Anda di halaman 1dari 1

Febby Wiand Rizkitania Prabandari

DIV Keperawatan Malang


1301460045

Jenis Paragraf Menurut Jenis dan Tujuannya


1. Paragraf Pembuka
Mendapatkan aak kandung belahan hati yang dilahirkan jenius
tentu suatu anugrah Tuhan yang tiada duanya. Semua orang pasti ingin
punya anak seperti itu. Sayangnya tidak semua orang bisa begitu.
Sebab, setiap anak dilahirkan dengan kelebihan dan kekurangan
masing-masing.
Sumber: Artikel dengan judul Anak-Anak Jenius Mau Jadi Apa? dalam majalah iTech Vol:1 No.02-Mei 2013.

2. Paragraf Penghubung
Tapi yang lebih disayangkan, tidak semua kondisi anak yang lahir
tidak sesuai dengan yang diharapkan orang tua. Karena itu, tidak
sedikit yang berusaha keras membuat anaknya menjadi pintar. Taruh
saja bukan jenius, tapi agar bisa menjdi lebih pintar. Melebihi kawankawannya yang lain di sekolah. Caranya, dengan memaksa mereka
mengikuti les matematika, fisika, kimia dan sebagainya. Menetapkan
jadwal beajar ketat dan bahkan menjatuhkan hukuman terhadap anak
yang tidak menurut.
Sumber: Artikel dengan judul Anak-Anak Jenius Mau Jadi Apa? dalam majalah iTech Vol:1 No.02-Mei 2013.

3. Paragraf Penutup
Kita bangga memiliki seorang B.J Habibie. Mantan Presiden RI
ni ternyata adalah putra bangsa yang memiliki IQ 200 yang
dinyatakan tertinggi senusantara. Pertanyaannya, apakah kita mampu
menumbuhkembangkan

Habibie-Habibie

muda

yang

mungkin

sekarang masih balita sehingga menjadi manusia-manusia sukses


seperti B.J Habibie yang mantan presiden RI? Kita mestinya tidak
hanya berharap tapi bebrbuat lebih banyak dengan langkah-langkah
yang tepat dalam menangani anak-anak unggulan itu.
Sumber: Artikel dengan judul Anak-Anak Jenius Mau Jadi Apa? dalam majalah iTech Vol:1 No.02-Mei 2013.