Anda di halaman 1dari 3

Biji Kelapa Sawit

A. Ciri Fisik Biji Kelapa Sawit


Kelapa sawit dura memiliki cangkang yang tebal sekitar 3-5 mm. Ukuran daging buahnya
tipis dan tingkat rendemen minyaknya antara 15-17 persen dengan ukuran bobot 13
gr/biji.
Kelapa sawit tenera mempunyai cangkang yang berukuran agak tipis berkisar 2-3 mm.
Daging buah tenera cukup tebal dan tingkat rendemen minyaknya sekitar 21-23 persen
dengan ukuran bobot 4 gr/biji.
Kelapa sawit pisifera bercangkang sangat tipis serta daging buahnya tebal. Biji sawit ini
cukup kecil dan tingkat rendemen minyaknya terbilang tinggi antara 23-35 persen dengan
ukuran bobot 2 gr/biji.
B. Peran Biji Kelapa Sawit
Jika di Negara-negara maju, CPO (crude palm oil) diolah menjadi biodiesel, maka
di berbagai daerah di Indonesia, biji sawit dijadikan sebagai bahan bakar secara langsung
untuk memasak. Biji kelapa sawit dapat menggantikan peran minyak tanah, kayu bakar
maupun gas sebagai bahan bakar untuk keperluan memasak. Biji kelapa sawit dapat
dibakar secara langsung, tanpa harus mengolahnya terlebih dahulu menjadi biodiesel.
Biji kelapa sawit cukup dikeringkan sedikit agar lebih mudah menyala, tetapi
jangan terlalu kering agar tidak cepat habis. Penggunaan biji sawit sebagai bahan bakar
memasak harus memakai peralatan tungku atau anglo. Tempat memasak ini terbuat dari
tanah liat dan jika dipanaskan, akan memantulkan panas kembali. Mekanisme ini dapat
menghasilkan panas yang optimal dan menghemat pemakaian bahan bakar.
C. Keuntungan Biji Kelapa Sawit

Dapat dibakar secara langsung tanpa harus mengolahnya menjadi biodiesel, biji
sawit menghasilkan warna api yang biru, panas dan tidak berasap seperti kayu bakar,
namun tidak sepanas api briket batu bara, yang dapat memperpendek umur teknis alat
alat memasak. Kualitas apinya mendekati api yang dihasilkan oleh gas. Oleh karena itu,
biji sawit sangat layak menjadi bahan bakar pengganti minyak tanah dan gas. Dampak
polusi dari proses pembakaran biji kelapa sawit relative kecil. Dampaknya terhadap
lingkungan dan kesehatan jauh lebih aman ketimbang kayu bakar, harga relative murah,
keuntungan yang didapat jauh lebih besar dan dapat dibiarkan selama 2 bulan.
D. Minyak Yang Terdapat dalam Biji Sawit
Telah dilakukan analisa kadar kandungan minyak pada sampel cangkang, inti
sawit dan bungkil inti sawit dengan menggunakan metode ekstraksi sokletasi dengan
pelarut n-heksana selama 6 jam. Hasil analisa yang diperoleh dari kadar minyak pada
cangkang dengan nilai rata rata adalah 22,3828 %. Kadar minyak pada inti sawit adalah
49,2782%. Kadar minyak pada bungkil inti sawit adalah 7,4701%.
E. Peran Biji Sawit dalam Industri
a. Palm kernel oil diekstrak menggunakan teknik ekstraksi Soxhlet dari biji kernel sawit
dengan n-heksan (titik didih 40-60)
b. Cangkang kelapa sawit dari biji sawit memiliki kandungan > 80% bahan kering. Oleh
karena itu kerang umumnya dianggap sebagai bahan bakar yang baik untuk boiler karena
menghasilkan jumlah abu yang rendah dan K rendah dan konten Cl akan menyebabkan
kurang aglomerasi abu.
F. Tren Pemanfaatan Biji Sawit
Dengan Salman Zafar | 22 Agustus 2015 - 01:50
Cangkang kelapa sawit memiliki kandungan > 80% bahan kering. Oleh karena itu
kerang umumnya dianggap sebagai bahan bakar yang baik untuk boiler karena
menghasilkan jumlah abu yang rendah dan K rendah dan konten Cl akan menyebabkan
kurang aglomerasi abu. Untuk proyek-proyek energi terbarukan, untuk mengurangi

ketergantungan pada bahan bakar fosil. Misalnya, banyak pengembang di Indonesia telah
menyatakan minat dalam membangun inti sawit pembangkit listrik shell bara.
G. Fakta Penting tentang Palm Kernel
Ditampilkan Di 18 Juni 2015 | Di Palm Kernel By Blessing Okpala
palm kernel oil diekstrak menggunakan teknik ekstraksi Soxhlet dari biji kernel sawit
dengan n-heksan (titik didih 40-60)
palm kernel oil adalah sumber asam laurat, asam oleat dan asam miristat.
palm kernel oil mengandung sekitar 80% lemak jenuh, minyak inti sawit merupakan
sumber tinggi asam laurat. Meskipun tidak mengandung asam lemak trans atau
kolesterol, namun telah terbukti meningkatkan kadar kolesterol darah.