Anda di halaman 1dari 8

Bab III

Metode Penelitian
3.1 Desain Penelitian
Desain penelitian yang digunakan adalah studi deskriptif analitik dengan pendekatan
Cross-Sectional mengenai gambaran kadar asam urat darah dan factor-faktor yang berhubungan
pada pengunjung di Puskesmas Kelurahan Jelambar Baru pada Oktober 2016.
3.2 Tempat dan Waktu Penelitian
Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Kelurahan Jelambar Baru periode Oktober 2016.
3.3 Sumber Data dan Instrumen Penelitian
Sumber data berasal dari data primer yang didapat melalui kuesioner yang diisi
pengunjung di Puskesmas Kelurahan Jelambar Baru pada Oktober 2016.
3.4 Populasi
3.4.1 Populasi Target
Semua pengunjung Puskesmas Jelambar Baru, Jakarta Barat.
3.4.2 Popalasi Terjangkau
Semua pengunjung Puskesmas yang datang ke Puskesmas Jelambar Baru, Jakarta Barat
pada periode Oktober 2016.
3.5 Kriteria Inklusi dan Eksklusi
3.5.1 Kriteria Inklusi
Semua pengunjung Puskesmas Kelurahan Jelambar Baru, Jakarta Barat periode oktober
2016 yang berusia antara 40-80 tahun dan bersedia menjadi responden.
3.5.2

Kriteria Eksklusi

Pengunjung Puskesmas Kelurahan Jelambar Baru, Jakarta Barat periode oktober 2016

yang sedang mendapat terapi asam urat yang teratur.


Pengunjung yang tidak bersedia untuk menjadi responden dan responden yang tidak
mengembalikan kuesioner.

3.6 Sampel
3.6.1

Besar Sampel
Sampel adalah bagian dari populasi yang ingin diteliti. Penelitian dilakukan terhadap
semua pengunjung Puskesmas Kelurahan Jelambar Baru,

Tabel 3.1. Nilai Proporsi Variabel Bebas


No.

Variabel Bebas

Peneliti

Diet

Tempat

dan

p(variable)

N1

N2

Tina

50,8%

96, 015

105, 611

IMT

Tina

46,0%

95,425

104,962

Riwayat Keluarga

Cindy

78,8%

64,176

70,587

Usia

Tina

39,7%

91, 964

101,156

Jenis kelamin

Jilly

56,6%

94,366

103,796

Hipertensi

Tina

76,2%

69,669

76,626

Tahun

Besar sampel ditentukan melalui rumus seperti di bawah maka, didapatkan besar
sampel penelitian sebagai berikut:
N1 =

( Z ) p . q
L

N2 = N1 + (10%.N1)
N1 = jumlah sampel minimal
N2 = jumlah sampel ditambah substitusi 10% (substitusi adalah persen subyek
penelitian yang mungkin keluar atau drop out)
Z = nilai konversi pada tabel kurva normal, dengan nilai = 5% didapatkan Z
pada kurva normal = 1,96

p = Proporsi variabel yang ingin diteliti, yaitu proporsi gravida menurut penelitian
Black et all tahun 2015 adalah 49,4%. Proporsi ini diambil oleh karena besar
proporsi paling mendekati nilai 50%. Sehingga p = 49,4% = 0,494.
q= 100% - p = 100% - 49,4% = 50,6%= 0,506
L = Derajat kesalahan yang masih diterima adalah 10%
Berdasarkan rumus diatas, didapatkan angka :
N1 = (1,96)2 x 0,508x 0,492
( 0,1)2
N1 = 96,01
Untuk menjaga adanya kemungkinan responden yang drop out,
maka dihitung :
N2 = 96,01+ (10% x 96,01)
N2 = 105,61 dibulatkan menjadi 106 orang
Jadi, jumlah sampel minimal yang dibutuhkan adalah 106 orang.
3.6.2 Teknik Pengambilan Sampel
Pengambilan sampel sebanyak 106 orang pengunjung Puskesmas yang memenuhi kriteria
dilakukan pada periode oktober 2016 sampai jumlah sampel terpenuhi.
3.7 Cara Kerja
Langkah-langkah pengambilan sampel :

Mengumpulkan bahan ilmiah dan merencanakan desain penelitian.


Menentukan jumlah sampel minimal yaitu 106 pengunjung Puskesmas Kelurahan

Jelambar Baru periode Oktober 2016.


Menghubungi kepala Puskesmas Kecamatan Palmerah yang menjadi daerah penelitian

untuk melaporkan tujuan dan meminta izin untuk mengadakan penelitian tersebut.
Melakukan pengumpulan data primer yang didapatkan melalui pengisian kuesioner,
pemeriksaan kadar asam urat darah, pengukuran tekanan darah dan pengukuran berat
badan

. Pengumpulan data primer ini bertujuan untuk mendapatkan data mengenai

gambaran kadar asam urat darah dan faktor faktor berhubungan pada pengunjung

puskesmas.
Melakukan editing, verifikasi coding, dan tabulasi terhadap data primer milik responden

yang sudah dikumpulkan.


Melakukan analisis dan interpretasi data dengan program Computer Statistical Package
for Social Sciense version 20 (SPSS).

Penulisan laporan penelitian.


Pelaporan penelitian.

3.8 Variabel
Dalam penelitian ini digunakan variabel dependen (terikat) dan variabel independen (tidak
terikat).
3.8.1 Variabel Independen
Variabel independen pada penelitian ini berupa diet, IMT, riwayat keluarga, Usia, jenis
kelamin, dan hipertensi
3.8.2 Variabel Dependen
Variabel dependen pada penelitian ini adalah kadar asam urat darah

3.9 Definisi Operasional


3.9.1 Subyek Penelitian
Subyek penelitian adalah semua orang yang berkunjung ke Puskesmas Kelurahan
Jelmbar Baru periode Oktober 2016yang memenuhi kriteria inklusi dan kriteria eksklusi.
3.9.2 Rerata Gula Darah Sewaktu
3.9.2.1 Definisi: Gula darah sewaktu merupakan kadar gula dalam darah pada keadaan
tidak puasa. Rerata gula darah sewaktu adalah jumlah gula darah sewaktu
subyek dibagi jumlah subyek.
3.9.2.2 Alat Ukur: Alat ukur gula darah sewaktu digital bermerk Nesco yang dilengkapi
dengan dextrose stick
3.9.2.3 Cara Pengukuran: Saat pengambilan sampel darah, pasien tidak dalam keadaan
puasa. Sampel darah perifer yang diperoleh dengan cara penusukan digiti manus
IV sinistra dengan menggunakan jarum steril, dimasukkan ke dalam dextrose
stick yang terpasang pada alat ukur gula darah sewaktu digital. Nilai gula darah
sewaktu akan ditunjukkan oleh alat tersebut dalam waktu 10 detik. Nilai gula
darah sewaktu kemudian dicatat.
3.9.2.4 Skala Ukur: Numerik Rasio

3.9.3 Diet
3.9.3.1 Definisi :
3.9.3.2 Alat Ukur : Kuesioner,
3.9.3.3 Cara Pengukuran: pengisian kuesioner oleh responden
3.9.3.4 Hasil Ukur :
3.9.3.5 Skala Ukur :Kategorik - nominal
Kategori
25tahun
>25tahun

Coding
0
1

3.9.3 Usia
3.9.3.1 Definisi : Lama waktu hidup seseorang sejak ia dilahirkan hingga tanggal datang
berkunjung ke Puskesmas Kelurahan Jelambar Baru
3.9.3.2 Alat Ukur : Kuesioner, KTP
3.9.3.3 Cara Pengukuran: pengisian kuesioner oleh responden dan pencatatan tanggal
lahir responden sesuai yang tertera pada KTP responden. Usia sebenarnya
didapat melalui perhitungan tanggal saat responden berkunjung ke Puskesmas
Kelurahan Jelambar Baru dikurangi dengan tanggal lahir responden. Hasil

perhitungan tersebut dinyatakan dalam satuan tahun dan bulan.


3.9.3.4 Hasil Ukur :
3.9.3.5 Skala Ukur :Kategorik - nominal
Kategori
25tahun
>25tahun

Coding
0
1

3.9.3 Usia
3.9.3.1 Definisi : Lama waktu hidup seseorang sejak ia dilahirkan hingga tanggal datang
berkunjung ke Puskesmas Kelurahan Jelambar Baru

3.9.3.2 Alat Ukur : Kuesioner, KTP


3.9.3.3 Cara Pengukuran: pengisian kuesioner oleh responden dan pencatatan tanggal
lahir responden sesuai yang tertera pada KTP responden. Usia sebenarnya
didapat melalui perhitungan tanggal saat responden berkunjung ke Puskesmas
Kelurahan Jelambar Baru dikurangi dengan tanggal lahir responden. Hasil

perhitungan tersebut dinyatakan dalam satuan tahun dan bulan.


3.9.3.4 Hasil Ukur :
3.9.3.5 Skala Ukur :Kategorik - nominal
Kategori
25tahun
>25tahun

Coding
0
1

3.10 Pengelolaan Data, Analisis, dan Penyajian Data, Interpretasi Data, dan Pelaporan
Data
3.10.1 Pengolahan Data

Data-data yang telah dikumpulkan diolah melalui proses editing, verifikasi dan coding,
kemudian data diolah dengan menggunakan program komputer yaitu program SPSS.
Pengolahan data untuk penelitian ini diolah dengan menggunakan aplikasi SPSS 20
yang terdiri dari beberapa tahap, yaitu:
1. Editing
Editing adalah upaya untuk memeriksa kembali kebenaran data yang diperoleh. Editing
dapat dilakukan pada tahap pengumpulan data atau selelah data terkumpul.
2. Coding
Coding merupakan catatan untuk memberikan kode numerik (angka) terhadap data yang
terdiri dari beberapa kategori.
3. Entri Data
Entri data merupakan kegiatan memasukkan data yang telah dikumpulkan ke dalam
master tabel atau data base komputer, kemudian membuat distribusi frekuensi sederhana.
3.10.2 Analisis Data
Data yang telah diolah, disajikan, dianalisis program SPSS v.20. Terhadap data yang
telah diolah dilakukan analisis data sesuai dengan cara uji statistik menggunakan uji T-Test
unpaired untuk data dengan distribusi normal dan Mann-Whitney untuk data dengan distribusi
tidak normal. Analisis bivariat dilakukan untuk melihat hubungan antara variabel dependen
dan independen. Karena rancangan penelitian ini adalah studi cross-sectional, hubungan
antara variabel independen dan variabel dependen.
Untuk membuktikan bahwa 1 variabel bebas dan 1 variabel independen memiliki
hubungan maka akan dilakukan analisis data dengan menggunankan T-Test unpaired dan
Mann-Whitney. Pada kedua tes ini, jika hasil p <0.05, maka Ho ditolak yang berarti ada
hubungan dan jika p >0.05, maka Ho diterima yang berarti tidak ada hubungan.

3.10.3 Penyajian Data


Data yang didapat disajikan secara tekstular, grafikal, dan tubular.
3.10.4 Interpretasi Data.
Data dinterpretasikan secara deskriptif analitik antar variabel-variabel yang telah
ditentukan.

3.10.5 Pelaporan Data


Data disusun dalam bentuk pelaporan penelitian yang selanjutnya akan dipresentasikan
dihadapan staf pengajar Program Pendidikan Ilmu Kedokteran Komunitas Fakultas
Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana pada bulan Oktober 2016 dalam Forum
Pendidikan Ilmu Kesehatan Komunitas FK UKRIDA.
3.11 Etika Penelitian
Pada penelitian ini, semua data yang didapatkan dari Puskemas Kecamatan Palmerah akan
dijaga kerahasiaannya dan hanya digunakan untuk kepentingan penelitian saja.
3.12 Sarana Penelitian
3.12.1 Tenaga
Penelitian dilakukan oleh 4 orang mahasiswa kepaniteraan Ilmu Kedokteran
Masyarakat, dengan dibantu oleh satu orang pembimbing yaitu dosen IKM.
3.12.2 Fasilitas
Fasilitas yang tersedia berupa ruang perpustakaan, ruang diskusi, buku registrasi
Puskesmas Kecamatan Palmerah, komputer, printer, program SPSS 20, internet, dan
alat tulis.