Anda di halaman 1dari 4

TABEL KRITERIA KERUSAKAN ELEMEN STRUKTUR

BETON BERTULANG DAN METODE PERBAIKANNYA


Tingkat Kerusakan
Sangat ringan

Kerusakan yang tampak

Tindakan yang dianjurkan

Sejumlah retak lentur dan


retak geser

Perbaikan luar, tidak ada


perbaikan struktur

Ringan

Retak kecil menyebar,


Lebar retak < 1 mm

Perbaikan ringan untuk


memulihkan struktur pada
kuat desainnya

Sedang

Retak lentur 2 mm
Retak geser 1 mm

Struktur diperbaiki untuk


beberapa minggu

Berat

Retak lentur dan retak geser,


Spalling selimut beton

Struktur diperbaiki sebagian,


dan sebagian dibongkar

Runtuh

Banyak retak besar, spalling,


tekuk tulangan

Struktur runtuh sebagian atau


seluruhnya

Pemilihan Metode Perbaikan


Bahan yang digunakan memenuhi syarat :
Susut kecil
Dapat melekat secara baik
Sifat memuai dan modulus elastisitas tidak
jauh dengan bahan yang diperbaiki
Permeabilitas rendah
Tahan lama.

Beberapa Metode Perbaikan


Coating : Melapisi permukaan beton dengan
cara mengoleskan atau menyemprotkan
bahan yang bersifat plastik dan cair.
Injeksi (grout) digunakan untuk perbaikan
elemen atau bagian elemen yang retak.
Shotcrete : Metode ini dilakukan dengan cara
menembakkan mortar atau beton (biasanya
dengan ukuran agregrat yang kecil) pada
permukaan beton yang diperbaiki.

Beberapa Metode Perbaikan


(Lanjutan)
Prepacked Concrete : Metode ini dilakukan
jika kerusakan beton sudah parah, misalnya
retak yang besar dan banyak serta kuat
tekan beton menurun.
Jacketing : Bahan berupa selubung yang
dapat melindungi beton terhadap kerusakan.
Bahan selubung ini dapat berupa metal/baja,
karet, beton, komposit
Penambahan tulangan: Digunakan untuk
memperkuat elemen struktur (balok, pelat
atau kolom) yang sudah rusak cukup parah,
agar dapat berfungsi lagi memikul beban.