Anda di halaman 1dari 5

Pertanyaan

1. Triska Madya Cahyani (101511535033)


Mengapa kebijakan mencakup when ? lalu dalam membuat kebijkaan pasti
diawali dengan adanya masalah. Ketika membuat kebijakan perlu adanya
pendekatan. Bagaimana jika lobi politik tidak dilakukan secara maksimal
namun masalah terus berkembang? Menurut anda, apakah pembuatan
kebijakan dilanjutkan atau tidak ?
Jawaban : Pembuatan kebijakan harus mencakup 5W+1H, salah satunya
yaitu when (Kapan), karena dalam pembuatan kebijakan harus spesifik
rentang waktu harus dimulai dan selesainya hingga tahun berapa. Harus
jelas, tidak ambigu serta harus merata pelaksanaan kebijakan tersebut. Jika
kebijakan dilakukan 5 tahun, maka harus tepat waktu sesuai jangka waktu
yang ditentukan dan disertakan laporan/hasil pelaksanaan kebijakan.
Lobi politik harus melibatkan seluruh sector, baik politik, sosial, ekonomi dan
budaya. Lobi politik disini sangat penting, karena berhubungan dengan
memutuskan suatu kebijakan. Tidak akan bisa jika tidak melibatkan salah
satu sector tersebut, karena selalu berkaitan dalam pelaksanaannya.
Sehingga, dalam pembuatan kebijakan tidak bisa dilanjutkan jika terdapat
satu sector yang tidak diikutkan
2. Reynaldy Bimatara (101511535032)
Pemerintah rata-rata membuat kebijakan setelah terjadi kasus. Tentunya
untuk meyakinkan pembuat kebijakan untuk mencegah masalah sangat
susah. Menurut kelompok anda agaimana meyakinkan pemerintah untuk
membuat keputusan agar membuat kebijakan dari segi pencegahannya?
Jawaban : dalam membuat kebijakan, tentunya ada pendekatan tersendiri.
Ada empat pendekatan, yaitu Lobi, Seminar/Presentasi, Media dan
perkumpulan (Asosiasi). Itu semua harus digunakan jika ngin mempengaruhi
si pembuat kebijakan agar segera membuat kebijakan. Program yang
ditawarkan, harus didukung oleh data, meyakinkan, memiliki prioritas yan
tinggi dan penting. Sehingga dalam membuat kebijakan tersebut ada yang
namanya agenda setting, perumusan, pelaksanaan dan evaluasi dari
kebijakan yang telah dilaksanakan.
3. Hodimatum Mahiroh (101511535037)
Menurut kelompok anda, kebijakan seperti apa yang harus dilakukan
pemerintah terkait berita yang mengatakan bahwa BPOM produk makanan
online belum memiliki izin edar/illegal sehingga BPOM mengalami kesulitan
dalam mengawasi peredaran makanan dalam rangka melindungi konsumen ?
Jawaban : pemerintah dibagi menjadi setiap bagian elemen, seperti
presiden dan menteri. Dalam pelaksanaan misalkan kasus produk makanan
online yang tidak memiliki izin edar/illegal, maka diperlukan koordinasi,
pemantauan, dan disini yang berperan adalah menteri perhubungan bagian
komunikasi dan informasi. Apa saja syarat yang ditentukan bahwa produk
online tersebut sudah legal dan memenuhi syarat yang ditentukan.
Masyarakat juga diberitahu melalui media massa, tentang informasi dan
berita akan produk onine yang statusnya legal dan illegal.
4. Meidyas Dwi Anggraeni (101511535042)

5.

6.

7.

8.

Jika terdapat sebuah organisasi yang baru saja dibentuk, bagaimana


kebijakan tersebut dibuat dengan kuat dan apa dasar dari pembentukan
kebijakan tersebut ? jika mengidentifikasi masalah adalah siklus kebijakan,
lalu masalah apa yang akan diidentifikasi jika organisasi tersebut baru
dibentuk?
Jawaban : tentunya kebijakan dibuat atas dasar permasalahan yang timbul di
masyarakat. Substansi masalah yang dimuat tergantung masalah apa yang
dibahas. Tentunya masalah tersbeut mendesak, penting dan menyangkut
orang banyak.
Yuniar Faraizka A (101511535046)
Apakah indikator pasti yang menunjukkan bahwa pemerintah yang membuat
kebjakan dikatakan transparan?
Jawaban : ada 3 indikator bahwa kebijakan tersebut transparan, yaitu
1. Menjamin sistem keterbukaan dan standarisasi semua
proses pelayanan public
2. Memfasilitasi pertanyaan-pertanyaan public, maupun
proses-proses di dalam sektor public
3. Memfasilitasi pelaporan maupun penyebaran informasi
dan penyimpanan tindakan aparat public di dalam
kegiatan melayani
Gayatri Ayodhya (101511535036)
Mengapa Indonesia enggan mengadopsi kebijakan pengendalian rokok
seperti pada Negara lain yang telah diterapkan dan terbukti efektif untuk
mengurangi konsumsi rokok? Dan pada pendekatan kebijakan pada tahap
apa saja hambatan-hambatan yang terjadi?
Jawaban : pemerintah Indonesia memang masih belum menandatangani
FCTC, yaitu larangan konsumsi tembakau/rokok. Namun, pemerintah juga
melihat dari banyak sudut pandang. Memang efek jika pemerintah tidak
segera melakukan kebijakan untuk mengurangi konsumsi rokok, maka yang
dikhawatirkan adalah masalah kesehatan yang ada di Indonesia yang masih
tetap tinggi. Namun, dikatakan memang bahwa cukai rokok merupakan salah
satu penyumbang terbesar APBN Negara. Kembali lagi ke pemerintah,
bagaimana cepat, tepat dan dapat membuat suatu kebijakan yang tepat.
Inriza Yuliandari (101511535038)
Tadi dijelaskan bahwa dalam kesimpulan dari pengertian kebijakan, salah
satunya adalah kebijakan dibuat bersama oleh orang dalam. Pertanyaannya
apakah orang lain di luar negeri organisasi tidak boleh menentukan
kebijakan?
Jawaban : sudah pasti bisa dan itu sifatnya mengikat, artinya sebuah
kebijakan arus melibatkan orang luar. Orang luar yang dimaksud seperti
masyarakat atau kelompok tertentu yang diwakilkan oleh satu atau beberapa
orang yang dianggap mampu memberi masukan/aspirasi dalam pembuatan
kebijakan.
Iswana Zahra Hidayati (101511535030)
Apakah kebijakan tentang hukuman kebiri bagi pemerkosa sudah tepat?
Bukankah setiap orang mempunyai hak asasi untuk bereproduksi dengan
kata lain pemerkosapun mempunyai hak bereproduksi. Bagaimana menurut
kelompok anda?

Jawaban : terkait kebijakan kebiri, kita kembalikan lagi ke pemerintah. Suatu


kebijakan tentunya sudah dipertimbangkan apa saja, khususnya isi/content
tersebut harus jelas, tidak ambigu dan meyakinkan. Kalau menurut kelomok
kami, hukuman tersebut kami menyetujuinya, karena jika tidak ditegakkan
kebijakan kebiri, maka kejahatan seksualitas akan merajalela.

9. Hayunda Fajri Sholikhah (101511535010)


Dari berbagai macam permasalahan isu public yang dilihat dari tingkatannya,
Apakah diantara isu satu dengan isu lainnya dapat saling mempengaruhi?
Misalnya jika terdapat isu sekunder, apakah isu tersebut dapat
mempengaruhi isu utama?
Jawaban : tidak dapat saling mempengaruhi, disini isu tersebut hanya
diklasifikasikan menurut tingkatannya saja. Artinya, penting tidaknya, cepat
tidaknya suatu isu tersebut untuk segera diperhatikan dan didiskusikan yang
kemudian dibuatlah suatu kebijakan.
10.
Khofifatul Islamiyah (101511535012)
Kebijakan kesehatan banyak diperuntukkan kepada masyarakat kurang
mampu, tapi faktanya masih banyak masyarakat mampu mendapat bantuan
pelayanan kesehatan gratis yang seharusnya itu hak masyaraat urang
mampu. Lalu bagaimana menurut kelompok anda, mengingat data untuk
sasaran juga ditentukan oleh pemerintah pusat?
Jawaban : kembali lagi bahwa hal tersebut suatu hambatan dalam
pelaksanaan kebijakan. Tentunya hal ini dimasukkan dalam sebuah evaluasi
implementasi kebijakan. Pembuat kebijakan disini harus jeli dan bisa
memutuskan suatu tindakan yang lebih terarah dan spesifik, misalnya
bagaimana jika ditemukan kasus yang sama, apakah diberi peringatan
berupa sanksi yang tegas dan lain sebagainya.
11.
Fatma Nur Ardiati (101511535004)
Bagaimana dengan kebijakan kesehatan yang berlaku di Indonesia? Apakah
berjalan dengan efektif? Bukannya jamkesmas yang beredar tidak
dipergunakan sebagaimana mestinya terutama orang tua atau lansia?
Jawaban : hasil laporan bahwa kebijakan pelaksanaan kamkesmas sendiri
hanya kurang tepatnya sasaran. misalnya, Target sasaran yang awalnya
diperuntukkan untuk masyarakat yang tidak mampu sejumlah 100 orang,
namun dalam kenyataannya di lapangan yang ada makin besar sejumlah 200
orang. Masyarakat yang sebenarnya tidak berhak menerima pelayanan
kesehatan secara gratis menjadi penyebabnya, sehingga perlu adanya
tindakan yang cepat dan tepat, seperti berupa sanksi dalam pemalsuan data
dan lain sebagainya.
12.
Rizky Putri Hariyani (101511535039)
Disebutkan bahwa kebijakan ditentukan dengan konsisten untuk mencapai
tujuan, tapi mengapa kadang masih ada perubahan dalam kebijakan
tersebut? Masihkah sikap konsisten ditetapkan?
Jawaban : dalam pembuatan kebijakan pastinya ada rentang waktu dalam
pelaksanaannya, yang dimaksud konsisten disini adalah ketika diberikan
suatu kebijakan dengan isi/konten yang sudah ditetapkan selama 5 tahun,
maka dilaksanakan sesuai kebijakan yang diberikan. Selama pelaksanaan
kenijakan 5 tahun tersebut haruslah konsisten, artinya sesuai dengan
kebijakan yang diberikan. Lalu, dalam 5 tahun tersebut diberikan pelaporan
terkait prosesnya serta bagaimana efektif atau tidak. Nantinya pasti
ditemukan hal yang kurang dan itu dijadikan sebagai evaluasi, dimana
kebijakan selanjutnya yang ditetapkan bisa menjadi lebih baik.
13.
Novayanti Nur R M S (101511535003)

Menurut kelompok anda apakah kebijakan yang ada di Indonesia terutama


kebijakan kesehatan sudah memberikan dampak kepada masyarakat?
Berikan contohnya!
Jawaban : sudah ada hasilnya, karena sudah berdampak kepada masyarakat
meskipun memang tida semuanya/tidak merata. Contohnya kebijakan
jamkesmas yang sebenarnya diberikan kepada masyarakat yang tidak
mampu, namun dalam pelaksanaannya masayarakat yang dikategorikan
mampu juga mendapat jamkesmas tersebut. Sehingga dapat disimpulkan
bahwa kesadaran sasaran yang menjadi kendala, selain kebijakan yang
diberikan oleh pemerintah.
14.
Mahmudah Aslamiyah (101511535002)
Misalnya sedang terjadi lobi politik antara Komnas HAM dan kemenkes
membahas tentang hukuman kebiri. Kedua kubu saling bertolak belakang dan
mempertahankan pendapatnya masing-masing. Bagaimana pendapat
kelompok anda tentang hukuman tersebut untuk menjadi penengah antara
Komnas HAM dan kemenkes yang saling bertolak belakang!
Jawaban : suatu kebijakan memang tidak lepas dari satu perdebatan. Tujuan
agar komponen yang ada didalmnya bisa saling satu pemikiran dan satu
tujuan adalah hasil akhirnya. Hukuman kebiri diberikan karena alasan alasan
tertentu, sehingga perlu adanya hukuman ini. Presiden yang menandatangani
hukuman ini juga demikian, sebagai pemimpin yang memutuskan segala apa
yang ada di Negara hokum ini berperan penting. Perdebatan, perbedaan
pendapat, nantinya pasti memunculkan kepada focus akhir yaitu terlaksana
atau tidak terlaksanannya hukuman tersebut. Sehingga nantinya diberikan
suatu data, alasan-alasan, faktor, bagaimana pengaruhnya dan lain
sebagainya.
15.
Fairuz Iman Haritsah (101511535034)
Permasalahan kesehatan di Indonesia tidak kunjung turun permasalahan
tersebut cenderung meningkat dan semakin bertambah. Padahal berbagai
kebijakan dari pemerintah sudah dikeluarkan. Menurut anda, apakah
kebijakan yang salah yang menyebabkan permasalahan kesehatan di
Indonesia tidak kunjung turun? Jika iya, kesalahan tersebut terletak di bagian
mana?
Jawaban :
16.
Chintya Devi (101511535013)
Apakah suatu kebijakan terdapat keuntungan dan kelemahan? Jika ada, apa
keuntungan dan kelemahan tersebut?
Jawaban :
17.
Zumrotul Azizah (101511535019)
Dalam analisis kebijakan dikategorikan menjadi dua tipe. Jelaskan
perbedaannya dan contohnya!
Jawaban :
18.
Jeacquelyne Panorama P (101511535011)
Model kebijakan kesehatan seperti apa yang layak diterapkan di Negara
Indonesia?
Jawaban :