Anda di halaman 1dari 14

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)
Sekolah
Kelas/Semester
Mata Pelajaran
Materi Pokok
Alokasi Waktu

: SMK Negeri 1 Palasah


: X (Sepuluh) / 1 (Satu)
: Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)
: Pokok Kaidah Fundamental Bangsaku
: 8 x 45 menit (4 X Pertemuan )

A. Kompetensi Inti
1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong,
kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai
bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan
lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam
pergaulan dunia.
3. Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan
metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni,
budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan
peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan
prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk
memecahkan masalah
4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, bertindak secara efektif dan
kreatif, serta mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.
B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi
No.
1

4.

Kompetensi Dasar
1.1. Menghayati nilai-nilai
ajaran agama dan
kepercayaan dalam
kehidupan
bermasyarakat.
1.2. Menghayati isi dan
makna pasal 28E dan 29
ayat (2) Undang-Undang
Dasar Negara Republik
Indonesia Tahun 1945.
2.2. Mengamalkan nilai-nilai
yang terkandung dalam
Pembukaan UndangUndang Dasar Negara
Republik Indonesia
Tahun 1945 dalam
kehidupan berbangsa
dan bernegara.
3.2. Memahami pokok pikiran
yang terkandung dalam
Pembukaan UndangUndang Dasar Negara
Republik Indonesia
Tahun 1945

4.2. Menyaji hasil telaah


pokok-pokok pikiran
Pembukaan UndangUndang Dasar Negara

Indikator Pencapaian Kompetensi

3.2.1. Membangun rasa syukur atas kemerdekaan.


3.2.2. Menjelaskan isi dan Pokok Pikiran Pembukaan
UUD NRI Tahun 1945
3.2.3. Menjelaskan cita-cita dan tujuan nasional
berdasarkan Pancasila.
3.2.4. Menguraikan kedaulatan rakyat dalam konteks
negara hukum.
3.2.5. Membangun partisipasi aktif dalam perdamaian
dunia.
4.2.1.Menyaji hasil telaah isi dan pokok pikiran
Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara
Republik Indonesia Tahun 1945.
4.2.2.Mengkomunikasikan hasil telaah isi dan pokok

Republik Indonesia
Tahun 1945.

C.

pikiran Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara


Republik Indonesia Tahun 1945.

Tujuan Pembelajaran :
Pertemuan 1
Melalui kegiatan mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengasosiasi dan
mengkomunikasikan peserta didik dapat:
1. Menjelaskan makna proklamasi Kemerdekaan RI
2. Menganalisis keterkaitan proklamasi dengan Pembukaan UUD Negara RI Tahun 1945
3. Memberikan contoh cara mensyukuri nikmat kemerdekaan
4. Menguraikan makna yang terkandung dalam pokok pikiran Pembukaan UUD Negara RI Tahun
1945
5. Menyaji hasil telaah isi dan pokok pikiran Pembukaan UUD Negara RI Tahun 1945
6. Menerapkan perilaku jujur, disiplin, pro aktif dan peduli selama kegiatan pembelajaran
berlangsung
Pertemuan 2
Melalui kegiatan mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengasosiasi dan
mengkomunikasikan peserta didik dapat:
1. Menjelaskan isi Pembukaan UUD Negara RI Tahun 1945
2. Menjelaskan cita-cita nasional
3. Menjelaskan tujuan nasional yang terdapat dalam Pembukaan UUD Negara RI Tahun 1945
4. Menjelaskan upaya mewujudkan cita-cita dan tujuan nasional berdasarkan Pancasila
5. Menyaji hasil analisis cita-cita dan tujuan nasional berdasarkan Pancasila
6. Menerapkan perilaku toleran, santun, responsif dan tanggungjawab selama kegaiatan
pembelajaran berlangsung.
Pertemuan 3
Melalui kegiatan mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengasosiasi dan
mengkomunikasikan peserta didik dapat:
1. Menjelaskan pengertian kedaulatan rakyat
2. Menjelaskan kedaulatan yang dianut oleh bangsa Indonesia
3. Menjelaskan makna yang terkandung dalam pasal 1 ayat (2) dan (3) UUD Negara RI Tahun
1945
4. Mendeskripsikan perwujudan kedaulatan rakyat dalam konteks negara hukum
5. Menyaji hasil analisis kedaulatan rakyat dalam konteks negara hukum
6. Menerapkan perilaku tanggungjawab, disiplin dan peduli selama kegiatan pembelajaran
berlangsung
Pertemuan 4
Melalui kegiatan mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengasosiasi dan
mengkomunikasikan peserta didik dapat:
1. Menjelaskan politik luar negeri bebas aktif
2. Menjelaskan tujuan politik luar negeri bebas aktif
3. Menjelaskan perwujudan politik luar negeri bebas aktif
4. Mendeskripsikan upaya membangun partisipasi aktif dalam perdamaian dunia
5. Mengkomunikasikan hasil telaah partisipasi aktif dalam perdamaian dunia
6. Menerapkan perilaku jujur, santun, disiplin, dan tanggung jawab selama kegiatan pembelajaran
berlangsung

D.

Materi Pembelajaran
Fakta
Pembukaan UUD Negara RI Tahun 1945 bersifat fundamental
Konsep
1. Mewujudkan Rasa Syukur atas Kemerdekaan
2. Isi dan Pokok Pikiran Pembukaan UUD Negara RI Tahun 1945
3. Cita-cita dan Tujuan Nasional Berdasarkan Pancasila
4. Kedaulatan Rakyat dalam Konteks Negara Hukum

5. Partisipasi Aktif dalam Perdamaian Dunia


Prinsip
Teks Proklamasi Kemerdekaan RI
Teks pembukaan UUD Negara RI Tahun 1945
Prosedur
Proses Penyusunan Proklamasi dan Pembukaan UUD Negara RI Tahun 1945
E.
1. Pendekatan
2. Model Pembelajaran
3. Metode
F. Alat/Media/Bahan
Alat/media

Metode Pembelajaran
: Saintifik
: Discoiry learning
: Ceramah, diskusi kelompok,tanya jawab, dan penugasan
: LCD Projector, Gambar

Sumber Belajar
:
1) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2014. Pendidikan Pancasila dan
Kewarganegaraan, Kelas X semester 1. Jakarta : Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan. Halaman: 36 - 63
2) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2014. Buku Guru Pendidikan Pancasila dan
Kewarganegaraan, Kelas X. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
3) UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945
4) Internet / Media masa / Blog : asminkarris.wordpress.com
5) Buku PPKn SMK Kelas XI lainnya yang relevan

G. Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan 1
Kegiatan
Pendahuluan

Inti

Alokasi
waktu
1. Guru mempersiapkan kelas agar lebih kondusif untuk proses 15 menit
belajar mengajar; kerapian dan kebersihan ruang kelas,
presensi (kehadiran, agenda kegiatan, kebersihan kelas,
menyiapkan media dan alat serta buku yang diperlukan).
2. Guru menyampaikan topik tentang Partisipasi aktif dalam
Perdamaian Dunia
3. Guru mempersiapkan pembahasan materi melalui metode
diskusi kelompok yang telah ditentukan topiknya pada
pertemuan sebelumnya (kelompok 1 agar mempersiapkan
kelompoknya)
Deskripsi Kegiatan

1. Mengamati
Peserta didik diminta untuk membaca buku teks Pelajaran 60 menit
PPKn Bab II Sub A dan B tentang Rasa Syukur atas
Kemerdekaan dan Isi dan PoKok Pembukaan UUD
Negara RI Tahun 1945
Pada saat kelompok 1 tampil presentasi, kelompok lainnya
menyimak materi presentasi
2. Menanya

Peserta didik diminta untuk mengajukan pertanyaan


berkaitan dengan materi yang telah dibacanya, masingmasing dengan pertanyaan yang berbeda.
Setelah presentasi selesai dipaparkan oleh kelompok 1,
kelompok lain memberikan saran, masukan, tanggapan
serta mengajukan pertanyaan terkait materi yang sedang
dibahas
Pengajuan pertanyaan dilakukan dalam bentuk termin

Kegiatan

Deskripsi Kegiatan

Alokasi
waktu

pertanyaan (jumlah termin disesuaikan dengan alokasi


waktu yang tersedia)
3. Mengumpulkan Informasi
Kegiatan mengumpulkan informasi dilakukan baik oleh
kelompok yang mendapat tugas presentasi , juga kelompok
lain untuk menjawab pertanyaan yang diajukan peserta didik
atau memberi masukan guna melengkapi tanggapan,
argumentasi dari kelompok penyaji
4. Mengasosiasi
Kegiatan mengasosiasikan dilakukan baik oleh kelompok yang
mendapat tugas presentasi, juga kelompok lain dengan
melakukan analis dalam kelompok pada saat menyimak
jalannya presentasi guna membuat pertanyaan.
5. Mengkomunikasikan
Kelompok 1 menyampaikan hasil analisis diskusi dalam
kelompok dihadapan peserta didik dari kelompok lain disertai
dengan masukan, sanggahan, pertanyaan dari kelompok lain
serta argumentasi kelompok penyaji
Penutup

1.
2.
3.

Peserta didik menyimpulkan materi yang telah di bahas pada 15 menit


pertemuan ini sebagai refleksi
Sebagai umpan balik pembelajaran peserta didik ditugaskan
melengkapi Tugas Mandiri Tabel 2.1 (hal.40) Buku PPKn
SMK untuk Siswa
Guru mengakhiri pembelajaran dengan mengucapkan rasa
syukur kepada Allah SWT, Tuhan YME bahwa pertemuan kali
ini telah berlangsung dengan baik dan lancar

Penilaian Pertemuan 1
Penilaian terhadap peserta didik dilakukan dengan penilaian autentik yaitu:
1. Penilaian sikap
Penilaian sikap spiritual dan sosial dilakukan melalui pengamatan (observasi) selama proses
pembelajaran berlangsung ( Format penilaian lihat model penilaian pembelajaran PPKn di
bagian satu Buku Guru)
2. Penilaian Keterampilan
Penilaian ketrampilan dilakukan guru dengan melihat kemampuan peserta didik dalam
presentasi, kemampuan bertanya, menjawab pertanyaan atau mempertahankan argumentasi,
kemampuan dalam memberikan saran/masukan terkait dengan materi yang sedang dibahas
( mengkomunikasikan secara lisan).
3. Penilai pengetahuan
Guru mengajukan beberapa pertanyaan secara lisan/tulisan yang terkait dengan materi yang
baru saja dikaji sebagai berikut :
Soal:
1. Bagaimanakah cara mensyukuri nikmat kemerdekaan ?
2. Apa yang dimaksud dengan Proklamasi kemerdekaan ?
3. Bagaimanakah hubungan Proklamasi 17 Agustus 1945 dengan Pembukaan UUD
Negara RI Tahun 1945 ?
4. Jelaskan makna yang terkandung dalam pokok pikiran Pembukaan UUD Negara RI
Tahun 1945 !
5. Berikan contoh perilaku sikap yang sesuai dengan pokok pikiran Pembukaan UUD
Negara RI Tahun 1945 !

Pedoman penskoran
No
1

Kunci Jawaban
a.

Mensyukuri nikmat kemerdekaan dengan jalan mengisi kemerdekaan

Jmlh
Skor
4

sesuai dengan kemampuan, keahlian, dan keterampilan masingmasing.


b. Menghormati dan menghargai jasa-jasa para pahlawan pejuang
bangsa dengan cara meneruskan amanat cita-cita perjuangan
bangsa.
c. Memelihara dan menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dengan
jalan meningkatkan sikap toleran dan kerja sama antarwarga
masyarakat.
d. Menjaga keutuhan dan kedaulatan bangsa dengan cara rela
berkorban demi kepentingan bangsa dan negara serta kesiapan
dalam rangka bela negara.
e. Meningkatkan kemandirian bangsa, dengan jalan memperkuat sendisendi peri kehidupan bangsa di segala bidang ipoleksosbudhankam.
Proklamasi Kemerdekaan Indonesia merupakan pernyataan bangsa
Indonesia kepada diri sendiri maupun kepada dunia luar bahwa bangsa
Indonesia telah merdeka dan tindakan-tindakan yang harus segera
dilakukan berkaitan dengan pernyataan kemerdekaan itu
Proklamasi Kemerdekaan Indonesia mengandung arti sebagai berikut :
Lahirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Puncak perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia.
Titik tolak pelaksanaan Amanat Penderitaan Rakyat.
Lahirnya tata hukum Indonesia.

Proklamasi kemerdekaan mempunyai hubungan yang erat , tidak


dapat dipisahkan dan merupakan satu kesatuan yang bulat dengan
UUD 1945, terutama dengan Pembukaan UUD 1945. Apa yang
terkandung dalam pembukaan UUD 1945 merupakan amanat yang
luhur dan suci dari Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945.

Alinea pertama Proklamasi dijabarkan dalam alinea kesatu, kedua


dan ketiga Pembukaan UUD 1945

Alinea kedua Proklamasi dijabarkan dalam alinea keempat


Pembukaan UUD 1945, yaiitu amanat pembentukan Negara RI
berdasarkan Pancasila.
- Bentuk Negara Indonesia -------------- Kesatuan
- Bentuk Pemerintahan Indonesia ------- Republik
- Sistem Pemerintahan Indonesia ------- Presidensil
- Palsafah Negara Indonesia -------------- Pancasila
- Tujuan Negara :
- Melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah
darah Indonesia
- Memajukan kesejahteraan umum
- Mencerdaskan kehidupan bangsa
- Ikut serta melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan
kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial
1) Pokok pikiran pertama: Negara melindungi segenap bangsa
Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dengan berdasar atas
persatuan dengan mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat
Indonesia.
Pokok pikiran ini menegaskan bahwa dalam Pembukaan diterima
pengertian Negara persatuan, sebagai negara yang melindungi dan
meliputi segenap bangsa seluruhnya. Jadi, Negara mengatasi segala
faham golongan dan mengatasi faham perorangan. Negara, menurut
pengertian Pembukaan itu menghendaki persatuan, meliputi segenap
bangsa Indonesia seluruhnya. Inilah suatu dasar Negara yang tidak
boleh dilupakan.
Hal ini menunjukkan pokok pikiran persatuan. Dengan pengertian yang
lain, negara sebagai penyelenggara negara dan setiap warga negara
wajib mengutamakan kepentingan negara di atas kepentingan

golongan ataupun perorangan.


2) Pokok pikiran kedua: Negara hendak mewujudkan keadilan sosial
bagi seluruh rakyat.
Pokok pikiran ini menempatkan suatu tujuan atau suatu cita-cita yang
ingin dicapai dalam Pembukaan dan merupakan suatu sebab tujuan
(kausa finalis) sehingga dapat menentukan jalan serta aturan-aturan
mana yang harus dilaksanakan dalam Undang-Undang Dasar untuk
sampai pada tujuan yang didasari dengan bekal persatuan. Ini
merupakan pokok pikiran keadilan sosial, yang didasarkan pada
kesadaran bahwa manusia Indonesia mempunyai hak dan kewajiban
yang sama untuk menciptakan keadilan sosial dalam kehidupan
masyarakat.
3) Pokok Pikiran ketiga: Negara yang berkedaulatan rakyat,
berdasarkan atas kerakyatan dan permusyawaratan/perwakilan.
Pokok pikiran ini dalam Pembukaan mengandung konsekuensi logis
bahwa sistem negara yang terbentuk dalam Undang-Undang Dasar
harus berdasar atas kedaulatan rakyat dan berdasar atas
permusyawaratan/perwakilan. Memang pengertian ini sesuai dengan
sifat masyarakat Indonesia. Ini adalah pokok pikiran kedaulatan rakyat,
yang menyatakan bahwa kedaulatan adalah di tangan rakyat dan
dilakukan sepenuhnya oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat.
4) Pokok pikiran keempat: Negara berdasar atas Ketuhanan Yang
Maha Esa menurut dasar Kemanusiaan yang adil dan beradab.
Pokok pikiran ini dalam Pembukaan menuntut konsekuensi logis
bahwa Undang-Undang Dasar harus mengandung isi yang
mewajibkan pemerintah dan lain-lain penyelenggara Negara untuk
memelihara budi-pekerti luhur dan memegang teguh cita-cita moral
rakyat yang luhur. Hal ini menegaskan pokok pikiran Ketuhanan Yang
Maha Esa, yang mengandung pengertian taqwa terhadap Tuhan Yang
Maha Esa. Selain itu, pokok pikiran kemanusiaan yang adil dan
beradab mengandung pengertian menjunjung tinggi hak asasi manusia
yang luhur.
Contoh perilaku sikap yang sesuai dengan pokok pikiran Pembukaan UUD
Negara RI Tahun 1945 :
- Pokok pikiran pertama
- Mendahulukan kepentingan bangsa dan negara diatas kepentingan
pribadi dan golongan
- Mengutamakan persatuan dan kesatuan, keselamatan, kepentingan
bangsa dan negara diatas kepentingan golongan atau perorangan
- Pokok pikiran kedua
- Bekerja keras, bergotong royong
- Tidak semena-mena terhadap orang lain
- Pokok pikiran ketiga
- Mengutamakan musyawarah mufakat dalam menyelesaikan
berbagai macam persoalan bangasa
- Tidak memaksakan kehendak berpendapat kepada orang lain
- Pokok pikiran keempat
- Percaya dan taqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa
- Menjunjung tinggi harkat, derajat dan martabat manusia
Jumlah

20

Skor yang diperoleh peserta didik untuk suatu perangkat tes uraian dihitung dengan rumus:
Skor yang diperoleh peserta didik
Nilai peserta didik
100
Skor total (20)
Pertemuan 2

Kegiatan
Pendahuluan

Deskripsi Kegiatan
1.

2.
3.

Guru mempersiapkan kelas agar lebih kondusif untuk proses


belajar mengajar; kerapian dan kebersihan ruang kelas,
presensi (kehadiran siswa, agenda kegiatan, kebersihan
kelas,
menyiapkan media dan alat serta buku yang
diperlukan).
Guru menyampaikan topik tentang Cita-cita dan Tujuan
Nasinal berdasarkan Pancasila
Guru mempersipakan pembahasan materi melalui metode
diskusi kelompok yang telah ditentukan topiknya pada
pertemuan pertama (kelompok 2 agar mempersiapkan
kelompoknya)

Alokasi
Waktu
10 menit

Inti

1. Mengamati
70 menit
Peserta didik diminta untuk membaca buku teks Pelajaran
PPKn Bab II sub C tentang Cita-cita dan tujuan nasional
berdasarkan Pancasila

Pada saat kelompok 2 tampil presentasi, kelompok lainnya


menyimak materi presentasi
2. Menanya

Peserta didik diminta untuk mengajukan pertanyaan


berkaitan dengan materi yang telah dibacanya, masingmasing dengan pertanyaan yang berbeda.
Setelah presentasi selesai dipaparkan oleh kelompok 2,
kelompok
lain
memberikan
saran/masukan
dan
mengajukan pertanyaan terkait materi yang sedang
dibahas
Pengajuan pertanyaan dilakukan dalam bentuk termin
pertanyaan (jumlah termin disesuaikan dengan alokasi
waktu yang tersedia)
3. Mengumpulkan Informasi
Kegiatan mengumpulkan informasi dilakukan baik oleh
kelompok yang mendapat tugas presentasi , juga kelompok
lain untuk menjawab pertanyaan yang diajukan peserta didik
atau memberi masukan guna melengkapi tanggapan dari
peserta didik
4. Mengasosiasi
Kegiatan mengasosiasikan dilakukan baik oleh kelompok yang
mendapat tugas presentasi, juga kelompok lain dengan
melakukan analis dalam kelompok pada saat menyimak
jalannya presentasi guna membuat pertanyaan.
5. Mengkomunikasikan
Presentasi kelompok 2, topik tentang Cita-cita dan tujuan
nasional berdasarkan Pancasila

Kelompok lain menyimak dan menanggapinya dengan


mengajukan pertanyaan/masukan

Penutup

1.
2.
3.

Peserta didik menyimpulkan materi yang telah di bahas 10 menit


pada pertemuan ini sebagai refleksi
Peserta didik diminta untuk mengerjakan Tugas Mandiri
Tabel 2.3 (hal. 51-52) Buku PPKn SMK untuk siswa
Guru mengakhiri pembelajaran dengan mengucapkan rasa
syukur kepada Allah SWT, Tuhan YME bahwa pertemuan
kali ini telah berlangsung dengan baik dan lancar

Penilaian Pertemuan 2
1. Penilaian Sikap
Penilaian terhadap peserta didik dapat dilakukan selama proses dan setelah pembelajaran
berlangsung, termasuk pada saat peserta didik menjawab beberapa pertanyaan dari guru.
Penilaian dapat dilakukan dengan observasi. Dalam observasi ini misalnya dilihat aktivitas dan
tingkat perhatian peserta didik pada saat mengerjakan tugas analisis kasus pelanggaran HAM.

2. Penilaian Keterampilan
Penilaian ketrampilan dilakukan guru dengan melihat kemampuan peserta didik dalam
presentasi, kemampuan bertanya, kemampuan menjawab pertanyaan atau mempertahankan
argumentasi kelompok, kemampuan dalam memberikan masukan/saran terkait dengan materi
yang sedang dibahas ( mengkomunikasikan secara lisan )
3. Penilaian Pengetahuan
Sebagai uji kompetensi atau pengetahuan, guru dapat dilakukan dalam bentuk penugasan,
untuk menjawab atau melengkapi pertanyaan yang terdapat dalam Tugas Mandiri atau
mengajukan beberapa pertanyaan secara lisan yang terkait dengan materi yang baru saja
dikaji, sebagai berikut :
Soal:
1. Tuliskan cita-cita nasional bangsa Indonesia !
2. Tuliskan tujuan nasional yang terdapat dalam Pembukaan UUD Negara RI tahun
1945 !
3. Apakah cita-cita nasional dan tujuan nasional sudah terwujud ? Jelaskan !
4. Bagaimanakah upaya yang dapat dilakukan dalam rangka mewujudkan cita-cita dan
tujuan nasional berdasarkan Pancasila !
5. Berikan contoh bentuk kegiatan yang dapat dilakukan oleh siswa dalam rangka
perwujudan Cita-cita dan tujuan naional !

Pedoman penskoran
No

Kunci Jawaban

Cita-cita nasional sebagaimana diamanatkan Proklamasi Kemerdekaan


Republik Indonesia, yaitu mencapai masyarakat yang adil dan makmur
berdasarkan Pancasila, tertuang dalam Alinea kedua Pembukaan UndangUndang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 ... Negara
Indonesia, yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur..
1) Melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah
Indonesia.
2) Memajukan kesejahteraan umum.
3) Mencerdaskan kehidupan bangsa.
4) Ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan,
perdamaian abadi, dan keadilan sosial.
Mewujudkan cita-cita dan tujuan nasional itu tidak seperti membalikan
telapak tangan kita, butuh waktu, butuh proses dan butuh partisipasi dari
seluruh bangsa Indonesia
Dalam rangka perwujudan cita-cita dan tujuan nasional tersebut, beberapa
upaya yang dapat dilakukan negara, diantaranya adalah sebagai berikut.
1) Memberikan kepastian dan perlidungan hukum terhadap semua warga
negara tanpa diskriminatif.
2) Menyediakan fasilitas umum yang memadai yang berdampak pada
kesejahteraan masyarakat.
3) Menyediakan sarana pendidikan yang memadai dan merata di seluruh
tanah air.
4) Memberikan biaya pendidikan gratis terhadap seluruh jenjang
pendidikan bagi seluruh warga negara.
5) Menyediakan infra struktur serta sarana transportasi yang memadai
dan menunjang tingkat perekonomian rakyat.
6) Menyediakan lapangan kerja yang dapat menyerap jumlah angkatan
kerja dalam rangka penghidupan yang layak bagi seluruh warga
negara.
7) Mengirimkan pasukan perdamaian dalam rangka ikut serta
berpartisipasi aktif dalam menjaga dan memelihara perdamaian dunia.
Contoh bentuk kegiatan yang dapat dilakukan oleh siswa dalam rangka
perwujudan cita-cita dan tujuan nasional adalah :

Jmlh
Skor
4

- Belajar dengan rajin dan sungguh-sungguh


- Ikut aktif dalam berbagai organisasi,seperti OSIS dan Karang taruna
- Ikut aktif dalam kegiatan bela negara, seperti Pramuka, PMR, Paskibra
Jumlah

20

Skor yang diperoleh peserta didik untuk suatu perangkat tes uraian dihitung dengan rumus:
Skor yang diperoleh peserta didik
Nilai peserta didik
100
Skor total (20)

Pertemuan 3
Kegiatan
Pendahuluan

1.

2.
3.

Inti

Penutup

Alokasi
Waktu
Guru mempersiapkan kelas agar lebih kondusif untuk proses 10 menit
belajar mengajar; kerapian dan kebersihan ruang kelas,
presensi (kehadiran, agenda kegiatan, kebersihan kelas,
menyiapkan media dan alat serta buku yang diperlukan).
Guru menyampaikan topik tentang Cita-cita dan Tujuan
Nasional berdasarkan Pancasila
Guru mempersiapkan pembahasan materi melalui metode
diskusi kelompok yang telah ditentukan topiknya pada
pertemuan kedua (kelompok 3 agar mempersiapkan
kelompoknya)
Deskripsi Kegiatan

1. Mengamati
70 menit
Peserta didik diminta untuk membaca buku teks Pelajaran
PPKn Bab II Sub D tentang Kedaulatan Rakyat dalam
Konteks Negara Hukum
Pada saat kelompok 3 tampil presentasi, kelompok lainnya
menyimak materi presentasi
2. Menanya

Peserta didik diminta untuk mengajukan pertanyaan


berkaitan dengan materi yang telah dibacanya, masingmasing dengan pertanyaan yang berbeda.
Setelah presentasi selesai dipaparkan oleh kelompok 3,
kelompok lain memberikan saran, masukan dan
mengajukan pertanyaan terkait materi yang sedang
dibahas
Pengajuan pertanyaan dilakukan dalam bentuk termin
pertanyaan (jumlah termin disesuaikan dengan alokasi
waktu yang tersedia)
3. Mengumpulkan Informasi
Kegiatan mengumpulkan informasi dilakukan baik oleh
kelompok yang mendapat tugas presentasi , juga kelompok
lain untuk menjawab pertanyaan yang diajukan peserta didik
atau memberi masukan guna melengkapi tanggapan,
argumentasi dari kelompok penyaji
4. Mengasosiasi
Kegiatan mengasosiasikan dilakukan baik oleh kelompok yang
mendapat tugas presentasi, juga kelompok lain dengan
melakukan analis dalam kelompok pada saat menyimak
jalannya presentasi guna membuat pertanyaan.
5. Mengkomunikasikan
Kelompok 3 menyampaikan hasil analisis diskusi dalam
kelompok dihadapan peserta didik dari kelompok lain disertai
dengan masukan, sanggahan, pertanyaan dari kelompok lain
serta argumentasi kelompok penyaji
1. Sebelum mengakhiri pelajaran, guru meminta salah seorang 10 menit
peserta didik untuk menyimpulkan materi sebagai refleksi
terhadap pembelajaran yang sudah dilaksanakan
2. Peserta didik diminta untuk mengerjakan Tugas Mandiri Tabel
2.4 (hal. 54-55) Buku PPKn SMK untuk siswa
3. Guru mengakhiri pembelajaran dengan mengucapkan rasa

Kegiatan

Deskripsi Kegiatan

Alokasi
Waktu

syukur kepada Allah SWT, Tuhan YME bahwa pertemuan kali


ini telah berlangsung dengan baik dan lancar.
Penilaian Pertemuan 3
1.
Penilaian Sikap
Pada pertemuan kali ini, guru sudah dapat merekapitulasi penilaian sikap spiritual dan sosial
setiap peserta didik untuk kompetensi dasar yang pertama. Sikap spritual dan sosial yang
diukur dan dinilai meliputi kerjasama, tanggung jawab, toleran, kreatifitas, kejujuran,
kecermatan, santun, responsip, proaktif dan taat menjalankan agama. Rekapitulasi nilai ini
dapat dilakukan guru dengan bersumber dari hasil pengamatan guru yang dituangkan dalam
jurnal harian guru maupun dari kegiatan-kegiatan lainnya. Adapun format rekapitulasinya dapat
dilihat di bagian satu buku ini.
2.
Penilaian Keterampilan
Penilaian Ketrampilan dilakukan guru dengan melihat kemampuan peserta didik dalam
mengkomunikasikan hasil parktek belajar kewarganegaraan pada bab ini. Adapun praktek
belajar kewarganegaraan pada Bab 1 adalah mendorong siswa untuk melakukan penelitian
sederhana mengenai penyelesaian kasus pelanggaran HAM di lingkungan sekitar tempat
tinggal.
3.
Penilaian Pengetahuan
Sebagai uji kompetensi (pengetahuan), guru dapat melihat kemampuan peserta didik dapat
menjawab pertanyaan yang terdapat dalam uji kompetensi sebagai berikut :
Soal:
1. Sebutkan bunyi pasal 1 ayat (1) dan (2) UUD Negara RI tahun 1945 ?
2. Jelaskan makna yang terkandung dalam pasal 1 ayat (1) dan (2) UUD Negara RI
Tahun 1945 !
3. Apa yang dimaksud dengan kedaulatan ? Kedaulatan apakah yang dianut oleh
bangsa Indonesia ?
4. Apakah yang dimaksud dengan negara hukum ?
5. Bagaimanakah upaya yang dilakukan untuk mewujudkan kedaulatan rakyat dalam
konteks Negara hukum ?

Pedoman penskoran
No

Kunci Jawaban

Pasal 1 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 :


(1) Kedaulatan berada di tangan rakyat dan dilaksanakan menurut
Undang-Undang Dasar
(2) Negara Indonesia adalah negara hukum.
Maknanya adalah kedaulatan berada di tangan rakyat dan segala sikap
tindakan yang dilakukan ataupun diputuskan oleh alat negara dan
masyarakat haruslah didasarkan pada aturan hukum.Dalam konteks
negara hukum, kedaulatan rakyat Indonesia didelegasikan melalui peran
lembaga perwakilan yang ada dalam hal ini adalah alat kelembagaan
negara dengan menggunakan sistem perimbangan kekuasaan check
and balances antar badan legislatif, eksekutif, dan yudikatif. Khusus
untuk kekuasaan membuat undang-undang masih terdapat kerja sama
antara badan eksekutif dan legislatif.
Kedaulatan adalah kekuasaan tertinggi dalam suatu negara yang tidak
terletak di bawah kekuasaan lain. Macam-macam kedaulatan : Kedaulatan
Tuhan, Kedaulatan Raja, Kedaulatan Rakyat, Kedaulatan Negara dan
Kedaulatan Hukum. Kedaulatan yang dianut oleh Bangsa Indonesia
adalah Kedaulatan Rakyat (pasal 1 ayat (2)) dan Kedaulatan Hukum
(pasal 1 ayat (3))

Jmlh
Skor
4

Negara Hukum (Rechstaats) adalah negara yang dalam pelaksanaan


pemerintahannya selalu didasarkan pada peraturan perundangan yang
berlaku.
Beberapa hal yang dapat dilakukan dalam rangka mewujudkan kedaulatan
rakyat tersebut, di antaranya adalah sebagai berikut.
1) Efektivitas dan efisiensi peran lembaga-lembaga perwakilan rakyat.
2) Pelaksanaan prinsip kesamaan di dalam hukum dan pemerintahan
equality before the law bagi seluruh warga negara Indonesia.
3) Adanya jaminan negara terhadap perlindungan HAM bagi warga
negara Indonesia.
4) Adanya supremasi hukum dalam penyelenggraan kedaulatan rakyat.
5) Penyelenggaran pemerintah sebagai amanat kedaulatan rakyat
berdasarkan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun
1945 dan peraturan hukum yang berlaku.
6) Penyelenggaran proses peradilan administrasi yang bebas dan
mandiri.
7) Penyelenggaran Pemilu sebagai perwujudan demokrasi diselenggarakan secara Luber (Langsung, Umum, Bebas, dan Rahasia) dan
Jurdil (Jujur dan Adil).
Jumlah

20

Skor yang diperoleh peserta didik untuk suatu perangkat tes uraian dihitung dengan rumus:
Skor yang diperoleh peserta didik
Nilai peserta didik
100
Skor total (20)
Pertemuan 3
Kegiatan
Pendahuluan

1.

2.
3.

Inti

Alokasi
Waktu
Guru mempersiapkan kelas agar lebih kondusif untuk proses 10 menit
belajar mengajar; kerapian dan kebersihan ruang kelas,
presensi (kehadiran, agenda kegiatan, kebersihan kelas,
menyiapkan media dan alat serta buku yang diperlukan).
Guru menyampaikan topik tentang Partisipasi aktif dalam
Perdamaian Dunia
Guru mempersiapkan pembahasan materi melalui metode
diskusi kelompok yang telah ditentukan topiknya pada
pertemuan kedua (kelompok 4 agar mempersiapkan
kelompoknya)
Deskripsi Kegiatan

1. Mengamati
70 menit
Peserta didik diminta untuk membaca buku teks Pelajaran
PPKn Bab II Sub E tentang Partisipasi aktif dalam
Perdamaian Dunia
Pada saat kelompok 4 tampil presentasi, kelompok lainnya
menyimak materi presentasi
2. Menanya

Peserta didik diminta untuk mengajukan pertanyaan


berkaitan dengan materi yang telah dibacanya, masingmasing dengan pertanyaan yang berbeda.
Setelah presentasi selesai dipaparkan oleh kelompok 4,
kelompok lain memberikan saran, masukan dan
mengajukan pertanyaan terkait materi yang sedang
dibahas
Pengajuan pertanyaan dilakukan dalam bentuk termin
pertanyaan (jumlah termin disesuaikan dengan alokasi
waktu yang tersedia)
3. Mengumpulkan Informasi
Kegiatan mengumpulkan informasi dilakukan baik oleh
kelompok yang mendapat tugas presentasi , juga kelompok
lain untuk menjawab pertanyaan yang diajukan peserta didik
atau memberi masukan guna melengkapi tanggapan,
argumentasi dari kelompok penyaji

Kegiatan

Deskripsi Kegiatan

Alokasi
Waktu

4. Mengasosiasi
Kegiatan mengasosiasikan dilakukan baik oleh kelompok yang
mendapat tugas presentasi, juga kelompok lain dengan
melakukan analis dalam kelompok pada saat menyimak
jalannya presentasi guna membuat pertanyaan.
5. Mengkomunikasikan
Kelompok 4 menyampaikan hasil analisis diskusi dalam
kelompok dihadapan peserta didik dari kelompok lain disertai
dengan masukan, sanggahan, pertanyaan dari kelompok lain
serta argumentasi kelompok penyaji
Penutup

1. Sebelum mengakhiri pelajaran, guru meminta salah seorang 10 menit


peserta didik untuk menyimpulkan materi sebagai refleksi
terhadap pembelajaran yang sudah dilaksanakan
2. Peserta didik diminta untuk mengerjakan Tugas Mandiri Tabel
2.5 (hal. 58) Buku PPKn SMK untuk siswa
3. Guru mengakhiri pembelajaran dengan mengucapkan rasa
syukur kepada Allah SWT, Tuhan YME bahwa pertemuan kali
ini telah berlangsung dengan baik dan lancar.

Penilaian Pertemuan 4
1. Penilaian Sikap
Pada pertemuan kali ini, guru sudah dapat merekapitulasi penilaian sikap spiritual dan sosial
setiap peserta didik untuk kompetensi dasar yang pertama. Sikap spritual dan sosial yang
diukur dan dinilai meliputi kerjasama, tanggung jawab, toleran, kreatifitas, kejujuran,
kecermatan, santun, responsip, proaktif dan taat menjalankan agama. Rekapitulasi nilai ini
dapat dilakukan guru dengan bersumber dari hasil pengamatan guru yang dituangkan dalam
jurnal harian guru maupun dari kegiatan-kegiatan lainnya. Adapun format rekapitulasinya dapat
dilihat di bagian satu buku ini.
2. Penilaian Keterampilan
Penilaian Ketrampilan dilakukan guru dengan melihat kemampuan peserta didik dalam
mengkomunikasikan hasil parktek belajar kewarganegaraan pada bab ini. Adapun praktek
belajar kewarganegaraan pada Bab 1 adalah mendorong siswa untuk melakukan penelitian
sederhana mengenai penyelesaian kasus pelanggaran HAM di lingkungan sekitar tempat
tinggal.
3. Penilaian Pengetahuan
Sebagai uji kompetensi (pengetahuan), guru dapat melihat kemampuan peserta didik dapat
menjawab/pertanyaan yang terdapat dalam uji kompetensi Bab 1.

Soal:
1. Sebutkan bunyi tujuan internasional yang terdapat dalam Pembukaan UUD Negara
RI Tahun 1945 alinea 4 !
2. Jelaskan pengertian politik luar negeri bebas aktif !
3. Jelaskan tujuan politik luar negari Indonesia !
4. Berikan contoh perwujudan politik luar negeri bebas aktif !
5. Bagaimanakah cara membangun partisipasi aktif dalam perdamaian dunia ?

Pedoman penskoran
No
1
2

Kunci Jawaban
.... ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan,
perdamaian abadi dan keadilan sosial ....
Politik luar negeri bebas dan aktif artinya :
- Bebas, artinya bebas menentukan sikap dan pandangan terhadap
masalah-masalah internasional dan terlepas dari ikatan kekuatan-

Jmlh
Skor
4
4

kekuatan raksasa dunia yang secara ideologis bertentangan (Timur


dengan faham Komunisnya dan Barat dengan faham Liberalnya).
- Aktif, artinya dalam politik luar negeri senantiasa aktif
memperjuangkan terbinanya perdamaian dunia. Aktif memperjuangkan
kebebasan dan kemerdekaan. Aktif memperjuangkan ketertiban dunia.
Aktif ikut serta menciptakan keadilan sosial dunia.
Tujuan politik luar negeri Indonesia adalah sebagai berikut :
1) Mempertahankan kemerdekaan bangsa dan menjaga keselamatan
negara.
2) Memperoleh barang-barang yang diperluakan dari luar negeri untuk
meningkatkan kesejahteraan rakyatnya.
3) Meningkatkan perdamaian internasional dan memperoleh syaratsyarat yang diperlukan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyatnya.
4) Meningkatkan persaudaraan antarbangsa sebagai pelaksanaan citacita yang terkandung dalam Pancasila.
Perwujudan politik Indonesia yang bebas dan aktif, dapat kita lihat pada
contoh berikut ini.
1) Penyelenggaraan Konferensi Asia-Afrika Tahun 1955, yang melahirkan
semangat dan solidaritas negara-negara Asia-Afrika yang kemudian
melahirkan Deklarasi Bandung.
2) Keaktifan Indonesia sebagai salah satu negara pendiri Gerakan NonBlok Tahun 1961 yang berusaha membantu dunia internsional untuk
meredakan ketegangan perang dingin antara Blok Barat dan Blok
Timur.
3) Indonesia aktif dalam merintis dan mengembangkan organisasi di
kawasan Asia Tenggara (ASEAN).
4) Ikut aktif membantu penyelesaian konflik di Kamboja, perang saudara
di Bosnia, pertikaian dan konflik antara pemerintah Filipina dan Bangsa
Moro.
Dalam rangka membangun partisipasi aktif dalam perdamaian dunia,
beberapa hal dapat dilakukan Bangsa Indonesia, di antaranya adalah
sebagai berikut :
1) Menjalankan politik damai dan bersahabat dengan segala bangsa atas
dasar saling menghargai dengan tidak mencampuri urusan negara
lain.
2) Menegaskan arah politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif
serta berorientasi pada kepentingan nasional, menitikberatkan pada
solidaritas antarnegara berkembang, mendukung perjuangan
kemerdekaan bangsa, menolak penjajahan, dan meningkatkan
kemandirian bangsa, serta memiliki kerja sama internasional bagi
kesejahteraan rakyat.
3) Bangsa Indonesia memperkuat sendi-sendi hukum internasional dan
organisasi internasional untuk menjamin perdamaian yang kekal dan
abadi.
4) Meningkatkan kerja sama dalam segala bidang dengan negara
tetangga yang berbatasan langsung dan kerja sama kawasan ASEAN
untuk memelihara stabilitas, melaksanakan pembangunan, dan
meningkatkan kesejahteraan.
5) Meningkatkan kesiapan Indonesia dalam segala bidang untuk
menghadapi perdagangan bebas, terutama dalam menyongsong
pemberlakuan AFTA, APEC, dan WTO.
6) Meningkatkan kualitas dan kinerja aparatur luar negeri agar mampu
melakukan diplomasi proaktif dalam segala bidang untuk membangun
citra positif Indonesia di dunia internasional, memberikan perlindungan
dan pembelaan terhadap warga negara, serta kepentingan Indonesia,
dan memanfaatkan setiap peluang positif bagi kepentingan nasional.
7) Meningkatkan kualitas diplomasi baik regional maupun internasional
dalam rangka stabilitas, kerja sama, dan pembangunan kawasan.

Jumlah

20

Skor yang diperoleh peserta didik untuk suatu perangkat tes uraian dihitung dengan rumus:
Skor yang diperoleh peserta didik
Nilai peserta didik
100
Skor total (20)

Instrumen penilaian Sikap, Pengetahuan dan Keterampilan terlampir.


Mengetahui
Kepala Sekolah

Palasah,
Juli 2015
Guru Mata Pelajaran

Nana Surjana, S.Pd


NIP 19640513 198803 1 009

Asmin, S.Pd
NIP 19671007 199003 1 009

Catatan Kepala Sekolah


...................................................................................................................................................................
...................................................................................................................................................................
...................................................................................................................................................................

LAMPIRAN-LAMPIRAN (Lihat di RPP terakhir)