Anda di halaman 1dari 7

TUGAS IPS

INTERAKSI ANTAR RUANG DALAM KAWASAN


ASIA TENGGARA

A. Pengertian Interaksi Antar Ruang


Interaksi berasal dari kata interaction (bahasa inggris) yang berarti suatu
tindakan(action). Ruang merupakan tempat berlangsungnya kegiatan individu perorangan
dan kelompok. Waktu adalah pertimbangan atau sudut pandang suatu kejadian yang
dipengaruhi oleh waktu.
Interaksi antar ruang adalah cara mengelola ruang-ruang berdasarkan potensi
dan permasalahannya dan keterkaitan suatu ruang dengan ruang-ruang yang ada
disekitarnya. Keterkaitan antar lokasi atau ruang dapat dilihat secara fisik maupun
nonfisik. Secara fisik setiap ruang pasti memiliki karakteristik pembangunan fisik sesuai
dengan perannya di suatu wilayah, contoh sebagai pusat perdagangan. Secara non fisik,
interaksi antar ruang dapat dilihat dari adanya kesenjangan-kesenjangan sosial maupun
ekonomi. Pusat pertumbuhan ekonomi dan kegiatan sosial biasanya akan selalu terpusat
pada lokasi dengan pelayanan publik yang baik. Ini akan memberikan daya tarik bagi
masyarakat di lokasi lain yang menjadi faktor yang mempengaruhi berkembangnya suatu
lokasi atau tidak.
B. Latar Belakang
1. Terjadinya perbedaan SDA
Karena beberapa hal sumber daya alam memiliki setiap negara berbeda-beda
yang jarang suatu negara memiliki sumber daya alam yang lengkap dalam
memenuhi kebutuhannya,

2. Penguasan IPTEK
Beberapa negara yang memiliki teknologi maju yang sebagian besar pula negara
belum mampu menerapkan teknologi maju. Negara dengan teknologi maju
mampu menjual barang dengan harga murah kepada negara yang memiliki
teknologi sederhana.

Dampak Positif perkembangan IPTEK


A. Memberikan berbagai kemudahan
Perkembangan IPTEK mampu membantu manusia dalam beraktifitas. Terutama yang
berhubungan dengan kegiatan perindustrian dan telekomunikasi. Namun, dampak dari
perkembangan IPTEK juga berdampak ke berbagai hal seperti kegiatan pertanian, yang
dulunya membajak sawah dengan menggunakan alat tradisional, kini sudah menggunakan
peralatan mesin.sehingga aktifitas penanaman dapat lebih cepat di laksanakan tanpa
memakan waktu yang lama dan tidak pula terlalu membutuhkan tenaga yang banyak. Ini
adalah contoh kecil efek positif perkembangan IPTEK di dalam membantu aktifitas
manusia dalam kehidupan sehari-hari.
B. Mempermudah meluasnya berbagai informasi
Informasi merupakan hal yang sangat penting bagi kita, dimana tanpa informasi kita akan
serba ketinggaln. terlebih lagi ketika berbagai media cetak dan elektronik berkembang
pesat. Hal ini memaksa kita untuk mau tidak mau harus bisa dan selalu mendapatkan
berbagai informasi. Pada masa dahulu, kegiatan pengiriman berita sangat lambat, hal ini
di karenakan kegiatan tersebut masih di lakukan secara tradisional baik itu secara lisan
maupun dengan menggunakan sepucuk surat. Namun sekarang kegiatan semacam ini
sudah hampir punah, dimana perkembangan IPTEK telah merubah segalanya, dan kita
pun tidak perlu menunggu lama untuk mengirim atau menerima berita.
C.Bertambahnya pengetahuan dan wawasan
Komputer dahulu termasuk jenis peralatan yang sangat canggih, dimana hanya orangorang tertentu yang mampu membelinya apalagi menggunakannya. Namun seiring
dengan perkembangan iptek, peralatan elektronik seperti computer, internet, dan
handphone (Hp) sudah menjadi benda yang menjamur. Dimana tidak hanya orang-orang
tertentu yang mampu menggunakannya, bahkan anak-anak di bawah umurpun dapat
menggunakannya. Inilah pengaruh positif perkembangan iptek di era globalisasi terhadap
ilmu pengetahuan dan wawasan masyarakat kita.
Dampak negative perkembangan IPTEK
A. Mempengaruhi pola berpikir
Masyarakat Indonesia adalah masyarakat yang agresif dan penasaran serta suka dengan
hal baru. Terutama sekali dengan adanya berbagai perubahan pada berbagai peralatan
elektronik. Namun ternyata perkembangan tersebut tidak hanya berdampak terhadap pola
berpikir anak, juga berdampak terhadap pola berpikir orang dewasa dan orang tua.
Terlebih lagi setiap harinya masyarakat kita di sajikan dengan berbagai siaran yang
kurang bermanfaat dari berbagi media elektronik.
B. Hilangnya budaya Tradisional
Dengan berdirinya berbagai gedung mewah seperti mal, perhotelan dll, mengakibatkan
hilangnya budaya tradisional seperti kegiatan dalam perdagangan yang dulunya lebih di
kenal sebagai pasar tradisional kini berubah menjadi pasar modern. Begitu juga terhadap
pergaulan anak-anak dan remaja yang sekarang sudah mengarah kepada pergaulan bebas.

C. Banyak menimbulkan berbagai kerusakan


Indonesia di kenal sebagai Negara yang kaya akan sumber daya alamnya, namun hingga
akhir ini, Indonesia lebih di kenal sebagai Negara yang sedang berkembang dan terus
berkembang entah sampai kapan. Dan kita juga tidak mengetahui kapan istilah Negara
berkembang tersebut berubah menjadi Negara maju. Salah satu contoh kecil yang lebih
spesifik adalah beberapa tahun yang lalu sekitar di bawah tahun 2004, kota pekanbaru
yang terletak di propinsi Riau, lebih di kenal sebagi kota Seribu Hutan, namun dalam
waktu yang relative singkat, istilah seribu hutan kini telah berubah menjadi istilah yang
lebih modern, yakni kota Seribu Ruko di mana dalam waktu yang singkat,
perkembangan pembangunan di kota ini amat sangat pesat. Mulaialah berdiri berbagai
kegiatan industri, Perhotelan, Mal, dan Gedung-gedung bertingkat serta perumahan
berdiri di mana-mana.akibatnya aktifitas tradisional lumpuh, hutan gundul sehingga
banyak menimbulkan berbagai macam bencana seperti banjir, tanah longsor serta polusi
terjadi di mana-mana. Inilah dampak yang harus di terima masyarakat kita hingga ke anak
cucu.
3. Perbedaan SDM
Kemampuan sumber daya manusia antara negara satu dengan negara yang lain sangat
berbeda. Sumberdaya manusia merupakan aset paling strategis bagi suatu bangsa dan
negara. Ia bukan saja sebagai comparative advantages melainkan juga telah menjadi
competitive advantages. Hal ini disebabkan kemajuan suatu bangsa dan negara bukan
hanya bertumpu pada ketersediaan sumberdaya alam (natural resources) semata,
namun sangatlah ditentukan oleh kualitas sumberdaya manusianya. Kemajuan negaranegara barat atau Eropa, Amerika Serikat dan Jepang, demikian juga di negara-negara
yang disebut macam asia atau new industrial state, seperti Singapura, dan Malaysia
sangat ditentukan oleh kualitas sumberdaya manusia yang mereka miliki.
Kualitas sumberdaya manusia antara lain ditentukan oleh mutu dan tingkat
pendidikan.
Kualitas pendidikan yang rendah menyebabkan kualitas sumberdaya manusia rendah;
makin tinggi tingkat pendidikan maka makin tinggi pula kualitas sumberdaya
manusia. Sebab hal ini berpengaruh terhadap cara pikir, nalar, wawasan, keluasan dan
kedalaman pengetahuan. Dengan tingkat pendidikan yang tinggi diharapkan akan
lebih mudah memperoleh kesempatan guna mendapatkan pekerjaan yang lebih baik
dengan penghasilan yang relatif lebih tinggi. UNDP mengeluarkan Human
development Report (HDR) berupa laporan tahunan tentang pembangunan manusia di
seluruh dunia. HDR mengurutkan negara di dunia berdasarkan peringkat dari Human
Development Index (HDI). Dalam HDR tahun 1996 tampak bahwa dari 173 peringkat
HDI, Indonesia menduduki urutan ke 102 dengan indeks 0,61 (penduduk yang
kualitasnya rendah nilai HDI-nya mendekati 0, sedangkan yang baik mendekati 1).
Sementara itu negara-negara ASEAN lainnya, kecuali Filipina, sudah masuk
peringkat antara 34 dan 53: Malaysia menduduki urutan ke 53 dan Singapura
menempati urutan ke 34. peringkat mutu pendidikan Indonesia berada pada urutan
109 posisi, Sebuah posisi yang menurun bila dibandingkan dengan urutan ke 105 pada
tahun 1999. Posisi itu jauh tertinggal dibandingkan dengan negara-negara tetangga
seperti Singapura (urutan ke-24), , Malaysia (urutan ke-61), Thailand (urutan ke-76),
dan Philipina yang menempati posisi ke 77, bahkan Vietnam yang relatif baru justru
berkembang justeru lebih baik dari Indonesia, yaitu menempati posisi ke-108.

C. Dampak Interaksi Antar Ruang.


Karena perbedaan antar ruang ini terjadilah interaksi atau ketergantungan antar ruang.
Contoh saling kebergantungan atau interaksi antar ruang yaitu :
- Penduduk suatu negara mengungsike negara atau bagian negara lain akibat perang.
- Minyak bumi dikirimkan dari suatu daerah penghasil minyak ke daerah - daerah lain
yang membutuhkannya.
1. Dampak lain di Kegiatan Perdagangan
Dampak Positif
a. Negara pengekspor maupun pengimpor mendapatkan keuntungan.
Negara pengekspor memperoleh pasar dan negara pengimpor memperoleh
kemudahan untuk mendapatkan barang yang dibutuhkan.
b. Mempererat persahabatan antarbangsa.
Perdagangan antarnegara membuat tiap negara mempunyai rasa saling
membutuhkan dan rasa perlunya persahabatan. Oleh karena itu, perdagangan
internasional dapat mempererat persahabatan negara-negara yang bersangkutan.
c. Menambah kemakmuran negara
Dapat menaikkan pendapatan negara masing - masing.Ini terjadi karena negara
yang kelebihan suatu barang dapat menjualnya ke negara lain, dan negara yang
kekurangan barang dapat membelinya dan negara yang kelebihan. Dengan
meningkatnya pendapatan negara dapat menambah kemakmuran negara.
d. Menambah kesempatan kerja
Dengan adanya perdagangan antarnegara, negara pengekspor dapat menambah
jumlah produksi untuk konsumsi luar negeri. Naiknya tingkat produksi ini akan
memperluas kesempatn kerja. Negara pengimpor juga mendapat manfaat, yaitu
tidak perlu memproduksi barang yang dibutuhkan sehingga sumber daya yang
dimiliki dapat digunakan untuk hal-hal yang lebih menguntungkan.
e. Mendorong kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Mendorong para produsen untuk meningkatkan mutu hasil produksinya. Oleh
karena itu, persaingan perdagangan internasional mendorong negara pengekspor
untuk meningkatkan ilmu dan teknologinya agar produknya mempunyai
keunggulan dalam bersaing.
f. Sumber pemasukan kas negara
Perdagangan ini dapat meningkatkan sumber devisa negara. Bahkan, banyak
negara yang mengandalkan sumber pendapatan dan pajak impor dan ekspor.

g. Menciptakan efisiensi dan spesialisasi


Perdagangan internasional menciptakan spesialisasi produk. Negara-negara yang
melakukan perdagangan internasional tidak perlu memproduksi semua barang
yang dibutuhkan. Akan tetapi hanya memproduksi barang dan jasa yang
diproduksi secara efisien dibandingkan dengan negara lain.
h. Memungkinkan konsumsi yang lebih luas bagi penduduk suatu negara
Dengan perdagangan internasional, warga negaranya dapat menikmati barangbarang dengan kualitas tinggi yang tidak diproduksi di dalam negeri.

a.
b.
c.
d.

Dampak Negatif.
Adanya ketergantungan suatu negara terhadap negara lain.
Adanya persangan yang tidak sehat dalam perdagangan intemasional.
Banyak industri kecil yang kurang mampu bersaing menjadi gulung tikar.
Adanya pola konsumsi masyarakat yang meniru konsumsi negara yang lebih
maju.
e. Terjadinya kekurangan tabungan masyarakat untuk investasi. ini terjadi karena
masyarakat menjadi konsumtif.
f. Timbulnya penjajahan ekonomi oleh negara yang lebih maju.
2. Dampak lain di Mobilitas penduduk.
Mobilitas penduduk di Asia Tenggara meningkat ditinjau dr kuantitas,
kompleksitas, gender, sosial ekonomi dan budaya selama dekade terakhir ini.

Dampak Positif

Di Daerah Asal
Sumber keuangan
Sebagai agent of change
Daerah asal tidak kehilangan potensi tenaga produktif tetapi waktunya
terbatas
Di Daerah Tujuan
Penyedia tenaga kerja terdidik
Penyedia tenaga kerja kasar/buruh/sektor informal
Memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah tujuan (walaupun
kecil) melalui retribusi dan biaya hidup di daerah tujuan

Dampak Negatif

Di Daerah Asal
Remitan yang dihasilkan digunakan hanya untuk konsumsi bukan investasi
Di Daerah Tujuan
Masalah transportasi (kemacetan dan kesemrawutan)
Penyediaan Fasilitas Fisik maupun pelayanan sosial (muncul slum area
dan penggunaan area publik yang tidak semestinya)
Kriminalitas
Perdagangan perempuan dan anak

Kesehatan, dll

D. Solusi untuk mengatasi masalah yang timbul.


Solusi kurangnya sumber daya manusia yang berkualitas :
1. Perusahaan harus secara komprehensif mengatasi masalah tenaga kerja dan
kepemimpinan secara berkala.
2. Perusahaan harus membuat kegiatan program pengembangan keterampilan
secara berkala.
Kurangnya tingkat pendidikan yang tinggi yang disediakan sumber daya manusia :
1. Pemerintah harus membuat program sekolah gratis 12 tahun.
2. Memberikan beasiswa pendidikan kepada anak-anak yang miskin.
3. Pemerintah harus menyediakan sarana dan prasarana fasilitas yang memadai staf
pengajar yang berkompetensi, kurikulum yang tepat dan memiliki sistem
nadministrasi dan birokrasi yang baik dan tidak berbelit-belit.
Solusi masalah IPTEK :
1. Memperkuat nilai-nilai agama di keluarga, masyarakat dan negara.
2. Gunakan dengan hal yang bersifat positif.
3. Gunakan dengan seperlunya.
Solusi masalah perdagangan :
1. pengaturan tentang tindakan pengamanan (Safeguard) dalam upaya melindungi
industri dalam negeri.
2. Tindakan pengamanan atau disebut safeguard merupakan salah satu instrumen
kebijakan perdagangan yang hampir mirip dengan kebijakan anti dumping dan
anti subsidi.
3. Ketiganya sama-sama diatur dalam persetujuan WTO, dan sama-sama dapat
dikenakan tarif bea masuk tambahan apabila menimbukan kerugian (injury)
terhadap negara pengimpor.