Anda di halaman 1dari 8

STATUS LAPORAN UJIAN KASUS

KEPANITERAAN KLINIK ILMU PENYAKIT KULIT DAN KELAMIN


RUMAH SAKIT HUSADA
Nama

: Clarencia

NIM

: 406148121

Tanggal Ujian :
Dokter Penguji :
Dr. Hendrik Kunta Adjie, SpKK
A. IDENTITAS PASIEN
Nama

: Tn. DM

Umur

: 20 tahun

Jenis Kelamin

: Laki-laki

Alamat

: Jl. Taman Sari V, No.12 RT 002, RW 08, Jakarta Barat

Tgl / Jam Masuk

: 21 Maret 2016 / 11.30 WIB

Status Pendidikan

: SMA

Status Pernikahan

: Belum menikah

Pekerjaan

: Wiraswasta

Agama

: Islam

DOKTER YANG MERAWAT: dr. Linda Soekamto, Sp.KK


B. ANAMNESIS
Autoanamnesis dan alloanamnesis, dilakukan pada tanggal 21 Maret 2016 pukul 11.30 WIB
Keluhan Utama

: Lenting berisi nanah di kaki bagian betis kanan dan kiri

Keluhan Tambahan

: Gatal dan nyeri

Riwayat Perjalanan Penyakit :


Pasien datang ke poli kulit RS Husada dengan keluhan adanya lenting berisi nanah di
kaki bagian betis kanan dan kiri, keluhan ini dialami sejak 2 hari yang lalu. Awalnya hanya
timbul bintik-bintik kemerahan, namun kini timbul nanah di daerah bintik kemerahan
tersebut. Pasien juga mengeluhkan adanya rasa gatal ringan dan sedikit nyeri pada daerah
tersebut.
1

Awalnya 2 hari yang lalu, pasien menceritakan setelah pulang bermain sepakbola
bersama teman-temannya, ibu pasien memanggilkan tukang urut untuk mengurut kaki pasien,
dikarenakan pasien merasakan pegal-pegal pada kakinya. Menurut ibu pasien tukang urut
tersebut menggunakan balsam dan minyak gosok GPU, untuk mengurut kaki pasien. Pasien
mengatakan minyak yang digunakan terasa sangat panas pada kulitnya. Dan pasien mengakui
setelah bermain sepak bola pasien belum sempat mandi dan langsung diurut oleh tukang urut
tersebut. Lalu pada keesokan harinya pasien melihat pada kakinya timbul bintik-bintik merah
yang terasa gatal dan nyeri, dan kini menjadi bernanah.
Pasien mengatakan belum memberikan obat apapun pada daerah lukanya. Pasien
menyangkal adanya riwayat demam. Pasien juga menyangkal adanya riwayat kencing manis,
darah tinggi, alergi makanan maupun obat. Pasien mengatakan sehari-hari pasien mandi 2
kali sehari dengan menggunakan sabun Lifebuoy.
Riwayat Penyakit Dahulu : Gastritis (-), Diabetes mellitus (-), Hipertensi (-), alergi (-)
Riwayat Penyakit Keluarga : Diabetes mellitus (-), Hipertensi (-), Alergi (-)
C. STATUS GENERALIS
Keadaan Umum

: Tampak Sakit Ringan

Kesadaran

: Compos mentis

Berat Badan

: 65 kg

Tinggi Badan

: 170 cm

Status Gizi

: Normal (IMT 22,49)

Tekanan Darah

: 120/80 mmHg

Nadi

: 84 x / menit, reguler, isi cukup

Pernapasan

: 17 x / menit, reguler, pernafasan abdomino-thorakal

Suhu

: 36,8 oC

Mata

: CA (-/-), SI (-/-), refleks cahaya (+/+), pupil isokor kanan/kiri

Gigi dan mulut

: Karies gigi (-), mukosa mulut dbn, hiperemis (-)

THT

: Telinga: normotia, serumen (+/+)


Hidung: bentuk normal, mukosa hidung normal, sekret (-).
Tenggorokan: faring tidak hiperemis, tonsil T1-T1

D. STATUS DERMATOLOGI
Lokasi

: tungkai bawah dextra dan sinistra

Distribusi : bilateral
Susunan

: diskret

Batas

: tegas

Ukuran

: miliar hingga lentikuler

Jumlah

: multipel

Efloresensi : papul, pustule, eritematosa, erosi dan krusta

E. PEMERIKSAAN

Pemeriksaan penunjang diusulkan :


- pemeriksaan sederhana pewarnaan gram.
- Kultur bakteri.
- Pemeriksaan KOH

F. RESUME
Seorang pria berusia 20 tahun datang dengan keluhan adanya lenting berisi nanah di
kaki bagian betis kanan dan kiri, keluhan ini dialami sejak 2 hari yang lalu. Awalnya hanya
timbul bintik-bintik kemerahan, namun kini timbul nanah di daerah bintik kemerahan
tersebut. Pasien juga mengeluhkan adanya rasa gatal ringan dan sedikit nyeri pada daerah
lenting tersebut. Keluhan ini timbul setelah pasien mengurut kakinya di tukang urut dengan
menggunakan balsam dan minyak GPU, yang terasa sangat panas pada kulit pasien,
dikarenakan pasien merasakan pegal di kaki sepulangnya bermain sepakbola bersama
temannya. Pasien menyangkal adanya riwayat demam.
6

Pada pemeriksaan fisik, status generalis dalam batas normal. Status dermatologikus
pasien:
Lokasi

: tungkai bawah dextra dan sinistra

Distribusi : bilateral
Susunan

: diskret

Batas

: tegas

Ukuran

: miliar hingga lentikuler

Jumlah

: multipel

Efloresensi : papul, pustule, eritematosa, erosi dan krusta


G. DIAGNOSIS
Diagnosis Kerja

: Folikulitis Superfisial Bakterialis

Diagnosis Banding

: - folikuliltis Fungal
- folikulitis Viral

H. PENATALAKSANAAN
Non-Medikamentosa
1. Edukasi kepada pasien bahwa penyakit yang dialaminya merupakan peradangan
folikel rambut, hal ini seringkali disebabkan oleh bakteri.
2. Edukasi kepada pasien dan untuk tetap menjaga kebersihan untuk saat ini tidak
membersihkan daerah luka dengan sabun terlebih dahulu, cukup dibilas dengan
air kemasan.
3. Pasien dianjurkan untuk tidak menggaruk daerah luka.
4. Menjaga daya tahan tubuh dengan istirahat dan asupan nutrisi yang seimbang
sesuai kebutuhan.
5. Meminum dan menggunakan obat yang dianjurkan secara teratur.
Medikamentosa

R/ Amoxicillin Tab 500 mg No.XX


S 3 dd 1 Tab PC
R/ Loratadin tab 10 mg No.V
S 1 dd 1 tab (malam)
R/ Asam Mefenamat tab 500 mg No. XV
S 3 dd 1 Tab PC
R/ Larutan Permanganas Kalikus 5% (1:5000) fl No.I
S.U.E (Kompres Terbuka) (8 tetes untuk 100 cc air) (3 x 30 menit)
R/ mupirocin cream 2% No.I
S.U.E (2x1)
7

R/ Kassa steril no. IV

I. PROGNOSIS
Ad vitam

: Bonam

Ad functionam

: Bonam

Ad kosmetikam

: Dubia bonam

Ad sanationam

: Bonam

J. PEMERIKSAAN LANJUTAN
Melakukan kontrol kembali setelah 7 hari kemudian

Anda mungkin juga menyukai