Anda di halaman 1dari 23
CAHAYA PENGERTIAN CAHAYA kita dapat menikmati pemandangan indah di sekitar kita, kita dapat melihat segala sesuatu yang ade di sekellling kita. Apakah yang menyebabken kita dapat melihatnya? ‘Sebabnya tiada lain karena mata kita menerima cahaya yang dipancerkan atau dipantulkan oleh benda-benda yang sedang kita lihat. Seandainya dialam ini tidak ada cahaya, akibatnya jelas yakni kita tidak dapat melihat segala sesuatu yang ada di- sekeliling kita, seperti kita berada di dalam ruangan yang sangat gelap sekali Jadi demikian pentingnya cahaya itu. Sekarang marilah kita bahas lebih lanjut mengenal cahaya ini. Apakah Cahaya itu sebenarnya? Setelah berabad-abad para jimuwan fisike mencari jawabannya, akhimnya diketahui, bahwa "Cahaya adalah gelombang elektromagnetik" yang mempunyal panjang gelombang antara 4000 - 8000 dengan kecepatan dalam vakum atau ruang hampa udara 300.000.000 m/s. ® Sumber Cahaya Benda-benda yang dapat memancarkan cahaya sendiri disebut sumber cahaya. Sumber cahaya ada dua a. Sumber Cahaya alami, misalnya : matahari, bintang-bintang b. Sumber Cahaya buatan, misalnya : lampu pijar, lampu tabung atau TL ( tube lamp ) I ee i Beeicu) ened Benda-benda yang tidak memancarkan cahaya sendiri disebut benda gelap, misainya : planet-planet , bulan. Benda gelap dibedakan atas : a. Benda tidak tembus cahaya, yaitu benda yang sama sekall tidak dapat meneruskan cahaya yang diterimanya, misalnya : papan, plat logam, dinding beton. b. Benda tembus cahaya, yaitu benda yang dapat meneruskan sebagian cahaya yang diterimanya, misalnya : kertas tipis. . Benda bening, yaitu benda yang dapat meneruskan sebagian besar cahaya yang diterimanya, misalnya : udara, air jernih, kaca bening dan plastik bening. ® Perambatan Cahaya Perhatikan gambar percobaan berikut Bila kita amati cahaya lampu dari belakang ketiga kertas karton itu, maka cahaya lampu itu kelihatan jika lubang ketiga karton itu segaris lurus. ® Perambatan Cahaya Sebaliknya jika ketiga lubang kertas karton itu tidak segaris lurus, cahaya lampu itu tidak kellhatan. Ini berarti cahaya merambat melalui garis Jurus. © Bayang-bayang Jika cahaya lampu terhalang oleh benda tidak tembus cahaya maka dibalik benda itu tampak gambaran hitam menyerupai bendanya. Daerah gelap yang menyerupal benda Penghalangnya disebut bayang-bayang. Bayang-bayang dibedakan menjadi dua, yaitu a.Bayang-bayang gelap (Umbra), yaitu bayang- bayang yang tajam dengan garis tepi jelas, berwarna hitam gelap. b.Bayang-bayang kabur (Penumbra), yaitu bayang-bayang yang kurang jelas, bagian tengah gelap tajam sedangkan pinggirnya samar-samar. x ayongan terbentue penumbra V umbra PEMANTULAN CAHAYA Pemantulan Teratur dan Pemantulan Baur Sifat permukaan suatu benda sangat menentukan hasil pemantulannya. Jenis pemantulan ada dua, yaitu a.Pemantulan Teratur b.Pemantulan Baur atau Difus = a PEMANTULAN CAHAYA © Hukum Pemantulan Cahaya Hubungan antara sinar datang dengan sinar pantul pada permukaan teratur dapat diamati dengan menggunakan Cakra Optik, seperti gambar berikut PEMANTULAN CAHAYA Dari pengamatan diperaleh A ® Sinar datang (AB), garis normal (N) dan sinar pantul (BC) terletak pada satu bidang datar yaitu bidang gambar % Sudut datang (i) sama dengan sudut pantul (r) Hubungan-hubungan tersebut diatas dikenal dengar "Hukum Pemantulan Cahaya" c Hukum Pemantulan Cahaya = 2. Sinar datang garis normal dan sinar pantul terletak pada satu bidang datar b, Sudut datang sama dengan sudut pantul (i ” CERMIN Cermin adalah bidang rata yang dapat mementulkan hampir seluruh berkas cahaya yang mengenainya. Jenis-jenis Cermin : - Cermin datar ~ Cermin cekung - Cermin cembung © Cermin Datar a. Proses Pembentukan Bayangan Dengan hukum pemantulan cahaya bayangan suatu benda dapat dilukis. ® Sinar datang dari A menuju cermin T (AB) pantulkan (BC) sehingga sudut datang sama dengan sudut pantul ® Sinar datang dari A menuju cermin T (AD) kembali ke A (DA). Perpanjangan sinar pantul (CB) dengan sinar pantul (DA) menghasilkan tutik potong A’ yang merupakan bayangan dari A CERMIN Dengan cara yang sama seperti melukis bayangan A', lukis pula bayangan B" dan kemudian A' dan B' dihubungkan, maka diperoleh bayangan A'B'. benda yang dipantulkan sama besar pada cermin datar, CERMIN b. Sifat-sifat bayangan Cermin datar Bayangannya sama besar dengan bendanya ‘Jaraknya sama (jarak benda ke cermin sama dengan jarak bayangan ke cermin) Sama tegak seperti bendanya ‘ Bayangannya semu (dibelakang cermin atau \r tidak dapat ditangkap dengan layar) cermin datar bersifat simetris Po a - Jumlah bayangan Dua cermin datar dipasang membentuk sudut Q menghasilkan "n” bayangan (lebih dari satu bayangan) Banyaknya bayangannya (n) n= jumiah bayangan (a (= sudut antara kedua cermin CERMIN © Cermin Cekung Cermin cekung (concave) adalah cermin dari irisan bola yang permukaan bagian dalamnya memantulkan. Keterangan titik 0: titik pusat bidang cermin titik P titik pusat kelengkungan cermin garis lurus melelui PO: sumbu utama cermin Jarak PO=R : adalah jari-jari kelengkungan cermin titik F ditengah-tengah PO : titik api utama cermin jarak OF: jarak titik api atau jarak fokus ( f ) cermin Titik fokus utama merupakan tempat keduduken bayangan dari benda yang letaknya jauh tak terhingga dan selalu berada ditengah-tengah PO (R), maka jarak fokus ( f ) sama dengan setengah panjang jari-jari. Jadi dapat ditulis : CERMIN #Lukisan dan Sifat-sifat Bayangan Pada Cermin Cekung Untuk melukis bayangan benda pada cermin cukup digunakan dua sinar istimewa saja. (1) Benda diantara pusat kelengkungan dengan titik jauh tak terhingga Sifat bayangannya Pee On SF tcroaik @ terletak diruang antara P dengan F (2) Benda berada di titik P Sifat bayangannya SO @ nyata a ZS @ sama besar dengan bendanya @ terletak dititik P CERMIN Benda berada diantara F dan © sift bayangannye @ maya (di belakang cermin) © «iperbesar @ teoak @ terietak di belakang cermin b.Hubungan Antara Jarak Benda, Bayangan dan Jarak Fokus keterangan Perbesarannya (M ) = f= jarak fokus So = jarak benda Ss he hi CERMIN c.Kegunaan Cermin Cekung ® Sebagai reflektor atau pemantul, misalnya pada lampu senter, lampu sorot mobil. =a) > Untuk mengumpulkan cahaya agar diperoleh cahaya yang lebih kuat, misainya slide projector, overhead projector (OHP), mikroskop. lampu senter juga menggunakan ‘cermin cekung untuk merefleksikan Untuk mengumpulkan energi matahari ‘cahaya CERMIN © Cermin Cembung Cermin cembung (convex) adalah cermin dari irisan bola yang permukaan luarnya mengkilat atau memantulkan. Cermin cembung bersifat divergen atau memencarkan cahaya, Keterangan : 0 = titik pusat bidang cermin F = titik api utama cermin P = pusat kelengkungan cermin R = jari-jari kelengkungan cermin f= jarak titik api Titik perpotongan sinar-sinar pantulnya disebut titik api atau titik fokus cermin. Titik fokus berada dibelakang cermin nilai fokus negatif. a. Pembentukan Bayangan Pada Cermin Cembung © Sinar-sinar Istimewa (2) Sinar dateng sejajar sumbu utama dipantulkan seolah-olah berasal dari titik fokus utama, (2) Sinar datang seolah-olah menuju titik fokus utama dipantulkan sejajar sumbu utama. (3) Sinar datang menuju titik pusat bidang lengkung cermin dipantulkan seolah-olah berasal dari titik pusat lengkung cermin itu juga. '® Lukisan aan Sifat-sifat Bayangan Pada Cermin Cembung Untuk melukis bayangan benda pada cermin cukup digunakan dua sinar istimewa saja. (2) Benda i depan cermin Sifat-sifat bayangannya : @ maya @ Tegak @ Diperkecil b. Hubungan Antara Jarak Benda, Bayangan dan Jarak Fokus f =jarak fokus So =jarak benda -jarak bayangan ¢.Perbesaran Bayangan Ukuran bayangan yang dihasilkan sebuah cermin bisa lebih besar atau lebih kecll dari bendanya, sangat tergantung dari jarak bendanya ke cermin. Perbandingan antara bayangan dengan jarak benda atau perbandingan antara tinggi bayangan dengan tinggi benda disebut Perbesaran bayangan. Perbesaran bayangan dinyatakan dengan M sehingga dapat ditulus, Keterangan : M =perbesaran bayangan he =tinggl benda So =jarak benda hh =tinggi bayangan Si =jarak bayangan cc. Kegunaan Cermin Cembung ® Untuk kaca spion > Untuk membantu pengemudi melihat medan dibalik tikungan, ity, % Untuk mengontro! keamanan barang-barang di ruang pasar swalayan PEMBIASAN ATAU REFLEKST Perhatikan gambar percobaan berikut : Bila sebuah pensil dicelupkan tegak lurus kedalam air akan tetap tampak lurus, dan sebaliknya bila dicelupkan miring, pensil tampak patah atau dibelokkan. Hal yang sama dapat juga terjadi pada cahaya yang merambat dari udara ke air seperti gambar disamping Udara dan air disebut medium optik artinya zat yang dilalui cahaya. Bila diperhatikan cahaya yang merambat dari udara ke dalam air pada gambar percobaan disamping juga dibelokan pada saat tepat mengenai bidang batas antara kedua medium. Peristiwa pembelokan arah perambatan cahaya disebut "Pembiasan atau refraksi". Pembiasan cahaya terjadi karena kerapatan optik kedua medium. falam kedua berbeda sehingga kecepatan cahaya pun medium berbeda. PEMBIASAN ATAU REFLEKST Dengan percobaan kaca plan paralel arah cahaya merambat mulai dari udara masuk Bila diperhatikan pada saat merambat dari medium kurang rapat ke medium lebih kedalam balok kaca sampai keluar rapat (dari udara ke kaca) cahaya dibias- meninggalkan balok kaca dapat digambar- kan mendekati garis normal dan sebalik- kan sebagai berikut nya pada saat cahaya merambat dari kace ke udara dibiaskan menjauhi garis normal. PEMBIASAN ATAU REFLEKST ® Hukum Snellius Hukum Snellius dapat dijelaskan dengan membahas pembiasan yang terjadi ketika cahaya merambat dari udara ke kaca seperti gambar berikut N= garis normal proyeksi sinar datang proyeksi sinar bias Sinar datang (AB) garis normal (N) dan sinar bias (BC) terletak pada satu bidang datar ( bidang gambar ).Dari hasil perhitungan untuk sudut datang berbeda-beda di- peroleh bahwa perbandingan proyeksi sinar datang (A’B) dengan proyeksi sinar bias (C'B) adalah tetap.Hasil itu sangat sesuai dengan hukum Snellius. (2) Sinar datang (AB), garis normal (N) dan sinar bias (BC) terletak pada satu bidang datar (2) Perbandingan proyeksi sinar datang (A'B) dengan proyeksi sinar bias (C'B) adalah konstan A’B atau C’B = konstan Hukum Snellius (1) Sinar datang, garis normal dan sinar bias terletak pada satu bidang datar (2) Perbandingan proyeksi sinar datang dengan proyeksi sinar bias adalah konstan © Indek Bias dan Cepat Rambat Cahaya Kecepatan cahaya tergantung dari medium yang dilaluinya, sehingga untuk medium yang berbeda kecepatannya pun berbeda. Perbandingan antara kecepatan cahaya merambat di udara atau ruang hampa dengan kecepatan cahaya merambat pada medium tertentu disebut indek bias medium, Indek bias dinyatakan dengan "n" kecepatan cahaya dalam, ruang hampa "c" dan cepat rambat cahaya dalam medium "c,", maka dapat ditulis : © Kerapatan Optik Kerapatan optik tidak tergantung dari massa jenis medium. Semakin besar kerapatan optik suatu medium, semakin besar indek biasnya, tetapi semakin kecil kecepatan cahaya merambat di dalamnya. © Pembiasan Cahaya Pada Prisma d= Sudut deviasi = Sudut pembias Cahaya datang melalui prisma mengalami dua kali pembiasan, Pertama pada saat sinar merambat dari udara ke prisma, kedua pada saat keluar dari prisma ke udara. Sudut yang dibentuk oleh perpanjangan sinar datang (AB) dengan sinar bias (CD) disebut "sudut deviasi' © Dispersi Cahaya Bila cahaya putih didatangkan pada prisma, maka cahaya itu diblaskan dan diuraikan menjadi warna, merah, jingga, kuning, hijauy, biru, nila, ungu. Warna-warna itu disebut ‘spectrum warna cahaya’. Peristiva terurainya cahaya putih menjadi spectrum warna disebut "dispersi cahaya" Ps Dispersi cahaya disebabkan oleh perbedaan indek bias masing-masing warna cahaya. Warna merah mempunyai indek bias terkecil dan warna ungu mempunyai indek bias terbesar. Contoh dispersi cahaya adalah terjadinya pelangl LENSA Lensa adalah zat atau benda bening yang dibatasi dua bidang lengkung atau satu bidang datar dan satu bidang lengkung, ® Lensa Cembung Lensa cembung bagian tengahnya tebal dan bagian pinggirnya tipis. Lensa cembung disebut lensa positif atau lensa convex atau konvergen. a. Jenis Lensa Cembung % Lensa cembung - rangkap (biconvex) % Lensa cembung - datar (plan convex) Lensa cembung - cekung (concave convex) lensa biconvex plan convex _ concave convex LENSA b. Sifat-sifat Lensa Cembung Hasil percobaan menunjukkan berkas sinar sejajar yang datang melalui Iensa cembung dibiaskan melalui titik yang disebut titik fokus lensa. Lensa cembung bersifat konvergen dan mempunyai jarak fokus positif, karena berkas sinar sejajar yang datang melalui lensa cembung dibiaskan ‘menuju satu titik (mengumpul), LENSA ¢. Bagian-bagian Lensa Cembung Keterangan : ft © = pusat optik Ri = jari-jari kelengkungan permukaan 1 jari-jari kelengkungan permukaan 2 Fi = titik api permukaan 1 Fa = titik api permukaan 2 fy = Jarak fokus 1 fa = jarak fokus 2 ‘Sebuah lensa umumnya memeliki bentuk tipis sehingga ketebalannya dapat diabaikan. Oleh karena itu dalam melukis pembentukan bayangan lensa dapat disederhanakan berupa garis lurus, seperti gambar berikut : LENSA d. Pembentukan Bayangan Pada Lensa Cembung Bayangan yang terbentuk diperoleh dari pembiasan suatu lensa. Amati bayangan lilin berikut Bayangan api lilin akan terbentuk pada layar dengan ukuran lebih kecil dan posisi terbalik, LENSA Bagaimana jalannya sinar-sinar hingga bayangan itu terbentuk. Untuk itu perhatikan sinar-sinar istimewa berikut. ® Sinar-sinar Istimewa Pada Lensa Cembung (2) sinar datang sejajar sumbu utama @ dibiaskan melalui titk api Fa (b) sinar datang melalui titik api Fa, (b) Fi dibiaskan sejajar sumbu utama Fe je (©) sinar datang melalul pusat optik © ey diteruskan ps Lukisan dan Sifat Bayangan Pada Lensa Cembung (1) Benda diantara 2F2 dan jauh tak terhingga Sifat-sifat bayangannya : @ nyata @ diantara Fi dan F2 { @ terbaiik @ diperkecit LENSA (2) Benda diantara F2 dengan 0 % Penggunaan Lensa Cembung (1). Lensa Cembung digunakan sebagai kaca pembesar (lup) ~~ = | | | | (2). Lensa Cembung digunakan pada | | | | mikroskop Sifat-sifat bayangannya @ maya @ tegak (3). Lensa Cembung digunakan pada © diperkeci teropong bintang © ciantara © dengan titik jauh tak . terhingga ® Lensa Cekung Lensa cekung bagian tengahnya tipis dan bagian pinggirnya tebal. Lensa cekung di- sebut juga lensa concave, atau lensa negatif atau lensa divergen. a. Jenis Lensa Cekung ® Lensa cekung - rangkap (biconcave) % Lensa cekung - datar (plan concave) % Lensa cekung - cembung (convex concave) biconcave plancconcave _—_ convex concave LENSA b. Sifat-sifat Lensa Cekung ¢. Bagian-bagian Lensa Cekung ° Ri Ra Fi Fa f fh Hasil percobaan menunjukkan berkas sinar sejajar yang datang melalui lensa cekung diblaskan se- olah-olah sinar bias berasal dari suatu titik yang disebut titik fokus lensa, Karena berkas sinar sejajar setelah dibiaskan oleh lensa cekung me- ‘mencar atau berasal dari satu titik, maka lensa cekung dikatakan bersifat divergen dan mempunyai Jarak fokus negatif Keterangan pusat optik Jari-jari kelengkungan permukaan 1 Jari-jari kelengkungan permukaan 2 titik api permukaan 1 titik api permukaan 2 jarak fokus 1 jarak fokus 2 LENSA Untuk lensa tipis, lensa cukup digambarkan dengan garls lurus. b. Sifat-sifat Lensa Cekung Untuk melukis bayangan suatu benda diperlukan pemahaman tentang sinar-sinar istimewa. > Sinar-sinar Istimewa pada Lensa Cekung (a) sinar datang sejajar sumbu utama dibiaskan seolah-olah berasal titik api Fi (b) sinar datang menuju ke titik api Fz, dibiaskan sejajar sumbu utama (c) sinar datang melalui pusat optik lensa O diteruskan LENSA '® Lukisan dan Sifat Bayangan pada Lensa Cekung (1) Benda terletak didepan Lensa (sejati) Sifat-sifat bayangannya : @ tegak @ maya © diperkecil (2) Benda terletak dibelakang Lensa diantara © dengan Fa (maya) Sifat-sifat bayangannya : @ sejati @ tegak @ diperbesar LENSA Hubungan Jarak Fokus, Jarak Benda dan Jarak Bayangan So Si = jarak bayangan f= jarak titik api lensa hho = tinggi benda tinggi bayangan