Anda di halaman 1dari 2

Pelayanan Penyakit Arteri Perifer (ICD IX No. I73.

9)
Pengertian :
Pelayanan endovaskuler merupakan jenis pelayanan di bidang vaskuler
dengan meggunakan metode minimal invasif. Penatalaksanaan penyakit yang bisa
dilakukan dengan endovaskuler meliputi penyakit arteri perifer, penyakit vena,
penyakit sumbatan arteri akut, dan lainnya. Endovaskuler memungkinkan
dilakukannya angioplasty pada pembuluh darah arteri maupun endostent utnuk
menjamin patensi lumen pembuluh darah arteri.
Anamnesis :
Perlu ditanyakan riwayat penyakit artei perifer, keluhan klaudikasio, dan
penyakit penyerta. Penyakit komorbid DM merupakan penyebab pasien re-stenosis
arteri, sehingga perlu diterangkan kepada pasien mengenai angka re-stenosis.
PAP memberikan gejala/kekuatan yang luas, mulai dari tanpa keluhan
(a.simptomatis), rasa nyeri berulang pada betis (Klaudikatio) dan tanda iskemi yang
mengancam (Kriteria Fountain). Keluhan ini akan terus meningkat sesuai
pertumbuhan waktu/umur, rekonstruksi vaskuler dapat dilakukan atau berakhir
dengan tindakan amputasi, kematian biasanya akibat kelainan jantung
PAP kronis anggota gerak (Chronic Limb Ischemic) dapat dikenali (sesuai
Konsensus TASC). (PAD dalam perjalanan penyakitnya) berupa Critical Limb
Ischemia
- Nyeri waktu istirahat (rest pain)
- Ulkus/gangren pada kaki /jari
- ABI 50 mmHg
- Toe Systalic pressure 30 mmHg
Pemeriksan Fisik :
Secara menyeluruh (general)
Pada anggota gerak;
perubahan kulit
ulkus/gangren
pulsasi arteri
Evaluasi ABI (Ankle Brachial Index)
Kriteria Diagnostik :
Berdasarkan :
- Anamnesis/Keluhan
- Pemeriksaan Fisik
- Pemeriksaan Penunjang
Pemeriksaan Penunjang :
Pemeriksaan darah:
- dasar
- kimia lengkap
- khusus sesuai kasus
Non Invasif:
- USG Doppler
- Laser Fluxemeter (bila ada fasilitas)
Invasif :
- CT Angiografi (Multislice)
- MRA
- Arteriografi

Terapi :
Tindakan Operasi
Tindakan minimal invasif pada angioplasty dan stenting memerlukan akses dari
femoralis dengan anestesi lokal. Pasca tindakan, diperlukan penekanan pada daerah
insisi untuk mengurangi dan menghentikan hematoma yang terjadi.
Edukasi :
Menjelaskan tentang sifat penyakit, tujuan dan rencana pengobatan
Karena PAD merupakan proses degeneratif dan sangat dipengaruhi oleh faktor
resiko, maka dianjurkan untuk :
1. Mengurangi/menghilangkan faktor resiko
2. Latihan untuk membentuk pembuluh darah (kolateral)
3. Evaluasi/kontrol berkala
4. Higiene untuk anggota gerak