Anda di halaman 1dari 10

PENGENDALIAN MANJEMEN SUMBER DATA

(DATA RESOURCES MANAGEMENT)


Karya Ilmiah
Disusun oleh:
MIFTAHUL ABID 1202130210
PUTU RIO VIVALDI 1202130029

S1 AKUNTANSI
FAKULTAS EKONOMI BISNIS
UNIVERSITAS TELKOM
BANDUNG
2016

KATA PENGANTAR

Alhamdulillah, segala puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT karena atas
limpahan rahmat dan hidayah-Nya penulis dapat menyelesaikan karya ilmiah dengan judul
PENGENDALIAN MANAJEMEN SUMBER DATA.Tujuan penulisan karya ilmiah ini yaitu
untuk memenuhi salah satu syarat tugas Audit Sistem Informasi S-1 Program Studi Akuntansi,
Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Telkom Bandung.

Penulis menyadari bahwa penulisan karya ilmiah ini masih jauh dari
kesempurnaan. Dengan segenap kerendahan hati, penulis berharap semoga segala
kekurangan yang ada pada karya ilmiah ini dapat dijadikan bahan pembelajaran yang lebih
baik dimasa yang akan datang.

BANDUNG,1 OKTOBER 2016

PENULIS

DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR........................................................................................................I
2

DAFTAR ISI.......................................................................................................................II
BAB 1 PENDAHULUAN..................................................................................................1
1.1 Latar Belakang Masalah................................................................................................1
1.2 Perumusan Masalah ......................................................................................................1
BAB 2 PEMBAHASAN TOPIK ......................................................................................2
2.1 Pengendalian Manjemen Sumber Data..........................................................................2
2.2 Pengendalian DA dan DBA...........................................................................................2
2.2.1 Tugas DA dan DBA.............................................................................................3
2.2.2 Database intergrity..............................................................................................5
2.2.3 Dampak desentralisasi .......................................................................................6
2.2.4 Fungsi dasar DRS................................................................................................6
BAB 3 KESIMPULAN .....................................................................................................7
DAFTAR PUSTAKA.........................................................................................................8

BAB 1
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah
Dalam era globalisasi pekembangan teknologi dan komunikasi informasi
semakin berkembang dan maju. Hal ini berguna untuk meningkatkan efektifitas
dan efisiensi sistem-sistem yang digunakan dalam kegiatan operasional perusahaan.
Tetapi untuk mendukung system-sistem tersebut maka diperlukan sebuah system
yang bernama manajemen data. Fungsi dari manajemen data ini adalah untuk
memahami fitur-fitur model basis data yang dapat dilakukan oleh pengguna.
Oleh karena itu, latar belakang Kami menulis makalah ini karena kami ingin
mengetahui tentang Sistem Manajemen Data secara lebih terperinci.

1.2 Perumusan Masalah


1. Bagaimana pengaruh pengendalian manajemen sumber data terhadap pemakai?

BAB 2
PEMBAHASAN TOPIK
2.1

Pengendalian Manajemen Sumber Data


Di dalam suatu system berbasis teknologi informasi, pengendalian sumber data
(data resources management) yang baik adalah :
1. User harus dapat berbagi data
2. Data harus tersediaa untuk digunakan kapan saja,dimana pun, dan dalam
bentuk apapun
3. System manajemen data harus menjamin adanya system penyimpanan yang
efisien,tidak terjdi redundancy data,adanya data security,data integrity,dan
data independence
4. Data haarus dapat dimodifikasi dengan mudah (user friendly) oleh yang
berwenang sesuai dengan kebutuhan user.
4

Setiap organisasi tentu mengakui bahwa data merupakan sumber data yang
kritis dan hrus dikelola dengan baik,karena itu kita mencrai cara untuk menangani
system manajemen data.Solusi teknis adalah dengan database management system
(DBMS) dan data repository system (DRS).Selainn itu diperkenalkan dua peranan
keahlian penting yaitu :data administrator (DA) dan database administrator
(DBA).Pengolahan data dapat baik,harus mencapai tujuan :
1.
2.
3.
4.

2.2

Sharability (kemampuan untuk berbagi)


Availability (ketersediaan)
Evolvability(kemampuan untuk berkembang)
Integrity (keutuhan dan konsistensi data)

Pengendalian DA dan DBA


Fungsi DA dan DBA sangat penting,padahal pengalaman memperlihatkan
bahwa kekauasan dapat berseberangan dengan aturan.Harus dipahami seberpa
bessar kekuasaan DA dan DBA,dan hal ini dapat merusak pengendalaian,oleh
karena itu bagaiman juga masalah itu harus diatasi.Ada tiga masalah yang timbul
dari eksistensi tugas DA dan DBA yaitu:
1. Jika

DBA

tidak

kompeten

(incompetent

performance

of

roles),menyebabkan data akan digunakan secara tidak efisien dan konflik


antar pemakai.
2. Harus ada control karena wewenang DA dan DBA memberikan kesempatan
kepada mereka untuk melakukan kecurangan atau tindakan criminal.
3. DA dan DBA memiliki kekuasaan untuk membuat dan mengontrol
database,sebagai contoh mereka dapat membuat beberapa level untuk akses
dan mengupdate otorisasi,sehingga mereka dapat menemukan password
pemakai,dan memberikan kemungkinan kepada mereka utnuk mengakses
dan mengubah jejak audit dan log files.
Beberapa tindakan perbaikan yang dapat diambil oleh perusahaan untuk
mengurangi masalah yang berhubungan dengan tugas DA dan DBA sangat
tergantung kepada power vested (untuk kepentingan pribadi) pada posisinya.Selain
itu dapat juga dilakuakn solusi administrasi dala bentuk memberikan peranan yang
lebih jelas sesuai dengan fungsi seharusnya kepada :

1. Data administrator (DA) bertugas mengani adminitrasi dan kebijakan


mengenai data design
2. Database administrator (DBA) bertugas menangani masalah teknik.
.2.3

Tugas DA dan DBA


Pemahaman yang baiak terhaddap tugas DA dan DBA karena alasan berikut :
1. Jika DA dan DBA tidak bekerja dengan baik,maka keamanan harta
,keutuhan data ,efektivitas dan efisiensi system pada lingkungan database
dapat rusak berat
2. DA dan DBA

merupkan

sumber

daya

yang

penting

untuk

memberikaninformasi tentang kekuatan dan kelamahan lingkungan data


base,karena mereka merupakan pusat komunikasi antara pemakai daengan
database.

Tugas Database administrator :


Tugas
Definisi data

Tanggung jawab DA
Membuat
rencana

Pengisian data

strategis
yang khusus
Membantu pemakai untuk Menyiapkan progam untuk
membuat

Tanggungjawab DBA
data Membuat skema internal

prosedur membuat data

Mendefinisi ulang

pengumpulan data
Menetapkan konsep

Retiring data

skema eksternal yang baru


baru
Menentukan
kebijakan Menjalankan

pension data
Membuat database tersedia Menetukan
untuk pemakai

dan Menetapkan skema internal

pension data
kebutuhan Menentukan

kebijakan
kebutuhan

pemakai akhir atsa database progammer atas database


tools,testing dan evaluating tools

Memberitahukan

database tools pemakai akhir


dan Menjawab pertanyaan dan Menjawab pertanyaan dan

melayani pemakai
mengajar pemakai
Maintaining
database Mengembangkan
integrity

mengumumkan

mengajar progammer
dan Menjalankan
control
standar database

membantu

organissi
Memonitor

Memonitor operasional

pola

progammer
pemakai Memonitor

database

pola

penggunaan database oleh


progammer

Tabel 1.1. Tugas DA/DBA

Pada system database ada tiga tipe pendifinisian yang harus dilakukan yaitu :
1. External schema;sebuah skema eksternal memperlihatkan keterangan
tentang

pandangan

pemakai

terhadap

database

sebagai

suatu

objek/entity,atribut dari objek,data integrity constains pada objek/entity


yang diminta oleh pemakai.
2. Conceptual schema;skema ini memperlihatkan database dari prespektif
users
3. Internal Schema;skema inimenunjukkan peta database (map) ke fisik media
penyimpanan.
Pemakai
mengupgrade

database

memerlukan

database,alat

yang

bermacam
diperlukan

alat

untk

tersebut

mengelola

dapat

dibeli

dan
atau

dikembangkan sendiri,tetapi karena kebutuhan user selalu berubah setiap waktu


maka seseorang harus memonitor kebutuhan tersebut.DA dan DBA harus
memberikan informasi dan melayani pemakai.Da dan DBA bertugas untuk
memberitahukan dan membantu pemakai serta memberi peltihan kepada pemakai.
.2.2

Database Intergrity
Itntergritas data (Everest,1986) mengindentifikasi ada enam hal yang harus
dilakukan oleh DA dan DBA untuk mengontrol aktivitas mereka yaitu :
1. Definition control :DA dan DBA menetapkan kotrol untuk memastikan
bahwa database selalu sesuai dengan definisi.DA mengembangkan dan
menyebarluaskan standar definisi data yang telah dibuat dan melakuakn
pengawasan terhadap pencapaianstandar tersebut.
2. Existensi control;DA dan DBA melakukan pengaman terhadap database
yang ada dengan melakukan backup dan recovery prosedur.
3. Acces control;mencegah kelalain atau memperlihatkan data yang tidak
seharusnya pada database
4. Update control;membatasi pengubahan database hanya oleh user
dtabase yang sah saja.

5. Concurrency control (pemakaian simultan),intergritas data dapat


bermasalah bila satu data yang sama diakses oleh dua proses dalam
waktu yang bersamaan.
6. Quality control;control kualitas bertugas untuk memastikan keakuratan
data,kelengkapan,dan konsistensi data yang di maintenance pada
database
DA dan DBA harus melakukan pengawasan terhadap operasional dan kinerja
pada lingkungan database.Pengawasan yang bekelanjutan membuat DA dan DBA
mengetahui apakah efektifitas dan efisiensi database dapat ditingkatkan.
.2.3

Dampak desentralisasi
Penempatan Fungsi DA dan DBA menjadi lebih sulit jika funsgsi system
informasi menggunakan desentralisasi.Dalam banyak hal tujuan manajemen
database

dan

tujuan

dari

desntralisasi

fungsi

system

informasi

sering

bermasalah,jika disatu sisi sentralisasi perencanaan dan control data memiliki


tujuan yang sama dengan manajemen database,disisi lain desentralisasi fungsi
system informasi sehingga dekat dengan pemakai merupakan tujuan dari
desentralisasi.Sebuah rekonsiliasi mungkin dapat diwujudkan,jika stakeholder
mengakui bahwa secra umum desentralisasi komunikasi sudah digunakan.Fasilitas
yang digumkan memelihara definisi otomatis dari dta disebut data dictionary
system atau lebih dikenal DRS dan kegunaannya pada audit
1.2.4

Fungsi Dasar DRS


Fungsi utama DRS adalah menyimpan dta pada database,karena definisi data
adalah

data

itu

sendiri

maka

disebut

metadata

yang

harus

otentik,akurat,lengkap,konsisten dan up to date data pada database, yang dapat


diperoleh dari ;
1. Program yang dapat mengakses dan memanipulasi database
2. Pemakai yang melakukan kegiatan setiap hari sesuai dengan rencan dan
menyiapkan aktivitas pada masa yang akan dating.

BAB 3
KESIMPULAN

Bentuk pengendalian manajemen sumber data lainnya yang perlu diterapkan


misalnya antara lain ialah akses database, data dictionary, system file handling controls
serta file handling control, audit trial, trigger policy, kebijakan pola update antar lokasi,
database induk, apakah pemuktahairan data dilakukan secara lokal dengan file transaksi
atau langsung ke master file di komputer induk pada komputer lokal hanya ada alamat
untuk proses updating saja, kebijakan pemilihan database management system software
yang tepat, dan dikeolola serta di upgrade secara berkala sesuai dengan perkembangan
versinya oleh vendor dan existence control

DAFTAR PUSTAKA

Gondodioto, Sanyoto. (2007). Audit Sistem Informasi + Pendekatan CobIT.Edisi Revisi


Mitra Wacana Media, Jakarta.
Gondodiyoto, Sanyoto, Hendarti, Henny.(2007). Audit Sistem Informasi Lanjutan, Edisi
Pertama, Mitra Wacana Media, Jakarta.

10