Anda di halaman 1dari 4

ANALISIS SISTEM KERJA PADA PEMBUATAN MESIN PENGUPAS

KULIT ARI KACANG DITINJAU DARI ASPEK ERGONOMI

I.

Latar Belakang Masalah


Perkembangan dunia industri dan jasa semakin meningkat pesat dan bervariasi

dari waktu kewaktu sehingga setiap industri harus siap berkompetisi dan selalu
meningkatkan kinerja yang lebih baik. Dalam meluasnya usaha pembangunan dalam
bidang industri, manufaktur atau jasa, masalah yang berhubungan dengan faktorfaktor yang erat hubungan nya dengan dengan kinerja semakin menonjol dan penting
untuk diteliti.
Dalam melakukan aktivitas manusia perlu sarana dan prasarana yang
mendukung sehingga kegiatan manusia tersebut dapat berjalan dengan baik. Sarana
dan prasarana yang pada umumnya diwujudkan dalam bentuk fisik atau biasa disebut
dengan alat bantu, di buat dengan tujuan untuk mempermudah pekerjaan sehingga
suatu pekerjaan dapat diselesaikan lebih cepat dengan menggunakan tenaga atau
energi fisik yang lebih kecil serta tingkat keamanannya lebih terjamin. Salah satu
contoh adalah mesin pengupas kulit ari kacang, mesin tersebut berfungsi untuk
mengupas kulit ari (kulit tipis kacang) yang akan digunakan dalam produksi kacang
bawang, adapun proses pembuatan kacang bawang yang dikerjakan secara manual
yakni, Proses awal sebelumnya kacang tanah dikupas dari kulit luarnya.
Proses berikutnya kacang yang sudah terkelupas baik dari kulit luar maupun
kulit ari kemudian kacang tersebut dicampur dengan bumbu yang sudah disiapkan

[Type here]

yaitu bawang putih dan garam secukupnya yang ditumbuk halus dan didiamkan 15
menit agar bumbu tersebut dapat meresap ke dalam kacang. Proses selanjutnya
kacang digoreng, dibungkus dan siap di pasarkan, menurut (Supangkat Sukarsa
2009).

II.

Perumusan Masalah
Berdasarkan uraian di atas maka yang menjadi titik berat pertimbangan

penelitian ini adalah bagaimana meningkatkan sistem kerja operator yang efektif dan
efisien pada mesin pengupas kulit ari kacang ditinjau dari aspek ergonomi.

III.

Batasan Masalah
Untuk menjaga agar dalam pembahasan masalah tidak terlalu meluas dan lebih

terarah, maka perlu adanya penentuan batasan-batasan masalah. Adapun batasan


masalahnya adalah:
1. Objek yang diteliti adalah pekerja pengupas kulit ari kacang.
2. Penelitian hanya sebatas proses kerja operator pada pengupasan kulit ari kacang.
3. Pengukuran dilakukan langsung pada proses kerja operator.
4. Tidak membahas yang berkaitan dengan faktor psikologis, sosiologis dan biaya.

IV.

Landasan Teori / Tinjauan Pustaka


Menurut (Iftikar Z Sutalaksana, 1979), mendefenisikan metode kerja sebagai

berikut : Teknik tata cara kerja adalah suatu ilmu yang terdiri dari tehnik tehnik dan
prinsip-prinsipuntuk mendpatkan rancangan (desaign) dari sistem kerja.
[Type here]

Sistem kerja itu sendiri terdiri dari empat komponen yaitu manusia, bahan,
perlengkapan dan perlatan seperti mesin dan perkakas pembantu, lingkungan kerja
seperti keadaan pekerja-pekerja disekelilingnya dan kesimpulan diatas dapat
disimpulkan bahwa komonen-komponen metode kerja harus saling mendukung serta
sama lainnya, agar dapat menghasilkan suatu metode kerja yang terbaik yang
memenuhi kriteria efektif dan efisien.
Didalam tehnik tata cara kerja ada empat kriteria yang dipandang sebagai
pengukur yang baik tentang kebaikan suatu sistem kerja yaitu waktu, tenaga,
psikologis dan sosiologis, artinya suatu sistem kerja yaitu dimulai baik jika sistem
memungkin kan waktu penyelasaian nya sangat singkat. Tenaga yang diperlukan
untuk menyelesaikan nya sangat sedikit dan akibat-akibat dan sosiologis yang
ditimbulkan sangat minim.( Iftikar Z Sutalaksana, 1979,)

V.

Manfaat Penelitian

Dalam penelitian ini diharapkan diperoleh manfaat sebagai berikut :


1. Memeinimalkan konsumsi energi operator pengupas kulit ari kacang.
2. Memberikan waktu istirahat yang tepat bagi pekerja (operator) pengupas kulit ari
kacang.
3. Meminimalkan tingkat keluhan-keluhan biomekanik yang dirasakan pekerja.

[Type here]

VI.

Metode Penelitian
Analisis mengenai metode kerja pada dasarnya untuk mengefektifkan dan

mengefisiensikan kerja. Metode kerja didefenisikan sebagai suatu komponenkomponen dimana seperti manusia, sarana kerja, fasilitas lainnya akan berinteraksi
bersama dalam memberikan hasil kerja. Selanjutnya study mengenai metode kerja
dimaksudkan untuk, mencari, mengembangkan dan menerapkan metode kerja yang
efektif dan efisien dengan tujuan akhir adalah waktu penyelesaian kerja akan lebih
singkat.

VII.

Jadwal Pelaksanaan Penelitian


No

Maret

April

Mei

Juni

Kegiatan
1
2
3
4
5

VIII.

Proses persiapan
Penelitian
Pengumpulan data
Pengolahan data
Penyelesaian

1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4

Daftar Pustaka
Iftikar Z Sutalaksana, 1979, Teknik Tata Cara Kerja, Jurusan Teknik
Industri, Institut Teknologi Bandung.

[Type here]