Anda di halaman 1dari 24

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Nama Sekolah

: SMA Mekar Arum

Mata Pelajaran

: Kimia

Materi Pokok

: Termokimia

Sub Materi

: Reaksi Eksoterm dan

Endoterm
Kelas/Semester
Alokasi Waktu

: XI MIA 2/I
: 4 x 45 menit

I. KOMPETENSI INTI
KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
KI 2 : Menghayati dan
jawab,

mengamalkan

perilaku jujur, disiplin, tanggung

peduli, (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun,

responsif dan proaktif, dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari


solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif
dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri
sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
KI 3 : Memahami,

menerapkan,

menganalisis

pengetahuan

faktual,

konseptual, prosedural berdasarkan rasa keingintahuannya

tentang

ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan


wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban
terkait fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan
prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan
minatnya untuk memecahkan masalah.
KI 4 : Mengolah, menalar dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah
abstrak

terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di

sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai


kaidah keilmuan.

II. KOMPETENSI DASAR


1.1 Menyadari adanya keteraturan dari sifat hidrokarbon, termokimia, laju
reaksi, kesetimbangan kimia, larutan dan koloid sebagai wujud
kebesaranTuhan YME dan pengetahuan tentang adanya keteraturan
tersebut sebagai hasil pemikiran kreatif manusia yang kebenarannya
bersifat tentatif.
2.1 Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu, disiplin, jujur,
objektif, terbuka,

mampu membedakan fakta dan opini, ulet, teliti,

bertanggung jawab, kritis, kreatif, inovatif, demokratis, komunikatif)


dalam merancang dan melakukan percobaan serta berdiskusi yang
diwujudkan dalam sikap sehari-hari.
2.2 Menunjukkanperilaku kerjasama, santun, toleran, cintadamai dan peduli
lingkungan serta hemat dalam memanfaatkan sumber daya alam.
2.3 Menunjukkan perilaku responsifdan pro-aktifsertabijaksana sebagai
wujud kemampuan memecahkan masalah dan membuatkeputusan
3.4 Membedakan reaksi eksoterm dan reaksi endoterm berdasarkan hasil
percobaan dan diagram tingkat energi.
4.4 Merancang, melakukan, menyimpulkan serta menyajikan hasil percobaan
reaksi eksoterm dan reaksi endoterm.
III. INDIKATOR
1.1.1

Menunjukkan rasa syukur atas segala ciptaan tuhan YME yang


bermanfaat bagi kehidupan

2.1.1 Menunjukkan

sikap

aktif

dalam

bertanya

mapun

menjawab pertanyaan terkait materi Termokimia


2.1.2 Menunjukkan sikap kritis dalam menanggapi penjelasan
maupun pendapat mengenai peristiwa yang terjadi
dalam mempelajari termokimia.
3.4.1Mengidentifikasi sistem dan lingkungan dari suatu reaksi kimia.
3.4.2 Mengidentifikasi reaksi eksoterm dan reaksi endoterm berdasarkan
diagram tingkat energi.

3.4.3 Menuliskan persamaan reaksi termokimia dari reaksi eksoterm dan


reaksi endoterm.
4.4.1Merancang dan melakukan percobaan reaksi eksoterm dan endoterm
4.4.2 Menyajikan dan mengkomunikasikan data hasil diskusi berdasarkan
percobaan.
III.1 Tujuan Pembelajaran
Tujuan Kognitif

1.

Siswa dapat mengindentifikasi sistem dan lingkungan dari

suatu reaksi kimia dengan benar.


2.
Siswa dapat menjelaskan reaksi eksoterm dan reaksi endoterm
dengan benar
3.
Siswa dapat membedakan reaksi yang melepas kalor (eksoterm)
dengan reaksi yang menerima kalor (endoterm) melalui diagram entalpi
rekasi dengan tepat.
4.
Siswa dapat menyebutkan proses yang terjadi pada reaksi eksoterm
dan reaksi endoterm dengan tepat
5.
Siswa dapat menggambarkan diagram tingkat energi dari reaksi
eksoterm dan endoterm dengan tepat.
Siswa dapat menuliskan persamaan reaksi termokimia dari reaksi

6.

eksoterm dan endoterm berdasarkan data hasil percobaan.


Tujuan Afektif
1. Siswa dapat menyadari adanya keteraturan dari sifat termokimia sebagai
wujud syukur atas kebesaran Tuhan YME.
2. Siswa dapat menunjukkan sikap rasa ingin tahu dalam
merancang dan melakukan praktikum.
3. Siswa dapat menunjukkan sikap tanggung jawab selama
proses pembelajaran berlangsung.
4. Siswa dapat menunjukkan sikap kerjasama selama proses
pembelajaran berlangsung.
5. Siswa dapat menunjukkan sikap jujur dalam mengumpulkan
data hasil praktikum.
6. Siswa dapat menunjukkan
berdiskusi.

sikap

komunikatif

dalam

7. Siswa

dapat

menunjukkan

sikap

teliti

selama

proses

pembelajaran berlangsung.
Tujuan Psikomotorik

1. Siswa terampil merancang dan percobaan reaksi eksoterm dan endoterm


sesuai dengan prosedur yang benar.
2. Siswa terampil melakukan pengujian terhadap reaksi eksoterm dan reaksi
endoterm berdasarkan percobaan yang siswa lakukan.

3. Siswa terampil menyimpulkan data hasil percobaan reaksi eksoterm dan


reaksi endoterm yang telah dilakukan.
III.2 Strategi Pembelajaran
1. Model Pembelajaran
: Inquiri
2. Pendekatan Pembelajaran :
Saintifik (5M)
3. Metode pembelajaran

Ceramah, Eksperimen dan


diskusi
IV. MATERI PEMBELAJARAN.

Materi Prasyarat
Persamaan Reaksi Kimia
Materi Inti
Sistem dan Lingkungan
Sistem merupakan bagian dari alam semesta yang menjadi
perhatian kita. Lingkungan merupakan bagian sisa dari alam semesta yang
terdapat diluar sistem. Secara umum terdapat tiga jenis sistem, yaitu sistem
terbuka, sistem tertutup, dan sistem terisolasi.
a) Sistem terbuka, yaitu sistem yang memungkinkan terjadinya
perpindahan kalor dan zat (materi) antara sistem dengan lingkungan.
b) Sistem tertutup, yaitu sistem dimana memungkinkan terjadinya
transfer energi (panas) ke lingkungannya, tetapi tidak dapat terjadi
pertukaran materi.

c) Sistem

terisolasi

merupakan

suatu

sistem

di

mana

tidak

memungkinkan terjadinya perpindahan kalor dan materi antara sistem


dengan lingkungan.
Energi dan Entalpi
Jika suatu sistem mengalami perubahan dan dalam perubahan
tersebut terjadi penyerapan kalor, sebagian energi kalor yang diserap
digunakan untuk melakukan kerja (w). Sebagian lain dari energi tersebut
disimpan dalam sistem, dan energi tersebut disebut energi dalam.
Perubahan kalor pada tekanan tetap yang merupakan fungsi keadaan,
disebut dengan Entalpi.
Reaksi Eksoterm dan Endoterm
Berdasarkan perubahan entalpinya, reaksi kimia dibedakan menjadi
dua, yaitu reaksi eksoterm dan endoterm.
Reaksi eksoterm : kalor mengalir dari sistem ke lingkungan
Reaksi endoterm : kalor mengalir dari lingkungan ke sistem

Pada reaksi eksoterm, sistem melepas energi. Oleh karena itu, entalpi
akan berkurang, artinya entalpi produk (H P) lebih kecil daripada
entalpi pereaksi (HR). Akibatnya, perubahan entalpi (H), yaitu selisih
antara entalpi produk dengan entalpi pereakasi (HP HR) bertanda
negatif
Hproduk

Hreaktan

Hreaksi 0(negatif)
Contoh:
Pada pembentukan 1 mol air dari gas hidrogen dengan gas oksigen
dibebaskan kalor 286 kJ. Tentukan persamaan termokimia nya.
Kata dibebaskan menyatakan bahwa reaksi tergolong reaksi eksoterm.
Oleh karena itu,

H = - 286 kJ untuk setiap mol air yang terbentuk.

Persamaan termokimianya adalah.


H2 (g) + O2 (g) H2O (l)

H = -286kJ

Pada reaksi endoterm, sistem menyerap energi. Oleh karena itu, entalpi
akan bertambah, artinya entalpi produk (H P) lebih besar daripada entalpi
pereaksi (HR). Akibatnya, perubahan entalpi (H), yaitu selisih antara
entalpi produk dengan entalpi pereakasi (HP HR) bertanda positif.
Hproduk

Hreaktan

Hreaksi

0(positif)

Contoh:
Untuk menguraikan 1 mol amonia menjadi gas nitrogen dan gas hidrogen
diperlukan kalor 46 kJ. Kata diperlukan menunjukkan bahwa reaksi
tergolong reaksi endoterm. Oleh karena itu, H = + 46 kJ untuk setiap mol
amonia yang diuraikan. Persamaan termokimianya adalah :
NH3 (g) N2 (g) + 1 H2 (g)

H = + 46 kJ

Atau
2NH3 (g) N2 (g) + 3 H2 (g)

H = + 92 kJ

Perubahan entalpi pada reaksi eksoterm dan endoterm dapat dinyatakan


dengan diagram tingkat energi, seperti berikut :

V. MEDIA PEMBELAJARAN
1. LKS (Lembar Kerja Siswa) kesetimbangan kimia
2. Alat tulis menulis (spidol, whiteboard, buku tulis, pulpen)
3. Power point mengenai reaksi eksoterm dan endoterm
VI. SUMBER BELAJAR
a) Chang, R. 2005. Buku Kimia Dasar Konsep-Konsep Inti Jilid 1. Jakarta:
Erlangga.
b) Literatur dari internet.
c) Sudarmo, Unggul. 2004. Kimia SMA Kelas X. Jakarta: Erlangga
d) Purba, Michael. (2007). KIMIA Untuk SMA Kelas XI. Jakarta: Erlangga.

VI. LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN


Kegiatan
A. Pendahuluan

Waktu
10

Menit

Guru mengucapkan salam dan mempersilahkan siswa


untuk berdoa sebelum belajar, kemudian mendata

2
3

kehadiran.
Guru menyampaikan tujuan pembelajaran
Memberikan pertanyaan kepada siswa mengenai materi

prasyarat tentang sistem dan lingkungan.


Guru memberikan motivasi dengan memberi informasi
peristiwa yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari yang
berhubungan dengan reaksi eksoterm dan reaksi

endoterm. (air panas dan es)


B.Kegiatan Inti
Mengamati (Observing)

150

Guru meminta siswa untuk membaca wacana tentang


Kantung Pemanas dan Pendingin Instant

Menanya (Questioning)

Mengajukan pertanyaan yang berkaitan dengan:


reaksi eksoterm dan endoterm dalam kehidupan seharihari

Mengumpulkan data (Eksperimenting)

Mendiskusikan pengertian sistem dan lingkungan


Melakukan eksperimen Kantung Pemanas

Pendingin Instan
Merancang dan mempresentasikan rancangan percobaan

dan

- Reaksi Eksoterm dan Reaksi Endoterm

Mengamati dan mencatat hasil percobaan

Mengasosiasi (Associating)

Menganalisis data untuk membuat diagram siklus dan


diagram tingkat

Mengkomunikasikan (Communicating)

Membuat laporan hasil percobaan dengan menggunakan

Menit

Keterangan

tata bahasa yang benar.


Mempresentasikan
hasil

percobaan

dengan

menggunakan tata bahasa yang benar.


C. Penutup

20

1) Guru melakukan review terhadap hasil kerja siswa

Menit

dan melakukan refleksi kepada siswa


2) Guru memberikan post test individu tentang reaksi
eksoterm dan reaksi endoterm.
3) Guru meminta untuk mengumpulkan latihan soal.
4) Guru meminta siswa untuk menyimpulkan hasil
pembelajaran yang telah dilaksanakan.
5) Guru

mengakhiri

pembelajaran

dengan

mengucapkan salam.

VIII. PENILAIAN HASIL PEMBELAJARAN


Aspek yang dinilai

RUBRIK PENILAIAN PENALARAN


Kriteria Penilaian (skor)

#1.
Membuat rumusan
masalah
#2.
Membuat hipotesis
#3
Menuliskan data
pengamatan dan
hasil percobaan
tersebut.
#4
Menjelaskan
perbedaan reaksi
eksoterm dan reaksi
endoterm
berdasarkan
percobaan

Diatas harapan
(3)
Mampu membuat
rumusan masalah
secara relevan.
Mampu membuat
hipotesis dengan
kalimat yang
singkat.
Jika mengamati
semua variabel dan
mencatat hasilnya
dengan cermat dan
benar.
Mampu
menjelaskan
perbedaan
reaksi eksoterm
dan reaksi
endoterm

#5.
Menuliskan
persamaan reaksi
termokimia
berdasarkan
percobaan

Menuliskan
persamaan
reaksi dengan
benar serta
dilengkapi
dengan fasa
dan nilai
perubahan
entalpinya

#6.
Membuat diagram
energi reaksi
eksoterm dan
endoterm

Membuat diagram
energi reaksi
berdasarkan
percobaan
dengan lengkap dan
tepat

#7
Membuat
kesimpulan
berdasarkan
percobaan

Kesimpulan berisi
point-point penting
dalam kata-kata
singkat dan sesuai
dengan tujuan
percobaan.

Sesuai harapan
(2)
Mampu membuat
rumusan masalah
tetapi kurang
relevan.
Mampu membuat
hipotesis tetapi
masih dalam bentuk
kalimat yang
panjang.
Jika mengamati
percobaan, tetapi ada
sebagian variabel
yang tidak diamati
dan hasil dicatat
dengan cermat.
Mengetahui
reaksi eksoterm
dan reaksi
endoterm, tetapi
kurang tepat
penjelasannya.
Menuliskan
persamaan
reaksi dengan
benar serta
dilengkapi
dengan fasa
tetapi tidak
dilengkapi
dengan nilai
perubahan
entalpinya
Membuat diagram
energi reaksi
berdasarkan
percobaan dengan
tepat tetapi tidak
lengkap
Kesimpulan berisi
point-point penting,
tetapi masih dalam
bentuk kalimat
panjang dan sesuai
dengan tujuan
percobaan

RUBRIK PENILAIAN AFEKTIF

Di bawah harapan
(1)
Mampu membuat
rumusan masalah
tetapi tidak relevan.
Mampu membuat
hipotesis tetapi tidak
relevan.
Jika hanya ikut
mengamati dan
mencatat hasil
dengan cermat.
Hanya menyebutkan
reaksi eksoterm dan
reaksi endoterm

Menuliskan
persamaan
reaksi tetapi
tidak dilengkapi
dengan fasa dan
nilai perubahan
entalpinya
Membuat diagram
reaksi berdasarkan
percobaan tetapi
tidak lengkap dan
tepat
Kesimpulan berisi
point-point penting,
tetapi masih dalam
bentuk kalimat
panjang dan tidak
sesuai dengan tujuan
percobaan.

KARAKTER
#1
Rasa ingin
tahu

#2
Disiplin

#3
Tanggung
jawab
#4
Kerjasama

#5
Jujur
#6
Komunikat
if

#7
Teliti

#8
Kritis

ASPEK YANG DINILAI


Memperhatikan penjelasan guru
Mengumpulkan sumber informasi lain
dari buku ajar lain dan penjelasan guru
Mengajukan pertanyaan kepada teman
atau guru
Hadir tepat waktu
Mempersiapkan diri sebelum
pembelajaran
Mengumpulkan tugas tepat waktu
Tidak mengerjakan pekerjaan lain di
luar kegiatan pembelajaran
Mengerjakan tugas individu dengan
baik
Mengerjakan tugas kelompok dengan
sungguh-sungguh
Menyerahkan laporan praktikum
Mendiskusikan hasil pengamatan
dengan teman kelompok
Berinteraksi secara baik dengan teman
kelompok
Saling membantu dalam melakukan
praktikum
Menuliskan data pengamatan sesuai
dengan hasil percobaan.
Tidak menyontek dalam mengerjakan
ujian
Mempresentasikan hasil percobaan
dengan benar
Menerima kritik dan saran dari teman
maupun guru
Tidak memotong pembicaraan teman
maupun guru
Menyampaikan pendapat dengan jelas
Mempersiapkan alat dan bahan
sebelum praktikum
Mengamati hasil percobaan dengan
seksama
Mencatat setiap gejala yang terjadi
pada saat percobaan
Mengemukakan pendapat berdasarkan
literatur yang dibaca
SKOR TOTAL

SKALA
PENILAIAN
1
2
3

Keterangan

: 1. Kurang terlihat
2. Terlihat
3. Sangat terlihat

RUBRIK PENILAIAN KINERJA PADA PRAKTIKUM REAKSI EKSOTERM


DAN REAKSI ENDOTERM
No

Sub Kompetensi

1.
Pelaksanaaan Praktikum
A. Menimbang zat
padat

Kriteria Penilaian
1. Menimbang zat padat dengan tepat
2. Menimbang kaca arloji dengan tepat
3. Mengambil atau memasukkan zat padat dengan menggunakan
spatula
4. Menggeserkan skala timbangan menggunakan spatula hingga
tepat
5. Membaca skala timbangan sesuai dengan prosedur
6. Menggunakan spatula ketika mengambil zat padat
7. Memindahkan zat padat ke dalam kaca arloji tanpa tercecer

B. Menuangkan

8. Tidak menimbulkan bunyi saat mengaduk larutan dengan


menggunakan batang pengaduk
9. Menempatkan larutan sesuai skala pengukur dengan bantuan
pipet tetes
10. Mengukur suhu dengan menggunakan termometer
11. Memegang termometer pada tali termometer
12. Membaca termometer sejajar dengan skala pengukur
13. Membaca volume larutan dalam gelas ukur sejajar dengan skala

Larutan

C. Mengukur
Larutan
2.
Kegiatan

Akhir

Praktikum

pengukur
14. Membersihkan alat yang telah dipakai
15. Membersihkan meja praktikum dari sampah dan bahan yang

telah dipakai
16. Mengembalikan alat ke tempatnya semula dalam keadaan kerin

Keterangan : 1. Kurang tepat


2. Tepat
3. Tepat dan Teliti

Keterangan:
1. Nilai diperoleh berdasarkan perhitungan berikut:

Nilai =

Total Skor
Skor maksimal

x 100

RUBRIK PENILAIAN DISKUSI DAN PRESENTASI KELOMPOK


Aspek yang dinilai
#1.
Kerjasama sesama
anggota kelompok

Di bawah
harapan (1)
Sangat individual
hanya menjalin
kerjasama dengan
satu orang yang
sama

Kriteria Penilaian (skor)


Sesuai harapan
Diatas harapan
(2)
(3)
Mau berbagi tugas,
satu siswa
mengajari dua
temannya

#2.
Penguasaan topik
diskusi

Menerangkan
dengan suara yang
kurang jelas dan
banyak berhenti,
urutan topik tidak
runtun dan durasi
presentasi lewat
dari waktu yang
ditetapkan

Menerangkan
dengan suara yang
kurang jelas
terdengar, urutan
topik runtun dan
durasi presentasi
tidak lewat waktu
yang ditetapkan

#3.
Kemampuan
mengkomunikasika
n bahan pelajaran

Isi presentasi tidak


mampu untuk
dijelaskan kembali

Isi presentasi dapat


dijelaskan kembali
oleh kelompok lain

#4.
Kemampuan
menggunakan
bahasa yang baik
dan benar
#5.
Kemampuan
menyimpulkan hasil
diskusi

Tidak
menggunakan
bahasa yang baik
dan kurang
berpartisipasi
dalam diskusi
Menyimpulkan
hasil diskusi
berdasarkan
pendapat sendiri
dan mengabaikan
teman
kelompoknya

Menjadi fasilitator
bagi kelompoknya
dan teman
sekelasnya
Menerangkan
dengan suara yang
jelas, urutan topik
runtun dan durasi
presentasi tidak
lewat waktu yang
ditetapkan dan
mampu
menghidupkan
suasana
Isi presentasi dapat
dijelaskan kembali
oleh kelompok lain
dan mampu untuk
diuraikan kembali

Menggunakan
bahasa yang baik
tetapi kurang
berpartisipasi
dalam diskusi

Menggunakan
bahasa yang baik
dan berpartisipasi
aktif dalam diskusi

Menyimpulkan
diskusi dengan
baik tetapi
mengabaikan
sebagian hasil
kerja teman
kelompoknya

Menyimpulkan
hasil diskusi
dengan baik
berdasarkan
kesepakatan
kelompoknya

RUBRIK PENILAIAN LAPORAN PERCOBAAN


Aspek yang
Dinilai

3
Ditulis dengan kalimat baku,

Kriteria
2
Ditulis dengan kalimat baku,

1
Ditulis kurang fokus, kalimat

rinci, terkait dengan topik yang

terkait dengan topik yang

tidak baku, sebagian tidak terkait

ditugaskan
Mencantumkan semua alat dan

ditugaskan
Mencantumkan sebagian besar

dengan topik yang ditugaskan


Mencantumkan sebagian kecil

bahan yang diperlukan

alat dan bahan yang diperlukan

alat dan bahan yang diperlukan

#3 Langkah

percobaan
Langkah kegiatan lengkap, urut,

percobaan
Langkah kegiatan lengkap dan

percobaan
Langkah kegiatan tidak urut

Kegiatan
#4 Data dan

dan rinci
Data ditabulasi secara logis dan

urut
Data ditabulasi secara logis dan

dan/atau tidak lengkap


Data ditabulasi sembarangan dan

Analisis Data

dianalisis dengan tepat dan rinci

dianalisis dengan tepat

dianalisis kurang tepat

#1 Tujuan

#2 Alat dan
Bahan

#5 Kesimpulan

Ditulis berdasarkan hasil analisis


dan akurat

Ditulis berdasarkan hasil analisis

Keterangan:
1. Kolom skor diisi kualitas kriteria yang diperoleh siswa
2. Nilai diperoleh berdasarkan perhitungan berikut: Nilai =

Total Skor
Skor maksimal

x 100

Ditulis tidak berdasarkan hasil


analisis

Skor

KISI-KISI PENILAIAN POST TEST


Mata Pelajaran
Kelas/Semester
No
1.

2.

3.

Tujuan
Pembelajara
n
Siswa dapat
menyebutkan
proses yang
terjadi pada
reaksi
eksoterm dan
reaksi
endoterm

: Kimia
: XI/II
Soal

Pada proses eksoterm.


a. Entalpi sistem bertambah dan
perubahan entalpi positif
b. Entalpi sistem berkurang dan perubahan
entalpi negatif
c. Entalpi sistem berkurang dan perubahan
entalpi positif
d. Entalpi sistem bertambah dan
perubahan entalpi negatif
e. Entalpi lingkungan berkurang dan
perubahan entalpi negative
Pada reaksi-reaksi endoterm, perubahan
entalpi reaksi-reaksi tersebut
menunjukkan nilai yang positif, hal ini
berarti....
a. Hpereaksi > Hhasil reaksi
b. Hpereaksi = Hhasil reaksi
c. Hpereaksi Hhasil reaksi
d. Hpereaksi Hhasil reaksi
e. Hpereaksi < Hhasil reaksi
Siswa dapat
1. Fotosintesis
mengidentifik
2. Pembakaran
asi perbedaan 3. Respirasi
antara reaksi
4. Pelelehan
eksoterm dan
5. Dekomposisi termal

Kunci Jawaban
B. Entalpi sistem berkurang dan
perubahan entalpi negatif

E. Hpereaksi < Hhasil reaksi

A. 1,2, dan 3

Skor
10

10

10

No

Tujuan
Pembelajara
n
reaksi
endoterm

4.

5.

Siswa dapat
menuliskan
persamaan
termokimia
dari reaksi
eksoterm dan
endoterm

Soal
Dari data di atas, manakah yang termasuk
reaksi endoterm?
a. 1,2, dan 3
b. 1,4, dan 5
c. 2,3, dan 4
d. 2,3, dan 5
e. 1,3,4, dan 5
Manakah di antara yang berikut ini yang
benar untuk reaksi eksoterm?
1. kalor mengalir dari sistem ke
lingkungan
2. entalpi sistem bertambah
3. berlangsung pada suhu rendah
4. menaikkan suhu lingkungan
5. perubahan entalpi reaksi bertanda
negatif
Pada pembakaran 1 mol gas metana (CH4)
dibebaskan 889,6 kJ. Persamaan
termokomia yang menggambarkan reaksi
pembakaran metana adalah
a. CH4(g) + 2O2(g)
CO2(g) + 2H2O(l)
H = 55,6 kJ
b. CO (g) + 2H2O(l)
CH4(g) + 2O2(g)
H = -889,6 kJ
c. CH4(g) + 2O2(g)
CO2(g) + 2H2O(l) H
= 889,6 kJ
d. 2CH4(g) +2O2 (g)
2CO2(g) +2H2O(l)
H = +889,6 kJ
e. CH4(g)
2C(s) + 2H2(g) H = -889,6 kJ

Kunci Jawaban

1, 4, 5

C. CH4(g) + 2O2(g)
H = 889,6 kJ

Skor

10

CO2(g) + 2H2O(l)

10

No
6.

7.

Tujuan
Pembelajara
n
Siswa dapat
menyebutkan
perbedaan
antara reaksi
eksoterm dan
reaksi
endoterm.

Siswa dapat
mengidentifika
si perbedaan
antara reaksi
eksoterm dan
reaksi
endoterm

Soal
Jelaskan perbedaan antara reaksi
eksoterm dan reaksi endoterm?

Kunci Jawaban

- Pada reaksi eksoterm, sistem


membebaskan energi, sehingga entalpi
sistem akan berkurang, artinya entalpi
produk lebih kecil daripada entalpi
pereaksi. Oleh karena itu , perubahan
entalpinya bertanda negative, Sehingga
p dapat dinyatakan sebagai berikut:
H = Hp Hr < 0 (negatif)
- Pada reaksi endoterm, sistem menyerap
energi. Oleh karena itu, entalpi sistem
akan bertambah. Artinya entalpi produk
(Hp) lebih besar daripada entalpi
pereaksi (Hr). Akibatnya, perubahan
entalpi, merupakan selisih antara
entalpi produk dengan entalpi pereaksi
(Hp -Hr) bertanda positif. Sehingga
perubahan entalpi untuk reaksi
endoterm dapat dinyatakan:
H = Hp- Hr > 0 (Positif)
Tentukan apakah reaksi-reaksi berikut
a. Penguraian AgBr menjadi Ag dan Br
endoterm atau eksoterm :
merupakan reaksi endoterm karena
a. AgBr(s) Ag(s) +1/2 Br2(l) H=+99,96 kJ
H-nya positif (menyerap kalor).
H2(g) +1/2O2(g) H2O(s)
H=-292 kJ
b. Pembentukan H2O merupakan reaksi
b.
eksoterm karena H-nya negatif
(melepaskan kalor).

Skor
0-20

0-10

No
.8.

Tujuan
Pembelajara
n
Siswa dapat
menggambark
an grafik
reaksi
eksoterm dan
endoterm

Soal

Kunci Jawaban

Skor

Gambarkan
diagram
reaksi
dari
Penguraian 1 mol air menjadi 1 mol gas
hydrogen dan mol oksigen menyerap
kalor 68,3 kkal

Keterangan:
1. Kolom skor diisi kualitas kriteria yang diperoleh siswa
2. Nilai diperoleh berdasarkan perhitungan berikut:
4.

0-20

3. Nilai =

Total Skor
Skor maksimal

x 100

5. Lampiran 1
6.
7.

8.

9. LEMBAR KERJA SISWA


10.

Reaksi Eksoterm dan Reaksi Endoterm

11.
Tanggal Percobaan
Kelompok
Anggota Kelompok

:
:
:

12.
13.
14.

15.
16.
17. Tujuan :

18. 1. Mengidentifikasi proses yang terjadi pada reaksi eksoterm dan reaksi
endoterm.
19.
20. Mengamati
21.

22.

Petunjuk : Sebelum melakukan praktikum, bacalah wacana dibawah


ini !

23.

24.
25.
tentang

Kantung Pemanas dan Pendingin Instant

Apakah kalian pernah mendengar atau pernah melihat


kantung

pemanas

instant?

Kalian

tentunya

pernah

memakainya ketika mengalami demam tinggi, selain menggunakan


obat

penurun

panas,

biasanya

dibantu

dengan

menggunakan

kompres dingin. Zaman sekarang kompres dingin dapat digantikan


dengan kantung pendingin instant. Kantung ini berupa plastik tebal
dan kedap air yang didalamnya berisi kantung kecil yang mudah
pecah berisi air dan zat padat. Ketika kantung kecil pecah terjadi
reaksi antara air dan zat padat tersebut sehingga menghasilkan
penurunan suhu lingkungan. Begitu juga pada pemanas instant
prinsipnya sama seperti pendingin instant, namun berisi zat padat

yang berbeda. Kantung instant tersebut merupakan salah satu


aplikasi dari reaksi eksoterm dan endoterm. Oleh karena itu, zat
padat apa yang digunakan dalam kantung pendingin dan kantung
pemanas instant?
26.
27.
28. Menanya
29.

Berdasarkan wacana/permasalahan diatas, buatlah dua

rumusan masalah:
1. .........................................................................................................
.............................
2. .........................................................................................................
.............................
30.
31.

Mengumpulkan data

32.
33.
34.
35.
36.
37.
38.
39.
40.
41.
42.
43. Bahan:

Air
Amonium nitrat; NH4NO3
Kalsium klorida; CaCl2
44.
45.

50 mL
10 gram
10 gram

Prosedur Percobaan :

1. Timbang masing- masing zat padat Amonium nitrat ( NH 4NO3 ) dan


kalsium klorida (CaCl2) sebanyak 10 gram,Kemudian masukkan
masing masing zat padat kedalam gelas kimia yang berbeda,
2. Tambahkan 50 mL air, Aduk sampai zat melarut,Amati apa yang
akan terjadi kemudian Masukkan termometer kedalam gelas kimia
3. Ukur suhu tiap 15 detik sampai 2 menit, amati apa yang terjadi
dan catat pengamatan anda
46.
47.
48.

Sebelum melakukan percobaan, maka harus

mencari informasi
1. Menurut kalian apakah tujuan dari praktikum yang akan kalian
lakukan?
2. Apakah reaksi antara air dengan zat pada kantung pemanas
instan memerlukan energi ataukah menghasilkan energi?
3. Berdasarkan wacana diatas, kantung instant manakah yang
perubahan entalpi reaksinya berharga

positif dan berharga

negatif?
49.
50.

Mengasosiasi

51.

Setelah melakukan percobaan, jawablah

pertanyaan dibawah ini!


1. Apa yang terjadi ketika NH4NO3 dan CaCl2 direaksikan dengan air? Bagaimana
keadaan suhu sistem sebelum dan sesudah direaksikan?
2. Zat padat manakah yang cocok digunakan sebagai bahan pengisi kantung pemanas
instant? Mengapa demikian?
3. Zat padat manakah yang cocok digunakan sebagai bahan pengisi kantung pendingin
instant? Mengapa demikian?
4. Tuliskan masing-masing persamaan reaksi termokimia yang terjadi untuk zat padat
yang cocok sebagai bahan pengisi kantung instant!
5. Gambarlah diagram entalpi untuk reaksi eksoterm dan endoterm, berikan
penjelasan berkaitan dengan kasus kantung instant tersebut !
6. Berikan simpulan pengertian reaksi eksoterm dan endoterm dari percobaan yang
telah kalian lakukan!

7. Lampiran 2

8. POST TEST
1. Pada proses eksoterm.
a. Entalpi sistem bertambah dan perubahan entalpi positif
b. Entalpi sistem berkurang dan perubahan entalpi negatif
c. Entalpi sistem berkurang dan perubahan entalpi positif
d. Entalpi sistem bertambah dan perubahan entalpi negatif
e. Entalpi lingkungan berkurang dan perubahan entalpi negative
2.
Pada reaksi-reaksi endoterm, perubahan entalpi reaksi-reaksi tersebut menunjukkan nilai yang positif, hal ini berarti....
Hpereaksi > Hhasil reaksi
a.
Hpereaksi = Hhasil reaksi
b.
Hpereaksi Hhasil reaksi
c.
Hpereaksi Hhasil reaksi
d.
Hpereaksi < Hhasil reaksi
e.
3.
1.Fotosintesis
9.
2.Pembakaran
10.
3.Respirasi
11.
4.Pelelehan
12.
5.Dekomposisi termal
13.
14.

4.

Dari data di atas, manakah yang termasuk Uirri reaksi endoterm?

a. 1,2, dan 3
b. 1,4, dan 5
c. 2,3, dan 4
d. 2,3, dan 5
e. 1,3,4, dan 5
Manakah di antara yang berikut ini yang benar untuk reaksi eksoterm?
15.
1. kalor mengalir dari sistem ke lingkungan

16.
2. entalpi sistem bertambah
17.
3. berlangsung pada suhu rendah
18.
4. menaikkan suhu lingkungan
19.
5. perubahan entalpi reaksi bertanda negatif
Pada pembakaran 1 mol gas metana (CH4) dibebaskan 889,6 kJ. Persamaan termokomia yang menggambarkan reaksi pembakaran

5.

metana adalah
20.
a. CH4(g) + 2O2(g)
CO2(g) + 2H2O(l) H = 55,6 kJ
21.
b. CO (g) + 2H2O(l)
CH4(g) + 2O2(g) H = -889,6 kJ
22.
c. CH4(g) + 2O2(g)
CO2(g) + 2H2O(l) H = 889,6 kJ
23.
d. 2CH4(g) +2O2 (g)
2CO2(g) +2H2O(l) H = +889,6 kJ
24.
e. CH4(g)
2C(s) + 2H2(g)
H = -889,6 kJ
25.
Jelaskan perbedaan antara reaksi eksoterm dan reaksi endoterm?
Tentukan apakah reaksi-reaksi berikut endoterm atau eksoterm :
c. AgBr(s) Ag(s) +1/2 Br2(l) H=+99,96 kJ
H2(g) +1/2O2(g) H2O(s) H=-292 kJ
d.
Gambarkan diagram reaksi dari penguraian 1 mol air menjadi 1 mol gas hidrogen dan mol oksigen menyerap kalor 68,3 kkal

6.
7.
8.
26.
27.
28.
29.
30.
31.
32.
33.

34.
35.
36.
37.
38.
39.
40.
41.
42.
43.
44.
45.

Anda mungkin juga menyukai