Anda di halaman 1dari 2

Kelebihan dan Kekurangan Energi Air

Tenaga air pada dasarnya adalah sebuah kekuatan yang berasal dari energi air yang
mengalir. Tenaga air menawarkan beberapa keunggulan dibandingkan sumber energi lainnya,
tetapi terdapat pula kelemahan yang juga harus dipaparkan.
Kelebihan
1. Tenaga air merupakan sumber energi bersih yang terbarukan dan tidak mencemari Bumi
akibat emisi gas CO2 yang berbahaya, tidak seperti pembakaran pada bahan bakar fosil.
Meskipun tenaga air tidak menimbulkan polusi udara dan tidak berkontribusi pada
masalah perubahan iklim seperti pada bahan bakar fosil, tenaga air tidak sepenuhnya
merupakan sumber energi ramah lingkungan. Berbeda halnya jika kita memanfaatkan
bahan bakar fosil yang menghasilkan senyawa hidrokarbon sebagai gas pembuangan
yang menimbulkan polusi udara.
2. Sebagai energi terbarukan, energi air ini tidak akan habis selama masih ada air di bumi
ini selain itu dengan memanfaatkan air maka akan terus mengalami siklus.
3. Tenaga air merupakan sumber energi yang jauh lebih stabil (konstan) dibandingkan
dengan tenaga angin dan tenaga surya . Apabila kita memanfaatkan tenaga air untuk
menghasilkan listrik, setelah selesai membangun bendungan maka akan menghasilkan
listrik yang jauh lebih stabil. Ketika permintaan akan listrik kurang, maka kita bisa
menghentikan jalannya pembangkit listrik dengan mudah. Sedangkan apabila permintaan
akan listrik terus meningkat, kita juga bisa lebih mudah menjalankannya kembali. Setelah
bendungan dibangun, mereka tidak hanya sangat efisien tetapi juga dirancang untuk
bertahan dalam waktu yang sangat lama, dengan biaya operasional dan pemeliharaan
yang relatif rendah. Pembangkit listrik tenaga air sebenarnya merupakan salah satu
sumber energi yang paling dapat diandalkan, dan energi terbarukan yang paling efisien
dalam menjamin pasokan listrik secara konstan di berbagai belahan dunia.
Pembangkit listrik tenaga air juga dapat memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan
ekonomi di daerah tempat bendungan dibangun karena danau yang terbentuk di belakang
bendungan tidak hanya sering digunakan untuk tujuan irigasi tetapi juga untuk pariwisata
dan rekreasi dalam bentuk olahraga air, memancing, berenang, berperahu, dan jenis
rekreasi lainnya. Dan tentu saja, pemanfaatan tenaga air tidak menghasilkan limbah
seperti pada beberapa sumber energi lain (terutama bahan bakar fosil dan energi nuklir).
Kekurangan
1. Ketika membicarakan kerugian tenaga air, banyak orang yang menunjuk kerusakan
lingkungan yang dapat terjadi sebagai hasil dari pembangunan bendungan. Misalnya

bendungan tenaga air dapat mengganggu aliran alami sungai yang dapat memiliki
banyak dampak negatif pada ekosistem sungai.
Jika bendungan yang dibangun benar-benar besar, hal ini dapat menyebabkan
erosi, tanah longsor dan kerusakan geologi yang serius (kasus ini terjadi pada
pembangunan Three Gorges Dam di Cina dan Hoover Dam di Amerika Serikat).
Hal ini juga dapat menyebabkan banjir, dan kadang-kadang masyarakat setempat
bahkan harus meninggalkan rumah mereka (ini yang terjadi pada Three Gorges Dam
yang mengakibatkan 1,24 juta orang mengungsi karena banjir serius). Bendungan
pembangkit listrik tenaga air juga dapat mengubah tingkat aliran, pola aliran, suhu air,
yang kesemuanya dapat memberikan efek yang sangat berbahaya terhadap satwa liar.
2. Kekurangan tenaga air dari segi ekonomi meliputi biaya awal yang sangat besar untuk
membangun bendungan untuk pembangkit listrik tenaga air, yang berarti bahwa
pembangunan pembangkit listrik tenaga air harus beroperasi setidaknya selama
beberapa dekade sebelum mulai membawa keuntungan. Juga, di saat kekeringan
ketika tidak ada air yang cukup, tenaga air tidak bisa menghasilkan energi listrik.

Daftar Pustaka
http://benergi.com/keuntungan-dan-kelemahan-pemanfaatan-energi-air
http://www.indoenergi.com/2012/04/keunggulan-dan-kelemahan-energi-air.html

Anda mungkin juga menyukai