Anda di halaman 1dari 5

RESUME PRESENTASI QA FISIKA MEDIK

KELOMPOK 1 : QA RADIOTERAPI

Diajukan untuk memenuhi tugas individu


Mata kuliah QA Fisika Medik
Dosen : Dr. Eng. Eko Hidayanto, M. Si

Disusun Oleh :
Yuliani
24040115420007

MAGISTER ILMU FISIKA


FAKULTAS SAINS DAN MATEMATIKA
UNIVERSITAS DIPONEGORO
SEMARANG
2016

PENTINGNYA QUALITY ASSURANCE DALAM RADIOTERAPI


Radioterapi adalah modalitas pengobatan dengan menggunakan Zat Radioaktif
Terbungkus dan/atau pembangkit Radiasi Pengion (Bapeten, 2013). Sedangkan
menurut Gatot& Tuti, radioterapi merupakan suatu metode pengobatan penyakit
kanker atau tumor yang menggunakan teknik penyinaran dari zat radioaktif maupun
radiasi pengion lainnya. Kanker merupakan salah satu penyakit yang menyebabkan
kematian bagi manusia. WHO menyebutkan prosentase tertinggi adalah kanker
payudara (17,2%) dan dikuti oleh kanker colon (10,6%). Oleh karena itu, radioterapi
dapat dilakukan sebagai salah satu teknik untuk pengobatan kanker. Tujuan
radioterapi antara lain adalah untuk mendapatkan tingkatan sitotoksik radiasi terhadap
planning target volume pasien dengan seminimal mungkin radiasi terhadap jaringan
sehat dan di sekitarnya (Gatot & Tuti, 2005) dan unutk memberikan radiasi dengan
dosis yang terukur dan tepat pada volume tumor/kanker yang telah ditetapkan untuk
tumor dengan kerusakan yang minimal pada jaringan sehat sekitar tumor, dalam
rangka kontrol lokal dan meningkatkan kualitas hidup dengan mempertimbangkan
survival dengan biaya yang dapat dijangkau.
Radiooterapi dibagai menjadi 2 jenis berdasarkan letak sumber radiasinya, yaitu
radioterapi eksternal (Teleterapi) dan Radioterapi internal (Brachytherapy).
Radioterapi eksternal (Teleterapi) adalah bentuk pengobatan radiasi dengan sumber
radiasi mempunyai jarak tertentu dengan target yang dituju atau berada diluar tubuh
pasien. Sumber yang dipakai adalah sinar X / sinar Gamma /Foton/ Elektron berenergi
tinggi. Radioterapi internal (Brachytherapy) adalah bentuk pengobatan radiasi dengan
mengimplankan/ mendekatkan sumber radiasi dengan target yang dituju atau berada
didalam tubuh pasien. Sumber radiasi yang umum digunakan antara lain Co-60, Ir-192,
I-125, Pd-103, Ra-226. Berikut ilustrasi dari kedua teknik radioterapi :
External beam radiotherapy/ Teleterapy

Brachytherapy

Terdapat banyak jenis pesawat radioterapi, beberapa diantaranya adalah :


o Superficial/orthovoltage unit
o Modern Cobalt 60 unit
o Linear accelerator with electron cone
o HDR Brachytherapy
Pada saat melakukan treatment radioterapi dapat terjadi kesalahan, baik dari alat,
operator dan juga dari pasien. Bebrapa contoh kesalahan yang mungkin saja terjadi
adalah dosis radiasi yang tidak tepat, dosis diberikan ke area yang kurang
tepat,benturan atau tumbukan antara peralatan dan pasien, penggunaan energi berkas
atau modalitas yang tidak sesuai, dan permasalahan elektronik dan/atau mekanik. Oleh

karena itu utuk meminimalisir kesalahan pada radioterapi harus dilakukan Quality
Assurance (QA) pada radioterapi.
Jaminan Mutu (Quality Assurance / QA) radioterapi merupakan semua tindakan
sistematik dan berencana yang diperlukan untuk mendapatkan tingkat kepercayaan
yang cukup dimana suatu produk atau jasa memenuhi persyaratan untuk dikatakan
bermutu (ISO 9000:1994). Sedangakan menurut Bapetan, QA radioterapi adalah
kegiatan yang sistematik dan terencana yang ditujukan untuk memastikan bahwa dosis
radiasi dan geometri sasaran yang diberikan kepada pasien akurat, dapat mematikan
sel-sel tumor secara efektif, dan masih dalam batas toleransi bagi jaringan sehat di
sekitarnya, untuk menjamin keselamatan, keamanan, ketentraman, dan kesehatan
pasien, pekerja radiasi dan anggota masyarakat, serta untuk perlindungan terhadap
lingkungan hidup.
Dari kuesioner yang diberikan WHO kepada 56 institusi dari 52 negara didapat
jawaban bahwa program jaminan kualitas (QA) pada radioterapi perlu dilakukan untuk
meminimalisir kesalahan perencanaan perlakuan dan dosis; memperbaiki hasil terapi;
mengurangi komplikasi dan kekambuhan; interkomparasi radioterapi; mengeksploitasi
kinerja peralatan radioterapi modern; dan untuk meningkatkan aplikasi radioterapi di
negara berkembang. Unsur-unsur yang harus diperhatikan dalam QA Radioterapi,
antara lain : dosimetri radiasi, perencanaan perlakuan (treatment planning) dan
pelaksanaan perlakuan; proteksi radiasi pasien, staf, pekerja dan masyarakat;
perencanaan, instalasi, dan commissioning peralatan radioterapi baru; jaminan kualitas
dan perawatan peralatan; pendidikan dan pelatihan; penelitian dan pengembangan
untuk meningkatkan tujuan klinis; serta manajemen.
Penerapan QA dapat dibuktikan dengan adanya penerapan penilaian kualitas
(Quality Assessment) dan kontrol kualitas (QC). Penilaian kualitas adalah kegitan yang
dilaksanakan untuk mengukur atau mengevaluasi kinerja proses radioterapi.
Sedangkan kontrol kualitas adalah ukuran yang diambil untuk menilai, merawat dan
atau memperbaiki kualitas perlakuan. Pelaksanaa QC sendiri biasanya dilakukan rutin
baik QC harian, mingguan, bulanan, dan tahunan.
Berikut adalah contoh QC pada pesawat teleterapi Co-60:
Diskripsi Pesawat Teleterapi Co-60 :
Cobalt-I
Manufacturer : G.E Medical System, USA
Model : ALCYON II P
Date of installation : June, 1994
1st time source change date: March 2005
2nd time source change date: June 2013
Present activity of the source: 6974Ci
Cobalt-II
Manufacturer : Cis Bio. Int. France.
Model : CIRUS
Date of Installation : February, 2002.
1st time source change date: June 2013.
Present activity of the source: 8240Ci