Anda di halaman 1dari 3

Modul 1

Praktikum

PENGERINGAN BIJI-BIJIAN
A. TUJUAN
a.
Mempelajari mekanisme dan karakteristik proses pengeringan.
b.
Mempelajari perencanaan perancangan alat pengering dan bandingkan
dengan pengering yang digunakan dalam praktikum.
c.
Menentukan kurva aliran udara dengan kurva shedd.
d.
Menentukan efisiensi pengeringan, pemanasan udara dan pengeringan total.
e.
Menggambarkan mekanisme pemanasan udara dan proses pengeringan
dalam diagram psikrometrik.
B. BAHAN DAN ALAT
Bahan
: Gabah Kering Panen (GKP)
Alat
: Sampel probe, moisture tester, manometer, selang plastik, timbangan,
stopwatch,
tang amphere, tachometer dan alat pengering.

Manometer
Ruang pengering
Blower
Heater
Plenum

Pipa saluran udara

Selang plastik
Termometer

Skema alat pengering


C. METODE
1.
Persiapan
a. Mengukur luas lantai pengering.
b. Memasukkan selang plastik, manometer ke ruang plenum.
c. Memasang termometer ke dinding plenum.
d. Memastikan blower berfungsi.
e. Memasukkan bahan yang sudah ditimbang terlebih dahulu (W 1) ke ruang
pengering, mengukur ketebalan bahan, mengukur kadar air bahan sebagai
kadar air awal bahan (Mo) minimal 3 contoh acak.
f. Memastikan suhu udara pengering seperti yang diharapkan dengan
menghidupkan blower dan pemanas. Asumsikan tegangan (V) = 220 volt dan
arus (I) = 0.5 A sumber pemanas.
2.

Operasi dan pengamatan


Menghidupkan motor dan pemanas, mencatat waktu pengeringan
dimulai.
b.
Mengamati suhu udara luar, suhu plenum, suhu udara diatas bahan,
tekanan manometer dan kadar air bahan dengan mengisikan dalam tabel yang
tersedia.
c.
Menghentikan pengeringan setelah tercapai kadar air rata-rata 14%.
d.
Menimbang bahan sebagai berat akhir (W2).
a.

tphp://prk.doc.2005

Modul 2

3.

Perhitungan
Menghitung efisiensi pemanasan udara (1).

a.
Q=VA
= Q / Vs

mC p (t 1 t 2 )
VI

100%

dimana :
Q
= debit aliran udara m3/s.
V
= kecepatan udara m/s.
A
= luas area m2.
Vs
= volume spesifik m2/kg

= laju aliran massa kg/s


t1
= suhu rata-rata udara luar.
t2
= suhu rata-rata udara pengering.
Cp
= panas jenis udara pada suhu udara luar rata-rata.
V
= tegangan
I
= arus.

b.

Menghitung efisiensi pengeringan (2).

(W2 W1 )
h fg
(t 2 t1 )
2
X 100%
mC p (t 2 t1 )
dimana :
hfg
= panas laten pengeringan bahan

c.

Menghitung efisiensi pengeringan total (3)

(W2 W1 )
h fg
(t 2 t1 )
3
VI
Daftar Persamaan:

Gfan = Vfan/v

Pair [kW ]

DH2O = Gfan*H

GH 2O GwetGrain *

m1 m2
100 m2

Q[m 3 / s ] * p[ mmH 2O]


102

p grain / m

aVs2
ln(1 bVs )

Pmotor = Pair/ air , air = 30 %

ttheory = GH2O/DH2O

Tekanan ducting & floor = 100 Pa, 1 mmH2O=9.8 Pa


Gabah:
a=2.57 x 104
b=13.2

tphp://prk.doc.2005

Modul 3

Tanggal

: _____________

Kelompok

: _____________

Bahan

: _____________
Tabel 1. Data percobaan pengeringan
Suhu udara luar
Suhu
Suhu
Kadar air Mt
udara udara
(%bb)
plenu diatas
Tdb
Twb
RH
atas tenga
bawa
m
bahan
h
h
(oC)
(oC)

Waktu
(menit)

Tekanan
manomete
r
(mm air)

0
15
30
45
60
90
120
150
180
210

State
Point

Tdry-bulb
(oC)

Twet-bulb
(oC)

Parameter
Kapasitas
Mass flow rate
Area of the perforated
floor
Pressure drop
Pressure drop
Fan power
Drying time

Tabel 2. Parameter pengeringan


RH
Humidity ratio
Entalpi I
Specific volume V
(%)
H
(kJ/kg)
(m3/kg)
(kg/kg)

Tabel 3. Perencanaan pengeringan


Nilai
Satuan
Keterangan

Perhitungan
Kurva shedd
Asumsi efisiensi 30%

Catatan:

Paraf Asisten

tphp://prk.doc.2005