Anda di halaman 1dari 21

SOAL TRY OUT UI CBT AGUSTUS 2015

ORTHO
1. I-SN dalam perhitungan analisis sefalometri memiliki nilai normal 104. Nilai ini
menyimpulkan
a. Inklinasi insisif bawah terhadap garis FHP
b. Inklinasi insisif atas terhadap garis FHP
c. Inklinasi insisif bawah terhadap basis kranii
d. Inklinasi insisif atas terhadap basis kranii
e. Inklinasi insisif atas terhadap bidang mandibula
2. Dalam menganalisa ruang secara dental VTO hal-hal yang perlu dipertimbangkan
adalah:
a. Protraksi/retraksi; jumlah crowding; perbaikan midline; adanya diastema; kurva
sphee
b. Jumlah crowding; perbaikan midline; adanya diastema; perbaikan molar; kurva sphee
c. Protraksi/retraksi; jumlah crowding; adanya diastema; perbaikan molar; kurva sphee
d. Protraksi/retraksi; jumlah crowding; perbaikan midline; adanya diastema; perbaikan
molar
e. Protraksi/retraksi; jumlah crowding; perbaikan midline; adanya diastema;
perbaikan molar; kurva sphee
3. Fungsi pegas labial bow antara lain:
a. Mendorong sisi mesial gigi insisif satu atas ke palatal
b. Mendorong sisi mesial sisi mesial gigi insisif satu atas ke labial
c. Mendorong sisi distal gigi insisif satu atas ke labial
d. Mendorong sisi distal gigi premolar satu atas ke labial
e. Mendorong gigi insisif satu atas ke labial
4. Seorang anak perempuan usia 10 tahun diantar ibunya ke Rumah Sakit Gigi Mulut
karena merasa malu dengan gigi geligi anterior atasnya yang berantakan dan letaknya di
sebelah belakang gigi geligi anterior bawahnya. Wajah dolicofacial, simetris, seimbang,
profil cekung. Pemeriksaan intraoral menunujukkan gigi geligi anterior rahang atas
palatoversi, gigi gerigi anterior bawah labioversi, lengkung gigi atas kontraksi. Relasi
molar kelas III Angle, overjet -3 mm dan overbite -2 mm. analisis sefalometri
menunjukkan relasi rahang prognati dengan sudut ANB -2 (normal: ANB 2 2). Adi
mahasiswa profesi yang memeriksanya memutuskan kasus ini dirujuk ke spesialis
ortodonti. Mengapa kasus di atas dirujuk ke Spesialis Ortodonti?
a. Maloklusi kompleks melibatkan dental, profil cekung, perlu pencabutan gigi dan perlu
penangan spesialistik.

b. Maloklusi kompleks melibatkan skeletal, dental, kelainan vertikal dan perlu penangan
spesialistik.
c. Maloklusi kompleks melibatkan skeletal, profil cekung, kelainan dental arah
sagital dan vertikal dan perlu penangan spesialistik.
d. Maloklusi mencacat muka, ada kelainan muscular, perlu pencabutan dan perlu
penanganan spesialistik.
e. Maloklusi mencacat muka, ada kelainan dental, profil cekung dan perlu penanganan
spesialistik
5. Available space untuk perhitungan ruang pada periode gigi bercampur
a. Jarak antara distal insisif lateral hingga ke mesial molar tetap pertama
b. Jarak antara distal insisif lateral hingga ke mesial molar tetap pertama setelah
keempat insisif diperbaiki
c. Jarak mesial distal dari dc, dm1, dan dm2
d. Jarak mesial distal dari C P1 dan P2
e. Jarak yang diperoleh dari tabel moyers untuk C P1 dan P2 berdasarkan ukuran 4
insisif bawah, pada bagian 75% untuk maksila dan mandibula
6. Seorang mahasiswa sedang mempelajari data-data pasien perempuan usia 13 tahun yang
akan dirawat ortodonti. Pada pemeriksaan ekstraoral, wajah mesofacial, simetris,
seimbang. Profil sedikit cembung. Pada pemeriksaan IO OH baik, tidak ada kelainan
jaringan di dalam mulut, gambaran studi model menunjukkan bentuk lengkung gigi pada
rahang atas dan rahang bawah oval. Gigi anterior atas crowding dan protrusive. Gigi 32
terletak lebih ke lingual. Overjet 4 mm dan overbite 3mm. relasi molar 1 permanen dan
Caninus permanen kanan dan kiri: neutroklusi. Perhitungan kebutuhan ruang adalah nonekstraksi. Radiografis panoramic menunujkkan benih mahkota 18 28 38 48 miring ke
mesial cenderung impaksi. Analisa sefalometri menunujukkan hubungan skeletal
ortognati dengan inklinasi insisif atas terhadap bidang SN sebesar 112 (normal I-SN :
104 6). Manakah diagnosis yang paling mungkin untuk pasien tersebut?
a. Hubungan skeletal ortognati dengan maloklusi kelas I tipe 1, 3
b. Hubungan skeletal ortognati dengan maloklusi kelas I tipe 1, 2 Angle
c. Hubungan skeletal ortognati dengan maloklusi kelas I tipe 1, 2 Martin Dewey
d. Hubungan skeletal retrognati dengan maloklusi kelas I tipe 1,2
e. Hubungan skeletal retrognati dengan maloklusi kelas I tipe 1,3
7. Jenis pergerakan gigi 11 ke palatal:
a. Control tipping
b. Tipping
c. Pergerakan ke palatal
d. Pergerakan bodily
8. Seorang pasien laki-laki berusia 15 tahun datang dengan keluhan ingin memperbaiki
gigi-giginya. Analisa sefalometri suatu kasus maloklusi, diperoleh sudut SNA 82

(normal 822) dan sudut SNB 80 (normal 802) serta ANB 2 (normal 22).
Inklinasi gigi insisif atas terhadap bidang I-SN 112 (normal 1046) dan inklinasi
insisif bawah terhadap bidang mandibula (IMPA) adalah 100 (normal 905).
Bagaimana Kesimpulan analisis sefalometri kasus tersebut?
a. Hubungan rahang ortognati dengan bimaxillary dental protrusion
b. Hubungan rahang ortognati dengan bimaxillary dental retrusion
c. Hubungan rahang ortognati dengan gigi insisif atas protrusif
d. Hubungan rahang ortognati dengan gigi insisif bawah protrusive
e. Hubungan rahang ortognati dengan gigi insisif atas retrusif
9. Seorang anak perempuan 10 tahun datang ke poli gigi untuk merapikan giginya. Pada
pemeriksaan tampak wajah mesofasial dan simetris, seimbang, serta profil lurus dan
tidak ada kebiasaan buruk. Intraoral tidak ditemukan adanya kelainan pada gigi
geliginya, hanya dijumpai crowding gigi geligi anterior. Kebutuhan ruang adalah non
ekstraksi. Analisa sefalometri menunjukkan sudut ANB 3 (normal 22). Inkliniasi gigi
insisif atas dan bawah normal. Prognosis kasus ini baik. Faktor-faktor apa saja yang perlu
dipertimbangkan dalam menentukan prognosis kasus maloklusi diatas?
a. Usia pasien, kooperatifan pasien, jenis kelamin, maloklusi
b. Usia pasien, kooperatifan pasien, habit, berat ringan maloklusi
c. Usia pasien, kooperatifan pasien, habit, maloklusi dental
d. Usia pasien, kooperatifan pasien, habit, maloklusi skeletal
e. Usia pasien, habit, jenis kelamin, berat ringan maloklusi
10. Seorang anak perempuan usia 10 tahun datang untuk merapikan giginya. Hasil
pemeriksaan menunjukkan hubungan rahang ortognati dan maloklusi kelas I dengan
crossbite gigi 12. Wajah mesofasial, simetris, seimbang, profil normal. Overjet dan
overbite 2 mm. Relasi molar 1 kanan dan kiri netroklusi. Kebutuhan ruangan adalah non
ekstraksi (sisi rahang atas kanan kekurangan ruang sebesar 1 mm) Drg merencanakan
melakukan slicing gigi 11 dan 13 untuk mengatasi kekurangan ruang dan membuat
desain AOL. Dalam kasus diatas. Jenis pegas yang digunakan untuk mendorong gigi 12
ke labial?
a. Pegas simple spring
b. Pegas C coil
c. Pegas bumper tertutup
d. Pegas bumper terbuka
e. Pegas C lus
PROSTHO
1. Bapak Ali, seorang pegawai negeri, berusia 48 tahun, datang ke klinik fkg ui ingin
dibuatkan gigi tiruan lepasan untuk menggantikan kehilangan beberapa gigi anterior

dan posterior. Beliau sudah sering berobat ke klinik fkg ui dan sudah pernah dicetak
rahangnya saat giginya masih lengkap. Dari pemeriksaan intra oral terdapat gigi
hilang 16, 12, 11, 21, 25, 26. Pasien tidak memiliki kelainan sistemik.
Apakah salah satu syarat pemilihan gigi tiruan bagi bapak Ali?
a. Disetujui oleh pasien
b. Tidak mengganggu fungsi bicara
c. Keselarasan dengan jaringan sekitar
d. Sesuai dengan status ekonomi pasien
e. Tidak mengganggu fungsi pengunyahan

2. Seorang ibu rumah tangga berusia 58 tahun, datang ke klinik FKG UI ingin dibuatkan
gigi tiruan lepasan. Dari pemeriksaan intra oral terlihat rahang bawah sama sekali
sudah

tidak

bergigi

sedangkan

pada

rahang

atas

masih

terdapat

gigi

13,12,11,21,22,23,24,25. Pemeriksaan pada model dengan dv tentative tampak gigi 24


dan 25 ekstrud.
Pembuatan gigi tiruan penuh tunggal lebih sulit daripada pembuatan gigi tiruan penuh
konvensional karena?
a. Adanya tuberositas yang membesar sehingga menyulitkan penyusunan elemen
gigi tiruan
b. Adanya mukosa flabby di region anterior rahang atas sehingga menyulitkan
pencetakan
c. Adanya gigi asli di rahang lawan yang ekstrud sehingga menyulitkan
penyusunan elemen gigi
d. Adanya gigi asli di rahang lawan yang posisinya tidak beraturan sehingga
menyulitkan untuk memperoleh oklusi dan artikulasi seimbang
e. Adanya gigi asli di rahang bawah yang posisinya tidak beraturan sehingga
menyulitkan untuk memperoleh oklusi dan artikulasi seimbang
3. Pasien perempuan usia 61 tahun, seorang pelukis ternama, datang ke praktek gigi
swasta ingin memeriksakan gigi palsu rahang atas lamanya yang telah dipakah 4
tahun karena terasa longgar. Pasien tidak mau terlihat ompong. Pada pemeriksaan
intra oral rahang atas edentulous, flabby ridge pada anterior, tuberositas maksilaris
membesar dalam arah vertikal, rahang bawah ekstrusi ringan pada geligi anterior dan
sisa akar geligi posterior.
Tidakan apa yang paling mungkin akan saudara lakukan pada gigi tiruan rahang atas
lama pasien?
a. Reparasi
b. Rebasing
c. Relining indirek

d. Relining direk
e. Relining direk dan reparasi

4. Seorang pasien kehilangan gigi 13,12,21,22,23,38,37,36,46,47,48. Tahanan jaringan


rahang bawah kanan dan kiri rendah. Gigi geligi lain dalam keadaan vital sehat.
Teknik mencetak pada kasus tersebut adalah?
a. RA mukostatis, RB mukostatis
b. RA mukostatis, RB mukokompresi
c. RA mukostatis, RB mukofungsional
d. RA mukostatis, RB mukostatis dan mukofungsional
e. RA mukostatis dan mukofungsional, RB mukostatis

5. Seorang pasien kehilangan gigi 13,12,21,22,23,38,37,36,46,47,48. Tahanan jaringan


rahang bawah kanan dan kiri rendah. Gigi geligi lain dalam keadaan vital sehat.
Konstruksi yang tepat untuk kasus tersebut adalah?
a. RA dan RB gingival
b. RA paradental, RB gingival
c. RA gingival, RB paradental
d. RA dan RB kombinasi paradental gingival
e. RA kombinasi paradental gingival, RB gingival
6. Seorang pasien kehilangan gigi 13,12,21,22,23,38,37,36,46,47,48. Tahanan jaringan
rahang bawah kanan tinggi dan kiri rendah. Kesehatan umum pasien baik.
Pada kasus tersebut dilakukan teknik mencetak?
a. Mukofungsional RA, mukostatis RB
b. Mukokompresi RA, mukostatis RB
c. Mukofungsional RA, mukofungsional RB
d. Mukostatis RA, selective pressure RB
e. Mukostatis dan mukofungsional RA, mukostatis RB
7. Seorang pasien kehilangan gigi 13,12,21,22,23,38,37,36,46,47,48. Tahanan jaringan
rahang bawah kanan tinggi dan kiri rendah. Kesehatan umum pasien baik.
Kehilangan gigi pada rahang atas termasuk klasifikasi Kennedy kelas?
a. Kelas I
b. Kelas II
c. Kelas III
d. Kelas IV
e. Kelas V
8. Seorang pasien kehilangan gigi 13,12,21,22,23,38,37,36,46,47,48. Tahanan jaringan
rahang bawah kanan tinggi dan kiri rendah. Kesehatan umum pasien baik.
Alternatif cengkram untuk desain gigi tiruan sebagian dengan konstruksi gingival
pada rahang bawah, antara lain?
a. Half Jackson gingival, 2 jari, 2 jaripanjang, 3 jari

b.
c.
d.
e.

Half Jackson gingival, full Jackson, vestibular finger


Half Jackson gingival, 2 jari, 2 jaripanjang, full Jackson
Half Jackson gingival, 2 jari, 2 jaripanjang, Keep Meyder
Half Jackson gingival, 2 jari, 2 jaripanjang

9. Seorang pasien kehilangan gigi 13,12,21,22,23,38,37,36,46,47,48. Tahanan jaringan


rahang bawah kanan tinggi dan kiri rendah. Kesehatan umum pasien baik.
Pada kasus tersebut perlu dilakukan border molding untuk?
a. Mendapatkan peripheral seal padatepi basis RA
b. Mendapatkan peripheral seal padatepi basis RB
c. Menggunakan stock tray
d. Membuat model anatomis
e. Mendapatkanstabilitasgigitiruan
10. Seorang pasien kehilangan gigi 13,12,21,22,23,38,37,36,46,47,48. Tahanan jaringan
rahang bawah kanan dan kiri rendah. Kesehatan umum pasien baik.
Pada rahang bawah kanan, alternative cengkramnya adalah?
a. 2 jaridan 1 jari
b. Paradentaldan gingival
c. 2 jariatau half Jackson gingival
d. 2 jaripanjangatau half Jackson
e. 2 jariatau half Jackson

RADIOLOGI KEDOKTERAN GIGI


Soal 1
Pasien perempuan umur 40 tahun, datang ke klinik RSGM dengan keluhan gigi belakang atas
kiri sakit berdenyut sejak dua hari ini. Dua bulan yang lalu pernah bengkak. Keadaan umum:
baik. Pemeriksaan ekstra oral tidak ada kelainan. Pemeriksaan intra oral tampak gigi 26
terdapat karies mencapai pulpa disertai pembengkakan di bagian bukal. Pemeriksaan
radiografis tampak gigi 26 terdapat radiolusensi di oklusal meluas ke mesial mencapai kamar
pulpa. Terdapat lesi radiolusen difus di apikal gigi 26 dengan batas tidak jelas. Berdasarkan
kasus diatas, diagnosa gigi 26 yang tepat adalah:
a.
b.
c.
d.
e.

Soal 2

Abses apikalis
Granuloma apikalis
Abses apikalis
Lesi traumatic
Apical scar

Seroang pasien laki-laki umur 25 tahun datang ke RSGM mengeluhkan bengkak pada gigi
bawahnya. Keadaan umum baik. Klinis ekstra oral rahang bawah kiri terlihat bengkak. Klinis
intra oral: gigi 38 tidak terlihat, pada region 38 terdapat benjolan. Radiografis posisi gigi 38
horizontal, mahkota gigi diliputi radiolusensi berbatas jelas. Dari gambaran radiografis
kelainan apa yang terjadi pada gigi 38?
a.
b.
c.
d.
e.

Kista dentigerous
Kista primordial
Kista erupsi
Kista radicular
Kista nasopalatinal

Soal 3
Pasien perempuan umur 30 tahun, datang ke klinik RSGM dengan keluhan gigi belakang atas
kanan berlubang dan sering kemasukan makanan. Keadaan umum baik. Klinis ekstra oral
tidak ada kelainan. Intra oral: 15 karies mencapai pulpa. Gigi 15 vitalitas, perkusi, dan palpasi
negatif. Kebersihan umum baik. Radiografis: Gigi 15 terdapat radiolusensi karies di oklusal
meluas ke distal mencapai kamar pulpa. Lesi radiolusen di apikal dengan batas jelas,
membulat, lebar diameter kurang dari 4mm. Lamina dura terlihat menyambung dengan batas
tepi lesi. Dari gambaran radiografik tersebut maka diferensial diagnosis gigi 15 adalah
a.
b.
c.
d.
e.

Abses dento alveolar


Granuloma apikalis
Abses periodontal
Lesi traumatic
Apical scar

Soal 4
Seorang laki-laki berusia 20 tahun datang dengan keluhan gigi taring atas kanan dan kiri tidak
tumbuh. Keadaan umum baik. Klinis ekstra oral: tidak ada kelainan. Klinis intra oral: tidak
ada kelainan. Pasien dikonsulkan untuk melakukan pemeriksaan panoramic. Dari hasil
radiograf panoramic, tampak gigi-gigi anterior pasien tersebut melebar dan tidak jelas.
Apakah kesalahan yang terjadi saat pembuatan radiograf panoramic tersebut:
a.
b.
c.
d.
e.

Posisi pasien terlalu jauh ke depan


Posisi dagu terlalu ke bawah
Posisi dagu terlalu ke atas
Posisi pasien terlalu jauh ke belakang
Kepala pasien berputar selama ekspos

Soal 5
Seorang perempuan 28 tahun, datang ke RSGM dengan keluhan pipi kirinya mengalami
pembengkakan yang tidak sakit namun semakin lama semakin membesar sejak 8 bulan yang
lalu. Saat ini apasien tidak dapat membuka mulut lebar. Keadaan umum tampak baik. Ekstra
oral menunjukkan pembesaran pipi kiri dank eras pada palpasi. Intra oral: pembengkakan
yang berbatas tidak jelas pada daerah posterior rahang bawah. Keadaan gigi dan kebersian
mulut baik. Radiografis dental: region mandibular posterior menunjukan pola trabekulasi
menyerupai kulit jeruk. Differensial diagnosis kasus pasien ini adalah:
a.
b.
c.
d.
e.

Ameloblastoma
Fibrous dysplasia
Ameloblastic sarcoma
Osteomyelitis
Rickets disease

Soal 6
Pasien laki-laki 45 tahun datang ke RSGM dengan keluhan saat mengunyak terbdengar bunyi
kletuk-kletuk sehingga malu bila makan bersama teman-teman. Keadaan umum baik.
Ekstraoral pada saat membuka dan menutup mulut, perabaan daerah sendi temporo
mandibular terasa ada loncatan, dan terdengar bunyi. Intra oral: terlihat gigi 25, 36, dan 37
tidak ada, dengan kalkulus kelas II di region tersebut. Dari informasi diagnostic tersebut,
proyeksi radiografik yang tepat adalah
a.
b.
c.
d.
e.

Panoramic
Posisi waters
Sefalometri postero anterior
Trans kranio-lateral
Posisi towne

Soal 7
Pasien perempuan 21 tahun datang ke RSGM dengan keluhan gigi belakang kiri letaknya
tidak beraturan, sering terselip makanan dan jika sikat gusi sering berdarah. Keadaan umum

baik. Ekstra oral tidak ada kelainan. Pemeriksaan klinis intra oral: crowding posterior bawah
kiri. Region 34, 35, dan 36 terdapat poket rata-rata 4 mm. interpretasi radiografis: tampak
penurunan tinggi tulang pada region 34, 35, dan 36 sebesar 3 mm. apakah proyeksi
radiografis yang paling memungkinkan untuk kasus ini?
a.
b.
c.
d.
e.

Oklusal
Bitewing
Panoramic
Periapikal parallel
Periapikal biseksi

Soal 8
Pasien pria umur 25 tahun, datang ke RSGM dengan keluhan gigi belakang kanan bawah
sering terselip makanan sejak ditambal dan sering berdarah ketika menyikat gigi. Selain itu,
gigi paling belakang bawah kiri tumbuh sebagian dan sering terasa nyeri. Keadaan umum
baik. Klinis ekstraoral tidak ada kelainan. Klinis intra oral: gigi 46 terdapat restorasi resin
komposit overhanging di proksimal. Pada region 45, 46 terdapat poket >3mm. Gigi 18, 28,
38, 48 erupsi sebagian. Evaluasi radiografis: penurunan tinggi tulang pada region 45, 46
sebanyak 5 mm. Impaksi gigi 18, 28, 38, dan 48. Apakah proyeksi radiografik yang sesuai
untuk melihat impaksi keempat gigi 8?
a.
b.
c.
d.
e.

Panoramik
Periapikal parallel
Bitewing
Periapikal biseksi
Oklusal

Soal 9
Pasien perempuan umur 10 tahun datang ke RSGM dengan ibunya. Menurut ibunya gigi
geligi anaknya mudah berlubang dan berwarna kecoklatan. Sejak kecil anaknya sering diberi
antibiotic karena radang tenggorokan. Klinis intra oral tidak terbentuk atau terbentuk
sebagian enamel hamper di seluruh gigi. Radiografis: Hampir di seluruh gigi enamel tidak
terlihat, jaringan dentin dan sementum normal. Dengan tidak terbentuknya mahkota pada
benih gigi tetap, anomaly apa yang akan terjadi pada gigi tetap pasien?
a. Shell teeth

b.
c.
d.
e.

Turners teeth
Enamel hypoplasia
Enamel hypocalsifikasi
Amelogenesis imperfect

Soal 10
Pasien perempuan 56 t ahun, datang ke RSGM dengan keluhan gigi geliginya terasa ngilu,
semakin renggang, dan di bagian belakang sering terselip makanan. Selain itu kalau menyikat
gigi kadang berdarah. Keadaan umum baik. Klinis ekstraoral tidak ada kelainan. Klinis intra
oral terdapat poket > 3mm di region posterior kiri dan kanan. Gambaran radiografis
penurunan tinggi tulang > 2 mm pada region 34, 35, 36, 44, 45, 46. Proyeksi radiografik yang
tepat untuk perkiraan kerusakan tulang alveolar adalah
a.
b.
c.
d.
e.

Bitewing
Periapikal biseksi
Panoramic
Periapikal parallel
Oklusal

ILMU BEDAH MULUT


Pasien laki-laki 35 tahun datang ke RSGMP FKG UI dengan keluhan gigi depan atas tinggal
sisa akar dan ingin dicabut karena sering muncul bisul di gusi. Saat ini pasien merasakan
nyeri pada gigi tersebut. Pada pemeriksaan intra oral ditemukan gigi 13 sisa akar dengan
fistula pada daerah mukosa labial. Perkusi (+), palpasi (+).
Soal 1
Apakah jenis anestesi local yang dapat digunakan untuk melakukan tindakan ekstraksi gigi 13
gangren radiks?
a.
b.
c.
d.
e.

Infiltrasi dan blok foramen insisivum


Infiltrasi dan blok mandibular
Infiltrasi dan blok palatinus mayus
Infiltrasi dan blok tuber
Infiltrasi dan blok infraorbitalis

Soal 2
Gigi tersebut dipersyaraf oleh nervus apa saja?

a.
b.
c.
d.
e.

N. alveolaris inferior, N. Palatinus mayus


N. Alveolaris superior anterior, n. palatinus mayus
N. alveolaris superior anterior, n. nasopalatinus
N. labialis, n. palatinus
N. insisivus, n. nasopalatinus

Soal 3
Seorang perempuan usia 18 tahun datang ke poliklinik gigi ingin meratakan giginya. Pada
pemeriksaan klinis tampak ada sentral diastema pada rahang atasnya, perlekatan frenulum
labialis rahang atas tampak rendah dan terdapat sisa akar gigi 26 dan gigi 18 extrude. Dokter
gigi merencakan akan mencabut gigi 26 dan 18. Pada saat melakukan anestesi pada daerah
18, dapat terjadi hematoma akibat terbukanya:
a.
b.
c.
d.
e.

Maxillaris interna
Alveolaris superior posterior
Plexus venosis pterygoideus
V.facialis
A. facialis

Soal 4
Seorang perempuan, usia 22 tahun terbentur kepala temannya saat sedang meluncur di
waterboom. Pasien sempa pingsan tapi tidak muntah, dan datang ke RSGMP FKG UI karena
terdapat luka di bibir bawah sebelah dalam. Pemeriksaan intra oral ditemukan luka robek
pada mukosa labial region 43, 42, 41, 31, 32, 33. Gigi RA tidak ada kelainan, oklusi baik,
walau ada nyeri waktu menggigit, test mobilitas RA terdapat pergerakan seluruh rahang atas,
disertai nyeri dan pusing. Tampak hematoma mukobukal fold region anterior rahang atas.
Diagnosis kasus di atas adalah:
a.
b.
c.
d.
e.

Fraktur nasalis
Fraktur le fort I
Fraktur le fort II
Fraktur le fort III
Fraktur dentoalveolar region 11, 12, 21, 22

Soal 5
Seorang laki-laki berusia 48 tahun datang ke RSGMP FKG UI untuk memeriksakan gigi
belakang kanan atas yang berlubang besar. Saat ini tidak terasa sakit. Oleh dokter gigi
tersebut di diagnose 16 gangren pulpa, dan akan direncanakan ekstraksi gigi.
Bagaimana posisi operator dan posisi pasien saat melakukan ekstraksi gigi 16?
a. Posisi pasien : rahang atas membentuk sudut 30 derajat, rahang bawah sejajar lantai,
mulut pasien berada sejajar siku operator. Posisi operator saat menggunakan bein di

samping kanan dan saat melakukan tindakan ekstraksi menggunakan tang di depan
kanan pasien
b. Posisi pasien: rahang atas membentuk sudut 45 derajat terhadap lantai, rahang bawah
sejajar lantai, mulut pasien berada sejajar siku operator. Posisi operator saat
menggunakan bein dan tang di depan kanan pasien
c. Posisi pasien: rahang atas membentuk sudut 45 derajat terhadap lantai, rahang bawah
sejajar lantai, mulut pasien berada sejajar bahu operator. Posisi operator saat
menggunakan di samping kanan pasien dan saat melakukan ekstraksi dengan
menggunakan tang posisi operator di depan kanan pasien
d. Posisi pasien: rahang atas membentuk sudut 45 derajat terhadap lantai, rahang
bawah sejajar lantai, mulut pasien berada sejajar bahu operator. Posisi operator
saat menggunakan bein dan tang di samping kanan pasien
e. Posisi pasien: rahang atas membentuk sudut 30 derajat terhadap lantai, rahang bawah
sejajar lantai, mulut pasien berada sejajar bahu operator. Posisi operator saat
menggunakan bein di depan kanan pasien dan pada saat ekstraksi di belakang kanan
pasien
Soal 6
Apakah yang dimaksud dengan gigi 8 impaksi kelas I/A/Mesioangular:
a. Ukuran mesiodistal molar ketiga lebih besar dibandingkan jarak antara distal gigi
molar kedua dengan ramus mandibular, bagian tertinggi gigi molar 3 setinggi oklusal.
Seluruh atau sebagian molar ketiga berada dalam ramus mandibular, miring ke mesial
b. Ukuran mesiodistal molar ketiga lebih besar dibandingkan jarak antara distal gigi
molar kedua dengan ramus mandibular, bagian tertinggi gigi molar 3 di bawah garis
servikal molar kedua. Posisi gigi molar ketiga miring ke mesial terhadap gigi molar
kedua
c. Ukuran mesiodistal molar ketiga lebih besar dibandingkan jarak antara distal gigi
molar kedua dengan ramus mandibular, posisi gigi molar ketiga miring ke mesial
terhadap gigi molar kedua
d. Ukuran mesiodistal molar ketiga lebih kecil atau sama dibandingkan jarak
antara distal gigi molar kedua dengan ramus mandibula, bagian tertinggi gigi
molar 3 setinggi oklusal. Posisi gigi molar ketiga miring ke mesial terhadap gigi
molar kedua
e. Ukuran mesio distal molar ketiga lebih kecil atau sama dibandingkan jarak antara
distal gigi molar kedua dengan ramus mandibular. Bagian tertinggi gigi molar ketiga

berada di bawah garis oklusal tapi masih lebih tinggi daripada garis servikal molar
kedua. Posisi gigi molar ketiga miring ke mesial terhadap gigi molar kedua.

Soal 7
Seorang perempuan 60 tahun datang dengan benjolan pada rahang bawah kiri sejak 10 tahun
yang lalu. Pembengkakan tersebut menyebabkan deformitas muka. Dari pemeriksaan klins
tampak pembengkakan di daerah bukan dan lingual yang meliputi setengah rahang kiri. Pada
pemeriksaan radiografis, Nampak lesi yang menyerupai kista multilokular pada rahang
berbentuk seperti busa sabun atau sarang lebah yang meluas mulai dari region ramus
ascendences mandibular sinistra sampai dengan region 34. Terdapat resorpsi akar gigi 35, 36,
37, dan gigi 18 impaksi. Pada punksi aspirasi terdapat cairan berwarna kemerahan. Apakah
diagnosis yang paling memungkinkan untuk penyakit tersebut?
a.
b.
c.
d.
e.

Ameloblastoma
Calcifying odontogenic cyst
Kista dentigerous
Kista radicular
Kista developmental

Soal 8
Pasien laki-laki usia 56 tahun datang ke poli bedah mulut dengan keluhan gigi geraham
belakang bawah kanan sudah berlubang besar sejak 1 tahun yang lalu sering sakit dan
bengkak berulang. Gigi geraham pertama atas kirinya tinggal akar namun tidak pernah sakit.
Sejak 1 minggu yang lalu, os menyeluh demam, lemah, tampak kesakitan. Dari anamnesa os
mengatakan sakit gula sejak umur 40 tahun, berobat rutin ke RS, tapi kadang-kadang lupa
minum obat. Sekarang os menjalani cuci darah 2x seminggu. Pemeriksaan apa saja yang
perlu dilakukan (termasuk pemeriksaan penunjang) untuk menegakkan diagnosis tersebut?
a.
b.
c.
d.
e.

Pemeriksaan klinis, foto panoramic, foto periapikal, thorax foto


Pemeriksaan klinis, foto panoramic dan dental, thorax foto
Pemeriksaan klinis, foto panoramic, lab darah dan urin
Pemeriksaan klinis, foto panoramic dan oklusal, lab darah
Pemeriksaan klinis, foto periapikal, thorax foto,lab darah dan urin

Soal 9
Seorang perempuan 25 tahun datang ke klinik RSGM dengan keluhan sakit pada RB kiri
sejak 1 minggu yl. Pasien juga sering mengeluh sakit kepala dan telinga berdengin sejak
beberapa tahun yang lalu. Pemeriksaan klinis ditemukan gigi geraham bawah kiri terakhir

tumbuh sebagian dan miring ke arah gigi di depannya. Gusi yang menutupi sebagian gigi
tersebut tampak kemerahan dan bengkak belum hilang, bahkan ia merasakan nyeri pada
perutnya setiap kali minum obat. Berdasarkan gejala klinis yang ditemukan, maka rencana
terapi tersebut adalah:
a.
b.
c.
d.
e.

Pemberian antibiotic dan analgesic, konsul penyakit dalam, konsul tht


Pemberian antibiotic dan analgesic, insisi abses, ekstraksi gigi penyebab
Foto panoramic, pemberian antibiotic dan analgesic, odontektomi gigi penyebab
Foto panoramic, pemberian antibiotic dan analgesic, operculectomy
Pemberian antibiotic, analgesic, insisi abses, konsul neurologi dan THT

Soal 10
Pasien laki-laki 36 tahun datang ke klinik bedah mulut dengan keluhan sejak 3 hari yang lalu
pasien tidak dapat membuka mulut sama sekali. Sebelumnya pasien mengeluh ada rasa sakit
yang sangat hebat pada rahang bawah sebelah kanan. Tidak bisa makan dan demam. Dari
pemeriksaan klnis dan radiografis ditemukan adanya gigi 38 dan 48 yang full impaksi. Pasien
telah minum antibiotic dan analgesic tapi tidak sembuh. Instrument yang dibutuhkan untuk
melakukan odontektomi pada ggi 45 adalah sbb:
a.
b.
c.
d.

Scalpel, mukoperiosteal elevator, elevator, tang ekstraksi


Scalpel, rasparatorium, steel bur, elevator, bone clamp, pinset chirrurgis
Scalpel, rasparatorium, steel bur, root elevator, arteri clamp, pinset chirurgis
Scalpel, mukoperiosteal elevator, tungsten carbide bur, elevator, needle holder,

pinset chirurgis
e. Scalpel, rasparatorium, tungsten carbide bur, root elevator, bone clamp, curet
ILMU KONSERVASI GIGI
Pasienperempuan usia 59 tahun datang keklinik gigi dengan keluhan sakit hebat pada gigi
depan atas yang berlubang. Sejak semalam tidak bisa tidur, walaupun sudah minum obat
pereda sakit. Satu bulan yang lalu juga pernah sakit tetapi setelah minum obat sakitnya
hilang. Kedatangannya keklinik gigi pagi ini untuk mengobati rasa sakit yang masih terus
mengganggunya.
Soal 1
Diagnosa gigi depan atas :
a.
b.
c.
d.

Pulpitis akut
Pulpitis kroniseksaserbasiakut
Periodontitis apikalisakut
Periodontitis apiikaliskronis

Soal 2
Setelah preparasi saluran akar, malamnya gigi pasien sakit hebat dan terus menerus. Kenapa
gigi tersebut diata ssakit hebat?
a. Kesalahandiagnosa
b. Flare up
c. Karenatumpatansementara
d. Absesapikalisakut
e. Pulpitis reversible
Soal 3
Bahan irigasi apa yang tepat pada kasus di atas?
a.
b.
c.
d.
e.

H2O2 3%
NaOCl 3%
NaOCl 5,25%
NaOCl 2,5%
Clorhexidin 0,2%

Soal 4
Seorang pasien perempuan berusia 26 tahun, datang kepoliklinik gigi dengan keluhan gigi
anterior atas berlubang tidak terasa sakit, pada pemeriksaan intraoral terlihat karies mencapai
dentin, kavitas dibagian palatal tidak melibatkan permukaan labial gigi. Pada pasien
dilakukan penumpatan dengan GIC tipe II yang dilapisi varnish. Tumpatan GIC tipe II dipilih
karena berikatan dengan jaringan gigi secara:
a.
b.
c.
d.
e.

Mekanis
Mikromekanis
Kimia
Fisiko-kimia
Fisika

Soal 5
Seorang perempuan 19 tahun datang keklinik RSGMP dengankeluhangigidepanatasterlihat
bayangan kehitaman. Selain itu pasien juga mengeluhkan giginya ada bercak putih. Pasien
terasa mulutnya kering.
Pemeriksaan resiko karies :Hidrasi saliva lebihdari 60 detik; pH saliva 5; Aktivitasplak: stain
biru; Kapasitas buffer: 5
Menurut saudara bercak putih yang ada pada gigi depan pasien di atas tersebuta dalah:
a. Diskolorasigigi
b. Dental Fluorosis
c. White spot
d. Hipoplasi Email
e. Warnatumpatantidakestetis

Soal 6
Penatalaksanaan yang harusdilakukanpadapasientersebut?
a. Perludilakukanpenumpatan labial veneering
b. Aplikasi CCP-ACFP
c. Dibuatkanmahkotaporselen
Soal 7
Seorang perempuan 45 tahun datang keklinik RSGMP dengankeluhangigibelakangkiribawah
berlubang sering terselip makanan. Gigi 36 terdapat karies dentin pada permukaan oklusal
dan proksimal mesial. Gigi terasa ngilu bila kemasukan makanan terutama yang manis.
Hidrasi 30-60 detik. Kapasitas buffer saliva 6-9. Menurut saudara restorasi yang tepat untuk
36 tersebut adalah
a. Restorasidirek Semen IonomerKaca
b. Inlay metal porselen
c. Restorasidirek Resin Komposit
d. Inlay all porselen
e. Onlay
Soal 8
Dalam upaya pengembalian kontak proksimal, matrix apa yang dipilih bila bahan
restorasinya menggunakan resin komposit:
a.
b.
c.
d.
e.

Ivory
Celluloid
Partial
Sectional
Tofflemier

Soal 9
Bagianmanadari matrix yang berfungsi untuk mengembalikan kontakproksimal pada restorasi
resin komposit site 2
a.
b.
c.
d.
e.

Matrix
Wedge
Matrix dan wedge
Matrix dan cincin
Wedge dan cincin

Soal 10
Pasien laki-laki usia 24 tahun datang keklinik gigi dengan keluhan +/- 3 minggu yang lalu
gigi bawah kanan terasa sakit sampai kepala, pasien minum obat ponstan dan sakitnya hilang.
Tapi 2 hari yang lalu, gigi tersebut bengkak. Pada pemeriksaan intraoral ditemukan bisul di

gusi di daerah gigi tersebut, serta goyang derajat dua, dan terlihat sisa tambalan resin
komposit. Diagnosa gigi bawah kanan?
a.
b.
c.
d.
e.

Pulpitis kroniseksaserbasiakut
Pulpitis akut
Periodontitis apikalisakut
Periodontitis apikaliskronis
Absesapikaliskronis

PERIODONSIA
SOAL 1
Ana berobat ke klinik gigi karena mengeluh gusi berdarah bila menggosok gigi. Dokter gigi
menemukan pada gigi 34 dan 33 adanya poket gingiva 4 mm, skor plak = 2, skor kalkulus =
1,2, skor perdarahan = 2. Ana mengalami:
a.
b.
c.
d.
e.

Gingivitis karena plak


Gingivitis bukan disebabkan plak
Periodontitis kronis
Periodontitis agresif
Acute Necrotizing Ulcerative Gingivitis

SOAL 2
Pasien mengalami rasa sakit di gusi. Dari pemeriksaan klinis ditemukan gingiva kemerahan,
lesi di margin gingiva dengan lapisan keputihan, poket 3-6 mm, skor plak = 2,2, skor
kalkulus = 2,6, skor perdarahan = 2,5. Dari rontgen foto ditemukan puncak alveolar 1-2,5 mm
di bawah CEJ. Pasien mengalami
a.
b.
c.
d.
e.

Gingivitis karena plak


Gingivitis bukan disebabkan plak
Acute Necrotizing Ulcerative Gingivitis
Acute Necrotizing Ulcerative Periodontitis
Periodontitis agresif

SOAL 3
Seorang perempuan usia 40 tahun datang berobat ke rumah sakit dirujuk oleh dokter spesialis
penyakit dalam karena dicurigai adanya infeksi dari gigi (nilai LED tinggi). Pasien mengeluh
gusi berdarah saat menyikat gigi. Pasien menjadi takut menyikat giginya sehingga perdarahan
gusi bertambah. Pada pemeriksaan fisik dasar, kesehatan umum baik. Pada pemeriksaan
ekstraoral tidak ada kelainan. Pada pemeriksaan intraoral, kebersihan mulut buruk (OHIS=4,5

dan PBI=3). Rata-rata poket sedalam 3 mm. Pada gigi 35 dan 36 terdapat poket sedalam 6
mm. Pada pemeriksaan radiologis ditemukan kehilangan perlekatan (resorpsi tulang alveolar)
mencapai 1/3 servikal pada semua gigi, kecuali gigi 36 kerusakan tulang alveolar > 1/3
servikal dan pada bagian mesial dari gigi 36 tampak tambalan amalgam mengemper. Pada
pasien tersebut dilakukan pendidikan kesehatan mulut (DHE) dan terapi awal, termasuk
perbaikan tambalan pada gigi 36, titik kontak antara gigi 35 dan 36 baik. Apakah tatalaksana
yang paling tepat untuk gigi 35 dan 36?
a.
b.
c.
d.
e.

Irigasi dan skeling supragingiva


Irigasi dan skeling subgingiva
Skeling subgingiva dan penghalusan akar
Penghalusan akar dan kuretase
Bedah flap periodontal

SOAL 4
Soal 5
Laki-laki 54 tahun datang ke klinik periodonsia FKG UI dengan keluhan pembesaran gusi di
gigi seri atas sejak 2 tahun yang lalu, tidak ada rasa nyeri tapi sekarang mulai mengganggu
ketika menggosok gigi dan tidak nyaman ketika menutup bibir. Hasil pemeriksaan IO : skor
PBI = 1,1, skor PlI = 1,2, skor CI = 1,6. Pembesaran gingiva regio anterior atas, tidak
bertangkai dan tidak mudah berdarah, resesi hampir di seluruh gingiva. OS memiliki riwayat
tekanan darah tinggi dan diabetes melitus ringan, pasien selalu minum obat hipertensi.
Kemungkinan perawatan kondisi di atas:
a.
b.
c.
d.
e.

Penghentian obat hipertensi


Excisi biopsi
Flap operasi
Gingivoplasty
Gingivectomy

Soal IKGA
1. Agus, usia 8 tahun diantar ibunya dating ke drg dengan keluhan gigi depan tidak rata
dan berwarna kuning kecoklatan. Berdasarkan pemeriksaan intra oral terlihat adanya
sejumlah pit berwarna kuning kecoklatan di insisal mahkota 11 12 dan sepertiga
insisal 31 41, serta di sepertiga tengahsampai oklusal mahkota 16,26, 36, 46.
Diagnosisnya seluruh gigi tersebut mengalami hipoplasia enamel. Kelainan yang

dialami agus ini diakibatkan oleh adanya gangguan tumbuh kembang gigi pada tahap
mana?
a. Tahap proliferasi
b. Tahap histodiferensiasi
c. Tahap morfodiferensiasi
d. Tahap aposisi
e. Tahap kalsifikasi
2. Ani, berusia 10 tahun dating diantar orangtuanya ke dokte gigi karena gigi depannya
berbentuk kerucut dan kecil, tidak sepeti adiknya, tina usia 8 tahun. Berdasarkan
pemeriksan klinis. Kedua gigi insisif lateral atas berbentuk konus. Kelainan bentuk
gigi yang dialami ani disebabkan adanya gangguan tumbuh kembang gigi pada tahap
mana?
a. proliferasi
b.histodiferensiasi
c. morfodiferensiasi
d. aposisi
e. kalsifikasi
3. Ibu dina pergi mengantarkan putrinya, Nina, usia 5 tahun ke dokter gigi karena tadi pagi
nina mengeluh gigi bawah kiri berlubang sakit berdenyut dan gusinya bengkak. Berdasarkan
pemeriksaan klinis, terdapat oedem dan hiperemi pada gusi rgio 75 dan karies mencapai
pulpa, perkusi (+) dan tekan (+), serta pemeriksaan radiografis menunjukkan membrane
periodontal di sekeliling gigi tersebut melebar. Apa kemungkinan diagnose dari keluhan nina
tsb?
a. gingivitis kronis region 75
b. 75 karies mencpai pulpa vital
c. 75 karies mencpai pulpa non vital
d. region 75 abses Dentoalveolar akut karena 75 karies mencapai pulpa non vital
e. region 75 abses Dentoalveolar kronis karena 75 karies mencapai pulpa non vital
4. Seorang ibu membawa putranya yang beuia 6 tahun ke dokter gigi karena gigi graham
kanan bawah berlubang besar dan sering bengkak. Berdasarkan pemeriksaan klinis, didapati
gigi 85 karies mencapai pulpa non vital, kegoyangan gigi 02, fistula di gingival region tsb.
Pemeriksaan radio menunjukan gigi 85 pulpa terbuka, gambaran radiolusen di periapikal,
resorpsi akar distal dan mesial gigi 85 kurang dari 1/3 apikal, pertumbuhan benih gigi tetap

45 kurng dari sepertiga servikal mahkota. Diagnosisnya adlaah region 85 DAAK karena 85
karies mencapai pulpa non vital. Apa rencana perawtan yang sesuai dengan diagnosis diatas?
a.
b.
c.
d.
e.

penambalan dengan GIC


Pulp capping + Penambalan GIC
Pulpotomi vital +MC
PSA + MC
PSA + GIC

5. Seorang anak perempuan usia 5 tahun dibawa ibunya ke drg karena giginya sering sakit.
Indah belum pernah berobt gigi sehingga merasa cemas ketika akan dimulai perawatan. Apa
metode pendekatan non-farmakoterapi yang dapat dilakukan?
a.
b.
c.
d.
e.

Tell Show Do
Desentisisasi
Modelling
Reinforcement
HOME

6. Seorang anak perempuan usia 5 tahun, suka makan manis dan malas menggosok gigi
sehingga gigi bawah belakang suka bengkak. dari hasil pemeriksan, gigi 85 tidk dapat
dipertahankan, sedangkan gigi 46 belum erupsi. Apa jenis space maintainer yang digunakan?
a.
b.
c.
d.
e.

SM lepasan dari akrilik


Crown loop
Band loop
distal Shoe extension
Jembatan

7. Seorang ibu membawa putranya usia 8 tahun ke drg karena putranya jatuh 2 jam lalu saat
berolahraga di lapangan dan giginya patah. Sejak pulang sekolah anak menangis. Pemeiksaan
klinis menunjukkan gigi 11 fraktur 1/3 servikal mahkota dan goyang 02, ada sedikit
perdarahan pulpa dan soket gigi. Tapi,tidak ada laserasi di mukosa labial region gigi
tsb.pemeriksaan radio, tidak ada garis fraktur pada akar gigi 11. Apa kemungkinan diagnosis
kasus diatas?
a.
b.
c.
d.
e.

Fraktur ellis klas I


Fraktur ellis klas II
Fraktur ellis klas III
Fraktur ellis klas IV
Fraktur ellis klas V

Seorang anak perempuan 7 tahun datang diantar ibunya untuk pemeriksaan rutin. Pada
kunjungan pertama dokter gigi melakukan pengisian rekam medic anak dan melakukan oral
profilaksis.
8. Berikut adalah indicator kebersihan mulut yang ada dalam rekam medic anak, kecuali
a.
b.
c.
d.
e.

indeks plak
indeks perdarahan gingival
ada tidaknya kalkulus
ada tidaknya gingivitis
mulai anak menyikat gigi

9. Syarat permukaan gigi yang diperiksa dalam menentukan indeks plak adalah
a.
b.
c.
d.
e.

tidak ada kalkulus


gingival sekitarnya tidak inflamasi
tidak ada karies
tidak ada crowding
tidak ada oral debri

10. Seorang anak laki-laki 5tahun datang diantar ibunya dengan keluhan ada pembengkakan
pada gusi sekitar gigi graham bawah kanan. Pemeriksaan EO: dalam batas normal.
Pemeriksaan IO: kbersihan mulut sedang. Gigi 85 karies mencapai pulpa dengan fistula di
gingival antara gigi 84 dan 85. Fistula di gingival menunjukkan:
a.
b.
c.
d.
e.

adanya kondisi kronis infeksi periapeks


adanya kondisi akut infeksi periapeks
adanya kondisi umur kronologis yang tidak sesuai dengan umur dentalis
adanya kegoyangan gigi
adanya kondisi gigi vital