Anda di halaman 1dari 11

SANITASI PERALATAN

Oleh: Istiyati Inayah, M.Si

PRINSIP SANITASI PERALATAN


2

Prinsip utama peralatan adalah harus mudah dibuka atau


dipindahkan untuk memudahkan pembersihan dengan bahan
non corrosive
Desain,, tipe, ukuran dan instalasi peralatan dibuat untuk
menghindari dan mencegah kontaminasi selama proses
produksi
Ketika memilih dan membeli mesin, higienitas produksi dan
kemudahan untuk pembersihan dan sanitasi harus
dipertimbangkan.
Kontaminasi adalah penyebab utama kerusakan mesin.
Perawatandan penanganan yang baik di butuhkan untuk
memahami sifat merusak kontaminasi dan menyadari manfaat
untuk mencegah kontaminasi.

PRAKTIK PEMBERSIHAN
3

Operasi pembersihan dilakkan untuk mencegah kontaminasi material dan


produk.
Hanya alat pembersihan dan sanitasi yang food grade boleh digunakan.
Prosedur verifikasi atau pengujian dilakukan periodik untuk menjamin
konsentrasi bahan kimia pembersih sesuai dengan standar.
Jika tidak digunakan, semua alat pembersihan dan sanitasi di beri label
dan disimpan dalam ruang terkunci jauh dari area produksi dan
penyimpanan.
Peralatan pembersih harus tersedia untuk digunakan. Seluruh peralatan
dirawat dan disimpan untuj mencegah mengkontaminasi produk atau
peralatan produksi.

PROSEDUR PEMBERSIHAN
4

SOP tertulis harus mengatur :


Area dan peralatan yang dibersihkan
Prosedur pembersihan dan sanitasi untuk setiap area
dan peralatannya
Frekuensi pembersihan dan sanitasi di antara lot,
penggantian produksi produk, saat pabrik tidak
beroperasi atau saat peralatan baru masuk
Pencegahan untuk minimalisasi kontaminasi dan
pencegahan mikroorganisme
Personil yang ditugaskan untuk membersihkan

DASAR PROSES PEMBERSIHAN


5

Faktor yang mempengaruhi pembersihan (waktu,


suhu, bahan kimia, dan tekanan mekanis,
Tipe Kotoran

Metode Pembersihan

FAKTOR YANG MEMPENGARUHI


PEMBERSIHAN
Ada 4 faktor terkait yang berefek pada proses
pembersihan.
Ketika menentukan prosedur pembersihan harap
mempertimbangkan:
Waktu pembersihan
Suhu

Bahan kimia yang digunakan


Tekanan mekanis
6

CLEANING COMPOUNDS

Ada 2 jenis bahan pembersih:


asam
basa.

Formulasi kimia untuk bahan pembersih asam dan basa


digunakan sesuai dengan :
Tipe peralatan,
Pencampuran bahan, dan
Metode pembersihan.

Tipe kotoran dan pembersih yang digunakan

METODE PEMBERSIHAN
1. Busa/sabun: pembersihan dengan busa digunakan untuk
membersihkan lapisan luar peralatan bisa menggunakan sabun atau
detergent. Pembersihan ini meningkatkan waktu sentuh bahan kimia
dengan larutan kimia dengan tekanan mekanis dan temperatur yang
kecil.
2. High Pressure: Meningkatkan tekanan mekanis membantu
menghilangkan kotoran. Metode pembersihan ini terkadang di
tambahkan deterjen dan penambahan suhu untuk meningkatkan
efisiensi pembersihan.
3. Clean in Place (CIP): pembersihan untuk permukaan bagian dalam
tanki dan pipa. Larutan kimia dimasukan ke dalam sirkut tanki untuk
membersihkan bagian dalam. Waktu, suhu dan tekanan kimia di
ubah2 sesuai kebutuhan untuk mencapai pembersihan yang
maksimal.
4. Clean Out Of Place (COP): pembersihan yang dilakukanuntuk suku
cadang mesin yang dapat dilepas. Pembersihan dilakukan di wadah
berisi cairan kimia yang dipanaskan.
5. Mechanical: menggunakan sikat baik dengan tangan ataupun mesin..
9

Tahap-tahap hygiene dan sanitasi


Pre rinse

Pembersihan

Pembilasan

Pengecekan
visual

Penggunaan
desinfektan

Pembersihan
akhir

Drain dry

Menghilangkan tanah dan sisa makanan


Mengerok, membilas, menyedot

Menghilangkan tanah dengan cara mekanis/ mencuci


Membilas tanah dengan pembersih sepeti sabun/deterjen
Memastikan dengan indera mata bahwa permukaan alatalat bersih
Untuk membunuh mikroba
Bila diperlukan untuk membilas desinfektan yang padat
Pembilasan kering tanpa diseka/dilap

CATATAN PEMBERSIHAN
Catatan pembersihan dan sanitasi
harus di simpan dalam area
terkait. Catatn berisi peralatan
yang dibersihkan, waktu, metode,
dan tanda tangan pembersih serta
supervisor yang memeriksa
kebersihan hasil pembersihan.

11

11

Anda mungkin juga menyukai