Anda di halaman 1dari 3

Nama :Christy Navida Prayitno Putri

Nim

:150810301089

PEMBAHASAN KASUS BAB 5 ETIKA BISNIS DAN PROFESI


1. A. Menurut anda, siapakah yang disebut dengan pemegang saham dari PT.
Pertamina tersebut?
Jawaban : Menurut saya pemegang saham dari PT. Pertamina adalah pemerintah
melalui menteri keuangan
B. Menurut anda, apakah tindakan direksi dan komisaris pertamina diatas dapat
dibenarkan dilihat dari UU PT?
Jawaban : menurut saya belum karena bila seorang direksi akan melakukan
sesuatu yang besar, dimana itu menyangkut para pemegang saham maka pihak
direksi harus berkonsultasi dulu dengan pihak dewan komisaris dan juga harus
melakukan RUPS dan juga haruslah keputusan itu memberikan manfaat bagi
banyak pihak bukan hanya pihak direksi ataupun komisaris saja. Dan juga dalam
pasal 102 UU no 40 th 2007 bahwa dewan direksi wajib meminta persetujuan
RUPS untuk mengalihkan kekayaan perseroan dan atau menjadikan jaminan
utang perseroan, jadi menurut pasal ini bila dewan direksi akan melakukan
divestasi haruslah mendapat persetujuan dulu dari para pemegang saham.
C. Menurut anda siapa yang seharusnya berwenang untuk memutuskan divestasi
aset pertamina tersebut?
Jawaban : menurut saya yang berhak adalah para pemegang saham dengan
malakukan RUPS.
D. Mengapa kasus seperti penjualan VLCC pada perusahaan pertamina itu dapat
muncul dan sering menimpa perusahaan BUMN?
Jawaban : karena tata kelola perusahaan yang diterapkan oleh pihak perusahaan
pertamina buruk, sehingga menyebabkan hubungan antara perusahaan dengan
pihak stakeholder tidak berjalan dengan baik yang mana ini menyebabkan
adanya kasus penjualan VLCC yang tidak transparan. Dan yang mengetahui
tentang penjualan tersebut hanya pihak direksi dan dewan komisarisnya saja,
tanpa memberitahukan terlebih dahulu kepada pihak stakeholder yang lainnya.

Seharusnya

pihak

pertamina

menggunakan

GCG

(Good

Coorporate

Governance) yang merupakan suatu peraturan yang digunakan untuk mengatur


hubungan antara pihak stakeholder dengan para direksi yang menjalankan
perusahaan tersebut.
E. Coba pelajari berbagai peraturan tentang penjualan aset BUMN dan berikan
pendapat anda bagaimana seharusnya menurut prinsip-prinsip penerapan GCG?
Jawaban : dalam penjualan aset perusahaan terutama BUMN harslah menaati
peraturan perundang undangan tentang BUMN, karena BUMN merupakan
perusahaan milik negara yang mana segala sesuatunya diatur dalam undang
undang yang terkait. Karena ada banyak prinsip yang ada di GCG yang haruslah
di taati dalam penjualan asset, misalnya saja transparansi disini pihak direksi
haruslah bersikap trsnsparan dalam proses penjualan asset yang ada dan juga
harus bertanggung jawab dalam penjualan asset tersebut.
2. A. Coba anda teliti dan berikan penalaran, apakah struktur manajemen dan
mekanisme proses keputusan yang dilakukan oleh manajemen adam air telah
sesuai dengan GCG yang baik?
Jawaban : menurut saya kurang karena tidak adanya hubungan yang jelas antara
manajemen adam air dengan para pemegang saham, seharusnya bila ada
masalah yang besar harusnya langsung diadakan rapat umum pemegang saham
sehingga semua mengetahui masalaha apa yang sedang dihadapi oleh
perusahaan. Dan juga bila ada transparansi masalah yang dihadapi akan
mendapatkan jalan keluar karena para pemegang saham dan pihak pihak terkait
tidak akan tinggal diam dan pasti akan membantu.
B. Coba anda mengidentifikasi, siapa saja yang dapat dimasukkan dalam
kelompok pemangku kepentingan?
Jawaban :
1. pemegang saham disini ada PT. GTS, PT. BSP dan keluarga presiden
direktur adam air yang berkepentingan untuk memperoleh keuntungan
berupa deviden yang diharapkan akan dibagikan setiap periode dengan jalan
mereka menginvestasikan modal kepada PT.Adam Air.
2. Manajer adam air berkepentingan untuk mengelola perusahaan dengan baik
3. Karyawan berkepentingan untuk mendapatkan penghasilan dengan bekerja
pada PT. Adam air tersebut

4. Penumpang berkepentingan agar mendapatkan pelayanan yang baik dari


pihak maskapai dan juga agar diantarkan dengan selamat ke tujuan yang
diharapkan
C. Coba jelaskan, apakah menurut anda manajemen adam air telah
memperlihatkan proses keputusan etis dalam penutupan operasinya?
Jawaban : menurut saya kurang etis dan tidak memikirkan para pemangku
kepentingan yang lain bila perusahaan ini ditutup, karena ini akan merugikan
banyak pihak contohnya saja para penumpang yang telah terlanjur memesan
tiketnya, kecuali kalau diganti rugi biaya tiketnya atau diberitahukan dahulu
bahwa perusahaan akan tutup. Lalu masih ada karyawan yang akan kehilangan
pekerjaannya, yang ini akan berdampak pada meningkatnya

pengangguran

diindonesia. Dan bila memang harus ditutup pasti akan membawa dampak pada
para stakeholder yang lain, yang mana ini tidak sesuai dengan konsep GCG yang
harus bersikap adil kepada para stakeholder. Karena menurut teori uttilitarisme
bahwa dikatakan etis suatu tindakan bila memberikan banyak manfaat untuk
khalayak umum.

Anda mungkin juga menyukai