Anda di halaman 1dari 7

TUGAS SATOP 2

Jelaskan mekanisme 3 jenis steam trap:


a. Thermostatic steam trap
b. Thermodinamika steam trap
c. Mechanical steam trap
Jawaban:
A. THERMOSTATIC STEAM TRAPS
Thermostatic steam trap beroperasi berdasarkan respon langsung terhadap
temperatur. Ada dua macam yaitu Bimetalic dan Bellow.
a. Bellow Trap
Dari semua perlatan actuating (actuating devixe), bellow trap
adalah peralatan dengan operasi yang paling mendekati ideal, efisien, dan
paling ekonomis. Steam trap jenis ini bereaksi dengan cepat dan tidak
memerlukan pengaturan. Bellow trap bekerja hanya dengan satu moving
part. Jika cairan memenuhi/mengisi metal bellows maka akan bereaksi
dengan cepat dan presisi terhadap kehadiran steam.

Gambar 1. Thermostatic steam trap


Selama proses start-up dan warm-up, akan terjadi kevakuman
sehingga menyebabkan bellows tetap tertarik, sehingga valve akan
membuka dan mengeluarkan udara sera fluida non-kondensibel.

kemudian kondensat akan dikeluarkan. Lalu ketika ada steam masuk


maka akan menyebabkan cairan didalam bellow menguap dan bellow akan
mengembang sehingga valve akan tertutup.
Pada temperature (pada suhu operasi) valve akan tetap tertutup dan
akan membuka apabila terdapat kondensat, udara, atau fluida nonkondesibel lainnya yang menyebabkan bellow bereaksi dan valve
membuka.
Tidak seperti disc trap, bellow trap sensitif terhadap temperatur
disbanding dengan time cycle device (peralatan siklus berdasarkan waktu).
Tidak akan terjadi kesalahan antara steam dengan udara karena bellow
hanya bereaksi berdasarkan temperatur. Dan tidak seperti pada bucket trap,
bellow trap tidak memerlukan variasi ukuran untuk valve dan seat untuk
berbagai macam tekanan.
b. Bimetallic Trap
Bimetallic trap bekerja apabila ada perbedaan pada kedua logam
dalam thermostat, dengan menggunakan prinsip perbedaan pemuaian
antara kedua logam tersebut maka akan menghasilkan pergerakan
membuka dan menutup pada valve.
Gambar 2, menggambarkan ketika kondensat yang suhunya lebih
dingin kontak dengan bimetallic disc, lalu disc akan mengalami
penyusutan. Takanan pada kondensat yang masuk mengakibatkan valve
membuka dari seat (dudukannya) dan kondensat akan mengalir. Pada
Gambar 3, ketika steam memasuki trap maka bimetallic disc akan
terpanaskan dan kemudian disc akan mengembang lalu memaksa valave
untuk menutup sehingga aliran akan terhenti.

Gambar 2. bimetallic disc open


close

Gambar 3. bimetallic disc

Bimetallic trap merupakan jenis trap yang sederhana tetapi trap ini
punya kelemahan delay waktu (selang waktu) ketika akan membuka atau
menutup. Setting pada trap ini juga tidak dapat diubah karena elemen yang
digunakan hanya untuk satu kali setting dan harus diganti apabila ingin
merubah setting untuk menjaga efisiensinya.
B. THERMODYNAMIC STEAM TRAP
Thermodynamic steam trap adalah jenis intermittent trap (cycle
device) yang berekasi terhadap ketidakseimbangan tekanan pada valving
device (biasanya disc). Oleh karena design disc trap adalah
thermodynamic trap, apabila trap berada pada kondisi yang basah atau
kering chamber mungkin lebih dahulu dingin akibat kegagalan atau siklus
yang terlalu cepat sehingga mengakibatkan steam loss dan wear. Design
Thermodynamic steam trap yang lebih canggih terdapat steam jacket yang
mengelilingi chamber sehingga dapat mencegah kondisi lingkungan
mempengaruhi kerja dari disc trap. Trap jenis ini juga tahan terhadap water
binding. Jika tekanan air terjebak di atas disc maka trap akan gagal
menutup.
Traditional thermodynamic steam trap
Perangkap termodinamika adalah perangkap uap yang sangat kuat
dengan mode sederhana operasi. perangkap beroperasi dengan cara efek
dinamis dari kecepatan steam saat melewati perangkap, seperti yang
digambarkan pada Gambar 4. Bagian yang bergerak hanya disc di atas
permukaan datar dalam ruang kontrol.
Pada start-up, tekanan masuk menaikkan disk, dan kondensat
dingin ditambah udara dengan segera keluar dari cincin dalam, di bawah
disk, dan keluar melalui 3 saluran keluar (hanya 2 ditampilkan, Gambar 4,
i).
kondensat panas mengalir melalui inlet bagian ke dalam ruang
bawah disk penurunan tekanan dan melepaskan uap yang bergerak dengan
kecepatan tinggi. kecepatan tinggi ini menimbulkan daerah tekanan
rendah di bawah disk, menggarah ke arah pusat. (Gambar 4, ii).

Gambar 4. Themodinamika steam trap

Pada saat yang sama, flash tekanan steam menumpuk di dalam ruang
di atas disk, memaksanya turun ke kondensat masuk sampai pusat di dalam
dan luar cincin. Pada titik ini, flash steam trperangkap di ruang atas, dan
tekanan di atas disk sama dgn tekanan yang diterapkan pada bagian bawah
disk dari cincin bagian dalam. Namun, bagian atas disk tunduk pada
kekuatan yang lebih besar daripada bagian bawah, karena memiliki luas
permukaan yang lebih besar.
Akhirnya tekanan terjebak di ruang atas yang jatuh sebagai uap
embun. Piringannya lebih tinggikan pada tekanan air kondesasi yang tinggi
dan pada siklus yang beruang. (Gambar 4, iv)
Tingkat operasi bergantung pada suhu steam dan suhu kamar.
Kebanyakan perangkap akan tetap tertutup selama 20 dan 40 detik. Jika
perangkap terbuka terlalu sering, mungkin karena lokasi yang dingin,
basah, dan berangin. laju pembukaan dapat diperlambat dengan hanya
menutup dgn menggunakan isolasi ke atas perangkap.

C. MECHANICAL STEAM TRAPS


Inverted Bucket Trap

Gambar 5. Inverted bucket trap


Pada inverted bucket trap terdapat semacam ember yang bentuknya
terbalik dan beroprasi naik turun.
Saat start-up, trap terisi oleh air. Posisi bucket berada di bagaian
bawah dan valve akan terbuka penuh sehingga kondensat akan mengalir
keluar.
Udara yang terjebak di dalam bucket akan keluar melalui lubang
ventilasi. Pada beberapa bucket ada tambahan lubang ventilasi yang
dikontrol oleh bimetallic strip yang tetap tertutup apabila ada steam.

Lubang ventilasi hanya beroperasi selama strat-up. Kelemahan bucket


trap ialah dalam mengatasi masalah kapasitas udara.
At temperature (pada temperatur operasi), steam memasuki bagian bawah
bucket dan bucket akan mengapung serta valve akan tertutup. Selama
penggunaan panas (heat use), kondensat yang terbentuk akan masuk ke
bucket dan mengangkat bucket. Lalu bucket akan kehilangan
keseimbangan (buoyancy) dan kemudian akan turun serta membuka
kembali valve dan mengeluarkan kondensat.
Bucket trap kuat dan handal meskipun apabila ada pengumpulan
udara di bucket dapat mengakibatkan valve tertutup dan menyebabkan
kondensat masuk ke line steam. Kelemahan lainnya yaitu steam bisa saja
lolos jika bucket kehilangan muatannya.
Bucket trap membutuhkan muatan berupa air yang membuat
bucket tetap terangkat ketika ada steam, kecuali jika ditambahkan isolasi
yang mahal. Oleh karena bucket trap bertumpu pada fixed force (gaya
yang tetap) berupa berat dari bucket maka lubang discharge harus
menyesuaikan tekanan kerja.

Float and Thermostatic Trap


Float and thermostatic trap mengkombinasikan kemampuan venting dari
thermostatic trap dengan kontrol level cairan yang bagus dari float trap.

Gambar 6. float and thermostatic trap


Selama strat-up sebelum kondensat mencapai trap, elemen
thermostatic untuk mengeluarkan air. Float akan duduk pada seat.
Ketika kondensat panas dan steam mencapai trap, thermostatic elemen
akan mengembang dan menutup ventilasi udara. Kondensat akan
mengangkat float dan akan mengalir keluar dari trap.

Ketika jumlah kondensat yang masuk ke trap berkurang, maka


float akan kembali menurun dan flow kondensat yang mengalir akan
berkurang. Gaya keseimbangan (buoyancy) dari float akan
memepertahankan liquid level seal di atas seat ring sehingga steam tidak
akan lolos dari trap.
Seperti pada inverted bucket trap, Float & thermostatic trap juga
bergantung pada satu gaya tetap (fixed force) yaitu gaya keseimbangan
(buoyancy) dari float. Discharge orifice harus diukur berdasarkan
perbedaan tekanan. Apabila kita memasang low pressure F & T trap pada
kondisi high pressure maka akan menyebabkan trap mengalami locking up
(float tidak mau turun). Perbedaan yang mencolok antara F & T trap
dengan inverted bucket trap adalah pada siklus discharge-nya. F & T trap
lebih mirip discharge yang kontinyu sementara inverter bucket trap mendischarge ondensat dengan siklus tertentu (intermittent).