Anda di halaman 1dari 6

TUGAS

10 Perusahaan Multinasional Beserta Produk


dan Analisis Manajemennya

AYUDIAH TRI KARTIKASARI


13.023.61.201.164

FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS ANDI DJEMMA PALOPO
TAHUN AKADEMIK 2014 / 2015

1. KENTUCKY FRIED CHICKEN di Indonesia (PT.FASTFOOD INDONESIA)

A. Produk Yang Dihasilkan


Ayam goreng, Ayam Panggang, Kentang Goreng, Minuman bersoda, Salad,
Makanan penutup
B. Analisis Manajemennya
- Kesempurnaan resep masakan
- Fasilitas yang lengkap
- Pemilihan Lokasi
- Strategi harga
- Partnership dengan perusahaan lainnya
2. PT. Indonesian Satellite Corporation (Indosat)
A. Produk dan Jasa Indosat
SWITCHED PRODUCT: International Direct Dialing (IDD), Indosat
Calling Card (ICC), Indosat Prepaid Card, Visa Phone, International TollFree, International Video Confrence, Home Country Direct, Indonesia
Direct, International Telegram and Telex Service, FaxPlus, Data Packet
Communication Connection, ISDN-Pasopati, Inmarsat.

NON-SWITCHED PRODUCT: International Leased Circuit Service,


Indosat Business Service, International Private Circuit, Virtual Private
Network, Frame Relay, Television Channel Service .

B. Analisis Manajemennya
- Grand Strategy
- Growth Strategy
- Analisa Strategi Bisnis Indosat Menghadapi Krisis Ekonomi
3. PT. UNILEVER Indonesia
A. Produk Yang Dihasilkan
Rangkaian Produk Unilever Indonesia mencangkup brand-brand ternama yang
disukai di dunia seperti Pepsodent, Lux, Lifebuoy, Dove, Sunsilk, Clear, Rexona,
Vaseline, Rinso, Molto, Sunlight, Walls, Blue Band, Royco, Bango, dan lainlain.lanjutan
B. Analisis Manajemennya
- Strategi Manajemen Keuangan
Strategi ini harus mampu menentukan arah penggunaan dana baik
untuk jangka panjang maupun jangka pendek. Strategi ini umumnya berkisar
pada tiga hal, yaitu bagaimana perusahaan memperoleh modal, alokasi

kapital, dan manajemen modal kerja termasuk dalam hal pembagian


keuntungan.
-

Strategi Manajemen Sumber Daya Manusia


Salah satu kekuatan Unilever ada pada kualitas sumber daya manusia.
Unilever secara rutin merekrut lulusan baru dari universitas terkemuka.
Setelah itu diberikan pelatihan sistem produksi, pemasaran dan keuangan
selama tiga bulan. Mereka tidak langsung kerja tetapi ditraining terlebih
dahulu di berbagai bidang seperti manufaktur, pemasaran, penelitian dan
pengembangan. Saat ini tenaga kerja yang diserap oleh Unilever secara
langsung berjumlah 3.000 orang ini belum termasuk tenaga kerja tidak
langsung. Total tenaga kerja yang terserap berjumlah 25.000 orang. Jika
diansumsikan satu orang memiliki empat anggota keluarga maka perusahaan
menanggung nasib sekitar 100.000 orang.

4. PT. COCA COLA COMPANY


A. Produk Yang Dihasilkan
Coca-cola merupakan perusahaan minuman terbesar di dunia. Coca-cola
menjual empat dari lima top minuman non alkohol sedunia, diantaranya: Coca-cola,
Diet coke, Sprite, dan Fanta.
B. Analisis Manajemennya
- Melakukan Analisis SWOT
- Menetapkan Visi dan Misi Perusahaan
- Menentukan Strategi
- Mengenal dan menjalankan faktor penentu keberhasilan.
5. PT. Freeport Indonesia
A. Produk Yang Dihasilkan
PT. Freeport Indonesia merupakan perusahaan pertambangan emas terbesar di
dunia yang mayoritas sahamnya dimiliki oleh Freeport-McMoRan Copper & GoldInc.
B. Analisis Manajemennya
Strategi yang digunakan adalah menggunakan strategi lokasi serta pengelolaan
kualitas. Strategi tersebut digunakan untuk proses produksi sampaipengiriman ahkir
yang didalamnya terdapat manajemen operasi antar bagian sebagaipenunjang
kelancaran aktivitas perusahaan.
6. Nokia Corp.
A. Produk Yang Dihasilkan
Nokia Corporation adalah produsen peralatan telekomunikasi terbesar di
dunia serta merupakan perusahaan terbesar diFinlandia, Produk yang dihasilkan
adalah Telepon genggam, Telepon cerdas, Pengkomputeran & Jaringan
B. Analisis Manajemennya

Analisis strategi bisnis, Nokia Corporation merupakan perusahaan besar


yang mendunia, menjadi market leader dalam industri ponsel dan mobilitas,
dan merupakan jenis perusahaan first moving yang telah memiliki kurva
pengalaman yang cukup panjang.
Analisis akuntansi, Nokia Corporation mengadopsi IFRS dalam pelaporan
keuangannya. Sebagai perusahaan global yang memiliki anak cabang di
berbagai Negara, kebijakan akuntansi diatur berdasarkan GAAP yang ada di
kantor pusat yaitu Finlandia. Berbagai kebijakan sehubungan dengan jenis
bisnis pun telah diterapkan mengikuti IFRS dan UU Akuntansi Finlandia.
Analisis keuangan, terjadi financial distress pada tahun 2009 walaupun
tahun 2007 merupakan puncak tertinggi angka penjualan. Hal ini disebabkan
oleh memburuknya perekonomian global serta masuknya pendatang baru
dalam industri dan perubahan selera konsumen yang kurang diantisipasi oleh
Nokia.
Analisis prospektif, dengan menggunakan asumsi yang diperkirakan oleh
BOD, maka kondisi keuangan selama 5 tahun dari tahun 2011 tidak banyak
menunjukkan peningkatan yang berarti terutama tahun 2012 dan seterusnya.
Ketidakpastian ekonomi dan kompetisi dalam industri diperkirakan akan terus
berlanjut.

7. PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk.


A. Produk Yang Dihasilkan
PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. merupakan salah satu perusahaan mie
instant dan makanan olahan terkemuka di Indonesia yang menjadi salah satu cabang
perusahaan yang dimiliki oleh Salim Group.
B. Analisis Manajemennya
Analisis yang dapat di simpulkan setelah melakukan pemeriksaan terhadap
laporan keuangan pada PT INDOFOOD SUKSER MAKMUR pada tahun 2012
mengalami peningkatan dan perusahan ini dapat dikataka.n meningkat, peningkatan
terjadi di karenakan kenaikan aktiva lancar di tahun 2012.Kondisi keuangan PT
INDOFOOD SUKSER MAKMUR, tbk dalam keadaan sehat dan baik
8. J.CO
A. Produk Yang Dihasilkan
J.CO Donuts & Coffee hadir di tengah masyarakat dengan beberapa jenis
produk yang ditawarkan. Produk-produk yang dimaksud meliputi donat, kopi, cokelat,
serta produk terbarunya, yogurt.
B. Analisis Manajemennya
1. STRATEGI MARKETING
J.CO. Donuts menjadi berbeda dari produk donat lain di tanah air karena
diposisikan sebagai produk lifestyle dan disasarkan untuk konsumen dari segmen
menengah keatas dengan gaya hidup dinamis, muda dan modern. Untuk
menggarap segmen pasar ini, J.CO. membuat donat yang tidak mengenyangkan,

lebih tipis dan teksturnya lebih lembut, bisa dimakan kapan saja dan dimana saja?
donat yang ada di pasar sebelumnya, porsinya cenderung lebih besar dan
mengenyangkan. Sementara J.CO.,dari ukuran dan bentuknya, lebih cocok disebut
camilan atau makanan selingan pengantar makan besar. Dari sisi harga
J.CO.cukup kompetitif.J.CO. memakai strategi experiential marketing lewat
konsep open Wfchen-nya.
2. STRATEGI DISTRIBUSI
Brand activation untuk membangun brand. Strategi ini direalisasikan
dalam bentuk sampling di sekitar gerai, membuat akun twitter, web dan fanpage di
fb dalam dunia maya, masuk ke komunitas ibu-ibu arisan dengan
menyelenggarakan factory visit dan demo pembuatan donat. Bagi perusahaan ini,
endorsement pengunjung ? lewat antrian panjang yang mengular di outlet ? dan
media yang menulis cerita tentang kelezatan, kekhasan, dan kehebohan J.CO.
lebih penting ketimbang iklan. Strategi branding ini berhasil menciptakan word of
mouth dan menuai publisitas. Dari sisi tampilan outlet, J.Co. mencoba
menghadirkan nuansa internasional dengan design minimalis yang simple tapi
tetap elegan dan modern, nyaris mirip desain gerai cafe shop ternama di dunia,
Starbucks.
9. PT Telkom
A. Produk Yang Dihasilkan
PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Persero) biasa disebut Telkom
Indonesia atau Telkom saja (IDX: TLKM, NYSE: TLK,LSE: TKID) adalah
perusahaan informasi dan komunikasi serta penyedia jasa dan
jaringan telekomunikasi secara lengkap diIndonesia. Produk Yang Dihasilkan Telepon
Tetap, Seluler, Aplikasi, Content, Datacom, Properti dan Konstruksi
B. Analisis Manajemennya
kondisi lingkungan internal PT Telekomunikasi Indonesia Tbk atau
disingkat Telkom ini sangat baik dengan kekuatan finansial yang sangat mumpuni
untuk melakukan investasi peralatan teknologi dalam bidang telekomunikasi yang
sangat besar untuk menyokong umur perusahaan. Kemudian Telkom berada pada
jalur ekuitas yang sehat sehingga kecil kemungkinan mereka tutup akibat campur
tangan negara karena Telkom sendiri adalah salah satu BUMN. Namun salah satu
kekurangan utama dari Telkom adalah banyaknya karyawan yang bekerja
sehingga mengharuskan mereka untuk melakukan revitalisasi untuk mengurangi
anggaran gaji karyawan

10. PT. Sumber Alfaria Trijaya, Tbk


A. Produk Yang Dihasilkan
Eksentasi perkembangan alfamart di dukung oleh merchandising dalam
menangani pemilihan, pengadaan dan pengembangan barang serta bekerja sama lebih
dari 500 mitra pemasok, strategi penetapan harga yang tepat serta pengelolaan

pemajang produk dan alfamart mengelolah 3000 produk terdiri food, non food dan
fresh food.
B. Analisis Manajemennya
Analisa Strategi Alfamart berdasar konsep manajemen strategik
Konsep manajemen strategik :

1. Pemantauan lingkungan baik secara internal dan eksternal.


2. Pemantauan profil perusahaan untuk mengidentifikasi Strength( kekuatan) dan
weakness (kelemahan)
3. Formulasi Strategi termasuk mengembangkan visi misi dan tujuan perusahaan.
Pada tahap ini lebih ditekankan pada aktivitas utama yaitu menyiapkan strategi
alternative, pemilihan strategi, dan menetapkan strategi yang akan digunakan.
4. Implementasi strategi yang mengharuskan perusahaan untuk menetapkan tujuan
tahunan, menetapkan kebijakan, memotivasi karyawan, mengalokasikan sumber
daya manusia, menetapkan struktur organisasi yang efektif, menyiapkan
anggaran, mengembangkan sistem informasi, dan menghubungkan kinerja
karyawan dengan kinerja organisasi.
5. Evaluasi dan pengawasan kinerja nyata suatu perusahaan.