Anda di halaman 1dari 2

1.

Proses Endapan Mineral yang berhubungan dengan proses Sedimentasi dan disertai
contoh
Erosi benua dan pengisian cekungan sedimen di samudera memerlukan siklus
geologi dan kimia yang dapat berhubungan dengan formasi dari jenis endapan mineral
selama pelapukan, perombakan menjadi unsur-unsur pokok berupa fragmental (sebagai
contoh kwarsa atau kadang-kadang emas atau mineral-mineral berat), dan menjadi
elemen-elemen yang larut secara kimiawi (sebagai contoh adalah kalsium, sodium, atau
elemen-elemen metalik pembentuk bijih yang potensial seperti besi, tembaga, timbal, dan
seng). Unsur-unsur pokok fragmental tertransportasi oleh air permukaan diendapkan
sebagai batuan.
Klastik-klastik sedimen di benua dan di lingkungan tepi laut cenderung berbutir
kasar dan bisa mengisi pengkayaan lokal mineral-mineral berharga yang telah
tertransportasi dengan fraksi klastik, sebagai contoh konsentrasi emas placer pada
endapan Witwatersrand di Afrika Selatan dan timah placer di Asia bagian selatan.
Seringkali formasi endapan sulfida stratiform tidak tampak berhubungan dengan
proses magmatisme atau vulkanisme, tetapi agak berhubungan dengan sirkulasi larutan
hidrotermal dari sumber-sumber yang lain, sebagai contoh penirisan dari cekungan
sedimen yang dalam. Endapan-endapan yang dihasilkan sangat mirip dengan beberapa
asal-usul volkanogenik karena mekanisme traping yang sama. Hanya mineral-mineral
sulfida yang dapat mengalami presipitasi pada sediment-water interface atau dalam
batuan yang tidak terkonsolidasi, waktu dari formasi bijih berhubungan terhadap waktu
pengendapan sedimen, terhadap waktu kompaksi dan konsolidasinya, atau terhadap
waktu-waktu berikutnya saat sedimen-sedimen mengalami indurasi penuh dan dapat
termineralisasi oleh larutan yang bergerak melalui batuan yang porous atau struktur-

struktur geologi. Untuk proses ini, contoh yang bagus adalah endapan timbal-seng di
Mississippi Valley.
Proses-proses sedimentasi juga membentuk akumulasi fosil-fosil bahan bakar,
batu bara, minyak dan gas alam. Untuk membentuk batu bara, gambut terkompaksi dan
mengalami pemanasan akibat penurunan dan proses burial. Demikian juga, minyak dan
gas terbentuk oleh maturasi unsur-unsur organik dalam batuan sedimen oleh peningkatan
temperatur dan tekanan. Minyak dan gas dapat bermigrasi melalui batuan yang porous
membentuk reservoir yang besar dalam struktur yang baik, atau tetap di dalam batuan
sumber membentuk oil shale.
2. Endapan Mineral Yang Berhubungan Dengan Proses Metamorfisme
Metamorfisme yaitu proses rekristalisasi dan peleburan akhir dari batuan beku
atau batuan sedimen, yang disebabkan oleh intrusi dari magma baru atau oleh proses
burial yang dalam . Endapan hidrotermal kontak metasomatik terbentuk di sekitar magma
yang mengalami intrusi, seperti yang digambarkan di atas. Metamorfisme burial yang
dalam dapat menimbulkan overprinting terhadap akumulasi mineral yang ada
sebelumnya, sebagai contoh yang besar adalah endapan sediment-hosted lead-zinc di
Broken Hill, Australia.
Metamorfisme burial juga membebaskan sebagian besar larutan hidrotermal yang
melarutkan logam-logam dari country rock, diendapkan saat larutan bertemu dengan
suatu lingkungan dengan kondisi temperatur, tekanan, dan kimia yang tepat untuk
formasi bijih. Formasi endapan emas di beberapa jalur metamorfik Precambrian
berhubungan terhadap transportasi emas oleh metamorfic water menuju urat kwarsa yang
mengandung emas.