Anda di halaman 1dari 40

Flebotomi Dasar

Bandar Lampung, 15-17 MEI 2015

Sulit mendapatkan sampel dari

pasien pediatrik & geriatrik:

tidak kooperatif,
sulit berkomunikasi,
fisik yang lemah,
keterbatasan fisik/ anatomik

Nilai

rujukan sendiri (khusus)


Kesalahan saat sampling hasil
salah

Kesalahan terbesar pd POCT: kesalahan operator;

Laboratory Standard Institute (dahulu NCCLS):


pengguna POCT wajib menjalani pelatihan
sebelum menggunakannya
Clinical Laboratory Improvement Amendments of

1988 (CLIA): moderate and high complexity test


requirements : harus training petugas/ pengguna,
evaluasi kompetensi, performa QC

A. FLEBOTOMI PADA PASIEN PEDIATRIK


1. Aspek emosional:
penjelasan prosedur pengambilan kpd orang tua pasien
playing approach
jangan membohongi pasien
Ibu atau pengasuh (babby sitter) (?)

.alat dan bahan

2. Alat dan bahan:


Syringe dengan winged-needle set 1 inchi/ 2.54 c

Winged set [butterfly] 0.5 inchi/0.75 cm (pediatrik);

Winged set [butterfly] 0.5 inchi atau 0.75 cm (neonatal).

Syringe + jarum Gauge nomor 22 atau 23

Evacuated tube : volume kecil ( 1 ml atau 5 ml),

vakumnya rendah hindari kolapsnya vena & hemolisis.

Plester kertas

Torniket khusus untuk bayi/ anak

Transilluminator atau pocket pen light

Obat sedasi (kadang2)

1. Molded needle cover stays in place, but easy to remove


2. Available with 21, 23 or 25 gauge needles
3. Wing attached to safety housing allowing in-vein activation
4. Color-coded hub and package for easy needle gauge identification
5. Finger stop shows bevel orientation and stabilizes device during one-hand activation
6. Shut-off clamp to minimize blood dripping during disposal
7. Clear housing and tubing to see flash
8. Saf-T Holder device with permanently attached back-end needle and Luer lock to
minimize exposure and prevent holder re-use
9. 12" tubing for maximum flexibility
10.Slide clamp to facilitate switching tube draw to syringe draw

3. Tempat pengambilan darah kapiler dan


vena pd pasien pediatrik

Venepuncture: metode terpilih


capillary sampling atau skin

puncture:sering,
tp penggunaannya terbatas pd bbrp tes

4. Cara memegang pasien pediatrik utk


flebotomi

tempat sampling khusus bayi

dibungkus dengan selimut : immobilisasi,


jaga suhu tubuh dan cegah dehidrasi

5. Cara melakukan pengambilan darah vena dan


kapiler pada pasien pediatrik.
Urutan sampling:

skin-punctures: hematologi, kimia, dan spesimen bank


darah (efek trombosit minimal)

Venepunctures: bank darah, kimia, hematologi

pemeriksaan > 3 parameter, venepunctures:

metode terpilih
skin-punctures/ capillary sampling: disinfeksi

dengan alkohol

SAMPLING darah pada anak dan bayi


Pilihan prosedur dan lokasi
Daerah vena, ujung jari dan tumit juga

dikenal sebagai capillary sampling atau skin


puncture
Venapungsi merupakan metode pilihan untuk
neonatus
Memerlukan flebotomis yang pengalaman dan
terlatih.

Prosedur vena pungsi pada anak dan bayi

1.Gunakan winged steel


needle 23-25 g

2. Siapkan peralatan

4. Orang tua/keluarga diminta memegang


pasien dengan cara seperti pada gambar

3. Lakukan hand hygiene

5. Pasang torniket 2
jari diatas fossa
mediana cubiti

6. Memakai sarung tangan


7. Pasang pangkal winged infusion set pada holder,
masukkan tabung
8. Lepas plastik pembungkus wing

9. Desinfeksi area penusukan, biarkan kering


10. Gunakan jempol untuk menegangkan kulit sekitar 2 jari di
bawah lokasi penusukan
11. Dorong tabung vakum sampai jarum masuk

12. Darah akan mulai mengalir kedalam tabung

13.Tabung akan terisi sampai tekanan vakum berhenti,


jika diperlukan mengambil beberapa tabung, cabut perlahan dan
masukan tabung lainnya.
Hati hati jangan sampai neddle lepas dari vena
14. Lepas torniket

15. Letakkan kapas/kassa kering di tempat tusukan, lepaskan


pelan-pelan jarum
16. Minta tolong orang tuanya untuk menekan bekas tusukan
17. Lepas butterfly dari tube holder

17.
18.
19.
20.
21.

Buang butterfly ke tempat pembuangan jarum


Bauang juga peralatan lain yang habis pakai
Label tabung dengan ID pasien
Pasang adhesive bandage
Lepas sarung tangan, buang, dan lakukan hand hygiene

Pengambilan darah kapiler

Pemilihan Panjang Lancet


Pasien dewasa
Panjang bervariasi tergantung produsen (dari 0,85

mm untuk neonatus sampai dengan 2,2 mm).


Untuk jari, kedalaman tidak melampaui 2,4 mm,
jadi digunakan lanset 2,2 mm
Pasien anak dan bayi
Tumit: kedalaman tidak melampaui 2,4 mm.
Neonatus prematur: lanset 0,85 mm

Untuk bayi dengan BB 3 kg, jarak dari permukaan kulit luar ke

tulang:

Medial dan lateral tumit: 3,32 mm


Posterior tumit: 2,33 mm (tempat ini harus

dihindari untuk mengurangi risiko menusuk


tulang)
Ibu jari kaki: 2,19 mm.
Kedalaman yang direkomendasikan untuk menusuk
jari:
Anak > 6 bulan dan < 8 tahun: 1,5 mm
Anak > 8 tahun: 2,4 mm.

Urutan pengambilan darah:


Dengan tusukan kulit, yang pertama adalah spesimen
hematologi, diikuti kimia dan bank darah.
Jika lebih dari dua spesimen yang dibutuhkan,
venapungsi lebih akurat

Finger prick

Lokasi:
Distal bagian lateral jari ke-2, ke-3, dan ke-4

Volume darah Pengambilan maksimal pada Neonatus, Bayi dan Anak


BB (kg)

Vol max, 1 x plebotomi (ml)

Vol max, dlm 1 x perawatan 1 bln

2.7 3.6

2.5

23

3.6-4.5

3.5

30

4.5-6.8

5.0

40

6.8-9.1

10

60

9.1-11.4

10

70

11.4-13.6

10

80

13.6-15.9

10

100

15.9-18.2

10

130

18.2-20.5

20

140

20.5-22.7

20

160

22.7-25.0

20

180

25.0-27.3

20

200

27.3-29.5

25

220

29.5-31.8

30

240

31.8-34.1

30

250

34.1-36.4

30

270

36.4-38.6

30

290

30

310

40.9-43.3

30

330

43.2-45.5

30

350

38.6-40.9

25

Sumber:
Ernst DJ. Difficult draws, alternative sites pediatric venipuntures.
In : Ernst DJ. Applied Phlebotomy 1st ed. New York: Lippincott Willians & Wilkins :
2005 p.118-38

B. PROSEDUR FLEBOTOMI pd PASIEN GERIATRIK


1. Aspek emosional & fisik pasien geriatrik
Alat komunikasi berfungsi baik: kacamata, hearing-aids, dan gigi

palsu
Deformitas anggota gerak, rasa nyeri posisi tubuh pasien tidak

nyaman
Penting: suhu tubuh & hidrasi: pakaian & selimut
Penyakit kronis henti obat,

harus dipertimbangkan dengan baik

2. Cara memegang pasien geriatrik untuk


Pendamping pasien (keluarga/petugas kesehatan): jaga agar pasien

tidak jatuh
3. Alat

untuk flebotomi pd pasien geriatrik

Sama dengan pada pasien dewasa


Plester hipo-alergenik : kulit pasien geriatrik tipis &

mudah lecet
4.Tempat utk pengambilan darah kapiler & vena

Sama dengan pasien dewasa.

C. POCT
1.Definisi:

point-of-care testing is defined as testing at


the point where patient care is given, wherever
that is located.

(POINT-OF-CARE TESTING GUIDELINES Washington State Clinical Laboratory


Advisory Council Originally published: October 2000 Reviewed/Revised: March
2005/March 2009)

Diagnostic testing that is performed near to


or at the site of the patient care with the result
leading to possible change in the care of the
patient"

ISO22870

Heil W, Koberstein R, Zawta B. Reference Ranges for adults and Children. Pre-analytical Consideration 2002 .
Roche Diagnostics, Mannheim, Germany

Laboratory Accreditation Program POINT-OF-CARE TESTING CHECKLIST 2007.


College of American Pathologists

Istilah-istilah lain POCT:


Ancillary testing
Satellite testing
Bedside testing
Near patient testing
Home testing
Self-management
Patient self-management
Remote testing
Physicians office laboratories

2. Parameter pd POCT:
glukosa, glycated haemoglobin (HbA1c), lipid, elektrolit, urea dan

kreatinin, analisis gas darah, koagulasi (hemostasis), dan penanda


jantung. (Aust Prescr 2010;33:69).
3. Jenis BP pd POCT:
darah lengkap vena/ arterial, darah kapiler (finger-prick, darah
arterialisasi), serum, darah lengkap-heparin
4. Alat untuk flebotomi pd POCT
Disposable single-use, auto-disabling lancet
disinfeksi alat POCT yang digunakan oleh bersama

HAL-HAL PENTING
POCT harus selalu diposisikan sbg
supplement, bukan menggantikan peran
laboratorium sentral, krn dynamic range
POCT lebih rendah drpd alat2 lab sentral
QC harus merupakan bagian penting yg tidak
terpisahkan bagi alat POCT, Lab sentral sbg
Gold standard
Harus dibentuk Badan pengawas dan
koordinator alat-alat POCT di RS

HAL-HAL PENTING (lanjutan)

Bbrp tahap penanganan dihilangkan: mixing,

pipetting reagen, pencucian dan masa inkubasi,


presisi dan akurasi tetap persyaratan
utama

HAL-HAL PENTING (lanjutan)

Hasil yg meragukan pd POCT harus


dikonfirmasi dengan pengulangan
sampling dn pemeriksaan

Bila hasil pengulangan tetap


meragukan, harus dirujuk ke lab sentral
utk konfirmasi

Keuntungan POCT:
Reduction of pre-analytical errors
Less transportation of samples to analytical
laboratories.
Short TAT for laboratory result
Possibility for direct discussion of result with the
patient.

Advantages of POCT (cont....):

Direct information to the patient is better than


letter or phone information
Fewer physician visits necessary
More cost effective
More patient convenience
Less sample required.
Less hospital admissions.

DISADVANTAGES of POCT:

Possible increased cost per test.


Quality of sample.
Selecting the correct blood collection tube
Sequence of draw tubes
Inferior capillary blood collection technique
A contaminated urine catch erroneous results
on an urine test strip measurement.

Disadvantages of POCT (cont..):


Whole blood analysis- masked interference from:
Haemolysis
Lipidemia
Medication

Additional nursing tasks Lack of traceability or audit


Lack of a permanent patient record Billing difficulties.

Terima
Kasih