Anda di halaman 1dari 3

PEMERINTAH KABUPATEN JOMBANG

DINAS KESEHATAN
UPTD PUSKESMAS PLANDAAN
Jl. Bangsri-Gebang Nomor 09 Kec. Plandaan
Kabupaten Jombang, Kode Pos : 61456
Telp. (0321) 887028 Email: pkmplandaan@gmail.com

KERANGKA ACUAN KERJA


KUNJUNGAN NEONATAL RESIKO TINGGI
PUSKESMAS PLANDAAN
TAHUN 2016
A. PENDAHULUAN
Bayi baru lahir atau neonatus meliputi umur 0 28 hari. Kehidupan pada masa
neonatus ini sangat rawan oleh karena memerlukan penyesuaian fisiologik agar bayi di
luar kandungan dapat hidup sebaik-baiknya. Hal ini dapat dilihat dari tingginya angka
kesakitan dan angka kematian neonatus. Diperkirakan 2/3 kematian bayi di bawah umur
satu tahun terjadi pada masa neonatus. Peralihan dari kehidupan intrauterin ke
ekstrauterin memerlukan berbagai perubahan biokimia dan faali. Dengan terpisahnya
bayi dari ibu, maka terjadilah awal proses fisiologik..
B. LATAR BELAKANG
Banyak masalah pada bayi baru lahir yang berhubungan dengan gangguan atau
kegagalan penyesuaian biokimia dan faali yang disebabkan oleh prematuritas, kelainan
anatomik, dan lingkungan yang kurang baik dalam kandungan, pada persalinan maupun
sesudah lahir.
Masalah pada neonatus biasanya timbul sebagai akibat yang spesifik terjadi pada
masa perinatal. Tidak hanya merupakan penyebab kematian tetapi juga kecacatan.
Masalah ini timbul sebagai akibat buruknya kesehatan ibu, perawatan kehamilan yang
kurang memadai, manajemen persalinan yang tidak tepat dan tidak bersih, kurangnya
perawatan bayi baru lahir. Kalau ibu meninggal pada waktu melahirkan, si bayi akan
mempunyai kesempatan hidup yang kecil.
Yang termasuk neonatus resiko tinggi yaitu diantaranya sebagai berikut:
1. BBLR
2. asfiksia neonatorum
3. sindrom, gangguan pernafasan
4. ikterus
5. perdarahan tali pusat

6. kejang
7. hypotermi
8. hypertermi
9. hypoglikemi
10 tetanus neonatorum.
C. TUJUAN

Tujuan Umum
Kegiatan ini dimaksudkan untuk lebih meningkatkan pemantauan bayi dengan
resiko tinggi , menilai dan meningkatkan kemampuan ibu dan keluarga dalam
merawat bayi dengan resiko tinggi sehingga bayi mendapatkan perawatan
dengan Optimal.

Tujuan Khusus
1.

Menurunkan angka kematian bayi dan balita

2.

Ibu dan keluarga menjadi trampil merawat bayi

D. KELUARAN YANG DIHARAPKAN

Indikator Keluaran
Menurunnya Angka kematian bayi di kecamatan jangkar dan seluruh bayi
dengan komplikasi mendapatkan pelayanan Tenaga Kesehatan sesuai target
MDGs

Keluaran
Laporan hasil kegiatan pentauan bayi dengan resiko tinggi

E. CARA PELAKSANAAN KEGIATAN


a. Metode Pelaksanaan
-

Penemuan Kasus

Pemantauan

KIE keluarga tentang tata cara perawatan bayi

b. Tahapan kegiatan
-

Persiapan sasaran

Pelaksanaan Kegiatan

Pelaporan

F. SASARAN
Bayi dengan resiko tinggi.

G. JADWAL PELAKSANAAN
Tahun 2016
H. EVALUASI PELAKSANAAN KEGIATAN
Evaluasi dilakukan oleh ketua tim terhadap pelaksanaan kegiatan.
I. PENCATATAN DAN PELAPORAN
Dilaksanakan sesuai dengan prosedur pelaksanaan pada kunjungan neonatal resiko
tinggi
Demikian kerangka acuan kerja kunjungan neonatal resiko tinggi Puskesmas Plandaan.

Jombang, Januari 2016


Plt. Kepala UPTD Puskesmas Plandaan
Kabupaten Jombang

Dr. ASNAN BUDI SASMITO


NIP. 196910242002121003