Anda di halaman 1dari 44

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

SISTEM PERIODIK UNSUR

A.
B.
C.
D.
E.
F.
G.

Satuan pendidikan
: SMA Negeri 1 Cilacap
Mata Pelajaran
: Kimia
Kelas-Program / Semester: X-MIA / 1
Pokok Materi
: Sistem Periodik Unsur
Sub pokok materi
: Sifat Keperiodikan Unsur
Alokasi Waktu
: 2 Jam Pelajaran
Pertemuan ke:4

I. Kompetensi Inti

KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang


dianutnya
KI 2 : Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin,
tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran,
damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan
sikap sebagai bagian dari solusi atas permasalahan
dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan
sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai
cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
KI 3 : Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan
faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingin
tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni,
budaya, dan humaniora dengan wawasan
kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban
terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta
menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang
1

kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya


untuk memecahkan masalah
KI 4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan
ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang
dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu
menggunakan metoda sesuai kaidah keilmua
II.

Kompetensi dasar

3.1. Memahami dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual, prosedural dalam


ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan
kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait fenomena dan
kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang
spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
Indikator :
3.1.1 Siswa dapat memahami penggolongan unsur pada sistem periodik unsur
modern
3.1.2 Siswa dapat memahami sifat keperiodikan unsur dengan baik
4.1

Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan
mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.
Indikator :
4.1.2 Siswa dapat menyajikan hasil diskusi tentang sifat-sifat periodik unsur
dengan benar

III.

Materi Pembelajaran

Sifat-sifat periodik unsur adalah sifat-sifat yang ada hubunganya dengan letak unsur
pada sistem periodik. Sifat-sifat tersebut berubah dan berulang secara periodik sesuai
dengan perubahan nomor atom dan konfigurasi elektron.
1. Jari-jari atom
Jari-jari atom adalah jarak elektron di kulit terluar dari inti atom. Jari-jari atom
sulit untuk ditentukan apabila unsur berdiri sendiri tanpa bersenyawa dengan
unsur lain. Jari-jari atom secara lazim ditentukan dengan mengukur jarak dua inti
atom yang identik yang terikat secara kovalen. Pada penentuan jari-jari atom ini,
jari- jari kovalen adalah setengah jarak antara inti dua atom identik yang terikat
secara kovalen.
Dalam segolongan, jari-jari atom akan semakin besar dari atas ke bawah. Hal ini
terjadi karena dari atas ke bawah jumlah kulit bertambah sehingga jari-jari atom
juga bertambah.
Dalam seperiode, (dari kiri ke kanan) berjumlah kulit sama tetapi jumlah proton
bertambah sehingga jari-jari atom juga berubah. Karena jumlah proton bertambah
maka muatan inti juga bertambah yang mengakibatkan gaya tarik menarik antara
inti dengan elektron pada kulit terluar semakin kuat. Kekuatan gaya tarik yang
semakin meningkat menyebabkan jari-jari atom semakin kecil. Sehingga untuk
unsur dalam satu periode, jari-jari atom semakin kecil dari kiri ke kanan.
2. Energi ionisasi
Energi minimum yang dibutuhkan untuk melepas elektron atom netral dalam
wujud gas pada kulit terluar dan terikat paling lemah disebut energi ionisasi.
Nomor atom dan jari-jari atom mempengaruhi besarnya energi ionisasi. Semakin
besar jari-jari atom maka gaya tarik antara inti dengan elektron pada kulit terluar
semakin lemah. Hal ini berarti elektron pada kulit terluar semakin mudah lepas
dan energi yang dibutuhkan untuk melepaskan elektron tersebut semakin kecil.
Akibatnya, dalam satu golongan, energi ionisasi semakin kecil dari atas ke
bawah. Sedangkan dalam satu periode, energi ionisasi semakin besar dari kiri ke
kanan. Hal ini disebabkan dari kiri ke kanan muatan inti semakin besar yang
3

mengakibatkan gaya tarik antara inti dengan elektron terluar semakin besar
sehingga dibutuhkan energi yang besar pula untuk melepaskan elektron pada kulit
terluar.

3. Keelektronegatifan
Kelektronegatifan adalah kemampuan suatu atom untuk menarik elektron dari
atom lain. Faktor yang mempengaruhi keelektronegatifan adalah gaya tarik dari
inti terhadap elektron dan jari-jari atom.
Unsur-unsur yang segolongan : keelektronegatifan makin ke bawah makin kecil,
karena gaya taik-menarik inti makin lemah. Unsur-unsur bagian bawah dalam
sistem periodik cenderung melepaskan elektron.
Unsur-unsur yang seperiode : keelektronegatifan makin kekanan makin
besar.keelektronegatifan terbesar pada setiap periode dimiliki oleh golongan VII
A (unsur-unsur halogen). Harga kelektronegatifan terbesar terdapat pada flour (F)
yakni 4,0, dan harga terkecil terdapat pada fransium (Fr) yakni 0,7.
Harga keelektronegatifan penting untuk menentukan bilangan oksidasi ( biloks )
unsur dalam sutu senyawa. Jika harga kelektronegatifan besar, berati unsur yang
bersangkutan cenderung menerim elektron dan membentuk bilangan oksidasi
negatif. Jika harga keelektronegatifan kecil, unsur cenderung melepaskan elektron
dan membentuk bilangan oksidasi positif. Jumlah atom yang diikat bergantung
pada elektron valensinya.
4. Sifat Logam
Sifat-sifat unsur logam yang spesifik, antara lain : mengkilap, menghantarkan
panas dan listrik, dapat ditempa menjadi lempengan tipis, serta dapat
ditentangkan menjadi kawat / kabel panjang. Sifat-sifat logam tersebut diatas
yang membedakan dengan unsur-unsur bukan logam. Sifat-sifat logam, dalam

sistem periodik makin kebawah makin bertambah, dan makin ke kanan makin
berkurang.
Batas unsur-unsur logam yang terletak di sebelah kiri dengan batas unsur-unsur
bukan logam di sebelah kanan pada system periodic sering digambarkan dengan
tangga diagonal bergaris tebal.
Unsur-unsur yang berada pada batas antara logam dengan bukan logam
menunjukkan sifat ganda.
5. Kereaktifan
Reaktif artinya mudah bereaksi. Unsur-unsur logam pada system periodik, makin
ke bawah makin reaktif, karena makin mudah melepaskan elektron. Unsur-unsur
bukan logam pada sistem periodik, makin ke bawah makin kurang reakatif,
karena makin sukar menangkap electron.
Kereaktifan suatu unsur bergantung pada kecenderungannya melepas atau
menarik elektron. Jadi, unsur logam yang paling reatif adalah golongan VIIA
(halogen). Dari kiri ke kanan dalam satu periode, mula-mula kereaktifan menurun
kemudian bertambah hingga golongan VIIA. Golongan VIIA tidak rekatif.
Kecenderungan berbagai sifat periodik unsur-unsur periode ketiga diberikan pada
gambar di bawah ini
6. Afinitas Elektron
Afinitas elektron ialah energi yang dibebaskan atau yang diserap apabila suatu
atom menerima elektron.
Jika ion negatif yeng terbentuk bersifat stabil, maka proses penyerapan elektron
itu disertai pelepasan energi dan afinitas elektronnya dinyatakan dengan tanda
negative. Akan tetapi jika ion negative yang terbentuk tidak stabil, maka proses
penyerapan elektron akan membutuhkan energi dan afinitas elektronnya
dinyatakan dengan tanda positif. Jadi, unsur yang mempunyai afinitas elektron
bertanda negatif mempunyai kecenderungan lebih besar menyerap elektron
5

daripada unsur yang afinitas elektronnya bertanda positif. Makin negative nilai
afinitas elektron berarti makin besar kecenderungan menyerap elktron.
Dalam satu periode dari kiri ke kanan, jari-jari semkain kecil dan gaya tarik inti
terhadap elektron semakin besar, maka atom semakin mudah menarik elektron
dari luar sehingga afinitas elektron semakin besar.
Pada satu golongan dari atas ke bawah, jari-jari atom makin besar, sehingga gaya
tarik inti terhadap elektron makin kecil, maka atom semakin sulit menarik
elektron dari luar, sehingga afinitas elektron semakin kecil.

IV.

V.

Metode Pembelajaran
A. Pendekatan Pembelajaran
: Pendekatan Scientific
B. Model Pembelajaran
: Kooperatif
C. Metode Pembelajaran
: TAI (Team Assisted Individualization)
Media, Alat, dan Sumber Pembelajaran
A. Media : Diskusi
B. Alat : LKS, Laptop dan Proyektor
C. Sumber Pembelajaran
: Purba, Michael.
(2007). Kimia Jilid I untuk SMA kelas X.
Jakarta : Erlangga
Ayuningtyas,
Rahma.
Pembelajaran

Sistem

(2015).

Modul

Periodik

Unsur.

Surakarta : Sofwan.
VI.

Langkah langkah pembelajaran


No

Kegiatan

Alokasi

Kriteria

Waktu
5

1
Kegiatan Awal
a.Apersepsi
Guru menyampaikan apersepsi:

Responsif, Santun,
Tanggung jawab

pernahkah kalian melihat buku di


perpustakaan? Penyusunan buku
tersebut berdasarkan apa? Adakah

Santun, Kerja sama

kesamaan dari buku-buku dalam satu


katagori buku?
6

Lalu bagaimana dengan susunan


unsur dalam SPU? apakah ada
kesamaan pada setiap golongan dan

Peduli, Santun,

periode? Bagaimanakah sifatnya

Kerja sama

dalam satu golongan gan satu


periode?
b. Orientasi
Guru menyampaikan tujuan yaitu :
1) Peserta didik dapat menjelaskan
sifat-sifat yang dimiliki suatu
unsur
2) Peserta didik dapat memahami
hubungan sifat-sifat unsur
dengan letaknya dalam sistem
keperiodikan unsur.
b.

Motivasi
Guru menyampaikan manfaat dari
pembelajaran yaitu agar siswa dapat
mengetahui sifat keperiodikan unsur
dan dapat menjelaskan secara benar

2
Kegiatan Inti

55
(5)

TAI (Team Assisted


Individualization)
[Penyajian Materi]

Kerjasama
Tanggung jawab

(5)

Peduli, Responsif

Mengamati (Observing)

1. Membuat kelompok heterogen


2. Memberikan bahan ajar berupa
modul
Guru membagi kelompok secara

(35)
Tanggung jawab,
Santun, Kerja
7

sama, Peduli
heterogen terdiri dari 5-6 orang.
Siswa mengkaji materi dari berbagai
sumber dan memberikan modul
(10)
Responsif, Keja

Menanya (questioning)

sama, Peduli

Siswa menanyakan prosedur diskusi


dan penjelasan dari guru yang belum
jelas.

Mengumpulkan Informasi
2. Memberikan bahan ajar berupa
modul

(10)
Tanggung Jawab,
Kerja sama, Peduli,
Responsif

3. Siswa belajar kelompok dengan


dibantu dengan siswa pandai
anggota kelompok, saling bertukar
jawaban, saling berbagi sehingga
terjadi diskusi.
Siswa mendiskusikan bahan diskusi
berupa modul dan soal diskusi : sifatsifat keperiodikan unsur (jari jari
atom, jari jari ion,Afinitas elektron,
Keelektronegatifan, Energi
ionisasi,sifat logam dan nonlogam,
kereaktifan)
Siswa mendiskusikan bahan Sifat
keperiodikan unsur antar golongan
periode dalam kelompoknya
Siswa mendiskusikan hubungan letak
unsur dalam SPU dengan sifat
keperiodikan.

Mengasosiasi(Associating)
8

3. Siswa belajar kelompok dengan


dibantu dengan siswa pandai
anggota kelompok, saling bertukar
jawaban, saling berbagi sehingga
terjadi diskusi.

Siswa berlatih meletakan unsur pada


tabel periodik.
Siswa berlatih menentukan sifat
kepriodikan unsur dalam satu
golongan
Siswa berlatih menentukan sifat
kepriodikan unsur dalam satu periode
Siswa berlatih menentukan sifat
kepriodikan unsur berbeda golongan
dan periode

Mengkomunikasikan
(Communicating)
4. Penghargaan kelompok, refleksi
serta tes formatif
Setiap ketua kelompok melaporkan
keberhasilan dengan
mempresentasikan hasil diskusinya.
Kelompok lain memberi tanggapan
kepada kelompok yang presentasi.
Guru memberikan penghargaan
kelompok terbaik
3
Penutup
a. Postest

30
(25)

Responsif

(5)

Santun

Guru memberikan soal postest yang


dikerjakan secara individual.

Responsif

b. Menetapkan Kelompok Terbaik


Guru menetapkan kelompok terbaik
sampai yang kurang berhasil (jika
ada) berdasarkan hasil koreksi.
c. Guru memberikan evaluasi terhadap
pembelajaran.

VIII. Penilaian

No.
1.

Aspek

Bentuk

Instrumen

Keterangan

Kognitif

penilaian
Tugas Diskusi

1. Modul

Modul
(Lampiran 5)

2. Soal diskusi

Terlampir

3. Rubrik

(Lampiran 1)

4.Lembar
Penilaian
Tes Individu

1. Soal Post-tes

Terlampir

2. Rubrik

(Lampiran 2)

3.Lembar
2.

Afektif

Penilaian

Penilaian
1.Lembar

Terlampir
10

3.

Psikomotorik

dengan Angket

Penilaian

(Lampiran 3)

Diskusi

2.Rubrik
1.Lembar

Terlampir

kelompok

Penilaian

(Lampiran 4)

2. Rubrik

Lampiran 1

1.

Kisi-kisi soal Diskusi


11

No
1

Indikator

Materi Ajar

Ranah

Butir Soal

Siswa dapat memahami

Jari-jari atom

C2

Essai 1

Energi ionisasi

C4

Essai 2

penggolongan

unsur

pada sistem periodik


unsur modern

Menganalisis
grafik
energi ionisasi beberapa
unsur serta menuliskan
konfigurasi
electron
unsur

12

Soal Diskusi

13

Jawablah soal di bawah dengan baik dan benar!


Kerjakan secara berdiskusi

1. Urutkan atom-atom berikut ini berdasarkan penurunan jari-jari atomnya


a.

Ca, Mg, dan Sr

b. K, Ga, dan Ca

2. Perhatikan grafik energi ionisasi dibawah ini !

14

Unsur-unsur golongan manakah dalam sistem periodik terdapat pada titik-titik puncak ketiga
grafik? Serta tuliskanlah lambang dan konfigurasi electron unsur tersebut.

2.

Rubrik Soal Diskusi


No

Indikator

Ranah

Butir Soal

Jawaban

Skor

15

Mengurutkan
beberapa
unsur
berdasarkan
penurunan
jari-jari atom

C2

Urutkan
atom-atom Urutan
atom-atom a. 2,5
berikut ini berdasarkan berdasarkan penurunan jaripenurunan
jari-jari jari atomya:
b. 2,5
atomnya
a. Sr>Ca>Mg
Ca, Mg, dan Sr
b. K>Ca>Ga
b. K, Ga, dan Ca

Siswa

C4

Perhatikan

dapat

menyajikan

grafik

energi

Ionisasi berikut

Unsur golongan 8A yaitu 2,5


unsur argon (Ar)

hasil diskusi
tentang sifat-

Konfigurasi
eleKtron:1S22S2 2P6 3S23P6

sifat periodik
unsur dengan
benar

Unsur-unsur golongan
manakah dalam sistem
periodik terdapat pada titiktitik puncak ketiga grafik?
Serta tuliskanlah lambang
dan konfigurasi electron
unsur tersebut.

16

2,5

Lampiran 2

1. Kisi-kisi Soal Post Test


No

Indikator

Materi Ajar

Ranah

Butir Soal

17

1
dan
3

Siswa
memahami
keperiodikan
dengan baik

dapat
sifat
unsur

Jari-jari atom

1. C2

Essai

3. C3

Menganalisis
grafik
energi ionisasi beberapa
unsur serta menuliskan
konfigurasi
electron
unsur

Energi ionisasi

C4

Essai

18

SOAL POST TEST


Jawablah soal berikut dengan baik dan benar!

Soal Post-test
19

1.

Apa yang dimaksud dengan afinitas elektron ? bagaimanakah kecenderungannya dalam

tabel periodik ?
2.

Bagaimanakah kecenderungan energi ionisasi atom dalam sistem periodik unsur ?

3.

Urutkan atom-atom berikut ini berdasarkan penurunan jari-jari atomnya!

a.

Ca, Mg, dan Sr

b.

K, Ga, dan Ca

20

Kunci Jawaban
1.

Afinitas elektron adalah energi yang menyertai proses penambahan 1 elektron pada satu

atom netral dalam wujud gas, sehingga terbentuk ion bermuatan 1. Afinitas elektron juga
dinyatakan dalam kJ mol1. Unsur yang memiliki afinitas electron bertanda negatif, berarti
mempunyai kecenderungan lebih besar dalam menyerap elektron daripada unsur yang
afinitas elektronnya bertanda positif. Makin negatif nilai afinitas elektron, maka makin besar
kecenderungan unsur tersebut dalam menyerap elektron (kecenderungan membentuk ion
negatif). Dari sifat ini dapat disimpulkan bahwa: Dalam satu golongan, afinitas elektron

21

cenderung berkurang dari atas ke bawah. Dalam satu periode, afinitas elektron cenderung
bertambah dari kiri ke kanan.
2. Kecenderungan energi ionisasi dalam system periodic unsur adalah
Semakin besar jari-jari atom maka gaya tarik antara inti dengan elektron pada kulit
terluar semakin lemah. Hal ini berarti elektron pada kulit terluar semakin mudah lepas dan
energi yang dibutuhkan untuk melepaskan elektron tersebut semakin kecil. Akibatnya, dalam
satu golongan, energi ionisasi semakin kecil dari atas ke bawah. Sedagkan dalam satu
periode, energi ionisasi semakin besar dari kiri ke kanan. Hal ini disebabkan dari kiri ke
kanan muatan inti semakin besar yang mengakibatkan gaya tarik antara inti dengan elektron
terluar semakin besar sehingga dibutuhkan energi yang besar pula untuk melepaskan
elektron pada kulit terluar.
3.

Urutan atom-atom berdasarkan penurunan jari-jari atomya:

a.Sr>Ca>Mg
b. K>Ca>Ga

Rubrik Soal Post-test


N

Deskriptor

o
1

Siswa mampu menjelaskan pengertian afinitas electron

Skor
25

secara benar dan mampu menjelaskan kecenderungan


dalam table periodic unsur dengan tepat.
Siswa mampu menjelaskan pengertian afinitas electron

20

secara benar dan mampu menjelaskan kecenderungan


dalam table periodic unsur tetapi kuran begitu tepat.
22

Siswa tidak mampu menjelaskan pengertian afinitas

electron secara dan tidak mampu menjelaskan


kecenderungan dalam table periodic unsur, tetapi
masih mau mengerjakan dengan serius.

Siswa mampu menjelaskan kecenderungan jari-jari

25

atom dalam table periodic unsur dengan tepat.

Siswa mampu menjelaskan kecenderungan jari-jari

20

atom dalam table periodic unsur tetapi kurang tepat.

Siswa tidak mampu menjelaskan kecenderungan jari-

jari atom dalam table periodic unsur tetapi masih


semangat dalam mengerjakan.

3a

Siswa mampu mengurutkan atom-atom berdasarkan

3a 25

3b

penurunan jari-jari atomnya dengan tepat.

3b 25

Siswa mampu mengurutkan atom-atom berdasarkan

3a 20

penurunan jari-jari atomnya dengan tepat, tetapi masih

3b 20

kurang tepat.

Siswa tidak mampu mengurutkan atom-atom

3a 5

berdasarkan penurunan jari-jari atomnya dengan tepat,

3b 5

tetapi masih semangat dalam mengerjakan

23

24

Penilaian Post-test
N
o

Nama Siswa

Nomor Soal
1

Skor
Total
3a

Nilai

3b

1
2
3
25

4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31

Perhitungan Penilaian Kognitif (Post-test)


Nilai : Skor yang diperoleh siswa x 4
Skor total

26

Lampiran 3 Lembar Pengamatan Afektif

LEMBAR PENGAMATAN SIKAP


Waktu Pengamatan : Selama pelajaran berlangsung

Rubrik Penilaian Sikap


Indikator perkembangan sikap tanggung jawab, peduli, responsif, dan santun, kerjasama
1= BT (belum tampak) jika sama sekali tidak menunjukkan usaha sungguh-sungguh dalam
menyelesaikan tugas
2=MT (mulai tampak) jika menunjukkan sudah ada usaha sungguh-sungguh dalam
menyelesaikan tugas tetapi masih sedikit dan belum ajeg/konsisten
3=MB (mulai berkembang) jika menunjukkan ada usaha sungguh-sungguh dalam
menyelesaikan tugas yang cukup sering dan mulai ajeg/konsisten
4=MK (membudaya) jika menunjukkan adanya usaha sungguh-sungguh dalam
menyelesaikan tugas secara terus-menerus dan ajeg/konsisten
27

Mengisikan 1,2,3,4 pada kolom penilaian


N

Nama

Siswa

Aspek Penilaian
Tanggung Responsi Kerjasam
Jawab

Nilai
Santu

Pedul

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31

28

29

Perhitungan Penilaian Afektif


Nilai : Skor yang diperoleh siswa x 4
Skor total

30

Lampiran 4 : Penilaian Keterampilan Diskusi

Lembar Pengamatan Guru


No.

Nama Siswa

Aspek yang dinilai

Skor

Nilai

Jumlah
1

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
31

18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31

Aspek yang Dinilai


1 = Kemampuan menyampaikan Pendapat
2= Kemampuan memberikan Kritik
3 = Kemampuan mengajukan pertanyaan
4 = Kemampuan menggunakan bahasa yang baik
5 = Kemampuan berbicara

32

33

Rubrik Penilaian Keterampilan Diskusi


Aspek 1
1= Tidak pernah menyampaikan pendapat saat diskusi
2= Menyampaikan pendapat tidak di depan forum diskusi
3= Menyampaikan pendapat pada forum tetapi kurang jelas dan kurang sesuain konteks
bahasan
4 = Menyampaikan pendapat pada forum diskusi dengan jelas dan sopan

Aspek 2
1= Tidak pernah menyampaikan kritik saat diskusi
2= Menyampaikan kritik tidak di depan forum diskusi
3= Menyampaikan kritik pada forum tetapi kurang jelas dan kurang sesuai konteks bahasan
4 = Menyampaikan kritik pada forum diskusi dengan jelas dan sopan

Aspek 3

1= Tidak pernah menngajukan pertanyaan saat diskusi


2= Mengajukan pertanyaan tidak di depan forum diskusi
3= Mengajukan pertanyaan pada forum tetapi kurang jelas dan kurang sesuai konteks
bahasan

34

4 = Mengajukan pertanyaan pada forum diskusi dengan jelas dan sopan

Aspek 4
1= Tidak pernah berbicara saat diskusi
2= Berbicara tidak menggunakan bahasa baku
3= Berbicara menggunakan bahasa baku tetapi kurang efektif
4= Berbicara menggunakan bahasa baku dan efektif

Aspek 5
1= Tidak pernah berbicara saat diskusi
2= Berbicara hanya ketika ditanya
3= Aktif berbicara
4= Aktif dan terampil berbicara di depan umum

35

Perhitungan Penilaian Keterampilan Diskusi


Nilai : Skor yang diperoleh siswa x 4
Skor total

36

Lampiran 5

MODUL
SIFAT FISIK, SIFAT KIMIA DAN SIFAT KEPERIODIKAN UNSUR

Kompetensi dasar
3.1. Memahami dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual, prosedural dalam
ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan
kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait fenomena dan

37

kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang


spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
Indikator :
3.1.1 Siswa dapat memahami penggolongan unsur pada sistem periodik unsur
modern
3.1.2 Siswa dapat memahami sifat keperiodikan unsur dengan baik
4.1

Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan
mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.
Indikator :
4.1.2 Siswa dapat menyajikan hasil diskusi tentang sifat-sifat periodik unsur
dengan benar

Anda akan melakukan kegiatan-kegiatan berikut.

Mengamati beberapa unsur untuk membedakan sifat logam, non logam


dan metaloid.

Mengkaji keteraturan jari-jari atom, energi ionisasi, afinitas elektron dan


keelektronegatifan unsur-unsur seperiode dan segolongan berdasarkan data atau grafik dan
nnomor atom melalui diskusi kelompok.

Menghubungkan keteraturan sifat jari-jari atom, energi ionisasi, afinitas


elektron, dan keelektronegatifan.

38

Akhirnya Anda akan mampu :


Mengklasifikasikan unsur ke dalam logam, non logam dan metaloid.
Menganalisis tabel, grafik untuk menentukan keteraturan jari-jari atom, energi ionisasi,
affinitas elektron dan keelektronegatifan

Ringkasan Materi
Sifat Fisis dan Sifat Kimia Unsur
Sistem periodik mengandung banyak informasi tentang sifat-sifat unsur. Selain nomor atom
dan nomor massa, banyak tabel periodik yang mencantumkan data titik cair dan titik didih,
wujud pada suhu kamar, serta sifat logam dan non logam. Kita akan membahas beberapa sifat
tersebut.
1.Logam dan Nonlogam
Unsur dapat digolongkan ke dalam logam dan nonlogam. Perbandingan sifat antara logam
dan
nonlogam secara ringkas diberikan pada tabel dibawah ini. Besi, aluminium, emas, dan
raksa
tergolong logam. Sedangkan hydrogen, oksigen, dan belerang tergolong nonlogam.
Tergolong apakah
tembaga, perak, silikon, dan karbon?.

Logam
1. Kecuali raksa, berwujud padat pada suhu

Nonlogam
1. Ada berwujud padat, cair atau gas.
39

kamar
2. Dapat ditempa dan dapat diregang

2. Bersifat rapuh, tidak dapat ditempa

3. Mengkilap jika digosok

3. Kecuali intan (karbon), tidak mengkilap jika


digosok

4. Konduktor listrik dan panas

4. Nonkonduktor, kecuali grafit (karbon)

Dalam tabel periodik, logam terdapat pada bagian kiri bawah, sedangkan nonlogam pada
bagian kanan atas. Artinya sifat logam dalam sistem periodik, makin ke bawah makin besar
dan makin ke kanan makin berkurang.Logam dan nonlogam dibatasi oleh suatu garis tangga
di bagian tengah sistem periodik.
Unsur-unsur disekitar garis batas tersebut mempunyai dua sifat baik sifat logam maupun sifat
nonlogam. Unsur-unsur itu digolongkan sebagai Metaloid.

2. Titik Leleh dan Titik didih


Bagi unsur logam segolongan, titik leleh dan titik didih makin ke bawah makin rendah.
Sedangkan unsur nonlogam segolongan titik leleh dan titik didih makin ke bawah makin
tinggi.

40

3. Wujud
Wujud zat bergantung pada titik leleh dan titik didihnya. Pada suhu kamar hanya dua unsur
yang berwujud cair, 11 unsur berwujud gas dan sisanya berwujud padat.

4. Kereaktifan
Reaktif artinya mudah bereaksi. Unsur logam pada sistem periodik makin ke bawah
makin reaktif, karena makin mudah melepaskan elektron. Sedangkan unsur nonlogam
pada sistem periodik makin ke bawah makin kurang reaktif, karena makin sukar
menangkap elektron.

Unsur segolongan bukannya mempunyai sifat yang identik, melainkan hanya mirip.
Unsur-unsur tersebut mungkin mempunyai sifat yang sama, tetapi kadarnya berbeda.
Salah satu sifat unsur logam alkali (golongan IA), yaitu bereaksi dengan air. Akan tetapi,
kecepatan reaksinya berbeda, dari atas ke bawah makin dasyat. Satu hal yang harus
disadari bahwa setiap unsur mempunyai sifat khas yang membedakannya dari unsur
lainnya.

Sifat-Sifat Periodik Unsur


Sifat periodik adalah sifat yang berubah secara beraturan sesuai dengan kenaikan nomor
atom, yaitu dari kiri ke kanan dalam satu periode, atau dari atas ke bawah dalam satu
golongan. Sifat-sifat periodik yang akan dibahas meliputi jari-jari atom, energi ionisasi,
afinitas elektron dan kelektronegatifan.
1. Jari-Jari Atom

41

Jarak antara inti atom dengan elektron terluar disebut jari-jari atom. Penentuan jari-jari
atom, yaitu dengan mengukur jarak antara inti-inti dalam senyawa kovalen menggunakan
difraksi sinar-X.
2. Energi Ionisasi
Energi ionisasi adalah energi yang diperlukan untuk melepaskan elektron terluar dari
suatu atom. Apabila suatu atom mempunyai energi ionisasi kecil maka atom tersebut
akan mudah melepaskan elektron. Demikian juga sebaliknya, semakin besar energi
ionisasi suatu atom akan menyebabkan atom tersebut semakin sukar melepaskan
elektron.
3. Afinitas Elektron
Afinitas elektron adalah besarnya energi yang dilepaskan jika suatu atom menangkap
elektron. Afinitas elektron merupakan ukuran mengenai mudah atau tidaknya suatu atom
menjadi ion negatif. Apabila atom menangkap elektron, atom bermuatan negatif.
Semakin besar energi yang dilepaskan suatu atom, semakin mudah atom-atom tersaebut
menangkap elektron.
4. Keelektronegatifan
Keelektronegatifan adalah kecendrungan suatu atom untuk bermuatan negatif atau
kemampuan suatu atom untuk menangkap/menarik elektron dari atom lain. Harga
keelektronegatifan ini bersifat relatif antara atom yang satu dengan atom lain.

TIPS
Sifat periodik unsur-unsur bisa diringkas seperti yang ada dibawah ini.

Jari-jari atom makin kecil

42

Energi ionisasi makin besar

Afinitas elektron makin besar

Keelektronegatifan makin besar

Sifat logam makin kecil

Rangkuman
Sifat fisis dan sifat kimia unsur antara lain adalah sifat logam dan nonlogam, titik leleh
dan titik didih, wujud dan kerekatifan.
Jarak antara inti atom dengan elektron terluar disebut jari-jari atom.
Energi ionisasi adalah energi yang diperlukan untuk melepaskan elektron terluar dari
suatu atom.
Afinitas elektron adalah besarnya energi yang dilepaskan jika suatu atom menangkap
elektron.
Keelektronegatifan adalah kecendrungan suatu atom untuk bermuatan negatif atau
kemampuan suatu atom untuk menangkap/menarik elektron dari atom lain.

43

44