Anda di halaman 1dari 11

Pencahayaan

BAB 5
PENCAHAYAAN
Perintah pencahayaan terletak pada kelompok Command Panel
yaitu terletak pada sebelah kanan dari jendela 3DSMax. Yaitu masuk
dalam kelompok menu CREATE. Sedangkan parameter pencahayaan
terletak dalam menu MODIFY dengan catatan lampu dalam keadaan
terpilih.
Modify

Create

Perintah Pencahayaan

Secara garis besar ada 2 jenis lampu dalam 3DSMax yaitu :


1. Kelompok lampu standard (biasanya untuk eksterior)
Sifatnya : cahayanya terang, mampu menerangi ruangan/lingkungan
2. Kelompok lampu photometric (biasanya untuk interior)
Sifatnya
:
cahayanya redup, kurang mampu menerangi
ruangan/lingkungan.

Lampu Standard
Lampu Photometric

41

Pencahayaan

5.1. LAMPU STANDARD


Beberapa lampu yang tergolong lampu standard yang akan
dibahas di sini adalah OMNI, SPOT, DIRECT dan SKYLIGHT.

5.1.1. OMNI
Omni merupakan lampu yang sifat
cahayanya menyebar ke segala arah.
Aplikasinya adalah digunakan sebagai
pencahayaan utama untuk interior dan
pencahayaan bantu untuk eksterior

Parameter omni terletak pada menu MODIFY, dengan catatan lampu


dalam keadaan terpilih. Beberapa parameter omni yang perlu diketahui
yaitu :
Saklar
lampu

aktif/non-aktif
bayangan

intensitas
cahaya

tipe
bayangan
warna
cahaya

kepekatan
bayangan
skala :
0 s/d 1
efek-efek
cahaya

42

Pencahayaan

5.1.2. SPOT
Spot merupakan lampu yang sifat
cahayanya menyorot ke satu arah,
bentuknya meng-kerucut. Ada 2 jenis
spot : target spot & free spot.
Target spot memiliki target yang bisa
di-move, sedangkan free spot tidak
memiliki target. Aplikasinya adalah
sebagai lampu sorot.
Parameter spot terletak pada menu MODIFY, dengan catatan lampu
dalam keadaan terpilih. Beberapa parameter spot yang perlu diketahui
adalah sama seperti parameter omni. Cuma ada 1 tambahan parameter
yaitu Spotlight Parameters :
diameter cahaya inti
diameter cahaya di sekitar
cahaya inti
bentuk cahaya sorot

5.1.3. DIRECT
Direct merupakan lampu yang sifat
cahayanya menyorot ke satu arah,
bentuknya seperti silinder. Ada 2 jenis
direct : target direct & free direct.
Target direct memiliki target yang
bisa di-move, sedangkan free direct
tidak memiliki target. Aplikasinya
adalah sebagai lampu sorot.
Parameter direct terletak pada menu MODIFY, dengan catatan lampu
dalam keadaan terpilih. Beberapa parameter direct yang perlu diketahui
adalah sama seperti parameter omni. Cuma ada 1 tambahan parameter
yaitu Directional Parameters :
43

Pencahayaan

diameter cahaya inti


diameter cahaya di sekitar
cahaya inti
bentuk cahaya sorot

5.1.4. SKYLIGHT
Skylight merupakan lampu yang sifat
cahayanya merata di semua tempat
atau merupakan indirect lighting dari
sun. Aplikasinya adalah digunakan
sebagai pencahayaan bantu untuk
eksterior. Khusus penggunaan jenis
lampu ini harus mengaktifkan Light
Tracer. Langkahnya yaitu :
F10,
advanced lighting, light tracer.

Parameter skylight terletak pada menu MODIFY, dengan catatan lampu


dalam keadaan terpilih. Beberapa parameter skylight yang perlu diketahui
adalah sebagai berikut :

saklar
lampu

intensitas
cahaya

44

Pencahayaan

5.2. LAMPU PHOTOMETRIC


Beberapa lampu yang tergolong lampu photometric yang akan
dibahas di sini adalah POINT, LINEAR, AREA dan IES SUN.

5.2.1. POINT

Point merupakan lampu yang sifat cahayanya berbentuk


titik(point). Aplikasinya adalah sebagai pencahayaan bantu untuk interior.
Ada 2 jenis point yaitu : target point & free point. Target point memiliki
target yang bisa di-move, sedangkan free point tidak memiliki target.
Berdasarkan distribusi cahayanya point terbagi 3 yaitu :
1. Isotropic : sifat cahayanya menyebar ke segala arah
2. Spotlight : sifat cahayanya menyorot ke satu titik
3. Web : sifat cahayanya menyorot berbentuk jaring
Parameter point terletak pada menu MODIFY, dengan catatan
lampu dalam keadaan terpilih. Beberapa parameter point yang perlu
diketahui yaitu :

saklar
lampu

aktif/non-aktif
bayangan

tipe
bayangan

45

Pencahayaan

tipe distribusi

warna cahaya

warna filter
cahaya

intensitas
cahaya
(candela)
kepekatan
bayangan
skala :
0 s/d 1
efek-efek
cahaya

5.2.2. LINEAR

Linear merupakan lampu yang sifat cahayanya berbentuk


garis(linear). Aplikasinya adalah sebagai pencahayaan bantu untuk interior.
Ada 2 jenis linear yaitu : target linear & free linear. Target linear
memiliki target yang bisa di-move, sedangkan free linear tidak memiliki
target. Berdasarkan distribusi cahayanya linear terbagi 2 yaitu :
1. Diffuse : sifat cahayanya berbentuk diffuse
2. Web : sifat cahayanya berbentuk jaring
46

Pencahayaan

Parameter linear terletak pada menu MODIFY, dengan catatan


lampu dalam keadaan terpilih. Beberapa parameter linear yang perlu
diketahui adalah sama seperti parameter point. Cuma ada 1 parameter
tambahan yaitu Linear Light Parameter yaitu untuk mengatur
panjang/pendeknya lampu.
panjang lampu

5.2.3. AREA

Area merupakan lampu yang sifat cahayanya berbentuk


persegipanjang(area). Aplikasinya adalah sebagai pencahayaan bantu
untuk interior. Ada 2 jenis area yaitu : target area & free area. Target
area memiliki target yang bisa di-move, sedangkan free area tidak memiliki
target. Berdasarkan distribusi cahayanya area terbagi 2 yaitu :
1. Diffuse : sifat cahayanya berbentuk diffuse
2. Web : sifat cahayanya berbentuk jaring
Parameter area terletak pada menu MODIFY, dengan catatan
lampu dalam keadaan terpilih. Beberapa parameter area yang perlu
diketahui adalah sama seperti parameter point. Cuma ada 1 parameter
tambahan yaitu Area Light Parameter yaitu untuk mengatur panjang &
lebar lampu.
panjang & lebar lampu

47

Pencahayaan

5.2.4. IES SUN


IES Sun merupakan cahaya matahari yang dipakai sebagai
pencahayaan utama untuk eksterior. IES Sun memiliki 2 komponen seperti
pada lampu sorot yaitu sumber lampu & target lampu.

sumber lampu
(sun)

target lampu

Parameter IES Sun terletak pada menu MODIFY, dengan catatan


lampu dalam keadaan terpilih. Beberapa parameter IES Sun yang perlu
diketahui adalah sama seperti parameter point. Cuma ada sedikit
perbedaan yaitu :
saklar
lampu
warna cahaya
intensitas
cahaya
(candela)

tipe
bayangan

aktif/non-aktif
bayangan
kepekatan
bayangan
skala :
0 s/d 1

48

Pencahayaan

5.3. TEKNIK PENCAHAYAAN INTERIOR


Dalam interior, ada 2 fungsi pencahayaan yaitu :
1. General Lighting (pencahayaan utama), yaitu memakai omni
Stelan parameter omni yang perlu dilakukan :
Aktifkan bayangan
Tipe bayangan : ray traced shadows
Intensity : Multilier = 1,0
Dens.(density/kepekatan bayangan) = 0,6
2. Support Lighting (pencahayaan bantu), yaitu memakai semua
jenis lampu tergantung kebutuhan pencahayaan. Misalnya :
Lampu downlight / lampu meja / lampu taman : free point
Lampu neon memanjang : free linear
Lampu berbentuk kotak di plafond (RM) : free area
Lampu sorot interior : target spot
Efek cahaya jatuh di dinding : target spot
Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pencahayaan interior :
Letak omni sebaiknya setinggi 2/3 atau 3/4 dari lantai.
Letak omni harus center terhadap ruangan
Total intensitas cahaya = 1,0 untuk kebutuhan standar interior
Jumlah omni dalam ruangan minimal 1 buah
Jumlah omni bisa lebih dari 1 apabila ruangannya besar, Contoh
sebuah ruangan memakai 4 omni, berarti kebutuhan intensitas setiap
omni = 0,25. Sehingga total intensitas cahaya = 1,0.

49

Pencahayaan

5.4. TEKNIK PENCAHAYAAN EKSTERIOR


Dalam eksterior, ada 2 fungsi pencahayaan yaitu :
1. General Lighting (pencahayaan utama), yaitu memakai IES Sun
Stelan parameter IES Sun yang perlu dilakukan :
Intensity : 0 s/d 3000 lx
Aktifkan bayangan
Tipe bayangan : ray traced shadows
Dens.(density/kepekatan bayangan) = 0,7
2. Support Lighting (pencahayaan bantu), yaitu memakai omni atau
skylight. Penggunaannya harus memilih salahsatu, tidak bisa
dipakai secara bersamaan.
Stelan parameter omni yang perlu dilakukan :
Matikan bayangan
Intensity : Multiplier 0,5
Stelan parameter skylight yang perlu dilakukan :
Masuk di setting render (F10), advanced lighting,
kemudian pilih Light Tracer.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pencahayaan eksterior :
Letak sun sebaiknya menyorot miring, baik dilihat dari tampak atas
maupun dari tampak depan bangunan.
Letak omni sebaiknya berlawanan terhadap sun. Apabila letak sun
menyorot miring dari sebelah kanan maka letak omni sebelah kiri,
begitupula sebaliknya.
Jumlah sun sebagai cahaya utama hanya satu, sedangkan omni
sebagai cahaya bantu bisa lebih dari satu.

50

Pencahayaan

51