Anda di halaman 1dari 24

KLIPING PENGGABUNGAN USAHA

Disusun Oleh Kelompok 2


Dosen Pengampu

:Surjawati, SE, MM, Akt

Ketua

:Sheila Dika

B.211.14.0071

Anggota

:Anita Fatmawati

B.211.14.0121

Hendri Fatmawati

B.211.14.0223

Umi Khulsum Alycia

B.211.14.0239

Suci Riska Pratami

B.211.14.0252

JURUSAN AKUNTANSI
FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS SEMARANG
2016

BAB I
ARTIKEL
1.1.

Liputan6.com, Jakarta - PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB) sedang


mengkaji langkah-langkah integrasi yang akan dilakukan dengan PT Lafarge
Cement Indonesia. Hal itu terkait penggabungan Holcim Ltd dan Lafarge
SA.Deputy Corporate Secretary PT Holcim Indonesia Tbk, Andika Lukmana
menyampaikan hal tersebut dalam keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia
(BEI), Rabu (15/7/2015).Holcim Ltd dan Lafarge SA telah menyelesaikan
penggabungan usaha di tingkat global pada 15 Juli 2015. Selain itu hasil
penggabungan usaha ini telah meluncurkan LafargeHolcim, yang menjadi
pemimpin dalam industri bahan bangunan.Seluruh persyaratan untuk penyelesaian
merger ini telah dipenuhi mengikuti penyelesaian public exchange offer dan
penerbitan lembar saham baru LafargeHolcim di Zurich dan Paris."Perusahaan
kini tengah memulai suatu transformasi strategis dengan membangun dan
menjadikan yang terbaik dari Lafarge dan Holcim," kata Andika.
Saat ini grup fokus terhadap lima area di fase pertama integrasi ini. Pertama, grup
memberikan target sinergi sebesar 1,4 miliar dalam waktu tiga tahun. Kedua,
perseroan akan melakukan pendekatan ketat untuk mengalokasikan modal dan
pengurangan belanja modal secara keseluruhan.Ketiga, transformasi komersial
dengan menciptakan perubahan melalui inovasi produk dan solusi. Keempat,
integrasi dengan menciptakan sebuah grup dan budaya baru. Kelima,
menempatkan kesehatan dan keselamatan di pusat organisasi.Seperti diketahui,
dua perusahaan semen raksasa Eropa, Holcim dan Lafarge menyepakati
persetujuan kerja sama yang melahirkan grup produsen semen terbesar di dunia.
Perusahaan semen yang masing-masing berasal dari Swiss dan Prancis itu telah
menyetujui kesepakatan merger senilai US$ 50 miliar atau Rp 565,2 triliun (kurs:
11.303/US$).Seperti dikutip dari CNN Money, Selasa 8 April 2014 gabungan dua
perusahaan raksasa itu akan menempati tempat teratas di pasar semen global,
pasir, dan batu-batu untuk fondasi bangunan. Total volume penjualan kedua
perusahaan tersebut dapat mencapai level 32 miliar euro.Sementara itu, gabungan
nilai jual pasarnya dapat mencapai 40 miliar euro. Kesepakatan tersebut
2

diharapkan dapat rampung pada pertengahan 2015. Melalui kesepakatan tersebut,


Lafarge dan Holcim berpotensi untuk mendominasi beberapa pasar besar di
bidang industri.Holcim dan Lafarge mengumumkan rencananya untuk mendorong
bisnisnya demi menghasilkan keuntungan operasional sebesar 15% guna
mengoptimalkan portofolio gabungan keduanya. (Ahm/Igw)
1.2.

Liputan6.com,Jakarta - Pemerintah menanggapi positif rencana


konsolidasi tiga bank Malaysia, yakni CIMB, RHB Capital dan Malaysia Building
Society.Dengan aksi tersebut, Indonesia akan mengikuti jejak penggabungan
(merger) perbankan tersebut dalam jangka panjang.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian,

Chairul

Tanjung

(CT)

mengungkapkan, tren ke depan setiap negara pasti ingin memiliki perbankan


dengan skala aset yang lebih besar. Salah satu cara paling mudah adalah melalui
merger, seperti yang dilakukan tiga bank negeri tetangga.
"Apa yang dilakukan Malaysia lewat CIMB dengan dua institusi keuangan
memang mengarah pada sebuah arsitektur perbankan yang besar. Ini sebenarnya
tren global, bukan saja di Malaysia, tapi sudah dilakukan di Amerika, Eropa dan
sekarang di Asia," paparnya sebelum Rapat Komite Ekonomi Nasional di Kantor
Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa (15/7/2014).
Menurut dia, Indonesia masih memiliki kesempatan untuk melakukan hal yang
sama, mengingat ada ratusan perbankan di Indonesia namun masih berskala
kecil.CT juga mengaku, negara ini tak perlu cemas apabila Malaysia mengambil
langkah lebih cepat dalam konsolidasi perbankan.
"Kita nggak ketinggalan dengan mereka kok, nggak usah khawatir. Indonesia pun
akan menuju ke arah sana karena ada lebih dari 100 bank di sini tapi sizing-nya
kecil-kecil. Dan jumlah itu terlalu banyak," jelas dia.
Meski belum tahu akan dikerucutkan menjadi berapa bank, namun CT
mengatakan merger merupakan sesuatu yang tak bisa dipaksakan. Dengan
peleburan atau konsolidasi perbankan, maka akan terjadi efisiensi dan
peningkatan produktifitas.
"Saya belum tahu idealnya berapa jumlah bank, tapi sesuatu bank harus merasa
dirinya perlu untuk masuk menjadi bagian dari kelompok yang besar itu. Jadi
persentase saham mengecil, tapi kecil dari bagian yang besar itu lebih besar

daripada besar dari bagian kecil. Akibatnya ada nilai tambah saham bagi pemilik
bank itu," ujar dia.
Konsolidasi perbankan di Indonesia, tambahnya, perlu dilakukan secara bertahap
dan apa adanya, di samping upaya pemerintah untuk terus mendorong iklim usaha
yang baik kepada para pemilik bank.
"Ini berjalan nature, karena bank dengan sizing yang besar sangat dibutuhkan.
Jumlahnya biar lebih sedikit, tapi bank-nya besar-besar sehingga bisa bersaing
dengan perbankan dalam maupun luar negeri," tandas dia. (Fik/Nrm)
1.3.

Liputan6.com, Jakarta - PT

Bank Windu Tbk (MCOR) akan

menggabungkan usaha (merger) PT Bank Antardaerah (Bank Anda) ke dalam


bank Windu. Merger ini dilakukan untuk memperkuat permodalan sehingga
mengembangkan ekspansi perseroan ke depan.
Penggabungan usaha tersebut merupakan hubungan afiliasi yaitu Bank Windu
memiliki saham Bank Anda 100 persen. Bank Windu telah akuisisi 100 persen
saham Bank Anda 100 persen pada 24 Juni 2016. Demikian mengutip prospektus
singkat seperti ditulis Rabu (24/8/2016).Dengan rencana penggabungan usaha
dilakukan antara induk dan anak perusahaan yang dimiliki 100 persen maka tidak
ada saham baru yang akan diterbitkan terkait penggabungan usaha antara Bank
Windu dan Bank Anda sehingga tidak ada konversi saham Bank Anda menjadi
saham Bank Windu.
Penggabungan usaha tersebut juga merupakan bagian dari rencana bisnis
perseroan 2015-2017. Dalam rencana bisnis tersebut, perseroan telah memperkuat
modal dengan masuknya pemegang saham baru yaitu China Construction Bank
Corporation (CCB) melalui rights issue atau pelaksanaan Hak Memesan Efek
Terlebih Dahulu (HMETD) pada Juli 2016. Dengan rights issue tersebut, CCB
memiliki sekitar 51 persen saham Bank Windu.
Dengan masuknya investor baru tersebut, perseroan juga akan mengembangkan
bisnis

wholesale

dan

pembiayaan

infrastruktur.

Perseroan

juga

akan

mengembangkan platform e-banking.

Kemudian perseroan pun akuisisi Bank Anda yang merupakan bank swasta devisa
nasional di Surabaya, Jawa Timur pada Juni 2016. Setelah melakukan akuisisi ini
perseroan akan menggabungkan usaha dengan Bank Anda dalam rangka turut
mendukung konsolidasi perbankan.
Penggabungan usaha itu dapat dilakukan setelah mendapatkan persetujuan
pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB)
Bank Windu dan Bank Anda pada 14 Oktober 2016. Tak hanya itu juga
pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Penggabungan usaha ini
diharapkan menjadi efektif pada 31 Oktober 2016.
Adapun penggabungan ini diharapkan dapat meningkatkan potensi skala usaha
Bank Windu menjadi lebih besar dan jangkauan operasional Bank Windu terutama
pada area yang sebelumnya merupakan basis kekuatan utama yang dimiliki oleh
Bank Anda. Selain itu, perseroan juga semakin efektif dan efisiensi dari kerja
operasional.
Perseroan juga mengusulkan nama perusahaan hasil penggabungan dengan ada
investor baru yaitu PT Bank CCB Indonesia Tbk. (Ahm/Ndw)

1.4.

Liputan6.com, New Delhi - Grup produsen obat dan kimia asal Jerman

Bayer akan merogoh kocek US$ 62 miliar atau sekitar Rp 843,48 triliun (asumsi
kurs Rp 13.604 per dolar Amerika Serikat) untuk beli produsen benih asal
Amerika Serikat (AS) Monsanto.
Bila aksi korporasi ini terjadi maka dua perusahaan tersebut akan melakukan
transaksi merger terbesar sepanjang tahun ini. Pada pekan lalu, Monsanto telah
menerima penawaran Bayer, tetapi tidak menunjukkan proposal angka penawaran.
Bayer pun merilis pengumuman rencana aksi merger itu pada awal pekan ini. Ada
pun penawaran merger itu menunjukkan penawaran senilai US$ 122 per

saham.Angka tersebut merupakan harga saham lebih tinggi 37 persen di atas harga
penutupan saham Monsanto pada 9 Mei. Bayer akan membiayai transaksi
pengambilalihan saham Monsanto dengan kombinasi utang dan modal."Kami
mengharapkan jawaban positif dari jajaran direksi Monsanto," ujar CEO Bayer
Werner Baumann seperti dikutip dari laman Bloomberg, Senin (23/5/2016).
Bayer memiliki kekuatan di Asia dan Eropa ingin mendapatkan keahliaan
Monsanto di bidang pertanian dan bibit. Selain itu juga mendapatkan manfaat dari
kekuatan wilayah Monsanto di Amerika Utara.Bayer menyatakan kalau merger
tersebut akan menghasilkan sinergi sekitar US$ 1,5 miliar selama tiga tahun.
Saham Bayer telah turun 14 persen sejak rumor merger itu pada pekan lalu. Pada
awal pekan ini, saham Bayer susut 3,6 persen ke level terendah dalam 2,5 tahun.
Kesepakatan kedua perusahaan menunggu persetujuan otoritas. Selain itu,
kesepakatan ini juga menjadi contoh terbaru dari konsolidasi di sektor agribisnis
dan kimia.
Mengutip dari Reuters, Analis Equinet Marietta Miemitz menuturkan, utang
perseroan masih dapat dikelola setelah ada utang baru untuk melakukan aksi
merger itu. Namun hal itu dapat membatasi kemampuan Bayer untuk investasi di
bisnis kesehatan.
Menurut Dealogic, jika penawaran Bayer kepada Monsanto selesai dengan nilai
US$ 122 per saham maka itu menjadi aksi merger terbesar di dunia sepanjang
2016. Sebelumnya Chem China mengumumkan penawaran untuk beli Syngenta
senilai US$ 43 miliar pada Februari 2016. (Ahm/Ndw)
1.5.

Liputan6.com, Jakarta - PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) dan PT

Bank Pundi Tbk (BEKS) sepakat menggabungkan usaha atau merger. Merger ini
dilakukan antara PT Bank Pundi Tbk dengan PT Bank MNC Internasional Tbk
yang merupakan anak usaha PT MNC Kapital Tbk.Direktur Utama PT MNC
Kapital Indonesia Tbk Darma Putra dan Direktur Utama PT Bank Pundi Indonesia
Tbk Ivy Santoso menyampaikan hal itu dalam keterbukaan informasi ke Bursa
6

Efek Indonesia (BEI), seperti ditulis Minggu (5/4/2015).Direktur Utama PT Bank


Pundi Tbk, Ivy Santoso menuturkan, rencana transaksi yang akan dilakukan
bukanlah merupakan transaksi akuisisi namun merupakan penggabungan usaha.
Perseroan belum dapat menjelaskan lebih detil mengenai transaksi tersebut.Saat
ini perseroan masih dalam tahap pengkajian dan finalisasi dokumentasi terkait
merger antara PT Bank MNC Internasional Tbk dengan PT Bank Pundi Indonesia
Tbk."Apabila perjanjian itu telah final dan ditandatangani oleh kedua pihak, kami
akan menyampaikan kembali informasi lebih lanjut mengenai transaksi itu," ujar
Ivy.Sementara itu, Direktur Utama PT MNC Kapital Indonesia Tbk, Darma Putra
mengatakan, perseroan telah menempatkan dana sebesar Rp 100 miliar untuk dana
cadangan modal di PT Bank Pundi Indonesia Tbk pada 31 Maret 2015.Darma pun
belum dapat menjelaskan lebih detil mengenai transaksi merger tersebut.
Pihaknya akan menyampaikan informasi secara detil setelah final dan
ditandatangani oleh kedua belah pihak.Selain itu, PT MNC Kapital Tbk juga
mengumumkan pemegang saham baru. Argyle Street Management Limited
(ASML) telah mengakuisisi 206,6 juta lembar saham MNC Financial Services
(BCAP) dengan harga Rp 1.800 per saham. Nilai transaksi akuisisi itu mencapai
Rp 371,9 miliar atau setara US$ 28,5 juta.ASML mengelola ASM Equities Fund,
salah satu reksa dana yang dikelolanya. Sejak diluncurkan pada 2002, reksa dana
ASML telah meningkat nilainya sebesar 264 persen lebih tinggi dari kenaikan
S&P 500 sebesar 89 persen.Sebelumnya otoritas bursa telah menghentikan
sementara perdagangan saham PT Bank Pundi Tbk dan PT MNC Kapital Tbk
pada sesi pertama perdagangan saham Kamis 2 April 2015. Langkah itu dilakukan
agar menjaga pasar yang teratur, wajar dan efisien. (Ahm/)

BAB II
TINJAUAN TEORITIS
2.1 Penggabungan usaha
Penggabungan Usaha adalah penyatuan entitas-entitas usaha. Penggabungan
entitas usaha yang terpisah adalah suatu alternatif perluasan secara internal
melalui akuisisi atau pengembangan kekayaan perusahaan secara bertahap, dan
seringkali memberikan manfaat bagi semua entitas yang bersatu dan pemiliknya.
Ikatan Akuntansi Indonesia dalam pernyataan Standar Akuntansi Keuangan
Indonesia ( PSAK No.22 ) Penggabungan usaha (business combination) adalah
pernyataan dua atau lebih perusahaan yang terpisah menjadi satu entitas ekonomi
karena satu perusahaan menyatu dengan (uniting wiith) perusahaan lain atau
memperoleh kendali (control) atas aktiva dan operasi perusahaan lain.
Penggabungan usaha adalah bagian dari lingkungan usaha yang berkelanjutan dan
sering terjadi. Puncak Merger terjadi pada tahun 1960-an. Periode ini ditandai
dengan merger yang menghebohkan , kadang kadang tidak terogarnisasi yang
mengakibatkan terciptanya banyak konglomerasi, atau perusahaan yang
beroperasi pada berbagai jenis industri . Karena banyak perusahaan yang kurang
memiliki koherensi dalam operasinya. Banyak perusahaan yang tidak sesukses
yang diharapkan, dan banyak dari akuisisi yang terjadi pada tahun 1960-an
tersebut akhirnya dijual atau dilepaskan.
Alasan alasan penggabungan usaha :
1. Manfaat Biaya
2. Risiko Lebih Rendah
3. Memperkecil penundaan operasi
2.2 Pengertian Merger dan Konsolidasi
2.2.1 Pengertian Merger (Penggabungan)
8

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 27 Tahun 1988 mendefinisikan


merger adalah perbuatan hukum yang dilakukan oleh satu perseroan atau lebih
untuk menggabungkan diri dengan perseroan lain yang telah ada dan
selanjutnya perseroan yang menggabungkan diri menjadi bubar.
Merger adalah penggabungan dua perusahaan menjadi satu, dimana
perusahaan yang me-merger mengambil/membeli semua assets dan liabilities
perusahaan yang di-merger, dengan begitu perusahaan yang me-merger
memiliki paling tidak 50% saham. Perusahaan yang di-merger berhenti
beroperasi dan pemegang sahamnya menerima sejumlah uang tunai atau
saham di perusahaan yang baru (Brealey, Myers, & Marcus, 1999, p.598).
Secara sederhana proses merger dapat digambarkan sebagai berikut:
[Perusahaan X + Perusahaan Y = Perusahaan X]
Contoh proses merger adalah bergabungnya Lippo Bank dengan CIMB Niaga
pada tahun 2008. Setelah proses merger, Lippo Bank tidak beroperasi sebagai
entitas tersendiri dan melebur menjadi satu kesatuan dengan Bank CIMB
Niaga.
2.2.2 Pengertian Konsolidasi
Konsolidasi adalah penggabungan usaha antara 2 perusahaaan atau lebih
dimana untuk meneruskan kegiatan usaha gabungan dibentuk perusahaan
baru dan semua perusahaan yang bergabung menghentikan kegiatannya
(Aliminsyah). Skema konsolidasi adalah sebagai berikut:
[Perusahaan X + Perusahaan Y = Perusahaan Z]
Contoh proses konsolidasi adalah Bank Mandiri sebagai konsolidasi karena
awalnya Bank mandiri berasal dari berbagai perusahaan yang kemudian
bersatu membentuk nama perusahaan baru.Ikatan Akuntan Indonesia
memberikan definisi berdasarkan perspektif akuntansi bahwa merger adalah
salah satu metode penyatuan usaha (business combination). Penyatuan usaha
itu sendiri didefinisikan sebagai penyatuan dua atau lebih perusahaan yang
terpisah lain atau memperoleh kendali atas aktiva dan operasi perusahaan lain.
2.3 Ciri-Ciri Merger Dan Konsolidasi
2.3.1 Status perusahaan
- Merger
Perusahaan yang menerima penggabungan tetap eksis, sedangkan perusahaan
yang menggabungkan diri bubar tanpa likuidasi.

- Konsolidasi
Perusahaan yang meleburkan diri bubar tanpa likuidasi. Perusahaan baru hasil
peleburan harus mendapatkan status badan hukum yang baru dari
menhukham.
2.3.2 Rancangan dan Konsep
- Merger
Rancangan merger dan konsep akta merger harus disetujui RUPS. Konsep
akta merger yang telah disetujui RUPS dituangkan dalam akta merger
- Konsolidasi
Rancangan konsolidasi dan konsep akta konsolidasi wajib disetujui RUPS di
masing-masing perseroan. Konsep akta konsolidasi yang telah disetujui RUPS
dituangkan dalam akta konsolidasi yang dibuat di hadapan notaris
2.3.3 Aktiva dan Pasiva
- Merger
Aktiva dan Pasiva perusahaan yang menggabungkan diri akan beralih ke
dalam perusahaan hasil merger berdasarkan titel umum.
- Konsolidasi
Aktiva dan pasiva perusahaan yang meleburkan diri akan beralih ke dalam
perusahaan baru hasil konsolidasi berdasarkan titel umum.
2.4 Manfaat Merger dan Konsolidasi
Menurut Gie sebagaimana dikutip Payamta (2004) mencatat beberapa manfaat
Merger & Konsolidasi adalah :
1. Komplementaris.
Penggabungan dua perusahaan sejenis atau lebih secara horizontal dapat
menimbulkan sinergi dalam berbagai bentuk, misalnya : Perluasan produk,
transfer teknologi, sunber daya manusia yang tangguh dan sebagainya.
2. pooling kekuatan
Perusahaan-perusahaan yang terlampau kecil untuk mempunyai fungsi-fungsi
penting untuk perusahaannya, misalnya fungsi research and development, akan
lebih efektif jika bergabung dengan perusahaan lain yang telah memiliki fungsi
tersebut.
3. Mengurangi Persaingan
penggabungan usaha diantara perusahaan sejenis akan mengakibatkan adanya
pemusatan pengendalian, sehingga dapat mengurani pesaing

10

4. Menyelamatkan Perusahaan dari Kebangkrutan


Bagi perusahaan yang kesulitan likuiditas dan terdesak oleh kreditur, keputusan
M&A dengan perusahaan yang kuat akan menyelamatkan perusahaan dari
kebangkrutan.
2.5 Alasan Melakukan Merger dan Konsolidasi
Menurut Prasana Chandra yang dikutip oleh kurniawan (2011) menyatakan bahwa
alasan ekonomi yang utama dari merger adalah nilai (value) perusahaan hasil
merger diharapkan lebih besar dari jumlah nilai mandiri (independent values)
dari perusahaan yang bergabung (merger). Alasan kenapa perusahaan melakukan
M&K menurut Ravenscraft dan Scherer (1989) :
1. Mengganti manajer yang tidak efisien.
2. Untuk mencapai skala ekonomis dalam produksi, distribusi dan pembiayaan.
3. Untuk menarik kekuatan monopoli.
4. Untuk mendapatkan kesempatan pengurangan pajak.
5. Untuk membangun kerajaan bisnis.
penggabungan badan usaha dimaksudkan agar perusahaan memperoleh daerah
pemasaran yang lebih luas dan volume penjualan lebih besar, mampu
mengembangkan organisasi yang lebih kuat dan produksi yang lebih baik serta
manajemen yang baik/ berbakat, penurunan biaya melalui penghematan dan
efisiensi pada skala produksi yang lebih besar, peningkatan pengendalian pasar
dan posisi bersaing, diversifikasi lini-lini produk, perbaikan posisi dalam
kaitannya dengan sumber peengadaan bahan baku, dan peningkatan yang menitik
beratkan pada modal untuk pertumbuhan sebagai biaya yang rendah atas pinjaman
BAB III
ANALISA
3.1 PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB) bergabung dengan PT Lafarge Cement
Indonesia.
Data Perusahaan Holcim :
Nama lengkap

: PT. Holcim Indonesia Tbk.

11

Nama Sebelumnya

: SEMEN CIBINONG TBK (1971)

Status

:Tercatat

Formulir Hukum

: Public Limited Company

Status operasional

: Operasional

EMISid

: 1611941

ISIN

: ID1000072309

Tanggal Pendirian

: 1971

Profil Perusahaan
Sebagai bagian dari LafargeHolcim Group yang beroperasi di lebih dari 90 negara
di seluruh dunia dengan pengalaman lebih dari 180 tahun, Holcim Indonesia
memiliki komitmen untuk menjadi perusahaan yang terdepan dengan kinerja
terbaik dalam industri bahan bangunan di Indonesia. Holcim Indonesia melangkah
untuk memenuhi kebutuhan pembangunan di Indonesia dengan kapasitas produksi
15 juta ton semen per tahun.
Kehadiran Holcim di Indonesia ditandai dengan beroperasinya empat pabrik di
Lhoknga Aceh, Narogong Jawa Barat, Cilacap Jawa Tengah dan Tuban
Jawa Timur. Kegiatan produksi kami juga ditunjang dengan adanya fasilitas
penggilingan & terminal distribusi yang tersebar hingga ke Kalimantan dan
Sumatra, serta sistem manajemen penjualan yang prima dan inovasi produk yang
selalu dapat menjadi solusi kebutuhan Anda.
Rangkuman Kuotasi
Harga Terakhir
Volume
Omset
Indeks
Pasar
Kode Saham
Kapitalisasi Pasar
52 Week High

1,035.00
2,233,700
2,328,632,250
Jakarta Composite Index
Bursa Efek Indonesia
SMCB
8,046,045,000
1,285.00
12

52 Week Low
Harga terhadap laba
Laba per Saham
Pendapatan dividen
Nilai Buku
Nilai Perusahaan
Kuotasi diperbarui pada
Data PT Lafarge Cement Indonesia

900.00
45
22
31 (Desember 31, 2015)
13,079,819,000
13,375,998,000
September 30, 2016

Pembangunan PT. Semen Andalas Indonesia didirikan pada tahun 1980yang


saham tersebut dipegang oleh perusahaan Blue Circle Industries dari Inggrisdan
bekerja sama dengan Cementia Holding A. G dari Swiss. Pada tahun 1983PT.
Semen Andalas Indonesia mulai berjalan produksinya dan telah memperolehhasil
1,2 juta ton pertahun. Pada tahun 1989 Lafargeacquired
(mengakuisisi)saham Cementia Holding A. G dari Swiss, berjalan dengan waktu
produksi semendi perusahaan PT. Semen Andalas Indonesia sampai tahun 2001. Lafarge
kembalimengakuisisi lagi saham Blue Circle Industries dari Inggris di PT. Semen
AndalasIndonesia dan akhirnya di tahun 2002, Lafarge menguasai 99 % saham di
PT.Semen Andalas Indonesia. Akhir tahun 2004 kelumpuhan produksi
tampak.Tragedi Gempa Tsunami, menghentikan produksi semen karena seluruh
fasilitas-fasilitas pabrik hancur dan rusak. Pada tahun 2005 Lafarge kembali
berusahamengupayakan untuk menghidupkan kembali pabrik dengan lebih baik
danoptimis hingga pada tahun 2010, yang telah ditanamkan saham oleh pihak
Lafargesenilai 300 juta dolar. Pada November 2010 PT. Semen Andalas Indonesia
sudahkembali lagi memproduksi semen, dengan renovasi, ide, karya cipta yang
baru.Saat itu pula nama pabrik PT. Semen Andalas Indonesia meggantikan
namanyamenjadi PT. Lafarge Cement Indonesia, banyak kemajuan yang diperoleh
baik dalam hal produksi yang meningkat hingga 1.6 juta ton per tahun semen,
maupundalam hal kesejahteraan dan keselamatan karyawan.
Alasan dilakukan merger
Perusahaan hasil merger itu tengah memulai suatu transformasi strategis dengan
membangun dan menjadikan Lafarge dan Holcim menjadi yang terbaik. Kini,
grup akan fokus terhadap lima area pada fase pertama integrasi ini.

13

Pertama, sinergi dengan memberikan target sebesar 1,4 miliar Euro dalam 3
tahun. Kedua, pendekatan yang ketat dalam mengalokasikan modal dan
pengurangan belanja modal secara keseluruhan.
Ketiga, transformasi komersial dengan menciptakan perubahan melalui inovasi
produk dan solusi. Keempat, intergrasi dengan menciptakan sebuah grup dan
budaya baru dan terakhir, menempatkan kesehatan dan keselamatan kerja di pusat
organisasi.
3.2 Penggabungan tiga bank besar CIMB, RHB Capital dan Malaysia Building
Society.
Profil CIMB
CIMB Niaga didirikan dengan nama Bank Niaga pada tahun 1955. Sekitar 97,9%
saham CIMB Niaga (termasuk yang dimiliki oleh PT Commerce Kapital sebesar
1,02%) dimiliki oleh CIMB Group. CIMB Niaga menawarkan produk dan
layanan perbankan lengkap, baik konvensional maupun syariah, melalui 919
jaringan kantor per 30 Juni 2015, yang terdiri dari jumlah kantor cabang sebanyak
563, Mikro Laju sebanyak 271 (tidak termasuk 18 outlet yang menyatu di kantor
cabang), kantor kas dan payment point sebanyak 65 unit (termasuk 21 digital
lounge yang tercatat), dan kas mobil sebanyak 20 unit. CIMB Niaga memiliki
15.078 karyawan per 30 Juni 2015.
CIMB

Niaga

mengajak

masyarakat

untuk

bersama-sama

tumbuh

dan

memanfaatkan potensi yang ada di kawasan Asia Tenggara, yang mana sesuai
dengan brand positioning dari CIMB Group, ASEAN For You.
CIMB Group merupakan perusahaan penyedia jasa keuangan terbesar kedua di
Malaysia sekaligus salah satu kelompok usaha perbankan universal terkemuka di
ASEAN. Produk dan jasa yang ditawarkannya mencakup produk dan jasa
perbankan konsumer, perbankan investasi, perbankan syariah, pengelolaan aset
dan asuransi. CIMB Group berkantor pusat di Kuala Lumpur, dan beroperasi di 9
dari 10 negara anggota ASEAN (Malaysia, Indonesia, Thailand, Singapura,
Kamboja, Brunei, Vietnam, Myanmar dan Laos). Selain di kawasan ASEAN,

14

CIMB Group mendirikan pula kantor di China, Hong Kong, Bahrain, India, Sri
Lanka, Taiwan, Amerika Serikat, Inggris, dan Korea. Saham CIMB Group tercatat
di Bursa Malaysia melalui CIMB Group Holdings Berhad. Per 30 Juni 2015,
kelompok usaha ini memiliki nilai kapitalisasi pasar yang mencapai USD46,4
miliar dan jumlah karyawan sekitar 44.000 orang yang tersebar di 17 negara.
Profil RHB Invest ID
Sejak didirikan pada tahun 1990, PT RHB Securities Indonesia (yang sebelumnya
dikenal dengan nama PT OSK Nusadana Securities Indonesia) telah berkembang
menjadi salah satu sekuritas yang paling kokoh di Indonesia. Pada tahun 2008,
perusahaan ini diakuisisi oleh OSK Investment Bank (OSKIB), yang kemudian
diakuisisi oleh RHB Capital Berhad pada November 2012 dan kemudian
bergabung dengan RHB Investment Bank (RHBIB) pada April 2013.
RHB Investment Bank adalah bagian dari RHB Banking Group, penyedia jasa
keuangan terkemuka yang berpusat di Malaysia dan mulai betransformasi untuk
menjadi salah satu pemimpin pasar di wilayah ASEAN. Entitas hasil merger
antara OSKIB dan RHBIB akan menjadi perusahaan investment banking terbesar
di Malaysia dan salah satu yang terbesar di ASEAN, dengan staf berjumlah lebih
dari 4500 orang, dana pihak ketiga lebih dari 1,7 Miliar Ringgit Malaysia dan
memiliki jaringan komprehensif melalui hampir 100 kantor yang tersebar di
ASEAN dan Hong Kong.
Saat ini, PT RHB Securities Indonesia dikelola oleh tim profesional yang
berpengalaman di bidang keuangan, baik di dalam maupun di luar negeri. Kami
telah mengalami pertumbuhan yang pesat dan menempati posisi papan atas di
antara perusahaan efek / sekuritas lain yang ada di Indonesia.
Salah satu bukti kredibilitas dan komitmen PT RHB Securities Indonesia adalah
dengan tercatatnya perusahaan sebagai salah satu perusahaan efek / sekuritas yang
memiliki nilai Modal Kerja Bersih Disesuaikan (MKBD) yang menempati
kelompok atas dibandingkan perusahaan efek / sekuritas anggota Bursa Efek
15

Indonesia lainnya, sehingga dengan komitmen yang tinggi Manajemen


berkeyakinan bahwa perusahaan akan memberikan layanan terbaiknya di
Indonesia.
Malaysia Building Society Berhad terlibat dalam pemberian kredit pada keamanan
freehold dan prasarana properti, dan penyediaan pembiayaan ritel dan layanan
terkait. Perusahaan beroperasi di empat segmen: pembiayaan, yang bergerak
dalam pemberian kredit pada keamanan freehold dan prasarana properti dan
penyediaan pembiayaan ritel dan layanan terkait; pengembangan properti, yang
bergerak dalam pengembangan properti perumahan dan komersial.
Alasan Penggabungan tiga bank itu
Rencana merger ini muncul karena diharapkan sektor finansial Malaysia bisa
mewujudkan visi pemerintah menjadikan Malaysia sebagai negara berkembang
pada 2020. Targetnya adalah melipatgandakan pendapatan per kapita menjadi US$
15.000 dalam 6 tahun ke depan.
3.3 PT Bank Windu Tbk (MCOR) menggabungkan usaha (merger) PT Bank
Antardaerah (Bank Anda) ke dalam bank Windu.
Profil PT Bank Windu Tbk ( MCOR )
PT Bank Windu Kentjana International Tbk ("Bank Windu") merupakan Bank
Umum Devisa yang merupakan Bank hasil merger antara PT Bank Multicor Tbk
dengan PT Bank Windu Kentjana tanggal 8 Januari 2008. Saham Bank Windu
telah dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak tahun 2007.
Hingga saat ini, Bank Windu telah memiliki 82 (delapan puluh dua) kantor yang
tersebar di seluruh kota Jakarta, Bekasi, Depok, Tangerang, Bogor, Bandung,
Cirebon, Semarang, Solo, Surabaya, Palembang, Pangkal Pinang, Pontianak,
Batam, Tanjung Pinang Kepulauan Riau, Denpasar, Pekanbaru, Yogyakarta,
Lampung, Sukabumi dan Makassar. Sebagai lembaga yang bergerak pada sektor
jasa keuangan, Bank Windu berkomitmen untuk melayani para nasabah, baik
dalam rangka menghimpun dana maupun penyaluran dana, serta melayani
berbagai jasa perbankan, terutama mendukung sektor usaha kecil menengah.

16

Dalam menjalankan kegiatan usahanya, Bank Windu selalu menjunjung tinggi


prinsip kehati-hatian (prudential banking) dan senantiasa beruapaya menerapkan
tata kelola perusahaan yan baik (good corporate govermance).
Profil PT Bank Antardaerah (Bank Anda).
Bank Antardaerah memperoleh ijin operasi sebagai Bank Umum pada tanggal 28
Oktober 1958 melalui Surat Keputusan Menteri Keuangan No. 191546/U.M.II Ijin
sebagai Bank Devisa diperoleh pada tahun 1992 sebagai upaya agar bisa berperan
lebih banyak dalam mendorong pertumbuhan sekaligus membantu program
pemerintah untuk memperlancar perdagangan luar negeri.
Dengan dukungan sumber daya manusia yang profesional dan komitmen yang
sangat kuat dari pemegang saham untuk menjalankan praktek perbankan yang
sehat dan prudent, Bank Antardaerah mampu tumbuh dan terus berkembang
dalam dunia perbankan Indonesia. Prinsip konservatif yang diwariskan oleh para
pendiri selalu menjadi acuan manajemen dalam mengambil setiap keputusan.
Sehingga pada saat dunia perbankan secara nasional dilanda krisis kepercayaan,
sebagian besar nasabah Bank Antardaerah tidak terpengaruh dan tetap
mempercayakan pengelolaan dananya di Bank Antardaerah.
Alasan Penggabungan
Merger ini dilakukan untuk memperkuat permodalan sehingga mengembangkan
ekspansi perseroan ke depan.
Penggabungan usaha tersebut merupakan hubungan afiliasi yaitu Bank Windu
memiliki saham Bank Anda 100 persen. Bank Windu telah akuisisi 100 persen
saham Bank Anda 100 persen pada 24 Juni 2016. Demikian mengutip prospektus
singkat seperti ditulis Rabu (24/8/2016).
Dengan rencana penggabungan usaha dilakukan antara induk dan anak perusahaan
yang dimiliki 100 persen maka tidak ada saham baru yang akan diterbitkan terkait

17

penggabungan usaha antara Bank Windu dan Bank Anda sehingga tidak ada
konversi saham Bank Anda menjadi saham Bank Windu.
Penggabungan usaha tersebut juga merupakan bagian dari rencana bisnis
perseroan 2015-2017. Dalam rencana bisnis tersebut, perseroan telah memperkuat
modal dengan masuknya pemegang saham baru yaitu China Construction Bank
Corporation (CCB) melalui rights issue atau pelaksanaan Hak Memesan Efek
Terlebih Dahulu (HMETD) pada Juli 2016. Dengan rights issue tersebut, CCB
memiliki sekitar 51 persen saham Bank Windu.
3.4 Merger Bayer dan monsanto
Profil perusahaan bayer
Bayer adalah perusahaan global dengan kompetensi di bidang Life Science terkait
kesehatan dan pertanian. Produk serta layanan Bayer dirancang untuk
memberikan manfaat serta meningkatkan kualitas hidup manusia. Group Bayer
bertujuan untuk menciptakan nilai melalui inovasi, pertumbuhan dan daya
penghasilan tinggi. Sebagai korporasi, Bayer memegang teguh prinsip-prinsip
pembangunan berkelanjutan serta tanggung jawab sosial dan etika.
Bayer beroperasi di Indonesia dengan badan hukum, PT. Bayer Indonesia. Kami
memproduksi dan memasarkan berbagai produk farmasi (Obat dengan resep
dokter), produk non-resep dan produk untuk industri pertanian. Bayer
mengoperasikan dua pabrik di Indonesia yang merupakan bagian dari
fasilitas supply chain fasilitas produksi Bayer global. Sebagian besar produk dari
kedua pabrik tersebut diekspor ke negara-negara di seluruh dunia serta dipasarkan
di Indonesia.
Profil Perusahaan Monsanto
Monsanto adalah perusahaan multinasional Amerika Serikat yang bergerak di
bidang agrikultur.[1] Perusahaan ini didirikan pada tahun 1901 oleh John F.

18

Queeny. Produk pertanian yang dihasilkan oleh perusahaan ini adalah herbisida
(asam 2,4-Diklorofenoksiasetat, herbisida Lasso, Ramrod, Roundup, dll.) dan
benih tanaman transgenik, seperti jagung dan kapas. Selain itu, Monsanto juga
memproduksi bahan bakar alkohol yang disebut E85 dan hormon somatotropin.
Pada tahun 2006, perusahaan ini mengakuisisi Delta & Pine Land, perusahaan
yang bergerak di bidang riset genetika bersama dengan Departemen Pertanian,
Amerika Serikat. Setelah penggabungan dengan Delta & Pine Land, Monsanto
banyak memproduksi benih terminator, yaitu benih yang hanya bisa ditanam satu
kali sehingga petani tidak dapat menyimpan dan menggunakan hasilnya untuk
penanaman selanjutnya.
Alasan Penggabungan
Bayer memiliki kekuatan di Asia dan Eropa ingin mendapatkan keahliaan
Monsanto di bidang pertanian dan bibit. Selain itu juga mendapatkan manfaat dari
kekuatan wilayah Monsanto di Amerika Utara.
Bayer menyatakan kalau merger tersebut akan menghasilkan sinergi sekitar US$
1,5 miliar selama tiga tahun. Saham Bayer telah turun 14 persen sejak rumor
merger itu pada pekan lalu. Pada awal pekan ini, saham Bayer susut 3,6 persen ke
level terendah dalam 2,5 tahun.
3.5 PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) dan PT Bank Pundi Tbk (BEKS).
Profil PT MNC Kapital Indonesia Tbk ( BCAP )
PT MNC Kapital Indonesia Tbk (Perseroan) merupakan entitas anak dari PT
MNC Investama (dahulu PT Bhakti Investama Tbk) yang mengelola investasi
strategis pada sektor jasa keuangan.
Perseroan pada awalnya berfokus pada bidang bisnis Investment Banking dan
Perantara Pedagang Efek. Dalam perkembangannya, lini usaha Perseroan terus

19

tumbuh dan semakin terdiversifikasi yaitu mencakup sekuritas, asset management,


pembiayaan, asuransi jiwa dan asuransi umum.
Perseroan meraih status sebagai perusahaan publik pada tahun 2001 menyusul
keberhasilan Penawaran Umum Saham Perdana (Initial Public Offering/IPO) yang
menghasilkan dana sebesar Rp62,5 miliar. Saham Perseroan sejak saat itu
diperdagangkan di Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya, yang kemudian
bergabung menjadi Bursa Efek Indonesia.
Pada tahun 2003, Perseroan melakukan upaya restrukturisasi yang menjadikan
Perseroan sebagai perusahaan induk yang membawahi tiga entitas anak, yaitu PT
Bhakti Asset Management, PT Bhakti Finance dan PT Bhakti Securities. Seiring
dengan proses rebranding di MNC Group, pada akhir tahun 2010 ketiga entitas
anak tersebut berubah nama berturut-turut menjadi PT MNC Asset Management,
PT MNC Finance dan PT MNC Securities. Ketiga entitas anak tersebut masingmasing memiliki fokus kegiatan usaha yang spesifik, dimana PT MNC Asset
Management berkiprah di bidang Manajer Investasi, PT MNC Finance bergerak di
bidang jasa pembiayaan konsumen, sedangkan PT MNC Securities berfokus pada
bidang perdagangan efek dan kegiatan pasar modal.
Pada 5 November 2010, Perseroan mulai mengembangkan lini bisnis asuransi
melalui akuisisi 99,9% saham PT UOB Life-Sun Assurance yang bergerak di
bidang asuransi jiwa. Perusahaan hasil akuisisi itu kemudian diganti namanya
menjadi PT MNC Life Assurance. Setahun kemudian, tepatnya pada tanggal 20
Desember 2011, Perseroan melakukan akuisisi atas 99,9% saham sebuah
perusahaan asuransi yang bergerak di bidang asuransi umum, yaitu PT Jamindo
General Insurance (Jamindo), yang namanya kemudian diubah menjadi PT MNC
Asuransi Indonesia.
Profil PT Bank Pundi Tbk (BEKS).
PT. Bank Pundi Indonesia, Tbk. ("Perseroan") berdiri pada tanggal 11 September
1992 dengan nama PT. Executive International Bank sebagaimana yang termaktub
20

dalam Akta Perseroan No.34 yang dibuat dihadapan Sugiri Kadarisman SH.,
Notaris di Jakarta dan telah mendapatkan pengesahan dari Menteri Kehakiman
melalui Keputusan No.C2-9246-H.T.01.01 serta diumumkan dalam Berita Negara
Republik Indonesia No.103 tanggal 26 Desember 1992, Tambahan No.6651. Pada
tanggal 9 Agustus 1993 Perseroan mulai beroperasi sebagai Bank Umum di
Jakarta berdasarkan Surat Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia
No.673/KMK.017/1993 tanggal 23 Juni 1993 Tentang Pemberian Izin Usaha PT.
Executive International Bank. Nama Perseroan kemudian diubah menjadi PT.
Bank Eksekutif Internasional berdasarkan Akta Berita Acara Rapat Umum
Pemegang Saham Luar Biasa No.65 tanggal 16 Januari 1996 yang dibuat
dihadapan Frans Elsius Muliawan SH., Notaris di Jakarta dan telah diumumkan
dalam Berita Negara Republik Indonesia No.78 tanggal 27 September 1996,
Tambahan No.8331.
Bank Pundi (d/h Bank Eksekutif) berkembang menjadi Perusahaan Terbuka
setelah pada tanggal 22 Juni 2001 memperoleh Pernyataan Efektif dari Badan
Pengawas Pasar Modal (Bapepam) melalui surat No.S-1531/PM/2001 untuk
melakukan Penawaran Umum Perdana sebanyak 277.500.000 saham dengan
nominal Rp.100,- kepada Masyarakat dan mencatatkan saham tersebut di Bursa
Efek Jakarta pada tanggal 13 Juli 2001 dengan kode saham BEKS.
Alasan Penggabungan
Merger ini dilakukan antara PT Bank Pundi Tbk dengan PT Bank MNC
Internasional Tbk yang merupakan anak usaha PT MNC Kapital Tbk.

21

BAB IV
KESIMPULAN
Penggabungan Usaha adalah penyatuan entitas-entitas usaha. Penggabungan
entitas usaha yang terpisah adalah suatu alternatif perluasan secara internal
melalui akuisisi atau pengembangan kekayaan perusahaan secara bertahap, dan
seringkali memberikan manfaat bagi semua entitas yang bersatu dan pemiliknya.
Merger adalah penggabungan dua perusahaan menjadi satu, dimana perusahaan
yang me-merger mengambil/membeli semua assets dan liabilities perusahaan
yang di-merger, dengan begitu perusahaan yang me-merger memiliki paling tidak
50% saham.
Konsolidasi adalah penggabungan usaha antara 2 perusahaaan atau lebih dimana
untuk meneruskan kegiatan usaha gabungan dibentuk perusahaan baru dan semua
perusahaan yang bergabung menghentikan kegiatannya (Aliminsyah).
Ciri ciri merger dan konsolidasi dapat dilahat dari status perusahaan, rancangan
dan konsep, aktiva dan pasiva.

22

Ada beberapa manfaat Merger dan konsolidasi (Gie, 2004) diantaranya adalah
komplementaris, pooling kekuatan, mengurangi persaingan, dan menyelamatkan
perusahaan dari kebrangkutan.
Sinergi merupakan alasan utama perusahaan melakukan merger dan konsolidasi.
Pengaruh sinergi sendiri bisa timbul dari empat sumber, yaitu penghematan
operasi, penghematan keuangan, perbedaan efisiensi, dan peningkatan penguasaan
pasar akibat berkurangnya persaingan.

DAFTAR PUSTAKA
http://bisnis.liputan6.com/read/2274029/induk-usaha-merger-ini-yang-dilakukanholcim-indonesia
http://bisnis.liputan6.com/read/2078073/3-bank-malaysia-merger-ri-siapkonsolidasikan-ratusan-bank
http://finance.detik.com/moneter/d-2635566/merger-dengan-2-perusahaan-cimbingin-jadi-bank-terbesar-di-malaysia
https://www.emis.com/php/companyprofile/MY/Malaysia_Building_Society_Berhad_en_1662121.html
http://www.bankwindu.com/corporate-inbrief.html
http://www.bank-antardaerah.com/?p=page&action=view&pid=2

23

http://bisnis.liputan6.com/read/2584663/bank-windu-tuntaskan-merger-bankanda-oktober-2016
http://www.bayer.co.id/id/tentang-bayer/bayer-indonesia/profil-organisasiperusahaan/
http://bisnis.liputan6.com/read/2514045/bayer-rogoh-kocek-rp-843-triliun-ambilalih-monsanto
https://id.wikipedia.org/wiki/Bank_Pundi_Indonesia
https://id.wikipedia.org/wiki/MNC_Kapital_Indonesia

24

Anda mungkin juga menyukai