Anda di halaman 1dari 4

Perawatan Gigi Non Vital (Nekrosis Pulpa)

1. Pulpektomi Non Vital


Perawatan endodontik untuk gigi sulung dengan pulpa non vital adalah
pulpektomi

mortal

(pulpektomi

devital).

Pulpektomi

mortal

adalah

pengambilan semua jaringan pulpa nekrotik dari kamar pulpa dan saluran akar
gigi yang non vital, kemudian mengisinya dengan bahan pengisi. Walaupun
anatomi akar gigi sulung pada beberapa kasus menyulitkan untuk dilakukan
prosedur pulpektomi, namun perawatan ini merupakan salah satu cara yang
baik untuk mempertahankan gigi sulung dalam lengkung rahang.
1) Indikasi
Kondisi umum :

Pasien anak yang kooperatif

Anak penderita haemophilia


Pasien dengan riwayat pencabutan yang buruk pada kunjungan
sebelumnya.
Kondisi Lokal :
Gigi gangren
Gigi dengan resorpsi internal tetapi belum perforasi
Gigi dengan kerusakan tulang interadikular tetapi tidak kehilangan
dukungan
Gigi yang umur tanggalnya masih cukup lama (lebih dari 6 bulan)

2) Kontraindikasi
Keadaan Umum :

Pasien anak dengan tingkat kooperatif yang rendah

Anak dengan penyakit jantung congenital atau demam


reumatik.

Pasien dengan kesehatan umum buruk.

Keadaan Lokal :

Keadaan geligi yang pada ekstraksi sebelumnya belum


ditangani dengan baik.

Gigi dengan abses akut.

Gigi dengan kerusakan sebagian besar mahkota, Gigi dengan


karies hingga perforasi ke bifurkasi

Gigi dengan fraktur akar kompleks

Resorbsi akar fisiologis hampir selesai dan gigi tetap


penggantinya sudah hampir erupsi

Gigi dengan resorbsi patologis

Jika abses pada gigi telah menyebar pada benih gigi tetap
dibawahnya

3) Prosedur Perawatan
(1) Bahan pengisi :
1. Pasta poli antibiotika dari grossman :
2. Potassium penicilin-G
3. Bacitrasin

4. Streptomisin sulfat
5. Sodium capprylate
(2) Desinfektan yang dipakai :
Cairan poli antibiotic
Kunjungan 1 dilakukan foto rontgen lalu di isolasi. Kemudian
dilakukan pengambilan jaringan karies dan preparasi kavitas, lalu pembukaan
atap kamar pulpa dan pembuangan jaringan nekrosis. Setelah itu lakukan
irigasi dan pengeringan kamar pulpa. Aplikasi obat desinfeksi pada dasar
cairan poli Antibiotik Grossman kamar pulpa + tambalan sementara kira
kira 5 7 hari.
Kunjungan 2 dilakukan isolasi dan kavitas dibersihkan. Kemudian
pengambilan jaringan pulpa di saluran akar dengan jarum ekstirpasi dan
dilebarkan. Saluran akar diirigasi, dikeringkan dengan paper point steril dan
aplikasi obat desinfektan pada kamar pulpa kemudian ditutup dengan
tambalan sementara kira-kira 5-7 hari.
Kunjungan 3 dilakukan isolasi serta tambalan sementara dibuang,
saluran akar diirigasi dan dikeringkan. Paper point steril ke dalam saluran
akar selama 2-3 menit. Aplikasi obat desinfektan dengan cotton pellet pada
kamar pulpa dan ditutup dengan tambalan sementara kira-kira 3 hari.
Pada kunjungan 4 lihat apakah cotton pellet tidak basah dan tidak
berbau, pengisian saluran akar. Jika iya isolasi dan tambalan sementara
dibuang. Pengisian saluran akar dengan pasta poli antibiotik, pembuatan foto

rontgen. Kemudian penutupan kamar pulpa dengan semen ZOE atau semen
zinc fosfat dan restorasi permanen. Bila masih basah dan berbau, dilakukan
lagi perawatan seperti pada kunjungan ketiga