Anda di halaman 1dari 4

SOP PENANGANAN LUKA

No. Dokumen

NO. Revisi

Halaman

KABUPATEN KUBU RAYA


PUSKESMAS RASAU JAYA
Ditetapkan,
Kepala Puskesmas Rasau Jaya
Standar Prosedur Operasional

Pengertian
Tujuan

Tanggal Terbit
H. Wulyono
NIP. 196606 26198703 1003
Memberikan tindakan pertolongan pada luka baru dengan cepat dan tepat
Agar luka tidak terjadi infeksi lanjut

Kebijakan

Seluruh perawat diijinkan melakukan penjahitan dan perawatan luka, tetapi tidak pada luka putus tendon

Prosedur

Persiapan alat :
Streril
1. Bak instrumen berisi :
Spuit irigasi 50 cc
Pinset anatomi
Pinset chirrugis
Gunting jaringan
Arteri klem
Bengkok

Penatalaksanaan

2. Korentang dengan tempatnya


3. Kassa dan handschone streril
4. Pembalut sesuai kebutuhan
Kassa
Kassa gulung
5. Tropikal terapi
Betadine
Supratul
6. Cairan pencuci luka dan diinfektan
Cairan Nacl/ RL
Alkohol 70%
Non Steril
1. Schort
2. Perlak
3. Handschone
4. Sekerem
5. Gunting Perban
6. Plester
7. Tas plastik kotoran / tempat sampah
8. Alat tulis
9. Form Inform concern
10.From UGD
1. Menjalankan prosedur yang akan dilaksanakan kepada klien + inform concern
2. Meletakkan perlak di bawah tubuh klien
3. Menempatkan bengkok dibawah luka untuk menopang cairan irigasi luka
4. Membantu mengatur posisi klien agar cairan irigasi dapat mengalir dari ujung atas ke
ujung bawah luka
5. Membuka dan menempatkan tas plastik kotoran di dekat area kerja
6. Mencuci tangan dengan sabun
7. Mengenakan schort
8. Bila plester kotor, mengenakan handscon non steril, menyemprotkan alkohol 70% pada
plester yang menempel di kulit klien untuk melepaskannya
9. Melepaskan / mengangkat pembalut kotor bila pembalut lengket pada luka, basahi

dengan Nacl / RL steril sampai balutan dapat dilepas dengan mudah


10.Membuang pembalut lama / kotor kedalam tas plastik, kemudian lepaskan gloves (bagian
luar berada di dalam ) dan buang ke dalam tas plastik
11.Mengkaji jumlah, jenis dan bau cairan luka, observasi kondisi luka (warna dasar luka, ukur
dalamnya luka, jaringan nekrotik, granulasi dan epitel, kontraksi luka, kulit sekitar luka)
12.Menuangkan solution irigasi steril kedalam kom steril 200-500cc atau tergantung luas dan
kedalaman luka
13.Mengenakan handscoon steril
14.Menghisap solution irigasi Nacl / RL kedalam spuit 50cc (

Prosedur

Distribusi
Dokumen Terkait

1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

Petugas obat mencatat persediaan obat digudang obat puskesmas


Memperkirakan kebutuhan obat untuk menentukan permintaan
Perkiraan kebuthan obat dalam 1 tahun+10%
Membuat LPLPO permintaan untuk mengajukan anfrah ke gudang farmasi dinas kesehatan
Mencocokan dan menerima obat yang diiberikan oleh petugas gudang farmasi, meneliti obat ED
Apakah barang sesuai, petugas obat meminta tanda tangan kepada petugas gudang farmasi
Apabila obat tidak sesuai maka petugas obat langsung mengkonfirmasikan kepada petugas gudang
farmasi
8. Memasukan obat-obat kedalam kendaraan pengangkut
9. Obat dibawa kegudang puskemas
10. Obat didistribusikan ke unit pelayanan lain (kamar obat, lab gigi dll)