Anda di halaman 1dari 15

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

A. Identitas Mata Pelajaran


Satuan Pendidikan

: SMA Negeri 19 Palembang

Kelas/ Semester

: XII / Genap

Mata Pelajaran

: Biologi

Materi Pokok

: Mutasi

Alokasi Waktu
Pertemuan ke-

: 4 x 45 menit
: 1 dan 2

B. Kompetensi Inti :
KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
KI 2 :

Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli


(gotong royong, kerja sama, toleran, damai), santun, responsive dan pro-aktif
dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan
dalam berinteraksi

serta efektif dengan lingkungan social dan alam serta

dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.


KI 3 : Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan factual, konseptual,
procedural berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan,
teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan,
kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan
kejadian, serta menerapkan pengetahuan procedural pada bidang kajian yang
spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
KI 4 :

Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait
dengan pengembangan yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan
mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

C. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi:


1.1 Mengagumi keteraturan dan kompleksitas ciptaan Tuhan tentang struktur dan fungsi
DNA, gen dan kromosom dalam pembentukan dan pewarisan sifat serta pengaturan
proses pada mahluk hidup
1.2 Menyadari dan mengagumi pola pikir ilmiah dalam kemampuan mengamati bioproses.
2.1 Berperilaku ilmiah: teliti, tekun, jujur terhadap data dan fakta, disiplin, tanggung
jawab, dan peduli dalam observasi dan eksperimen, berani dan santun dalam
mengajukan pertanyaan dan berargumentasi, peduli lingkungan, gotong royong,
bekerjasama, cinta damai, berpendapat secara ilmiah dan kritis, responsif dan
proaktif dalam dalam setiap tindakan dan dalam melakukan pengamatan dan percobaan
di dalam kelas/laboratorium maupun di luar kelas/laboratorium.
KD
3.8 Menganalisis peristiwa mutasi
yang menyebabkan terjadinya
variasi dan kelainan sifat pada
makhluk hidup

IPK
3.8.1 Menyatakan apa pengertian dari mutasi
3.8.2 Mengemukakan apa saja jenis-jenis
mutasi
3.8.3 Menjelaskan apa pengertian dari mutasi
gen
3.8.4 Menjelaskan apa pengertian daru mutasi
kromosom
3.8.5 Menjelaskan bagaimana mekanisme
dari mutasi
3.8.6 Menjelaskan faktor penyebab mutasi
3.8.7 Mengaitkan dampak mutasi pada
makhluk hidup
3.8.8 Menguraikan contoh kelainan pada
manusia akibat mutasi

D. Tujuan Pembelajaran :
Pertemuan 1
3.8.1.1 Setelah membaca , peserta didik dapat menyatakan apa pengertian dari mutasi
dengan baik
3.8.2.2 Setelah membaca , peserta didik dapat mengemukakan apa saja jenis-jenis mutasi
dengan baik
3.8.3.3 Setelah membaca , peserta didik dapat menjelaskan apa pengertian dari mutasi gen
dengan baik
3.8.4.4 Setelah membaca , peserta didik dapat menjelaskan apa pengertian dari mutasi
kromosom dengan baik

Pertemuan 2
3.8.5.1 Setelah membaca , peserta didik dapat menjelaskan bagaimana mekanisme
dari mutasi
3.8.6.2 Setelah membaca , peserta didik dapat menjelaskan faktor penyebab mutasi
3.8.7.3 Setelah membaca , peserta didik dapat mengaitkan dampak mutasi pada
makhluk hidup
3.8.8.4 Setelah membaca , peserta didik dapat menguraikan contoh kelainan pada
manusia akibat mutasi
E. Materi Pembelajaran:
1. Fakta

Penyebab Mutasi (Mutagen)

Dampak Mutasi bagi Makhluk Hidup

Contoh kelainan pada manusia akibat mutasi


Sindrom Patau

Sindrom Wolf

Sindrom Down

Sindrom Klinefelter

Sindrom Turner

2.

Konsep

Mutasi adalah suatu perubahan yang terjadi pada bahan genetik yang menyebabkan
perubahan ekspresinya.

Mutasi gen (Point mutation)

Mutasi Kromosom

Mekanisme Mutasi

3.

Prinsip

4.

Prosedur

F. Pendekatan, Model dan Metode :

Pendekatan

: Scientific

Model

: Discovery Learning

Metode

: Diskusi Kelompok dan Tanya Jawab

G. Media Pembelajaran :
1. Alat
: Laptop, LCD
2. Bahan
: LKPD, Power Point.
H. Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan ke-1
Kegiatan
Pembelajaran

Pendahuluan

Alokasi
Scientifik

Deskripsi Kegiatan

Waktu
(menit)

Guru memberikan salam dan berdoa


bersama (sebagai implementasi nilai
religius)
Guru mengabsen, mengkondisikan
kelas dan pembiasaan
Menyiapkan peserta didik secara
psikis dan fisik untuk mengikuti
proses pembelajaran.
1. Apersepsi
a. Guru

memusatkan

perhatian

peserta didik pada materi yang


akan dibelajarkan, dengan cara
peserta didik diperlihatkan sebuah
gambar kelainan pada manusia,
peserta

didik

diajak

berfikir

Apakah penyebab dari kelainan


pada manusia ini ?

Memotivasi
-

Peserta didik di informasikan


mengenai pentingnya mutasi

15

Kegiatan
Pembelajaran

Alokasi
Scientifik

Deskripsi Kegiatan

Waktu
(menit)

dalam kehidupan manusia.

Menjelaskan
tujuan pembelajaran atau
kompetensi dasar yang akan dicapai.

Peserta didik
dikelompokkan menjadi 4-5

Kegiatan Inti

b.
Mengamati

kelompok.
Identifikasi Masalah
1. Peserta didik mengamati LKPD
yang telah diberikan guru
2. Melalui LKPD yang diberikan

Menanya

Peserta didik di arahkan untuk


bertanya mengenai mutasi dan
kelainan dari penyebab mutasi

Mengumpulk

c.

Mengumpulkan data
Masing-masing

an Informasi

anggota

kelompok

mencari dan mengumpulkan informasi


untuk

memecahkan

masalah

yang

diberikan di LKPD.

Mengasosiasi

d.

Mengolah data

Setiap kelompok mendiskusikan dan


mengolah data-data yang diperoleh
tentang mutasi.

Mengasosiasi

e.

Pembuktian

Peserta

didik

dalam

kelompok

mendiskusikan hasil dari pemecahan


masalah dan memverifikasi hasil dari

65

Kegiatan
Pembelajaran

Alokasi
Scientifik

Deskripsi Kegiatan

Waktu
(menit)

pengolahan data yang telah dilakukan


pada buku sumber.
Salah satu kelompok mewakili kelas,
Mengkomuni

menyampaikan hasil diskusinya dan

kasikan

peserta didik lain diberi kesempatan


untuk

mengomentari

penampilan

kelompok penyaji.
Guru mengarahkan dan membimbing
peserta didik mengenai hasil diskusi.
Guru mempersilahkan peserta didik

Penutup

10

untuk menyimpulkan materi pelajaran


hari ini.
Peserta

didik

mengerjakan

soal

secara
evaluasi

individu
yang

diberikan.
Guru

memberikan

tugas

mencari

informasi tentang mutasi cari dari


berbagai sumber.
Guru mengkondisikan peserta didik
untuk mengakhiri pelajaran secara psikis
dan fisik.
Pertemuan ke-2
Kegiatan
Pembelajaran

Pendahuluan

Alokasi
Scientifik

Deskripsi Kegiatan

Waktu
(menit)

Guru memberikan salam dan berdoa

15

Kegiatan
Pembelajaran

Alokasi
Scientifik

Deskripsi Kegiatan

Waktu
(menit)

bersama (sebagai implementasi nilai


religius)
Guru mengabsen, mengkondisikan
kelas dan pembiasaan
Menyiapkan peserta didik secara
psikis dan fisik untuk mengikuti
proses pembelajaran.
Apersepsi
Guru memusatkan perhatian peserta
didik pada materi yang akan
dibelajarkan, dengan cara mengingat
kembali pelajaran minggu lalu
Memotivasi
-

Peserta didik di informasikan


mengenai pentingnya
mempelajari mengenai mutasi

Menjelaskan tujuan pembelajaran


atau kompetensi dasar yang akan
dicapai.
Peserta didik dikelompokkan
menjadi 4-5 kelompok yang telah
diberikan pada minggu sebelumnya.
a. Identifikasi Masalah

Kegiatan Inti
Mengasosiasi

1. Mengolah data
Setiap kelompok mendiskusikan dan
mengolah data-data lagi yang diperoleh
tentang mutasi.

Mengasosiasi

2. Pembuktian
Peserta

didik

dalam

kelompok

mendiskusikan hasil dari pemecahan


masalah dan memverifikasi hasil dari

65

Kegiatan
Pembelajaran

Alokasi
Scientifik

Deskripsi Kegiatan

Waktu
(menit)

pengolahan data yang telah dilakukan


pada buku sumber.
Mengkomuni

Salah satu kelompok mewakili kelas

kasikan

yang

belum

menyajikan

dipersilakan,

kemarin

menyampaikan

hasil

diskusinya dan peserta didik lain


diberi

kesempatan

untuk

mengomentari penampilan kelompok


penyaji.
Guru mengarahkan dan membimbing
Penutup

peserta didik mengenai hasil diskusi.


Guru mempersilahkan peserta didik
untuk menyimpulkan materi pelajaran
hari ini.
Peserta

didik

mengerjakan

soal

secara
evaluasi

individu
yang

diberikan.
Guru

memberikan

tugas

mencari

informasi tentang evolusi cari dari


berbagai sumber.

Guru mengkondisikan peserta didik


untuk mengakhiri pelajaran secara psikis
dan fisik.

10

I. Penilaian
1. Teknik Penilaian :
No
1

Aspek
Sikap

Teknik
Observasi kerja
kelompok

Instrumen
Jurnal

Keterangan
-

Ketekunan dan
Tanggungjawab
Menunjukkan
rasa ingin tahu
Keterampilan
bekomunikasi pada
saat belajar.

2.

Pengetahuan

3.

Keterampilan

Penugasan
Tes tertulis

Soal Penugasan
Soal objektif

Terlampir

Instrumen penilaian
praktek (lembar
pengamatan)

2. Istrumen Soal
Soal

Kunci Jawaban

3.

4.

Jumlah Skor Maksimum


Jumlah Skor Siswa

Skor

Nilai Anak = ----------------------------28


J.

X 100

Sumber Belajar
1. Irnaningtyas. 2015. BIOLOGI untuk SMA/MA Kelas XII Kurikulum 2013. Jakarta:
Erlangga

Mengetahui,
Kepala Sekolah

Palembang,
September 2016
Guru Mata Pelajaran,

Drs. Taufik
NIP. 196601021998021001

Drs. Suparmin, M.Si


NIP. 19670525200031003

Bahan Ajar

Satuan Pendidikan

: SMA Negeri 19 Palembang

Kelas/ Semester

: XII / Genap

Mata Pelajaran

: Biologi

Materi Pokok

: Mutasi

Alokasi Waktu

4 x 45 menit

Mutasi adalah suatu perubahan yang terjadi pada bahan genetik yang menyebabkan
perubahan ekspresinya. Perubahan bahan genetik dapat terjadi pada tingkat pasangan
basa, tingkat satu ruas DNA, bahkan pada tingkat kromosom.

Mutasi gen dan Mutasi Kromosom

Mutasi gen (Point mutation)


Mutasi gen ialah perubahan kimiawi pada satu atau beberapa pasangan basa dalam satu
gen tunggal yang menyebabkan perubahan sifat individu tanpa perubahan jumlah dan
susunan kromosomnya. Mutasi gen dapat terjadi melalui berbagai cara, diantaranya :
a. Penggantian/substitusi pasangan basa; terjadi karena penggantian satu nukleotida
dengan pasangannya di dalam untaian DNA komplementer dengan pasangan nukleotida
lain. Contoh; anemia bulan sabit.
b. Insersi dan delesi; Insersi merupakan penyisipan atau penambahan satu atau lebih
nukleotida ke dalam rantai polinukleotida. Delesi adalah pengurangan satu atau lebih
pasangan nukleotida pada suatu gen saat replikasi DNA.

Mutasi Kromosom
Mutasi kromosom adalah perubahan yang terjadi pada kromosom yang disertai dengan
perubahan struktur dan jumlah kromosom. Mutasi kromosom dibedakan ke dalam dua
jenis, yaitu :
a). Perubahan struktur kromosom (aberasi kromosom). Mutasi ini menyebabkan
kerusakan (aberasi) pada bentuk kromosom, diantaranya:
1. Translokasi adalah pemindahan sebagian dari segmen kromosom ke kromosom
lainnya yang bukan kromosom homolognya
2. Duplikasi terjadi karena adanya segmen kromosom yang mengakibatkan jumlah
segmen kromosom lebih banyak dari kromosom aslinya. Berikut ini contoh duplikasi.
3. Delesi adalah mutasi yang terjadi karena sebagian segmen kromosom lenyap sehingga
kromosom kekurangan segmen.
4. Inversi adalah mutasi yang terjadi karena selama meiosis kromosom terpilin dan
terjadinya kiasma, sehingga terjadi perubahan letak/kedudukan gen-gen.
b). Perubahan Jumlah Kromosom

Mutasi yang terjadi ditandai dengan perubahan jumlah kromosom individual atau dalam
jumlah perangkat kromosom. Euploid terjadi karena adanya penambahan atau
pengurangan perangkat kromosom (genom). Contoh: haploid, diploid, triploid, tetraploid,
poliploid dll. Aneuploid terjadi karena adanya perubahan salah satu kromosom dari
genom individu Contoh; monosomik, Nullisomik Trisomik dan Tetrasomik

Mekanisme Mutasi
Mutasi dapat mempengaruhi DNA maupun kromosom. DNA dapat dipengaruhi pada saat

sintesis. Pada saat tersebut terjadi mismatch pemasangan nukleotida basa. Kromosom juga dapat
dipengaruhi oleh mutagen pada saat pemaketan DNA dalam kromosom (profase), pemisahan
kromatid, penarikan kromosom oleh benang spindel, dan sintesis dinding sel (sitokinesis) setelah
anaphase.

1.

Penyebab Mutasi (Mutagen)


Mutagen Biologi: bahan biologi yang dapat menyebabkan terjadinya mutasi antara lain

virus dan bakteri. Virus dapat menjadi mutagen utama karena kemampuan DNA/RNA virus yang
mengendalikan peristiwa transkripsi dan translasi pada sel inangnya. Munculnya DNA virus
diantara DNA sel inang dapat mempengaruhi metabolisme dan memunculkan senyawa
karsinogenik. Bakteri, terutama bakteri patogen diduga dapat menghasilkan protein tertentu yang
dapat mengganggu atau menghalangi sintesis protein dan merusak struktur DNA.
2.

Mutagen Kimia: bahan kimia penyebab mutasi adalah pestisida (DDT, BHC,

TEM), nitrogen mustrad, hidroksil amino (NH2OH), asam nitrit


(HNO2), etil metana sulfonat, etil etansulfonat, siklamat (pemanis buatan), akridrin (zat pewarna
buatan).
3.

Mutagen Fisika: bahan fisika yang dapat menyebabkan mutasi. Contoh: unsur radioaktif

(torium, uranium), radiasi sinar X, sinar (, , ).

1.

Dampak Mutasi bagi Makhluk Hidup


Mutasi gen dapat menyebabkan beberapa penyakit pada manusia, antara lain albinisme dan
anemia sel sabit (sickle cell anemia). Penyakit sickle sell anemia adalah suatu bentuk
abnormalitas pada eritroit yang disebabkan oleh gen resesif.

2.

Pada proses mutasi buatan, mutasi gen kebanyakan bersifat karsinogenik (zat pemacu
terjadinya kanker).

3.

Dampak mutasi pada tanaman buah tanpa biji (partenokarpi) menyebabkan kesulitan pada
tanaman untuk menghasilkan biji bagi tanaman generasi berikutnya.

Contoh kelainan pada manusia akibat mutasi


Sindrom Klinefelter
Manusia dengan sindrom Klinefelter memiliki kromosom berjumlah 47 dengan kariotipe
22 AA + XXY atau 44 A + XXY. Ciri-cirinya adalah laki-laki bertubuh tinggi, testis
mengecil saat masa pubertas, steril, payudara berkembang, danpada umumnya memiliki

tingkat kecerdasan dibawah normal.


Sindrom Turner
Manusia dengan sindrom Turner memiliki kromosom berjumlah 45= 22 AA + X. Ciricirinya berkelamin wanita, bertubuh pendek, ovarium dan payudara tidak berkembang,
steril, bentuk leher bersayap, memiliki kelaianan jantung, serta keterbelakangan mental.
Sindrom XXX (Wanita Super)
Manusia dengan sindrom XXX memiliki kromosom berjumlah 47, yaitu 22 AA + XXX.
Ciri-ciri manusia dengan sindrom XXX adalah berkelamin wanita serta memiliki sistem
reproduksi dan tingkat kecerdasan yang bervariasi dari mulai normal sampai subnormal
Sindrom Jacob
Manusia dengan sindrom Jacob mempunyai kromosom berjumlah 47, yaitu 22 AA +
XYY. Cirri-ciri fisiknya adalah laki-laki yang bertubuh tinggi, melebihi ukuran normal.
Sindrom Y
Zigot yang mempunyai kromosom 22 AA + Y, tidak mampu hidup
Hermafrodit
Pada manusia hermafrodit, ditemukan kromosom XX dan XY dalam sel tubuhnya
sehingga mempunyai kariotipe 22 AA + XX + XY
Sindrom Patau
Sindrom patau terjadi akibat trisomi pada kromosom nomor 13 sehingga mempunyai
kromosom 47 dengan kariotipe 45 A + XX atau 45 A + XY. Ciri-ciri manusia dengan
sindrom patau adalah sumbing pada bibir (harelip) dan langit-langit rongga mulut (cleft
palate) serta polidaktili (jari lebih dari lima)
Sindrom Edward
Sindrom Edward terjadi karena trisomi pada kromosom nomor 18 sehingga memiliki 47
kromosom dengan kariotipe 45 A + XX atau 45 A + XY. Ciri-cirinya bentuk kepala
panjang, bentuk muka khas, jari tangan tumpah tindih, pola sidik jari sederhana, dada
pendenk dan lebar, memiliki kelainan jantung dan ginjal, serta berumur pendek.
Sindrom Down
Sindrom Down terjadi karena trisomi pada kromosom nomor 21 sehingga memiliki
kromosom 47 dengan kariotipe 45A + XY atau 45A + XX. Ciri-cirinya bermata sipit,
fertile, kaki pendek, berjalan lambat, menderita kelainan jantung (kardiovaskuler), serta
pertumbuhan tubuh dan mental agak lambat
Sindrom Wolf
Sindrom Wolf terjadi karena delesi atau hilangnya sebagian lengan pendek kromosom
nomor 4. Kelainan yang tampak, yaitu pangkal hidung menonjol, bibir sumbing,
pertumbuhan lambat, keterbelakangan mental, serta kelainan jantung.