Anda di halaman 1dari 16

LECTURE NOTES

0034M- Informasi & Proses Bisnis

Week 7
Production Cycle

Prepared by
Nuril Kusumawardani ST., MKM

0034M Informasi dan Business Proses

LEARNING OUTCOMES
LO2: Students are able to explain the important of system documentation and prepare
different forms of system documentation.

LO4: Students are able to structure and design REA, DFD and system flowchart of
Production Cycle, Production Cycle, the production cycle, HRD cycle and general ledger and
financial reporting.

OUTLINE MATERI (Sub-Topic):


1. Production Cycle overview and key objectives
2. Data and decisions in the Production Cycle
3. Production Cycle documentation
4. Production Cycle activities and related risks and controls

0034M Informasi dan Business Proses

ISI MATERI
1. Production Cycle Overview and Key Objectives
Siklus produksi (Production Cycle) secara konvensional terbagi menjadi 2(dua) elemen
utama:

Planning phase:

Fase ini merupakan fase front-end dimana kebutuhan

produksi untuk produk baru dan penjadwalan produksi ditentukan dan


direncanakan. Tujuan dari tahapan ini adalah untuk merencanakan proses
produksi secara efektif dari sisi produk dan penjadwalan.

Execution phase: Tujuan dari fase ini adalah untuk memastikan aktifitas
produksi yang telah direncakan berlangsung secara akurat dan efektif, dan
semua catatan produksi di-update.
Tabel 1.0 Daftar Dokumen Sumber pada Production Cycle

Dokumen

Deskripsi

Purchase Order

Dokumen ini merupakan bukti dari pembelian dan juga sebagai kontrak antara
perusahaan dengan pihak pemasok (supplier). Purchase order disiapkan oleh
departemen pembelian (purchasing department) dan dibagikan didalam internal
organisasi serta kepada pihak pemasok.

Bill of Material

Dokumen yang berisikan detail dari bahan baku (Raw material) dan bahan
setengah jadi (work-in-process) yang dibutuhkan untuk memproduksi barang
jadi (finished good).

Work Order

Dokumen yang memperbolehkan pihak Store untuk melepaskan bahan baku


dan bahan setengah jadi sehingga proses produksi dapat dimulai.

Material Requisition

Dokumen yang mengotorisasi atau memberikan kewenangan kepada pihak


store untuk melepaskan bahan baku dan bahan setengah jadi ke bagian
produksi.

Vendor List

Dokumen yang berisikan daftar dari pemasuk (vendor).

Inventory

Dokumen ini berisikan jumlah dari bahan baku, bahan setengah jadi dan barang
jadi di dalam penyimpanan (store).

0034M Informasi dan Business Proses

Production Schedule

Dokumen yang berisikan detil dari bahan bagi yang akan digunakan, dan kapan
bahan setengah jadi akan disimpan serta kapankah barang jadi akan tersedia
diakhir proses produksi. Penjadwalan produksi juga berisikan detil dari
penggunaan mesin dan pegawai yang akan terlibat dalam setiap tahapan
produksi.

Timesheet

Menampilkan detil dari lamanya jam kerja dan pay rate yang berhubungan
dengan pekerjaan atau untuk periode waktu tertentu.

Work-in-process

Dokumen yang berisikan detil dari biaya manufaktur (tenaga kerja, material
dan biaya overhead) yang berhubungan dengan proses pembuatan barang jadi.

2. Data and Decisions in the Production Cycle


Aktifitas di dalam siklus produksi (Production Cycle) membutuhkan data yang berhubungan
dengan produk dan juga dengan penjadwalan produksi. Data yang terkait dengan spesifikasi
rancangan akan produk baru juga dibuat oleh para perancang produk dan digunakan di siklus
produksi untuk membuat new products production sequencing data.
Data yang paling penting untuk dibuat dalam proses perencanaan produksi adalam data
penjadwalan produksi. Data penjadwalan produksi berisikan detil dari produk apa yang akan
diproduksi dan volume dari setiap produk yang dibutuhkan.
Pengambilan keputusan pada level strategis pada siklus ini, mencakup pembuatan kebijakan
untuk area-area sebagai berikut:

Kebutuhan material membutuhkan pengetahuan dari bahan baku yang dibuutuhkan


dan bahan baku apa sajakah yang masih tersedia.

Kebutuhan tenaga kerja terkait dengan pemahaman mengenai keahlian yang


dibutuhkan untuk pembuatan suatu produk, dan juga jumlah tenaga kerja yang
dibutuhkan.

Kebutuhan peralatan membutuhkan pengetahuan mengenai tahapan-tahapan


pabrikasi yang dibutuhkan untuk membuat produk dan peralatan/perangkat yang
tersedia untuk membuat produk.

0034M Informasi dan Business Proses

3. Production Cycle Documentation


Dokumentasi dari siklus produksi adalah sebagai berikut:
1. Contoh REA Model untuk Production Cycle
Brett et. al. (2010, page 499), melakukan dekomposisi siklus produksi seperti terlihat
pada Gambar 3.1 berikut, terdiri dari event: determine product production
requirement, plan production schedule, produce the product, dan product costing.
(Adi, 2012).

Gambar 3.1 Siklus Produksi

REA Model hanya menggambarkan hubungan event operasional dengan masingmasing resources dan agent, oleh karenanya REA Model akan menggambarkan event
produce the product yang terdiri sub-event assembly required resources dan
execute production schedulle,. Resources terdiri dari bahan baku dan bahan-bahan
habis pakai (inventory), peralatan dan mesin (equipment), barang setengah jadi
(unfinished good), barang jadi (finished good) dan tenaga kerja (labor). Sedangkan
sebagai agent dalam perusahaan tersbut adalah internal agent yaitu staf produksi.
Labor dinggap sebagai resources karena melekat pada proses produksi, bukan
pengambil keputusan atau pengelola proses produksi (Adi, 2012).

0034M Informasi dan Business Proses

Gambar 3.2 REA Model untuk Produce the Product

Gambar 3.3 REA Model Nicos Bottling


REA model produksi yang biasanya bersifat khusus atau unique. Gambar 3.3 adalah
contoh REA Model Nicos Bottling, yang terdiri dari kegiatan: heat the glass
compound, pour the hot glass compound into bottle molds, remove the molds, inspect
the botlles and remove any glass spurs, dan package the bottle for shipment.

0034M Informasi dan Business Proses

Event operasional pada proses bisnis tersebut adalah: heat glass compound, pour glass
into molds, finish and label, dan package the bottles. Sedangkan sebagai agent adalah
personel internal (furnace operators, pourers, finishers, packagers), dengan resources
raw material inventory, equipment, work in process inventory, dan finished goods
inventory (Adi, 2012).

2. Structured Narrative Table


Berikut ini adalah contoh tabel narasi terstruktur dari siklus produksi :

0034M Informasi dan Business Proses

0034M Informasi dan Business Proses

0034M Informasi dan Business Proses

0034M Informasi dan Business Proses

3. Context Diagram dari Production Cycle


Diagram konteks dari siklus produksi dapat dilihat pada gambar 3.4. Siklus produksi
tidak berinteraksi dengan entitas yang ada di luar organisasi, namun siklus ini
berinteraksi dengan siklus pendapatan (Revenue), HR, pengeluaran (expenditure) dan
siklus financial yang ada di dalam organisasi.

Gambar 3.4 Context Diagram untuk Siklus Produksi

0034M Informasi dan Business Proses

4. Diagram DFD Logical Level 0


Berikut ini adalah contoh dari DFD Logical Level 0 pada siklus produksi (Production
Cycle)

Gambar 3.5 DFD Logical Level 0 dari Production Cycle

0034M Informasi dan Business Proses

5. System Flowchart
Berikut ini adalah contoh dari system flowchart siklus produksi untuk evet determine
product production requirement.

Gambar 3.6 System Flowchart dari Production Cycle

0034M Informasi dan Business Proses

4. Production Cycle Activities & Related Risks and Controls


Terdapat 4(empat) aktifitas dalam siklus produksi yaitu sebagai berikut:
1. Determine product production requirements
a. Action new product notification. Siklus produksi dimulai saat produk baru
dikembangkan. Pengembangan produk dilakukan oleh para staf penelitian
dan pengembangan.
b. Menghitung kebutuhan produksi (calculate production requirement).
Aktifitas

ini

melibatkan

detil

perencanaan

produk

baru

untuk

mengidenfikasi dan mencatat kebutuhan material untuk pembuatan produk


dan langkah-langkah operasional yang terkait dengan proses pabrikasi.
2. Perencanaan penjadwalan produksi (plan production schedule)
a. Membuat

penjadwalan

produksi.

Membuat

penjadwalan

produksi

melibatkan kebutuhan masa depan akan produk untuk menentukan berapa


banyak produk yang akan diproduksi.
b. Mengidentifikasi kebutuhan material. Detil dari bahan baku didapatkan
dari dokumen bill of material dari masing-masing produk. Data digunakan
untuk menghitung total kebutuhan material yang dibutuhkan.
3. Pembuatan produk (produce the product)
a. Assemble required resources. Sebelum produksi berlangsung, staff
operasional

produksi

harus

mengecek

detil

resource

didalam

penjadwalan produksi. Staff operasional produksi harus mengecek akan


ketercukupan bahan baku untuk perencanaan produksi.
b. Execute production schedule. Proses produksi dijalankan berdasarkan
informasi yang terdapat di penjadwalan produksi.
4. Product costing
a. Perhitungan biaya. Detil dari semua biaya pada saat siklus produksi
diakumulasikan, termasuk didalamnya biaya tenaga kerja, bahan baku dan
biaya overhead pabrikasi.
b. Pencatatan biaya. Setelah semua biaya dikeluarkan, maka dicatat didalam
finished product inventory.

0034M Informasi dan Business Proses

SIMPULAN

Terdapat dua buah elemen atau phase utama dalam siklus produksi yaitu planning dan
execution. Planning phase: Fase ini merupakan fase front-end dimana kebutuhan
produksi untuk produk baru dan penjadwalan produksi ditentukan dan direncanakan.
Tujuan dari tahapan ini adalah untuk merencanakan proses produksi secara efektif
dari sisi produk dan penjadwalan. Execution phase: Tujuan dari fase ini adalah untuk
memastikan aktifitas produksi yang telah direncakan berlangsung secara akurat dan
efektif, dan semua catatan produksi di-update.

Selain itu, siklus produksi terbagi menjadi empat aktifitas, yaitu : (1) Determine
product production requirements, (2) Plan production schedule, (3) Produce the
product and (4) Product costing.

0034M Informasi dan Business Proses

DAFTAR PUSTAKA
Adi, S. (2012). Lecture Notes: Production Cycle.
Considine, B., Parkes, A., Olesen, K., Blount, Y., & Speer, D. (2012). Accounting Information
System : Understanding Business Process. Qld: John Wiley & Sons Australia, Ltd.

0034M Informasi dan Business Proses

Anda mungkin juga menyukai