Anda di halaman 1dari 3

PT MULIA SUMBER SEJAHTERA

Saudara adalah auditor senior pada Kantor Akuntan Publik (KAP) Irma, Yeni dan Partners (KAP IYP) yang saat ini
sedang bertugas untuk mengaudit PT. Mulia Sumber Sejahtera di Kalimantan. Berbagai persyaratan administrasi
untuk program audit telah Saudara persiapkan. PT. Mulia Sumber Sejahtera merupakan sebuah perusahaan yang
bergerak dalam bidang pertambangan berlian dan telah beroperasi selama 10 tahun. Saudara menemukan beberapa
hal menyangkut Laporan Keuangan internal perusahaan. Laporan Keuangan internal yang diberikan kepada
Saudara adalah sebagai berikut:
PT. MULIA SUMBER SEJAHTERA
NERACA
TAHUN 2013
AKTIVA

PASIVA

Aset Lancar

Utang Lancar
Kas

Rp.

157.920.000,-

Utang Usaha

Bank

64.691.200.000,-

Utang Karyawan

Piutang Usaha

86.912.960.000,-

Utang Lain-Lain

Piutang Lain-Lain

7.360.000.000,-

Persediaan Lahan

45.374.000.000,-

Biaya Dibayar Dimuka


Jumlah Aset Lancar

Rp.

1.657.800.000,1.490.460.000,-

Pendapatan Diterima Dimuka


Jumlah Utang Lancar

100.959.540.000,-

15.200.000.000,Rp.

119.307.800.000,-

Rp.

60.000.000.000,-

3.500.000.000,Rp.

207.996.080.000,Utang Jangka Panjang

Aset Tetap

Utang Bank
Tanah

11.356.000.000,-

Utang Komisaris

6.000.000.000,-

Bangunan

Rp.

24.000.000.000,-

Utang Jangka Panjang Lainnya

6.642.900.000,-

Kendaraan

13.500.000.000,-

Peralatan Tambang

16.500.000.000,-

Jumlah Aset Tetap

Rp.

Jumlah Utang Jangka Panjang

Rp.

72.642.900.000,-

Rp.

20.000.000.000,-

65.356.000.000,Ekuitas

Akumulasi Penyusutan
Bangunan

Setoran Modal
Rp.

4.800.000.000,-

Kendaraan

Laba Ditahan

10.125.000.000,-

Peralatan Tambang

Laba Tahun Berjalan

9.900.000.000,- Jumlah Ekuitas

Jumlah Penyusutan

Rp.

24.825.000.000,-

TOTAL AKTIVA

Rp.

248.527.080.000,-

TOTAL PASIVA

PT. MULIA SUMBER SEJAHTERA


LAPORAN LABA RUGI
YANG BERAKHIR PADA 31 DESEMBER 2013

Pendapatan Usaha
Harga Pokok Pendapatan

Rp.

240.960.000.000,192.768.000.000,-

Laba Kotor

Rp.

48.192.000.000,-

Biaya Administrasi dan Umum


Biaya Gaji Karyawan

Rp.

8.651.200.000,-

Biaya Listrik Kantor

24.692.267.600,-

756.501.400,-

11.884.112.400,Rp.

28.288.190.000,-

Rp.

248.527.080.000,-

Biaya Telepon Kantor

536.865.800,-

Biaya Transportasi Karyawan

875.600.000,-

Biaya ATK Kantor


Biaya Penyusutan Peralatan
Tambang

475.200.000,7.875.000.000,-

Biaya Pegawai Kontrak

3.134.870.000,-

Biaya Pajak
Biaya Kantor Lainnya

6.520.690.400,286.800.000,-

Jumlah Biaya Administrasi dan Umum

Rp.

29.112.727.600,-

Pendapatan dan Biaya Lain-Lain


Pendapatan Lain-Lain

Rp.

6.335.660.000,-

Biaya Lain-Lain
Jumlah Pendapatan dan Biaya Lain-Lain
Laba Sebelum Biaya Bunga Bank
Biaya Bunga Bank
LABA BERSIH

5.130.820.000,Rp.
Rp.

1.204.840.000,20.284.112.400,-

Rp.

8.400.000.000,-

Rp.

11.884.112.400,-

Kasus 1.
Dari Pemeriksaan Laporan Keuangan PT. Mulia Sumber Sejahtera Tahun 2013, Saudara menemukan bukti sebagai
berikut:
1.

Dalam pemeriksaan fisik kas ditemukan bahwa perusahaan belum mencatat biaya telepon bulan Desember
sebesar Rp. 25.380.000,-

2.

Perusahaan belum mencatat penerimaan piutang melalui transfer bank untuk pembayaran piutang sebesar Rp.
5.300.000.000,-

3.

Penyesuaian untuk biaya dibayar dimuka untuk pembayaran biaya pajak sebesar Rp. 1.484.000.000,-

4.

Penyesuaian untuk kekurangan pencatatan biaya penyusutan peralatan tambang sebesar Rp. 850.000.000,-

5.

Penyesuaian untuk pendapatan diterima dimuka yang telah jatuh tempo dan diakui sebagai pendapatan sebesar
Rp. 5.400.000.000,-

6.

Penyesuaian untuk biaya pegawai kontrak yang telah jatuh tempo dan belum dibayar oleh perusahaan sebesar Rp.
912.000.000,-

Kasus 2.
Selain kasus sebelumnya, PT. Mulia Sumber Sejahtera mempunyai 2 unit yang saling transfer barang atau jasa dari satu
pusat laba ke pusat laba yang lain dan memiliki jumlah transaksi yang signifikan. Kedua unit tersebut adalah Unit
Bongkahan dan Unit Perhiasan. Adapun informasi mengenai Unit Bongkahan adalah sebagai berikut:

Bisnis Unit Bongkahan (Manufaktur)

Produk X

Penjualan diperkirakan per bulan ke Bisnis Unit Perhiasan


Biaya Variabel per unit

10.000 unit
Rp.

40.000,-

Biaya Tetap per bulan dibebankan ke produk

Rp.

160.000.000,-

Investasi dalam modal kerja dan fasilitas

Rp. 4.800.000.000,-

ROI per tahun

15 %

Pertanyaan:
NILAI MAKSIMUM /
SCORE
1.

2.

a. Menyusun kertas kerja pemeriksaan akun yang terkoreksi dengan format standar.

(12)

b. Membuat jurnal koreksi atas temuan Saudara.

(6)

c. Membuat kertas kerja utama atas koreksian Saudara.

(17)

d. Menyusun Laporan Keuangan hasil audit .

(15)

Hitunglah Harga Transfer per unit dengan menggunakan metode dua langkah

(25)

(Two-Step Transfer Price).

3.

Kerangka konseptual bisa bertindak seperti peta yang memberikan keterkaitan logis
suatu studi empiris atau penelitian yang didasarkan pada pengalaman atau fakta yang
terjadi dalam suatu tempat dan kondisi tertentu. Kebanyakan peneliti menggunakan
kerangka konseptual sebagai suatu awal dalam penelitian mereka untuk mengklarifikasi
permasalahan dan tujuan dan penelitian. Dalam akuntansi, kerangka konseptual ini
mendasari praktik akuntansi.
a. Jelaskan manfaat kerangka konseptual seperti yang dinyatakan oleh AASB
b. Pada Desember 1985, FASB mengumumkan Concepts Statements
(Pernyataan tentang Konsep) keenam yang memberikan dasar untuk kerangka
konseptual. Jelaskan keenam konsep yang dikeluarkan FASB tersebut

(10)
(15)