Anda di halaman 1dari 4

KOMPETENSI 1

MELAKUKAN PEKERJAAN PENGERINGAN KAYU


1.1 Menjelaskan Jenis, SIfat dan Karakterisik Kayu
Pengertian kayu adalah suatu bahan yang diperoleh dari hasil penebangan pohon dari hutan.
Bagian bagian pohon : *Akar berfungsi untuk menegakkan tanaman, menyalurkan atau
menghisap air. (kerajinan seni).
*Batang berfungsi menyalurkan bahan makanan, tempat
tumbuhnya cabang dan ranting.
Bagian pangkal untuk pertukangan, bagian yang bermata
untuk papan buatan, kertas, dan bagian cabang ranting
untuk kayu bakar.
*Cabang
*Ranting
*Daun tempat memproses makanan (asimilasi).

Kayu buatan adalah kayu yang dibuat oleh pabrik / industry untuk mendapatkan kayu yang
sesuai dengan kebutuhan/keinginan, missal : papan lebar, corak yang bagus, kwalitas yang baik
dan harga yang tinggi dll.
Bagian bagian batang pohon (pada potongan melintang)

Hati kayu adalah pohon mudah yang kemudian tumbuh dan berkembang menjadi pusat pohon
yang merupakan sel sel mati sehingga tak baik untuk kayu pertukangan karena rapuh
dan lunak. ( terletak di tengah tengah pohon ).
Kayu teras : banyak mengandung bahan ekstraktif sehingga awet. Merupakan kayu yang sangat
berguna untuk pertukangan karena sel selnya keras berwarna gelap.
Kayu gubal : merupakan sel sel pengirim zat cair dan garam ke dahan, rantng, dan daun.
Banyak mengandung zat tepung sehingga tidak keras dan mudah diserang serangga, maka
tak baik untuk pertukangan, warna putih.
Kambium : berfungsi membentuk kayu baru dan membuat kulit pengganti yang telah mati,
sehingga kayu membesar dan jaringan meristem uuntuk petumbuhan meninggi.
Kulit luar :melindungi bagian terdalam terhadap pengaruh dari luar yang berakibat merusak dan
mencegah penguapan ( hama, serangga, iklim, dsb ).
Kulit dalam : untuk mengantarkan makanan yang telah diolah leh daun keseluruh bagian kayu.
Jari jarinya teras : menyampaikan makanan dari kulit dalam kebagian dalam pohon.
Gelang tahuun : untuk mengetahui pertumbuhan kayu setiap tahun ( umur pohon), dilihat dengan
udah pada kayu berdaun lebar.
Pengolongan Kayu
a) Kayu berdaun jarum
Ciri ciri : - daun seperti jarum
- Pertumuhan cepat

- Tajuk berbentuk kerucut


- umunya tak menggunakan daun

- Umumnya memiliki kayu lunak dan ringan.


Kayu ini sebagian untuk konstruksi dan sebagian untk kerajinan, harganya relatif murah
Contoh : kayu damar (agatis), melur kekerasannya lunak hingga sedang.
Kayu pinus, flamboyant, cemara dll. Digunakan untuk rangka pintu, jendela, kursi, peti perkakas,
hiasan, peti kemas dll.
b) Kayu berdaun lebar
Ciri ciri : - daun lebar
- menggugurkan daun

- Tajuk besar dan membundar


- pertumbuhan lambat

Kayu keras
Kayu menyusut/mengerut bila menering kearah radial. Pohon yang baru ditebang dan masih
basah bila dibiarkan mongering dalam keadaan masih utuh, lama-lama akan retak-retak
pengaruh penyusutan. Untuk mengurangi kerusakan ini, maka kayu yang basah segera di
gergaji menjadi papan/balok.

Jenis-Jenis Kayu
Diindonesia sebagai Negara tropis memiliki 4000 jenis pohon untuk industri perkayuan. Tetapi
yang akan diperkenalkan adalah kayu yang lazi untuk kerajinan dan mudah dijumpai dipasaran.
-

a) Kayu Agtis
Warna coklat kekuning-kuningan
Mudah dikerja dan bertekstur halus
b) Kayu Balsa
Warna purih ke abu-abuan
Kayu lunak, biasanya diraut
Digunakan untuk alat music, mainan anak-anak dan alat olah raga
c) Kayu Cendana
Berbau harum
Berarsitektur halus
Agak sulit dikerja
Warna kuning
d) Kayu Ebony
Berwarna hitam kelabu
Sukar dikerja, bertekstur halus dan kuat
Digunakan untuk patung dan ukiran
e) Kayu Jati (Sungu, Minyak, Doreng, Kapur, Kembang, Duri, Waru, Gading)
Warna coklat agak muda
Mudah dikerja
Memiliki daya retak yang rendah
Kuat menahan beban
Digunakan untuk peralatan rumah tangga dan untuk konstruksi bangunan
f) Kayu Rasmala (Jawa)
Tekstur halus
Warna merah daging hingga coklat
Pengerjaan sedang
Ulet dan liat
Dugunakan untuk jembatan dan atap
g) Kayu Rengas
Warna coklat tua
Sukar dikerja

h) Kayu Sono Keling


Warna merah tua
Bertekstur halus
Pengerjaan agak berat
Tahan terhadap air
- Digunakan untuk alat olahraga, perkakas RT, dinding, ukiran, dan alat yang
melengkung.
i) Kayu Mahoni
Warna coklat merah
Baik untuk ukir
Bertekstur sedang
Digunakan untuk ukiran, alat musik, peralatan, dinding, dan zat pewarna
j) KayuMeranti Merah
Mudah dikerja
Tekstur agak kasar
k) Kayu Merawan bangkirai (Kalimantan dan sumatra)
Warna kuning
Tidak mudah retak
Tidak mengembang
Tahan terhadap air
Digunakan untuk atap/sirap dan peralatan RT
l) Kayu Petana (Palembang)
Merah keabu-abuan
Serat agak kasar
Mudah dikerja
Digunaka untuk kerajinan dan konstruksi sementara