Anda di halaman 1dari 4

Ellinik Dhimokrata

Yunani

Yunani
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia
bebas

Bendera

Langsung ke: navigasi, cari

Motto:
(Yunani: "Merdeka atau Mati")

Yunani (bahasa Yunani: Ellda atau


Ells), secara resmi disebut Republik
Hellenik (Elliniki Dimokratia), adalah sebuah
negara tempat lahirnya budaya Dunia Barat
yang berada di Eropa bagian selatan.
Orang Yunani menyebut negara mereka Hellas,
dan dalam lafaz modern disebut Ellas. Dalam
bahasa sehari-hari bentuk Ellada dipakai.
Nama Greece dalam bahasa Inggris dan
bentuk-bentuk yang mirip dalam beberapa
bahasa Eropa lainnya, diambil dari nama dalam
bahasa Latin, Graecia, yang berasal dari sebuah
daerah yang sekarang terletak di sebelah utara
Yunani, dan dihuni oleh orang Graekos.
Sedangkan namanya dalam bahasa Indonesia,
Yunani, berasal dari bahasa Arab, yang pada
gilirannya mengambil dari nama Ionia. Ionia
adalah pesisir barat negara yang sekarang
disebut Turki.

Ekonomi
Yunani memiliki sebuah ekonomi kapitalis
campuran dengan sektor publik menyumbang
sekitar setengah dari PDB. Pariwisata memiliki
peranan penting, menyediakan porsi besar dari
GDP dan pendapatan dari pertukaran mata
uang asing. Yunani juga merupakan pemimpin
dunia dalam perkapalan (pertama dalam
kepemilikan kapan dan ketiga dalam registrasi
bendera) [1]. Ekspor dari barang produksi,
termasuk telekomunikasi, perangkat lunak dan
keras, bahan makanan, dan bahan bakar
menjadi bagian besar dalam pemasukan
Yunani.

Lambang

Lagu kebangsaan: Imnos pros tin


Eleftherian

Ibu kota
Athena
(dan kota terbesar)
Bahasa resmi

Yunani

Pemerintahan

Republik

Presiden
Karolos Papoulias
Perdana Menteri Kostas Karamanlis
Kemerdekaan

- Proklamasi
- Diakui

Dari Kerajaan
Ottoman
25 Maret 1821
1829
Luas

-Total

131,940 km2 (96)


51 sq mi

-Air (%)

0,86%
Penduduk

-perk. 2006

10.539.771 (75)

-Sensus -

-Kepadatan

80/km2 (87)
207,2/sq mi

PDB (KKB)

perk. 2005

-Total

US$223,5
miliar (37)

-Per kapita

US$20.362 (34)

Negara ini memiliki standar hidup yang tinggi, berada di urutan ke-24 dalam Indeks
Pembangunan Manusia 2005 dan ke-22 dalam Indeks Kualitas Hidup Dunia 2005 versi
The Economist [2]. Ekonominya terus meningkat dalam tahun-tahun belakangan ini,
sejalan dengan pemerintah yang mengetatkan kebijakan fiskal dalam rangka kemasukan
Yunani ke dalam Zona Euro pada 1 Januari 2001. Pendapatan per kapita rata-rata pada
2004 diperkirakan AS$22.000 [3]. Yunani juga melakukan impor tenaga kerja
(kebanyakan dari Eropa Timur, Timur Tengah, Pakistan, dan Afrika). Orang-orang dari
daerah tersebut sekarang ini sekitar 10% dari populasi total.
Tantangan utama yang dihadapi oleh negara ini termasuk pengurangan pengangguran,
penswastaan dari perusahaan milik negara, reformasi keamanan sosial, mengubah sistem
pajak, dan menekan ketidakefisiensian birokratik. Perkiraan pertumbuhan ekonomi
sekitar 4-4,5% pada 2004. Pengurangan defisit pemerintah juga tetap masalah utama,
karena sekarang ini defisitnya berada dua kali lipat dari target 3% GDP dalam Eurozone.
Pemerintahan konservatif yang baru mengungkapkan kepada Eurostat bahwa angka
sebelumnya yang diberikan, yang merupakan dasar dari masuknya Yunani ke Eurozone,
tidak benar. Di bawah persetujuan negosiasi, UE memberikan Yunani waktu 2 tahun
(anggaran tahun 2005 dan 2006) untuk membawa ekonomi sejalan dengan kriteria
perjanjian kestabilan Eropa.
Bank of Greece, sekarang sebuah anak perusahaan dari European Central Bank, berfungsi
sebagai bank sentral negara. Bank ini tidak sama dengan National Bank of Greece,
sebuah bank komersial.

Demografi

Peta wilayah Yunani.


Menurut sensus tahun 2001, Yunani memiliki populasi sebanyak 10.964.020 jiwa. 58,8%
diantaranya tinggal di daerah perkotaan, sisanya sebesar 28,4% tinggal di pedesaan.
Populasi di dua kota terbesar Yunani, Athena dan Tesaloniki, hampir mencapai 4 juta
orang. Meskipun populasi Yunani terus berkembang, Yunani tetap saja masih menghadapi

masalah demografis yang cukup serius. Tahun 2002 adalah tahun pertama di mana jumlah
kematian lebih besar daripada jumlah kelahiran.
Jumlah imigran yang menetap di Yunani saat ini diperkirakan mencapai lebih dari satu
juta jiwa. Sebanyak 65% datang dari Albania yang mengundang konflik karena
perbatasan Yunani-Albania dibuka tanpa adanya persetujuan dari pemerintah Yunani.
Orang Albania seringkali dilecehkan dan dieksploitasi di Yunani. Belakangan ini mereka
juga mendapat reputasi sebagai pembuat onar dan pelaku tindak kejahatan terbanyak.
Akan tetapi, saat ini banyak orang Yunani yang mau mengakui kontribusi mereka kepada
perekonomian negara. Selain dari Albania, ada sejumlah kecil imigran yang berasal dari
Bulgaria, Serbia, Rumania, Pakistan, Ukraina, Belarusia, Polandia, Mesir, Palestina,
Etiopia, Bangladesh, Cina, dan Georgia. Jumlah pastinya tidak diketahui karena
kebanyakan menetap secara ilegal.

Agama

Pulau Kalymnos.
Konstitusi Yunani menjamin kebebasan mutlak dalam beragama. Yunani juga menyatakan
bahwa setiap orang yang tinggal di wilayah Yunani akan menikmati perlindungan penuh
akan kepercayaan mereka. Walaupun demikian, tidak ada rumah ibadah non-Kristen yang
dapat ditemukan di Athena karena pendirian tempat ibadah agama lain ditentang oleh
kalangan Kristen fundamentalis. Sebagai tambahan, setiap aktivitas yang berhubungan
dengan pembangunan rumah ibadah resmi harus disetujui terlebih dahulu oleh Gereja
Ortodoks. Nyatanya, agama mayoritas di Yunani adalah Gereja Ortodoks Timur (94%).

Pariwisata
Pada tahun 2004, Yunani menempati urutan ke-12 sebagai tujuan pariwisata internasional.
14,18 juta turis mengunjungi negara itu, terutama untuk menyaksikan ajang Olimpiade
Musim Panas.

Lihat pula

[sembunyikan]
lds

Pembagian administratif Yunani


Aegea Selatan Aegea Utara Attika Epirus Kepulauan Ionia Kreta Makedonia
Tengah Makedonia Barat Makedonia Timur dan Trasia Peloponnesa
Tesalonika Yunani Barat Yunani Tengah