Anda di halaman 1dari 5

ANTILIPEMIKA

Adalah obat yang dapat menurunkan kadar lipid plasma.


Hiperlipidemia:
Kondisi dimana terjadinya peningkatan dari satu atau lebih dari kadar kolesterol, fosfolipid atau
trigliserida dalam plasma darah.
Kolesterol:
Merupakan zat esensial bagi tubuh yang diperlukan untuk sintesa zat-zat penting seperti :
membran sel, pembentukan hormon kelamin dan anak ginjal, vit D dan sel saraf.
Setiap hari, tubuh ( terutama hati ) membentuk 700 1000 mg kolesterol untuk memenuhi
kebutuhannya, yang merupakan kolesterol endogen ( 2/3 bgn ). Sedangkan yang 1/3 bgn
didapat dari makanan.
Jika kadar kolesterol melebihi kebutuhan, maka kolesterol akan tersimpan di darah dan
menyebabkan tingginya kadar kolesterol darah.
Lipoprotein
Lipid darah terutama terdiri dari kolesterol, trigliserid, asam lemak bebas dan fosfolipid yang tidak
dapat larut dalam darah. Oleh karena itu, lipid diangkut sebagai senyawa kompleks dengan
protein transport yang disebut LIPOPROTEIN. Kompleks ini dapat bercampur baik dengan
darah.
JENIS LIPOPROTEIN DAN FUNGSINYA:
1. Kilomikron dan VLDL ( Very Low Density Lipoprotein )
Kilomikron dibentuk di dinding usus dan VLDL di hati.
Fungsi : mengangkut trigliserida ( TG ) dan asam lemak bebas ke jaringan otot dan jaringan
lemak.

2. LDL ( Low Density Lipoprotein )


mengangkut sebagian besar ( 70 % ) kolesterol darah dari hati ke jaringan. Dalam hal tertentu,
oksi LDL yang merupakan kolesterol yang telah dioksidasi oleh radikal bebas dapat mengendap
pada dinding pembuluh darah dan mengakibatkan atherosclerosis.
3. HDL ( High Density Lipoprotein )
melarutkan kolesterol dan asam lemak yang tidak digunakan oleh jaringan perifer kembali ke hati
dan diubah menjadi asam empedu.
NILAI KOLESTEROL DAN TRIGLISERIDA NORMAL
Kadar Plasma Ideal ( mg % ) Normal
( mg % )
1. Kolesterol total

2. Trigliserida
(puasa)
3. LDL kolesterol
4. HDL kolesterol
5. Kolesterol total : HDL
< 200 < 195 < 200 < 90 < 130 > 45
< 4,5 200 225
195 250
200 240
90 180
130 -160
35 60

Nilai Normal
1. Nilai normal kolesterol berbeda-beda secara geografis.
Ex : Asia Afrika = 150 mg %
Eropa dan Amerika = 200 mg %
2. Pada saat bayi dilahirkan kadar kolesterol rata-ratanya 80 100 mg %.
Penggolongan Hiperlipidemia
I. Dahulu hanya digolongkan pada lipoprotein yang terdapat dalam sampel serum
Tipe Lipoprotein yang kadarnya meningkat
I Kilomikron
IIA LDL
IIB LDL + VLDL
III Remnants (sisa proses hasil hidrolisa TG)
IV VLDL
V VLDL + Kilomikron
II. Berdasarkan Patogenesis
1. Hiperlipidemia Keturunan
Bersifat turunan akibat kelainan genetis yang mempengaruhi metabolisme lipid.
Ex : kurangnya reseptor LDL, sehingga LDL tidak diserap oleh sel.
2. Hiperlipidemia akibat pola makan
Makanan terlalu banyak mengandung lemak jenuh dan kurang sayur-sayuran.
3. Hiperlipidemia sekunder
a. akibat penyakit, ex : DM, hipotirosis, insufisiensi ginjal kronis dan obesitas.
b.akibat pengobatan dengan diuretika, beta bloker dan hormon.
Gejala Hiperlipidemia
Gejala yang ditunjukkan tidak begitu nyata, biasanya hanya berupa xanthomata, yaitu lapisan
kuning pada kulit, kelopak mata dan siku.

Hiperkolesterolemia, hipertrigliseridemia,
Stress

Atheroslerosis

Resiko PJP

Angina Pektoris dan Infark Miokard


TREATMENT
The Goal of Treatment :
Menurunkan kadar LDL dan kolesterol total untuk mencegah timbulnya atherosclerosis baru.
PHARMACOLOGIC THERAPY
1. Pengikat Asam Empedu
Menurunkan LDL dan kolesterol total berdasarkan pengikatan asam empedu dalam usus halus
menjadi kompleks yang dikeluarkan melalui BAB. Biasanya digunakan untuk HLD
( Hiperlipidemia Tipe II A ).
ex :
a. Kolestiramin ( Questran )
Pada kasus diare digunakan untuk mengikat garam empedu yang terlalu banyak terdapat
dalam usus besar.
Pada kasus hepatitis dengan gatal-gatal hebat akibat terhambatnya eksresi asam empedu oleh
hati.
b. Kolestipol dengan rasa yang lebih enak.
Side Effect : konstipasi, gangguan absorpsi vit ADEK, nausea dan efek flatulen.
2. Derivat Nikotinat ( untuk tipe II, III, IV dan V )
Menurunkan kadar VLDL dan LDL serta menaikkan HDL.
Ex : Niasin ( asam nikotinat ) dan Acipimox
Side Effect : Flushing, nyeri kepala, iritasi kulit dan penglihatan agak berkurang.
3. HMG CoA Reductase Inhibitors
Menghambat enzim HMG CoA reduktase yang berperan mengubah HMG CoA (hidroksi metil
glutaril - CoA) menjadi as. Mevalonat, yang pada akhirnya dapat membentuk kolesterol
Ex: Simvastatin, lovastatin, fluvastatin, provastatin ,atorvastatin (Lipitor )
ES: rambut rontok (simvas)
*Rosuvastatin (Crestor )
4. Golongan Fibrat
Menurunkan kadar VLDL & TG berdasarkan aktivitas lipoproteinlipase, shg metabolisme & TG

ekskresi TG & KOL dipercepat.


Ex: - Klofibrat ( untuk tipe III)
- Benzafibrat
- Gemfibrozil
5. Neomycin
Antibiotik dengan MK mengikat asam empedu
ES: nausea, diare, malabsorpsi
6. Dextrotirosin (hormon)
Meningkatkan katabolisme kolesterol
7. Bawang putih dan fish oil ( omega 3, EPA dan DHA )