Anda di halaman 1dari 25

INDIKATOR KINERJA

KLINIS
KEPERAWATAN
Sujiasih, SKp, M.Pd

INDIKATOR KINERJA
lndikator kinerja adalah ukuran kuantitatif dan kualitatif

yang mnenggambarkan tingkat pencapaian suatu kegiatan


dan sasaran yang telah ditetapkan. lndikator kinerja
memberikan penjelasan mengenai apa yang diukur untuk
menentukan apakah tujuan sudah tercapai.

Empat Katagori Dasar Penilain Kinerja


Soft Competencies :
Karakter, Sikap dan perilaku bekerja agar sukses bekerja

Hard Competencies
Kepandaian dan keahlian/ketrampilan agar mampu bekerja

Output
Semua sasaran/target individual yang harsus dicapai dalam melaksanakan tugas

Outcome
Hasil atau akibat yg dicapai setelah output diperoleh

COMPETENCIES YANG HARUS DIUKUR

Soft Competencies
Hard Competencies

Siap Melayani
Disiplin
Komitment
Integritas
Kerja sama
Kepemimpinan

Teknical Skill : Profesional


dalam bidang teknis
Management skill : profesional
dalam perencanaan,
implementasi, monitoring dan
evaluasi.

ASPEK CAPAIAN YANG DIUKUR

Aspek Output

Ketepatan jumlah kegiatan yang


dihasilkan individu
Ketepatan kualitas kegiatan yg
dihasilkan individu
Ketepatan waktu yang dihasilkan
individu

Aspek Outcome

Manfaat langsung yang dirasakan


pemangku kepentingan
Kepuasan pihak pemangku
kepentingan
Dampak positif yang ditimbulkan

ENAM DIMENSI PENILAIAN KINERJA

Mengapa
menilai (Why)

Apa yang dinilai


(What)

Siapa yang
meniali (Who)

Kapan menilai
(When)

Dimana Menilai
(Where)

Bagaimana
Menilai (How)

EFEKTIFITAS PENILAIAN KINERJA


Alasan (Why) temui
kelemahan, sumber
hambatan dan tindakan
koreksi
(When) : Periodisasi yang
tepat atau sebelum dan
sesudah

Obyek (What) :
Kompetensi (Soft dan
Hard), dan hasil (Output
dan Outcome)

(Where) : Tugas
pekerjaan atau (Tupoksi)

(Who) : Pihak yang benar

benar mengetahui dan


mengamati apa yang
dinilai

(How) : Metode atau


teknik menilai
dengan instrumen
yang tepat

PENERAPAN

UNSUR YANG DINILAI

KUANTITAS
(30%)

A. HASIL KINERJA UTAMA


Sesuai dengan Tugas Pokok dan Fungs
(70%)

KUALITAS
(40%)

1.a. KUANTITAS UNTUK


PERAWAT ASOSIATE
Bobot (30%)

Jumlah pasien yg dirawat/


Jumlah jam operasi/
Jumlah jam tindakan/
Jumlah pasien yg dilayani

KUALITAS (40%)
1. Penerapan Proses Keperawatan
2. Implementasi Keperawatan (evaluasi
kompetensi sesuai dg kewenangan klinik,
minimal 2 tindakan keperawatan/ bulan)
3. Dokumetasi keperawatan
4. Penerapan indikator mutu yankep /IPSG
5. Kepuasan Pelanggan

1. Penerapan Proses Keperawatan


a.
b.
c.
d.
e.

Pengkajian keperawatan
Menentukan masalah keperawatan
Menentukan tujuan
Menyusun rencana
Mengevaluasi keberhasilan tindakan

2. Implementasi Keperawatan
Evaluasi kompetensi sesuai dg kewenangan klinik, minimal 2 tindakan
keperawatan/ bulan
Kompeten
Belum Kompeten
Tidak Kompeten

KEWENANGAN KLINIK SESUAI AREA DAN


LEVEL KOMPETENSI KEPERAWATAN DI
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.

Medikal
Bedah
Anak
Maternitas
Kesehatan Jiwa
Onkologi
Kardiovaskuler
Kamar Bedah

8. Kritikal
9. Mata
10. Kegawatadaruratan
11. Hemodialisa
12. Endoskopi
13. Perinatologi
14. Geriatri
15. dll

KOMPETENSI ICU BASIC (PK II)

Inhalasi terapi pada pasien dengan nafas spontan


Persiapan pemasangan endotracheal tube
Suctioning melalui ETT/TT
Persiapan Ekstubasi
Perawatan ETT
Fisioterapi pasien terpasang ventilator

3. Dokumetasi keperawatan

Menggunakan tulisan yang jelas, ringkas dan mudah dibaca


Menuliskan nama lengkap
Membubuhkan tanda tangan/paraf sesuai dengan form yang tersedia.
Dokumentasi dibuat secara lengkap

4. Penerapan indikator mutu yankep termasuk


IPSG dan tindak lanjut insiden.

Identifikasi pasien
Komunikasi efektif
Kepatuhan cuci tangan tangan
Pencegahan pasien jatuh
Sign in, Sign out
dll

5. Kepuasan Pelanggan
Prosentase Kpusaan Pelanggan
Formula : Jumlah pasien yang mengatakan puas dan sangat puas dibagi
jumlah responden x 100%

Nilai 5 90 100%

B. PERILAKU KERJA
TARGET

CAPAIAN

BOBOT

beradaan

15%

siatif

3%

handalan

3%

patuhan

3%

rjasama

3%

ap Perilaku

3%

JUMLAH PERILAKU KERJA

30%

NILAI HASIL
KERJA

C. PENUNJANG
PELAKSANA (Maksimal 5%)
1.
2.
3.
4.

Mengikuti diskusi ilmiah/ konferensi kasus .


Menjadi Panitia kegiatan keperawatan ( ada bukti surat tugas)
Melakukan bimbingan klinik pada mahasiswa/ pegawai baru
Melakukan tugas tambahan didalam atau diluar unit kerja/atau menerima
konsultasi dalam memberikan asuhan keperawatan sesuai kompetensinya

C. PENUNJANG (lanjutan)

PERAWAT PRIMER/ KEPALA RUANGAN (Maksimal 10 %)


1.
2.
3.
4.
5.
6.
8.
9.

Mengikuti diskusi ilmiah/ konferensi kasus .


Melakukan bimbingan klinik pada mahasiswa/ pegawai baru
Menjadi narasumber/fasilitator
Peran serta dalam menusun pedoman/ Modul/SOP
Melakukan asesmen kompetensi / sebagai asesor
Menyusun alat uji untuk asesmen kompetensi
Melakukan supervisi lintas unit sesuai penugasan Direktur Medik dan Keperawatan
Melakukan tugas tambahan didalam atau diluar unit kerja/atau menerima konsultasi dalam
memberikan asuhan keperawatan sesuai kompetensinya
10. Melakukan kredensial (Sebagai mitra bestari)

Contoh Form Penilaian

PENUTUP

Peningkatan kualitas SDM Keperawatan lebih terasa


Pegawai merasa lebh Fair
Pegawai merasa lebih transparan
Merasa lebih bertanggung jawab
Remunerasi berkeadilan terwujud
Caree Path perawat lebih jelas