Anda di halaman 1dari 27

Ken Yeang

Malaysian Architect .
Ken Yeang, arsitek kenamaan asal Malaysia, memiliki falsafah dan karakter desain yang kuat dalam
berarsitektur dengan mengangkat isu lingkungan dan pendekatan ekologis yang pantas jadi inspirasi kita
semua. Yeang memiliki dua prinsip dasar yang melatarbelakangi falsafahnya dalam misi dan research-nya
di dunia arsitektur
1.
2.
3.

Menydari bhw trjdi degradasi dari lingkngan alamiah yg memiliki btas ketrsediaannya srta
mensyratkan bngnan yg rndh energi.
Dan menggunakan material daur ulang yang keberadaannya tidak merusak sumber daya alami di
masa mendatang.
ajakan untuk green or ecological design sudah wajib menjadi pilihan utama dalam komunitas
desain hari ini.

Ada beberapa pendapat dari Kenneth Yeang mengenai green or ecological design, salah satunya sebagai
berikut
1.

2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.

Banyaknya penggunaan material yang tidak perlu, ketidakperdulian terhadap harga


pembangunan, pemborosan terhadap penggunaan lahan Dan sikap irasional terhdp pemikiran
sejarah lma bukannya mengalokasikan lahan akan membuat konsumsi sumber daya alam
scara berlbh.
Di tahun 1995 Yeang meramu sebuah kerangka berpikir untuk menerapkan konsep desain
ekologis.
Kerangka tsb menjlaskan adanya interaksi antara sistem utk membngun bngunan &
lngkungan holistik trdpt ktergntungan dgn lingkungan.
Untuk mendukung itu, Yeang menyebut bangunan adlh sebuah sistem yg berada dlm sbuah
lingkungan (trmasuk lngkungan buatan & alami).
Bioclimatic design,Vertical landscaping,Cities in the sky,Wind & Vertical urban design adlh
prinsip Yeang berdsrkan konsp aplikasi.
Masing2 konsep berbeda tergantung karakterisitik lokasi,kondisi,situasi & proses riset yang
dikembangkan Yeang ke dalam karyanya.
Bioclamatic design, tujuan utamanya adlh menciptakan kondisi yang nyaman bagi pengguna
bangunan.
Vertical Landscaping. Sebagian karya Yeang selalu memberikan konsentrasi pd sistem
planting yg diintegrasikan langsung ke bangunan.
Cities In The Sky. Degradasi lahan dan menurunnya kualitas lahan membuat desain kota bisa
diterapkan di dalam bangunan.
Wind. Angin relatif mudah dimanfaatkan dlm penerapan passive low-energy. Energi angin jg
dijdikan sbgai sumber energi terbarukan.
Vertical Urban Design. Filosofi desainnya brsumbr dri pmbuktian bhw gaya hdp manusia
urban sebaiknya diakomodir oleh bngnan tinggi.
Vertical Urban Design juga harus terintegrasi antara unsur manusia, abiotik dan biotik dalam
suatu ekosistem dalam biosphere.
Falsafah desain Yeang memberikan karakteristik yang melekat dalam setiap karyanya .

ARSITEKTUR TROPIS BANGUNAN TINGGI KEN YEANG

Arsitektur yang memperhatikan


lingkungan merupakan arsitektur masa depan, karena dalam arsitektur jenis ini akan didapatkan
penyelesaian yang baik untuk menanggapi iklim tanpa menggunakan lebih banyak resource sumber daya
alam yang tak dapat diperbaharui seperti minyak bumi untuk mempertahankan kondisi ideal bangunan,
misalnya suhu, kelembaban, serta pencahayaan dan penghawaan. Kali ini kita akan mempelajari arsitektur
tropis untuk bangunan tingkat tinggi yang dikembangkan oleh arsitek Ken Yeang, seorang arsitek kelahiran
Malaysia yang belajar di Inggris dan Amerika. Belum banyak arsitektur high rise yang memperhatikan
iklim tropis dan memberdayakannya dalam bangunan seperti Ken Yeang, dan karena itu jenis arsitektur ini
menjadi unik untuk dipelajari.

Sebagaimana jenis arsitektur yang


berkembang pada akhir abad 20, Menara Mesiniaga dibuat dari konstruksi baja dan kaca yang prefabricated
dan mempercepat masa konstruksi. Memperhatikan iklim tropis, Yeang menempatkan tangga dan lift pada
bagian timur menara, dan ruang-ruang pada sisi barat yang dilindungi oleh kisi-kisi penahan panas.
Tujuannya agar sinar matahari pagi cukup maksimal dan cahaya sore yang panas bisa ditahan oleh kisi-kisi
tersebut.
Perhatian Yeang adalah pada hubungan antara lingkungan binaan (built environment) dengan lingkungan
alam yang diwujudkan dalam adaptasi terhadap cahaya matahari dan angin melalui studi yang mendalam
untuk mendapatkan bangunan tingkat tinggi dengan pencahayaan dan penghawaan alami. Aliran udara
dimasukkan dalam bangunan melalui innercourt dan 'dinding angin' yang juga memasukkan cahaya alami.
Beberapa bagian bangunan yang berfungsi sebagai 'buffer' atau penahan untuk angin, sinar matahari dan
sebagainya diwujudkan dalam kisi-kisi, tabir, balkon, atau buffer tanaman yang disarankan oleh Yeang
dalam upaya beradaptasi dengan lingkungan tropis.
Konsep Ken Yeang tentang pencakar langit yang disebutnya 'Artificial Land in the Sky' merupakan konsep
pencakar langit (high rise building) yang dapat 'hidup' dan beradaptasi dengan lingkungannya seperti
halnya mahluk hidup. Struktur bangunan berfungsi sebagai bingkai dan lantai-lantainya dapat berfungsi
berbeda beda, seperti menjadi taman bermain, mall, cafe atau yang lainnya. Konsep ini tak ubahnya seperti
mendefinisikan lantai-lantai pencakar langit menjadi seperti sebuah lahan kosong yang bisa diisi berbagai
fungsi seperti perumahan, taman, serta tempat-tempat komersial pada umumnya.
"Bangunan akan harus didesain bukan sebagai sistem terbuka berenergi tinggi yang polutan, tapi sebagai
tiruan dari ekosistem urban yang berhubungan dengan imput, output dan operasi didalam konteks tersebut
dan membawa kapasitas ekosistem dalam biosfer..."

MESINIAGA TOWER: TRADISIONALITAS DALAM BALUTAN MODERNITAS

Gambar 1.
Mesiniaga Tower di Kuala Lumpur,Malaysia,
merupakan paradigma baru dalam rancang bangun
gedung pencakar langit.
(Sumber: Kenneth Yeang, 1994, Bioclimatic Skyscraper)

RUANG
Pembagian ruang dan pola ruang pada bangunan Mesiniaga Tower di Malaysia sangat
berbeda dengan konsep bangunan tinggi lainnya.
Umumnya pembagian ruang pada bangunan
tinggi semata-mata berdasar pada konsep
ekonomi yang cenderung membuat maupun
membagi ruang seefisien mungkin dan sedapat
mungkin mengurangi ruang yang tidak bernilai
ekonomi. Ruang pada Mesiniaga Tower lebih
mempertimbangkan aspek manusia guna melihat
bangunan tinggi sebagai bentuk perencanaan
vertikal ruang kota yang dapat memberikan
ruang gerak bagi kehidupan manusia. Ini
merupakan paradigma baru dalam perencanaan
bangunan tinggi. Perencanaan fungsi ruang
disesuaikan dengan rencana tata guna lahan kota
yang konvensional. Selain itu, perencanaan
bangunan ini melalui pendekatan pada jiwa
bangunan tradisional dengan pemanfaatan
teknologi tinggi sesuai kepentingan arsitektur
dan penciptaan ruang pusat kehidupan kota di
masa datang. Fungsi bangunan ini adalah Dengan arsitektur bioklimatiknya, Ken Yeang telah menyangkal
konsep utama
penggunaan ruang pada bangunan tinggi, yaitu
penggunaan ruang oleh manusia untuk
melakukan aktivitas yang sama pada jam yang
sama pula. Aktivitas manusia kota mencakup
banyak hal, sehingga aktivitas tersebut perlu
diwadahi oleh bangunan tinggi, diantaranya,
ruang terbuka, pusat kebudayaan dan hiburan,
serta taman. Ken Yeang menyebut Mesiniaga
Tower ini sebagai city in the sky karena bangunan ini memasukkan berbagai unsur kota,
seperti taman terbuka pada puncak bangunan,
olehnya disebut sebagai garden in the sky.
Taman terbuka ini berfungsi sebagai tempat
berolah raga, berekreasi, dan tempat untuk
melepaskan lelah setelah seharian bekerja dan bersosialisasi.

PENCAHAYAAN
Pencahayaan yang terkait dengan
komposisi serta pembagian ruang telah banyak
diulas di atas. Penggunaan pencahayaan alami
sangat dominan pada hampir keseluruhan ruang.
Pencahayaan alami ini diperoleh dari bukaan
pada jendela kaca yang telah diukur dimensinya
melalui riset khusus tentang arah penyinaran matahari/solar chart. Melalui riset,
Ken Yeang
menyarankan agar daerah bukaan diletakkan
pada sisi utara dan sisi selatan, sehingga
matahari tidak secara langsung menembus ruang.
Penghalangan sinar matahari
menggunakan sun-shield atau sun-shading.
Pada Mesiniaga Tower, tidak
semua ruang memakai sun-shield, hanya pada
ruang untuk beraktivitas yang menggunakannya
secara optimal. Bentuk penghalang sinar tersebut
tidak seperti bentuk yang dikenal pada
umumnya, yang cenderung menggunakan bentuk
vertikal dengan maksud untuk lebih banyak
menghadang sinar matahari yang masuk.
Pemilihan bentuk melingkar ke arah horisontal,
seperti spiral yang terputus pada bagian-bagian
tertentu, sesuai dengan bentuk dan denah
bangunan. Pemilihan bentuk ini menghadirkan
tingkat pencahayaan yang berbeda ke dalam
ruang yang terdapat di dalamnya. Sun shield
terutama diletakkan pada posisi terik matahari
yang tinggi, sehingga tidak mengganggu
aktivitas di dalamnya serta cukup menerima
terang langit yang terpantul dari cahaya matahari
tersebut. Bagian terbuka pada bangunan ini
dibiarkan menerima cahaya matahari sebanyakbanyaknya, tanpa menggunakan penghalang
sinar karena ruang tersebut merupakan area

melainkan secara vertikal, sebagai varian baru


dari gedung tinggi maupun kota mandiri.
Fenomena baru pada bangunan pencakar
langit telah muncul. Selama ini bangunan pencakar langit sering terlihat sebagai sebuah kotak kaca yang dibangun
seragam dan
memiliki hawa dingin di dalamnya, layaknya
kulkas, dengan penggunaan enerji yang boros
dan penggunaan AC yang semakin merusak
lapisan ozon. Kini kita dapat melihat bangunan
tinggi tidak hanya sebagai bangunan vertikal
semata, namun mempunyai esensi yang lebih
dari itu. Mesiniaga Tower ini memiliki keunikan
dan perbedaan dari bentuk aslinya (tipe
bangunan tinggi secara umum), serta memiliki
karakteristik tersendiri yang mencerminkan
kealamiahannya (Oechlin, 1968). Terutama ini
terlihat dari sistem struktur, plumbing, serta
mekanikal dan elektrikal yang tetap menerapkan
prinsip bangunan tinggi. Jadi, bangunan ini
sangat layak memperoleh penghargaan Aga
Khan Award for Architecture 1996 dan Arcasia
Award 1966.

Ken Yeang
Mendefinisikan konsep Arsitektur bervegetasi membuat saya mengidentifikasi
beberapa pemain kunci di lapangan. Daripada terus pemisahan disiplin,
Veg.itecture mencakup disiplin, lebih lanjut mengaburkan garis rezim praktek
mapan. Ini tidak Demark wilayah di mana hanya beberapa arsitek / LA praktisi
ganda diperbolehkan untuk memiliki mantel ini, melainkan itu merupakan
indikasi dari pendekatan yang unik - satu di mana bangunan dan lanskap tidak
discernable sebagai elemen individu.
Ken Yeang melambangkan konsep, mungkin lebih kuat daripada arsitek saat ini.
Konsep-konsepnya dari bioklimatik bertingkat tinggi desain telah menjadi tanda
tangan dari desain nya - maxing prinsip estetika dan teknis.

Ini termasuk strategi berikut (dari daaq.net): "gedung pencakar langit Bioclimatic adalah gedung pencakar
langit yang menggunakan lingkungan dan climatically bentuk sensitif dan sarana konstruksi Yeang poin
menganggap penting untuk desain gedung pencakar langit bioklimatik berada.:
:: Variabilitas dalam fasad bangunan dan kinerja dalam menanggapi iklim dan lokasi
:: Keselarasan bangunan di sepanjang jalan surya
:: Fleksibilitas untuk menyesuaikan dengan kebutuhan iklim yang berbeda sepanjang tahun
:: Menggunakan sarana yang sama sekali pasif pencahayaan dan ventilasi bila memungkinkan
:: Bahan pilihan berdasarkan prinsip-prinsip ekologis suara "
Ini adalah kerangka konseptual mirip dengan posting baru pada Mendefinisikan Veg.itecture, yang
mungkin adalah Whay Yeang mendapatkan itu slot atas untuk Veg.itects. Profil proyek baru pada Jetson
Hijau - menegaskan perusahaannya yang menampilkan saat Llewelyn Davies Yeang dan rencana mereka
untuk Ecocity Zorlu Turki.

CONTOH BANGUNAN DENGAN MELAKUKAN KARAKTERISTIK YANG SAMA

Beberapa proyek lainnya dari catatan (dan mengawasi keluar bentuk fasad
bervegetasi).

:: Elephant and Castle Eco Towers London

Chongqing Tower, China

Human Research Institute, Hong Kong

Macau Master Plan

: BIDV Tower, Vietnam