Anda di halaman 1dari 7

KISI-KISI PEMAPARAN METADATA INDIKATOR SDGs GOAL 16

LOKAKARYA PEMBAHASAN PEDOMAN TEKNIS DEFINISI OPERASIONAL


INDIKATOR SDGs GOAL 16
21- 23 Desember 2015
Catatan:

Tabel 1 adalah Target & Indikator Goal 16 sebagai acuan K/L terhadap
indikator terkait dan relevan untuk dapat ditampilkan metadatanya
Metadata adalah informasi atau variable yang memuat tentang tujuan dari
pengumpulan data atau kegiatan penelitian, data yang dihasilkan,
metodologi dan keluarannya.

Berikut adalah kisi-kisi untuk bahan pemaparan metadata indikator SDGs khusus
Goal 16 pada Lokakarya pembahasan Pedoman Teknis Definisi Operasional Indikator
SDGs Goal 16, menjelaskan tentang:
Menampilkan seluruh data yang dihasilkan oleh K/L yang sesuai dengan
indikator Goal 16 dan data lainnya yang relevan dengan indikator Goal 16
Maksud dan tujuan dikumpulkannya data tersebut
Manfaat data tersebut
Arti dari data yang dihasilkan konsep dan definisi dari setiap variablenya
dan data yang dihasilkan
Metode pengumpulan datanya/sumber data: laporan administrasi, survei,
atau sensus
Penyedia data: unit/bagian/bidang yang mengelola data tersebut
Waktu pengumpulan dan kapan dilaporkan/dipublikasikan, contoh: laporan
administrasi diisi harian dan dirangkum secara mingguan/bulanan dan dapat
dilaporkan secara bulanan
Frekuensi pelaporannya: bulanan/kuartalan/tahunan
Keterpilahan datanya: dapat dipilah berdasar jenis kelamin, umur dsb.
Level data yang tersedia: sampai tingkat (level) mana data dapat
ditampilkan/dilaporkan: nasional/provinsi/kabupaten/kota
Catatan lainnya: kendala dalam penyediaan data, kelemahan data dan
rekomendasi untuk menampilkan datanya, kendala lainnya terkait
pengukuran indikator Goal 16
Masukan untuk indikator Goal 16 atau tambahan indikator
Data relevan yang belum disampaikan kepada Pokja Goal 16 melalui BPS dapat
disampaikan saat lokakarya dalam bentuk softcopy.
Bagi CSO yang memiliki data yang relevan dengan target/indikator terkait, harap
membawa datanya.

TABEL 1: TABEL INDIKATOR BERIKUT TELAH DISESUAIKAN DENGAN INDIKATOR YANG TERKAIT DENGAN
K/L YANG RELEVAN UNTUK DITAMPILKAN METADATANYA
No
.
1

K/L
Penyaji/Narasu
mber
Kapolri Pusiknas

Indikator Goal 16

Target 16.1:
1. Jumlah kejadian kejahatan kekerasan
2. Jumlah korban kejahatan kekerasan
3. Proporsi jumlah kejadian kejahatan kekerasan terhadap total kejahatan
4. Angka kejadian kejahatan kekerasan terhadap penduduk (violence crime rates)
5. Jumlah Insiden tewas (case of death incident)
6. Rasio jumlah korban kejahatan kekerasan (cedera, meninggal) terhadap penduduk
(prevalensi)
7. Jumlah korban pembunuhan berencana berdasarkan umur, jenis kelamin, cara
membunuh dan tipe pelaku, per 100,000 penduduk
8. Persentasi penduduk yang mengalami kejahatan secara fisik, psikologi atau
seksual dalam 12 bulan terakhir
9. Kematian disebabkan konflik per 100,000 penduduk berdasarkan umur, jenis
kelamin dan penyebab kematian
Target 16.3:
1. Persentase korban kekerasan dalam 12 bulan terakhir yang melaporkan kepada
pihak berwajib (crime reporting rate)
Target 16.4:
1. Jumlah kejadian kejahatan penyelundupan senjata (arms smugling)
2. Jumlah kelompok preman
3. Jumlah kejadian kejahatan terorisme
4. Persentase senjata api yang terdaftar dan terlacak berdaasar standar
internasional dan ketentuan hokum
5. Persentase senjata api jenis kecil yang ditandai dan dicatat pada saat diimpor
sesuai standar internasional
Target 16.10:

1. Jumlah kasus pembunuhan, penculikan dan penangkapan secara paksa,


penyiksaan dan perlakuan sewenang-wenang terhadap jurnalis, awak media,
serikat buruh, dan pengacara HAM dalam 12 bulan terakhir
Target 16.a:
1. Persentase korban yang dilaporkan mengalami kejahatan fisik dan seksual oleh
aparat penegak hukum dalam 12 bulan terakhir
Target 16.b:
1. Persentase penduduk yang melaporkan mengalami diskriminasi dalam 12 bulan
terakhir
2

KPP -PA

Target 16.2:
1. Jumlah kejadian kejahatan terhadap anak
2. Jumlah korban kejahatan terhadap anak
3. Rasio jumlah kejadian kejahatan terhadap anak terhadap total kejahatan
4. Angka kejadian kejahatan terhadap anak terhadap jumlah penduduk (violence
against child crime rates)
5. Prevalensi jumlah korban kejahatan kekerasan anak (cedera, meninggal) terhadap
penduduk
6. Persentase anak umur 1-17 tahun yang mengalami hukuman fisik dalam 12 bulan
terakhir
7. Jumlah korban perdagangan manusia yang terdeteksi dan tidak terdeteksi per
100,000 penduduk berdasarkan umur, jenis kelamin dan jenis eksploitasi
8. Persentase wanita dan lelaki muda umur 18-24 tahun yang mengalami kekerasan
seksual sebelum umur 18 tahun

BPHN

Target 16.3:
1. Jumlah anggaran (dana) yang disalurkan untuk bantuan hukum (APBN dan APBD)
2. Proporsi penyerapan anggaran bantuan hukum untuk orang miskin
3. Rasio penerima bantuan hukum dengan bantuan yang diberikan
4. Rasio jumlah pengacara terhadap jumlah penduduk
5. Rasio jumlah OBH (organisasi Bantuan Hukum) yang tersertifikasi terhadap
penduduk
6. Lamanya proses peradilan

7. Proporsi Pendampingan pada proses penanganan perkara


4

Kejaksaan

Target 16.3:
1. Persentase tahanan yang belum diputus terhadap seluruh jumlah tahanan dan
napi

KPK

Target 16.4:
1. Realisasi pengembalian aset tipikor yang disetor ke kas negara dibandingkan
dengan total aset yang dirampas untuk negara berdasarkan putusan pengadilan
2. Total nilai penggelapan uang masuk dan keluar negeri (dalam US$)
3. Indeks Integritas Layanan Publik
Target 16.5:
1. Persentase penduduk yang membayar suap kepada petugas atau diminta untuk
menyuap petugas dalam 12 bulan terakhir

Kemendagri

Target 16.6:
1. Hasil Evaluasi Kinerja Penyelenggaran Pemerintahan Daerah (EKPPD)
Target 16.9:
1. Persentase bayi 0-17 tahun yang memiliki akta kelahiran
2. Persentase anak umur di bawah 5 tahun yang memiliki akte kelahiran
3. Persentase bayi 0-1 tahun yang memiliki akta kelahiran

Kemenlu

Target 16.7:
1. Proporsi negara yang mengangkat isu kebutuhan multisektoral dari pemuda
dalam rencana pembangunan nasional dan strategi pengurangan kemiskinan
Target 16.8:
1. Persentase keterlibatan negara di dalam pengambilan keputusan di Organisasi
Internasional

Kemenpan RB

Target 16.6:
1. Indeks Reformasi Birokrasi
2. Proporsi penduduk yang puas terhadap layanan public

Target 16.7:
1. Proporsi jabatan di legislasi, pelayanan publik, peradilan terhadap jumlah jabatan
di pemerintahan
Target 16.10:
1. Tingkat kepuasan masyarakat khususnya dalam kemudahan mengakses informasi
publik yang telah dilindungi UU keterbukaan informasi.
Target 16.a:
1. Indeks Reformasi Birokrasi untuk Institusi Penegak Hukum seperti Polri, Kejaksaan,
Pengadilan
9

KemenHuk &
Ham

Terget 16.3:
1. Jumlah Pos Pelayanan Hukum
2. Jumlah Pelaksanaan Zitting Plaatz (tempat sidang tetap) dan pelaksanaan
pembebasan perkara
3. Jumlah pembinaan dan pengawasan pelaksanaan bantuan hukum (yang
dilaksanakan oleh organisasi bantuan hukum yang telah terverifikasi dan
terakreditasi oleh Kementerian Hukum & HAM

10

Bappenas
Direktorat
Politik &
Komunikasi

Target 16.5:
2. Indeks Penegakan Hukum Anti Korupsi (IPHAK)/Indeks Penegakan Hukum Tipikor
3. Indeks Perilaku Anti Korupsi (IPAK)
4. Indeks Pendapat/Penilaian Kebiasaan Masyarakat terhadap praktek korupsi
5. Indeks Pengalaman Terkait Layanan Publik Tertentu
6. Indeks Pengalaman Koruptif lainnya
7. Indeks Persepsi Korupsi/Corruption Perception Index
Target 16.6:
8. Indonesia Governance Index (IGI)
9. Proporsi pengeluaran utama pemerintah terhadap anggaran yang disetujui
Target 16.7:
10.Indeks Kebebasan Sipil (sama di Target 16.10)

11.Indeks Hak-hak Politik


12.Indeks Lembaga Demokrasi
Target 16.b:
13.Jumlah aturan tertulis yang diskriminatif dalam hal gender, etnis, atau kelompok
rentan lainnya.
14.Jumlah tindakan atau pernyataan pejabat pemerintah yang diskriminatif dalam
hal gender, etnis, atau kelompok rentan lainnya