Anda di halaman 1dari 21

Ukuran Pemusatan Data : Penjelasan, Rumus dan Contoh

Soal Mean , Median, Modus


Ukuran pemusatan data merupakan salah satu pengukuran data dalam statistika. Statistika adalah
pengetahuan yang berhubungan dengan cara mpenyusunan data, penyajian data, dan penarikan
kesimpulan mengenai suatu keseluruhan berdasarkan data yang ada pada bagian dari keseluruhan
tadi. Yang termasuk dalam ukuran pemusatan data adalah rataan (Mean), Median, Modus . Untuk
memudahkan anda dalam memahami materi ini, dibawah ini akan kita uraikan penjelasan
dibawah ini.

Ukuran Pemusatan Data


Rataan (Mean)
Mean atau rata-rata hitung adalah nilai yang diperoleh dari jumlah sekelompok data dibagi
dengan banyaknya data. Rata-rata disimbolkan dengan x.

Rata-Rata untuk Data Tunggal

Keterangan:

n
xi= nilai data ke-i

=
=

banyaknya

mean
data

Contoh Rataan Data tunggal


Nilai ulangan matematika 15 siswa kelas XIIPAadalah 7,8,6,4,10, 5,9,7, 3,8, 6, 5, 8, 9, dan 7.
Tentukan nilai rata-ratanya.
Jawab:

Jadi, nilai rata-ratanya adlah 6,8

Rata-Rata untuk Data Bergolong (Berkelompok)

Keterangan:
xi
=
nilai
tengah
data
fi
=
frekuesni
data
ke
xs = rataan sementara (dipilih pada interval dengan frekuensi
di = simpangan ke-i (selisih nilai xi dengan nilai xs)
Contoh Rataan Data berkelompok
Tentukan rata-rata dari data berikut.
Nilai
11 - 15
16 - 20
21 - 25
26 - 30
31 - 35
36 - 40

Frekuensi
4
5
8
8
4
2

Jawab:
Cara I:
Nilai
11 - 15
16 - 20
21 - 25
26 - 30
31 - 35
36 - 40
Jumlah
Penyelesaian:

Xi
13
18
23
28
33
38

Fi
4
5
8
8
4
2
30

FiXi
52
90
161
224
132
76
735

ke-i
-i
terbesar)

Cara II:
Nilai
11 - 15
16 - 20
21 - 25
26 - 30
31 - 35
36 - 40
Jumlah

Fi
4
5
8
8
4
2
30

Xi
13
18
23
28
33
38

di
-15
-10
-5
0
5
10

fidi
-60
-50
-35
0
20
20
-105

Penyelesaian:

Median
Median adalah nilai data yang terletak di tengah setelah data diurutkan. Dengan demikian,
median membagi data menjadi dua bagian yang sama besar. Median (nilai tengah) disimbolkan
dengan Me.

Median untuk Data Tunggal

1. Jika banyaknya data n ganjil maka median

2. Jika banyaknya n genap maka

Contoh Median Data Tunggal


Tentukan median dari data berikut.
1. 8,6,4,3,7,5,8,10,8,9,8,5
2.
Nilai
3,4,5,6,7,8,9
Frekuens
2,5,7,8,10,5,4
i
Jawab:
1. Data
diurutkan
:
3
N=
Jadi, mediannya adlah 7,5
2. n

5
12

41

9
10
(genap)
(ganjil)

Median untuk data bergolong

Keterangan:
Me
Tb
=
tepi
p
=
n
=
F
=
frekuensi
f = frekuensi kelas median

=
bawah
kumulatif

kelas
panjang
banyak
sebelum

kelas

median
median
kelas
data
median

Contoh Median Data Bergolong


Tentukan median dari data berikut.
Data

Frekuensi

11-20
21-30
31-40
41-50
51-60
61-70
Jumlah

5
3
8
7
4
9
36

Jawab:
Karena banyaknya data adlah 36 maka median terletak diantara data ke-18 dan data ke-19
sehingga diperoleh kelas yang mengandung median adalah 4-40. Dengan demikian , Tb = 41-0,5
= 40,5; p=10 (11-20); f =7; F= 16.
Data
11-20
21-30
31-40
41-50
51-60
61-70

F
5
3
8
7
4
9

fk
5
8
16
23
27
36

Penyelesaian:

Jadi, mediannya adlah 43,36

Modus
Modus adalah data yang paling sering muncul atau memiliki frekuensi tertinggi. Modus
dilambnagnkan dengan Mo.

Modus
untuk
data
Modus dari data tunggal adalah data yang paling sering muncul.

tunggal

Contoh Modus Data Tunggal


Tentukan modus dari data : 7,6,5,8,3,7,9,4,6,4,8,4,10,7,5,7,dan 8.
Jawab:
Data
diurutkan:
Nilai
7
muncul
paling
Jadi, modusnya adalah 7.

banyak,

3,4,4,4,5,5,6,6,7,7,7,7,8,8,8,9,10.
yaitu
4
kali.

Modus untuk data bergolong

Keterangan
Mo
:
Tb
:
tepi
bawah
kelas
p
:
panjang
d1
:
selisih
frekuensi
kelas
modus
dengan
kelas
d2 : selisih frekuensi kelas modus dengan kelas sesudahnya

:
modus
modus
kelas
sebelumnya

Contoh Modus Data Bergolong


Tentukan modus dari data berikut
Data
11-20
21-30
31-40
41-50
51-60
61-70
Jumlah

Frekuensi
5
3
8
7
4
9
36

Jawab:
Karena kelas dengan frekuensi terbanyak 9 maka modus terletak diantara kelas 51-60; tb=510,5=50,5; p=10(11-20); di=9-4=5; F=16.

Penyelesaian:

Jadi, modusnya adalah 53,36


Demikian penjelasan yang bisa kami sampaikan tentang Statistika Ukuran Pemusatan Data :
Mean , Median, Modus Rumus Dan Contoh Soal. Semoga postingan ini bermanfaat bagi
pembaca dan bisa dijadikan sumber literatur untuk mengerjakan tugas. Sampai jumpa pada
postingan selanjutnya.

Statistika Ukuran letak Data : Kuartil, Desil, Persentil


Penjelasan Rumus dan Contoh Soal
Post On: May 13, 2016
By: admin
In: Matematika, SMA, statistika
Home > Matematika > Statistika Ukuran letak Data : Kuartil, Desil, Persentil
Penjelasan Rumus dan Contoh Soal
Ukuran letak Data : Penjelasan Rumus dan Contoh Soal Kuartil, Desil, Persentil

Selain ukuran pemusatan data, ada juga ukuran letak data yang masih merupakan salah satu
pengukuran data dalam statiska. Jika pada ukuran pemusatan data terdapat median, mean dan
modus. Pada ukuran letak data terdapat kuartil, desil dan persentil. Untuk menentukan nilai
ukuran letak data, data harus kita urutkan terlebih dahulu dari data nilai yang paling kecil ke data
yang lebih besar. Sebelum kita membahas tentang ukuran letak data, sebaiknya kita pelajari
materi Statistika Pengertian Dan Penyajian Data Dalam Bentuk Diagram dan Statistika
Ukuran Pemusatan Data
Untuk penjelasan lengkapnya kita uraikan dibawah ini.
Ukuran letak data
Kuartil

Kuartil adalah nilai yang membagi suatu data terurut menjadi empat bagian yang sama. Kuartil
dialmbangkan dengan Q . Jenis kuartil ada 3, yaitu kuartil pertama (Q 1) , kuartil kedua (Q2), dan
kuartil ketiga (Q3).
1. Kuartil untuk Data Tunggal

Keterangan
Q1
n = banyaknya data

kuartike

Contoh Soal Kuartil Data Tunggal

Tentukan Q1 , Q2 dan Q3 dari data : 7,3,8,5,9,4,8,3,10,2,7,6,8,7,2,6,9,


Jawab :
Data terurut : 2,2,3,3,4,5,6,6,7,7,7,8,8,8,9,9,10
n = 17

2. Kuartil untuk data Bergolong (Berkelompok)


Menentukan letak kuartil untuk data berkelompok

:
ke-i

Keterangan
Qi
=
Tb
=
tepi
p
=
n
=
F
=
frekuensi
f = frekuensi kelas kuartil

kuartil
bawah
panjang
banyak
kumulatif
sebelum

Contoh Soal Kuartil Data Bergolong

Tentukan Qi dari data berikut:

Jawab :

kelas

kelas

:
ke-i
kuartil
kelas
data
kuartil

Desil

Desil merupakan nilai yang membagi data menjadi sepuluh bagian sama besar. Desil sering
dilambangkan dengan D. jenis ada 6, yairu D1 , D2 , D3, .,,,D9.
1. Desil untuk data tunggal

Keterangan
Di
n = banyaknya data

desilk

Contoh Soal Desil Data Tunggal

Tentukan desil ke-8 dari data : 6,3,8,9,5,9,9,7,5,7,4,5,8,3,7,6,.


Jawab:
n = 16
data terurut = 3,3,4,5,5,5,6,6,7,7,7,8,8,9,9,9.

:
e-i

2. Desil untuk data Bergolong ( berkelompok)


Menentukan letak desil untuk data berkelompok

Keterangan
D1
=
Tb
=
tepi
p
=
n
=
F
=
frekuensi
f = frekuensi kelas kuartil
Contoh Soal Desil Data Bergolong

Tentukan nilai D6 dari data berikut

Jawab:

desil
bawah
panjang
banyak
kumulatif
sebelum

kelas

kelas

:
ke-i
kuartil
kelas
data
kuartil

Jadi, nilai D6 adalah 21,9

Persentil

Persentil merupakan nilai yang membagi data menjadi serratus bagian sama besar. Persentil
sering dilambangakan dengan P. jenis persentil ada 99, yaitu P1, P2, P3 P99.
1. Data tunggal

Keterangan
Pi
n = banyaknya data

pesentil

Contoh Soal Persentil Data Tunggal

Tentukan persentil ke-65 dari data : 6,5,8,7,9,4,5,8,4,7,8,5,8,4,5.


Jawab:
n = 15
data terurut : 4,4,4,5,5,5,5,6,7,7,8,8,8,8,9.

:
ke-i

Jadi, nilai persentil ke-65 adalah 7,4.


2. Data bergolong (Berkelompok)
Menetukan letak persentil untuk data berkelompok

Keterangan
Pi
=
Tb
=
tepi
p
=
n
=
F
=
frekuensi
f = frekuensi kelas persentil

persentil
bawah

kumulatif

Contoh Soal Persentil Data Berkelompok

Tentukan P30 dari data berikut

kelas
panjang
banyak
sebelum

kelas

:
ke-i
persentil
kelas
data
persentil

Jawab:

nah,. itulah penjelasan yang bisa kami bagikan, Dalam statistika masih ada satu lagi yang belum
kita bahas, yaitu ukuran penyebaran data. Yang akan kita jelaskan pada artikel selanjutnya.
Demikian penjelasan yang bisa kami sampaikan tentang Statistika Ukuran letak Data : Kuartil,
Desil, Persentil Penjelasan Rumus dan Contoh Soal. Semoga postingan ini bermanfaat bagi
pembaca dan bisa dijadikan sumber literatur untuk mengerjakan tugas. Sampai jumpa pada
postingan selanjutnya.

Statistika -Ukuran Penyebaran data : Rumus dan Contoh


Soal Jangkauan, Simpangan, Ragam
Post On: May 14, 2016
By: admin
In: Matematika, SMA, statistika

Home > Matematika > Statistika -Ukuran Penyebaran data : Rumus dan Contoh Soal
Jangkauan, Simpangan, Ragam
Statistika -Ukuran Penyebaran data : Penjelasan Rumus dan Contoh Soal Jangkauan,
Simpangan, Ragam Terlengkap
Ukuran penyebaran data

Dalam pengukuran statistika terdpat pula Ukuran Penyebaran data. Ukuran penyebaran data
merupakan ukuran yang menunjukkan seberapa jauh data menyebar dari rata-rata. Terdapat
ukuran penyebaran data yang akan kita pelajari pada artikel ini, yaitu Jangkauan (range),
Simpangan rata-rata, Ragam (variasi), dan Simpangan Baku. namun, sebelum anda mempelajari
postingan ini, sebaiknya anda baca dulu materi sebelumnya tentang pengertian Statistika, Ukuran
Pemusatan data Dan Ukuran Letak Data.
Penjelasan dan uraian lengkapnya akan dijelaskan pada penjelasan di bawah ini.
Jangkauan (Range)

Jangkauan merupakan selisih data terbesar dan data terkecil. Jangkauan sering dilambangkan
dengan R.
1. Jangkauan Data
R = xmaks xmin

Keterangan:
R
Xmaks
Xmin = data terkecil

=
=

jangkauan
terbesar

data

Contoh Soal Jangkauan Data

Tentukan jangkauan dari data : 3,6,10,5,8,9,6,4,7,5,6,9,5,2,4,7,8.


Jawab :
R
= 10-2 = 8

xmaks

Jadi, jangkaun data tersebut adalah 8.


2. Jangkauan interkuartil
Jangkauan interkuartil adalah selisih antara kuartil ketiga dan kuartil pertama.

xmin

H = Q3 Q1

Keterangan
H
Q3
Q1 = kuartil pertama

jangkauan
kuartil

:
interkuartil
ketiga

3. Simpangan kuartil ( jangkauan semi interkuartil)


Singan kuartil adalah setengah dari selisih kuartil ketiga dan kuartil pertama.
Sk = Q3 Q1

Keterangan
Sk
Q3
Q1 = kuartil pertama

simpangan
kuartil

:
kuartil
ketiga

Simpangan Rata- Rata

Simpangan rata-rata merupakan nilai rata-rata dari selisih setiap data dengan nilai mean atau
rataan hitungnya. Simpangan rata-rata sering dilambangkan dengan SR.
1. Data Tunggal

Keterangan
SR
Xi
X
n = banyak data

=
=
=

simpangan
data
rataan

Contoh Soal Simpangan Rata rata Data tunggal

Tentukan simpangan rata-rata dari data 4,6,8,5,4,9,5,7.


Jawab :

:
rata-rata
ke-i
hitung

Jadi, simpangan rata-ratanya adalah 1,5


2. Data Bergolong (Berkelompok)

Keterangan
SR
Xi
X
fi = frekuensi data ke-i

=
=
=

simpangan
data
rataan

Contoh Soal Simpangan Rata rata Data Berkelompok

Tentukan simpangan rata-rata dari data berikut:


Data f
41-45 6
46-50 3
51-55 5
56-60 8
61-65 8

Jawab:
Data f

xi

fixi |xi-x| Fi|xi-

:
rata-rata
ke-i
hitung

x|
41-45 6

43 258 11,5 69

46-50 3

48 114 6,5

19,5

51-55 5

53 265 1,5

7,5

56-60 8

58 464 3,5

28

61-65 8

63 504 8,5

68

Jumla
30
h

1.63
5

165

Jadi, simpangan rata-ratanya adalah 5,5.

Ragam

Ragam atau variasi adlah nilai yang menunjukkan besarnya penyebaran data pada kelompok
data. Ragam atau variasi dilambangkan dengan s2.
1. Variasi untuk data tunggal

Keterangan
s2=
xi
x
n = banyak data

data
=

ke
rataan

:
variasi
i
hitung

2. Variasi untuk data bergolong (berkelompok)

Keterangan
s2=
xi
=
x
fi = frekuensi data ke-i

data
=

ke
rataan

:
variasi
i
hitung

Simpangan baku

Simpangan baku atau disebut juga deviasi standar merupakan akar dari jumlah kuadrat diviasi
dibagi banyaknya data. Simpangan baku sering dilambangkan dengan s.
1. Simpangan baku untuk data tunggal

Keterangan
S
xi
x
n = banyak data

=
=

simpangan
data

ke
rataan

2. Simpangan baku untuk data bergolong (berkelompok)

:
baku
i
hitung

Keterangan
s
xi
=
x
fi = frekuensi data ke-i

simpangan
data

ke
rataan

Contoh Soal Simpangan Baku

Tentukan variari dan simpangan baku dari data : 4,6,8,7,9,8.


Dat
f
a
4145

4650

5150

5660

6165

Jawab :
f i xi

(xi-x)2

fi(xix)2

Data f

xi

41-45 6

43 258

132.2
93.5
5

46-50 3

48 144

42.25

126.7
5

51-50 5

53 265

2.25

11.25

56-60 8

58 464

12.25 98

:
baku
i
hitung

61-65 8
Jumla
30
h

63 504
1.63
5

72.25 578
676

Jadi, variasinya = 22,53 dan simpangan bakunya = 4,75.


Demikian penjelasan yang bisa kami sampaikan tentang Statistika -Ukuran Penyebaran data :
Rumus dan Contoh Soal Jangkauan, Simpangan, Ragam. Semoga postingan ini bermanfaat bagi
pembaca dan bisa dijadikan sumber literatur untuk mengerjakan tugas. Sampai jumpa pada
postingan selanjutnya.

Anda mungkin juga menyukai