Anda di halaman 1dari 19

CATATAN PERAWATAN/PERKEMBANGAN KELUARGA Tn.

A
PERTEMUAN KE 1
Hari/

Diagnosa Keperawatan

Implementasi

Tanggal
Jumat, 18

Ketidak efektifan

September

manajemen pengobatan

2015

keluarga (Insomnia)

1. Meluangkan waktu bersama keluarga.


a. Berkenalan dengan keluarga Tn. A
b. Membina hubungan saling percaya dengan keluarga: Mahasiswa
sudah memperkenalkan diri dan menjelaskan tujuan kunjungan
rumah sehingga keluarga Tn. A bersedia dan menerima kehadiran
mahasiswa sebagai perawat keluarga dan bersedia memberikan
informasi mengenai data umum keluarga.
c. Ny. K mengatakan bersedia dan menerima kehadiran mahasiswa
sebagai perawat keluarga.
d. Keluarga Tn. A bisa diajak bekerja sama dalam proses asuhan.
2. Membantu anggota keluarga untuk menyatakan perasaan yang
berhubungan dengan penyakit pada keluarga mereka agar membawa
konflik keluarga menjadi terbuka dengan melakukan diskusi dengan
keluarga terkait masalah-masalah apa saja yang terjadi dalam keluarga,
baik dalam rentang sehat sakit melalui pengkajian keluarga.
a. Menggali perasaan keluarga Tn. A yang berhubungan dengan kondisi
penyakit/sakit yang diderita oleh salah seorang anggota keluarga

Paraf

guna mengidentifikasi konflik yang tidak terselesaikan.


b. Ny. K mengatakan masalah yang tengah dihadapi keluarga saat ini
adalah masalah penyakit yang diderita oleh Ny. K yaitu penyakit
gangguan tidur (insomnia).
c. Ny. K mengatakan mengalami gangguan tidur diketahui 1 tahun
yang lalu sejak ia menderita hipertensi dan penyakit jantung
d. Ny. K mengatakan keluhan yang sering dirasakan sulit tidur, apabila
terbangun Ny. K susah untuk tidur kembali. Ny. K hanya tidur 1-2
jam setiap harinya.
e. Ny. K sangat berharap dengan kesembuhan penyakitnya.
3. Melakukan pemeriksaan tekanan darah Ny.Z dengan hasil 190/120
mmHg
4. Memfasilitasi dan menganjurkan Ny.Z untuk berobat ke fasilitas
pelayanan kesehatan.
a. Ny. K mengatakan akan mencoba minum obat tradisional terlebih
dahulu.
b. Ny. K mengatakan malas kepuskesmas karena pelayanan kesehatan
yang kurang baik.
CATATAN PERAWATAN/PERKEMBANGAN KELUARGA Tn. A
PERTEMUAN KE 2

Hari/

Diagnosa Keperawatan

Implementasi

Tanggal
Senin,

21 Ketidak efektifan

Sepetember

manajemen pengobatan

2015

keluarga (Insomnia)

1. Meluangkan waktu bersama anggota keluarga untuk melaksanakan


kunjungan keluarga. Keluarga Tn. A hadir pada saat kunjungan rumah.
2. Membantu anggota keluarga untuk menyatakan perasaan yang
berhubungan dengan penyakit yang di derita Ny. K
a. Ny. K mengatakan tidak mau penyakit yang ada pada dirinya
semakin tambah parah.
b. Keluarga sangat berharap dengan adanya mahasiswa dapat
menambah pengetahuan klien tentang penyebab, pencegahan dan
untuk mengatasi penyakit dan masalah kesehatan yang ada dapat
teratasi dan keluarga dapat melakukan aktivitas sehari-hari dengan
baik tanpa gangguan kesehatan.
3. Mendorong kepercayaan setiap anggota keluarga tentang kesehatan
dan review informasi tentang penyakit yang relevan.
a. Mengetahui keyakinan dan nilai kesehatan keluarga terutama bagi
Ny. K yang sedang mengalami gangguan tidur. Mereka
menganggap kesehatan sangat penting bagi setiap anggota
keluarga. dimana tujuan kesehatan bagi Ny. K adalah mencapai
kesehatan yang lebih baik.
b. Menurut Ny. K gejala kesehatan yang dialami saat ini ditandai sulit
tidur, apabila terbangun Ny. K susah untuk tidur kembali. Ny. K

Paraf

hanya tidur 1-2 jam setiap harinya. Ny. K sering merasa pusing,
c.

badan terasa lelah, letih dan lesu.


Ny.Z mengatakan mencegah gangguan tidurnya dengan cara

melakukan aktivitas, olahraga, dan minum obat tradisional


d. Melakukan pemeriksaan fisik pada Ny. K
4. Bekerjasama dengan anggota keluarga untuk mengidentifikasi perilaku
alternatif dengan mendiskusikan kebiasaan koping keluarga sehari-hari
a. Ny. K mengatakan bahwa selama ini kebiasaan koping keluarga
terhadap anggota keluarga yang sakit adalah dengan berobat ke
dokter/klinik, puskesmas atau rumah sakit.
b. Ny. K mengatakan bahwa perilaku yang dapat dijadikan sebagai
mekanisme koping yang akan mengurangi konflik adalah :
1) Mengubah pola hidup yang tidak sehat menjadi pola hidup yang
sehat, yaitu dengan senantiasa mengkonsumsi makanan sehat
dan bergizi, mengatur pola makan, jenis dan jumlah konsumsi
makanan sehari-hari, rajin berolahraga, istirahat yang cukup.
2) Memanfaatkan fasilitas kesehatan dengan rajin memeriksakan
kesehatan.
5. Bekerjasama dengan anggota keluarga untuk mengidentifikasi perilaku
yang berkontribusi menjadi konflik dalam keluarga dan membantu
mereka mengidentifikasi perilaku alternatif
a. Ny. K mengatakan tidak rutin melakukan pemeriksaan kesehatan.

Ny. K akan melakukan pemeriksaan kesehatan apabila penyakit


sudah menganggu aktivitas.
b. Ny. K terkadang masih belum optimal mengatur pola makannya.
c. Keluarga bersedia perawat melakukan kunjungan rumah sehingga
dapat memberikan solusi yang tepat terhadap masalah kesehatan
yang dihadapi keluarga dan membantu keluarga dalam mengatasi
masalah tersebut selain itu dengan adanya kunjungan rumah
tersebut keluarga berharap dapat menambah pengetahuan mereka
tentang kesehatan.

CATATAN PERAWATAN/PERKEMBANGAN KELUARGA Tn. A


PERTEMUAN KE 3
Hari/

Diagnosa Keperawatan

Implementasi

Tanggal
Selasa, 22

Ketidak efektifan

1. Meluangkan waktu bersama anggota keluarga untuk mengenal

September

manajemen pengobatan

permasalahan yang dihadapi keluarga yaitu penyakit insomnia yang

2015

keluarga (Insomnia)

diderita Ny. K

Paraf

2. Mendukung anggota keluarga untuk menghadiri dan berpartisipasi


didalam tahap pengobatan
3. Mengajarkan dan mengajak anggota keluarga mengenal proses
penyakit dan menjelaskan hubungan antara proses penyakit dengan
regiment pengobatan.
a. Menggali pengetahuan keluarga tentang pengertian insomnia.
b. Memberikan reinforcement positif atas jawaban keluarga.
c. Menjelaskan pengertian penyakit insomnia.
d. Menggali pengetahuan keluarga tentang penyebab insomnia.
e. Memberikan reinforcement positif atas jawaban keluarga.
f. Menjelaskan penyebab penyakit insomnia yaitu :
4. Meminta keluarga untuk mengulang apa yang telah dijelaskan.
5. Memberi reinforcement positif.
6. Memberi kesempatan keluarga untuk bertanya bila ada yang belum
jelas.
7. Menjawab pertanyaan dari keluarga(jika ada yang bertanya)
8. Mendukung anggota keluarga untuk menghadiri dan berpartisipasi di
dalam tahap pengobatan. Ny. K menyetujui kontrak untuk pertemuan
selanjutnya dengan mahasiswa perawat.

CATATAN PERAWATAN/PERKEMBANGAN KELUARGA Tn. A


PERTEMUAN KE 4
Hari/

Diagnosa Keperawatan

Implementasi

Tanggal
Senin, 28

Ketidak efektifan

September

manajemen pengobatan

2015

keluarga (Insomnia)

1. Meluangkan waktu bersama anggota keluarga Tn. A


2. Mendukung anggota keluarga untuk menghadiri dan berpartisipasi
didalam tahap pengobatan
3. Mengajarkan anggota keluarga mengenal proses penyakit dan
menjelaskan hubungan antara proses penyakit dengan regiment
pengobatan :
a. Menggali pengetahuan keluarga tentang tanda dan gejala dari
insomnia.
b. Memberikan reinforcement positif atas jawaban keluarga.
c. Menjelaskan tanda dan gejala dari penyakit insomnia, yaitu :

Paraf

perasaan sulit tidur, bangun yang tidak diinginkan, bangun yang


terlalu cepat di pagi hari, wajah selalu kelihatan letih dan kusam,
kurang energi, cemas berlebihan tanpa sebab, mudah lelah, dan
berat badan turun.
d. Meminta keluarga mengulang kembali.
e. Memberi reinforcement positif atas jawaban keluarga.
f. Memberi kesempatan keluarga bertanya bila ada yang belum jelas.
g. Menjawab pertanyaan dari keluarga (jika ada pertanyaan).
4. Memfasilitasi dan menganjurkan Ny. K untuk berobat ke fasilitas
pelayanan kesehatan.
5. Mendukung anggota keluarga untuk menghadiri dan berpartisipasi di
dalam tahap pengobatan Ny. K dan keluarga menyetujui kontrak
untuk pertemuan selanjutnya dengan mahsiswa perawat.

CATATAN PERAWATAN/PERKEMBANGAN KELUARGA Tn. A


PERTEMUAN KE 5
Hari/

Diagnosa Keperawatan

Implementasi

Tanggal
Rabu, 30

Ketidak efektifan

September

manajemen pengobatan

2015

keluarga (Insomnia )

1. Meluangkan waktu bersama anggota keluarga Tn. A


2. Mendukung anggota keluarga untuk menghadiri dan berpartisipasi

didalam tahap pengobatan


3. Mengajarkan anggota keluarga mengenal proses penyakit dan
menjelaskan hubungan antara proses penyakit dengan regiment
pengobatan :
a. Menggali pengetahuan keluarga tentang akibat lanjut dari penyakit
insomnia.
b. Memberi reinforcemen positif atas jawaban keluarga.
c. Menjelaskan tentang akibat lanjut dari penyakit diabetes melitus
pada keluarga, yaitu: kinerja rendah/menurun, konsentrasi rendah,

4.

sistem kekebalan tubuh menurun, dan peningkatan resiko penyakit.


d. Meminta keluarga mengulang kembali.
e. Memberi reinforcement positif atas jawaban keluarga.
f. Memberi kesempatan keluarga bertanya bila ada yang belum jelas.
g. Menjawab pertanyaan dari keluarga (jika ada pertanyaan).
Memfasilitasi dan menganjurkan Ny. K untuk berobat ke fasilitas

5.

pelayanan kesehatan.
Mendukung anggota keluarga untuk menghadiri dan berpartisipasi di
dalam tahap pengobatan Ny. K dan keluarga menyetujui kontrak
untuk pertemuan selanjutnya dengan mahsiswa perawat.

CATATAN PERAWATAN/PERKEMBANGAN KELUARGA Tn. A


PERTEMUAN KE 6

Hari/

Diagnosa Keperawatan

Implementasi

Tanggal
Jumat, 2

Ketidak efektifan

Oktober

manajemen pengobatan

2015

keluarga (Insomnia)

1. Meluangkan waktu bersama keluarga Tn. A


2. Bekerjasama dengan anggota keluarga untuk mengembangkan
aktifitas sehari-hari yang mengatur regimen pengobatan yang sesuai
dengan gaya hidup.
3. Menggali pengetahuan keluarga tentang cara mengatasi insomnia
4. Menjelaskan cara mengatasi insomnia yaitu :
a. Menetapkan waktu secara teratur antara saat hendak tidur dan saat

5.

bangun tidur
b. Menghindari kafein dan nikotin menjelang tidur
c. Menghindari alkohol
d. Berolahraga secara teratur
e. Relaksasi sebelum tidur
f. Menciptakan lingkungan yang nyaman sebelum tidur
Meminta keluarga untuk mengulang dan memberi reinforcemen

6.
7.

positif
Memberi kesempatan bertanya dan menjawab pertanyaan keluarga.
Memfasilitasi dan menganjurkan Ny. K untuk berobat ke fasilitas

8.

pelayanan kesehatan.
Mendukung anggota keluarga untuk menghadiri dan berpartisipasi di
dalam tahap pengobatan. Ny. K menyetujui kontrak untuk pertemuan
selanjutnya dengan mahasiswa perawat.

CATATAN PERAWATAN/PERKEMBANGAN KELUARGA Tn. A


PERTEMUAN KE 7
Hari/

Diagnosa Keperawatan

Implementasi

Tanggal
Senin, 5

Ketidak efektifan

Oktober

manajemen pengobatan

1.
2.

Meluangkan waktu bersama keluarga Tn. A


Bekerjasama dengan anggota keluarga untuk mengembangkan

2015

keluarga (Insomnia)

aktifitas sehari-hari yang mengatur regimen pengobatan yang sesuai


dengan gaya hidup.
Menjelaskan penatalaksanaan insomnia
a. CBT : penderita dalam memandang dirinya, lingkungan, masa
depan, dan untuk meningkatkan rasa percaya diri sehingga si
penderita merasa berdaya atau merasa bahwa dirinya masih
berharga
b. Sleep Restriction Therapy : digunakan untuk memperbaiki
efisiensi tidur oleh penderita insomnia
c. Stimulus Kontrol Terapi : terapi ini dapat digunakan untuk
mempertahankan waktu bangun.
d. Relaxation Therapy : terapi ini digunakan untuk membuat
penderita rileks pada saat dihadapkan pada kondisi yang penuh
ketegangan.
e. Cognitive Therapy : berguna untuk mengidentifikasi sikap dan
kepercayaan si penderita yang salah mengenai tidur.
f. Imagery Training : berguna untuk mengganti pikiran-pikiran
individu yang tidak menyenangkan menjadi pikiran yang

3.

menyenangkan.
g. Farmakologi : obat-obatan
Memberi kesempatan keluarga untuk mengulang dan memberi

4.
5.

reinforcemen positif
Memberi kesempatan keluarga bertanya
Menjawab pertanyaan keluarga.

6.

Mendukung anggota keluarga untuk menghadiri dan berpartisipasi di


dalam tahap pengobatan. Ny. K menyetujui kontrak untuk pertemuan
selanjutnya dengan mahasiswa perawat.

CATATAN PERAWATAN/PERKEMBANGAN KELUARGA Tn. A


PERTEMUAN KE 8
Hari/

Diagnosa Keperawatan

Implementasi

Tanggal
Rabu, 7

Ketidak efektifan

Oktober

manajemen pengobatan

2015

keluarga (Insomnia)

1.
2.

Meluangkan waktu bersama keluarga Tn. A


Bekerjasama dengan anggota keluarga untuk mengembangkan
aktifitas sehari-hari yang mengatur regimen pengobatan yang sesuai
dengan gaya hidup.
Menjelaskan tentang teknik relaksasi autogenik untuk penderita

insomnia.
a. Pengertian Teknik Relaksasi Autogenik
Teknik relaksasi autogenik adalah salah satu teknik relaksasi
yang bersumber dari diri sendiri berupa kata-kata atau kalimat
pendek ataupun pikiran yang bisa membuat pikiran tentram.
b. Manfaat Teknik Relaksasi Autogenik
Senam kaki dapat membantu mengatasi gangguan tidur,
mengatasi rasa cemas, mengurangi rasa cemas, mengurangi rasa
nyeri, dan agar tubuh rileks sehingga dapat mengendalikan
c.

pernafasan, tekanan darah, denyut jantung serta suhu tubuh.


Langkah-langkah teknik relaksasi autogenik
1. Persiapan sebelum memulai latihan
- Tubuh berbaring, kepala disanggah dengan bantal, dan
mata terpejam, bisa juga dilakukan dengan posisi duduk
- Atur napas hingga napas menjadi lebih lentur
- Tarik napas sekuat-kuatnya lalu buang secara perlahanlahan sambil katakan dalam hati aku merasa damai dan
tenang
2. Langkah 1 : Merasakan berat
- Fokuskan perhatian pada lengan dan bayangkan kedua
lengan terasa berat. Selanjutnya, secara perlahan-lahan
bayangkan kedua lengan terasa kendur, ringan hingga

terasa sangat ringan sekali sambil katakan aku merasa


-

damai dan tenang sepenuhnya.


Lakukan hal yang sama pada bahu, punggung, leher dan

kaki
3. Langkah 2 : merasakan kehangatan
- Bayangkan darah mengalir ke seluruh tubuh dan rasakan
hangatnya aliran darah, seperti merasakan minuman yang
hangat, sambil mengatakan dalam diri aku merasa
tenang dan hangat.
4. Langkah 3 : merasakan denyut jantung
- Tempelkan tangan pada dada kiri dan tangan kiri pada
perut
- Bayangkan dan rasakan jantung berdenyut dengan teratur
dan tenang sambil katakan jantungku berdenyut dengan
teratur dan tenang
- Ulangi 6 kali
- Katakan dalam hati aku merasa damai dan tenang.
5. Langkah 4 : latihan pernafasan
- Posisi kedua tangan tidak berubah
- Katakan dalam diri napasku longgar dan tenang
- Ulangi 6 kali
- Katakan dalam hati aku merasa damai dan tenang.
6. Langkah 5 : latihan abdomen
- Posisi kedua tangan tidak berubah. Rasakan pembuluh
darah dalam perut mengalir denga teratur dan terasa

hangat.
- Katakan dalam diri darah yang mengalir dalam perut
terasa hangat
- Ulangi 6 kali
- Katakan dalam hati aku merasa damai dan tenang
7. Langkah 6 : latihan kepala
- Kedua tangan kembali pada posisi awal
- Katakan dalam hati kepalaku terasa benar-benar dingin
8. Langkah 7 : akhir latihan
- Mengakhiri latihan relaksasi autogenik dengan
mengepalkan lengan bersamaan dengan nafas dalam, lalu
3.

buang nafas pelan-pelan sambil mebuka mata.


Memberi kesempatan keluarga untuk mengulang dan memberi

4.
5.

reinforcemen positif.
Memberi kesempatan bertanya dan menjawab pertanyaan keluarga.
Mendukung anggota keluarga untuk menghadiri dan berpartisipasi di
dalam tahap pengobatan. Ny. K menyetujui kontrak untuk pertemuan

selanjutnya dengan mahasiswa perawat.


CATATAN PERAWATAN/PERKEMBANGAN KELUARGA Tn. A
PERTEMUAN KE 9
Hari/

Diagnosa Keperawatan

Implementasi

Tanggal
Jumat, 9

Ketidak efektifan

1. Meluangkan waktu bersama keluarga Ny. K


2. Mendukung anggota keluarga untuk menghadiri dan berpartisipasi

Oktober

manajemen pengobatan

2015

keluarga (Insomnia)

didalam tahap pengobatan


Menggali pengetahuan tentang fasilitas kesehatan
Memberi reinforcement positif pada klien dan keluarga
Menjelaskan tentang pelayanan kesehatan yang dapat dikunjungi.
a. Pelayanan kesehatan yang dapat dikunjungi
Puskesmas
Rumah Sakit
Praktek dokter/ klinik
Klinik-klinik swasta
Posyandu lansia
b. Waktu kunjungan
Puskesmas: Senin-Kamis (08.00-12.00 WIB)
Jumat-Sabtu (08.00-11.00 WIB)
Rumah Sakit: 24 Jam
Praktek Dokter: 17.00 s/d Selesai
Klinik-klinik swasta: 24 Jam
Posyandu Lansia: Waktu tertentu
c. Manfaat pelayanan kesehatan
Tempat berobat
Tempat pemeriksaan kesehatan
Tempat konsultasi
3. Memberi kesempatan keluarga untuk mengulang dan memberi
4.
5.

reinforcemen positif.
Memberi kesempatan keluarga bertanya.
Menjawab pertanyaan keluarga.