Anda di halaman 1dari 2

RINCIAN KEWENANGAN KLINIS (DELINEATION OF CLINICAL PRIVILEGE)

SMF NEUROLOGI
Nama
Spesialisasi
Universitas

: dr. Haflin Soraya Hutagalung Sp.S


: Neurologi
: Universitas Sumatera Utara

Dengan ini saya menyatakan mempunyai kemampuan untuk melakukan pengelolaan


kasus-kasus yang telah diklasifikasikan sesuai dengan kompetensi saya sebagai Dokter
Spesialis Neurologi, untuk melakukan hal-hal dibawah ini :
NO

CLINICAL PRIVILLEGE
PENGETAHUAN KLINIK UMUM

1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.

Diagnostik fisik penyakit saraf


Diagnostik laboratorium dalam bidang penyakit
saraf
Patofisiologi penyakit saraf
Dasar-dasar penyakit non neurologic yang
member komplikasi neurologik
PENGETAHUAN KLINIK KHUSUS
Penyakit serebrovaskuler
Traumatologi
Epilepsi
Keradangan saraf
Nyeri kepala dan nyeri lainnya
Penyakit defisiensi
neuropati
Gangguan kesadaran
Trauma susunan saraf
Radang selaput otak
Guillain Barre jenis Landry
Herniasi tumor otak

13.

Myasthenia Gravis

14.

Radang otak pada dewasa

15.

Penyakit demielinisasi

16.
17.
18.
19.
20.
21.
22.
23.

Gangguan sistem ekstrapiramidal


Kelainan kongenital
Penyakit degenerative
Tumor susunan saraf pusat (SSP)
Kelainan saraf otonom
Kelainan neurologik akibat penyakit lain
Neuroradiologi
Neuro-opthalmologi

2
3
4

YANG
DIMINTA

DENGAN
YANG
SUPERVISI DISETUJUI

24.
25.
26.

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13

14

EEG, EMG, E.P, TCD


Neuropediatri
Penyakit lain yang mengakibatkan kelainan
saraf
PEMERIKSAAN KLINIK KHUSUS
Pemeriksaan bedside (anamneses),
pemeriksaan fisik, diagnosis kerja, diagnosis
diferensial, menentukan pemeriksaan
laboratorium, prognosis, pengobatan rehabilitasi
Elektro ensefalografi
TCD
Elektromiografi danNCV
Neuroradiologi
Menginterpretasikan foto polos
Arteriografi
Myelografi
CT-Scan
MRI
Fungsi lumbal
Neuroopthalmologi (menentukan visus,
campus, opthalmoskop, opthalmodynamometri)
Menentukan pengobatan, melakukan
pengobatan, mengikuti jalannya penyakit,
menilai hasil pengobatan dan dapat memberi
saran-saran prevensi dan rehabilitasi penderita
Memiliki keterampilan untuk mengatasi keadaan
darurat yang dapat dilakukan sendiri ataupun
harus segera dirujukkan setelah dilakukan
tindakan darurat

Demikian hal ini saya perbuat sebagaimana mestinya dengan penuh tanggung jawab.
Medan, 16 Juli 2016
Hormat saya,

dr. Haflin Soraya Hutagalung Sp.S