Anda di halaman 1dari 12

KATEGORI KAPAL CEPAT LISTRIK DENGAN KENDALI JAUH

(ELECTRIC REMOTE CONTROL/ERC)


USULAN KONTES KAPAL CEPAT TAK BERAWAK

NAMA KAPAL
????????????
Diusulkan Oleh :
Angga Pratama

(Ketua Tim)

Ibnu Qoyyim

(Anggota 1)

Mardiyansyah

(Anggota 2)

Harianti Rivai, ST.,MT.,P.hD

(Dosen Pembimbing)

UNIVERSITAS HASANUDDIN
MAKASSAR, 2016

HALAMAN PENGESAHAN

USULAN KONTES KAPAL CEPAT TAK BERAWAK 2016


1. Nama Tim
:??????
2. Ketua Tim
a. Nama Lengkap/NIM
: /D331 12
b. Fakultas/Jurusan/Departemen : Teknik/Perkapalan/Sistem Perkapalan
c. Alamat
:
d. Telp./ No HP
:
e. E-mail
:
3. Anggota Tim I
a. Nama Lengkap/NIM
: /D331 13
b. Fakultas/Jurusan/Departemen : Teknik/Perkapalan/Sistem Perkapalan
c. Alamat
:
d. Telp./ No HP
:
e. E-mail
:
4. Anggota Tim II
a. Nama Lengkap/NIM
: /D331
b. Fakultas/Jurusan/Departemen : Teknik/Perkapalan/Sistem Perkapalan
c. Alamat
:
d. Telp./ No HP
:
e. E-mail
:
5. Dosen Pembimbing
a. Nama
:
b. NIP
:
c. Golongan/Jabatan
:
d. Fakultas/Jurusan
: Teknik/Perkapalan/Sistem Perkapalan
e. Alamat/No.Telp./Fax
: Perumahan Bosowa Indah M/16,
Makassar/ (0411) 864486
f. Alamat Email/No. HP
:
Makassar, 1 Oktober 2016
Mengetahui,
Pembantu Dekan III Fakultas Teknik

Daeng Paroka, ST.MT.Ph.D


NIP. 19720118 199802 1 001

Ketua Tim

Angga Pratama
NIM.D331 12

Menyetujui,
Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan

Dr.Ir.Abd. Rasyid Jalil. , M.Si


NIP.19650303 199103 1 004

Dosen Pembimbing

Harianti Rivai, ST.MT.Ph.D


NIP. 19720118 199802 1 001

DATA DIRI PESERTA


Nama Tim
Nama Kapal
Perguruang Tinggi

:
:
: Universitas Hasanuddin

Alamat Perguruang Tinggi


Telepon
Faksmile
E-mail
Dosen Pembimbing
Nama Lengkap
NIP
Alamat Kantor

: Jalan Perintis Kemerdekaan KM. 09 Makassar


:
:
:

Alamat rumah
Telepon/Faksmile/HP
E-mail

: Hariyanti Rivai, ST. MT. Ph.D


:
: Jalan Poros Malino KM.06 Kampus Teknik
Kab. Gowa
:
:
:

Mahasiswa I
Nama Lengkap
NIM
Jurusan/Program Studi/Semester
Alamat rumah
Telepon/Faksmile/HP

:
: D331 12
: Teknik Perkapalan/Sistem Perkapalan/IX
:
:

Mahasiswa II
Nama Lengkap
NIM
Jurusan/Program Studi/Semester
Alamat rumah
Telepon/Faksmile/HP

:
: D331 13
: Teknik Perkapalan/Sistem Perkapalan/VII
:
:

Mahasiswa III
Nama Lengkap
NIM
Jurusan/Program Studi/Semester
Alamat rumah
Telepon/Faksmile/HP

: Mardiyansyah
: D331 14 007
: Teknik Perkapalan/Sistem Perkapalan/V
: Jalan Poros Malino
: 082 344 881 989

KATA PENGANTAR
Segala puji kehadirat Allah SWT dan Tuhan Yang Maha Esa karena hanya atas rahmat
dan hidayah-Nya lah kami selaku penulis dapat menyelesaikan desain kapal serta Proposal ini
dengan baik. Shalawat serta salam selalu tercurahkan kepada junjungan Nabi Muhammad
SAW sebagai suri tauladan umat dan rahmat bagi seluruh umatnya.
Proposal ini menampilkan bentuk desain kapal cepat tipe multi hull atau trimaran hull
yang akan diusulkan dalam Kontes Kapal Cepat Tak Berawak Nasional 2016 (KKCTBN
2016) atau ROBOBOAT 2016 pada kategori II Kapal Cepat Listrik dengan Kendali Jauh
(Electric Remote Control/ERC).
Akhir kata semoga proposal ini dapat lolos dalam tahap seleksi dan desain kami dapat
diikutkan dalam Kontes Kapal Cepat Tak Berawak 2016 (KKCTBN 2016) atatu
ROBOBOAT 2016. Semoga Allah SWT dan Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan
Rahmat-Nya dan membimbing kita semua di dalam menimba ilmu agar berguna bagi bangsa.

Makassar,1 Oktober 2016

Tim Penyusun

DAFTAR ISI

COVER ...............................................................................................
LEMBAR PENGESAHAN ................................................................
DATA DIRI PESERTA .....................................................................
KATA PENGANTAR ........................................................................
DAFTAR ISI .....................................................................................
ABSTRAK .........................................................................................
I.
II.
III.

IV.

PENDAHULUAN
I.1 Latar Belakang Desain ...................................................
I.2 Latar Belakang Pemilihan Kategori ...............................
METODE PEMBUATAN/DESAIN/KONSEP DASAR
II.1Metode Pembuatan Desain dan Konsep Dasar ..............
II.2Kerangka Berfikir ..........................................................
MATERI INTI
III.1 Spesifikasi Teknis Kapal ..............................................
III.2 Spesifikasi Motor Penggerak ........................................
III.3 Spesifikasi Remote Kontrol ..........................................
PEMBIAYAAN .................................................................

DAFTAR PUSTAKA ......................................................................


LAMPIRAN ....................................................................................

ABSTRAK
Dewasa ini perkembangan teknologi kemaritiman kian bertambah maju, sehingga Indonesia
dengan 75% wilayah lautnya berusaha meningkatkan teknologi kelautan yaitu dengan
langkah menyelenggarakan KKCTBN 2016 (Kontes Kapal Cepat Tak Berawak Nasional)
untuk memberikan kesempatan pada mahasiswa untuk turut berpartisipasi dalam

pembangunan bidang kelautan. Untuk itu Tim Roboboat .............. dari Universitas
Hasanuddin telah membuat sebuah prototipe kapal cepat listrik dengan kendali jauh
(Electrical Remote Control / ERC). Kapal ini dibuat bertujuan sebagai ajang pelatihan
kreatifitas dalam merancang bangunan kapal yang mencakup desain kapal, sistem penggerak
serta sistem control. Dengan mengusung tema Robot Kapal untuk Rescue (Mitigasi Bencana
Nasional),desain di buat berjenis multihull sehingga kapal memiliki tiga lambung yang
didesain sendiri. kedua lambung yang memiliki ukuran yang sama berada disamping kanan
dan kiri lambung utama yang akan menambah stabilitas kapal. Pada sistem penggeraknya
menggunakan

mesin

penggerak

..................

sedangkan

pada

sistem

otomatisnya

menggunakan remote control dengan frekuensi ......, remote control ini memiliki jangkauan
yang cukup signifikan sehingga memudahkan dalam sistem navigasi. Dari berbagai rincian
diatas maka dapat diambil kesimpulan bahwa kapal dapat melaju dengan kecepatan tinggi
serta dapat bermanuver dengan baik, Tidak hanya itu, Prospek kapal cepat tanpa awak ini
sangat menjanjikan. Tak hanya ditujukan untuk mengikuti kontes, kapal ini juga dapat
dikembangkan untuk membantu kepentingan SAR.

Kata kunci : Rescue, multi hull, roboboat, kapal, control.

I.

PENDAHULUAN
I.1 Latar Belakang Desain
Dewasa ini perkembangan teknologi kemaritiman kian bertambah maju, sehingga
Indonesia dengan 75% wilayah lautnya berusaha meningkatkan teknologi kelautan
yaitu dengan langkah menyelenggarakan KKCTBN 2016 (Kontes Kapal Cepat Tak
Berawak Nasional) untuk memberikan kesempatan pada mahasiswa untuk turut

berpartisipasi dalam pembangunan bidang kelautan. Sebagai negara kepulauan


terbesar di dunia, Indonesia memiliki potensi besar menjadi poros maritim dunia.
Penyelenggaraan KKCTBN 2016 merupakan salah satu upaya peningkatan kualitas
SDM yang mumpuni di Bidang rancang bangun kapal melalui jalur akademis.
Sehingga sangat diperlukan SDM yang kompeten dalam bidang ilmu dan teknologi
yang diharapkan dapat mengikuti trend teknologi.
Melalui Proposal ini kami selaku mahasiswa teknik Sistem Perkapalan yang
berjumlah

orang

akan

membuat

prototipe

kapal

cepat remote

control

manual, dengan Jenis Kapal multi hull atau trimaran hull merupakan kapal yang
diminati dan multi fungsi karena memiliki kecepatan yang tinggi dan stabilitas serta
manuver yang baik. Sehingga jenis kapal ini sangat cocok untuk melaksanakan tugas
sebagai penolongan pertama.
Beranjak dari kelebihan yang dimiliki Kapal ............ dan Lomba. Tim memutuskan
memilih desain kapal............ untuk mengikuti kontes Kapal Cepat Tak Berawak
Nasional dan sesuai dengan tema Robot Kapal untuk Rescue (Mitigasi Bencana
Nasional), dan menyesuaikan tema yang diberikan, dengan pengalaman yang tim
dapatkan selama kuliah di Teknik Sistem Perkapalan, Kami memiliki ide untuk
mengubah fungsi kapal dari Kapal Konvensional (Mengangkut Kendaraan dan
Penumpang) Menjadi Kapal Rescue dengan ........
1.2 Latar Belakang Pemilihan Kategori
Pada Konstes kapal cepat kali ini, Tim memilih Kategori II yaitu Kapal Cepat Listrik
dengan Sistem Kendali Jauh (Electric Remote Control / ERC) Berdasarkan
pertimbangan-pertimbangan :

II.

METODE PEMBUATAN/DESAIN/KONSEP DASAR


2.1.
Metode Pembuatan Desain dan Konsep Dasar
Desain Kapal cepat diawali dengan penentuan ukuran utama kapal (Main Dimention)
yang disesuaikan dengan ketentuan ukuran untuk mengikuti Lomba KKCTBN 2016
pada kategori II yakni Ukuran prototipe kapal harus sesuai dengan panjang
keseluruhan (Lenght Over All / LOA) = 90 5 cm, (Ukuran utama kapal dapat dilihat
di materi Inti). Pemodelan desain kapal cepat dikerjakan pada program Maxsurf
untuk membuat bentuk Lines Plan (Rencana Garis). Serta bentuk Lambung kapal

harus mampu untuk bermanuver dan memiliki stabilitas yang bagus dan ditambah
dengan performa kecepatan yang tinggi.
2.2.
Kerangka Berfikir
Berikut adalah kerangka berpikir yang digunakan penulis dalap pelaksanaan
pembuatan prototype kapal cepat ini.

III.

MATERI INTI
3.1.

Spesifikasi Teknis Kapal


a) Lambung Tipe Multi Hull
Konsep dari desain kapal yang diajukan oleh tim kami adalah multi hull
atau trimaran hull, dimana kelebihan dari multi hull adalah stabilitas kapal
terjaga dengan baik, dalam kecepan tinggi kapal yang menggunakan multi
hull lebih baik dari pada monohull. Namun gelombang yang ditimbulkan
lebih kecil sehingga merupakan kapal yang sesuai untuk dioperasikan di
sungai, tetapi diperairan yang bergelombang dampaknya terhadap
goyangan di kapal tinggi. Selain itu Kapal ini memliki dua lambung kecil
sehingga menambah nilai stabilitas dan mengurangi frekuensi rolling
motions.
b) Sistem Penggerak Tipe Submerged Propeller
Penggunaan propulsor tipe submerged propeller cocock untuk digunakan
pada kapal kapal cepat. Menurut blount and bartee (1997), propulsor tipe

submerged propeller lebih banyak digunakan para desainer untuk aplikasi


kapal dengan kecepatan 25 knot (13 m/s) kebawah. Jadi, tipe submerged
propeller akan kami gunakan dalam desain kapal cepat ini.
c) Ukuran Utama Kapal
Mengacu pada aturan KKCTBN 2016 pada kategori II yakni Ukuran
prototipe kapal harus sesuai dengan panjang keseluruhan (Lenght Over All
/ LOA) = 90 5 cm, adapun ukuran prototype adalah sebagai berikut :

Dimensi

Kapal

Model

Panjang keseluruhan (Loa)

22,00 m

55 cm

Displasmen ()

55,16 ton

1,3 kg

Lebar (B)

5,3 m

13,3 cm

Tinggi (H)

2,9 m

7,3 cm

Sarat (T)

1,243 m

31 cm

Koefisien block (CB)

0,435

0,435

Kecepatan (V)

15 Knot

3,75 knot

Kecepatan (Vs)

7,71 m/s

1,92 m/s

3.2.

Spesifikasi Motor Penggerak


Berikut penjelasan mengenai motor penggerak yang akan digunakan
pada kapal prototype yang kami desain. Dimana kami menggunakan motor
DC yang memiliki arus searah sebagai penggerak utama.

Gambar 3.1 konstruksi motor DC (arus searah)


Keterangan gambar diatas :
1. Badan mesin (body) berfungsi untuk melindungi bagian yang bergerak dan
untuk meletakkan bantalan.
2. Inti kutub magnet dan belitan penguat magnet inti jangkar berfungsi untuk
melakukan fluksi medan. Belitan jangkar berfungsi untuk membangkitkan
fluksi jangkar yang bersama sama dengan fluksi utama akan menimbulkan
kopel.
3. Sikat arang berfungsi untuk menghubungkan belitan medan dan belitan
jangkar.
4. Komutator berfungsi untuk mengubah polaritas arus belitan jangkar.
5. Jangkar berfungsi agar kumparan jangkar terletak dalam daerah yang
induksi magnetiknya besar, agar GGL induksi yang dihasilkan dapat
bertambah besar.
6. Belitan jangkar merupakan bagian yang

terpenting pada mesin arus

searah. Pada generator arus searah belitan jangkar merupakan tempat


terjadinya GGL, sedangkan pada motor arus searah berfungsi untuk tempat
timbulnya torque.
3.2.1 Bagian stator
Pada motor DC, kumparan medan yang berbentuk kutub sepatu
merupakan stator (bagian yang tidak berputar), dan kumparan jangkar
merupakan rotor (bagian yang berputar). Stator merupakan bagian yang
tinggal tetap (tidak bergerak) yang terdiri dari rumah dengan kutub magnet.
3.2.2. Bagian Rotor
Rotor adalah bagian penggerak yang terdiri dari silinder dibuat dari
plat-plat yang dipejalkan yang diberi saluran sebagai tempat kumparan yang
biasa disebut angker/jangkat. Pada angker terpasang kolektro/komutator yang
terdiri dari sigmen-sigmen yang berhubungan dengan gulungan angker.
3.2.3. Cara Kerja Motor DC (Arus Searah)
Pada motor DC, kumparan medan yang dialiri arus listrik akan
menghasilkan medan magnet yang melingkupi kumparan jangkar dengan arah
tertentu. Konvertor energi baik energi listrik menjadi energi mekanik (motor)
maupun Sebaliknya dari energi mekanik menjadi energi listrik (generator)
berlangsung melalui medium medan magnet. Energi yang akan diubah dari
suatu sistem ke sistem yang lain, sementara akan tersimpan pada medium

medan magnet untuk kemudian dilepaskan menjadi energi lain. Dengan


demikian, medan magnet disini selain berfungsi sebagai tempat penyimpanan
energi juga sekaligus proses perubahan energi,dimana proses perubahan energi
pada motor arus searah. Motor DC mempunyai rotor (bagian yang bergerak)
magnet permanen dan stator (bagian mantap) yang berupa koil atau gulungan
kawat tembaga, dimana setiap ujungnya tersambung dengan komutator.
Komutator ini dihubungkan dengan kutub positif (+) dan kutub negatif (-) dari
satu daya melalui sikatsikat. Apabila komutator ini dihubungkan dengan
suatu sumber tegangan contohnya baterai maka arus listrik dari kutub positif
akan masuk melalui komutator, kemudian berjalan mengikuti gulungan kawat
sbelumnya, akhirnya masuk ke kutub negatif dari baterai. Mengalirnya arus
pada kumparan menyebabkan terbangkitnya medan elektromagnetik pada
kumparan sehingga terjadi gaya tolak menolak antara magnet permanen pada
motor dengan magnet pada kumparan motor sehingga motor berputar. Karena
putaran motor, arus listrik didalam kawat akan berjalan bolakbalik, karena
jalannya sesuai dengan medan magnet, maka rotor akan selalu berputar terus
menerus selama arus listrik tetap mengalir di dalam kawat.
3.3. Spesifikasi Remote Control
Untuk menggerakkan kapal prototype yang kami desain, kami akan
menggunakan remote control pada gelombang RF. Dimana cara kerja
gelombang RF membawa sinyal-sinyal berupa pulsa yang sinyalnya akan
dipisahkan kembali oleh rangkaian penerima agar dapat digunakan untuk
menggerakkan motor.
3.3.1. Pemancar
Pemancar adalah sebuah alat yang dapat memancarkan sinyal atau
gelombang elektromagnetik dengan frekuensi tertentu. Dalam suatu pemancar
terdapat dua buah sinyal gelombang yang berbeda. Gelombang pertama adalah
gelombang pembawa, yang kedua adalah gelombang pemodulasi yang
mempunyai frekuensi lebih rendah dari pada gelombang pembawa. Sinyal
pemodulasi pada alat pengendali kapal prototype dari jarak jauh dalam tugas
akhir ini berupa pulsa yang dibangkitkan oleh rangkaian pembangkit pulsa.
3.3.2. Penerima

Receiver atau penerima adalah sebuah rangkaian yang dapat menerima


gelombang yang mempunyai frekuensi yang sama dengan frekuensi yang
dimilikinya. Penerima ini digunakan untuk menerima gelombang yang
dipancarkan oleh transmiler atau pemancar. Di dalam gelombang RF yang
diterima oleh penerima terdapat sinyal asli / sinyal pemodulasi dari pembawa
termodulasi dan nantinya akan digunakan untuk mengendalikan motor.

IV.

PEMBIAYAAN
Rincian Pembiayaan untuk pembuatan kaplal Autonomus Maritim adalah Sebagaia
berikut :

DAFTAR PUSTAKA

LAMPIRAN
KAPAL SUPLAY LOGISTIK SETELAH BENCANA
PEMULIHAN PASCA BENCANA
KAPAL MULTI FUNGSI UNTUK PASCA BENCANA
KAPAL YANG BISA DIGUNAKAN DISUNGAI