Anda di halaman 1dari 12

TUGAS SISTEM TERDISTRIBUSI

APLIKASI CLIENT SERVER PEMANTAU SISWA BERMASALAH


BERBASIS ANDROID

Disusun oleh:
KELOMPOK 1
1. Yoga Prawira
2. Heru Santoso J
3. Achmad Misbahudin
4. Munzila Kamalia
5. Zeta Ennika Aracy

(12650002)
(12650148)
(12650107)
(12650005)
(12650003)

KELAS D

JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA


FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI MAULANA MALIK IBRAHIM
MALANG
GENAP 2015/2016
LEMBAR PERSETUJUAN

Proposal tugas sistem terdistribusi dengan judul APLIKASI CLIENT


SERVER PEMANTAU SISWA BERMASALAH BERBASIS ANDROID
disetujui pada tanggal .. 2016

Koordiantor Kelompok

Dosen Pengampu Matakuliah

Yoga Prawira

Ala Syauqi, M.Kom

NIM. 12650002

NIP. 197712012008011007

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Peranan informasi saat ini semakin dibutuhkan dalam menunjang untuk
mencapai suatu tujuan. Sejalan dengan perkembangan teknologi komputer
baik perangkat keras maupun perkembangan perangkat lunak maka sudah
selayaknya sebuah lembaga pendidikan dapat memanfaatkan kemajuan di
bidang teknologi informasi dengan mengembangkan sistem informasi yang
menunjang dalam pengambilan sebuah keputusan yang mengarah pada
perkembangan dan kemajuan Lembaga Pendidikan dalam persaingan global
yang tidak dapat terhindarkan lagi.
Pada eraglobalisasi seperti ini, peran orang tua serta lingkungan
Pendidikan sangat di perlukan dalam mendidik serta membimbing para siswasiswi demi menjaga dari pengaruh kenakalan remaja. Secara sosiologis
menurut Hasan (dalam Willis, 2010, hlm. 89) kenakalan remaja itu ialah:
Kelakuan atau perbuatan anti sosial dan anti normatif. Sedangkan
Kusumanto dalam (Willis, 2010, hlm. 89) mengemukakan bahwa: Juvenile
deliquency atau kenakalan anak dan remaja ialah tingkah laku individu yang
bertentangan dengan syarat-syarat dan pendapat umum yang dianggap sebagai
acceptable dan baik oleh suatu lingkungan atau hukum yang berlaku di
masyarakat yang berkebudayaan.
Berdasakan ulasan di atas perlu sekira untuk dilakukan penelitian terkait
komunikasi orang tua dan guru khususnya guru bimbingan konseling terhadap
siswa siswi yang bermasalah. Diharapkan melalui penelitian ini orang tua
dapat selalu memantau perkembangan buah hatinya di sekolah.

1.2 Rumusan Masalah

Bagaimana membangun aplikasi client server pemantau siswa bermasalah


berbasis android ?
1.3 Manfaat
Mempermudah komunikasi antara guru dan wali dari murid yang melanggar
aturan
1.4 Batasan Masalah
Data pelaporan kepada orang tua berupa data pelanggaran dan poin dari
pelanggaran, tidak termasuk data kehadiran atau ketidakhadiran siswa.

BAB II
KAJIAN PUSTAKA

2.1

Pengertian Client-Server
Client-server merupakan sebuah paradigma dalam teknologi informasi yang

merujuk kepada cara untuk mendistribusikan aplikasi ke dalam dua pihak: pihak
client dan pihak server. Dalam model client/server, sebuah aplikasi dibagi
menjadi dua bagian yang terpisah, tapi masih merupakan sebuah kesatuan
yakni komponen client dan komponen server. Komponen client juga sering
disebut sebagai front-end, sementara komponen server disebut sebagai backend. Komponen

client

dari

aplikasi

tersebut dijalankan

dalam

sebuah

workstation dan menerima masukan data dari pengguna. Komponen client


tersebut

akan

menyiapkan data yang dimasukkan oleh pengguna dengan

menggunakan teknologi pemrosesan tertentu dan mengirimkannya kepada


komponen server yang dijalankan di atas mesin server, umumnya dalam bentuk
request terhadap beberapa layanan yang dimiliki oleh server. Komponen
server akan menerima request dari client, dan langsung memprosesnya dan
mengembalikan hasil pemrosesan tersebut kepada client. Client pun menerima
informasi hasil pemrosesan data yang dilakukan server dan menampilkannya
kepada pengguna, dengan menggunakan aplikasi yang berinteraksi dengan
pengguna. (Wikipedia, Maret 2016)
Client Server dibentuk oleh 3 komponen dasar, yaitu client, middleware,
dan server. Hubungan antara ketiga komponen tersebut digambarkan sebagai
berikut (Oetomo,2007) :

Gambar 2.1 Komponen Dasar Client Server


a. Client: merupakan terminal yang digunakan oleh pengguna untuk
meminta layanan tertentu yang di butuhkan dan juga digunakan untuk
menerima hasil pemrosesan yang diminta dari server.
b. Middleware: merupakan komponen perantara yang memungkinkan
client dan server untuk saling terhubung dan berkomunikasi satu sama
lain.
c. Server: merupakan pihak yang menyediakan layanan server yang dapat
berupa basis data SQL.

2.2 Android
Android adalah system operasi untuk smartphone yang dibuat oleh
Google Corporation. Sistem operasi ini bersifat Open Source dan dikembangkan
dengan memanfaatkan linux kernel. Sejak pertama kali versi beta dirilis pada 5
November 2007, Android telah mengalami perkembangan yang cukup pesat.
Versi terbaru dari Android adalah Jelly Bean 4.1 yang di
Juni 2012 lalu. Pada
jauh

versi

rilis pada bulan

ini Android mempunyai tingkat kemanan yang

lebih baik dibandingkan

versi-versi

sebelumnya karena

sudah

mengimplementasikan keamanan berbasis Adress Space Layout Randomization


(ASLR). Berkat ASLR, hacker dan malware jadi sulit mengeksploitasi
kelemahan memory corruption karena memory mapping untuk sistem operasi
mengalami

pengacakan.

Dipadukan dengan

teknologi

data

execution

prevention yang juga ditanamkan Google dalam OS Android terbaru tersebut,

Jelly Bean menjadi system operasi mobile dengan sistem keamananan paling
mumpuni.

Gambar 2.2 Lapisan arsitektur system operasi android secara umum.


2.3 Android SDK (Software Development Kit)
Menurut Safaat,2011.Android SDK adalah tools API (Application
Programming Interface) yang diperlukan untuk mulai mengembangkan aplikasi
pada platform Android menggunakan bahasa pemrograman Java. Saat ini
disediakan

Android

mengembangkan
pemrograman Java.

SDK

aplikasi

sebagai
pada

alat

platform

bantu

dan

Android

API

untuk

menggunakan

mulai
bahasa

2.4 Pengertian SQLite


Menurut Nazruddin Safaat H (2012:171) SQLite adalah salah satu
software yang embedded yang sangat populer, kombinasi SQL interface dan
penggunaan memory yang sangat sedikit dengan kecepatan yang sangat cepat.
SQLite di Android termasuk dalam Android Runtime, sehingga setiap versi dari
Android dapat membuat database dengan SQLite.
Dalam sistem android memiliki beberapa teknik untuk melakukan
penyimpanan data. Teknik yang umum digunakan adalah sebagai berikut :
1. Shared Prefences yaitu menyimpan data beberapa nilai (value) dalam
bentuk groups key yang dikenal dengan prefences.
2. Files yaitu menyimpan data dalam bentuk file, dapat berupa menulis ke
file atau membaca dari file.
3. SQLite Databases yaitu menyimpan data dalam bentuk Databases.
4. Content Providers yaitu menyimpan data dalam bentuk content
providers service.

BAB III
METODOLOGI PENELITIAN
3.1 SUMBER DATA
Dalam penelitian ini, penulis menggunakan data sekunder. Data sekunder
yaitu data yang diperoleh melalui studi documenter dari berbagai sumber. Data
sekunder ini dapat berupa datasheet dari perangkat-perangkat pendukung. Data
sekunder lain dapat berupa hasil penelitian dari pihak lain yang nantinya akan
digunakan sebagai pembandingan dari hasil penelitian ini.
3.2 PROSEDUR PENELITIAN
Beberapa prosedur atau langkah-langkah penulisan dalam melakukan
penelitian diantaranya :
- Identifikasi masalah : prosedur ini bertujuan untuk mendefinisikan
masalah serta menentukan batasan-batasan masalah sehingga
-

penelitian tidak melebar.


Pengumpulan data : digunakan untuk mengumpulkan data-data

yang dibutuhkan dalam penelitian.


Analisis data : pemrosesan data untuk memperoleh keluaran yang

diinginkan.
Perancangan system : pada tahap ini penulis akan merancang

sebuah system untuk pengaplikasian dari hasil penelitian.


Finishing : proses finishing akan dilakukan untuk mencari
kekurangan-kekurangan dari system guna melakukan perbaikan
kedepannya.

Berikut bagan sederhana dari beberapa prosedur dalam penelitian ini :

Gambar 3.1 Bagan prosedur penelitian


3.3 METODE ANALISA DATA
3.3.1 Desain Sistem
Desain system menggambarkan tentang keseluruhan system yang di
bangun pada penelitian kali ini. System yang terdapat pada penelitian ini terbagi
atas dua system. Yaitu system aplikasi guru dan system aplikasi orang tua.

a. Use Case Diagram Aplikasi Guru

Pada aplikasi guru, guru bisa menginputkan data siswa dan absensi siswa, selain
itu guru juga bisa menginputkan pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh
siswa dan guru bisa ngirim data pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh
siswa ke orang tua siswa.
b. Use Case Diagram Aplikasi Orang Tua

Di dalam aplikasi orang tua, peratama-tama orang tua menginputkan nomor guru
untuk memfilter pesan yang masuk, selain itu orang tua menerima pesan dari guru
apabila ada pelanggaran yang dilakukan oleh siswa terkait. Dan setelah itu orang
tua bisa melihat daftar pelanggaran yang dilakukan oleh siswa dan pointnya.

DAFTAR PUSTAKA

Nazruddin,

Safaat H.

(2012). ANDROID Pemrograman Aplikasi Mobile

Smartphone dan Tablet PC Berbasis Android. Bandung: Informatika.


Prop. Syamsu, Yusuf, LN, 2009, Program Bimbingan dan Konseling di
Sekolah, Bandung: Rizky Plus
Android Developers. 2010. Android SDK Docs. http://www.android.com/.
Diakses tanggal 3 Maret 2016
Wikipedia, Maret (2016).Definisi Client-Server http://id.wikipedia.org/wiki/
Client-Server diakses pada tanggal 3 Maret 2016.