Anda di halaman 1dari 4

KUESIONER IMPLEMENTASI SSOP

1. Keamanan Air Proses Produksi


Pernyataan
Sumber air yang digunakan untuk produksi pangan adalah air PAM
Sumber air yang digunakan untuk produksi pangan adalah air sumur tanah
Sumber air yang digunakan untuk produksi pangan adalah air sumur bor
Perusahaan memiliki Bukti pembayaran pemakaian air PAM bulanan
lengkap
Perusahaan memiliki Salinan (fotokopi) bukti hasil analisis air dari PAM
Perusahaan memiliki bukti hasil pengujian kualitas air sumur dari
Laboratorium pengujian yang belum terakreditasi
Perusahaan memiliki bukti hasil pengujian kualitas air sumur dari
Laboratorium pengujian yang terakreditasi
Instalasi pipa air untuk produksi pangan memakai bahan yang tak mudah
korosi
Perusahaan menggunakan air untuk apa saja : membuat kue, roti, cokelat
2. Kondisi Kebersihan Permukaan yang Kontak dengan Bahan Pangan
Pernyataan
Kondisi permukaan yang kontak dengan makanan selalu diinspeksi sehingga
terjaga kebersihannya
Kondisi permukaan yang kontak dengan makanan:
a.

halus,

b. tidak berlubang/ada celah,


c. tidak mengelupas
d. tidak berkarat/korosi
Permukaan yang kontak dengan makanan dibersihkan menggunakan bahan
sanitiser
Tersedia prosedur penggunaan bahan sanitiser dilengkapi aturan dosis
pemakaian
Pekerja yang menangani pengolahan makanan selalu mengenakan sarung
tangan
Pekerja yang menangani pengolahan makanan selalu mengenakan pakaian
kerja khusus
Operator yang bertugas menyiapkan larutan sanitiser telah terlatih
3. Pencegahan Kontaminasi Silang

Ya

Ya

Tidak

Tida
k

a.
b.
c.
d.
e.

Pernyataan
Ya
Kondisi area dan peralatan penanganan dan pengolahan pangan selalu bersih
Ruangan penanganan bahan baku dan ruangan penanganan dan pengolahan
produk jadi terpisah dengan jelas
Produk olahan disimpan secara terpisah sesuai kelompok/jenis produk.
Arus pergerakan pekerja dalam ruangan proses produksi berjalan lancar.
Pekerja yang menangani dan mengolah makanan :
dalam keadaan sehat, bebas luka dan penyakit kulit,
mengenakan pakaian kerja yang bersih, termasuk sarung tangan,
mencuci tangan sebelum dan sesudah melakukan pekerjaan dan dari toilet,
tidak makan, minum, merokok, meludah atau tidakan lain yang tak higienis
tidak memakai asesoris perhiasan dan kosmetik
Penanganan bahan baku dilakukan oleh pekerja yang berbeda dengan
pekerja yang menangani dan mengolah makanan/produk jadi
Peralatan untuk penanganan bahan baku berbeda dengan peralatan untuk
penanganan dan pengolahan produk jadi
4. Menjaga Fasilitas Pencuci Tangan, Sanitasi dan Toilet
Pernyataan

a.
b.
c.
a.
b.
c.
d.
e.
f.

Tidak

Ya

Tida
k

Ya

Tida
k

Fasilitas cuci tangan tersedia di ruang pengolahan.


Kondisi fasilitas cuci tangan :
jumlahnya cukup (minimal 1 buah untuk 10 karyawan)
dilengkapi dengan air mengalir,
dilengkapi sabun, handuk atau tissue, desinfektan dan tempat sampah bertutup
Kondisi fasilitas toilet :
jumlahnya cukup (minimal 1 buah untuk 24 karyawan)
letaknya tidak langsung berhadapan ke ruang proses pengolahan
ventilasi, dan penerangan cukup,
dilengkapi fasilitas cuci tangan,
dilengkapi sabun, handuk atau tissue, desinfektan dan tempat sampah bertutup
waktu pembersihan terjadwal dengan frekuensi cukup (ada log book)
5. Perlindungan dari Bahan Bahan Kontaminasi
Pernyataan

Ruangan produksi mudah dibersihkan dan didesinfeksi serta bebas dari debu/
tanah
Kondisi lantai ruangan pengolahan:
a. kedap air dan kuat (tahan air, garam, basa, asam dan bahan kimia lainnya),
b. permukaannya rata, tidak licin dan mudah dibersihkan,

c. cukup kering dan kelandaiannya cukup ke arah saluran pembuangan air


(drainase)
d. pertemuan antara lantai dan dinding melengkung dan kedap air
Pintu masuk ruang produksi dilengkapi dengan air pencuci kaki dan roda
pengangkut
Ventilasi dan pengatur suhu ruang produksi mampu menjamin sirkulasi udara
dengan baik dan dapat menghilangkan uap, gas, debu, asap dan panas
Semua bahan kimia berbahaya dan pestisida/insektisida diberi label dengan
jelas
Bahan kimia berbahaya dan pestisida/insektisida ditempatkan terpisah dengan
jelas
Operator yang menangani bahan kimia berbahaya dan pestisida telah terlatih
Bahan pengemas dan pembungkus ditempatkan terpisah dengan bahan lain
Semua peralatan yang kontak langsung dengan bahan pangan dibersihkan dan
didesinfeksi sebelum dan sesudah digunakan.
6. Pelabelan, Penyimpanan, Penggunaan Bahan Toksin Secara Benar
Pernyataan

Ya

Tida
k

Ya

Tida
k

Jenis bahan kimia yang digunakan dalam proses pengolahan pangan meliputi:
.....................................,...........................................,..............................................
.....,
.....................................................,..........................................................................
.....
Semua bahan kimia berbahaya/beracun dikemas, diberi label /identitas dengan
baik
Semua bahan kimia berbahaya/beracun disimpan terpisah dengan bahan dan
alat lain
Ada petunjuk penggunaan (bentuk SOP/ instruksi tertulis) untuk setiap bahan
kimia berbahaya (beracun)
Waktu pemantauan kondisi bahan kimia berbahaya terjadwal (ada log book)
Ada petunjuk teknis (SOP) pemusnahan bahan kimia berbahaya dan wadah
yang rusak
Identitas pemasok, distributor dan/atau produsen didokumentasikan secara baik
7. Pengawasan Kesehatan Karyawan
Pernyataan
Kondisi karyawan yang berhubungan dengan produksi makanan :
a. sehat, bebas luka, penyakit kulit, dan hal lain yang dapat mencemari produk,
b. secara berkala dilakukan pemeriksaan kesehatannya,
Perusahaan memiliki persyaratan khusus kesehatan saat rekrutmen karyawan

baru
Perusahaan memiliki unit perawatan/pertolongan pertama pada kecelakaan
kerja
Perusahaan memiliki program asuransi (jaminan) kesehatan karyawan
Dokumen rekam medik karyawan yang menangani produksi makanan terrekam
baik
8. Pengendalian Hama dari Unit Pengolahan
Pernyataan
Bangunan dan bagian-bagiannya bersih, kuat, terpelihara,dan berfungsi baik
Ada usaha pencegahan masuknya serangga dan binatang penggangu (hama).
Pengendalian serangga dan hama dilakukan dengan menggunakan:
a. Bahan kimia beracun (insektisida/pestisida)
b. Peralatan mekanis (perangkap, screen, lampu, dsb).
c. Organisme predator
Prosedur dan dosis penggunaan bahan kimia beracun berdasarkan peraturan
Bahan berbahaya ( insektisida, rodentisida, desinfektan dan lain-lain)
disimpan dalam ruangan tersendiri dan diawasi secara ketat.
Penanganan limbah hasil pengolahan pangan dilakukan dengan baik.
Alat/perlengkapan pengendalian serangga dan hama tersedia dan berfungsi
baik

Ya

Tidak