Anda di halaman 1dari 2

Proses Kerja Alat Rotary Dryer

1. Tombol start ditekan, maka input digital akan masuk ke PLC pada alamat
(P0000), setelah itu program berjalan
2. Pneumatic (P042) akan aktif untuk membuka pintu bawah dan motor
akan start pada kecepatan 230 rpm melalui alamat output analog PLC
(D4983) dengan cara mengeluarkan tegangan 2,5 VDC ke input analog
inverter serta timer (T000) aktif untuk mengaktifkan langkah selanjutnya.
Setelah 10 detik kemudian
3. Blower (P047) aktif selama 10 detik menggunakan timer (T0001) untuk
proses sterilisasi suhu pada tabung pengering
4. Setelah blower off, maka timer (T0002) akan menghitung selama 10 detik,
sehingga solenoid pneumatic akan menutup (off) ketika waktu tercapai dan
mengaktifkan
5. Pemantik (P045), solenoid A (P043) dan solenoid B (P044) akan aktif
bersamaan, selama 1 detik yang diatur oleh Timer (T0003).
Catatan :
a. Ketika sensor api (P0002) deteksi adanya nyala api selama proses
penyalaan, maka solenoid A dan Selenoid B akan terus aktif atau
terbuka.
b. Jika tidak terdeteksi api, maka solenoid A dan B akan off atau tertutup.
c. Penyalaan api akan diulangi kembali dalam rentang waktu 10 detik
kemudian oleh timer (T0004).
6. Setelah api menyala, maka timer (T0005) akan aktif menghitung hingga
15 detik sehingga ketika waktu tercapai, vibrator (P046) akan aktif selama
2 menit oleh timer (T0006).
7. Setelah vibrator off, maka blower akan aktif kembali oleh (T0006).
Selanjutnya proses pengeringan terjdi pada tabung pengering

8. Ketika pembacaan input analog data suhu (D4980) pada tabung pengering
< 60

C, maka solenoid A dan B akan terus terbuka, blower akan terus

aktif untuk menghembuskan panas kedalam tabung pengering, namun jika


suhu > 65 0C maka solenoid A tertutup, solenoid B terbuka untuk
mengecilkan penyalaan api. Blower tetap bekerja untuk menghembuskan
panas kedalam tabung pengering.
9. Ketika suhu mencapai >=70 0C, maka blower akan off supaya berhenti
menghembuskan panas kedalam tabung pengering.
10. suhu akan turun kembali hingga mencapai 60 0C sehingga blower akan
aktif kembali untuk menghembuskan panas kedalam tabung pengering.
11. Sebelum mencapai penurunan suhu 60 0C, terlebih dahulu melewati suhu
perintah > 65 0C sehingga mengaktifkan solenoid A untuk memperbesar
penyalaan api. Proses ini akan terus berulang hingga pembacaan input
analog kadar air (D4981) mencapai <= 15 %RH
12. Ketika pembacaan kadar air dalam tabung pengering <=15 %RH, maka
akan meng-off-kan blower, solenoid A dan B, vibrator dan pemantik,
sedangkan timer (T0007) dan solenoid pneumatic akan diaktifkan untuk
membuka pintu sehingga material akan keluar dari tabung pengering.
13. Waktu keluarnya material tergantung dari timer (T0007). Ketika waktu
telah tercapai, maka akan meng-off-kan motor induksi dan proses
pengeringan selesai.