0.962933) = 0.7491

6.2.11. Menentukan g
Dengan data 6.2.9 dan gf = 0.8, tentukan g .
Penyelesaian :

B g = 0.0283

ZT
P

B g = 0.0283

(0.788)(610)
= 0.006801
(2000)

g =
g =

gf (0.0764)
Bg

(0.8)(0.0764)
= 8.986
0.006801

Manajemen Produksi Hulu

lbm/cuft

cf/SCF

NO : TR 02.06
TEKNIK RESERVOIR
JUDUL
: ANALISA FLUIDA RESERVOIR Halaman
: 44 / 67
Revisi/Thn : 2/ Juli 2003
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida
Reservoir
6.2.12. Menentukan o
Data :
T

= 220 oF

Rs

= 768 scf/STB

API = 40.7

Pb

= 2685 psia

= 5000 psia

Penyelesaian :
Dengan menggunakan korelasi Kartoatmodjo-Schmidt untuk menentukan dead oil viscosity.

X = 5.7526 log(T ) 26.9718


X = 5.7526 log(220) 26.9718 = 13.4968

oD = 16 10 8 [log( o API )] T 2.8177


X

oD = 16 10 8 [log(40.7)]13.4968 (220) 2.8177 = 0.651432 cp

Dengan menggunakan korelasi Kartoatmodjo-Schmidt untuk menentukan viskositas minyak


pada titik jenuh (bubble point).

Y = 10 0.00081Rs = 10 0.00081( 768) = 0.238737

[
F = [0.2001 + 0.8428 10

][

F = 0.2001 + 0.8428 10 0.000845 Rs oD


0.000845 ( 768 )

0.43+ 0.5165Y

][(0.651432)

0.43+ 0.5165 ( 0.238737 )

] = 0.308447

ob = 0.06821 + 0.9824 F + 0.0004034 F 2


ob = 0.06821 + 0.9824(0.308447) + 0.0004034(0.308447) 2 = 0.371105 cp
Dengan menggunakan korelasi Kartoatmodjo-Schmidt untuk menentukan viskositas minyak
pada tekanan 5000 psia.

o = 1.0081 ob + 0.001127( P Pb )(0.006517 ob 1.8148 + 0.038 ob 1.59 )


o = 1.0081(0.371105) + 0.001127(5000 2685.8)[(0.006517)(0.371105)1.8148
+ 0.038(0.371105)1.59 ]
o = 0.391904 cp

Manajemen Produksi Hulu

NO : TR 02.06
TEKNIK RESERVOIR
JUDUL
: ANALISA FLUIDA RESERVOIR Halaman
: 45 / 67
Revisi/Thn : 2/ Juli 2003
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida
Reservoir
6.2.13. Menentukan E
Data :

= 0.5876 cp

Jenis emulsi

= medium

Persen garam pada emulsi

= 50 %

Penyelesaian :
Dari Gambar 10 diperoleh viskositas ratio = 8

E = o Viskositas ratio
= 0.5876 8 = 4.7 cp

6.2.14. Menentukan g
6.2.14.1. Cara Carr et al
Data :
SG gas = 0.8
P

= 2000 psia

= 150 F

y H2S = 10 %
y CO2 = 10 %
Penyelesaian :
Dari Gambar 11 diperoleh : 1 = 0.0111 cp
Korelasi terhadap 10 % H2S = + 0.0003
Korelasi terhadap 10 % CO2 = + 0.0006

1 = 0.0111 + 0.0003 + 0.0006 = 0.0120 cp


Dari soal 6.2.11. : Ppr = 3.02 dan Tpr = 1.45
Dari Gambar 12 diperoleh :

g =

= 1.53
1

1 = (1.53)(0.012) = 0.0184 cp
1

Manajemen Produksi Hulu

NO : TR 02.06
TEKNIK RESERVOIR
JUDUL
: ANALISA FLUIDA RESERVOIR Halaman
: 46 / 67
Revisi/Thn : 2/ Juli 2003
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida
Reservoir
6.2.14.2. Cara Lee et al
Data :
SG gas

= 0.8

= 2000 psia

= 150 F

BM udara (Mu)

= 29

gf

= 0.8

= 0.788

Penyelesaian :
M = gf Mu = (0.8)(29) = 23.2

K=

(9.4 + 0.02M )T 1.5


209 + 19 M + T

K=

[9.4 + 0.02(23.2)](610)1.5
= 117.96
209 + 19(23.2) + (610)

X = 3.5 +

986
+ 0.01M
T

X = 3.5 +

986
+ 0.01(23.2) = 5.35
(610)

Y = 2 .4 0 .2 X

Y = 2.4 0.2(5.35) = 1.33

g = 0.0433 gf

P
ZT

g = 0.0433(0.8)

(2000)
= 0.1441
(0.788)(610)

g = K10 4 exp( X g Y )
g = (117.96)10 4 exp[(5.35)(0.1441)1.33 ] = 0.0177 cp

Manajemen Produksi Hulu

NO : TR 02.06
TEKNIK RESERVOIR
JUDUL
: ANALISA FLUIDA RESERVOIR Halaman
: 47 / 67
Revisi/Thn : 2/ Juli 2003
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida
Reservoir
6.2.15. Menentukan og
Data :
o

API = 30

= 100 oF

= 2000 psia

Penyelesaian :
Menggunakan Gambar 13 diperoleh oD

= 30 dynes/cm

Menggunakan Gambar 14 diperoleh (%)

= 23

23
FK
= 6.9 dyne/cm
= 30
100
100

Tentukan o = oD

6.2.16. Menentukan wg
Data :
T

= 280 oF

= 2000 psia

Penyelesaian :
Menggunakan Gambar 15, diperoleh w = 40 dynes/cm

6.2.17. Menentukan Pb
6.2.17.1. Korelasi Standing
Data :
o

API = 40.3

= 0.756

Rsb = 1000 scf/STB


T

= 205 oF

Penyelesaian :

X = 0.00091T 0.0125( o API )


X = 0.00091(205) 0.0125(40.3)
X = 0.3172
Manajemen Produksi Hulu

NO : TR 02.06
TEKNIK RESERVOIR
JUDUL
: ANALISA FLUIDA RESERVOIR Halaman
: 48 / 67
Revisi/Thn : 2/ Juli 2003
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida
Reservoir

R
Pb = 18.2 s
g

0.83

1000 0.83 0.3172

10 X 1.4 = 18.2
1.4
10

0.756

Pb = 3391.9 psia
6.2.17.2. Korelasi Lasater
Data :
o

API = 40.3

= 0.756

Rsb = 1000 scf/STB


= 205 oF

Penyelesaian :

o =
y=

141.5
141.5
=
= 0.823632
o
(131.5 + API ) 131.5 + 40.3

1
1
=
= 0.645894
1 + 132755 o /( Rs M o ) 1 + [(132755)(0.823632) /(1000 199.4396)]

Pf = 5 10 2 + 5.020833333328165 y 21.19791666663181y 2 + 55.72916666659612 y 3

32.55208333328954 y 4
P = 5 10 2 + 5.020833333328165(0.645894) 21.19791666663181(0.645894) 2
f
+ 55.72916666659612(0.645894) 3 32.55208333328954(0.645894) 4
P = 3. 8
f

Pb = Pf (T + 459.67) / g
Pb = 3.8(205 + 459.67) / 0.756
Pb = 3340.9 psia
6.2.17.3. Korelasi Vazquez Beggs
Data :
o

API = 40.3

= 0.756

Rsb

= 1000 scf/STB

= 205 oF

Manajemen Produksi Hulu

NO : TR 02.06
TEKNIK RESERVOIR
JUDUL
: ANALISA FLUIDA RESERVOIR Halaman
: 49 / 67
Revisi/Thn : 2/ Juli 2003
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida
Reservoir
Penyelesaian :

Rs

Pb =

c3 o API
c1 g exp

(T + 459.67)

1 / c2

1000

Pb =

(23.93)(40.3)
0.0178(0.756) exp

(205 + 459.67)

Pb = 3739.3 psia

1 / 1.187

6.2.17.4. Korelasi Glaso


Data :
o

API = 40.3 (asumsi jenis minyak bumi black oil, c = 0.172)

= 0.756

Rsb

= 1000 scf/STB

= 205 oF

Penyelesaian :

R 0.816

1000 0.816
s T c
(
205
)
0
.
172

g
0.756

= 1.365128

X = log
= log
0.984
0.984

(
40
.
3
)

( o API )

2
Pb = 10 [1.7669+1.7447 (1.365128) 0.30218(1.365128) ] = 3850.38 psia

6.2.17.5. Korelasi Al-Marhoun


Data :
o

API = 40.3

= 0.756

Rsb

= 1000 scf/STB

= 205 oF

Manajemen Produksi Hulu

NO : TR 02.06
TEKNIK RESERVOIR
JUDUL
: ANALISA FLUIDA RESERVOIR Halaman
: 50 / 67
Revisi/Thn : 2/ Juli 2003
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida
Reservoir
Penyelesaian :

141.5
141.5
=
= 0.823632
o
(131.5 + API ) 131.5 + 40.3

o =
Pb =
Pb =

0.0053088Rs

o 3.1437 (T + 459.67)1.32657
g 1.87784

0.715082

0.0053088(1000) 0.715082 (0.823632) 3.1437 (205 + 459.67)1.32657


= 3783 psia
(0.756)1.87784

6.2.17.6. Korelasi Petrosky-Farshad


Data :
o

API = 40.3

= 0.756

Rsb = 1000 scf/STB


T

= 205 oF

Penyelesaian :

X = 4.561 10 5 T 1.3911 7.916 10 4

API

1.541

X = 4.561 10 5 (205)1.3911 7.916 10 4 (40.3)1.541 = 0.16068

Pb = 112.727 Rs

0.5774

Pb = 112.727 (1000)

10 X g

0.8439

0.5774

( 0.16068)

10

12.34

6.2.17.7. Korelasi Dokla-Osman


Data :
o

API = 40.3

= 0.756

Rsb = 1000 scf/STB


T

= 205 oF

Penyelesaian :

o =

141.5
141.5
=
= 0.823632
o
(131.5 + API ) 131.5 + 40.3

Manajemen Produksi Hulu

(0.756) 0.8439 12.34 = 3930.8 psia

NO : TR 02.06
TEKNIK RESERVOIR
JUDUL
: ANALISA FLUIDA RESERVOIR Halaman
: 51 / 67
Revisi/Thn : 2/ Juli 2003
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida
Reservoir

Pb = 8363.86 Rs

0.724047

o 0.107991 g 1.01049 (T + 459.67) 0.952584

Pb = 8363.86 (1000) 0.724047 (0.823632) 0.107991 (0.756) 1.01049 (205 + 459.67) 0.952584
= 3307 psia
6.2.17.8. Korelasi Obomanu
Data :
o

API = 40.3

= 0.756

Rsb

= 1000 scf/STB

= 205 oF

Penyelesaian :

0.497

(T + 459.67)
37.42241078Rs

1.8

Pbx =
1.27
2.15 o

g
API

1.078748652

0.497

(205 + 459.67)
37
.
42241078
(
1000
)

1.8

Pbx =
2.15
1.27

(0.756) (40.3)

Pbx = 18547.41

Pb =

Pbx
18547.41
=
= 2690.1 psia
6.894757 6.894757

6.2.17.9. Korelasi Farshad


Data :
0

API = 40.3

= 0.756

Rsb = 1000 scf/STB


T

= 205oF

Manajemen Produksi Hulu

1.078748652

NO : TR 02.06
TEKNIK RESERVOIR
JUDUL
: ANALISA FLUIDA RESERVOIR Halaman
: 52 / 67
Revisi/Thn : 2/ Juli 2003
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida
Reservoir
Penyelesaian :

X = 0.000337T + 0.017771 o API

X = 0.000337(205) + 0.017771(40.3) = 0.785256


51.65289256 Rs
Pb =

0.73495
10 X
g

0.864

51.65289256(1000)
Pb =

0.73495
10 ( 0.785256 )
(0.756)

0.864

= 2956.6 psia

6.2.17.10. Korelasi Kartoatmodjo-Schmidt


Data :
o

API = 40.3

= 0.756

Rsb = 1000 scf/STB


T

= 205 oF

Penyelesaian :

11.2895 o API
(T + 459.67)
11.2895(40.3)
X =
= 0.6845
(205 + 459.67)
X =

31.746031746 Rs
Pb =

0.7587
10 X
g

0.9143

31.746031746(1000)
Pb =

0.7587
10 0.6845
(0.950)

Manajemen Produksi Hulu

0.9143

= 2259 psia

NO : TR 02.06
TEKNIK RESERVOIR
JUDUL
: ANALISA FLUIDA RESERVOIR Halaman
: 53 / 67
Revisi/Thn : 2/ Juli 2003
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida
Reservoir
6.3. GRAFIK YANG DIGUNAKAN

Gambar 1a. Korelasi Lasater, hubungan yg terhadap Pb g/T

Gambar 1b. Hubungan M terhadap Tank Oil Gravity

Manajemen Produksi Hulu

NO : TR 02.06
TEKNIK RESERVOIR
JUDUL
: ANALISA FLUIDA RESERVOIR Halaman
: 54 / 67
Revisi/Thn : 2/ Juli 2003
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida
Reservoir

Gambar 2. Hubungan Untuk Memperkirakan Harga Ppc dan Tpc berdasarkan harga SG

Manajemen Produksi Hulu

NO : TR 02.06
TEKNIK RESERVOIR
JUDUL
: ANALISA FLUIDA RESERVOIR Halaman
: 55 / 67
Revisi/Thn : 2/ Juli 2003
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida
Reservoir

Gambar 3. Hubungan antara VWt terhadap Temperatur

Manajemen Produksi Hulu

NO : TR 02.06
TEKNIK RESERVOIR
JUDUL
: ANALISA FLUIDA RESERVOIR Halaman
: 56 / 67
Revisi/Thn : 2/ Juli 2003
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida
Reservoir

Gambar 4. Hubungan antara VWp terhadap Temperatur dan Tekanan

Manajemen Produksi Hulu

NO : TR 02.06
TEKNIK RESERVOIR
JUDUL
: ANALISA FLUIDA RESERVOIR Halaman
: 57 / 67
Revisi/Thn : 2/ Juli 2003
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida
Reservoir

Gambar 5. Kompresibilitas Air, termasuk Efek dari Gas Terlarut


(menurut Dodson dan Standing)

Manajemen Produksi Hulu

NO : TR 02.06
TEKNIK RESERVOIR
JUDUL
: ANALISA FLUIDA RESERVOIR Halaman
: 58 / 67
Revisi/Thn : 2/ Juli 2003
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida
Reservoir

Gambar 6. Hubungan untuk Memperkirakan Gas Gravity dari Kelarutan dan Gravity

Manajemen Produksi Hulu

NO : TR 02.06
TEKNIK RESERVOIR
JUDUL
: ANALISA FLUIDA RESERVOIR Halaman
: 59 / 67
Revisi/Thn : 2/ Juli 2003
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida
Reservoir

Gambar 7. Hubungan antara Kelarutan Padatan terhadap Densitas Air Garam pada 14.7 psia dan
60 oF

Manajemen Produksi Hulu

NO : TR 02.06
TEKNIK RESERVOIR
JUDUL
: ANALISA FLUIDA RESERVOIR Halaman
: 60 / 67
Revisi/Thn : 2/ Juli 2003
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida
Reservoir

Gambar 8. Faktor Deviasi Gas Alam

Manajemen Produksi Hulu

NO : TR 02.06
TEKNIK RESERVOIR
JUDUL
: ANALISA FLUIDA RESERVOIR Halaman
: 61 / 67
Revisi/Thn : 2/ Juli 2003
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida
Reservoir

Gambar 9. Hubungan antara Perbandingan Viskositas terhadap Salinitas

Manajemen Produksi Hulu

NO : TR 02.06
TEKNIK RESERVOIR
JUDUL
: ANALISA FLUIDA RESERVOIR Halaman
: 62 / 67
Revisi/Thn : 2/ Juli 2003
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida
Reservoir

Gambar 10. Viskositas Emulsi Minyak dan Air Garam

Manajemen Produksi Hulu

NO : TR 02.06
TEKNIK RESERVOIR
JUDUL
: ANALISA FLUIDA RESERVOIR Halaman
: 63 / 67
Revisi/Thn : 2/ Juli 2003
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida
Reservoir

Gambar 11. Viskositas Gas Hidrokarbon Parafinik pada 1 atm


(Carr, Kobayashi, dan Burrows)

Manajemen Produksi Hulu

NO : TR 02.06
TEKNIK RESERVOIR
JUDUL
: ANALISA FLUIDA RESERVOIR Halaman
: 64 / 67
Revisi/Thn : 2/ Juli 2003
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida
Reservoir

Gambar 12. Hubungan antara Perbandingan Viskositas terhadap Ppr dan Tpr

Manajemen Produksi Hulu

NO : TR 02.06
TEKNIK RESERVOIR
JUDUL
: ANALISA FLUIDA RESERVOIR Halaman
: 65 / 67
Revisi/Thn : 2/ Juli 2003
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida
Reservoir

Gambar 13. Tegangan Permukaan Minyak Mentah pada Atmosfir

Manajemen Produksi Hulu

NO : TR 02.06
TEKNIK RESERVOIR
JUDUL
: ANALISA FLUIDA RESERVOIR Halaman
: 66 / 67
Revisi/Thn : 2/ Juli 2003
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida
Reservoir

Gambar 14. Pengaruh Gas Terlarut terhadap Tegangan Permukaan

Manajemen Produksi Hulu

NO : TR 02.06
TEKNIK RESERVOIR
JUDUL
: ANALISA FLUIDA RESERVOIR Halaman
: 67 / 67
Revisi/Thn : 2/ Juli 2003
SUB JUDUL : Korelasi Karakteristik Fluida
Reservoir

Gambar 15. Pengaruh Tekanan dan Temperatur terhadap Tegangan Permukaan

Manajemen Produksi Hulu