Anda di halaman 1dari 16
TAHUN TTAHUN BERKA BERKA 22 222 JANUARIJANUARIJA JANUARIJANUARI 20092009 -- 20162016 20092009 -- 20120166 Kuat
TAHUN
TTAHUN
BERKA
BERKA
22 222
JANUARIJANUARIJA
JANUARIJANUARI 20092009 -- 20162016
20092009 -- 20120166
Kuat Karena Mengakar
SABTU, 23 JANUARI 2016 / 12 RABIUL AKHI
SABTU, 23 JANUARI 2016 / 12 RABIUL AKHIR 1437 H
114343337777 HHHHHHHHHHHHHHHHH
HARGA: RP 3.000
www.radarsukabumi.com
www. rad
DITAHAN:
Adik kandung Siadih, Neti
Kusmawati saat menunjukkan foto
kakaknya yang kini ditahan di Mabes
Polri atas dugaan keterlibatan dalam
aksi teroris, kemarin (22/1)
WargaWarga ParungkudaParungkuda
DitangkapDitangkap DensusDensus 8888
Terduga Teroris
SUKABUMI - Siadih Fitriana (28),
warga Kampung Ciutara RT 017/007,
Desa Pondok Kaso Landeuh, Kecamatan
Parungkuda, Kabupaten Sukabumi di-
tangkap Tim Densus 88 Mabes Polri pada
Jumat (15/1) lalu di Depok.
Dia diduga terlibat dalam aksi pemufaka-
tan kejahatan teroris, yang akan menghan-
curkan objek vital di kota-kota besar.
Informasi yang dihimpun Radar Suka-
bumi, pihak keluarga mengetahui Siadih
ditangkap Densus 88 setelah menerima
surat pemberitahuan penangkapan dari
Mabes Polri.
Dalam surat itu dinyatakan, berdasar-
kan bukti yang ada di Mabes Polri, Siadih
diduga kuat terlibat dalam jaringan teroris
yang sepakat akan melakukan gangguan serta
merusak objek vital dan fasilitas umum di
kota-kota besar. Sontak, rasa tidak percaya
menghampiri pihak keluarga.
Selama ini, Siadih dikenal sebagai anak pen-
diam dan aktif dalam kegiatan keagamaan.
Dengan adanya penangkapan tersebut, kelu-
arga Siadih seakan terpukul, dan tidak percaya
anak kelima dari enam bersaudara itu harus
berurusan dengan pihak kepolisian.
“Kami seakan tidak percaya dengan isi surat
ini. Karena selama ini, saudara saya orangnya
pendiam dan tidak pandai bergaul,” ujar adik
terduga pelaku, Neti Kusmawati (24) kepada
Radar Sukabumi, kemarin (22/1).
Menurut Neti, kakaknya hilang kontak setelah
bekerja di salah satu universitas di Bogor pasca
Idul Fitri lalu sebagai office boy. Sebelumnya,
Siadih bekerja di Pertamina Tangerang, sebagai
penyalur oli. Entah apa yang terjadi, namun
yang jelas pihak keluarga sulit menghubungi
Siadih.
“Pernah telepon ke ibu, itu pun empat
bulan lalu. Jadi kami tidak tahu bagaimana
pergaulannya di tempatnya bekerja, lantaran
 WARGA
Baca
Hal 4
SMK Pasundan - KC
BENTROK
1111 PelajarPelajar DiamankanDiamankan
1
3
SUKABUMI - Belasan oknum
pelajar swasta di Kota Sukabumi
diamankan Anggota Polres Suka-
bumi Kota, Kamis (21/1) siang.
Mereka diamankan lantaran
terlibat tawuran antarpelajar di
Jalan Arif Rahman Hakim tepat-
nya di Perempatan Lampu Merah
Degung, Kecamatan Warudoy-
ong. Sebanyak 11 oknum pelajar
diamankan, satu di antaranya
pelajar perempuan.
Anggota Sat Binmas Pol-
sek Warudoyong, Aiptu Didin
sempat menggagalkan aksi
tawuran tersebut.
Diungkapkan Aiptu Didin,
kejadian bermula ketika be-
lasan oknum pelajar SMK
Pasundan Kota Sukabu-
5
2
4
 SMK
Baca
Hal 4
6
GRAFIS : YUZHAR DWIKA/RADARSUKABUMI

JAWA POS GROUP AWARDS

6 GRAFIS : YUZHAR DWIKA/RADARSUKABUMI JAWA POS GROUP AWARDS FOTO:FADHIL AL BIRRA/JAWAPOS.COM TERBAIK: CEO Jawa Pos

FOTO:FADHIL AL BIRRA/JAWAPOS.COM

TERBAIK: CEO Jawa Pos Group Azrul Ananda bersama 10 bupati dan wali kota terbaik dalam acara Jawa Pos Group Awards, Hotel Fairmont, Jakarta, kemarin (22/1).

SemogaTetapMenginspirasi

JAKARTA - Tahun 2016 menjadi momen spesial bagi Jawa Pos Group (JPG). Media dengan jar- ingan terbesar di Indonesia tersebut menggelar Jawa Pos Group Awards 2016 untuk pertama kalinya. Yaitu sebuah penghargaan yang diberikan kepada sosok yang berpengaruh serta inspiratif di seluruh Indonesia. Selain memberikan peng- hargaan kepada insan olahraga dan selebriti, ada 10 sosok untuk kategori kepala daerah. Para bupati maupun wali kota yang dipilih berdasarkan perhitungan dari seluruh jaringan JPG yang mencapai 200 perusahaan media cetak,

SEMOGA

Baca

Hal 4

AYA AYA WAE

perusahaan media cetak,  SEMOGA Baca Hal 4 AYA AYA WAE Ajang Lempar 18 Ton Lobak

Ajang Lempar 18 Ton Lobak

ORANG Spanyol, tampaknya, doyan sekali kejar-kejaran dan lempar-lemparan. Lihat saja, mereka punya festival dikejar banteng, adu lempar tomat, sampai ajang melempari sosok jahat dengan lobak. Yang terakhir itu disebut Jar- ramplas dan berlangsung Kamis WIB (21/1) di Piornal. Sebagaimana dilansir Associated Press,

AJANG

Baca Hal 4

Gerbong Eksekuif KA Pangrango Normal Lagi

SUKABUMI - Atas desakan masyarakat Kota Sukabumi akhirnya perjalanan Kereta Api Pangrango Sukabumi- Bogor sudah berjalan normal. Kini, PT Kereta Api Indonesia (KAI) kembali mengaktifkan satu gerbong eksekutif Kereta Api (KA) Pangrango juru- san Sukabumi-Bogor. “Mulai Rabu (20/1) satu gerbong eksekutif sudah mulai aktif, peminat penumpang kelas eksekutif pun sudah mulai nampak,” ujar Kepala Stasiun KA Sukabumi, Heru Salam saat dihubungi Radar Suka- bumi melalui telepon selular, baru-baru ini. Dengan adanya sistem baru seperti ini, pola operasi KA Pangrango dan KA Siliwangi berubah. Tadinya pola oper- asi KA tersebut Cianjur-Suk- abumi-Bogor dan sebaliknya.

Namun, sekarang ini KA

Perjalanan

dua KA

tersebut pola operasinya masing-masing tidak lagi satu rangkaian, akan tetapi masing-masing ”

KA

HERU SALAM HERU SALAM
HERU SALAM
HERU SALAM

Kepala Stasiun KA Sukabumi

Pangrango pola operasinya pulang pergi (PP), dari Suka- bumi menuju Bogor dan dari Bogor kembali ke Sukabumi, untuk KA Siliwangi hanya untuk perjalanan Sukabumi- Cianjur dan sebaliknya. “Perjalanan dua KA tersebut pola operasinya masing-mas-

GERBONG

Baca Hal 4

PembangunanPasarPelitaMolorLagi

SUKABUMI - Pengerjaan proyek pembangunan Pasar Pelita Kota Sukabumi di- pastikan kembali molor. Padahal, nilai investasinya pun sangat tinggi mencapai angka Rp 390 miliar. Pantauan Radar Sukabu- mi, sejumlah agenda sep- erti peletakan batu pertama

pembangunan pasar ini su- dah dua kali gagal. Pertama pada awal Desember tahun lalu, dan 27 Januari 2016. Kondisi itu digadang- gadang lantaran proses per- izinan analisis soal dampak lingkungan (amdal) yang belum keluar dari Provinsi Jawa Barat (Jabar).

“Saat ini pemerintah tidak

akanberanimelakukanpele-

takan batu pertama, kalau memang izin amdalnya be- lum dilengkapi, meskipun memang itu hanya kegiatan seremonial. Tapi kami lebih baik berhati-hati dikhawat-

PEMBANGUNAN

Baca Hal 4

lebih baik berhati-hati dikhawat-  PEMBANGUNAN Baca Hal 4 FOTO:IKBAL/RADARSUKABUMI SOROTAN: Kondisi Pasar Pelita Kota

FOTO:IKBAL/RADARSUKABUMI

SOROTAN: Kondisi Pasar Pelita Kota Sukabumi yang sudah diratakan dengan tanah, kemarin (22/1).

Rencananya tempat ini akan dibangun pasar semi modern.

Mengagumi Karya Ivan Mulia, Seniman Gitar Resonator Indonesia

SatuGitar7.000Euro, PesananSudahAntrehingga2017

Kreativitas orang Indonesia di kagumi banyak orang luar. Salah satu di antara orang Indonesia yang mampu meraih simpati dari luar negeri adalah Ivan Mulia. Berbekal ide, imajinasi, dan kreativitas di bidang seni, Ivan mampu menarik minat pasar dan mu sisi, terutama di Eropa, dengan gitar resonator buatannya.

TRI MUJOKO BAYUAJI, Cimahi

SEORANG seniman di bidang pembuatan alat musik seperti gitar acap disebut dengan luthier. Jika rujukan nya di Indonesia, sudah ada beberapa luthier yang memiliki nama. Namun, untuk yang berfokus di genre delta blues, mungkin

hanya Ivan Mulia yang sudah dikenal sampai luar negeri.

FOTO:TRI MUJOKO BAYUAJI/JAWA POS

dikenal sampai luar negeri. FOTO:TRI MUJOKO BAYUAJI/JAWA POS SPESIAL: Ivan Mulia di workshop-nya menunjukkan gitar

SPESIAL:

Ivan Mulia di workshop-nya menunjukkan gitar elektrik bermotif naga yang akan dipamerkan dalam The Holy Grail Guitar Show di Jerman pada akhir 2016.

Gitar handmade Ivan adalah gitar resonator. Gitar itu memang dipakai banyak musisi yang berfokus di delta blues. Ciri khas gitar tersebut, terbuat dari logam dan berbodi lebih tebal karena memiliki sebuah cone

atau lubang berbentuk kerucut di tengah bodi. Cone dari logam itu memberikan nuansa sengau di gitar resonator, yang menjadi ciri khas musik delta blues yang lebih banyak

SATU

Baca Hal 4

HariHari IniIni
HariHari IniIni

METROPOLIS

MUI Tegaskan

Teroris Bukan

Ajaran Islam

“ IslammahIslammah AjaranAjaran SilihSilih Asah,Asah,

Asuh

Asih,Asih, Asuh

LainLain AjaranAjaran

Ancaman

!”Ancaman

!”

SUKABUMI

EKSPRES

Bus Hajar Lima Kendaraan Sekaligus

“Matak“Matak SingSing HadHade e PanPan MawaMawa NyawaNyawa BaturBatur ””
“Matak“Matak SingSing HadHade
e
PanPan
MawaMawa NyawaNyawa BaturBatur
””
SUBUH 04:29 ASHAR 15:29 ISYA 19:34 Email: redaksi@radarsukabumi.com DZUHUR 12:07 MAGRIB 18:20
SUBUH 04:29
ASHAR 15:29
ISYA 19:34
Email: redaksi@radarsukabumi.com
DZUHUR 12:07
MAGRIB 18:20
BaturBatur ”” SUBUH 04:29 ASHAR 15:29 ISYA 19:34 Email: redaksi@radarsukabumi.com DZUHUR 12:07 MAGRIB 18:20
BaturBatur ”” SUBUH 04:29 ASHAR 15:29 ISYA 19:34 Email: redaksi@radarsukabumi.com DZUHUR 12:07 MAGRIB 18:20
BaturBatur ”” SUBUH 04:29 ASHAR 15:29 ISYA 19:34 Email: redaksi@radarsukabumi.com DZUHUR 12:07 MAGRIB 18:20
BaturBatur ”” SUBUH 04:29 ASHAR 15:29 ISYA 19:34 Email: redaksi@radarsukabumi.com DZUHUR 12:07 MAGRIB 18:20
BaturBatur ”” SUBUH 04:29 ASHAR 15:29 ISYA 19:34 Email: redaksi@radarsukabumi.com DZUHUR 12:07 MAGRIB 18:20
BaturBatur ”” SUBUH 04:29 ASHAR 15:29 ISYA 19:34 Email: redaksi@radarsukabumi.com DZUHUR 12:07 MAGRIB 18:20
BaturBatur ”” SUBUH 04:29 ASHAR 15:29 ISYA 19:34 Email: redaksi@radarsukabumi.com DZUHUR 12:07 MAGRIB 18:20
BaturBatur ”” SUBUH 04:29 ASHAR 15:29 ISYA 19:34 Email: redaksi@radarsukabumi.com DZUHUR 12:07 MAGRIB 18:20
BaturBatur ”” SUBUH 04:29 ASHAR 15:29 ISYA 19:34 Email: redaksi@radarsukabumi.com DZUHUR 12:07 MAGRIB 18:20
BaturBatur ”” SUBUH 04:29 ASHAR 15:29 ISYA 19:34 Email: redaksi@radarsukabumi.com DZUHUR 12:07 MAGRIB 18:20
BaturBatur ”” SUBUH 04:29 ASHAR 15:29 ISYA 19:34 Email: redaksi@radarsukabumi.com DZUHUR 12:07 MAGRIB 18:20
BaturBatur ”” SUBUH 04:29 ASHAR 15:29 ISYA 19:34 Email: redaksi@radarsukabumi.com DZUHUR 12:07 MAGRIB 18:20
BaturBatur ”” SUBUH 04:29 ASHAR 15:29 ISYA 19:34 Email: redaksi@radarsukabumi.com DZUHUR 12:07 MAGRIB 18:20
BaturBatur ”” SUBUH 04:29 ASHAR 15:29 ISYA 19:34 Email: redaksi@radarsukabumi.com DZUHUR 12:07 MAGRIB 18:20
BaturBatur ”” SUBUH 04:29 ASHAR 15:29 ISYA 19:34 Email: redaksi@radarsukabumi.com DZUHUR 12:07 MAGRIB 18:20
BaturBatur ”” SUBUH 04:29 ASHAR 15:29 ISYA 19:34 Email: redaksi@radarsukabumi.com DZUHUR 12:07 MAGRIB 18:20
BaturBatur ”” SUBUH 04:29 ASHAR 15:29 ISYA 19:34 Email: redaksi@radarsukabumi.com DZUHUR 12:07 MAGRIB 18:20
BaturBatur ”” SUBUH 04:29 ASHAR 15:29 ISYA 19:34 Email: redaksi@radarsukabumi.com DZUHUR 12:07 MAGRIB 18:20
BaturBatur ”” SUBUH 04:29 ASHAR 15:29 ISYA 19:34 Email: redaksi@radarsukabumi.com DZUHUR 12:07 MAGRIB 18:20
BaturBatur ”” SUBUH 04:29 ASHAR 15:29 ISYA 19:34 Email: redaksi@radarsukabumi.com DZUHUR 12:07 MAGRIB 18:20

NASIONAL

HALAMANHALAMAN 22

RADARRADAR SUKABUMISUKABUMI

SABTU,SABTU, 2323 JANUARIJANUARI 20162016 // 1212 RABIULRABIUL AKHIRAKHIR 14371437 HH

MusadeqTerancamPenjara5Tahun

Bakorpakem Minta MUI Keluarkan Fatwa Gafatar Sesat

JAKARTA – Nasib Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) bakal tamat. Badan Koordinasi Pen- gawasan Aliran Kepercayaan Masyarakat (Bakorpakem) telah menyelesaikan investigasi yang terkait dengan ideologi Gafatar. Hasilnya, lembaga yang diben- tuk Ahmad Musadeq tersebut menyimpang dari ajaran pokok, yakni Islam. Rencananya, hasil investigasi itu menjadi reko- mendasi bagi Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk menga- nalisis Gafatar. Selanjutnya, pimpinan MUI dapat mengeluarkan fatwa yang melarang Gafatar. Fatwa MUI diharapkan keluar akhir bulan ini. Ketua Bakorpakem yang juga Jaksa Agung Muda Inteli- jen (Jamintel) Adi Toegaris- man mengatakan, Bakorpakem

mengeluarkan lima poin yang terkait dengan Gafatar Di anta- ranya, Gafatar, yang menyatakan diri sebagai ormas, ternyata menjalankan kegiatan agama yang terindikasi melenceng (se- lengkapnya lihat grafis). ”Kami minta MUI menerbitkan fatwa terhadap Gafatar. Harapannya, dalam fatwa itu Gafatar disebut menyimpang dari ajaran agama pokok, Islam,” kata Adi setelah memimpin rapat Bakorpakem di gedung Kejagung kemarin

(21/1).

Rapat tersebut dihadiri ang- gota Bakorpakem dari instansi lain. Di antaranya, Direktur So- sial Budaya Mabes Polri Brigjen Bambang Sucahyono, Ketua Komisi Pengkajian dan Pene- litian MUI Utang Ranuwijaya, Direktur Ormas Kemendagri Aswin Nasution, Kepala Divisi II Badan Intelijen Negara (BIN) Sularto, Wakil Asisten Terito- rial (Aster) Panglima TNI Letkol Umar Hidayat, serta Kabalitbang dan Diklat Kemenag Abd. Rah-

man Mas’ud. Menurut Adi, den- gan keluarnya fatwa MUI, status Gafatar bakal men jadi terang benderang. Yakni, kelompok itu merupakan aliran sesat. ”Un- tuk seluruh pengikutnya, tentu diharapkan tidak lagi mengi- kuti dan menjalankan kegiatan Gafatar,” papar jaksa berdarah Madura tersebut. Di tempat yang sama, Brigjen Bambang mengatakan bahwa fatwa MUI selanjutnya menjadi dasar bagi kepolisian untuk bergerak. Fatwa yang berisi bahwa Gafatar sesat dan ter- larang menjadi pijakan bagi Polri untuk memproses pidana pimpinan dan pengikutorgan- isasi tersebut. Mereka akan dijerat dengan pasal 156 KUHP atas sang- kaan penodaan agama. ”Pasal itu juga yang dulu diterap- kan kepada Ahmad Musadeq saat kasus pertamanya,” kata Bambang. Dengan sangkaan penodaan agama, Musadeq dan pengikutnya terancam

hukuman maksimal lima tahun penjara. Menurut Bambang, sangkaan pasal tersebut ti- dak hanya diterapkan kepada Musadeq. Tapi juga akan di- tujukan kepada para petinggi Gafatar lainnya. Tentu Polri juga akan mencari bukti yang lebih dalam terkait dengan pe- nodaan agama tersebut. ”Jadi, kuncinya ada pada fatwa dari MUI. Tanpa fatwa itu, tentu kami hanya menjerat dengan pasal penculikan seperti yang terjadi di Jogja,” tuturnya. Bambang menegaskan, pihak kepolisian siap memproses hukum Musadeq. Salah sa- tunya, memantau keberadaan Musadeq. Polisi tidak ingin kehilangan jejak mantan ter- pidana yang pernah mengaku sebagai nabi tersebut. ”Tempat keberadaannya telah diketahui kok,” terangnya. Setelah kasusnya mulai di- tangani Polri, tentu akan ada larangan bepergian ke luar negeri bagi Musadeq. Tujuan-

nya, Musadeq tidak bisa kabur. ”Pencekalan otomatis mengi- kuti saat sudah jelas statusnya,” paparnya. Proses hukum terhadap Musadeq dan petinggi Gafa- tar lainnya sebenarnya bukan senjata pemungkas Bakor- pakem. Anggota Bakorpakem dari Polri itu menuturkan, ada langkah lain untuk menangani kasus Gafatar sekaligus me- nyadarkan pengikut Musadeq. Yakni, Sambungan dari hal 1 mewajibkan Musadeq untuk membuat pengakuan bahwa dirinya berbohong dalam mengajarkan pemahamannya. Pengakuan itulah yang di- harapkan membuat para pengi- kut Gafatar sadar. Dengan be- gitu, mereka bisa kembali ke jalan yang lurus. ”Buah pikiran adanya pengakuan berbohong itu karena Musadeq sudah per- nah dipidana karena kasus yang sama,” terang dia. (idr/uni/ arf/ant/owi/jun/sep/JPG/

c11/agm)

terang dia. (idr/uni/ arf/ant/owi/jun/sep/JPG/ c11/agm) FIGUR Sementara anak-anak asyik memainkan angklung Mang

FIGUR

Sementara anak-anak asyik memainkan angklung Mang Udjo. Saung Angklung Mang Udjo Raih Penghargaan dari Badan
Sementara anak-anak asyik memainkan angklung Mang Udjo.
Saung Angklung Mang Udjo Raih Penghargaan dari Badan PBB
FOTO YESSY ARTADA/JPNN.COM
MANILA - Indonesia kem-
bali berjaya di ajang bergeng-
si. Setelah berhasil memboy-
ong tiga penghargaan dari
empat yang dikategorikan di
ajang United Nation World
Tourism Organisation (UN-
WTO), yang diselenggara-
kan di Madrid, Kamis (21/1)
kemarin. Hari ini, Jumat
(22/1) Indonesia berhasil
memborong penghargaan
dalam ajang 29th, ASEAN
Tourism Association (ASE-
ANTA) Awards for Excellence
2016, yang berlangsung di
Manila, Filipina. Dari enam
yang dikategorikan, Indo-
nesia berhasil membawa
pulang tiga penghargaan.
“Puji syukur pada hari ini
kami, Indonesia berhasil
mendapatkan tiga penghar-
gaan yang sangat bergengsi
dalam ajang ASEANTA di
Manila. Tentu, tiga penghar-
gaan yang didapatkan Indo-
nesia amat membanggakan
bangsa kami,” ujar Menteri
Pariwisata Arief Yahya usai
menerima penghargaan
tersebut. Dalam rangkaian
acara ASEAN Tourism Forum
(ATF) 2016 tersebut, Indone-
sia berhasil memenangkan
tiga kategori yakni Best ASE-
AN Tourism Photo, kategori
Best ASEAN Cultural Pres-
KESENIAN : Menteri
Pariwisata Arief Yahya
saat mendampingi
pemenang dari
Indonesia di ajang
ASEAN Tourism
Association (ASEANTA)
Awards for Excellence
2016, yang berlangsung
di Manila, Filipina,
Jumat (22/1).
ervation Effort dan kategori
Best ASEAN Travel Article.
Penghargaan tersebut kata
Arief, semakin menguku-
hkan tekad dan upaya In-
donesia untuk terus mem-
bangun industri pariwisata,
yang mengedepankan serta
menciptakan pertumbuhan
perekonomian. “Kami juga
ingin menciptakan lapangan
kerja, serta menghapus ke-
miskinan di daerah sekitar
destinasi pariwisata,” tegas
Arief. (chi/jpnn)

Dewie Siapkan Uang untuk Kemen ESDM

JAKARTA – Permainan kawal-mengawal anggaran proyek yang melibatkan Dewie Yasin Limpo mulai mengarah ke sejumlah pi- hak, termasuk pejabat di Kementerian ESDM. Staf khusus Dewie, Rinelda Bandaso, mengungkapkan, ada uang yang disiapkan untuk orang di Kement- erian ESDM. Rinelda men- gungkapkan keterangan itu setelah bersaksi untuk ter- dakwa Irenius Adii (kepala Dinas ESDM Kabupaten Deiyai yang menyuap Dew- ie) di pengadilan tipikor kemarin (21/1). Dia mengaku, uang yang diambilnya dari Setiadi Jusuf (bos PT Abdi Bumi Cendrawasih) dan Ire nius disiapkan untuk pejabat di Kementerian ESDM. ”Saya tidak tahu siapa orangnya. Sebab, waktu itu langsung tertangkap. Mungkin mau diserahkan ke siapa, lalu dibagi,” ujar Rinelda. Dia juga mengungkapkan, Dewie sempat melobi sejumlah anggota banggar agar melo- loskan pengajuan proyek pembangkit listrik tenaga mikro hidro (PLTMH) lewat dana aspirasi.

”Bu Dewie sempat melobi ke anggota bang gar dari dapil Papua. Tetapi, kare- na waktunya mepet, tidak berhasil,” ungkap Rinelda setelah sidang. Beberapa anggota bang- gar sebenarnya sempat setuju. Namun, sesuai den- gan aturan, dana aspirasi tidak bisa digelontorkan ke dapil Papua. Permainan kawal-mengawal anggaran proyek, tampaknya, sudah biasa dilakukan Dewie. Se- lain mengawal anggaran proyek pembangkit di Ka- bupaten Deiyai, dia diduga pernah melakukan hal yang sama di Kabupaten Tana Toraja. Hal itu terungkap saat ha- kim ketua John H. Butarbu- tar bertanya kepada Rinelda mengenai arahan dia ke Irenius untuk memasukkan proposal pembangunan PLTMH di Kabupaten Dei- yai lewat Dewie. ”Ide siapa itu untuk me- masukkan proposal lewat Dewie Yasin Limpo?” tanya hakim. Rinelda menjawab, dia menyarankan seperti itu karena sudah ada yang ber- hasil, yakni Kabupaten Tana Toraja. Sayang, dia berkilah saat ditanya apakah proyek

di Toraja tersebut juga menjadi permainan Dewie. Dia mengaku hanya pernah mendengar ada pengajuan proyek listrik di Toraja yang berhasil. Sementara itu, di tempat terpisah, KPK kem- bali memeriksa Damayanti Wisnu Putranti, anggota Komisi V DPR yang juga ter- libat suap pengawalan ang- garan.Damayanti mengaku diperiksa penyidik dalam kaitan pengembalian se- jumlah barang bukti. Politikus PDIP tersebut tak mau menjawab sejum- lah pertanyaan mengenai keterlibatan kolega lain di komisi V. Terkait penggele- dahan ruangan dua ang- gota komisi V Yudi Widiana (PKS) dan Budi Supriyanto (Golkar), Damayanti men- gatakan bahwa hanya ked- uanya dan Tuhan yang tahu. Menurut Damayanti, yang dilakukannya juga sudah umum dilakukan di DPR. ”Kalau proses seperti itu sudah umum, anggaran as- pirasi APBN,” ujarnya. Informasi yang dihimpun koran ini menyebutkan, se- benarnya Damayanti sudah bernyanyi mengenai siapa saja yang ikut terlibat dalam perkaranya. Setidak nya ada

lima nama kolega Dama- yanti yang sudah disebut perannya. Sayang, KPK ma- sih belum bersedia mem beberkan soal itu. Wakil

Ketua KPK Saut Situmorang tak mau menjawab soal perkara. ”Biar nanti terbuka ke publik di persidangan,” ujarnya. (gun/c9/c5/end)

ke publik di persidangan,” ujarnya. (gun/c9/c5/end) TAK MALU: Damayanti seusai diperiksa KPK SUSI PUDJIASTUTI

TAK MALU: Damayanti seusai diperiksa KPK

SUSI PUDJIASTUTI Wajibkan Seragam Pink pimpin. pimpin. ”KKP ”KKP ungu ungu u u c c
SUSI PUDJIASTUTI
Wajibkan
Seragam Pink
pimpin. pimpin.
”KKP ”KKP
ungu ungu
u u c c a a p p
A A i i r r

SETIAP orang punya selera masingmasing dalam berbagai hal. Termasuk dalam berpak- aian. Mulai gaya, motif, bentuk, hingga warna. Tujuannya, terlihat menarik bagi orang lain. Soal warna, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengaku sukawarna pakaian yang terang. Menurut dia, pakaian yang terang lebih fleksi-

bel digunakan untuk berbagai jenis warna kulit. ”Yang terang dong. Kalau gelap, orang yang sudah hitam tidak cocok,” kata Susi saat mendampingi Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengunjungi pameran di Ke- mayoran beberapa waktu lalu. Bahkan, pilihan warna itu

diterapkan rap an di lingkun- ng un-

gan kementerian kementerian yang yang

dia

(Kementerian menterian Kelau- Kelau-

tan dan dan Perikanan, Perikanan,

Red) d) seragam seragam ba- ba- sama sama

runya ya

pink. k. Bapak-bapak Bapak-bapak

Dirjen jen seragam- seragam-

nya ungu ungu sama sama

pink, k, biar biar ce ce

r a h ,” ,”

pemilik milik mas- mas-

kapai ai

S u u s s i i

tersebut. sebut.

(far/ a r /

c11/ 1 /

end) )

HUKUM

s s i i tersebut. sebut. (far/ a r / c11/ 1 / end) ) HUKUM

FOTO: M FATHRA NAZRUL ISLAM/JPNN.COM

PEMERIKSAAN : Penyidik KPK menggeledah ruang kerja Anggota Komisi V DPR Fraksi Golkar, Budi Supriyanto, di lantai 13 Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen RI, Senayan, Jakarta, Jumat (15/1).

KPK Larang Politikus Golkar Ini ke Luar Negeri

JAKARTA - KPK mencegah Anggota Komisi V DPR dari Partai Golkar Budi Supriyanto terkait pengembangan penyidikan dugaan suap ang- garan Kementerian Pekerjaan Umum dan Peker- jaan Rakyat. Direktur PT Cahaya Mas Perkara So Kok Seng alias Aseng juga ikut dilarang bepergian ke luar negeri dengan alasan yang sama. Menurut Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati, pencegahan dilakukan kare- na dikhawatirkan keduanya membawa barang bukti yang terkait dengan kasus ini ke luar negeri. “Pencegahan selama enam bulan terhitung 20 Januari 2016,” kata Yuyuk, Jumat (22/1). Meski demikian baik Budi maupun Aseng ma- sih berstatus saksi. Budi sedianya digarap KPK sebagai saksi hari ini namun tak hadir dengan alasan sakit. KPK baru menjerat anggota Komisi V DPR Damayanti Yanti Putranti, dua stafnya Julia Prasetyarini dan Dessy A Edwin serta Direktur Utama PT Windu Tunggal Utama Abdul Khoir sebagai tersangka. (boy/jpnn)

Prasetyarini dan Dessy A Edwin serta Direktur Utama PT Windu Tunggal Utama Abdul Khoir sebagai tersangka.
Prasetyarini dan Dessy A Edwin serta Direktur Utama PT Windu Tunggal Utama Abdul Khoir sebagai tersangka.
Prasetyarini dan Dessy A Edwin serta Direktur Utama PT Windu Tunggal Utama Abdul Khoir sebagai tersangka.
Prasetyarini dan Dessy A Edwin serta Direktur Utama PT Windu Tunggal Utama Abdul Khoir sebagai tersangka.
Prasetyarini dan Dessy A Edwin serta Direktur Utama PT Windu Tunggal Utama Abdul Khoir sebagai tersangka.
Prasetyarini dan Dessy A Edwin serta Direktur Utama PT Windu Tunggal Utama Abdul Khoir sebagai tersangka.
Prasetyarini dan Dessy A Edwin serta Direktur Utama PT Windu Tunggal Utama Abdul Khoir sebagai tersangka.
Prasetyarini dan Dessy A Edwin serta Direktur Utama PT Windu Tunggal Utama Abdul Khoir sebagai tersangka.
Prasetyarini dan Dessy A Edwin serta Direktur Utama PT Windu Tunggal Utama Abdul Khoir sebagai tersangka.
Prasetyarini dan Dessy A Edwin serta Direktur Utama PT Windu Tunggal Utama Abdul Khoir sebagai tersangka.
Prasetyarini dan Dessy A Edwin serta Direktur Utama PT Windu Tunggal Utama Abdul Khoir sebagai tersangka.
Prasetyarini dan Dessy A Edwin serta Direktur Utama PT Windu Tunggal Utama Abdul Khoir sebagai tersangka.
Prasetyarini dan Dessy A Edwin serta Direktur Utama PT Windu Tunggal Utama Abdul Khoir sebagai tersangka.
Prasetyarini dan Dessy A Edwin serta Direktur Utama PT Windu Tunggal Utama Abdul Khoir sebagai tersangka.
Prasetyarini dan Dessy A Edwin serta Direktur Utama PT Windu Tunggal Utama Abdul Khoir sebagai tersangka.
Prasetyarini dan Dessy A Edwin serta Direktur Utama PT Windu Tunggal Utama Abdul Khoir sebagai tersangka.
Prasetyarini dan Dessy A Edwin serta Direktur Utama PT Windu Tunggal Utama Abdul Khoir sebagai tersangka.
Prasetyarini dan Dessy A Edwin serta Direktur Utama PT Windu Tunggal Utama Abdul Khoir sebagai tersangka.
Prasetyarini dan Dessy A Edwin serta Direktur Utama PT Windu Tunggal Utama Abdul Khoir sebagai tersangka.
Prasetyarini dan Dessy A Edwin serta Direktur Utama PT Windu Tunggal Utama Abdul Khoir sebagai tersangka.

MIMBAR PUBLIK

SABTU, 23 JANUARI 2016 / 12 RABIUL AKHIR 1437 H

RADAR SUKABUMI

HALAMAN 3

Kirimkan Foto atau Unek-unek Anda terhadap layananpublik seperti PLN, PDAM, PT Pos, Telepon, Jalan Rusak,
Kirimkan Foto atau Unek-unek Anda terhadap
layananpublik seperti PLN, PDAM, PT Pos, Telepon,
Jalan Rusak, Pungli, Kemacetan, Pembuatan
KK/KTP/SIM/Paspor/
SertifikatTanah, dll.
Cantukannama
Ketik:
danalamat
MPB(spasi)isipesan
lengkap,
KTP. nomor
Kirim ke
teleponyangbisa
dihubungi,
nomor
pelanggan(untuk
0857-2163-9400
layananPDAM/
PLN/Telkom)dan
lampirkanfotokopi
Layananini bertarif normal
Kirimkan ke
ataukirimkanmelaluiE-mail:
Jl. RedaksiRadar Sukabumi
nurpalahsukabumi@gmail.com
Sukabumi,
telp:0266-219204
Salabintana
fax:0266-210615
KM3,5
Panjalu
Hanyayangmemenuhisyaratyangakan
dimuat.Redaksiberhakmengeditisitulisan
tanpamengurangisubstansi.Redaksitidak
bertanggungjawabatasdampaklangsung
maupuntidak,pascapemuatantulisan.
Terimakasih.
CantumkanCantumkanIdentitasIdentitasLengkapLengkap
Nomor Telepon Penting 1. Polisi 110 6. . Pemadam Kebakaran 113 atau (0266) 222155 2.
Nomor Telepon
Penting
1.
Polisi
110
6.
.
Pemadam Kebakaran
113
atau (0266) 222155
2.
.
Ambulans
Ambulans
118
118
7.
7.
PLN
123
atau (0266) 221163
3.
.
BASARNAS BASARNAS
115
115
8.
8.
Gangguan PJU
(0266) 222142
4.
.
Kantor Kantor Pos Pos
(0266) 222542
(0266) 222542
Kota Sukabumi
Kota Sukabumi
9.
9.
Telkom
147
atau (0266) 220666
5. .
PDAM PDAM TBW TBW
(0266) (0266) 221172 221172
10. 10 KODIM 0607
(0266) 222542
Polres Sukabumi Kota (0266) 245068
1. Polsek Cikole
(0266) 215785
9. . Polsek Sukabumi
(0266) 223298
2. .
Polsek Gunung Puyuh
Polsek Gunung Puyuh
(0266) (0266) 218182 218182
10. 10
. Polsek Sukaraja
Polsek Sukaraja
(0266) (0266) 221745 221745
3. .
Polsek Citamiang
Polsek Citamiang
(0266) 216110
(0266) 216110
11. 11
. Polsek Sukalarang
Polsek Sukalarang
(0266) 261349
(0266) 261349
4. .
Polsek Warudoyong
Polsek Warudoyong
(0266) 241712
(0266) 241712
12. 12
. Polsek Kadudampit
Polsek Kadudampit
(0266) 214643
(0266) 214643
5. .
Polsek Baros
Polsek Baros
(0266) 221834
(0266) 221834
13 13.
. Polsek Kebon Pedes
Polsek Kebon Pedes
(0266) 245983
(0266) 245983
6. .
Polsek Polsek Cibereum Cibereum
(0266) 234919
(0266) 234919
14. 14
. Polsek
Polsek Cireunghas
Cireunghas
(0266) 243376
(0266) 243376
7. .
Polsek Lembursitu
Polsek Lembursitu
(0266) 231210
(0266) 231210
15. 15
. Polsek GN.Guruh
Polsek GN.Guruh
(0266) 6325354
(0266) 6325354
8. .
Polsek Polsek Cisaat Cisaat
(0266) (0266) 222352 222352
Polres Sukabumi (0266 - 434110)
1. Polsek Cibadak
(0266) 531136
16. Polsek Cidahu
(0266) 733598
2. .
Polsek Nagrak
Polsek Nagrak
(0266) 534110
(0266) 534110
1
17. Polsek Parakan Salak
7.
Polsek Parakan Salak
(0266) 735117
(0266) 735117
3. .
Polsek Cikidang
Polsek Cikidang
(0266) 621210
(0266) 621210
18. Polsek Simpenan
1
8.
Polsek Simpenan
(0266) 490599
(0266) 490599
4. .
Polsek
Polsek Cikembar
Cikembar
(0266) 321110
(0266) 321110
1
19. Polsek Cikakak
9.
Polsek Cikakak
(0266)6440361
(0266) 6440361
5. .
Polsek
Polsek Cicurug
Cicurug
(0266) 731210
(0266) 731210
2
20. Polsek Purabaya
0.
Polsek Purabaya
(0266) 340099
(0266) 340099
6. .
Polsek Parung Kuda
Polsek Parung Kuda
(0266) 531853
(0266) 531853
2
21. Polsek Tegal Buleud
1.
Polsek Tegal Buleud
(0266)
( 0266)
- -
7. .
Polsek Kalapa Nunggal
Polsek Kalapa Nunggal
(0266) 620110
(0266) 620110
22. Polsek Kali Bundeur
2
2.
Polsek Kali Bundeur
(0266)
(0266)
- -
8. .
Polsek Palabuhanratu
Polsek Palabuhanratu
(0266) 431110
(0266) 431110
23. Polsek Ciracap
2
3.
Polsek Ciracap
(0266) 490487
(0266) 490487
9. .
Polsek Warung Kiara
Polsek Warung Kiara
(0266) 321823
(0266) 321823
24. Polsek Jampang Kulon
2
4.
Polsek Jampang Kulon
(0266) 490110
(0266) 490110
10. 0.
Polsek Cisolok
Polsek Cisolok
(0266) 431034
(0266) 431034
2
25. Polsek Bojong Genteng
5.
Polsek Bojong Genteng
(0266) 620580
(0266) 620580
11. 1.
PolsekJampangTengah:
PolsekJampangTengah: (0266) 460110
(0266) 460110
2
26. Polsek Caringin
6.
Polsek Caringin
(0266) 238307
(0266) 238307
12. 2.
Polsek Sagaranten
Polsek Sagaranten
(0266) 341125
(0266) 341125
27. Polsek Nyalindung
2
7.
Polsek Nyalindung
(0266) 480110
(0266) 480110
13. 3.
Polsek Lengkong
Polsek Lengkong
(0266) 6461567
(0266) 6461567
28. Polsek Gegerbitung
2
8.
Polsek Gegerbitung
(0266) 241592
(0266) 241592
14. 4.
Polsek Ciemas
Polsek Ciemas
(0266)
(0266)
- -
29. Polsek Curug Kembar
2
9.
Polsek Curug Kembar
(0266)
(0266)
- -
15. 5.
Polsek Polsek Surade Surade
0266) 0266) 490295 490295
RUMAH SAKIT
1. RSUD R.Syamsudin S.H
(0266) 225180
5. 5.
RSI.Assyifa
(0266) 222663
2. .
RSUD Palabuhan Ratu
RSUD Palabuhan Ratu
(0266) 432081
(0266) 432081
6. 6.
RS. Hermina
RS. Hermina
(0266) 6252525
(0266) 6252525
3. .
RSUD
RSUD Sekar Wangi
Sekar Wangi
(0266) 531261
(0266) 531261
7. 7.
RS.
RS. Kar
Kar ka
ka
(0266) 6250905
(0266) 6250905
4. RS Betha Medika
(0266) 248022
Medikal Center
PALANG MERAH INDONESIA (PMI)
1. PMI Kab. Sukabumi
(0266) 236447
2. Unit Tranfusi Darah PMI Kab. Sukabumi
(0266) 236974
3. PMI Kota Sukabumi
(0266) 213119
4. Unit Donor Darah (UDD) Kota Sukabumi
(0266) 226551
(RADAR SUKABUMI)
(RADAR SUKABUMI)

Angkot Sukaraja Diharap Tertib

ANGKOT di Sukaraja ma- kin tidak beraturan seolah olah jalan lalulintas di Su- karaja menjadi miliknya, terbukti dengan seenaknya berhenti atau ngetem kend- araannya tidak memperdu- likan pengguna jalan lainya. Terutama dari mulai jalur terminal Sukaraja sampai Bunderan depan Kantor Kecamatan Sukaraja baik angkot 01 maupun angkot 05, kepada pihak berwenang yang terkait dengan masalah ketertiban berlalu lintas

mungkin dalam hal ini Di- shub Kabupaten Sukabumi dan Satlantas Polres Suka- bumi dapat menertibkan angkot yang ngetem sem- barangan, khususnya di sekitar Bunderan Sukaraja, Alfamart, kantor BJB Su- karaja.Berharap dapat lebih meningkatkan kerterban berlalulintas khusunya di Sukaraja umunya di wilayah Sukabumi.

085759655521

Pemkab Perhatikan Masalah Lahan Negara

KEPADA Penjabat Bupati maupun Sekda ataupun in- tansi terkait di Pemkab Suka- bumi, tolong lebih diperha- tikan masalah lahan negara. Jangan sampai, keberadaan lahan yang seharusnya bisa dimanfaatkan oleh masyara-

kat untuk menyambung hid- up justru jadi bencana. Saat ini, sudah banyak konflik mengenai tanah negara tapi Pemkab Sukabumi seolah diam tanpa ada campur tan- gan. Atau jangan-jangan, Pemkab Sukabumi juga ikut

‘bermain’. Masyarakat kecil butuh perlindungan bukan malah dimanfaatkan. Tolong perhatikan dan selesaikan

setiap sengketa tanah di Ka- bupaten Sukabumi sebelum memakan korban.

08562304254

Tolong Dibuatkan Trotoar di Jalan Salabintana

ASSALAMUALAIKUM wr.wb, Bapak Bupati Suka- bumi mohon dibuatkan trotoar disepanjang Jalan Selabintana. Saya olah raga jogging was-was diserempet

mobil/motor dibadan jalan karena bahu jalan gak ada trotoar. terimakasih.

Sidak Perusahaan Tak Berikan Waktu Ibadah

tau ribuan karyawan/i yang tidak ada waktu istirahat atau sholat asar. Penegakkan

syariat islamnya dimana??

081284428512

PEMERINTAH har us

082158174748 segera sidak ke perusahaan- perusahaan untuk meman-

OPINI

Reorientasi Pendidikan Di Kota Sukabumi

KETIKA p e m e rat aa n pendidikan yang pada hakikatnya adalah proses tranformasi yang bersifat memperdayakan masyara- kat. Namun, ditafsirkan sebagai sistem yang terlalu

mekanistis. Maka, pem-

berdayaan masyarakat se-

makin menjadi halusinasi

panjang semata. desentral-

isasi pendidikan daerah be- lum mampu menerjemah- kan rencana pendidikan

nasional, alhasil adalah ketergantungan siswa di daerah terhadap pendi- dikan tinggi di kota-kota besar. Gejala ini dilihat dari ketergantungan kaum muda kota sukabumi yang ingin mencicipi pergu- ruan tinggi di kota kota be-

sar. Begitu banyak lulusan

siswa sekolah menengah

atas (SMA) yang lulus dan

berniat akan melanjutkan

ke Perguruan Tinggi di luar

kota Sukabumi. Hal ini, di-

dasari karena ketidakmam-

puan Pemerintah Daerah

(Pemda) untuk menangkap

kegelisahan siswa SMA.

Andai saja di kota ini ada

satu saja Perguruan Tinggi

Negeri (PTN) maka keter- gantungan itu akan bisa dikikis.

Tidak bermaksud meng-

halangi adik-adik saya yang akan melanjutkan sekolah

di perguruan tinggi ke-

namaan. Namun, alangkah baiknya Pemda menye- diakan lahan pendidikan yang berkompeten bagi para siswa SMA yang tidak mampu melanjutkan studi-

nya ke luar daerah. Dengan adanya PTN di sukabumi maka sukabumi akan mem- punyai keterkaitan send-

iri baik secara pariwisata

maupun pendidikan. Secara historis kota Sukabumi sudah men- jadi sentra akademis pada masanya, bahkan sam- pai saat ini. Kota yang- sering disebut sebagai kota tujuan nyantri,Ini bisa di buktikan dengan masih adanya pondok pesantren salafi dan semi- modern yang telah lama hadir di sukabumi. Sebut saja pesantren kemahsy- uran Syamsul Ulum Gu- nung Puyuh, Pesantren Anidzom Salabinta, dan Pesantren kenamaan lain- nya. Tak jarang bila kita zi-

arahi masih banyak santri yang berasal dari luar sukabumi, bahkan berasal dari luar pulau jawa. Harusnya pemda suka- bumi bercermin pada ke- jayaan sekolah non formal

Oleh :

FAKHRIZALHAQ *

seperti itu. menjadikan sukabumi sebagi iklim ak- ademis sebetulnya bukan sekedar impian semata. Kota sukabumi saat ini bak kayu dalam kelem- bapan. Hanya mampu menghasilkan jamur- jamur pendidikan. Be- gitu suburnya perguruan tinggi swasta yang ada di sukabumi. Bahkan dari banyak perguruan tinggi swasta tersebut telah di- panen oleh kementrian r i s e t d a n p e n d i d i k a n tinggi,lalu dibekukan. Sekedar menyegarkan in- gatan kita, sudah berapa banyak perguruan tinggi yang gulung tikar bahkan tersiar kabar diantaranya tidak memiliki izin dari Kemenristek-Dikti. Suatu keprihatinan, ke- tika kota sukabumi diang- gap berhasil mengadopsi bentuk tata letak perkota- an seperti Ibu kota provin- si. Namun, disisi lain sukabumi seperti belum siap untuk mengadopsi pendidikan di kota-kota besar. Pembangunan dae- rah tidak boleh dipandang

secara fisik saja. Tetapi harus mengedepankan sumber daya manusia yang kedepenannya akan menghasilkan regenerasi kepemimpinan daerah maupun nasional. Manu- sia yang akan memajukan daerahnya dan paham akan problematika kot- anya. Pembangunan perguruan tinggi yang berkualitas di kota sukabumi harus men- jadi agenda prioritas. Sebe- lum, kota sukabumi di cap gagal untuk mempertah- ankan citra positifnya se- bagai kota tujuan nyantri. Selain itu, Reorientasi ke- bijakan pendidikan untuk mengurangi ketimpangan secara akademis akan ber- dampak terhadap tiga hal. Pertama, penenyetaraan kualitas masyarakat secara akademis untuk mengen- taskan masyarakat dari kemiskinan dan pengang- guran. Bangsa kita telah be- rada di gerbang Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Penyelenggaraan pendi- dikan secara berkualitas akan membuat masyarakat semakin sadar dan siap menghadapi persaingan. Kedua, secara sosial dan budaya. Masyarakat kota ini dapat mengembangkan

skema kemitraan dengan

masyarakat lain di kota-ko-

ta besar. Hal ini dapat me-

numbuhkan keterbukaan

di masyarakat sukabumi.

Sehinggga masyarakat ti- dak saja mengenal budaya sendiri juga mengenal bu- daya orang lain. Ketiga, secara ekonomi masyarakat akan diuntung- kan dengan adanya PTN ini adalah Terciptanya lapan-

gan pekerjaan. Lalu, disu-

sul dengan akan terjadinya

gairah perdagangan di sek- tor ekonomi kreatif dan usaha kecil menengah. Sebagai penutup, pem- b a n g u n a n P T N y a n g berkualitas harus serta didorong oleh pengem- bangaan kelembagan pen- didikan lainnya. Pada era sekarang tantangan global terus menuntut kita un-

tuk menjadi berkembang dan berkualitas secara in- telektual dan moralitas. Terakhir, ketika pendidi- kan hanya diterjemahkan sebagai agenda rutin dan administratif saja. Bah- kan cenderung pada kliam keberhasilan secara poli- tis, maka esensi dari pen- didikan akan kehilangan makna.(*) *) Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

secara poli- tis, maka esensi dari pen- didikan akan kehilangan makna.(*) *) Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah
secara poli- tis, maka esensi dari pen- didikan akan kehilangan makna.(*) *) Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah
secara poli- tis, maka esensi dari pen- didikan akan kehilangan makna.(*) *) Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah
secara poli- tis, maka esensi dari pen- didikan akan kehilangan makna.(*) *) Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah
secara poli- tis, maka esensi dari pen- didikan akan kehilangan makna.(*) *) Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah
secara poli- tis, maka esensi dari pen- didikan akan kehilangan makna.(*) *) Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah
secara poli- tis, maka esensi dari pen- didikan akan kehilangan makna.(*) *) Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah
secara poli- tis, maka esensi dari pen- didikan akan kehilangan makna.(*) *) Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah
secara poli- tis, maka esensi dari pen- didikan akan kehilangan makna.(*) *) Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah
secara poli- tis, maka esensi dari pen- didikan akan kehilangan makna.(*) *) Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah
secara poli- tis, maka esensi dari pen- didikan akan kehilangan makna.(*) *) Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah
secara poli- tis, maka esensi dari pen- didikan akan kehilangan makna.(*) *) Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah
secara poli- tis, maka esensi dari pen- didikan akan kehilangan makna.(*) *) Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah
secara poli- tis, maka esensi dari pen- didikan akan kehilangan makna.(*) *) Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah
secara poli- tis, maka esensi dari pen- didikan akan kehilangan makna.(*) *) Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah
secara poli- tis, maka esensi dari pen- didikan akan kehilangan makna.(*) *) Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah
secara poli- tis, maka esensi dari pen- didikan akan kehilangan makna.(*) *) Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah
secara poli- tis, maka esensi dari pen- didikan akan kehilangan makna.(*) *) Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah
secara poli- tis, maka esensi dari pen- didikan akan kehilangan makna.(*) *) Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah
secara poli- tis, maka esensi dari pen- didikan akan kehilangan makna.(*) *) Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah
secara poli- tis, maka esensi dari pen- didikan akan kehilangan makna.(*) *) Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah

HALAMAN 4

TERUSAN

SABTU, 23 JANUARI 2016 / 12 RABIUL AKHIR 1437 H

RADAR SUKABUMI

WargaWarga ParungkudaParungkuda DitangkapDitangkap DensusDensus 8888

Parungkuda Ditangkap Ditangkap Densus Densus 88 88  sambungan dari Hal 1 hilang kontak,” bebernya.

sambungan dari Hal 1

hilang kontak,” bebernya. Diceritakan Neti, Siadih selama ini selalu aktif di kegiatan remaja masjid. Siadih menurutnya telah memiliki seorang istri dan seorang anak yang kini tinggal di Jawa. Selama bekerja di Bogor, Siadih

tinggal seorang diri, yakni

di mess fakultas kebidanan.

Namun, keterlibatannya dalam aksi teror sulit di-

percaya, jika melihat sikap dan karakternya selama ini. “Ya sekarang mau gima-

na lagi. Kami serahkan

semuanya kepada penegak hukum,” beber Neti yang didampingi ibunya, Titin

(54).

Hal senada juga di- katakan kakak kandung Siadih, Totok Kusman-

to (36). Menurut Totok,

adiknya yang kini ditahan Mabes Polri itu telah lama merantau di luar daerah Sukabumi. Jika sedang di rumah, Sia- dih tidak pernah terbuka jika ada persoalan atau pun

hal lainnya. Dia lebih ban- yak berdiam diri di kamar, ketimbang ngobrol dengan yang lain. “Adik saya itu pendiam, tapi aktif di keagamaan. Saya belum pernah mene- mukannya mendalami atau mempelajari buku yang berbau jihad. Makanya saya kaget pas pulang kerja membaca surat pemberi-

tahuan penangkapan atas nama adik saya,” akunya. Totok mengaku, akan menunggu keluarga be- s a r n ya ku m p u l u nt u k membahas rencana meli- hat Siadih. Pihak keluarga ingin memastikan apakah benar adiknya atau bu- kan. Namun, dilihat dari surat Mabes Polri Nomor B/96/I/2016 itu, memang benar tercatat nama Siadih. “Kalau sekarang-sekarang belum ada rencana ke sana, kami akan kumpul keluarga dulu. Terkait dengan proses hukumnya, kami pasrah- kan semuanya kepada pi- hak kepolisian,” singkatnya. Di tempat yang sama, Sekretaris Desa (Sekdes)

Pondok Kaso Landeh, Ato Nurwanto menambahkan, berdasarkan catatan pemer- intah desa, Siadih memang tercatat sebagai warganya yang bekerja di luar Suka- bumi. Selama ini, Siadih dikenal dengan sosok pen- diam dan jarang bergaul seperti pemuda lain. “Dia tercatat sebagai warga kami. Orangnya pendiam, dan jarang bergaul seperti pemuda lainnya. Kami juga kaget setelah mengetahui ia ditangkap oleh Densus 88,” akunya. Terkait dengan rencana pihak keluarga yang akan melihat kondisi Siadih, Ato menjelaskan, pihaknya ter- lebih dahulu akan melaku- kan koordinasi dengan ja- jaran Muspika Kecamatan Parungkuda. Sebab, ada prosedural yang harus di- tempuh oleh pihak ke- luarga jika hendak melihat kondisi pelaku. “Kami akan koordinasi dengan pihak muspika un- tuk masalah itu. Karena tentunya ini ada prosedural,” singkatnya. (ren/l)

SMKSMK PasundanPasundan -- KCKC BentrokBentrok 1111 PelajarPelajar DiamankanDiamankan

sambungan dari Hal 1 sambungan dari Hal 1

mi menumpang angkutan

umum (angkot) jurusan 08 (Sukabumi - Cisaat). Saat melintas di Jalan Degung, tiba-tiba oknum pelajar SMK Pasundan berpapasan den- gan oknum pelajar SMA Kartika Chandra (KC), dan salah satu pelajar dari KC menghentikan angkot yang ditumpangi pelajar SMK Pasundan. Hingga akhirnya salah satu oknum pelajar SMA KC memukul seorang pelajar SMK Pasundan. Akibat, mulut pelajar SMK Pasun- dan luka. Dari kejadian itu, seban- yak 11 pelajar SMK Pasun- dan digiring ke Mako Polres Sukabumi Kota untuk di-

berikan pembinaan.

“Yang berhasil diamank-

an hanya dari SMK Pasun-

dan, sementara untuk KC mereka keburu kabur,” un-

gkap Aiptu Didin kepada Radar Sukabumi, kemarin

(22/1).

Sementara itu, Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Diki Budiman membena- rkan adanya aksi tawuran tersebut. Dari hasil pen- angkapan, pihaknya men- emukan senjata tajam (sajam) berupa golok.

“Masih kita selidiki, kare-

na pada saat ditanya mer-

eka tidak mengaku,” terang AKBP Diki Budiman. Disinggung soal adanya

pelajar perempuan yang diamankan dalam aksi tak patut dicontoh ini, Diki

menjelaskan, siswi terse- but hanya ikut bersama teman-temannya saja, karena satu jurusan saat pulang. “Sebenarnya ini bukan tawuran, tetapi pelajar yang diamankan ini mer- eka justru yang diserang oleh musuhnya, belum sempat balas dendam mereka sudah terlebih dahulu kita amankan,” tegasnya. Sementara itu, pelajar yang terlibat tawuran, Ujang H mengatakan, an- gkot yang ditumpanginya dicegat pelajar dari SMK lain di Perempatan Lampu Merah Degung. “Saya mengalami luka pada bagianmulutkarenadipukul,” pungkasnya. (wdy/t)

Ajang Lempar 18 Ton Lobak

pungkasnya. (wdy/t) Ajang Lempar 18 Ton Lobak  sambungan dari Hal 1 dalam festival tersebut, warga

sambungan dari Hal 1

dalam festival tersebut, warga kota yang bersenjata lobak melempari ”monster” atau si Jarramplas sampai sosok jahat itu menyerah. Tentu saja yang berperan

sebagai sosok jahat tersebut adalah orang. Dia merupak-

an warga kota yang sukarela

didandani dengan kos tum yang melambangkan sosok batil. Kepalanya dilindungi

semacam helm bertanduk.

Nah, si sosok jahat itu lan-

tas berkeliling kota sembari

menabuh drum. Setelah itu, ratusan peserta festival memburu, lantas melem- parinya dengan lobak. ”Ka- lau dia sudah mengangkat tangan tanda menyerah, baru lobak tak lagi dilem- parkan,” kata salah seorang peserta sebagaimana dikutip ABC News. Amunisi berupa lobak tadi

disuplaiparapetanisetempat. Jumlahnya sekitar 18 ton. Ada yang menyebut bahwa Jar- ramplas itu melambangkan pencuri ternak. Tapi, ada pula yang meyakini festival tahunan tersebut bermuatan religius.Apa pun maknanya, semua festival kejar-kejaran dan lemparlemparan Span- yol itu setidaknya membawa berkah sekarang: mereka jago sekali main bola dan basket. (c14/ttg)

Gerbong Eksekuif KA Pangrango Normal Lagi

basket. (c14/ttg) Gerbong Eksekuif KA Pangrango Normal Lagi  sambungan dari Hal 1 normal seperti biasa,

sambungan dari Hal 1

normal seperti biasa, untuk

tarif ekonomi weekday sebe-

ing tidak lagi satu rangkaian,

sar

Rp 20 ribu dan weekend

akan tetapi masing-masing

Rp

25 ribu. Sementara kelas

KA. Jadi KA Pangrango men-

eksekutif, weekday senilai

jadi enam gerbong, empat

Rp

50 ribu dan weekend Rp

kelas ekonomi, satu ekse- kutif dan satu restorasi,” jelasnya. Lanjutnya, keluhan ma- syarakat Sukabumi menge- nai tidak adanya pembelian tiket online, sudah dijawab oleh PT KAI. Kini, masyara- kat sudah bisa kembali melakukan pemesanan tiket melalui online. “Untuk KA Pangrango pemesanan tiket bisa dilakukan di agen-agen yang sudah ditentukan dan bisa melakukan pemesan- an tiga hari sebelum pem- berangkatan. Harga tiket

60 ribu,” ucapnya. Namun, tetap untuk KA bersubsidi atau PSO tidak ada pemesanan online. Lan- taran dari harganya juga sudah murah, perjalanan ke Sukabumi-Cianjur dengan KA Siliwangi hanya cukup merogoh kocek sebesar Rp 3 ribu saja. “Pemesanan tiketnya, harus dibeli di loket setiap stasiun dan tidak bisa melakukan pemesanan di jauh-jauh hari. Pemesanan tiketnya paling lama tiga jam sebelum pemberangkatan,” katanya.

Heru menambahkan di hari pertama ini (kemaren, red) antusias penumpang kelas eksekutif sudah mulai terlihat. Meskipun terbi- lang baru diaktifkan, tapi penumpang kelas eksekutif lumayan banyak. “Pemberangkatan pertama ada sekitar 20 orang, pem- berangkatan kedua 22 orang dan ketiga kelihatannya banyak namun saya belum bisa memastikan karena belum mengecek ke loket,” tandasnya. Sementara itu, salah satu pengguna aktif KA Pan- grango, Budi Setiadi men- gaku senang dengan diak- tifkannya kembali kelas eksekutif. Harga yang cukup mahal tapi dibarengi dengan

fasilitas yang bagus dan aman itu bukan masalah. “Kenyamanan yang paling saya utamakan, harganya mahal tapi nyaman, ya tidak apa-apa,” katanya. Pengguna moda trans- portasi KA bermacam ka- langan, mulai dari bawah dan menengah ke atas pun pasti mereka lebih memilih KA daripada perjalanan menggunakan bus. Terlebih, kondisi penjalanan meng- gunakan kendaraan pribadi atau bus menunju Bogor, dan Jakarta cukup padat merayap ditambah jalan- nya rusak. “Mungkin KA lah yang tepat untuk menge- fisienkan waktu pergi ke luar Kota Sukabumi,” pungkas- nya. (bal/t)

PembangunanPembangunan PasarPasar PelitaPelita MolorMolor LagiLagi

sambungan dari Hal 1 sambungan dari Hal 1

irkan ada gejolak nantinya,” ungkap Kepala Dinas Kop- erasi Industri dan Perdagan- gan (Kadiskoperindag) Kota Sukabumi, Ayep Supriatna saat ditemui di ruang ker- janya, kemarin (22/1). Dijelaskannya, pada 27 Januari mendatang berte- patan dengan kegiatan ekspos amdal, yang dilaku- kan pihak PT Anugerah Kencana Abadi (AKA) di Bandung. Ekspos amdal tersebut merupakan yang ketiga kalinya dilakukan pihak pengembang. “Iya memang pihak pengem- bang sudah beberapa kali melakukan ekspos, kita mendampinginya. Seka-

rang ini bisa dikatakan finalnya,” paparnya. Dirinya yakin, setelah ekspos dilakukan, kemung- kinan izin amdal keluar. Saat ditanya kenapa ter- jadi keterlambatan, Ayep mengakui pengajuan per- mohonan amdal yang di- lakukan PT AKA terlambat. Sehingga berdampak rent- etan rencana pembangu- nan. Ironisnya lagi, mereka cukup kesulitan harus mencari konsultannya, karena tidak disediakan oleh Pemerintah Kota Sukabumi. “Untuk pengajuan amdal itu sendiri sesuai stan- dar operasional prosedur (OP) membutuhkan waktu

sekitar enam bulan. Tapi mudah-mudahan, dalam waktu dekat ini segera ke- luar. Kami sudah menga- gendakan kembali untuk peletakan batu pertama pada pertengahan Febru- ari,” katanya. Sementara untuk bank garansi atau sucurety bond, masih kata Ayep, sedang diproses PT AKA. “Pembuatan jaminan itu memerlukan waktu lama, kini masih dalam tahap verifikasi dulu,” paparnya. Selama mereka masih berusaha dan berupaya, pihaknya tidak mau suud- zon. “Proses yang dilalui oleh mereka kami tahu, lantaran mereka aktif mel- a p o rk a n k e g i a t a n n y a,”

ulasnya. Menanggapi adanya ke- inginan pedagang saat melakukan demonstrasi untuk tidak dibangunkan hotel karena tempat mak- siat? Ayep beranggapan, itu tidak bisa lantaran semua sudah tertuang dalam MoU atau kerja sama. Kalau memang ada perubahan nanti pihak pemerintah yang akan dituntut oleh perusahaan tersebut. “Persepsi saya hotel itu bukan tempat maksiat, kalau maksiat mah tidak usah di hotel di kantor juga bisa, tapi me- mang hotel tidak jadi hal wajib, yang diutamakan enam lantai yakni pasar,” ucapnya. (bal/d)

Semoga Tetap Menginspirasi

yakni pasar,” ucapnya. (bal/d) Semoga Tetap Menginspirasi  sambungan dari Hal 1 online, dan televisi. Penghargaan

sambungan dari Hal 1

online, dan televisi. Penghargaan langsung diberikan oleh Komisaris Utama JPG Azrul Ananda dan Direktur Utama JPG Suhendro Boroma. “Acara seperti ini mudah- mudahan bisa berlangsung setiap tahun ke depannya. Penghargaan ini juga me- wakili JPG di seluruh Indo- nesia yang berharap para pemenang dapat terus men- ginspirasi untuk Indonesia lebih baik,” ujar Azrul dalam sambutannya yang berlang- sung di Hotel Fairmont, Jakarta, kemarin (22/1). Ke-10 bupati dan wali kota terbaik versi JPG itu adalah Wali Kota Surabaya Tri Ris- maharini, Wali Kota Bandar Lampung Herman H. N, Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi, Wali Kota Band- ung Ridwan Kamil, Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin, Wali Kota Kend- ari Asrun, Bupati Banyu- wangi Abdullah Azwar Anas, Bupati Dompu Bambang

Yasin, Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo, dan Bupati Jayapura Mathius Awoitauw. Kali pertama, Jawa Pos Group memberikan peng- hargaan kepada insan olah- raga dan kalangan selebriti. Mereka yang terpilih adalah orang-orang dengan sosok inspiratif. Para atlet dan selebriti ini mendapat- kan Sports and Entertain- ment Awards. “Akan ada teman-teman selebriti hebat yang mener- ima penghargaan, mungkin saya salah satunya,” ujar pembawa acara JPG Award Ayu Dewi sambil bercanda. Ada pun para penerima awards itu di antaranya dalam kategori pembawa acara pria dan wanita terbaik yang diraih oleh Deddy Cor- buzier dan Sarah Sechan. Selanjutnya, Grup Band Terbaik diberikan pada grup Kotak. Penghargaan pe- nyanyi putri terbaik diraih Raisa. Sedangkan, penyanyi putra terbaik Judika. Salah satu artis legendaris, Titiek Puspa juga mendapat

penghargaan Lifetime Achievement in Entertain- ment. Sementara itu, peng- hargaan Aktris Terbaik di- raih Chelsea Islan. Aktor terbaik diraih Uko Uwais yang namanya sudah me- lenggang hingga dunia film internasional. Jawa Pos Group juga mem- berikan penghargaan pada JKT 48 sebagai grup/duo terbaik. Raditya Dika, dipilih sebagai Komedian Terbaik. Herry Imam Piengardi seb- agai pelatih terbaik. Semen- tara itu, Maria Natalia Londa terpilih sebagai atlet putri terbaik. Atlet putra terbaik diterima oleh pembalap, Rio Haryanto. Presiden MarkPlus&Co Raih Jawa Pos Award Jawa Pos Group memberikan penghargaan Lifetime Achievement Mar- keting kepada Presiden MarkPlus&Co Hermawan Kartajaya dalam Jawa Pos Group Awards 2016. Penghargaan diberikan langsung oleh CEO Jawa Pos Azrul Ananda dan Dirut JPG Suhendro Boruma. Her-

mawan merupakan market- ing andal yang sebelum- nya memulai karier sebagai seorang guru. Kini, dia menjadi pebisnis ulung. Nama Hermawan melejit tak terlepas dari per- an Jawa Pos Group. Hal itu pun diakui oleh Hermawan. Dalam sambutannya, Her- mawan menegaskan bahwa

ia sejak 10 tahun lebih di-

berikan kesempatan Jawa

Pos Group untuk menulis

di media-media milik grup

terbesar bisnis media selu- ruh Indonesia itu. “Kalau tidak nulis di Jawa Pos, saya tidak akan ada di sini (meraih penghargaan),” ungkap Hermawan yang disambut tepuk tangan para tamu dan pemimpin media elektronik, cetak dan online grup Jawa Pos seluruh In- donesia di Hotel Fairmount, kemarin. Sejumlah penghargaan juga sudah pernah diraih Hermawan terkait sepak terjangnya di dunia bisnis dan marketing. (flo/jpnn/ fab/jpg)

Satu Gitar 7.000 Euro, Pesanan Sudah Antre hingga 2017

Satu Gitar 7.000 Euro, Pesanan Sudah Antre hingga 2017  sambungan dari Hal 1 berkembang di

sambungan dari Hal 1

berkembang di Eropa. ”Memang saya dari dulu

pengin punya gitar resonator, sejak main musik di kam- pus,” kata Ivan saat ditemui

di workshop-nya di kawasan

Cibeureum, Kota Cimahi, Jawa Barat, Jumat lalu (15/1).

Workshop Ivee Guitars, merek gitar resonator made

in Ivan, dibangun menjadi

satu dengan Aluminium Art Casting, bengkel pengec- oran logam yang juga dimiliki

pria berambut gondrong itu. Pengecoran logam ditempat-

kan di lantai dasar. Di lantai atas, Ivan membuat sebuah workshop mini yang khusus sebagai tempat

eksplorasiidedanpembuatan

Ivee.Alat-alatukir,alatcasting untuk logam, berjajar rapi di meja kerja Ivan. Musik delta blues sayup-sayup juga men-

galun sepanjang wawancara.

kan beberapa master. ”Tapi,

ingin membikin sendiri gitar

paikan perkembangan

buatan gitar dari logam itu

itu, Ivan memajang prototipe

Di

etalase kaca, terpajang

masternya juga nggak jalan.

resonator sekaligus menjadi-

produksinya di forum delta

sendiri. Yaitu, memadukan

gitar Ivee Telecans perta-

beberapa gitar resonator yang sudah dibuat Ivan. Tepat di depan pintu masuk, tergele- tak tiga boks gitar dengan balutan kulit elegan. Salah

Sampai kami frustrasi waktu itu,” kenang Ivan. Karenamusiktidakberjalan, pada 1999 Ivan beralih untuk menggeluti dunia pengec-

kannya potensi usaha baru. ”Saya mulai browsing, masuk forum delta blues di luar negeri, forum pembuat gitar resonator, minta feed-

blues. Saat prototipe per- tama jadi, tak disangka, ada penghargaan tersendiri terhadap karya Ivan dari forum itu. ”Mereka menilai

aluminiumdengankuningan. Dengan keterbatasan alat, Ivan masih mampu memak- simalkan idenya menjadi sebuah gitar resonator. ”Dari

manya. Ivan menyebutkan, gitar itu kini disimpan pihak Philip Morris untuk masuk hall of fame. Namun, dari ajang itulah, papar Ivan, ban-

satu di antaranya adalah gitar

oran logam. Kebetulan, sang

back dari sana, lalu mulai

itu

karya yang beda sehing-

sistem jointing dan assem-

yak yang tidak percaya bahwa

adik adalah lulusan teknik

coba bikin,” terang Ivan.

ga

bisa mengangkat delta

bling pelat-pelat itu, karakter

gitar tersebut buatan orang

resonator berwarna ungu dengan motif gambar anak-

anak yang terukir di bagian bodi. ”Ini pesanan dari Aus-

tralia, sebentar lagi di kirim,” kata Ivan sambil menunjuk- kan karyanya itu. Berbicara soal minat memi-

pengecoran logam. Kare- na itu, keduanya membuat bisnis bersama. Ivan bertu- gas di bidang kreatif, yakni membuat suvenir, sementara adiknya berfokus di bidang teknis. ”Banyak pesanan pia-

Berbekal hobi musik dan keahlian membuat suvenir logam, Ivan mengembang- kan idenya untuk mem- bikin gitar resonator ala Indonesia. Karya pertama Ivan dari sisi bentuk tidak

blues ke level tersendiri,” papar Ivan.

Dari sisi desain, gitar reso- nator buatan Ivan memiliki keindahan tersendiri karena dibuatdenganteknikukirdan pengecoran dengan logam.

suaranya ternyata berbeda,” jelasnya. Dari sisi harga, Ivan menye- but gitar buatannya berada di rentang 4.000 euro hingga 7.000 euro atau lebih dari seratus juta rupiah. Dia men-

Indonesia. ”Memang ada penghar- gaan terhadap buatan lokal. Eh, ini bagus. Tapi, dengan harga segitu, banyak orang balik kanan,” ujarnya, lantas tersenyum. Beberapa gitar

liki

gitar resonator, Ivan me-

la, patung, sampai lupa sama

jauh berbeda dengan gi-

Dari sisi suara, Ivan menye-

gatakan, harga tersebut bu-

yang dibeli orang Indonesia

nyebut keinginan itu muncul

gitar,” ujar bapak tiga anak itu.

tar resonator buatan luar

but gitar buatannya memiliki

kan patokan darinya. Semua

memang dijual lebih ”ter-

saat dirinya bersama bebera-

Usaha Ivan di bidang

negeri. Namun, dia me-

karakter tersendiri.

penilaian soal harga gitar

jangkau”, yakni Rp 18 juta

teman kuliah menggeluti

musik eksperimental ’70-an. Alumnus Sekolah Tinggi Seni Rupa dan Desain Indonesia (STISI) Bandung (kini STISI

pa

pengecoran logam ternya- ta berjalan lancar. Setelah merasa stabil pada 2009, dia mulai memikirkan keingi- nan lamanya untuk memiliki

nambahkan ciri khas, yakni motif-motif khas Indonesia di bodi gitar itu. ”Saya ka- sih motif batik, motif ulos, atau apapun yang men-

Ivan mengatakan bahwa cara pembuatan gitarnya berbeda dengan cara kon- vensional. ”Saya pakai cara sendiri. Biar ada warna baru

buatan Ivan juga berasal dari orang-orang yang terlibat di forum delta blues. ”Dengan kualitas yang saya buat, orang luar ngeset gitar saya di rent-

sampai Rp 36 juta. Dengan Ivan terlibat di ajang Maha- karya, minat terhadap gitar buatannya terus bertambah. Meski pesanan dari dalam

Telkom) itu menyebutkan,

gitar resonator. Tidak dengan

gambil khas Indonesia.”

di

teknik pembuatan gi-

ang harga segitu,” ujarnya.

negeri sudah ber munculan,

kegiatannya di musik eksperi- mental sudah menghasil-

membeli, pengalaman di bidang logam membuat Ivan

Selama proses membuat gitar, Ivan terus menyam-

tar,” ujarnya. Cara yang dia maksud terkait dengan pem-

Dalam ajang tahunan yang digelar sebuah produk rokok

kebanyakan tetap dari luar negeri. (*/c11/end)

PRESKOM: Misbahul Huda KOMISARIS: H.M. Alwi Hamu PELAKSANA DIREKSI: Aswan Achmad,Hety GENERAL MANAGER : Rawin Surwintono PEMIMPIN REDAKSI : Untung Bachtiar REDAKTUR PELAKSANA: Sri Sumarni REDAKTUR SENIOR: Rahmad Yanadi KORLIP: Ferly Rizal REDAKTUR: Nurfalah, Handi Salam, Wahyu REPORTER: Andri Somantri,Widi Fitria, Ikbal Zaelani, Rendi Rustandi, Ujang Herlan GRAFIS: Yuzhar Dwika PHOTOGRAPHER: - PRACETAK/ PERWAJAHAN: Ridho Cahya(Koordinator), Wishnu Handika, Darwin Sandy, Hamdan Eka TEKNOLOGI INFORMASI (IT): Beni Irawan IKLAN: Vega Sukmayudha (koordinator) Jakarta: M. Romdhoni PEMASARAN:Asep Gunawan (koordinator) KEUANGAN : Wiwin Winarti HRD: Didit Rahma Aditya BOGOR: GRAHA PENA Jl. K.H.R. Abdullah Bin Muhammad Nuh Bogor Telp. (0251) 7544001 (Hunting) Faks. (0251) 7544008PERWAKILAN JAKARTA: GRAHA PENA Lt. 6 Jl. Kebayoran Lama No. 12 Jakarta 12210Telp./Fax.: (021) 53699624 E-MAIL: redaksi@radarsukabumi.com iklan@radarsukabumi.com BANK: BCA Cabang Utama Sukabumi. No Rekening: 0383029209 PENERBIT: PT Bogor Ekspres Media. SIUPP:651/SK/MENPEN/SIUPP/28 Oktober 1998 PERCETAKAN: PT Bogor Media Gra ka.

Wartawan Radar Sukabumi selalu dibekali identitas dan tidak diperbolehkan menerima apa pun dari narasumber.

HARIAN PAGI

RADAR SUKABUMI

Jl. Salabintana KM 3,5 Panjalu Kab. Sukabumi, Telp. (0266) 219204 /Fax. (0266) 219322

HARIAN PAGI RADAR SUKABUMI Jl. Salabintana KM 3,5 Panjalu Kab. Sukabumi, Telp. (0266) 219204 /Fax. (0266)
HARIAN PAGI RADAR SUKABUMI Jl. Salabintana KM 3,5 Panjalu Kab. Sukabumi, Telp. (0266) 219204 /Fax. (0266)
HARIAN PAGI RADAR SUKABUMI Jl. Salabintana KM 3,5 Panjalu Kab. Sukabumi, Telp. (0266) 219204 /Fax. (0266)
HARIAN PAGI RADAR SUKABUMI Jl. Salabintana KM 3,5 Panjalu Kab. Sukabumi, Telp. (0266) 219204 /Fax. (0266)
HARIAN PAGI RADAR SUKABUMI Jl. Salabintana KM 3,5 Panjalu Kab. Sukabumi, Telp. (0266) 219204 /Fax. (0266)
HARIAN PAGI RADAR SUKABUMI Jl. Salabintana KM 3,5 Panjalu Kab. Sukabumi, Telp. (0266) 219204 /Fax. (0266)
HARIAN PAGI RADAR SUKABUMI Jl. Salabintana KM 3,5 Panjalu Kab. Sukabumi, Telp. (0266) 219204 /Fax. (0266)
HARIAN PAGI RADAR SUKABUMI Jl. Salabintana KM 3,5 Panjalu Kab. Sukabumi, Telp. (0266) 219204 /Fax. (0266)
HARIAN PAGI RADAR SUKABUMI Jl. Salabintana KM 3,5 Panjalu Kab. Sukabumi, Telp. (0266) 219204 /Fax. (0266)
HARIAN PAGI RADAR SUKABUMI Jl. Salabintana KM 3,5 Panjalu Kab. Sukabumi, Telp. (0266) 219204 /Fax. (0266)
HARIAN PAGI RADAR SUKABUMI Jl. Salabintana KM 3,5 Panjalu Kab. Sukabumi, Telp. (0266) 219204 /Fax. (0266)
HARIAN PAGI RADAR SUKABUMI Jl. Salabintana KM 3,5 Panjalu Kab. Sukabumi, Telp. (0266) 219204 /Fax. (0266)
HARIAN PAGI RADAR SUKABUMI Jl. Salabintana KM 3,5 Panjalu Kab. Sukabumi, Telp. (0266) 219204 /Fax. (0266)
HARIAN PAGI RADAR SUKABUMI Jl. Salabintana KM 3,5 Panjalu Kab. Sukabumi, Telp. (0266) 219204 /Fax. (0266)
HARIAN PAGI RADAR SUKABUMI Jl. Salabintana KM 3,5 Panjalu Kab. Sukabumi, Telp. (0266) 219204 /Fax. (0266)
HARIAN PAGI RADAR SUKABUMI Jl. Salabintana KM 3,5 Panjalu Kab. Sukabumi, Telp. (0266) 219204 /Fax. (0266)
HARIAN PAGI RADAR SUKABUMI Jl. Salabintana KM 3,5 Panjalu Kab. Sukabumi, Telp. (0266) 219204 /Fax. (0266)
HARIAN PAGI RADAR SUKABUMI Jl. Salabintana KM 3,5 Panjalu Kab. Sukabumi, Telp. (0266) 219204 /Fax. (0266)
HARIAN PAGI RADAR SUKABUMI Jl. Salabintana KM 3,5 Panjalu Kab. Sukabumi, Telp. (0266) 219204 /Fax. (0266)
HARIAN PAGI RADAR SUKABUMI Jl. Salabintana KM 3,5 Panjalu Kab. Sukabumi, Telp. (0266) 219204 /Fax. (0266)

PENDIDIKAN

SABTU 23 JANUARI 2016 / 12 RABIUL AKHIR 1437 H

RADAR SUKABUMI

HALAMAN 5

Sekolah Anda Punya Agenda Kegiatan dan Punya Prestasi yang Ingin Dipublikasikan? Silahkan kirimkan Foto/Rilis
Sekolah Anda
Punya Agenda
Kegiatan dan
Punya Prestasi
yang Ingin
Dipublikasikan?
Silahkan kirimkan
Foto/Rilis Kegiatannya
atau
bisa menghubungi langsung
Wartawan kami
Contact Person
0856 5932 5959
Kantor Redaksi :
(0266) 219204
Email
redaksi@radarsukabumi.com/
satriawijayakusuma01@gmail.com

RONA

DEDE SANTI MAHARANI

Tekuni Pencak Silat

SUKABUMI - Bagi Dede Santi

ee encak erah, an- h ari esia se- bela bakat
ee
encak
erah,
an-
h
ari
esia
se-
bela
bakat

Maharani, ilmu bela diri pencak

silat merupakan hobi yang kini ini di- di-

tekuninya. Menurut dia, selain n bisa bisa

melestarikan budaya asli daerah,

ilmu bela diri ini memiliki ban-

yak filosofi kehidupan, salah h

satunya mengajarkan untuk tidak sombong. Dari ho-

binya tersebut, pelajar yang kini masih duduk di bangku kelas XII SMK AL-Farhan Kecamatan Kadudampit Ka- -

bupaten Sukabumi ini, sudah

mendapatkan sertifikat dari

Ikatan Pencak Silat Indonesia

(IPSI) Sukabumi sekaligus se-

bagai anggota. “Dengan bela

diri bisa mengembangkan bakat

dan bisa berbagi apa yang kita ta bisa bisa

kepada orang lain,” ujarnya. (cr6/d) (cr6/d)

EDUKASI

Ketika Matematika Tak Lagi Menakutkan

LANCARNYA komunikasi dan interaksi aktif antara guru dan siswa menentukan sejauh mana suatumateripelajarandipahamiseorangsiswa.Pola

contextual learning yang diterapkan Usaid Prioritas untuk pelatihan dosen Pendidikan Profesi Guru (PPG) menjadi salah satu strategi untuk mencapai hal itu. PPG merupakan pengganti akta IV yang tidak

berlakusejak2005.Parasarjanalulusanpendidikan

tinggidigemblenguntukmemilikipekerjaandengan

persyaratan keahlian khusus dalam menjadi guru

di PPG.

Nah, diharapkan para calon guru yang dididik

dosen PPG tersebut bakal menjadi guru yang aktif

dankreatif.Siswadiperkenalkandengankonsepre-

searchbasedteaching.Merekabakalmenjadisosok aktif yang selalu berinisiatif untuk mencari jawaban dan pengetahuan baru. Tentu untuk mengubah model pembelajaran di kelas gaya lama, yaitu guru aktif dan siswa hanya

mendengarkan serta mencatat, menjadi berpola contextual learning tidaklah mudah. “Sebab yang diubah mindset-nya. Nah, sebagai upaya penera- pan konsep pembelajaran yang demikian, kami melatih para dosen PPG ini bagaimana mengajar

yang baik di kelas,” ujar Drs Nur Kholis MEd Admin

PhD,SpesialisKerjaSamaLPTKdanPelatihanUsaid

Prioritas Jatim.Usai pelatihan, para dosen ini harus mempraktikkan ilmu yang diperolehnya di masing- masing kampus tempat dia mengabdi. Monitoring

dan evaluasi dari pihak Usaid dilangsungkan setiap

tiga bulan sekali. “Sejauh ini 70 persen peserta yang pernah dilatih sudah menerapkan active learning

di kelasnya,” papar Nur Kholis.Pelatihan bertajuk

LokakaryaInstrukturPPGTingkatSD/MIdanSMP/

MTs yang diselenggarakan di Hotel Santika Premiere Gubeng itu ditujukan bagi Lembaga Pendidikan TenagaKependidikan(LPTK)mitrayaituUniversitas Negeri Surabaya (Unesa), Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA), dan Universitas Negeri Malang (UM). Mereka mempelajari pola pembelajaran aktif untuk lima mata pelajaran yaitu IPA, IPS, Matematika, Bahasa Indonesia, dan Ba-

hasa Inggris. Dalam pelatihan itu, sekitar 62 peserta

bergantianberperansebagaidosendanmahasiswa

PPG.Yuniawatika(29),dosenJurusanKependidikan

Sekolah Dasar dan Prasekolah Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Negeri Malang

(UM) ketiban menjadi dosen bersama teman satu timnya, Esti Untari, sesama dosen UM. “Anak-anak, buat segitiga pada kertas berbentuk lingkaran yang sudah ibu sediakan di atas meja ya,” seru Yuniawatika kepada siswanya yang tak lain adalah rekan sesama dosen. “Saya menuntun siswa untuk

menemukankembalirumusluaslingkarandengan

menurunkan rumus luas segitiga, jajarangenjang,

dan trapesium sama kaki,” jelas Yuniawatika. Per- modelan pembelajaran kelas V SD ini juga mampu

membuatsiswapahamluasbeberapabangundatar

dan keliling lingkaran. Alat peraga digunakan Yuni-

awatikauntukmemudahkanimajinasisiswatentang

bangun datar dan lingkaran. Sebab, rumus adalah

sesuatu yang bersifat abstrak. Alat peraga berfungsi

menjembatanihalabstraktadimenjadisesuatuyang

konkret. “Siswa tetap didampingi dan diarahkan hingga menemukan rumus luas lingkaran. Namun, dengan konsep contextual learning, siswa tidak menjadi tegang mempelajari matematika,” imbuh Yuniawatika. Matematika pun menjadi pelajaran yang menyenangkan. (pda)

SMK Muhammadiyah 1 Gunakan Sistem CBT

SUKABUMI - Sebanyak 143 pelajar kelas XII, SMK Mu- hammadiyah 1 Kota Suka- bumi mengikuti pelaksanaan try out (TO) menggunakan sistem computer based test (CBT). Sistem CBT ini meru- pakan yang pertama kalinya digunakan dalam ujian akhir semester (UAS) ganjil tahun ajaran 2016-2017 dan TO yang saat ini sedang dijalank- an. Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Bidang Kesiswaan SMK Muhammadiyah 1 Kota Sukabumi, Dadang Hidayat mengatakan, sistem CBT ini sesuai dengan imbuan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemen- dikbud) Republik Indonesia tentang pelaksanaan ujian. “Kemendikbud mengarah- kan kepada seluruh sekolah khususnya di wilayah kota, agar dalam pelaksanaan ujian bisa menggunakan sistem online CBT,” ujarnya. Dengan menggunakan sistem CBT dalam pelaksa- naan ujian, maka peserta didik bisa lebih mengenal ilmu teknologi (IT) lebih luas lagi dan pihak sekolah pun merasa terbantu, lantaran efektivitas kegiatan bela- jar mengajar (KBM) untuk siswa kelas X dan XI tidak terganggu. “Saya menilai dengan ujian sistem online ini para pelajar lebih mudah

dengan ujian sistem online ini para pelajar lebih mudah FOTO : PANJI SETIAJI // RADAR SUKABUMI

FOTO : PANJI SETIAJI // RADAR SUKABUMI

SERIUS: Para pelajar kelas XII serius mengikuti try out di Laboratorium Komputer SMK Muhammadiyah 1 Kota Sukabumi, belum lama ini.

menjalani ujian dan tidak memiliki kendala apapun,” akunya. Ia menambahkan, meski- pun sekolah ini swasta tapi tidak kalah bersaing dengan sekolah negeri, baik dari segi pembelajaran, sarana prasarana, pengetahuan dan skill serta dari segi kualitas peserta didik. Pada tahun ini peserta kelas XII yang mengi-

kuti TO dibagi ke dalam tiga shift yaitu shift pertama pada pukul 07.30 hingga 09.30 WIB, shift kedua pada pukul 10.00 hingga 12.00 WIB dan shift ketiga pada pukul 13.00 hingga 15.00 WIB. “Semoga dengan adanya CBT ini pe- lajar bisa lebih baik dan siap bersaing dengan sekolah lain,” harapnya. S ementara itu, salah

seorang peserta TO, Ratih Puspa Ningrum kelas XII AP mengungkapkan, pelak- sanaan TO dengan sistem CBT ini tidak menyulitkan- nya dalam mengisi soal dan dinilai sebagai sistem yang sederhana. “Hanya dengan mengak- tifkan internet dan mema- sukkan password yang sudah diberitahu sebelumnya,” kata

wanita berparas cantik itu. Namun demikian sambung dia, kendala sendiri terjadi manakala tidak adanya aliran listrik, sehingga tidak bisa menggunakan komputer sebagai sarana sistem CBT. “Semoga pada pelaksanaan ujian nasional (UN) nanti, dilancarkan dari segi apapun tanpa ada hambatan,” pung- kasnya. (cr6/e)

LGBT Masuk Kampus, Sakti Salahkan Pemerintah

Kurang Adanya Ketegasan dan Dinilai Memberikan Ruang

SUKABUMI - Baru-baru ini, dunia pendidikan Tanah Air kembali dihebohkan den- gan adanya keberadaan ko- munitas lesbian, gay, biseks, dan transgender (LBGT) di salah satu perguruan tinggi negeri. Munculnya komuni- tas kontroversial di kalangan masyarakat ini berawal dari sebuah poster di media so- sial dengan menawarkan jasa konseling bagi LGBT

dan berindikasi mendukung

adanya legalitas kaum LGBT. ‘’Butuh waktu un- tuk bisa menerima bahwa seseorang dilahirkan den- gan kecenderun- gan yang berbeda. Saya sempat men- ganggap diri saya kurang dan seperti produk gagal. Saya selalu berdoa kepa- da Tuhan agar saya disembuhkan dari ketertarikan yang sempat saya pa-

hami sebagai dosa

besar ini. Namun, ketika mulai mendapatkan informasi mengenai seksu- alitas, saya bisa menerima fitrah dari diri saya yang tidak

sama dengan orang lain. Saya bersedia membantu Anda di masa-masa sulit,’’ s kata yang

ditulis Tegar Ra-

madhan lulusan

Sastra Perancis

2016 di dalam

poster tersebut.

Menanggapi hal

tersebut, Penga-

mat Pendidikan,

Sakti Alamsyah

e n g a t a k a n , kaum LGBT di

sebuah s pergu-

ruan r tinggi ti-

menutup

kemungkinan

keberadaannya. Hal ini lan- taran kurang tegasnya sikap pemerintah yang seolah- olah memberikan ruang

d m S UI U p M te m S m m k Sakti Alamsyah
d
m
S
UI U
p
M
te
m
S
m m
k
Sakti Alamsyah
d

dak

kepada kaum LGBT dengan pertimbangan hak azasi ma- nusia (HAM). “Pemerintah seharusnya memberikan si-

kap yang tegas kepada LGBT

ini agar tidak terus menyebar

luas,” tuturnya. Ia menambahkan, sesung-

guhnya didalam Alquran

tidak ada sebuah perlindun-

gan bagi orang yang memiliki

sifat LGBT, maka mereka

yang terjerumus ke dalam

LGBT harus disalatkan dan

diisolir serta tidak boleh keluar dari lingkungan seki- tarnya. Ia menegaskan, di

Sukabumi sendiri kaum tersebut sudah terindikasi masuk ke dunia pendidikan, namun hal itu sulit terlacak dan memerlukan fakta untuk membuktikannya.

“Saya rasa ada, cuman tidak tahu pasti keberadaannya seperti apa dan jumlahnya berapa, perlu fakta untuk membuktikan hal tersebut,” tegasnya. Ia mengimbau kepada ma- syarakat untuk tidak mencip- takan hal-hal yang menjurus ke arah tersebut, apalagi mendukung keberadaan ko- munitas LBGT. Orang-orang yang terje- rumus ke dalam komunitas ini, sangat dimungkinkan akan terjangkit penyakit HIV yang saat ini belum ada obat penawarnya. “Semoga mereka yang ter- jerumus ke dalam LGBT bisa cepat sadar dan tidak mengulangi perbuatannya lagi,” harapnya. (cr6/l)

Kemenag Kekurangan 40 Ribu Guru PAI

JAKARTA – Direktur Jen- deral (Dirjen) Pendidikan Islam (Pendis) Kementeri- an Agama RI, Kamaruddin Amin mengatakan untuk periode tahun anggaran 2014 dan 2015, masih terdapat tunggakan pembayaran tun- jangan profesi guru (TPG) agama Islam di sekolah- sekolah pendidikan agama Islam yang dikelola oleh Kementerian Agama. “Pada awal tahun 2016 ini, tercatat tunggakan pembayaran tun- jungan profesi guru (TPG). Jumlahnya cukup signifikan, yakni sekitar Rp 400 miliar,” kata Kamaruddin Amin, di Jakarta, Jumat (22/1).

Tunggakan pembayaran TPG tersebut lanjutnya, su- dah disampaikan kepada DPR RI selaku institusi yang berwenang menetapkan alo- kasi APBN. Selain itu, dia juga me- nyatakan bahwa saat ini banyak sekolah di Indone- sia yang kekurangan guru agama Islam. Penyebab- nya, menurut Kamaruddin, karena guru yang ada telah memasuki usia pensiun. “Secara nasional, Dirjen Pen- didikan Islam membutuhkan 40 ribu lebih tenaga guru untuk pendidikan agama Islam,” tegas Kamaruddin Amin.(fas/jpnn)

pendidikan agama Islam,” tegas Kamaruddin Amin. (fas/jpnn) IST ILUSTRASI: Sejumlah guru saat melakukan aksi demo. Tak

IST

ILUSTRASI: Sejumlah guru saat melakukan aksi demo.

Tak Ada Pemotongan Indonesia Pintar

ANGGOTA Komisi X DPR RI, Dwita Ria Gunadi mem- pertegas bahwa tidak boleh ada pemotongan dalam Pro- gram Indonesia Pintar yang bertujuan sebagai bantuan pemenuhanpendukungbiaya pendidikan siswa. “Tidak ada namanya potongan, uang yang diterima siswa harus sesuai dengan petunjuk teknis dariKemendikbud,yaitusiswa SD memperoleh Rp450 ribu, SMP Rp750ribu, dan SMA/ SMK sebesar Rp1 juta, secara umum seperti itu jumlah uang yang diperoleh, tetapi ada yang dapat Rp375 ribu untuk SMP dan Rp500 ribu untuk SMA/SMK, tetapi itu ada ala- sannya dalam juknis kenapa bisa demikian,” ujar Dwita Ria, dalam pernyataan di Bandar- lampung, Kamis. Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra ini menyebut- kanbahwaProgramIndonesia Pintar merupakan program

pemerintah pusat yang mem-

berikan bantuan dana tunai pendidikan digunakan untuk

memenuhikebutuhanpendu-

kung biaya pendidikan siswa. “Selain tidak ada potongan apa pun, uang yang diperoleh harus digunakan untuk keper- luan siswa seperti pembelian buku dan alat tulis sekolah, pakaian atau seragam dan alat perlengkapan sekolah, dapat juga digunakan untuk biaya transportasi ke sekolah, uang saku siswa atau iuran bula- nan siswa, biaya kursus atau les tambahan, dan keperluan lain yang berkaitan dengan kebutuhan pendidikan di sekolah maupun madrasah,” kata Dwita Ria. Anggota DPR asal Daerah Pemilihan Lampung II terse- but,jugamengingatkanbahwa uang dana bantuan itu tidak boleh digunakan selain apa yang sudah dijelaskan. “Jelas tidak boleh untuk membeli

handphone, membeli beras atau lainnya. Dana bantuan ini untuk keperluan pendidikan siswa di sekolah. Jadi saya juga mengimbau, bagi orang tua siswa supaya menggunakan uang bantuan ini sesuai den- gan peruntukannya,” ujarnya. Dwita Ria juga menjelaskan bahwa Program Indonesia Pintar adalah salah satu pro- gram nasional yang memiliki beberapa tujuan, yakni me- ningkatkan angka partisipasi pendidikan dasar dan menen- gah, meningkatan angka ke- berlanjutan pendidikan yang ditandai dengan menurunnya angka putus sekolah dan an- gka melanjutkan. Tujuan lainnya adalah penu- runan kesenjangan partisipasi pendidikan antarkelompok masyarakat, terutama an- tara penduduk kaya dan pen- duduk miskin, antara pen- duduk laki-laki dan penduduk

perempuan, antara wilayah perkotaan dan perdesaan, dan antardaerah, serta me- ningkatkan kesiapan siswa pendidikan menengah untuk memasuki pasar kerja atau melanjutkan ke jenjang pen- didikan tinggi, katanya lagi. “Sekali lagi, Program In- donesia Pintar tidak boleh dipotong dan penggunaannya harus untuk kebutuhan pen- didikan siswa. Silakan lapor, jika terdapat temuan dalam penyaluran Program Indone- sia Pintar, sudah banyak cara untuk melakukan pengaduan bahkanbisamelaluiSMS,”ujar Dwita Ria. Dia menyebutkan jalur pengaduan itu, antara lain kirim pengaduan melalui nomor SMS atau Website Pengaduan di: Kementerian Pendidikan dan Kebuday- aan nomor SMS: 085-69- 1616-099, dan Kemente- rian Agama nomor SMS:

085-69-1616-233 Format SMS: KIP#Provinsi#Kab/ Kota#Kecamatan#Nama Sekolah#Isi Pesan. Adapula Pengaduan Online:

http://pengaduanpip.kemdik-

bud.go.id, dan http://indone- siapintar.kemenag.go.id. Selain itu, bisa juga disam- paikan ke masing-masing direktorat terkait: Direktorat Pembinaan di Kemendik- bud. Direktorat Direktorat Pembinaan SD, telp: 021- 5725638, fax: 021-5725644, email: pipsd@kemdikbud. go.id; Direktorat Pembinaan SMP, telp: 021- 5725648, fax:

021-5725648,email:kip.smp@

kemdikbud.go.id; Direktorat Pembinaan SMA, telp: 021- 75912056, HP: 08128538515, fax: 021-75912057, email: kip. sma@kemdikbud.go.id; dan Direktorat Pembinaan SMK, telp: 021-5725469, fax: 021- 5725469, email: kip.smk@ kemdikbud.go.id. (ant/net)

dan Direktorat Pembinaan SMK, telp: 021-5725469, fax: 021- 5725469, email: kip.smk@ kemdikbud.go.id. (ant/net)
dan Direktorat Pembinaan SMK, telp: 021-5725469, fax: 021- 5725469, email: kip.smk@ kemdikbud.go.id. (ant/net)
dan Direktorat Pembinaan SMK, telp: 021-5725469, fax: 021- 5725469, email: kip.smk@ kemdikbud.go.id. (ant/net)
dan Direktorat Pembinaan SMK, telp: 021-5725469, fax: 021- 5725469, email: kip.smk@ kemdikbud.go.id. (ant/net)
dan Direktorat Pembinaan SMK, telp: 021-5725469, fax: 021- 5725469, email: kip.smk@ kemdikbud.go.id. (ant/net)
dan Direktorat Pembinaan SMK, telp: 021-5725469, fax: 021- 5725469, email: kip.smk@ kemdikbud.go.id. (ant/net)
dan Direktorat Pembinaan SMK, telp: 021-5725469, fax: 021- 5725469, email: kip.smk@ kemdikbud.go.id. (ant/net)
dan Direktorat Pembinaan SMK, telp: 021-5725469, fax: 021- 5725469, email: kip.smk@ kemdikbud.go.id. (ant/net)
dan Direktorat Pembinaan SMK, telp: 021-5725469, fax: 021- 5725469, email: kip.smk@ kemdikbud.go.id. (ant/net)
dan Direktorat Pembinaan SMK, telp: 021-5725469, fax: 021- 5725469, email: kip.smk@ kemdikbud.go.id. (ant/net)
dan Direktorat Pembinaan SMK, telp: 021-5725469, fax: 021- 5725469, email: kip.smk@ kemdikbud.go.id. (ant/net)
dan Direktorat Pembinaan SMK, telp: 021-5725469, fax: 021- 5725469, email: kip.smk@ kemdikbud.go.id. (ant/net)
dan Direktorat Pembinaan SMK, telp: 021-5725469, fax: 021- 5725469, email: kip.smk@ kemdikbud.go.id. (ant/net)
dan Direktorat Pembinaan SMK, telp: 021-5725469, fax: 021- 5725469, email: kip.smk@ kemdikbud.go.id. (ant/net)
dan Direktorat Pembinaan SMK, telp: 021-5725469, fax: 021- 5725469, email: kip.smk@ kemdikbud.go.id. (ant/net)
dan Direktorat Pembinaan SMK, telp: 021-5725469, fax: 021- 5725469, email: kip.smk@ kemdikbud.go.id. (ant/net)
dan Direktorat Pembinaan SMK, telp: 021-5725469, fax: 021- 5725469, email: kip.smk@ kemdikbud.go.id. (ant/net)
dan Direktorat Pembinaan SMK, telp: 021-5725469, fax: 021- 5725469, email: kip.smk@ kemdikbud.go.id. (ant/net)
dan Direktorat Pembinaan SMK, telp: 021-5725469, fax: 021- 5725469, email: kip.smk@ kemdikbud.go.id. (ant/net)
dan Direktorat Pembinaan SMK, telp: 021-5725469, fax: 021- 5725469, email: kip.smk@ kemdikbud.go.id. (ant/net)

PERSIB

HALAMAN 6

RADAR SUKABUMI

SABTU, 23 JANUARI 2016 / 12 RABIUL AKHIR 1437 H

SEMENTARA ITU

Sudah Deal, Tinggal Teken Kontrak

PEMAIN anyar Persib Bandung Rahmat Hiday-

at tidak dapat menyembunyikan rasa bahagianya

bisa bergabung dengan Persib Bandung. “Ya saya

sangat senang dan bangga bisa bergabung den- gan Persib. Semua pemain, official dan bobotoh

juga respek ketika saya datang,” ungkap Rahmat

di Mes Persib, Jumat (22/1).

Dirinya menegaskan, ia dan dua rekannya Kim Jefri dan David Laly sudah menyepakati kontrak dengan Maung Bandung. “Hari ini mungkin kepastiannya, udah deal semua cuma tinggal tanda tangan aja,” ujarnya. Eks pemain PBR ini menuturkan pemanggilan

dirinya sudah dari satu minggu yang lalu. Tapi

ia baru bergbung kemarin karena menunggu

kepastian teka-teki pelatih yang akan membesut Persib Bandung. “Dipanggil sudah dari seminggu lalu, tapi gabung ke sini nunggu Dejan dipastikan jadi pelatih Persib,” pungkasnya. (Pra)

BURSA PEMAIN

ButuhTigaPemainAsing

PELATIH anyar Persib Bandung Dejan Antonic

membutuhkan setidaknya tiga pemain asing untuk membela tim yang baru ia tanganinya ini. Menurutnya tiga pemain itu untuk tiga posisi yang berbeda. Ada untuk pemain belakang, ada untuk gelandang dan untuk striker. “Dibelakang saya kemarin sudah bicara sama Vlado (Vladi- mir Vudjovic), ia sudah siap untuk gabung lagi

di Persib,” ujarnya. “Di tengah mungkin ada 2

solusi mungkin satu pemain dari Serbia dan satu pemain lagi dari England kemudian di depan ada satu striker asal Brazil atau satu asal

Argentina,” lanjutnya. Tapi ia tidak mau berandai- andai siapa yang akan menjadi anak asuhnya.

Ia lebih memilih untuk menyelesaikan satu

per satu permasalahan untuk membangun tim Persib agar lebih baik. “Basanya saya orang yang nggak suka bicara sebelum selesai semua, kalau sudah selesai baru saya bicara karena mungkin lebih enak bagi pemain dan lebih profesional,” ucapnya. (Pra)

PINGGIR LAPANGAN

Bobotoh Dukung Pelatih Baru

KEHADIRAN Dejan Antonic sebagai pelatih kepala Persib mendapat respon positif dari bo- botoh. Viking Persib Club (VPC) menyuarakan akan selalu berdiri bersama-sama tim dan pela- tih baru untuk kembali membawa kebanggaan buat pecinta Persib. Kelompok suporter yang didirikan tahun 1993 itu percaya Dejan bisa mempertahankan prestasi yang pernah dicapai seperti Djadjang Nurdja- man. “Sebagai bobotoh (suporter) kita harus selalu optimistis dan percaya kepada siapapun pemain atau pelatih yang ada bersama tim. Sama seperti kepada Dejan, kita akan selalu mendu- kung dan percaya Dejan akan memberikan yang terbaik buat tim,” kata Yana Umar sebagai salah satu tokoh di VPC. Hal senada disampaikan Bomber. Kelompok suporter bobotoh yang identik menonton tribun utara Stadion Si Jalak Harupat tersebut juga me- nyampaikan ucapan selamat datang kepada De- jan. Mereka menulis melalui foto Dejan bersama General Coordinator Panpel Persib, Budhi Bram yang diunggah pada akun instagram resminya. “Wilujeung sumping (selamat datang) Coach Dejan Antonic,” tulisnya, Rabu (20/1). Dejan merupakan pelatih yang didatangkan untuk mengisi kursi arsitek Persib. Pelatih sebelumnya Djadjang Nurdjaman terbang ke Italia untuk menambah ilmu sepakbola di Inter Milan. Kerja sama Persib dan Inter Milan untuk Djadjang dalam Program Dua Biru Bersatu ini rencananya berlangsung satu tahun. (net)

Biru Bersatu ini rencananya berlangsung satu tahun. (net) © PERSIB.CO.ID Direktur Utama PT PBB, Glenn T.

© PERSIB.CO.ID

Direktur Utama PT PBB, Glenn T. Sugita, Pentolan Viking, Yana Umar dan pelatih baru Persib, Dejan Antonic

Jadi Idola Baru Bobotoh

Ingin Sukses Bersama Persib

BARU satu hari didatang- kan ke Persib Bandung, Kim Jefri Kurniawan menjadi

idola baru untuk bobotoh. Itu terlihat dari banyaknya bobotoh yang ingin berfose dengan pemain blasteran Jerman Indonesia ini. Puluhan bobotoh, pria, wanita maupun anak-anak mengantri demi mendapat- kan momen berfoto bersama dengan pemain naturalisasi ini. Kim sendiri tidak menyang-

ka mendapat sambutan yang

cukup hangat dari bobotoh. “Sebenernya enggak (me- nyangka dapat dukungan bobotoh), cuma latihan do- ang kan bukan pertandingan. Baru latihan saja ramenya udah segini,” kata Kim. Dengan tim yang dibelanya sekarang, adik ipar pese- pakbola Irfan Bachdim ini memiliki target untuk mem- bawa Persib berprestasi. “Senang aku bisa gabung dengan tim terbesar di In- donesia. Saya pengen bisa membantu tim untuk meraih juara,” tukasnya. Disinggung soal alasanya memilih tim berjuluk ‘Maung Bandung’ ini, Adik dari artis Jennifer Kurniawan ini mengung-

ini, Adik dari artis Jennifer Kurniawan ini mengung- IST DIBURU : Pemain any a r Persib

IST

DIBURU : Pemain anyar Persib Bandung, Kim Jefri Kurniawan menjadi buruan bobotoh usai menjalani latihan.

kapkan, Salah satu alasan kuatnya adalah sosok pelatih Dejan Antonic. “Satu alasan yang besar coach Dejan jadi pelatih disini (Persib) kita sudah saling kenal mudah- mudahan awal yang baik buat saya di Persib,” ungkap

pemain naturalisasi ini. Kim mengakui keinginan untuk bergabung besama Atep Cs ini sudah ada sejak lama. Namun baru kali ini keingi- nannya dapat terwujud. “Saya dari kemarin-kema-

rin pengen main di Persib. Dan akhirnya saya bisa ber- sama Persib, mudah-muda- han kita sama-sama sukses dan akan terus lebih baik,” ucapnya. Berada di tim Maung Band- ung, bagi Kim tidak akan ter-

lalu sulit untuk beradaptasi. Sebab hampir semua pe- main ia sudah mengenalnya. “Hampir semua kenal cuman pemain muda belum tapi senior semua kenal sebagian besar dari timnas aku kenal,” ujarnya. (pra)

Optimistis Dejan dan Pemain Menyatu

AKRAB: Umuh Muchtar terlihat akbar bersama pelatih barunya, Dejan Antonic
AKRAB: Umuh
Muchtar terlihat
akbar bersama
pelatih
barunya, Dejan
Antonic

MANAJER Persib, Umuh Muchtar optimistis timnya kembali bangkit bersama pelatih Dejan Antonic. Ke depan, diharapakan pe- main dan pelatih barunya itu dapat lebih dekat karena sejauh pengamantannya saat latihan perdana, Dejan dan pemain sudah menyatu. Menurutnya, tim ideal adalah yang mempunyai kekompakan, kebersamaan dan kekeluargaan. Maka, Maung Bandung juga ha- rus mempunyai dan terus meningkatkan hal tersebut. Apalagi sejauh ini Persib sudah punya hal-hal terse- but. “Insya Allah akan lebih

baik. Saya harus dukung pelatih baru. Saya berharap kebersamaan ini lebih dit- ingkatkan,” kata Umuh. Harapan sama disampai- kan untuk pemain baru yang akan datang, Kim Jef- frey Kurniawan, David Laly dan Rahmad Hidayat agar bisa menyatu dan bekerja sama dengan pemain lama. “Tunggu saja, secepatnya mudah-mudahan lebih cepat (bergabung) lebih bagus. Tapi, yang penting semoga semuanya enjoy, enak dan juga kekompakan terus meningkat. Jadi kita harus dukung,” ucapnya. (net)

PSM Makassar Pertimbangkan Kualitas Trio Persib

PSM Makassar mendapat

tawaran memakai jasa tiga

eks pemain Persib Bandung

di Indonesia Super Compe-

tition (ISC) 2016. Mereka adalah Jajang Sukmara (bek kiri) Muhammad Taufik (gelandang), dan Jajang Maulana (defender) Direktur Klub PSM Sum- irlan mengatakan, memang ada tiga eks pemain Persib yang ditawarkan. Hanya saja pihaknya masih akan lihat kualitasnya. “Mereka ditawarkan memperkuat PSM. Tapi kita lihat dulu,” kata dia. Ia mengatakan, pihaknya harus betul-betul melihat kualitas pemain sebelum disodorkan kontrak. “Ter- masuk pemain lokal yang ada di Sulsel, kita berharap mendapat pemain yang berkualitas,” jelasnya.

Dejan Antonic

Tim Juku Eja saat ini masih sementara melakukan per- siapan. Bahkan, tim tertua

di Indonesia ini bakal mem-

prioritaskan talenta muda di

Sulsel untuk direkrut. “Kami lihat pemain muda dulu. Su-

paya, nanti kita tidak terlalu susah,” jelasnya. Mantan pemain PSM, Fais-

al Maricar mengatakan, tim

Juku Eja sudah bagus den- gan pemain lokalnya. Hanya butuh sejumlah tambahan. “Termasuk di lini belakang. Kalau masih ada, ya cukup bagus,” tukasnya. Faisal mengatakan, tiga pemain yang ditawarkan ke manajemen cukup bagus. Hanya saja, harus sesuai kebutuhan tim. “Nanti ka-

lau ada pelatih yang lihat bagaimana perkembangan- nya,” tukasnya. (aww/snd/ net)

Pemain Menikmati Latihan

STRIKER Persib, Tantan gembira mengikuti latihan perdana bersama Pelatih Dejan Antonic. Sama sep- erti pelatih berkelas lainnya, Dejan dinilai punya kemam- puan untuk membawa sua- sana tim menjadi bergairah saat latihan. Menurut Tantan, Dejan punya gaya komunikasi yang bagus untuk membawa sua- sana hati pemain. Bahkan, pesan-pesan atau arahan setiap latihan bisa dipahami dengan mudah oleh pemain.

“Latihan perdana Alham- dulillah gembira happy dan Dejan juga sangat enak seka- li bisa nyapa semua pemain. Pesan-pesan yang diberi- kannya mudah dipahami. Teman-teman juga kelihatan tidak tegang dan bisa enjoy,” ucap Tantan. Tantan men- gatakan, setiap pelatih tidak terlalu berbeda dalam menu latihan. Hanya metode dan cara menyampaikannya saja yang berbeda. Ia cukup optimistis ke depan pun pemain tidak akan terlalu sulit beradaptasi dengan

gaya melatih arsitek tim asal Serbia itu. Bahkan, dengan masuknya beberapa pemain baru yang sudah saling mengenal akan membuat mudah beradap- tasi. Saat ini, pemain anyar yang bergabung adalah Kim Jeffrey Kurniawan, David Laly dan Rahmad Hidayat. Mereka didatangkan dari Persipasi Bandung Raya

(PBR). “Insya Allah tidak akan lama adaptasinya apa- lagi David Laly dan Kim (Jeffrey) sudah pada kenal. Kualitasnya juga sudah tahu. Insya Allah. Latihan juga mungkin be- danya hanya cara saja, kalau materi sama. Karena setiap pelatih pasti punya gaya melatih masing-masing,” ucapnya. (net)

TantanTantan
TantanTantan

Selamat Ulang Tahun Coach

TEPAT h a r i J u m a t ( 2 2 / 1 / 2 0 1 6 ) , P e l a t i h Persib, Dejan Antonic berulang tahun ke-47. Pelatih asal Serbia ini berharap dapat lebih baik lagi dibanding ta- hun sebelumnya, teru- tama berharap dapat menjawab kepercayaan yang diberikan manaje- men, tim dan bobotoh kepadanya. Arsitek tim k e l a h i ra n 2 2 Ja nu a r i 1969 di Belgrade, Serbia, berharap Persib dapat meraih prestasi kembali tahun ini. Selain untuk tim, De- jan berharap diberikan kesehatan dan kesuk-

sesan. “Semoga sukses untuk Persib. Semoga saya dan keluarga diberi kesehatan,” kata Dejan. Sebuah kue ulang tahun pun dipersembahkan un- tuk Dejan dari tim. Kue dengan mayoritas warna biru ini bertulis- kan HBD Dejan dengan tambahan sebuah foto Dejan di tengah kue bulat tersebut. Dejan Antonic resmi menjadi pengganti Djad- jang Nurdjaman sebagai pelatih kepala Persib. Ia dinilai manajemen sebagai pelatih terbaik dan mempunyai lesensi UEFA Pro.(*)

sebagai pelatih terbaik dan mempunyai lesensi UEFA Pro. (*) KUE ULANG TAHUN:Kue Ulang Tahun untuk Dejan

KUE ULANG TAHUN:Kue Ulang Tahun untuk Dejan dari Bobotoh

sebagai pelatih terbaik dan mempunyai lesensi UEFA Pro. (*) KUE ULANG TAHUN:Kue Ulang Tahun untuk Dejan
sebagai pelatih terbaik dan mempunyai lesensi UEFA Pro. (*) KUE ULANG TAHUN:Kue Ulang Tahun untuk Dejan
sebagai pelatih terbaik dan mempunyai lesensi UEFA Pro. (*) KUE ULANG TAHUN:Kue Ulang Tahun untuk Dejan
sebagai pelatih terbaik dan mempunyai lesensi UEFA Pro. (*) KUE ULANG TAHUN:Kue Ulang Tahun untuk Dejan
sebagai pelatih terbaik dan mempunyai lesensi UEFA Pro. (*) KUE ULANG TAHUN:Kue Ulang Tahun untuk Dejan
sebagai pelatih terbaik dan mempunyai lesensi UEFA Pro. (*) KUE ULANG TAHUN:Kue Ulang Tahun untuk Dejan
sebagai pelatih terbaik dan mempunyai lesensi UEFA Pro. (*) KUE ULANG TAHUN:Kue Ulang Tahun untuk Dejan
sebagai pelatih terbaik dan mempunyai lesensi UEFA Pro. (*) KUE ULANG TAHUN:Kue Ulang Tahun untuk Dejan
sebagai pelatih terbaik dan mempunyai lesensi UEFA Pro. (*) KUE ULANG TAHUN:Kue Ulang Tahun untuk Dejan
sebagai pelatih terbaik dan mempunyai lesensi UEFA Pro. (*) KUE ULANG TAHUN:Kue Ulang Tahun untuk Dejan
sebagai pelatih terbaik dan mempunyai lesensi UEFA Pro. (*) KUE ULANG TAHUN:Kue Ulang Tahun untuk Dejan
sebagai pelatih terbaik dan mempunyai lesensi UEFA Pro. (*) KUE ULANG TAHUN:Kue Ulang Tahun untuk Dejan
sebagai pelatih terbaik dan mempunyai lesensi UEFA Pro. (*) KUE ULANG TAHUN:Kue Ulang Tahun untuk Dejan
sebagai pelatih terbaik dan mempunyai lesensi UEFA Pro. (*) KUE ULANG TAHUN:Kue Ulang Tahun untuk Dejan
sebagai pelatih terbaik dan mempunyai lesensi UEFA Pro. (*) KUE ULANG TAHUN:Kue Ulang Tahun untuk Dejan
sebagai pelatih terbaik dan mempunyai lesensi UEFA Pro. (*) KUE ULANG TAHUN:Kue Ulang Tahun untuk Dejan
sebagai pelatih terbaik dan mempunyai lesensi UEFA Pro. (*) KUE ULANG TAHUN:Kue Ulang Tahun untuk Dejan
sebagai pelatih terbaik dan mempunyai lesensi UEFA Pro. (*) KUE ULANG TAHUN:Kue Ulang Tahun untuk Dejan
sebagai pelatih terbaik dan mempunyai lesensi UEFA Pro. (*) KUE ULANG TAHUN:Kue Ulang Tahun untuk Dejan
sebagai pelatih terbaik dan mempunyai lesensi UEFA Pro. (*) KUE ULANG TAHUN:Kue Ulang Tahun untuk Dejan
sebagai pelatih terbaik dan mempunyai lesensi UEFA Pro. (*) KUE ULANG TAHUN:Kue Ulang Tahun untuk Dejan
SABTU, 23 JANUARI 2016 / 11111111122 RARARARARAAABBBBIBIBIBIIULULULULULULULULULULLL AAAAAAKHIR 1437 H SABTU, 23 JANUARI
SABTU, 23 JANUARI 2016 / 11111111122 RARARARARAAABBBBIBIBIBIIULULULULULULULULULULLL AAAAAAKHIR 1437 H
SABTU, 23 JANUARI 2016 / 12 RABIUL AKHIR 1437 H

KI KUSUMO

Ikannya Pada Mati, Marah Sama PLN

PARANORMAL yang juga aktor dan produser

film Ki Kusumo, sakit hati dengan pemadaman listrik oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN), yang belakangan kerap terjadi di wilayah Bekasi, teru- tama di sekitar kediamannya di kawasan Kemang Pratama dan Jatiasih. “Sebagai pelanggan PLN, terus terang saya merasa keberatan dan sangat dirugikan karena ini bukan sekali dua kali tapi sering. Sebulan bisa 3 atau 4 kali dan padamnya hingga berjam-jam,” ujar Ki Kusumo, Jumat (22/1). Menurut Ki Kusumo, jika padamnya listrik karena ada kerusakan, kenapa bisa memakan waktu lama

untukperbaikannya.“PLNkanpunyatenaga-tena-

ga ahli, sudah persiapan peralatan, masak untuk

perbaikan bisa sampai lama,” tuturnya.

Akibatpemadamanlistriktersebut,banyakaktivi-

tas Ki Kusumo yang terbengkelai. “Rapat harus pin-

dahtempat,belumlagialat-alatelektronikdanlain-

lain yang ngga berfungsi. Itu aquarium saya ikan- nya pada mati, harga ikannya tidak murah, jutaan,” tandasnya kesal. Bintang Drakula Cinta ini heran kenapa pelayanan PLN sangat buruk. Pada Kamis (21/1) misalnya, sebagian besar Bekasi gelap total selama enam jam, mulai dari pukul 17.00-23.00 WIB. Padahal tarif listrik justru merangkak naik. “PLN harusnya meningkatkan pelayanan, bukan malahnggakaruan.Tariflistrikterusnaikmencekik rakyat, dikemanakan uang tersebut kalau bukan untuk meningkatkan pelayanan,” lanjutnya. Ketua Umum Komando Pejuang Merah Putih (KPMP) ini menambahkan, seharusnya PLN konsekuen. “Kami telat bayar listrik sehari saja kena denda, kalau listrik padam bisa seenaknya. Harusnya PLN gantian bayar denda ke masyarakat!” tandasnya. Ki Kusumo berharap PLN bersikap profesional dan lebih meningkatkan pelayanannya. “Jangan masyarakat terus dicurangin. Kerusakan PLN atau masalah teknis, itu urusan dia. Sama halnya kalau masyarakat telat bayar dan didenda, PLN kan juga ngga mau tahu alasannya,” pungkas KI Kusumo. (adk/jpnn)

ngga mau tahu alasannya,” pungkas KI Kusumo. (adk/jpnn) FOTO: JAWAPOS Donna Agnesia dan Darius Sinathrya Kompaknya

FOTO: JAWAPOS

Donna Agnesia dan Darius Sinathrya

Kompaknya Mendidik Anak

PASANGAN Donna Agnesia dan Darius Sinath- rya membekali tiga buah hati dengan beragam aktivitas positif. Mereka memasukkan Lionel Nathan Sinathrya, 8; Diego Andres Sinathrya, 6; dan Sabrina Quinesha Sinathrya, 4; ke berbagai tempat kursus atau pelatihan. Mulai sepak bola, taekwondo, musik, sampai memasak. Jika tidak betah, mereka pun diizinkan untuk berhenti dan beralih ke bidang yang lebih diminati. ”Dulu Lio dan Diego aktif ekstrakurikuler tekwondo dan re- nang.Tapi,terhentikarenasudahnggakminatlagi,” kata Darius saat ditemui di EF Centers for Adults fX Lifestyle X’nter, Senayan. Mereka tidak pernah memaksa anak untuk menekunibidangtertentu.PernahsuatuketikaLeo dimasukkan les main gitar. Tapi, dia tidak betah. ”Saya kasih semangat untuk mencoba lagi. Setelah memang betul-betul tidak bisa disemangati lagi, barulahkitastop,”jelaspresenteracaraolehragaitu. Si kecil Sabrina pun diberi kebebasan. Di usianya kini, Sabrina sudah kursus piano dan memasak. Sejauh ini, Donna mengatakan, putri bungsunya itu masih menikmati aktivitas-aktivitas tersebut. Donna menjelaskan, ketiga anaknya sudah punya cita-citamasing-masing,tapimasihkerapberubah. ”Lio lagi ingin menjadi arkeolog, sementara Diego ingin jadi tentara. Masih berubah-berubah sih. Terserah mereka saja nanti,” jelas Donna, lalu ter- tawa. (and/c10/ayi)

SELEBRITIS

RADAR SUKABUMI

HALAMAN 7

DariDari PopPop PindahPindah keke JalurJalur RockRock nn RollRoll

2016 akan menjadi tahun cukup krusial bagi musisi Mar- cello Tahitoe. Dia berencana merilisalbumterbaruberjudul Jalur
2016 akan menjadi tahun
cukup krusial bagi musisi Mar-
cello Tahitoe. Dia berencana
merilisalbumterbaruberjudul
Jalur Alternatif pada akhir Jan-
uari. Di album tersebut pria 32
tahun ini seperti terlahir kem-
bali. Bukan hanya melepas
nama panggung Ello, dia juga
juga sangat gue perhatiin di
album ini. Beda dengan lagu-
lagu gue sebelumnya. Di sini
tak ada satupun lagu mellow,”
sambungnya.Kekasih Aurelie
Moeremans itu menjelas-
kan, album Jalur Alternatif
menampilkan sisi musikali-
men. “Hanya ada bunyi gitar,
drum dan bass, sama seperti
yang gue mainkan kalau live,”
ungkapnya.
Pada album yang berisi 10
lagu itu, Marcello mengajak
sejumlah musisi kolabora-
meninggalkanmusikpopyang
diusung di album sebelumnya.
“Musiknya memang lebih
tas dia yang lebih idealis. Di
sini dia ingin menampilkan
musik yang lebih nge-band.
Mengedepankan distorsi gitar,
tor. Yakni, Ridho Slank, Yoyo
Musikimia, Brian Sheila On
7, Ikmal Tobing, Baron, dan
Maggy /rif. “Semua itu idola
gue, dan gue approve sendiri
ke ke
apa apa yang yang gue gue suka, suka, kayak kayak
tanpa tanpa banyak banyak
diisi diisi instru- instru-
ke ke mereka,” mereka,” ujar ujar Marcello. Marcello.
rock rock n n roll roll atau atau alternative- alternative-
Album Album Jalur Jalur Alternatif Alternatif sudah sudah
rock. rock. Tapi Tapi yang yang lebih lebih penting penting
bisa bisa didapatkan didapatkan di di toko toko musik musik
itu itu filosofinya filosofinya yang yang enggak enggak
digital digital seperti seperti iTunes. iTunes. Sedang- Sedang-
harus harus mainstream mainstream atau atau
kan kan versi versi rilisan rilisan fisik fisik akan akan di- di-
terlalu terlalu memikirkan memikirkan apa apa
luncurkan luncurkan pada pada akhir akhir Janu- Janu-
yang yang terjadi terjadi di di main- main-
ari ari di di bawah bawah naungan naungan Sony Sony
stream,” stream,” kata kata Marcello Marcello
Music Music Entertainment Entertainment
Tahitoe Tahitoe saat saat ditemui ditemui
Indonesia In do n es i a . . (ded/JPG) ( ded/JPG )
di di
kawasan kawasan SCBD, SCBD,
Jakarta. Jakarta. “Liriknya “Liriknya
MarcelloMarcello TahitoeTahitoe
Ini Kriteria
Pacar
Idamannya
MESKI seorang penyanyi dan punya paras cantik, Gita
Gutawa hingga saat ini belum punya pacar alias jomblo.
Dia mengaku tidak ingin buru-buru memiliki seorang
kekasih lantaran fokus berkarier.
“Memang sekarang lagi single dan tidak pernah terbuka
soal asmara. Aku happy aja, masih fokus karier, tapi
tidak menutup hati sih,” kata Gita Gutawa saat ditemui
di kawasan SCBD, Jakarta, belum lama ini.
Saat ditanyakan mengenai kriteria pria idamannya,
pelantun Kembang Perawan ini menyebut ingin laki-laki
yang punya kepribadian baik dan bisa menjaga hubun-
gan dengan keluarganya.
Gita Gita tidak tidak mau m ada kriteria khusus mengenai
profesi profesi yang ya harus sama dengannya. “Pengin
yang yang bi bisa terima aku apa adanya. Terserah
sih sih dari d kalangan mana, enggak harus
mu musisi atau selebriti,” beber anak
Er Erwin Gutawa itu.
Dalam kesempatan yang sama Gita
mengaku telah diberi lampu hijau
oleh sang ayah untuk pacaran. Erwin
Gutawa disebut tidak mengekangnya
untuksoalasmaralantaranGitasudah
b berumur 22 tahun. “Papa santai aja,
e enggak galak kok. Aku juga suka curhat
sa sama papa,” ungkap Gita. (ded/JPG)
GitaGita
GutawaGutawa

Tak Sabar MainFilmLagi

FILM Surga yang Tak Dirin- dukan akan berlanjut. Hal ini diketahui dari artis Laudya Cynthia Bella yang membin- tangi film tersebut. “Ngebahas

film Surga Yang Tak dirindukan

2dengan@mulanisanjay!!”tu-

lis Bella dalam akun Instagram

miliknya@laudyacynthiabella,

belum lama ini. Perempuan kelahiran Band- ung itu mengungkapkan,

dirinya sudah tidak sabar un- tuk membaca skenario film Surga yang Tak Dirindukan 2. “Iiih ga sabar pengen baca

scenarionya,pastilebihnguras

air mata. Ayooo siapa yang

mau tau kelanjutan “Don- geng Madania”?” tulis Bella. Dalam akun Instagramnya, Bella mengupload foto dirinya bersama dengan Sanjay Mu- lani yang merupakan Casting Director MD Entertainment. Surga yang Tak Dirindukan dibintangi oleh Bella seb- agai Arini, Fedi Nuril sebagai Prasetya, dan Raline Shah sebagai Mei. Film ini meraih sukses pada 2015. Film Surga yang Tak Dirindukan berha- sil memperoleh jumlah pe- nonton sebanyak 1.523.570. Jumlah ini terbanyak selama 2015. (gil/jpnn)

LaudyaLaudya CynthiaCynthia BellaBella
LaudyaLaudya CynthiaCynthia BellaBella
Diajak Off-Road, Istrinya Sempat Minta Cerai FATHIR Muchtar salah satu aktor yang menyukai olahraga
Diajak Off-Road,
Istrinya Sempat
Minta Cerai
FATHIR Muchtar salah satu aktor yang menyukai olahraga
ekstrem.Namun,siapasangkagara-garahobinyayangmenant-
angtersebutsangistriFeraFeriskasempatberniatmenceraikan
Fathir. Lho kok bisa?
SaatituFathirmengajakFerauntukmenjajalhobiekstremnya,
yakni melakukan perjalanan off-road. Namun medan yang san-
gat curam ditambah cuaca yang menakutkan. Membuat Fera
ketakutan, apalagi kanan kiri jalan adalah jurang. Salah strategi
sedikit,nyawataruhannya.“Kebetulanwaktuitupertamakalinya
Fera ikut off-road. Itu medannya memang parah banget, kanan
kirijurang,udahgitumendungbanget.Pasmobilkeangkat
ke atas, dia teriak-teriak minta pulang. Ya, gimana
mau pulang, itu karena memang desa yang
gue tuju itu satu jalur jalannya,” ulas
Fathir.Sesampainya di desa tersebut,
Fera sempat marah kepada Fathir.
“Begitu turun, dia ngambek
terus bilang mau minta cerai
habis ini. Ya gue ketawa-
ketawa aja,” ungkap
pria 36 tahun itu.
(chi/jpnn)
FathirFathir MuchtarMuchtar
minta cerai habis ini. Ya gue ketawa- ketawa aja,” ungkap pria 36 tahun itu. (chi/jpnn) FathirFathir
minta cerai habis ini. Ya gue ketawa- ketawa aja,” ungkap pria 36 tahun itu. (chi/jpnn) FathirFathir
minta cerai habis ini. Ya gue ketawa- ketawa aja,” ungkap pria 36 tahun itu. (chi/jpnn) FathirFathir
minta cerai habis ini. Ya gue ketawa- ketawa aja,” ungkap pria 36 tahun itu. (chi/jpnn) FathirFathir
minta cerai habis ini. Ya gue ketawa- ketawa aja,” ungkap pria 36 tahun itu. (chi/jpnn) FathirFathir
minta cerai habis ini. Ya gue ketawa- ketawa aja,” ungkap pria 36 tahun itu. (chi/jpnn) FathirFathir
minta cerai habis ini. Ya gue ketawa- ketawa aja,” ungkap pria 36 tahun itu. (chi/jpnn) FathirFathir
minta cerai habis ini. Ya gue ketawa- ketawa aja,” ungkap pria 36 tahun itu. (chi/jpnn) FathirFathir
minta cerai habis ini. Ya gue ketawa- ketawa aja,” ungkap pria 36 tahun itu. (chi/jpnn) FathirFathir
minta cerai habis ini. Ya gue ketawa- ketawa aja,” ungkap pria 36 tahun itu. (chi/jpnn) FathirFathir
minta cerai habis ini. Ya gue ketawa- ketawa aja,” ungkap pria 36 tahun itu. (chi/jpnn) FathirFathir
minta cerai habis ini. Ya gue ketawa- ketawa aja,” ungkap pria 36 tahun itu. (chi/jpnn) FathirFathir
minta cerai habis ini. Ya gue ketawa- ketawa aja,” ungkap pria 36 tahun itu. (chi/jpnn) FathirFathir
minta cerai habis ini. Ya gue ketawa- ketawa aja,” ungkap pria 36 tahun itu. (chi/jpnn) FathirFathir
minta cerai habis ini. Ya gue ketawa- ketawa aja,” ungkap pria 36 tahun itu. (chi/jpnn) FathirFathir
minta cerai habis ini. Ya gue ketawa- ketawa aja,” ungkap pria 36 tahun itu. (chi/jpnn) FathirFathir
minta cerai habis ini. Ya gue ketawa- ketawa aja,” ungkap pria 36 tahun itu. (chi/jpnn) FathirFathir
minta cerai habis ini. Ya gue ketawa- ketawa aja,” ungkap pria 36 tahun itu. (chi/jpnn) FathirFathir
minta cerai habis ini. Ya gue ketawa- ketawa aja,” ungkap pria 36 tahun itu. (chi/jpnn) FathirFathir
minta cerai habis ini. Ya gue ketawa- ketawa aja,” ungkap pria 36 tahun itu. (chi/jpnn) FathirFathir
minta cerai habis ini. Ya gue ketawa- ketawa aja,” ungkap pria 36 tahun itu. (chi/jpnn) FathirFathir

HALAMAN 8

HALAMAN 8 SABTU, 23 JANUARI 2016 / 12 RABIUL AKHIR 1437 H SMARTTTTTPPPHH OOOO NNNE SMARTPHONE
HALAMAN 8 SABTU, 23 JANUARI 2016 / 12 RABIUL AKHIR 1437 H SMARTTTTTPPPHH OOOO NNNE SMARTPHONE
HALAMAN 8 SABTU, 23 JANUARI 2016 / 12 RABIUL AKHIR 1437 H SMARTTTTTPPPHH OOOO NNNE SMARTPHONE

SABTU, 23 JANUARI 2016 / 12 RABIUL AKHIR 1437 H

HALAMAN 8 SABTU, 23 JANUARI 2016 / 12 RABIUL AKHIR 1437 H SMARTTTTTPPPHH OOOO NNNE SMARTPHONE
HALAMAN 8 SABTU, 23 JANUARI 2016 / 12 RABIUL AKHIR 1437 H SMARTTTTTPPPHH OOOO NNNE SMARTPHONE
SMARTTTTTPPPHH OOOO NNNE SMARTPHONE
SMARTTTTTPPPHH OOOO NNNE
SMARTPHONE

FOTO:IST

CANGGIH : Gadget ini juga tampil dengan desain memukau.

Dirilis Akhir Januari

JAKARTA - Wiko kembali akan merilis smart- phone terbarunya, Pulp FAB. Piranti pintar ini memiliki spesifikasi mumpuni yang dibekali dengan prosesor Snapdragon 410 Quad-core 1.2 GHz Cortex-A53 dengan RAM 2 GB dan memori internal 16 GB. Smartphone yang mengusung layar 5.5 inci dengan resolusi HD, 1280x720 piksel, ini juga dipersenjatai dengan kamera belakang 13 MP, serta kamera depan 5 MP. CEO Wiko Mobile Indonesia Dwi Lingga Jaya menjelaskan, Pulp FAB juga akan mengusung fi- tur Floating Video Player di mana para pengguna bisa menikmati video dan melakukan aktivitas yang lain secara bersamaan (multitasking video). Para pengguna bisa memperkecil tampilan video ketika akan menampilkan aplikasi lainnya pada layar smartphone. “Pulp FAB ini akan menyasar segmen yang lebih luas, mulai enterpreneur, pekerja kantoran sam- pai mereka yang berusia muda,” katanya dalam siaran persnya. Tidak hanya itu, gadget ini juga tampil dengan desain memukau, menggabungkan efek bingkai premium-metallic dengan soft leather back- cover. “Itu baru sebagian kecil fitur dan teknologi yang dimiliki olehPulp FAB, masih banyak fitur canggih lainnya yang dimiliki smartphone ini. Smartphone canggih ini juga bakal dibanderol dengan harga terjangkau,” ungkap Dwi Lingga Jaya.(fab/jpg)

INTERNET

Data Center Jadi Kunci Dell di 2016

JAKARTA - Pasar data center di Indonesia di- prediksi bakal menguat di sepanjang 2016. Tren ini membawa Dell untuk terus menghadirkan layanan tersebut. Country Manager Dell Indonesia Catherine Lian mengungkapkan, data center ini menjadi salah satu fokus utamanya. Untuk perspektive bisnis, tentu akan diarahkan ke data center mobility, big data, cloud, dan security. Sedan- gkan sektor komersial akan menjadi end to end provider. “Data center akan menjadi kunci kami sejalan dengan trend 2016,” katanya saat ditemui di Jakarta. Dia menambahkan, nantinya pembangunan data center akan akan bergantung pada kebu- tuhan konsumen. Pihaknya juga mengaku siap untuk menjalin kerja sama dengan pemerintah apabila dibutuhkan dalam hal data center, mang- ingat pemerintah saat ini tengah menggalakkan program e-government.”Pasti kami siap. Sejumlah inisiatif pemerintah, seperti smart city, kami siap bekerjasama, berkolaborasi membawa teknologi kami ke Indonesia,” jelasnya. Sementara itu, Product Marketing Manager Dell Indonesia Ronny Salim menuturkan, untuk komputasi cloud sendiri juga tergantung pada permintaan pasar. Saat ini, pasar Indonesia belum familiar dengan cloud. Mereka lebih nyaman den- gan hard drive karena mereka lebih mebutuhkan kapasitas besar. “Cloudbelumterlalufamiliarinijugadikarenakan jaringan internet. Untuk menyimpan foto dengan mengunggahnya di cloud saja lama, lebih praktis menggunakan hard drive,” jelasnya. Meski demikian, Dell tetap meluncurkan laptop dengan memori internal 32GB di Indonesia. “MMC

32GBituuntukuseryangmenggunakancloud,tapi

di Indonesia kita tahu jaringan masih kurang kuat, jadi kami masih meluncurkan 500GB, masih pakai hard drive. Ini untuk menjawab kebutuhan kon- sumen, antara yang membutuhkan cloud dengan hard drive,” ujar Ronny.(fab/jpg)

cloud dengan hard drive,” ujar Ronny. (fab/jpg) FOTO:IST TELKOMSEL SME CORNER: Di SME Corner, para pelaku

FOTO:IST

TELKOMSEL SME CORNER: Di SME Corner, para pelaku UKM akan dilayani oleh agen customer service yang memiliki product knowledge lengkap tentang UKM. Agen-agen ini juga siap memberikan konsultasi dan menjawab berbagai pertanyaan terkait produk/solusi UKM Telkomsel.

Telkomsel SME Corner Hadir di GraPARI

Sasar Segmen UKM

SUKABUMI - Telkomsel terus meningkatkan lay- anan untuk mendukung produktivitas dan perkem- bangan bisnis para pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) di Indonesia, salah satunya melalui pembu- kaan channel ‘SME Corner’ di GraPARI yang meru- pakan pusat pelayanan pelanggan Telkomsel. SME Corner dapat dijumpai

oleh pelanggan di GraPARI Banda (Bandung), GraPARI Pemuda (Surabaya), GraPA- RI Yogya dan GraPARI Den- pasar. General Manager Corpo- rate Business Solution Man- agement Telkomsel, Rini Apriliani mengatakan, had- irnya SME Corner di empat GraPARI ini akan memudah- kan akses para pelaku yang ingin memanfaatkan solusi dan layanan Telkomsel, seb- agai salah satu usaha dalam meningkatkan kinerjanya. “Di tahap awal kami mem-

prioritaskan SME Corner ha-

dir di lokasi yang sudah me- miliki banyak pelaku UKM,” tutur Rini Apriliani kepada Radar Sukabumi.

Di SME Corner, para

pelaku UKM akan dilayani oleh agen customer ser- vice yang memiliki prod- uct knowledge lengkap tentang UKM. Agen-agen ini juga siap memberikan konsultasi dan menjawab berbagai pertanyaan terkait produk/solusi UKM Tel- komsel. Bahkan di beber- apa lokasi terdapat demo

Aplikasi Baru Pendeteksi Detak Jantung Saat Ketemu Si Dia

FOTO:ILUSTRASI. DAILY MAIL

JAKARTA - APA yang anda rasakan saat bertemu den- gan orang yang dis- ukai? Pasti jantung rasanya deg-degan dan senang bukan

kepalang. Kini, untuk k tahu pasti bagaimana

menyaingi menyaingi aplikasi aplikasi serupa serupa seperti seperti Tinder Tinder maupun maupun Cof- Cof- fee
menyaingi menyaingi aplikasi aplikasi serupa serupa
seperti seperti Tinder Tinder maupun maupun Cof- Cof-
fee fee
Meets Meets Bagel Bagel yang yang lebih lebih
dulu dulu eksis eksis dan dan mendulang mendulang
kesuksesan. kesuksesan.
Namun, Namun,
Anda Anda
mesti mesti
sedikit sedikit bersabar bersabar untuk untuk
menggunakan menggunakan
Once. Once.
a
Sebab, Sebab, aplikasi aplikasi itu itu kini kini
g-
baru baru tersedia tersedia di di Ing- Ing-
at
gris, gris, Perancis Perancis dan dan Spa- Spa-
ia,
nyol. nyol. Pengguna Pengguna Once Once
ma
hingga hingga kini kini disebut disebut
telah telah
mencapai mencapai
lebih lebih
dari dari
600 600
en-
ribu ribu
orang. orang.
co-
(sis/mas/ (sis/mas/
jpnn) jpnn)

sekitar 120 orang mak com- blang yang bekerja untuk menemukan pasangan yang cocok untuk pengguna Once. Once disebut-sebut ingin

PATUT DICOBA: Layanan ini dapat menghubungkan seberapa cepat detak jantung seseorang saat mereka melihat pro le seseorang.

berdegup kencang-

nya jatung anda saat

bertemu dengan si dia,

ada aplikasi bernama

Once yang akan siap iap

membantu merasakan kan

detak jatung untuk men-

cari pasangan yang co- cok. Dengan kombina- si “mak comblang” yang ada dalam perangkat Android, , Once dapat meng- hubungkan seberapa cepat detak jantung ses- eorang saat mereka melihat profile seseorang. Hingga kini kabarnya ada

produk dan display solusi yang ditawarkan. Selain itu, berbagai kegiatan terkait dengan dunia UKM dilaku- kan secara berkala, seperti kelas workshop dan focus group discussion (FGD) yang berkolaborasi dengan komunitas pelaku UKM setempat. Dijelaskan Rini, saat ini solusi digital yang dihadir- kan dalam membantu para pelaku UKM mengembang- kan bisnisnya adalah Paket Komunikasi Andalan Wi- rausaha (PAKAR). PAKAR

dibagi menjadi beberapa paket, yaitu PAKAR Komu- nikasi yang memungkinkan pelanggan untuk berkoor- dinasi secara efisien den- gan free call ke sesama grup melalui solusi MyGroup. “PAKAR Bisnis, meru- pakan solusi digital yang memungkinkan pelanggan UKM berkoordinasi melalui email, chat, berbagi doku- men, dan semua fitur lain- nya dengan solusi Business Connect yang didukung oleh Google Apps for Work,” terangnya.(*/sri)

Mau Pulsa Gratis?

JAKARTA-Kebutuhanpul- baru-baruini.

sa semakin meningkat seiring bertambahnya pengguna smartphone di Indonesia. Kini,adacarabaruuntukbisa memperoleh pulsa secara cuma-cuma lewat sebuah aplikasi. Cashtree. Aplikasi mobile ini bisa memberikan pulsa dan hadiah gratis le- wat pengumpulan cash pada lockscreensmartphonesetiap pengguna. Piranti lunak ini dirancang oleh perusahaan asal Korea Selatan, PT Val- uein Technology Indonesia (Viti) yang telah mendarat di Indonesia sejak November

2015lalu.ChiefStrategyOfficer

(CSO) PT Viti Song Jinyoung mengungkapkan, saat ini Cashtreeberhasilmenembus angka 700 ribu download- ers hanya dalam waktu dua bulan sejak peluncuran.“Ini pencapaian yang sangat luar biasa. Bahkan, Cashtree suk- sesmenempatiposisipertama untuk kategori Top Free Life- style di Google Play,” ujarnya saat peluncuran di Jakarta,

Sementaraini,aplikasiterse-

but hanya tersedia untuk per- angkat Android. Sedangkan untuk iOS akan menyusul kemudian. Cashtree sendiri merupakan Mobile Advertis- ing Platform yang memung- kinkan penggunanya untuk

mengumpulkanrewardberu-

pa electronic cash. Reward akan didapat hanya dengan

mengakses iklan ataupun in-

formasiyangmunculpadaba-

gian lockscreen smartphone pengguna. Electroniccashitukemudian

bisa ditukarkan dengan pulsa

setelahbataspenukaranmini-

mal tercapai, yaitu dengan pilihannominalpulsasebesar Rp 5.000, Rp 10.000, Rp 25.000, dan Rp 50.000. “Pengguna sebelumnya juga harus melakukan verifi- kasinomorponselnyaterlebih dahulu. Ini sangat mudah dilakukan, hanya dengan sentuhan jari, pengguna bisamenikmatipulsagratis,” pungkas Song. (fab/jpg)

bisamenikmatipulsagratis,” pungkas Song. (fab/jpg) Hotel Agusta Pelabuhan Ratu Hotel Agusta Sukabumi Jl.Raya
bisamenikmatipulsagratis,” pungkas Song. (fab/jpg) Hotel Agusta Pelabuhan Ratu Hotel Agusta Sukabumi Jl.Raya
Hotel Agusta Pelabuhan Ratu Hotel Agusta Sukabumi Jl.Raya pantai Citepus- Jawa Barat 43115 Indonesia Jl.
Hotel Agusta Pelabuhan Ratu
Hotel Agusta Sukabumi
Jl.Raya pantai Citepus- Jawa Barat
43115 Indonesia
Jl. Cikukulu No.22 sukabumi-Jawa Barat
43151 Indonesia
tlp
: ( 0266 )432273
: ( 0266 )432274
: info@agusta-ind.com
tlp
Fax
fax
Email
Email
: ( 0266 ) 227456, 222299
: ( 0266 ) 227455
: info@agusta-ind.com
: info@agusta-ind.com tlp Fax fax Email Email : ( 0266 ) 227456, 222299 : ( 0266
: info@agusta-ind.com tlp Fax fax Email Email : ( 0266 ) 227456, 222299 : ( 0266
: info@agusta-ind.com tlp Fax fax Email Email : ( 0266 ) 227456, 222299 : ( 0266
: info@agusta-ind.com tlp Fax fax Email Email : ( 0266 ) 227456, 222299 : ( 0266
: info@agusta-ind.com tlp Fax fax Email Email : ( 0266 ) 227456, 222299 : ( 0266
: info@agusta-ind.com tlp Fax fax Email Email : ( 0266 ) 227456, 222299 : ( 0266
: info@agusta-ind.com tlp Fax fax Email Email : ( 0266 ) 227456, 222299 : ( 0266
: info@agusta-ind.com tlp Fax fax Email Email : ( 0266 ) 227456, 222299 : ( 0266
: info@agusta-ind.com tlp Fax fax Email Email : ( 0266 ) 227456, 222299 : ( 0266
: info@agusta-ind.com tlp Fax fax Email Email : ( 0266 ) 227456, 222299 : ( 0266
: info@agusta-ind.com tlp Fax fax Email Email : ( 0266 ) 227456, 222299 : ( 0266
: info@agusta-ind.com tlp Fax fax Email Email : ( 0266 ) 227456, 222299 : ( 0266
: info@agusta-ind.com tlp Fax fax Email Email : ( 0266 ) 227456, 222299 : ( 0266
: info@agusta-ind.com tlp Fax fax Email Email : ( 0266 ) 227456, 222299 : ( 0266
: info@agusta-ind.com tlp Fax fax Email Email : ( 0266 ) 227456, 222299 : ( 0266
: info@agusta-ind.com tlp Fax fax Email Email : ( 0266 ) 227456, 222299 : ( 0266
: info@agusta-ind.com tlp Fax fax Email Email : ( 0266 ) 227456, 222299 : ( 0266
: info@agusta-ind.com tlp Fax fax Email Email : ( 0266 ) 227456, 222299 : ( 0266
: info@agusta-ind.com tlp Fax fax Email Email : ( 0266 ) 227456, 222299 : ( 0266
: info@agusta-ind.com tlp Fax fax Email Email : ( 0266 ) 227456, 222299 : ( 0266
: info@agusta-ind.com tlp Fax fax Email Email : ( 0266 ) 227456, 222299 : ( 0266
: info@agusta-ind.com tlp Fax fax Email Email : ( 0266 ) 227456, 222299 : ( 0266
: info@agusta-ind.com tlp Fax fax Email Email : ( 0266 ) 227456, 222299 : ( 0266
: info@agusta-ind.com tlp Fax fax Email Email : ( 0266 ) 227456, 222299 : ( 0266
: info@agusta-ind.com tlp Fax fax Email Email : ( 0266 ) 227456, 222299 : ( 0266
RADAR SUKABUMI Kabar Seputar Kabupaten Sukabumi SABTU, SABTU, 23 23 JANUARI JANUARI 2016 2016 /
RADAR SUKABUMI
RADAR SUKABUMI

Kabar Seputar Kabupaten Sukabumi

RADAR SUKABUMI Kabar Seputar Kabupaten Sukabumi SABTU, SABTU, 23 23 JANUARI JANUARI 2016 2016 / /
RADAR SUKABUMI Kabar Seputar Kabupaten Sukabumi SABTU, SABTU, 23 23 JANUARI JANUARI 2016 2016 / /
RADAR SUKABUMI Kabar Seputar Kabupaten Sukabumi SABTU, SABTU, 23 23 JANUARI JANUARI 2016 2016 / /

SABTU,SABTU, 2323 JANUARIJANUARI 20162016 // 1212 RABIULRABIUL AKHIRAKHIR 14371437 HH

HALAMAN 9

Bus Hajar Lima Kendaraan Sekaligus SUKABUMI - Kecelakaan berun- tun terjadi di Jalan Raya Siliwangi,
Bus
Hajar Lima
Kendaraan
Sekaligus
SUKABUMI - Kecelakaan berun-
tun terjadi di Jalan Raya Siliwangi,
tepatnya di Kampung/Desa Benda
Kecamatan Cicurug, kemarin (22/1).
Kecelakaan ini melibatkan lima
kendaraan mobil serta satu unit
motor. Akibat peristiwa tersebut,
seorang pengendara motor, Pahru-
din (40) harus dilarikan ke rumah
sakit karena mengalami luka serius.
Persitiwa kecelakaan ini terjadi
sekitar pukul 11.30 WIB. Kecelakaan
bermula saat Bus MGI jurusan Pal-
abuhanratu-Bogor bernopol F 7937
UC, datang dari arah Sukabumi
menuju Bogor dan mencoba meny-
 BUS
Baca
Hal 10
RINGSEK: Bus MGI jurusan Palabuhanratu-
Bogor yang menabrak empat mobil dan
satu motor di Jalan Siliwangi Desa Benda
Kecamatan Cicurug, kemarin (22/1).

70PersenPetani Nyalindung Terjerat Rentenir

“Para“Para petanipetani sangatsangat kesulitankesulitan untukuntuk memperolehmemperoleh kucurankucuran kreditkredit daridari bank-bank- bankbank konvesionalkonvesional lainnya.lainnya. MakaMaka daridari itu,itu, parapara petanipetani harusharus meminjammeminjam uanguang kepadakepada rentenir,”rentenir,”

HENDRA HENDRA
HENDRA
HENDRA

Ketua BUMDes Nyalindung

NYALINDUNG - Sekitar 70 persen para petani di Kecamatan Nyalind- ung terjerat ‘lintah darat’ atu biasa disebut rentenir. Pasalnya, para petani di wilayah tersebut lebih memilih meminjam uang dengan persyaratan

yang mudah serta tidak berbelit-belit. Walaupun, suku bunga dari setiap pinjaman yang kerap kali mereka lakukan sangat besar dan melilit per- ekonomian mereka. Kondisi tersebut semakin diperparah bila para petani

mengalami gagal panen. “Kami san- gat prihatin, para petani di sini terlilit rentenir yang terus marak di tengah- tengah masyarakat,” papar Ketua Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa/Kecamatan Nyalindung Ka-

bupaten Sukabumi, Hendra kepada Radar Sukabumi, kemarin (22/1). Nasib para petani di wilayah ini, masih diintervensi oleh modal per-

70 PERSEN

Baca Hal 10

PROGRAM

Dinkes Siapkan Anggaran Kedaruratan

CISAAT - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sukabumi pada tahun ini berencana mengaloka- sikan anggaran untuk kedaruratan bencana atau kejadian luar biasa (KLB) yang terjadi di Kabu- paten Sukabumi. Pasalnya, keberadaan anggaran tersebut cukup bermanfaat bagi masyarakat yang mengalami musibah. Serta, untuk membiayai penanganan medis masyarakat yang terkena musibah. “Pada tahun ini, kami berencana akan mengalokasikan anggaran untuk kedaruratan bencana,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Ka- bupaten Sukabumi, Didi Supardi kepada Radar Sukabumi, kemarin (22/1).

DINKES

INSTANSI

Baca Hal 10

DPESDM Jadi Dinas Tak Dianggap

PALABUHANRATU - Tugas dinas adalah membantu kepala daerah menjalankan seluruh program di sektornya masing-masing. Namun, apa jadinya jika persoalan kewenangannya su- dah tak lagi berlaku. Seperti yang terjadi pada Dinas Pertambangan, Energi dan Sumber Daya Mineral (DPESDM). “Hal itu mengacu pada UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah. Di aturan tersebut dijelaskan, jika bu- pati tak mempunyai wewenang lagi pada semua urusan pertambangan termasuk pengawasan,” jelas Kepala DPESDM Kabupaten Sukabumi, Adi Purnomo, kepada Radar Sukabumi, kemarin

(22/1).

DPESDM

Baca Hal 10

Pasangan

TerpilihMasih

‘Digantung’

PALABUHANRATU - Meski Pe- milihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Sukabumi su- dah menetapkan pasangan Marwan Hamami - Adjo Sardjono sebagai pemenang, namun nasib mereka masih ‘digantung’. Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten

Sukabumi belum juga merilis ka- pan pelaksanaan pelantikan bakal dihelat. Ketua KPUD Kabupaten Sukabumi, Dede Haryadi masih belum bisa me- mastikan kapan pelantikan bakal di- gelar. Kondisi ini pun membuat tahta kepemimpinan orang nomor satu di

Kabupaten Sukabumi masih dijabat oleh Penjabat Bupati Sukabumi, Achadiat Supratman. Ia mengaku, sejauh ini tugas dan wewenang KPU sudah selesai. “Tugas KPU sudah selesai pada 29 Desember lalu,” jelas-

PASANGAN

Baca Hal 10

Camat Nekat Ancam PKL dan Pengendara

CIBADAK - Diduga menjadi penye- bab utama kemacetan di Cibadak, jajaran Muspika Kecamatan Cibadak mewarning para pedagang kaki lima (PKL) dan pengendara yang parkir sembarangan. Jika membandel, Pemerintah Kecamatan Cibadak

bakal segera melakukan penertiban. Pantauan Radar Sukabumi, di sepanjang ruas Pasar Cibadak, ban- yak terdapat PKL yang menyerobot hak pengguna jalan. Mereka men- jajakan dagangannya di atas trotoar. Akibatnya, masyarakat pejalan kaki terpaksa menggunakan jalan raya untuk berjalan. Selain para PKL, pengendara juga kerap memarkirkan kendaraan di bahu jalan secara sembarangan. Dampaknya, arus lalu lintas tergang- gu lantaran sebagian jalan terganggu oleh kendaraan yang terparkir dan pejalan kaki. Kondisi membuat arus lalu lintas semrawut dan kerap terjadi kemacetan. “Di ruas sini menjadi penyebab utama kemacetan. Perhatikan saja, parkir sembarangan dan hak pejalan kaki terganggu akibat PKL. Makanya, hari ini kami tegur mereka,” ujar Camat Cibadak, Abdul Rivai kepada

Radar Sukabumi, kemarin (22/1).

Cibadak, Abdul Rivai kepada Radar Sukabumi, kemarin (22/1). FOTO:RENDI/RADARSUKABUMI SEMERAWUT : Kendaraan yang parkir

FOTO:RENDI/RADARSUKABUMI

SEMERAWUT : Kendaraan yang parkir di pinggi jalan membuat Camat Cibadak geram dan mengancam bakal ditertibkan.

Ditegaskan Abdul Rivai, saat ini pihaknya bersama aparat kepolisian, TNI dan Dishub hanya melakukan peneguran kepada para PKL dan juga pengendara yang parkir sembaran-

gan. Jika teguran ini tidak diindah- kan, maka pihaknya terpaksa akan melakukan penertiban. “Ini tentunya demi kelancaran arus lalu lintas. Ka- lau masih membandel, kami akan

tertibkan,” singkatnya. Di tempat yang sama, Kepala UPTD Dinas Perhubungan Terminal Ciba-

CAMAT

Baca Hal 10

PETANI CIBATU TERANCAM TAK BERCOCOK TANAM

CIKEMBAR - Dua tanggul irigasi sepanjang 25 meter di Kampung Delepeng Gunungkalong dan Kebon- lengka Desa Cibatu Kecamatan Cikembar Kabupaten Sukabumi, kembali jebol. Hal tersebut akibat tidak bisa menahan debit air yang mengaliri tanggul tersebut. Akibatnya, lahan seluas 20 hektare hamparan sawah milik para petani di wilayah tersebut terancam tidak dapat bercocok tanam tepat waktu. “Jebolnya kedua irigasi tersebut terjadi sekitar satu bulan yang lalu ketika curah hujan sedang tinggi,” papar Kepala Desa Cibatu, Damu Sutenri, kepada Ra- dar Sukabumi, Kamis (21/1). Tapi, tanggul irigasi tersebut sampai sekarang belum

PETANI

Baca Hal 10

JEBOL: Kondisi irigasi yang jebol sepanjang 25 meter di Kampung Delepeng Gunungkalong dan Kebonlengka Desa Cibatu Kecamatan Cikembar Kabupaten Sukabumi, Kamis (21/1).

FOTO : DASEP/RADARSUKABUMI

Gunungkalong dan Kebonlengka Desa Cibatu Kecamatan Cikembar Kabupaten Sukabumi, Kamis (21/1). FOTO : DASEP/RADARSUKABUMI
Gunungkalong dan Kebonlengka Desa Cibatu Kecamatan Cikembar Kabupaten Sukabumi, Kamis (21/1). FOTO : DASEP/RADARSUKABUMI
Gunungkalong dan Kebonlengka Desa Cibatu Kecamatan Cikembar Kabupaten Sukabumi, Kamis (21/1). FOTO : DASEP/RADARSUKABUMI
Gunungkalong dan Kebonlengka Desa Cibatu Kecamatan Cikembar Kabupaten Sukabumi, Kamis (21/1). FOTO : DASEP/RADARSUKABUMI
Gunungkalong dan Kebonlengka Desa Cibatu Kecamatan Cikembar Kabupaten Sukabumi, Kamis (21/1). FOTO : DASEP/RADARSUKABUMI
Gunungkalong dan Kebonlengka Desa Cibatu Kecamatan Cikembar Kabupaten Sukabumi, Kamis (21/1). FOTO : DASEP/RADARSUKABUMI
Gunungkalong dan Kebonlengka Desa Cibatu Kecamatan Cikembar Kabupaten Sukabumi, Kamis (21/1). FOTO : DASEP/RADARSUKABUMI
Gunungkalong dan Kebonlengka Desa Cibatu Kecamatan Cikembar Kabupaten Sukabumi, Kamis (21/1). FOTO : DASEP/RADARSUKABUMI
Gunungkalong dan Kebonlengka Desa Cibatu Kecamatan Cikembar Kabupaten Sukabumi, Kamis (21/1). FOTO : DASEP/RADARSUKABUMI
Gunungkalong dan Kebonlengka Desa Cibatu Kecamatan Cikembar Kabupaten Sukabumi, Kamis (21/1). FOTO : DASEP/RADARSUKABUMI
Gunungkalong dan Kebonlengka Desa Cibatu Kecamatan Cikembar Kabupaten Sukabumi, Kamis (21/1). FOTO : DASEP/RADARSUKABUMI
Gunungkalong dan Kebonlengka Desa Cibatu Kecamatan Cikembar Kabupaten Sukabumi, Kamis (21/1). FOTO : DASEP/RADARSUKABUMI
Gunungkalong dan Kebonlengka Desa Cibatu Kecamatan Cikembar Kabupaten Sukabumi, Kamis (21/1). FOTO : DASEP/RADARSUKABUMI
Gunungkalong dan Kebonlengka Desa Cibatu Kecamatan Cikembar Kabupaten Sukabumi, Kamis (21/1). FOTO : DASEP/RADARSUKABUMI
Gunungkalong dan Kebonlengka Desa Cibatu Kecamatan Cikembar Kabupaten Sukabumi, Kamis (21/1). FOTO : DASEP/RADARSUKABUMI
Gunungkalong dan Kebonlengka Desa Cibatu Kecamatan Cikembar Kabupaten Sukabumi, Kamis (21/1). FOTO : DASEP/RADARSUKABUMI
Gunungkalong dan Kebonlengka Desa Cibatu Kecamatan Cikembar Kabupaten Sukabumi, Kamis (21/1). FOTO : DASEP/RADARSUKABUMI
Gunungkalong dan Kebonlengka Desa Cibatu Kecamatan Cikembar Kabupaten Sukabumi, Kamis (21/1). FOTO : DASEP/RADARSUKABUMI
Gunungkalong dan Kebonlengka Desa Cibatu Kecamatan Cikembar Kabupaten Sukabumi, Kamis (21/1). FOTO : DASEP/RADARSUKABUMI
Gunungkalong dan Kebonlengka Desa Cibatu Kecamatan Cikembar Kabupaten Sukabumi, Kamis (21/1). FOTO : DASEP/RADARSUKABUMI
Gunungkalong dan Kebonlengka Desa Cibatu Kecamatan Cikembar Kabupaten Sukabumi, Kamis (21/1). FOTO : DASEP/RADARSUKABUMI
Gunungkalong dan Kebonlengka Desa Cibatu Kecamatan Cikembar Kabupaten Sukabumi, Kamis (21/1). FOTO : DASEP/RADARSUKABUMI

TERUSAN

HALAMAN 10

RADAR SUKABUMI

SABTU, 23 JANUARI 2016 / 12 RABIUL AKHIR 1437 H

Dinkes Siapkan Anggaran Kedaruratan

sambungan dari Hal 9 sambungan dari Hal 9

Langkah ini dilakukan, sebagai upaya mening- katkan pelayanan kepada masyarakat sebagai salah satu cara untuk mendorong terealisasinya Kabupaten Sukabumi sehat serta ber- sih. “Termasuk memberi- kan pelayanan kesehatan dengan cepat dan akurat,” terangnya. Lantaran, kata Didi, ang- garan kedaruratan bencana sangat dibutuhkan di Ka- bupaten Sukabumi. Meng- ingat, beberapa kali terjadi KLB di beberapa wilayah sementara untuk angga- ran penanggulangannya

tidak ada. Seperti, kejadian keracunan makanan yang cukup memprihatinkan hingga memakan korban jiwa. “Beberapa kali terjadi KLB

di Kabupaten Sukabumi.

Oleh karena itu, anggaran kedaruratan sangat dibu- tuhkan,” paparnya. Masih kata Didi, ang- garan yang direncanakan tersebut akan dialokasikan untuk penanganan ben- cana yang terjadi. Salah satunya, untuk membantu penyembuhan dan biaya pengobatan masyarakat yang mengalami KLB. “Ini guna menciptakan peningkatan pelayanan

kepada masyarakat Kabu- paten Sukabumi,” tuturnya. Dirinya berharap, rencana ini dapat berjalan sesuai dengan apa yang sudah direncanakan serta sesuai

dengan apa yang menjadi tujuan dari Dinas Kesehat- an Kabupaten Sukabumi. Yakni, memberikan pening- katan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Kabu- paten Sukabumi. “Mudah-mudahan semua ini dapat berjalan dengan apa yang sudah diren- canakan. Agar masyarakat Kabupaten Sukabumi dalam meningkatkan kualitas kes- ehatannya dapat terbantu,” harapnya. (cr5/d)

DPESDM Jadi Dinas Tak Dianggap

sambungan dari Hal 9 sambungan dari Hal 9

Menurutnya, jika per- soalan aturan tersebut ada, maka tugas dinasnya sudah tak bisa melakukan apa-apa lagi. Karena menurutnya, untuk persoalan dinas yang membantu kinerja bupati, sedangkan kewenangan- nya sudah tak ada. “Mau bagaimana lagi. Tugas kami membantu bupati, namun

jika bupatinya sudah tak ada kewenangan lagi di persoa- lan tersebut, kenapa harus ada dinas,” paparnya. Dengan demikian, meli- hat UU tersebut, menurut- nya jika ada urusan yang terkait dengan pertamban- gan bupati harus meng- koordinasikan persoalan itu kepada pihak kemen- terian atau Provinsi Jawa Barat. “Dan hal tersebut

merupakan UU yang sama dialami di daerah lain juga, tak hanya di Kabupaten Sukabumi,” jelasnya. Namun demikian, saat ini pihaknya masih menung- gu keputusan terkait ke- beradaan dinasnya itu. “Saat ini kita masih menunggu PP soal kewenangan organisasi dan jika ada perda, baru bisa kembali kewenangan terse- but,” pungkasnya. (cr3/d)

Petani Cibatu Terancam Tak Bercocok Tanam

(cr3/d) Petani Cibatu Terancam Tak Bercocok Tanam  sambungan dari Hal 9 diperbaiki oleh pemerintah melalui

sambungan dari Hal 9

diperbaiki oleh pemerintah melalui dinas terkait. Pada- hal, kejadian tersebut sudah dilaporkan oleh Pemerintah Desa Cibatu beberapa min- ggu yang lalu. “Jebolnya saluran irigasi ini sudah di- laporkan beberapa minggu yang lalu. Tapi, sampai seka- rang masih belum ada upaya perbaikan dari pemerintah,” terangnya. Malah, lanjut Damu, in- stansi terkait yakni Pen- gelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Kabupaten Suk- abumi sampai sekarang masih belum melakukan pengecekan ke lapangan. Padahal, keberadaan tang- gul irigasi tersebut sangat menentukan nasib para petani di wilayah Desa Cibatu. Lantaran, daerah persawahan yang berada di sana diairi dari tanggul iri- gasi tersebut. “Jika tanggul itu belum diperbaiki, jelas sangat berpengaruh. Pa- dahal, tanggung ini kerap kali jebol setiap tahunnya

sampai beberapa kali,” tu- turnya. Ia mengaku, pihaknya sudah beberapa kali melay- angkan pengajuan untuk perbaikan kepada PSDA Kabupaten Sukabumi su- paya dapat memperbaiki tanggul irigasi tersebut. Akan tetapi, sampai saat

ini belum ada realisasinya.

Pihaknya tidak tahu ala- san apa yang membuatnya seperti itu. Mungkin karena ada keterbatasan angga- ran. Tapi, setidaknya dapat memberikan jawaban dari pengajuan yang kami aju- kan. “Ketika tanggul irigasi tersebut jobol, kami bertin- dak cepat mengajukan per- mohonan perbaikan tapi sampai sekarang belum ada realisasinya. Pemer- intah hanya bisa sebatas berjanji tapi belum direal- isasikan,” ujar Damu. Saking kesalnya menung- gu bantuan pemerintah, masyarakat memutuskan bergotong royong secara swadaya memperbaiki tang- gul tersebut. Soalnya, kalau

tetap dibiarkan maka ma- syarakat tidak bisa bercocok tanam dengan mendapat pengairan secara maksimal. “Tetapi, usaha yang dilaku- kan oleh masyarakat tidak bisa bertahan lama. Satu kali diterjang luapan air, tanggul irigasi yang sudah diperbaiki kembali porak poranda,” paparnya. Dirinya berharap, Pemkab Sukabumi dan dinas terkait dapat secepatnya melaku- kan perbaikan dan pem- bangunan tanggul irigasi tersebut dalam waktu dekat ini. Pasalnya, masyarakat sangat membutuhkannya untuk kepentingan perta- nian. Apabila tidak segera diperbaiki, para petani akan mengalami ketelatan dalam bercocok tanam bahkan dapat menyebabkan gagal- nya pertanian padi di Desa Cibatu. “Mudah-mudahan pemerintah dapat secepat- nya melakukan perbaikan agar para petani dan la- han sawah yang berada di sini dapat terselamatkan,” harapnya. (cr5/d)

Bus Hajar Lima Kendaraan Sekaligus

sambungan dari Hal 9 sambungan dari Hal 9

alip kendaraan lain dengan

kecepatan tinggi di jalan me- nikung. Sedangkan dari arah berlawanan, tiba mobil ang- kutan umum (angkot) F 1955

E, truk boks F 8147 SI, Toyota

Fortuner B 271 RPM, Motor Scoppy F 6687 JI dan mobil pengakut ternak ayam F 8418 AP. Motor Honda Scoopy yang dikendarai Pahrudin (40) sempat terseret dan ber-

henti setelah bus menabrak truk pengakut ternak ayam. “Kecelakaan ini bermula dari Bus MGI yang melam- bung menyalip kendaraan lain dalam kondisi jalan yang menikung. Dalam po-

sisi tersebut, dari arah berla- wanan tiba kendaraan lain. Semua kendaraan yang ada di arah berlawanan atau dari Bogor menuju Sukabumi ditabraknya. Pertama ang- kot, lalu mobil boks, setelah

itu mobil Fortuner lalu mo- tor dan yang terakhir truk pengangkut ternak ayam,” jelas KBO Lantas Polres Suk- abumi, Ipda Agus Suhendar, kepada Radar Sukabumi. Menurut dia, kecelakaan disebabkan kendaraan yang dipacu dengan kecepatan tinggi sehingga sopir tak dapat menghindari ta- brakan. “Kini sopir MGI sudah diamankan di Mapol- sek Cicurug. Sedangkan ko-

rban menjalani perawatan

di rumah sakit karena men-

galami luka yang serius,” jelasnya. Sementara itu, akibat peristiwa ini arus lalu lintas sempat tersendat, ditambah banyaknya pengendara kendaraan yang sengaja berhenti hanya untuk me- nonton. Sedangkan petugas melakukan olah tempat ke- jadian serta mengevakuasi kendaraan. (dri)

70 Persen Petani Nyalindung Terjerat Rentenir

sambungan dari Hal 9 sambungan dari Hal 9

tanian yang bersuku bunga besar. Pinjaman kredit yang dikucurkan rentenir sungguh mencekik leher petani yang ada. Pasalnya, mereka harus mengembalikanjumlahuang yang dipinjam berikut bunga yang sangat besar. Tapi, tidak ada pilihan lain lantaran pinjaman uang yang tidak berbelit hanya pada rentenir.“Parapetanidituntut mengembalikan pinjaman

berikut bunga yang luma- yan tinggi. Kondisi ini makin menyulitkan, apalagi ketika para petani mengalami gagal panen,” katanya. Menurut Hendra, 70 persen petani

di wilayahnya tak memiliki

pilihan lain selain meminjam kepada rentenir. Lantaran, Pemkab Sukabumi tidak me- nyediakan sistem pemin- jaman uang yang mudah serta tidak berbelit bagi para petani. Mungkin kalau ada yang seperti itu, mayoritas para petani di wilayah ini ti- dak akan terjerat lebih dalam

ke permainan para rentenir.

“Para petani sangat kesulitan untuk memperoleh kucuran kredit dari bank-bank kon- vesional lainnya. Maka dari itu, para petani harus me- minjam uang kepada rent- enir,” terangnya. Akibatnya, tambah Hendra, petani padi maupun palawija serta para petani teh yang berada di wilayah Nyalindung sangat kesulitan untuk berkembang. Setiap harinya mereka ha- rus membayar uang beserta bunga kepada para rentenir. “Bisa dibayangkan, di samp- ing mereka memikirkan bagaimana merawat tana- man mereka yang membu- tuhkan permodalan yang

cukup besar. Mereka juga ha- rus memikirkan bagaimana membayar kepada rentenir,” beber Hendra. Para petani yang berada di Nyalindung sangat berharap usaha pertanian yang mer- eka geluti bisa berkembang dan sukses. Tapi lagi-lagi, para petani terbentur ken- dala pada permodalan serta

para petani yang ada tidak lagi harus terpaku terhadap permodalan pinjaman dari rentenir yang mencekik para petani tersebut. “Sekarang kami akan berusaha untuk mencari solusi, bagaimana mendapatkan permodalan untuk para petani di wilayah Nyalindung,” ujarnya. Dirinya berharap, Pemkab Sukabumi dapat membantu masalah permodalan para petani yang ada di Kabupaten Sukabumi terutama para petani yang berada di Keca- matanNyalindung.Terutama, pinjaman uang yang suku bunganya bisa terjangkau

salahsatuusahauntukmemi- oleh para petani. Agar, para

nimalisir pergerakan rentenir

petani bisa optimis bila pet- ani memperoleh permoda- lan bersuku bunga rendah, maka petani pun bisa secara bertahap mengembangkan usahanya.“Mudah-mudahan Pemerintah Kabupaten Suka- bumi dapat membantu per- modalan untuk para petani

di wilayah Nyalindung untuk

mengembangkan usahanya,” harapnya. (cr5/t)

keterbatasan modal dasar untuk pertanian. Apalagi, se- tiap memasuki musim tanam mereka selalu membutuhkan permodalan usaha, mulai kebutuhan pembelian bibit, pengadaan pupuk serta biaya

pengolahan lahan pertanian lain-lainnya. “Melihat kondisi ekonomi petani terpuruk seperti itu, bumdes sangat tergerak untuk mendorong usahamereka.Karenaitu,kini kami tengah mencari terobo- san agar mereka mendapat- kan solusi untuk permodalan serta keluhan para petani di wilayah ini dapat terjawab,” paparnya. Dirinya mengaku,

di wilayahnya, Bumdes Desa Nyalindung akan berusaha mencari terobosan dengan bekerja sama dengan bank perkreditan umum daerah lainnya yang berada di Ka- bupaten Sukabumi. Agar, para petani di wilayah ini dapat terbantu untuk per- modalan dalam mengelola pertaniannya.Denganbegitu,

Pasangan Terpilih Masih ‘Digantung’

Pasangan Terpilih Masih ‘Digantung’  sambungan dari Hal 9 nya pada Radar Sukabumi. Selain

sambungan dari Hal 9

nya pada Radar Sukabumi. Selain itu, pihaknya juga sudah menyerahkan segala berkas mekanisme pemili- han umum ke DPRD Ka- bupaten Sukabumi. Karena menurutnya, untuk tugas dan wewenang KPU segala macamnya telah diatur di Undang Undang Nomor 8 tentang Pemilihan Umum. “Kami melakukan semua mekanisme itu dan selanjut- nya pihak DPRD yang mem-

berikan berkas tersebut ke Gubernur dan Gubernur ke

Kementerian Dalam Negeri,” bebernya. Menurut berita acara yang

ia ketahui dari mekanisme

yang ada di Mendagri, jika semua prosedur telah di- lakukan dan berkas telah dilengkapi, Bupati terpil-

ih akan dilantik dengan

proses selama 20 hari. “Ini semuanya sudah domain- nya pemerintah, kami tak bisa menentukan secara pasti karena semuanya itu

bukan kewenangan kami,” tegasnya. Adapun jika melihat ke per- hitungan dan aturan tersebut, menurutnya Bupati terpilih

akan dilantik sekitar minggu kedua pada Februari men- datang. “Jika lebih pastinya, Mendagri yang tahu,” sing- katnya. Sementara, untuk lebih mempertegas hal tersebut, ia mengaku Bupati terpilih akan dilantik dengan tak menung- gu daerah lain yang masih bersengketa atau menunggu

amar putusan dari Mahka- mah Konstitusi (MK). “Tahap pelantikan akan dilakukan dengan catatan tak ada gu- gatan, namun jika yang masih proses gugatan sebelum ada amar putusan tak akan di- lantik. Jadi, Kabupaten Suka- bumi tak menunggu daerah lain, jika ada yang masih belum selesai di MK. Apalagi Kabupaten Sukabumi tak ada gugatan apapun, jadi saya rasa pelantikan pasti dilaku- kan dalam waktu dekat ini,” paparnya. (cr3/d)

Camat Nekat Ancam PKL dan Pengendara

paparnya. (cr3/d) Camat Nekat Ancam PKL dan Pengendara  sambungan dari Hal 9 dak, Herry Sulaeman

sambungan dari Hal 9

dak, Herry Sulaeman ber- janji akan melakukan tinda- kan tegas bagi pengendara baik roda dua maupun roda empat yang memarkirkan kendaraannya sembarangan

di ruas Jalan Cibadak. Hal

itu supaya arus lalu lintas berjalan dengan lancar. “Kami sudah sepakat den- gan muspika dan aparat ke- polisian dan Babin Koramil 0711 Cibadak akan men- ertibkan kendaraan yang

parkir sembarangan. Tentu saja, ini dapat mengganggu arus lalu lintas,” singkatnya. Salah satu pengendara yang memarkirkan kendaraan di bahu jalan, Wahyu (34), men- gaku terpaksa parkir lantaran mengikuti kendaraan lainnya

yang parkir. Selain itu, lahan parkir yang terbatas menjadi penyebab para pengendara parkir di bahu jalan. “Kalau

di wilayah pasar kan tidak

muat, lahannya sempit. Jadi terpaksa kami parkir di sini,” akunya. (ren)

KOMUNITAS Aset UPK PNPM Parakansalak Meningkat

PARAKANSALAK - Aset penda- naan Unit Pengelolaan Kelompok (UPK) dan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Man- diri (PNPM) Parakansalak terus mengalami peningkatan setiap ta- hunnya. Pasalnya, aset tahun 2014 hanya mencapai Rp 2.862.407.997 sedangkan pada total aset per

tanggal 31 Desember 2015 men- capai Rp 3.074.621.822. Ketua UPK Kecamatan Parakan- salak, Hermansyah mengatakan, pengelolaan kegiatan UPK ini memang terus mengalami pen- ingkatan. Artinya, program ini dapat berjalan lancar dan dikelola dengan sebaik-baiknya.

“Total peningkatan aset dalam per tahunnya mencapai Rp 212.213.825. Ini artinya, pengem- bangan atau pengelolaan dana bergulir bagi Simpan Pinjam Kelompok Perempuan (SPKP) berjalan lancar,” ujarnya saat menggelar Laporan Keterangan Pertangggungjawaban (LKPJ)

UPK Parakansalak tahun buku 2015 di Aula Kecamatan Parakan- salak, Kamis (21/1). Dikatakan Hermasyah, LKPJ ini juga dilakukan sebagai bentuk transparansi pendanaan ber- sama kelompok dan pemerintah. Sebab, selain UPK beserta ang- gota kelompok yang hadir, pihak

muspika pun turut menyaksikan langsung kegiatan ini. “Setiap LKPJ dihadiri semua pihak, sep- erti camat, kapolsek, danrmil dan pengurus UPK termasuk anggota kelompok,” tambahnya. Kegiatan tersebut juga ber- maksud untuk terciptanya lapo- ran yang akurat sesuai dengan

program yang telah dikerjakan selama satu tahun ke belakang, dengan memberikan ruang transparansi seluas-luasnya ter- hadap masyarakat. “LKPJ ini rutin dilakukan dalam tiap tahunnya, dan Alhamdulilah dalam per tahunnya kami mengalami pen- ingkatan,” pungkasnya. (lan).

kami mengalami pen- ingkatan,” pungkasnya. (lan). Foto bersama pengurus UPK Parakansalak di Aula Kecamatan

Foto bersama pengurus UPK Parakansalak di Aula Kecamatan Parakansalak.

pengurus UPK Parakansalak di Aula Kecamatan Parakansalak. LKPJ dari kelompk SPKP terhadap UPK dan muspika. Jajaran

LKPJ dari kelompk SPKP terhadap UPK dan muspika.

LKPJ dari kelompk SPKP terhadap UPK dan muspika. Jajaran Muspika Parakansalak saat menghadiri acara LKPJ UPK

Jajaran Muspika Parakansalak saat menghadiri acara LKPJ UPK Parakansalak.

Parakansalak saat menghadiri acara LKPJ UPK Parakansalak. Kegiatan dan kekompakan anggota dalam LKPJ UPK Parakansalak.

Kegiatan dan kekompakan anggota dalam LKPJ UPK Parakansalak.

Kegiatan dan kekompakan anggota dalam LKPJ UPK Parakansalak. Ketua UPK Parakansalak, Hermasyah, saat menunjukkan capaian

Ketua UPK Parakansalak, Hermasyah, saat menunjukkan capaian peningkatan aset per tahunnya.

saat menunjukkan capaian peningkatan aset per tahunnya. Jajaran kepengurusan UPK Parakansalak saat melakukan LKPJ.

Jajaran kepengurusan UPK Parakansalak saat melakukan LKPJ.

saat menunjukkan capaian peningkatan aset per tahunnya. Jajaran kepengurusan UPK Parakansalak saat melakukan LKPJ.
saat menunjukkan capaian peningkatan aset per tahunnya. Jajaran kepengurusan UPK Parakansalak saat melakukan LKPJ.
saat menunjukkan capaian peningkatan aset per tahunnya. Jajaran kepengurusan UPK Parakansalak saat melakukan LKPJ.
saat menunjukkan capaian peningkatan aset per tahunnya. Jajaran kepengurusan UPK Parakansalak saat melakukan LKPJ.
saat menunjukkan capaian peningkatan aset per tahunnya. Jajaran kepengurusan UPK Parakansalak saat melakukan LKPJ.
saat menunjukkan capaian peningkatan aset per tahunnya. Jajaran kepengurusan UPK Parakansalak saat melakukan LKPJ.
saat menunjukkan capaian peningkatan aset per tahunnya. Jajaran kepengurusan UPK Parakansalak saat melakukan LKPJ.
saat menunjukkan capaian peningkatan aset per tahunnya. Jajaran kepengurusan UPK Parakansalak saat melakukan LKPJ.
saat menunjukkan capaian peningkatan aset per tahunnya. Jajaran kepengurusan UPK Parakansalak saat melakukan LKPJ.
saat menunjukkan capaian peningkatan aset per tahunnya. Jajaran kepengurusan UPK Parakansalak saat melakukan LKPJ.
saat menunjukkan capaian peningkatan aset per tahunnya. Jajaran kepengurusan UPK Parakansalak saat melakukan LKPJ.
saat menunjukkan capaian peningkatan aset per tahunnya. Jajaran kepengurusan UPK Parakansalak saat melakukan LKPJ.
saat menunjukkan capaian peningkatan aset per tahunnya. Jajaran kepengurusan UPK Parakansalak saat melakukan LKPJ.
saat menunjukkan capaian peningkatan aset per tahunnya. Jajaran kepengurusan UPK Parakansalak saat melakukan LKPJ.
saat menunjukkan capaian peningkatan aset per tahunnya. Jajaran kepengurusan UPK Parakansalak saat melakukan LKPJ.
saat menunjukkan capaian peningkatan aset per tahunnya. Jajaran kepengurusan UPK Parakansalak saat melakukan LKPJ.
saat menunjukkan capaian peningkatan aset per tahunnya. Jajaran kepengurusan UPK Parakansalak saat melakukan LKPJ.
saat menunjukkan capaian peningkatan aset per tahunnya. Jajaran kepengurusan UPK Parakansalak saat melakukan LKPJ.
saat menunjukkan capaian peningkatan aset per tahunnya. Jajaran kepengurusan UPK Parakansalak saat melakukan LKPJ.
saat menunjukkan capaian peningkatan aset per tahunnya. Jajaran kepengurusan UPK Parakansalak saat melakukan LKPJ.

LIGA INDONESIA

SABTU, 23 JANUARI 2016 / 12 RABIUL AKHIR 1437 H

RADAR SUKABUMI

HALAMAN 11

StadionGelora Delta Gelap

KEMENANGAN home perdana skuad Delta Putra

Sidoarjo (Deltras) atas Barito Putra (3-2) dalam lanjutan kompetisi Liga Indonesia IX, 22 Januari 2003, ternoda akibat kekurang- profesionalan panitia penyeleng-

gara (panpel). Kelemahan paling mencolok terfokus kepada padamnya lampu Stadion Gelora Delta Sidoarjo. Kontan saja, laga panas yang

disaksikan 15 ribu penonton itu terlihat gelap. Kondisi semakin gelap setelah 30 menit babak kedua dimulai lampu hanya menyala tiga. Karena suasana tetap gelap,

pasukan Barito maupun Deltras terlihat grogi dan tidak nyaman dalam bermain. Akibatnya, permainan kian melempem karena sama-sama tampil berhati-hati. Pertandingan semakin tidak nyaman ketika para penonton mulai berulah. Mereka berteriak, protes, hingga memaki-maki panpel karena lampu belum nyala juga hingga 10 menit sebelum pertandingan

usai. ’’Lampu

jika kubu Barito Putra protes. ’’Anda lihat sendiri lah, masa lampu di atas gawang kami menyala terang, sedangkan di atas gawang mereka (Deltras) gelap gulita. Sedikit banyak hal ini tentu mengganggu konsentrasi pemain-pemain kami. Apalagi, saat keadaan mulai gelap itu, permainan kami tengah meningkat,’’ keluh Manajer Barito Putera M. Iqbal kepada wartawan setelah pertandingan. (io/c4/tom)

2003 22 JANUARI
2003
22
JANUARI

lampu,’’ teriak mereka. Tidak heran

2003 22 JANUARI lampu,’’ teriak mereka. Tidak heran WAHYUDIN/JAWA POS

WAHYUDIN/JAWA POS

IKUTPINDAH:KimJeffreyKurniawanbergabungdengan Persib bersama Rahmad Hidayat dan David Laly.

Tiga Eks PBR Ikuti Jejak Dejan

JAKARTA – Sejumlah pemain Persipasi Bandung Raya (PBR) memutuskan untuk mengikuti jejak Dejan Antonic ke Persib Bandung. Ya, sehari sete- lah manajemen mengumumkan Dejan sebagai pelatih, sudah ada tiga mantan pemain PBR yang merapat ke Persib. Mereka adalah Kim Jeffrey Kurniawan, Rahmad Hidayat, dan David Laly. K siang (21/1) tiga pemain tersebut sudah

terlihat di mes Persib dan bergabung dengan skuad Maung Bandung –julukan Persib– lainnya. Kim me- ngatakan, dirinya dan dua rekannya itu datang ke Bandung karena mendapat instruksi langsung dari

Dejan.”SayadisuruhDejanuntukdatang.Tapi,mung-

kindalamwaktudekatbisaadapembicaraandengan manajemen,” kata Kimdalamsitus resmi klub. Pemain naturalisasi berdarah Jerman tersebut juga menyatakan tidak lagi memiliki ikatan kon- trak dengan tim mana pun, termasuk PBR. Karena itu, dia berharap bisa segera mencapai kesepaka- tan kontrak dengan manajemen PT Persib Ban- dung Bermartabat (PBB), perusahaan yang men- jadi payung bagi Persib. Hal itu wajar. Sebab, Dejan juga pernah menukangi PBR (2013–2015). Hal senada diungkapkan David Laly. Dia juga mengaku mendapat mandat langsung dari sang pelatih untuk merapat bersama Atep Rizal dan kawan-kawan. Bagi David, tawaran Dejan tersebut sangat menarik, apalagi untuk bergabung dengan tim selevel Persib yang baru saja menjuarai Piala Presiden dan Indonesia Super League 2015. ”Toh, saya sudah lama bermain bersama Dejan saat di PBR. Jadi, kami sudah sama-sama paham tentang karakter masing-masing. Tapi, di tim yang baru, saya tetap membutuhkan waktu untuk beradaptasi, teru-